Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

3.533 item publik

Publikasi

Halaman 75 dari 177

ANALISIS PENGELOLAAN DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2020 (Studi kasus di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang)

RIAN RINI DEBORA TAIMENAS
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN DANA TAHUN ANGGARAN 2020 (StudikasuspadaDesaBaumataTimurKecamatanTaebenuKabupatenKupang) RIAN RINI DEBORA TAIMENAS 17413548 FakultasEkonomi Universitas Kristen ArthaWacana Kupang Jln. Adisuciptotelp (0380) 881313 Oesapa-Kupang DesaBaumataTimurmerupakandesa yang terletak di KecamatanTaebenu, KabupatenKupang.Permasalahanumum yang terjadiadalahrealokasipenggunaan Dana Desa di tahun 2020 menyebabkanbanyakkegiatanatau program dihapuskan.Hal initerjadikarenaadanyapandemi COVID-19 yang mengharuskanPemerintahDesamengalokasikan Dana Desauntukbidangpenanggulanganbencana, daruratdanmendesakdesayaituuntukmenanganidanmenanggulangidampakdaripandemi COVID-19, Pencegahan COVID-19, BantuanLangsungTunaiDesa (BLT-Desa).Berdasarkanuraian di atasmakapenulistertarikuntukmelakukanpenelitianlebihdalamtentangPengelolaan Dana DesaTahunAnggaran 2020 (StudikasusDesaBaumataTimurKecamatanTaebenuKabupatenKupang).Rumusanmasalahdalampenelitianiniadalahbagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalampencegahan covid-19 di DesaBaumataTimur, bagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalampadatkaryatunai, bagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalambantuanlangsungtunaidesa. Tujuanpenelitianiniyaituuntukmengetahuipemanfaatandanadesadalampencegahan covid-19 di DesaBaumataTimur, untukmengetahuipemanfaatandanadesadalampadatkaryatunai di DesaBaumataTimur, untukmengetahuipemanfaatandanadesadalambantuanlangsungtunaidesa di DesaBaumataTimur. RuanglingkuppenelitianiniadalahPerencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, PelaporandanPertanggungjawaban.Berdasarkanhasilpenelitiandananalisis data, makapenulisdapatmengambilempatkesimpulanyaitu: Pertama proses Perencanaan Dana Desauntukpencegahan covid-19, PadatKaryaTunaidan BLT-Desapenyusunan RAB, keduadalampelaksanaan Dana Desauntukpencegahan Covid-19 dilaksanakanpenyemprotandisinfektapadatempat-tempatumumsepertigereja, sekolah, danrumah-rumahwarga, pembagian masker, untukPadatKaryaTunaiterlaksananyaGedungpaud, Jalan Rabat Beton, Pembangunan Bak Air danJaringanPerpipaandan Pembangunan Bengkel Las, untuk BLT-Desaterdapat 74 kriteriamiskin yang digunakanolehPemerintahDesaBaumataTimur. ketigadalammelakukanpenatausahaan Dana Desauntukpencegahan covid-19, padatkaryatunaidan BLT-desaPemdesBaumataTimurmenggunakanSistemKeuanganDesadan yang keempatdalampelaporandanpertanggungjawabanPemdesBaumataTimurmenyusun LPJ yang berisitentangpelaksanaanpencegahan covid-19, padatkaryatunaidan BLT-Desa di DesaBaumataTimur. Kata kunci: pengelolaandanadesa.

Ritus Mani Sir Koko dan Bekolang Manu

SIPORA SIR OLANG
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada ritus Mani Sir Koko dan Bekolang Manu yang masih di lakukan oleh Jemaat GMIT Bukit Sion Beribu. Ritus Mani Sir Koko dan Bekolang Manu ini dilakukan oleh Jemaat yang karena dipercaya dapat memberikan berkat, perlindungan, keamanan bagi mereka. Dipercaya bahwa Mani Sir koko dan Bekolang Manu adalah dua sosok binatang yang sebagai sumber untuk meminta berkat, kesuksesan, kekuatan dan terlebih pemeliharaan. Mani Sir Koko adalah sosok yang menyerupai ayam yang berfungsi sebagai sosok yang dipercayai dapat memberikan berkat berupa kekayaan dan kesuksesan sedangkan Bekolang Manu menyerupai seekor babi yang dipercayai memberikan kekuatan dan juga pemeliharaan kepada mereka. Namun perlu diketahui bahwa iman Kristen mengajarkan kepada umat Kristen untuk tidak ada dalam praktik penyembahan atau kepercayaan apapun itu. Untuk mencapai tujuan dari penulisan ini, maka penulis mengunaan metode penelitian lapangan atau metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Dalam hal ini juga penulis mengunakan metode penulisan deskripsi, analisis dan refleksi teologis. Metode ini penulis pilih untuk mendapatkan data yang akurat dan baik serta mengandung kebenaran mengenai ritus yang masih dilakukan oleh Jemaat Bukit Sion Beribu. Sehingga dari penelitian yang dilakukan didapati fakta bahwa Jemaat masih melakukan ritus ini. Realita yang penulis temukan di lokasi penelitian adalah semua masyarakat di tempat ini beragama Kristen, namun mereka masih meminta perlindungan pada alam yang dipercayai dapat memberikan berkat dan kekuatan untuk melindungi dan menjaga mereka dari segala kemiskinan dan malapetaka yang mengancam hidup mereka. Melihat alas an-alasan yang telah disampaikan maka penulis akan meninjau masalah ini dari sudut pandang teologi kontekstual. Alasan penulis meninjau masalah ini dari sudut pandang teologi kontekstual karena teologi kostekstua adalah salah satu ilmu yang mempelajari tentang budaya dan kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dipelihara sampai saat ini. Menanggapi masalah ini, gereja hadir dan berperan sebagai lembaga yang dapat membina spiritual jemaat. Kata Kunci : Budaya, Berkat, Pemelihara, Gereja

