· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL DI KABUPATEN MALAKA
Pendapatan asli daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang- undangan. Sedangkan dana alokasi umum adalah dana yang berasal dari APBD yang dialokasikan dengan tujuan pemerataan keuanagan antar daerah yang membiayai kebutuhan pengeluaran dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, dana alokasi umum indonesia pada setiap satu tahun sekali sebagai dana yang digunakan untuk pembangunan daerah masing-masing sesuai dengan kebutuhan daerah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Pendapatan asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal Di Kabupaten Malaka.
Populasi dalam penelitian ini adalah laporan Keuangan Dikabupaten Malaka Tahun 2012-2021. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah kabupaten malaka dari Tahun 2015-2020. Dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dokumentasi yang bersumber dari arsip atau dokumen yang berada di Bappeda.
Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahulu dengan melihat pada laporan realisasi pendapatan dapat diketahui bahwa dana pendapatan asli daerah mengalami peningkatan tebesar pada tahun 2017 sebesar Rp.54.789.190. Dan pendapatan asli daerah mengalami penurunan terkecil pada tahun 2015 sebesar Rp.18.824.383. Sedangkan pada laporan realisasi anggaran dana alokasi umum dapat diketahui bahwa dana alokasi umum mengalami peningkatan tebesar pada tahun 2019 sebesar Rp.454.162.076. Dan dana alokasi umum mengalami penurunan terkecil pada tahun 2015 sebesar Rp.412.497.589. dan pada laporan realisasi anggaran belanja modal dapat diketahui bahwa Belanja Modal mengalami peningkatan terbesar pada tahun 2017 sebesar Rp.222.048.972. Dan Belanja Modal mengalami penurunan terkecil pada tahun 2015 sebesar Rp. 172.020.971.
Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui hasil pengumpulan data tersebut menggunakan persamaan linear berganda dengan uji hipotesis pertama dikethui bahwa untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) (X1) dari hasil uji hipotesis pada tabel diatas sebesar t hitung sebesar 4,539 dan t tabel sebesar 3,182 (thitung >ttabel ) dan P value sebesar 0.020 < 0.05. Maka hasil penelitian ini menyatakan H) ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Modal. Dari hasil uji hipotesis pada tabel diatas diperoleh nilai thitung -3,263 dan ttabel sebesar 3.182 (thitung > ttabel) dan P value sebsear 0.047 < 0.05. Maka hasil penelitian ini menyatakan H0 ditolak dan H2 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang negative dan signifikan antar Dana Alokasi Umum terhadap Belanja Modal.
Kata kunci: pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan belanja modal
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang”. Rumusan masalah dalam penelitian adalah 1) Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang? 2) Apakah harga perpengaruh terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang? Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan rumah makan dibrutus chiken oesapa kupang. 2) pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 96 orang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan dihitung menggunakan SPSS 22.00 for windows. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner. Variabel dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan, Harga dan Kepuasan Pelanggan.
Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat distribusi frekuensi dan analisis regresi linear berganda yang hasilnya diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear berganda, diperoleh hasil bahwa, 1) Kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang. 2) Harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang. Berdasarkan hasil penelitian ini maka saran yang diberikan adalah pada variabel kualitas pelayanan, pernyataan kecepatan karyawan merespon pelanggan yang datang di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang paling rendah sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan. Pada variabel harga, pernyataan harga produk dirumah Makan Brutus Chiken yang rendah membuat konsumen ingin berbelanja kembali sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan. Pada variabel kepuasan pelanggan, pernyataan kecepatan karyawan merespon pelanggan yang datang di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Semangat kerja merupakan suatu keadaan yang timbul dari dalam diri individu yang menyebabkan individu tersebut dapat melakukan pekerjaan tersebut dalam suasana senang sehingga bekerja dengan giat, cepat, dan lebih baik. Semangat kerja adalah sikap