ISOLASI EKSTRAK KASAR ENZIM AMILASE PADA KACANG ARBILA HUTAN (Phaseolus lunatus L.)
Kacang arbila hutan (Phaseolus lunatus L.) merupakan kacang arbila yang hidup di hutan, kacang ini memiliki morfologi, anatomi, dan fisiologi yang sama dengan kacang arbila yang dibudidayakan namun memiliki perbedaan dengan kandungan HCN (racun). Amilase adalah enzim pendegradasi pati yang digunakan di industri makanan, minuman, tekstil, detergen, kertas, farmasi. Sumber enzim dapat diperoleh dari biji-bijian. Biji mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Enzim amilase banyak terdapat pada kacang-kacangan dalam bentuk biji. Biji akan menghasilkan amilase dalam jumlah yang banyak pada masa perkecambahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah biji kacang arbila hutan mengandung enzim amilase dan untuk mengetahui aktivitas ekstrak kasar enzim amilase yang terkandung dalam biji kacang arbila hutan (Phaseolus lunatus L). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan parameter yang diuji adalah isolasi enzim amilase, penentuan kadar protein, dan uji kadar glukosa dan diuji menggunakan spektrofotometer. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kacang arbila hutan berpengaruh positif terhadap enzim amilase dan warna yang didapatkan dari ekstrak kasar enzim amilase adalah cokelat keruh. Ekstrak kasar enzim amilase dari biji kacang arbila hutan (Phaseolus lunatus L.) sebanyak 10 ml/100g. Didapatkan hasil kadar protein ekstrak kasar enzim amilase 69,44 mg/mL, aktivitas ekstrak kasar enzim amilase 7,75 U/mL, dan akivitas spesifik sebesar 0,111 U/mg.