ANALISIS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI ABUDENOK DI KABUPATEN MALAKA

ADRIANI HANE
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI ABUDENOK DI KABUPATEN MALAKA Pengembangan wisata adalah suatu usaha untuk mengembangagkan atau memajukan suatu objek wisata agar objek wisata tersebut lebih baik dan dapat menarik pengunjung ditinjau dari segi tempat maupun benda-benda yang ada didalamanya untuk dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Objek wisata adalah segala sesuatu yang ada didaerah tujuan wisata yang merupakan daya tarik agar orang-orang ingin datang berkunjung tempat wisata untuk menikmati atraksi yang ada pada objek wisata. Pengembangan objek wisata yang dapat dibahas dalam penelitian ini adalah berdasarkan konsep 3A2P dalam strategi pengembangan objek wisata. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan objek wisata pantai Abudenok yang ada di Kabupaten Malaka. Penelitian ini, dibelakangi tentang pengembangan atraksi wisata, pengembangan aksesibilitas, pengembangan amenitas, pengembangan promosi dan pengembangan pelaku pariwisata pada objek wisata Pantai Abudenok yang terdapat di Kabupaten Malaka yang merupakan potensi yang dimiliki pada objek wisata. Adapun konsep dalam penelitian ini, adalah untuk mengetahui gambaran tentang pengembangan objek wisata Pantai Abudenok yang didalam dapat dijelaskan dalam penelitian ini adalah tentang pengembangan atraksi, aksesibilitas, amenitas, promosi dan pelaku pariwisata yang dapat dikembangakan pada objek wisata. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan Desa Uma’toos Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung pada objek wisata yang dapat ditemuisecara kebetulan saat berada diobjek wisata Analisis data yang digunakan adalah analisis uji trianggulasi yaitu untuk menggali dan melakukan teknik pengolaan data kualitatif serta untuk mengecek kebenaran data atau informasi yang diperoleh dari berbagai sudut pandang yang berbeda-beda. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengembangan objek wisata pada Pantai Abudenok masih sangat kurang oleh karena itu perlu adanya peningkatkan pembangunan dan pengembangan fasilitas-fasilitas wisata, akses jalan, dan promosi pada objek wisata agar dapat meningkatakan banyak kunjungan wisatawan pada masa yang akan datang. Kata kunci : Pengembangan Wisata dan Objek Wisata  

Analisis efisiensi penyaluran air irigasi primer sekunder dan tersier di daerah irigasi kereloko kecamatan kota kabupaten Sumba barat

ALFREDO MAGHO KASA
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK “ANALISIS EFESIENSI PENYALURAN AIR IRIGASI PRIMER DAN SKUNDER DI DAERAH IRIGASI KERELOKO, KECAMATAN KOTA, KABUPATEN SUMBA BARAT ’’ Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (MAGHO K. ALFERD *) ( Nainiti. N. P. P. E**) ( MakaBorang M ***) Dari hasil penelitian tentang efisiensi rata-rata saluran di D.I. Kereloko, saluran Primer pada BK.1Captering Kereloko, BK.1 Captering Kereloko, BK.1 – BK.2 – BK.3 dan saluran Sekunder pada BK.1- K.1 Ki, BK.2- K.2 Ki, BK.3- K.3 Ki, BK.3- K.3 Ka di daerah irigasi Kereloko dapat disimpulkan sebagai berikut yaitu Efisiensi rata-rata saluran Primer pada DI Kereloko untuk ruas BK.1Captering Kereloko, BK.1 Captering Kereloko, BK.1 – BK.2 –BK.3 terdapat 92,3% dengan panjng saluran 1949 meter dan untuk ruas BK.1- K.1 Ki, BK.2- K.2 Ki, BK.3- K.3 Ki, BK.3- K.3 Ka terdapat 90,1% dengan panjang 295 meter. Kata kunci : Analisis Efesiensi Penyaluran air Irigasi Kereloko