mental yang menunjukan kegairan unruk melaksanakan pekerjaanya sehingga mendorong untuk mampu bekerja sama dan dapat menyelesaikan tugas tepat pada waktunya dengan rasa tanggu jawab tergadap pekerjaan yang diberikan. Semangat kerja adalah keiginan kesanggupan seseorang mengerjakan pekerjaanya dengan baik serta berdisplin untuk mencapai prestasi kerja yang maksimal (Hasibuan, 2009:75). Menurut Siangan (2003:57) mengartikan bahwa semangat kerja pegawai menunjukan sejauh mana pegawai bergairah dalam melakukan tugas dan tanggung jawab di dalam kantor. Semangat kerja dalam sebuah kantor merupakan suatu masalah yang sangat penting untuk di bahas. Setiap permasalahan yang terkait dengan semangat juga merupakan isu strategi bagi kantor yang memprogram masalah sumber daya manusia. Menurut Kadarisma (2014:278) motivasi pimpinan adalah penggeak atau pendoronG sebagai seseorang untuk melalukan pekerjaanya dengan lebih baik. Menurut Rizal dan Radiman (2019) pengawasan pimpinan dapat diartikan sebagai suatu proses untuk mentapkan pekerjaa apa yang sudah dilaksanaan, menilainya, dan bila perlu mengoreksi dengan maksud supaya pelaksaan pekerjaan sesuai rencana semula. Menurut Semangat kerja adalah keingginan dan kesungguhan seseorang mengerjakan pekerjaanya dengan baik serta berdisiplin untuk mencapai produktivitas yang maksimal, semangat kerja adalah tingkat laku pengawai yang bekerja dengan kondisi lebih optimal sehingga mencerminkan keadaan dimana kantor dapat mencapaii tujuan yang diharapkan. Dengan semangat kerja yang tinggi merupakan suatu reaksi yang positif dengan kata lain dapat menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang lebih baik, maka semangat kerja mempunyai pengaruh terhadap aktivitas kantor, sehinga kantor atau organisasi mengingikan pengawai yang mempunyai semangat kerja yang tinggi (Hasibuan,2009:94) Tujuan Peneliti ini adalah untuk mengetahui apakah semamgat kerja pegawai Yang dimaksud dengan semangat kerja pegawai penelitian ini adalah tingkat dimana para pegawai mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan. Hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani administrasi publik. Pelayanan publik ini meliputi pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Pendaftaran penduduk meliputi pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), dan Surat Pindah, sedangkan pencatatan sipil meliputi pembuatan kutipan akta kelahiran, kutipan akta kematian, kutipan akta perceraian, pencatatan pengakuan anak dan pengesahan anak, pencatatan perubahan nama, dan pencatatan perubahan kewarga negaraan. Dalam hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi (X1), sangat berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. . Hal ini terlihat dari signifikan motivasi (X1) 0,132 > 0,05 dan nilai thitung 1,069>2,014 tabel. Sehigga dapat disampulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel motivasi (X1) terhadap semangat kerja pegawai (Y) pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Hasil uji regresi secara parsial signifikan pada variabel diketahaui nilai signifikan variabel pengawasan pimpinan (X2) pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel pengawasan pimpinan (X2) 0,289 > 0,05 dan thitung 0,1,884 2,014 t-tabel, sehigga dapat disampulkan bahwa H0 terima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel pengawasan pimpinan (X2) terhadap semanagat kerja pegawai (Y) pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka Kata Kunci: Motivasi Pegawai, Dan Pengawasan Pimpinan Terhadap Semangat Kerja
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Semangat kerja merupakan suatu keadaan yang timbul dari dalam diri individu yang menyebabkan individu tersebut dapat melakukan pekerjaan tersebut dalam suasana senang sehingga bekerja dengan giat, cepat, dan lebih baik. Semangat kerja adalah sikap mental yang menunjukan kegairan unruk melaksanakan pekerjaanya sehingga mendorong untuk mampu bekerja sama dan dapat menyelesaikan tugas tepat pada waktunya dengan rasa tanggu jawab tergadap pekerjaan yang diberikan. Semangat kerja adalah keiginan kesanggupan seseorang mengerjakan pekerjaanya dengan baik serta berdisplin untuk mencapai prestasi kerja yang maksimal (Hasibuan, 2009:75). Menurut Siangan (2003:57) mengartikan bahwa semangat kerja pegawai menunjukan sejauh mana pegawai bergairah dalam melakukan tugas dan tanggung jawab di dalam kantor. Semangat kerja dalam sebuah kantor merupakan suatu masalah yang sangat penting untuk di bahas. Setiap permasalahan yang terkait dengan semangat juga merupakan isu strategi bagi kantor yang memprogram masalah sumber daya