Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ariyanti

6 karya publik ditemukan.

2026: 22022: 22021: 1

EFEKFORTIFIKASI TEPUNG KACANG HIJAU LOKAL (Sabu) PADA KANDUNGAN PROTEIN DAN CITA RASA WOLLAPA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EFEKFORTIFIKASITEPUNGKACANGHIJAULOKAL(Sabu)PADA KANDUNGANPROTEINDANCITARASAWOLLAPA KotaA.Alfiana*)MalelakZet**)BanoEtM.I.Regina**) ProgramStudiTeknologiHasilPertanianFakultasTeknologiPertanian UniversitasKristenArthaWacanaKupang ABSTRAK WollapamerupakansalahsatumakanankhaskabupatenSabuRaijua,NTT.Makananiniterbuatdaribahandasarberasyang ditumbukdangulamerahdarilontarkhasSabu.Beraspilihanawalnyaditumbukdandiberigulaair dandicampurmenjadisepertiadonankue.Adonantersebutkemudiandibentukdandibungkusmenggunakandaunkelapamudadandikukushinggamatang.Tepungkacanghijaudapatdimanfaatkansecarakeseluruhankarenakandungangiziyang terdapatdalamtepungkacanghijausangatbaik, salahsatupemanfaatantepungkacanghijauadalahdalampembuatanwollapa.Tujuandaripenelitianiniuntukmengetahuiefekfortifikasitepungkacanghijauterhadapwollapa.PenelitianinimenggunakanRancanganAcakLengkap(RAL)dengan4perlakuandan 3kaliulangansehinggamenghasilkan12unitpercobaandenganfortifikasitepungkacanghijau10%, 15%, 20%,30%.Variabelyang diamatiadalahujikimiadanujiorganoleptik(kadarprotein, warna, rasa,aroma,tekstur).Perlakuanterbaikyaitupenambahantepungkacanghijausebanyak20%denganinimenunjukkanbahwaujiorganoleptikyakniskorwarna 3,667 dengankategori(suka),skorrasa 3,822dengankategori(suka),skoraroma 3,711dengankategori(suka),skortekstur3,756dengankategori(suka)dankadarproteinyaitu31,956. KataKunci:Wollapa,TepungKacangHijau,TepungBeras Peneliti* Pembimbing*

ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Tanaman obat adalah jenis-jenis tanaman yang memiliki fungsi dan berkhasiat sebagai obat yang digunakan untuk mencegah maupun menyembuhkan berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat, bagian-bagian tumbuhan obat yang dimanfaatkan, cara pengelolaan tumbuhan obat dan jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan menggunakan tanaman obat oleh masyarakat Desa Kopidil. Metode penelitian menggunakan metode Survey explorative. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 20 spesies yakni, kemiri, sambiloto, daun ende, mengkudu, pepaya, bawang merah, sirih, pisang, kelor, kapok, bawang putih, jarak merah, binahong, serei, kunyit, pinang, jambu biji, turi, jarak putih, jahe. Organ tumbuhan yang digunakan yaitu pucuk daun, buah, batang, rimpang dan umbi. Penyakit-penyakit yang disembuhkan dengan menggunakan tumbuhan obat yakni perut kembung, malaria, cacar air dan sermpah, menurunkan darah tinggi, bisul, obat lambung, struk dan rematik, bengkak, badan sakit, lidah putih bayi dan panu. Cara pengolahan yang dilakukan oleh masyarakat di yaitu direbus, ditumbuk/dihaluskan, dikunyah, diperas, diparut, dan digaruk. Kata Kunci: Etnobotani, Tanaman obat, Desa Kopidil. Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing ABSTRACT ETHNOBOTARY OD MEDICINAL PLANTS USED BY THE COMMUNITY IN KOPIDIL VILLAGE, KABOLA DISTRICT, ALOR REGENCY Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Medicinal plants are types of plants that have functions and properties as medicines used to prevent and cure various diseases. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants, the parts of medicinal plants that are used, how medicinal plants are managed, and the types of diseases that can be cured using medicinal plants by the people of Kopidil Village. The research method used was exploratory survey. The data analysis technique used qualitative descriptive analysis. Based on the results of the study, 20 spesies of medicinal plants were obtained, namely candlenut, green chirreta, ende leaves, mengkudu, papaya, shallots, betel, bananas, moringa, kapok, garlic, red castor oil plant, binahong, lemongrass, turmeric, areca nut, guava, gala -gala, white castor oil plant, and ginger. The parts of the plants used were the leaf buds, fruit, stems, rhizomes, and tubers. The diseases cured using medicinal plants were flatulence, malaria, chickenpox and measles, high blood pressure, boils, stomach medicine, stroke and rheumatism, swelling, body aches, white tongue in babies, and tinea versicolor. The processing methods used by the community include boiling, pounding/grinding, chewing, squeezing, grating, scraped, and rubbed. Keywords: Ethnobotany, Medicinal plants, Kopidil Village. Information: * Researcher ** Supervisor

ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Tanaman obat adalah jenis-jenis tanaman yang memiliki fungsi dan berkhasiat sebagai obat yang digunakan untuk mencegah maupun menyembuhkan berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat, bagian-bagian tumbuhan obat yang dimanfaatkan, cara pengelolaan tumbuhan obat dan jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan menggunakan tanaman obat oleh masyarakat Desa Kopidil. Metode penelitian menggunakan metode Survey explorative. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 20 spesies yakni, kemiri, sambiloto, daun ende, mengkudu, pepaya, bawang merah, sirih, pisang, kelor, kapok, bawang putih, jarak merah, binahong, serei, kunyit, pinang, jambu biji, turi, jarak putih, jahe. Organ tumbuhan yang digunakan yaitu pucuk daun, buah, batang, rimpang dan umbi. Penyakit-penyakit yang disembuhkan dengan menggunakan tumbuhan obat yakni perut kembung, malaria, cacar air dan sermpah, menurunkan darah tinggi, bisul, obat lambung, struk dan rematik, bengkak, badan sakit, lidah putih bayi dan panu. Cara pengolahan yang dilakukan oleh masyarakat di yaitu direbus, ditumbuk/dihaluskan, dikunyah, diperas, diparut, dan digaruk. Kata Kunci: Etnobotani, Tanaman obat, Desa Kopidil. Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing ABSTRACT ETHNOBOTARY OD MEDICINAL PLANTS USED BY THE COMMUNITY IN KOPIDIL VILLAGE, KABOLA DISTRICT, ALOR REGENCY Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Medicinal plants are types of plants that have functions and properties as medicines used to prevent and cure various diseases. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants, the parts of medicinal plants that are used, how medicinal plants are managed, and the types of diseases that can be cured using medicinal plants by the people of Kopidil Village. The research method used was exploratory survey. The data analysis technique used qualitative descriptive analysis. Based on the results of the study, 20 spesies of medicinal plants were obtained, namely candlenut, green chirreta, ende leaves, mengkudu, papaya, shallots, betel, bananas, moringa, kapok, garlic, red castor oil plant, binahong, lemongrass, turmeric, areca nut, guava, gala -gala, white castor oil plant, and ginger. The parts of the plants used were the leaf buds, fruit, stems, rhizomes, and tubers. The diseases cured using medicinal plants were flatulence, malaria, chickenpox and measles, high blood pressure, boils, stomach medicine, stroke and rheumatism, swelling, body aches, white tongue in babies, and tinea versicolor. The processing methods used by the community include boiling, pounding/grinding, chewing, squeezing, grating, scraped, and rubbed. Keywords: Ethnobotany, Medicinal plants, Kopidil Village. Information: * Researcher ** Supervisor

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Evektifitas Penerapan Akuntansi Sektor Publik ( Studi Skpd Kabupaten Sabu Raijua )