KEKRISTENAN DAN TRADISI MAMPE'E NOK

DEFLIN YULIA ARISANDI MANANEL
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Pada Tahun 1957 Jemaat Ebenhaezer Pukdale berdiri sendiri dan pisah dari Jemaat Imanuel Oesao. Pada waktu itu juga banyak orang yang memberi diri untuk di Baptis. Semua anggota Jemaat dan tara tokoh jemaat mulai membangun sebuah gedung yang layak dipakai untuk beribadah. Namun, ketika Kekristenan sudah masuk dan berkembang di Jemaat Ebenhaezer Pukdale, Jemaat masih melakukan tradisi atau ritus-ritus yang ditinggalkan oleh nenek moyang mereka. Salah satu tradisi atau ritus yang masih Jemaat lakukan ialah tradisi Mampe’e Nok. Tradisi atau ritus Mampe’e Nok ialah mencuci kepala atau rambut menggunakan kelapa. Tradisi atau ritus ini biasanya dilakukan pada saat ada kematian dan waktu pelaksanaannya satu hari sesudah pemakaman. Maksud dari tradisi atau ritus Mampe’e Nok ialah membantu keluarga yang berduka untuk melunasi hutang-hutang pada saat kedukaan. Tradisi atau ritus Mampe’e Nok ini masih dilakukan karena menurut Jemaat Ebenhaezer Pukdale, tradisi atau ritus ini dapat mempersatukan Jemaat, mengasihi dan menolong sesama yang berduka. Fakta yang penulis temukan di lokasi penelitian ialah Jemaat masih mempraktekkan tradisi atau ritus Mampe’e Nok, walaupun semua yang berada di sana beragama Kristen. Berkaitan dengan masalah yang di atas, maka tujuan skripsi ini untuk mengetahui perjumpaan antara kekristenan dan tradisi Mampe’e Nok. Apakah kekristenan memberi ruang kepada tradisi atau tradisi yang memberi ruang kepada kekristenan. Tujuan ini dapat dicapai melalui penelitian lapangan dalam metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang akurat, mengandung kebenaran tentang perjumpaan kekristenan dan tradisi Mampe’e Nok. Fakta yang penulis temukan dalam penelitian ialah kekristenan atau gereja sendiri yang memberi ruang kepada tradisi Mampe’e Nok, alasannya karena tradisi ini dapat mempererat persekutuan Jemaat, hidup saling mengasihi, dan saling tolong menolong atau membantu sesama yang kesusahan atau berduka, sehingga tradisi ini masih dilakukan sampai dengan saat ini. Melihat masalah-masalah yang disampaikan, penulis akan meninjau dari sudut pandang Historis Teologis. Penulis meninjau masalah ini dari pandangan Historis Teologis karena dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk masa depan, peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sejarah yang dapat dijadikan pelajaran untuk mengambil keputusan di masa depan dan juga untuk memahami dunia dan perilaku masyarakat mulai dari perkembangan teknologi, sistem pemerintahan, hingga perilaku sosial budaya yang ada di masyarakat dan juga kekristenan. Penulis menggunakan ciri-ciri pendekatan dari 5 tipologi Nieburh yaitu tipologi ke 5 yakni Transformasi Kebudayaan untuk menyelesaiakan masalah yang penulis angkat. Dalam menanggapi masalah ini, maka Gereja perlu memberikan pemahaman yang baik tentang tradisi atau budaya kepada Jemaat, bahwa tradisi tidak dapat dilupakan tetapi dijadikan sebagai refleksi karena Gereja adalah wadah pembinaan Spiritualitas Jemaat. Gereja perlu memberikan pemahaman kepada Jemaat bahwa sang pemilik persekutuan dan Kasih yang sebenarnya ialah TUHAN.