manusia. Menurut Kadarisma (2014:278) motivasi pimpinan adalah penggeak atau pendoronG sebagai seseorang untuk melalukan pekerjaanya dengan lebih baik. Menurut Rizal dan Radiman (2019) pengawasan pimpinan dapat diartikan sebagai suatu proses untuk mentapkan pekerjaa apa yang sudah dilaksanaan, menilainya, dan bila perlu mengoreksi dengan maksud supaya pelaksaan pekerjaan sesuai rencana semula. Menurut Semangat kerja adalah keingginan dan kesungguhan seseorang mengerjakan pekerjaanya dengan baik serta berdisiplin untuk mencapai produktivitas yang maksimal, semangat kerja adalah tingkat laku pengawai yang bekerja dengan kondisi lebih optimal sehingga mencerminkan keadaan dimana kantor dapat mencapaii tujuan yang diharapkan. Dengan semangat kerja yang tinggi merupakan suatu reaksi yang positif dengan kata lain dapat menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang lebih baik, maka semangat kerja mempunyai pengaruh terhadap aktivitas kantor, sehinga kantor atau organisasi mengingikan pengawai yang mempunyai semangat kerja yang tinggi (Hasibuan,2009:94) Tujuan Peneliti ini adalah untuk mengetahui apakah semamgat kerja pegawai Yang dimaksud dengan semangat kerja pegawai penelitian ini adalah tingkat dimana para pegawai mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan. Hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani administrasi publik. Pelayanan publik ini meliputi pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Pendaftaran penduduk meliputi pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), dan Surat Pindah, sedangkan pencatatan sipil meliputi pembuatan kutipan akta kelahiran, kutipan akta kematian, kutipan akta perceraian, pencatatan pengakuan anak dan pengesahan anak, pencatatan perubahan nama, dan pencatatan perubahan kewarga negaraan. Dalam hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi (X1), sangat berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. . Hal ini terlihat dari signifikan motivasi (X1) 0,132 > 0,05 dan nilai thitung 1,069>2,014 tabel. Sehigga dapat disampulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel motivasi (X1) terhadap semangat kerja pegawai (Y) pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Hasil uji regresi secara parsial signifikan pada variabel diketahaui nilai signifikan variabel pengawasan pimpinan (X2) pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel pengawasan pimpinan (X2) 0,289 > 0,05 dan thitung 0,1,884 2,014 t-tabel, sehigga dapat disampulkan bahwa H0 terima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel pengawasan pimpinan (X2) terhadap semanagat kerja pegawai (Y) pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka Kata Kunci: Motivasi Pegawai, Dan Pengawasan Pimpinan Terhadap Semangat Kerja
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH SUHU PEMANGGANGAN DALAM PEMBUATAN CHIFFON Luruk Jenita *) Nubatonis Lesybet**) Malelak Zet**) ABSTRAK Penelitian tentang pengaruh suhu pemanggangan dalam pembuatan chiffon.Metode yang digunakan adalah mengunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masin diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit prcobaan dengan Suhu 155 OC ,Suhu 165 OC,Suhu 175 OC,dan Suhu 185 OC. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan terbaik dari hasil analisis terhadap respon organoleptik yang ditinjau dari rasa,aroma,warna,dan tekstur yang paling disukai panelis yaitu perlakuan A. 155 OC yang mendapat rata-rata nilai untuk setiap variabel yaitu tingkat kesukaan rasa sangat suka (3,833), aroma sanggat suka (3,750) warna sanggat suka (3,694) dan tekstur sangat suka (3,750 Sampel atau produk chiffon. Kata kunci : chiffon, suhu, Warna, Rasa, aroma,Tekstur
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUHU PEMANGGANGAN DALAM PEMBUATAN CHIFFON Luruk Jenita *) Nubatonis Lesybet**) Malelak Zet**) ABSTRAK Penelitian tentang pengaruh suhu pemanggangan dalam pembuatan chiffon.Metode yang digunakan adalah mengunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masin diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit prcobaan dengan Suhu 155 OC ,Suhu 165 OC,Suhu 175 OC,dan Suhu 185 OC. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan terbaik dari hasil analisis terhadap respon organoleptik yang ditinjau dari rasa,aroma,warna,dan tekstur yang paling disukai panelis yaitu perlakuan A. 155 OC yang mendapat rata-rata nilai untuk setiap variabel yaitu tingkat kesukaan rasa sangat suka (3,833), aroma sanggat suka (3,750) warna sanggat suka (3,694) dan tekstur sangat suka (3,750 Sampel atau produk chiffon. Kata kunci : chiffon, suhu, Warna, Rasa, aroma,Tekstur