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Penerapan Akuntasi Sektor Publik (Studi Kasus Pada Skpd Kabupaten Sabu Raijua)” Budaya organisasi adalah suatu sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota organisasi yang membedakan dengan organisasi lainnya. Warididn dan Masrurukhin (2006) menyatakan budaya organisasi diartikan sebagai nilai-nilai, simbolsimbol yang dimengerti dan dipatuhi bersama, yang dimiliki suatu organisasi sehingga anggota organisasi merasa satu keluarga dan menciptakan suatu kondisi anggota organisasi tersebut merasa berbeda dengan organisasi lain, Efektivitas penerapan akuntansi dapat dipengaruhi oleh budaya organisasi. Budaya organisasi tersebut berpengaruh terhadap tindakan manajer, pengambilan keputusan, dan juga termasuk pemilihan sistem kontrol. Dengan demikian, budaya organisasi mempengaruhi perilaku pekerja untuk efektivitas praktek akuntansi, seperti, integrasi informasi keuangan, pembentukan pelaporan, diseminasi laporan keuangan, informasi akuntansi dapat dipercaya (Hanpuwadal, Nupakorn dan Ussahawanitchakit, Phapruke, 2010), yang menjadi persoalan dalam penelitian ini, yaitu bagaimana Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Evektifitas Penerapan Akuntansi Sektor Publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap evektifitas penerapan akuntansi sektor publik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap penerapan efektivitas akuntansi sektor public. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan regresi linear sederhana, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: Hasil penelitian ini membuktikan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap efektivitas penerapan akuntansi sektor publik dimana nilai sig sebesar 0,005 lebih kecil dari 0,05.

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Evektifitas Penerapan Akuntansi Sektor Publik ( Studi Skpd Kabupaten Sabu Raijua )

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Penerapan Akuntasi Sektor Publik (Studi Kasus Pada Skpd Kabupaten Sabu Raijua)” Budaya organisasi adalah suatu sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota organisasi yang membedakan dengan organisasi lainnya. Warididn dan Masrurukhin (2006) menyatakan budaya organisasi diartikan sebagai nilai-nilai, simbolsimbol yang dimengerti dan dipatuhi bersama, yang dimiliki suatu organisasi sehingga anggota organisasi merasa satu keluarga dan menciptakan suatu kondisi anggota organisasi tersebut merasa berbeda dengan organisasi lain, Efektivitas penerapan akuntansi dapat dipengaruhi oleh budaya organisasi. Budaya organisasi tersebut berpengaruh terhadap tindakan manajer, pengambilan keputusan, dan juga termasuk pemilihan sistem kontrol. Dengan demikian, budaya organisasi mempengaruhi perilaku pekerja untuk efektivitas praktek akuntansi, seperti, integrasi informasi keuangan, pembentukan pelaporan, diseminasi laporan keuangan, informasi akuntansi dapat dipercaya (Hanpuwadal, Nupakorn dan Ussahawanitchakit, Phapruke, 2010), yang menjadi persoalan dalam penelitian ini, yaitu bagaimana Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Evektifitas Penerapan Akuntansi Sektor Publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap evektifitas penerapan akuntansi sektor publik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap penerapan efektivitas akuntansi sektor public. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan regresi linear sederhana, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: Hasil penelitian ini membuktikan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap efektivitas penerapan akuntansi sektor publik dimana nilai sig sebesar 0,005 lebih kecil dari 0,05.

Aspek Hukum Kewirausahaan

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Seperti disampaikan oleh penulis buku ini bahwa di Indonesia, entrepreneurial skill perlu dikembangkan untuk menekan sekecil mungkin tingkat kemiskinan, karena dengan mengandalkan investor asing untuk membuka lapangan kerja tidaklah cukup. Salah satu cara atau jalan terbaiknya adalah mengandalkan sektor pendidikan dalam mengubah pola pikir lulusannya dari orientasi mencari kerja menjadi mencetak lapangan kerja sendiri alias menjadi wirausahawan mandiri.