PENGARUH MODAL SENDIRI DAN MODAL PINJAMAN TERHADAP RENTABILITAS PADA KSP.KODIT SOLIDARITAS STA MARIA ASUMPTHA KUPANG

IMA ROSNI OLLA
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK "PENGARUH MODAL SENDIRI DAN MODAL PINJAMAN TERHADAP RENTABILITAS PADA KSP. KODIT SOLIDARITAS STA MARIA ASUMPTHA KUPANG". Koperasi merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat sebagai pendorong tumbuhnya perekonomian nasional sekaligus sebagai soko guru dalam perekonomian di Negara Indonesia. Menurut UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Pasal 1 koperasi adalah” Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan”. Di dalam koperasi tidak dikenal istilah “keuntungan”, karena kegiatan usaha koperasi tujuan utamanya bukan berorientasi mencari untung (non profit oriented) melainkan berorientasi pada manfaat (benefit oriented). Pada dasarnya koperasi dikelola dengan tujuan mensejahterakan anggotanya dan masyarakat pada umumnya, bukan mengejar keuntungan semata. Sekalipun koperasi tidak mengutamakan keuntungan, akan tetapi usaha-usaha yang dikelola oleh koperasi harus tetap memperoleh penghasilan yang layak demi menjaga kelangsungan hidup dan meningkatkan kemampuan usaha, bukan untuk memupuk kekayaan. Sehingga pada setiap akhir periode ushanya diharapkan/ ditargetkan menghasilkan sisa Hasil Usaha. Dalam menyelenggarakan usaha sebagai organisasi ekonomi, koperasi memerlukan adanya modal. Peranan modal didalam operasional koperasi mempunyai konstribusi yang sangat penting karena tanpa modal yang cukup maka usaha koperasi tidak akan berjalan lancar. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman, sehingga koperasi harus dapat memanfaatkan modalnya dengan sebaik-baiknya yang artinya dalam pengelolaan modal tersebut koperasi harus memberi manfaat yang sebesar-besarnya untuk pemenuhan kebutuhan anggotanya. Dalam pengelolaan modal atau keuangan, maka pihak koperasi harus mampu mengalokasikan sumber daya keuangan yang dimilikinya secara efisien untuk meningkatkan laba atau yang sering disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). Jadi setiap modal koperasi yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan koperasi harus diarahkan untuk memperoleh laba, terutama modal pinjaman harus diperhitungkan dengan benar antara beban bunga yang harus dibayar dengan perolehan keuntungan dari pinjaman tersebut. Pemanfaatan modal sendiri dan modal pinjaman salah satunya yaitu pembiayaan operasional usaha untuk memperoleh profit (keuntungan). Oleh karena itu untuk menilai kondisi keuangan dan prestasi koperasi diperlukan beberapa tolak ukur, salah satunya yaitu analisis rasio keuangan yang menghubungkan data-data keuangan yang satu dengan lainnya. Rasio yang digunakan pada dasarnya adalah untuk mempelajari bagian relatif antara modal pinjaman yang diberikan kreditor dan modal sendiri dari pemegang saham. Rasio yang digunakan untuk mengukur profit yang diperoleh dari modal yang digunakan dalam operasi disebut rasio rentabilitas. Pieter Linenpun (2002: 143) menjelaskan bahwa besar kecilnya nilai rentabilitas tergantung dari keuntungan yang diperoleh dan modal yang dimiliki dalam menjalankan usaha koperasi. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian pada KSP Kopdit Solidaritas Sta. Maria Asumphta Kupang yang usahanya adalah meminjamkan dana dan menerima dana dari anggota atau pihak lainnya. Koperasi ini dengan sendirinya harus mempunyai modal atau dan auntuk dipinjamkan yang bersumber dari iuran anggota/ simpanan anggota dan iuran dari lembaga lainnya. Walaupun tujuan utama koperasi meningkatkan kesejahteraan anggota, namun koperasi harus memperoleh laba agar koperasi dapat hidup terus namun bunga dana yang dipinjamkan kepada anggota/ peminjam dalam hal ini haruslah wajar dengan prosedur yang mudah. Laba tersebut dapat menjadi salah satu sumber dana/ modal koperasi dengan cara membentuk cadangan dan menyisihkan sebagian dari laba. Penghasilan dari koperasi simpan pinjam adalah bunga atau balas jasa dari dana yang dipinjam oleh anggotanya atau pihak lain. Berdasarkan penjelasan tersebut maka berikut ini adalah data laba usaha KSP. Kopdit Solidaritas Sta Maria Asumta Kupang dari tahun 2016-2020. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Modal Sendiri dan Modal Pinjaman Terhadap Rentabilitas Pada Ksp.Kodit Solidaritas Sta Maria Asumptha Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan variabel independen modal sendiri menghasilkan nilai sig 0,0150,05 dan nilai Thitung 8.210>2,920 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H1 diterima atau X1 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. sedangkan variabel independen modal pinjaman menghasilkan nilai sig 0,0190,05 dan nilai Thitung 7.232>2,920 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X2 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. Kata Kunci : Rentabilitas, Modal Sendiri, dan Modal Pinjaman

