PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MEDIA PERMAINAN FLASH CARD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI SATAP LOROBAUNA TAHUN AJARAN 2020/2021
ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MEDIA FLASH CARDTERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI SATAP LOROBAUNA TAHUN AJARAN 2020/2021 Fay A. O)* Tnunay P)** Bullu N.I)** Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Satap Lorobauna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran creative problem solving berbantuan media flash card terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 49 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 49 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 11,426>2.011 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Creative Problem Solving berbantuan media flash card memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 86,11 %, C2 86,53%, C3 81,25% dan 80,20%, sedangkan hasil belajar siswa pada kelas kontrol belum mencapai KKM. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran creative problem solving berbantuan flash card terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci : Model Pembelajaran Creative Problem Solving, Flash Card, Hasil Belajar