Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ONI J NENOHAY

1 karya publik ditemukan.

2021: 1

STUDI KUALITAS GARAM TAMBAK TRADISIONAL DI DESA OETETA DAN GARAM MASAK TRADISIONAL DI DESA PARITI KECAMATAN SULAMU KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN ONI J. NENOHAY (14390038). Studi Kualitas Garam Tambak Tradisional di Desa Oeteta dan Garam Masak Tradisional di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Di bawah bimbingan : UMBU P.L. DAWA. S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan DEWI S. GADI. S.Pi. M.Si sebagai pembimbing II, Progranm Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Garam adalah hasil dari proses penguapan air laut dan bantuan sinar matahari dimana air laut merupakan tempat bermuaranya sungai, baik sungai besar maupun kecil. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui proses produksi garam tambak tradisional di Desa Oeteta dan proses produksi garam masak tradisional di Desa Pariti Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Mengetahui kualitas kadar air, kadar NaCl, mineral (Mg, K, Ca) logam berat (Pb, Cd) dan iodium pada produk garam tradisional yang dihasilkan oleh petani garam di Desa, Oeteta dan Desa Pariti Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 3 bulan mulai dari bulan Oktober - Desember 2019 di Kabupaten Kupang dan Laboratorium Eksakta UKAW untuk melakukan pengujian organoleptik dan kadar air sedangkan di Laboratoriun PT. Saraswati Indo Genetic Bogor untuk melakukan pengujian, kadar NaCl, mineral logam berat dan iodium. Metode penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam tradisional di Desa Oeteta dan Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang kadar air garam tambak yaitu 4,94% dan garam masak yaitu 4,93%, kadar NaCl garam tambak yaitu 71,71% dan garam masak yaitu 80,25%, iodium garam tambak yaitu 0,765 mg/kg dan garam masak yaitu 1,28 mg/kg, magnesium garam tambak yaitu 1015,9 mg/100g dan garam masak yaitu 491,72 mg/100g, kalsium garam tambak yaitu 145,86 mg/100g dan garam masak yaitu 486,675 mg/100 g, kalium garam tambak yaitu 309,485 mg/100g dan garam masak yaitu 185,06 mg/100g, organoleptik parameter warna garam tambak dan garam masak yaitu putih normal, organoleptik parameter bau garam tambak dan garam masak yaitu normal tidak berbau, logam berat cadmium dan timbal garam tambak dan garam masak tidak terdeteksi Dari hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu Teknik pembuatan garam tambak meliputi pengisian air laut bak pembenihan 1-7 masing-masing selama 1 minggu, pengaliran air tua di meja 1-5, penjemuran dibawah sinar matahari selama 1 minggu, kristal garam tambak dan distribusi. Sedangkan teknik pembuatan garam masak meliputi pengambilan bahan baku, penyaringan selama 2 jam, pemasakan selama 4 jam, Kristal garam, penyiangan selama 1 jam, pengemasan dan distribusi. Garam tambak di Desa Oeteta dikategorikan tergolong pada garam K3 dengan kadar air 4,94%, NaCl 71,71%, warna garam coklat dan bau garam normal. Sedangkan garam masak di Desa Pariti dikategorikan juga tergolong pada garam K3 dengan kadar air 4,93%, NaCl 80,25%, warna garam coklat dan bau garam normal