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BELU

ELISABETH KLON
2022 · Book · Open Access

Sumber Daya manusia (SDM) tentunya mempunyai peran yang sangat penting seperti yang diketahui bahwa kinerja perusahaan atau organisasi dipengaruhi dengan kualitas sumber daya manusianya. Kinerja yang baik merupakan hal yang tentunya diinginkan pencapaiannya oleh setiap perusahaan atau organisasi. Oleh sebab itu perlu untuk diketahui bahwa Kinerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seseorang dalam bekerja menurut Dessler (1992:46) kinerja merupakan prestasi kerja, yakni perbandingan antara hasil kerja yang secara nyata dan standar kerja yang ditetapkan. Dengan demikian kinerja memfokuskan pada hasil kerja yang ditetapkan. Untuk dapat tercapainya tujuan organisasi yang baik dimasa yang akan datang maka sumber daya manusia memiliki peran yang sangat penting untuk diperhatikan. Oleh sebab itu dibutuhkan pemimpin yang mempunyai potensi untuk dapat mengarahkan karyawannya. Perusahaan atau organisasi merasa diuntungkan jika karyawannya dapat mencapai hasil yang optimal dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh pimpinan. Keberhasilan suatu organisasi dapat dilihat dari Pemimpin yang mampu mempengaruhi bawahannya agar mampu melaksanakan pekerjaan dengan baik. Sukses atau tidaknya seorang pemimpin tergantung dari keahliannya menggerakkan orang lain untuk tujuan organisasi kedepannya. Menurut Moeheriono (2012:382) gaya kepemimpinan merupakan sesuatu bentuk persuasi, suatu seni menggerakkan dan pembinaan kelompok orang-orang tertentu, biasanya melalui human realtions dan motivasi yang tepat, sehingga tanpa adanya rasa takut mereka mau bekerja sama dan memahami untuk mencapai segala sesuatu yang menjadi tujuan organisasi. Oleh sebab itu Hal pertama yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah kepemimpinan. Menurut (Fahmi, 2013) bahwa kepemimpinan memiliki pengaruh besar dalam mendorong peningkatan kinerja karyawannya. Sebagai pemimpin tentunya dapat mempengaruhi karyawannya dengan proses organisasi yang sesuai dengan kebutuhan, baik itu kebutuhan individu, kelompok maupun kebutuhan organisasi. Gaya kepemimpinan merupakan suatu cara yang dilakukan oleh seorang pemimpin untuk dapat mempengaruhi perilaku orang lain.Dari pola tingkah laku yang dibuat oleh pemimpin diharapkan dapat menjabarkan tujuan organisasi agar tercapainya tujuan bersama. Sedangkan (Hapid & Sunarwan, 2014) berpendapat bahwa gaya kepemimpinan ialah usaha-usaha pemimpin untuk mengelola, memotivasi, dan mengkategorikan keseluruhan elemen perusahaan untuk mencapai tujuannya. Selain gaya kepemimpinan yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, tentunya ada juga faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan yaitu disiplin kerja. Dimana menurut Menurut Melayu S.P Hasibuan (2014) disiplin kerja adalah kesadaran atau kesediaan seseorang menaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku. Kedisplinan juga merupakan fungsi operatif manajemen sumber daya manusia yang terpenting karena semakin baik disiplin karyawan, maka semakin tinggi prestasi kerja yang dapat dicapai. Tanpa disiplin karyawan yang baik, sulit bagi organisasi perusahaan mencapai hasil yang optimal dan kedisiplinan juga merupakan kesadaran,kesediaan karyawan menaati semua peraturan. Salah satu permasalahan pokok dalam organisasi ialah bagaimana menerapkan kedisiplinan untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Bagaimana orang-orang dapat bekerja sama, engikuti perintah perintah yang baik setuju maupun tidak setuju, patuh terhadap atasan dan sebagainya dalam mencapai tujuan organisasi. Untuk dapat meningkatkan disiplin kerja yang baik tentu merupakan suatu hal yang tidak mudah. Namun untuk mengatasi hal tersebut sebagai pemimpin dapat memberikan contoh dan arahan kepada karyawannya dengan menjelaskan peraturan-peraturan yang terdapat pada perusahaan. Objek yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belu. Dimana Badan Pusat Statistik (BPS) adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen yang dibentuk berdasarkan keputusan presiden Nomor 86 Tahun 1998 tentang struktur dan tata kerja Badan Pusat Statistik. Lembaga ini berkedudukan dan bertanggung jawab langsung kepada presiden yang mempunyai tugas dan fungsi membantu presiden dalam rangka penyelenggaraan statistik dasar, melaksanakan koordinasi dan kerja sama serta mengembangkan dan membina statistik dasar dengan peraturan yang berlaku. Di BPS kegiatan kondisional periodenya pendek (kurang dari 1 tahun) dan membutuhkan tenaga yang lebih banyka (sensus dan survei berskala besar) pengolahan data yang harus cepat, tepat dan akurat, karena waktu yang diberikan hanya satu atau dua bulan. Pegawai harus bisa membagi waktu antara pekerjaan rutin, kodisional, pengolahan data, verifikasi lapangan dan pembuatan publikasi. Oleh karena itu diperlukan gaya kepemimpinan yang baik, kondisi organisasi dan sikap kerja yang mendukung sehingga target waktu dan cakupan pekerjaan dapat dilaksanakan. Dalam menyikapi tuntutan dan tugas dan tanggung jawab yang dipikul oleh BPS maka dibutuhkan sumber daya manusia atau karyawan yang handal dan didukung oleh pimpinan yang akan memunculkan kemampuan karyawan secara maksimal, yaitu pimpinan yang dapat memacu tumbuhnya inovasi dan berpandang jauh kedepan, mampu mensinergikan berbagai unit kerja dan sumber daya yang ada serta menggerakkan orang-orang dalam organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam operasional BPS diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik dan peraturan pemerintah Republik Indonesia tentang penyelenggaraan statistik. Kedua peraturan tersebut memberikan tugas dan fungsi serta peran Badan Pusat Statistik sebagai institusi yang menyelenggarakan penyediaan data, penyusunan rencana, penyusunan bijaksana, penetapan sistem informasi dan penyelenggaraan statistik dasar merupakan kebutuhan sebagai dasar perencanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh gaya kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada badan pusat statistik Kabupaten Belu. Alat dan pengumpulan metode pengumpulan data berupa kusioner dengan menggunakan 36 responden di Badan Pusat Statistik Kabupaten Belu. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hipotesis pertama terdukung, yaitu gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja, begitu juga dengan hipotesis kedua terdukung, yaituu disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja.

PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM) DI MEDIA SOSIAL DAN ATRAKSI WISATA TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KE WISATA ALAM FATUMNASI (Survei Pada Pengguna Facebook dan Instagram)

JEANE WADU
2022 · Book · Open Access

ABSTRAKSI PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM) DI MEDIA SOSIAL DAN ATRAKSI WISATA TEHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KE WISATA ALAM FATUMNASI (Survei Pada Pengguna Facebook dan Instagram) Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-wom terhadap keputusan berkunjung dan pengaruh atraksi wisata terhadap keputusan berkunjung pada wisata alam Fatumnasi. Penelitian ini dilatar belakangi Dengan adanya media sosial online yang memiliki jangkauan luas seluruh dunia, masyarakat mulai mengubah cara promosi mereka dari yang bersifat konvensional menjadi bersifat modern yaitu mempromosikan menggunakan sosial media online berupa facebook. Salah satu kegiatan promosi yang sering dilakukan para pengguna facebook saat ini yaitu promosi wisata. Promosi objek wisata yang dilakukan melalui media sosial tersebut adalah cara yang bersifat baru dan dapat mendorong perkembangan wisatawan (Fatanti & Suyadnya, 2015). Selain itu, media sosial juga mampu memberikan dampak positif dalam media pemasaran objek wisata suatu daerah dilihat dari segi biaya, efektivitas serta kemudahan dalam menjalankan promosi melalui media ini sehingga menjadikan facebook semakin diminati banyak pihak dalam melakukan promosi dan Berdasarkan data dari tabel 1.1 dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dari tahun 2016 sampai tahun 2019 dan terjadi penurunan kunjungan wisatawan pada tahun 2020. . Dalam hal ini peneliti mengangkat 3 variabel yaitu e-wom, atraksi wisata, dan keputusan berkunjung. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data primer yang diambil sampel sebanyak 100 responden. Kemudian data diproses menggunakan analisis regresi linear berganda. Sampel yang digunakan adalah para pengguna media sosian Facebook dan Instagram yang pernah berkunjung ketempat wisata alam Fatumnasi. Dari hasil pengolahan data yang dikumpulkan tersebut diuji berdasarkan persamaan regresi linear berganda dengan uji hipotesis pertama yaitu bahwa untuk e-wom (X1) ditemukan t hitung = 4.664 lebih besar dari t tabel = 1.660 dan tingkat sig = 0,000. Oleh karena nilai sig 0,05 maka Ho (b1>0) diterima yaitu variable e-wom (X1) berpengaruh positif secara parsial teerhadap keputusan berkunjung (Y). dan uji hipotesis kedua yaitu bahwa untuk variable atraksi wisata (X2) ditemukan t hitung = 4.134 lebih besar dari t tabel = 1.660 dan tingkat sig = 0,000. Oleh karena nilai sig > 0,05, maka Ho (b2 = 0) ditolak dan H2 (b2>0) diterima yaitu variabel atraksi wisata (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap keputusan berkunjung (Y). dan dilihat bahwa nilai F hitung sebesar 53,489 > F tabel 3,09 dengan sig = 0,000.oleh karena nilai sig0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel e-wom (X1) dan atraksi wisata (X2) secara simultan memiliki pengaruh terhadap keputusan berkunjung (Y). sedangkan nilai koefisien determinasi dalam penelitian ini adalah diketahui bahwa pengaruh e-wom terhadap keputusan berkunjung dengan nilai sebesar 0,006 dan hubungan yang terjadi antara lingkungan keluarga dengan minat berwirausaha juga sangat lemah dengan nilai sebesar 0,022. Penelitian ini menunjukan secara teori terbukti bahwa e-won berpengaruh positif terhadap keputusan berkunjung pada tempat wisata alam Fatumnasi. Dengan demikian semakin baik pemanfaatan dan pengelolaan e-wom maka akan semakin meningkat pula keputusan berkunjung pada wisata alam Fatumnasi. Penelitian ini juga menunjukan bahwa secara teori atraksi wisata memiliki pengaruh positif terhadap keputussan berkunjung pada wisata alam Fatumnasi. Dengan demikian semakin banyak atraksi wisata yang ada maka dapat meningkatkan keputusan berkunjung pada wisata alam Fatumnasi Kata kunci : e-wom, atraksi wisata, keputusan berkunjung

ANALISIS PENGELOLAAN DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2020 (Studi Kasus Pada Desa Naileu, Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan)

NOVIANTI DESILFA SABUNA
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN DANA TAHUN ANGGARAN 2020 (Studi kasus pada Desa Naileu, Kecamatan Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan) NOVIANTI DESILFA SABUNA 17413622 Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pengelolaan dana desa di Desa Naileu Kecamatan Kie, Kabupaten TTS. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengelolaan dana desa, faktor penghambat dan pendukungnya pengelolaan dana desa, dan strategi mengatasi faktor penghambat pengelolaan dana desa didesa Naileu, Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teori yang digunakan adalah teori pengelolaan keuangan desa yang dikemukakan oleh Umar Nain, S.Sos., M.Si dan karena kebutuhan untuk membangun termasuk perencanaan, pelaksanaan, usaha pengelolaan, pelaporan termasuk laporan pertanggungjawaban. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa belum sepenuhnya efektif, dalam Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Dana Desa tahun 2020 di desa Naileu Kecamatan kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Penelitian ini secara khusus mengkaji atau fokus pada pengelolaan Dana Desa untuk penanganan pandemi COVID-19. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis praktik pengelolaan Dana Desa dalam penanganan pandemi COVID-19 dibandingkan dengan kebijakan/peraturan yang berlaku. Temuan penelitian ini adalah bahwa secara umum praktik pengelolaan dana desa dalam penanganan pandemi COVID-19 belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Prosedur untuk pengalokasian penggunaan dana Desa mengikuti proses perencanaan dan penganggaran desa. Perubahan dalam Fokus kegiatan penanganan pandemi COVID-19 dilakukan melalui Musyawarah Desa dalam RKP Desa. Perubahan RKP Desa diikuti dengan perubahan APBD Desa dengan memaksimalkan bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat, dan Mendesak Desa. Prioritas penggunaan dana Desa untuk penanganan COVID-19 berdasarkan Permendes No 6 tahun 2020 adalah melalui Program Tanggap Darurat COVID-19, Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan Padat Karya Tunai (PKT). Faktor-faktor yang menghambat pengelolaan dana desa dan upaya dalam mengatasi pengelolaan dana desa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. (2) Faktor penghambat dalam pengelolaan dana desa di Desa Naileu yaitu, sumber daya manusia, keterlambatan pelaporan, perubahan APBDesa, internet dan pemahaman masyarakat. (3) Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut yaitu, peningkatan sistem transparansi pengelolaan dana desa terhadap masyarakat dan Peningkatan kinerja kerja pada Pemerintah Desa Naileu. Prioritas penggunaan Dana Desa untuk penanganan COVID-19 adalah melalui Program Tanggap Darurat COVID-19, Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan Padat Karya Tunai (PKT). Kata kunci: Analisis Pengelolaan Dana Desa, Covid-19.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH KOTA KUPANG TAHUN ANGGARAN 2010-2019

RIZAL RAYNOLD LEO KADJA
2022 · Book · Open Access

ABSTRAKSI “ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH KOTA KUPANG TAHUN ANGGARAN 2010 – 2019 Masalahyang diambildalampenelitian iniadalah “Bagaimana kinerja keuangan Kota Kupang Tahun anggaran 2010-2019. Sertayang menjadipersoalan penelitian ini adalah : Bagaimana mengukur kinerja keuangan daerah Kota Kupang menggunakan rasio keuangan daerah? Analisis rasio keuangan pada APBD dilakukan dengan membandingkan hasil yang dicapai dari satu periode dibandingkan dengan periode sebelumnya sehingga dapat diketahui bagaimana kecenderungan yang terjadi. Selain itu dapat pula dilakukan dengan cara membandingkan dengan rasio keuangan yang dimiliki suatu pemerintah daerah tertentu dengan daerah lain yang terdekat maupun yang potensi daerahnya relatif sama untuk dilihat bagaimana rasio keuangan pemerintah daerah tersebut terhadap pemerintah daerah lainnya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahuikinerja keuangan daerah Kota Kupang melalui rasio keuangan daerah . Konsep dalampenelitian ini adalahmenggunakan Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kota Kupang tahun 2010-2019 sebagai sumber infomasi utama yang bermanfaat meniIai kinerja keuangan pemerintah daerah, penelitian ini hanya dibatasi pada perhitungan analisis rasio keuangan terhadap Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2010-2019, analisis rasio keuangan ini hanya untuk mengukur kinerja keuangan daerah dan kemapuan keuangan daerah. Padaanalisis pendahuluandigunakanmetodedeskriptifkuantitatif, artinya data yang diperoleh di lapangan diolah menggunakan rumus dan perhitungan sehingga memberikan data yang sistematis dan akurat mengenai permasalahan yang diteliti. Berdasarkan hasilpenelitian mengenai “Analisis Kinerja Keuangan Daerah Kota Kupang Tahun Anggaran 2010-2019”.HasilpenelitianmenunjukkanbahwaKota Kupang sebagai Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur belum mampu melaksanakan Otonomi Daerah (dalam hal ini Kinerja Keuangan) dengan baik.

IMPLEMENTASI IRIGASI TETES PADA BERBAGAI TEKSTUR TANAH UNTUK TANAMAN SAWI

SEMI RAMOD BERI PANDU
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implemetasi irigasi tetes pada berbagai tekstur tanah. kelembapan tanah adalah air yang tahan pada ruang atau pori diantara partikel tanah. Tingkat suhu dan kelembapan tanah bervariasi sejalan dengan perubahan proses energi matahari yang melalaui permukaan tanah. Penelitian pengukuran kelembapan tanah dilakukan secara langsung mengunakan soil moisture. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kelembapan tanah dari keempat tekstur ( tekstur liat,tekstur pasir, tekstur debu, dan tekstur lempung berliat) menggunakan irigasi tetes dan di pilih tanaman sawi sebagai bahan penelitian karena tanaman sawi merupakan salah satu tanaman yang toleran terhadap kondisi kelembapan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode percobaan langsung. Parameter pengamatan berupa mengukur kelembapan tanah, berat tanaman sawi, dan tinggi tanaman sawi. Dari keempat tekstur tanah yang berbeda menggunakan irigasi tetes yang menghasilkan tanaman sawi yang baik terdapat pada perlakuan (D Tekstur Lempung Berliat) yang menghasilkan nilai rata-rata untuk setiap variable pengamatan yaitu untuk kelembapan tanah berjumlah 41,600%, berat tanaman berjumlah 103,600g dan tinggi tanaman berjumlah 28,800cm

ANALISIS HUBUNGAN PENGALAMAN KERJA DAN PELATIHAN KERJA DENGAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. TELKOM INDONESIA CABANG KUPANG

JUMIATI GETROWIDA BISTOLEN
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Era globalisasi berpengaruh terhadap berbagai bidang dan perusahaan atau organisasi manapun yang semakin meningkatnya persaingan baik antar perusahaan atau organisasi yang sejenis maupun bukan, antar individu dalam perusahaan atau organisasi itu sendiri memiliki aspek yang positif dan negatif. Perusahaan atau organisasi semakin dituntut untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas adalah sumber daya manusia yang memiliki, ketrampilan, kemampuan dan sikap yang baik dalam bekerja. Karyawan merupakan salah satu faktor yang harus di perhatikan dalam suatu perusahaaan karena mereka adalah kunci utama kesuksesan perusahaan dimasa sekarang maupun dimasa mendatang dan merupakan asset sebuah perusahaan untuk membuat perusahaan terus maju dan bertahan dalam perkembangan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab tiga persoalan yaitu Untuk mengetahui hubungan pengalaman kerja dengan kinerja karyawan dan Untuk mengetahui hubungan pelatihan kerja dengan kinerja karyawan dan Untuk memgetahui hubungan pengalaman kerja dengan pelatihan kerja pada PT.Telkom Indonesia Cabang Kupang. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan sempel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT.Telkom Indonesia Cabang Kupang berjumlah 65 orang sehingga ditarik jumlah sampel dari penelitian ini dengan menggunakan rumus Slovin sebanyak 39 orang sebagai responden. Sedangkan di dalam pembahasannya menggunakan alat analisis korelasi. Berdasarkan tabel 4.17 terlihat dari hasil uji korelasi tersebut,diketahui nilai signifikansi sig.(2-tailed) antara pengalaman kerja dan kinerja karyawan adalah sebesar 0,061 dimana nilai ini lebih besar dari 0.05 (0,0610,05) yang berarti terdapat korelasi atau hubungan antara pengalaman kerja dengan kinerja karyawan pada PT.Telkom Indonesia Cabang Kupang. Pengalaman Kerja dengan Kinerja karyawan pada PT. Telkom Indonesia cabang kupang tergolong dalam kategori sangat baik, yang terlihat dari hasil analisis deskriptif persentase pengalaman kerja sebesar 92% dan kinerja kerja yang terlihat dari hasil analisis deskriptif persentase 95%, meskipun dari hasil analisis deskriptif keduannya terlihat berbeda dalam hal persentase akan tetapi pengalaman kerja dan kinerja kerja pada PT. Telkom Indonesia Cabang kupang tergolong sangat baik dan juga terlihat dari nilai pearson correlation sebesar 0,654 yang berarti kekuatan hubungan antara pengalaman kerja dengan kinerja karyawan termasuk dalam kategori korelasi kuat. Karena pearson correlation bernilai positif, maka arah hubungan searah yang berarti semakin baik pengalaman kerja maka semakin tinggi kinerja karyawan . Maka sebaliknya jika pengalaman kerja tidak baik maka kinerja karyawan pun menurun. Berdasarkan tabel 4.18 terlihat dari hasil uji korelasi tersebut,diketahui nilai signifikansi sig.(2-tailed) antara pelatihan kerja dan kinerja karyawan adalah sebesar 0,081 dimana nilai ini lebih besar dari 0.05 (0.0810,05) yang berarti terdapat korelasi atau hubungan pelatihan kerja dengan kinerja karyawan pada PT. Telkom Indonesia Cabang Kupang. Pelatihan Kerja dengan Kinerja karyawan pada PT. Telkom Indonesia cabang kupang tergolong dalam kategori sangat baik, yang terlihat dari hasil analisis deskriptif persentase pelatihan kerja sebesar 90% dan kinerja kerja yang terlihat dari hasil analisis deskriptif persentase 95%, meskipun dari hasil analisis deskriptif keduannya terlihat berbeda dalam hal persentase akan tetapi pelatihan kerja dan kinerja kerja pada PT. Telkom Indonesia Cabang kupang tergolong sangat baik. Terlihat juga nilai pearson correlation sebesar 0,926 yang berarti kekuatan hubungan antara pelatihan kerja dengan kinerja karyawan termasuk dalam kategori korelasi sempurna. Karena pearson correlation bernilai positif, maka arah hubungan searah yang berarti semakin baik pelatihan kerja maka semakin tinggi kinerja karyawan. Maka sebaliknya jika pelatihan kerja tidak baik maka kinerja karyawan pun menurun. Berdasarkan tabel 4.19 terlihat dari hasil uji korelasi tersebut,diketahui nilai signifikansi sig.(2-tailed) antara pengalaman kerja dengan pelatihan kerja adalah sebesar 0,061 dimana nilai ini lebih besar dari 0.05(0.061,0,05) yang berarti terdapat korelasi atau hubungan pengalaman kerja dengan pelatihan kerja pada PT. Telkom Indonesia Cabang Kupang. terlihat nilai pearson correlation sebesar 0,667 yang berarti kekuatan hubungan antara pengalaman kerja dengan pelatihan kerja termasuk dalam kategori korelasi kuat. Karena pearson correlation bernilai positif, maka arah hubungan searah yang berarti semakin baik pengalaman kerja maka semakin tinggi pelatihan kerja. Maka sebaliknya jika pengalaman kerja tidak baik maka pelatihan kerja pun menurun. Pengalaman Kerja dan pelatihan kerja pada PT. Telkom Indonesia cabang kupang tergolong dalam kategori sangat baik, yang terlihat dari hasil analisis deskriptif persentase pengalaman kerja sebesar 92% dan pelatihan kerja yang terlihat dari hasil analisis deskriptif persentase 90%, meskipun dari hasil analisis deskriptif keduannya terlihat berbeda dalam hal persentase akan tetapi pengalaman kerja dan pelatihan kerja pada PT. Telkom Indonesia Cabang kupang tergolong sangat baik.

Pengaruh Deviden Payout ratio terhadap Return Saham Perbankan BUMN Di Bursa Efek Indonesia

DEPSON YESKIEL LOSIK
2022 · Book · Open Access

The problem is the authors decided to conduct research on (Dividend Payout Ratio) the higher the level of dividends paid means less retained earnings and as a result is inhibiting the growth rate in earnings and share prices. Based on the description of the background of the problem above is the Effect of Dividend Payout Ratio on Stock Return of State-Owned Banks on the Indonesia Stock Exchange. Based on the formulation of the problem, the research problem is whether the dividend payout ratio has an effect on stock returns. The purpose of this study is to examine the effect of dividend payout ratio on stock returns in state-owned banks on the Indonesia Stock Exchange. Dividend payout ratio (DPR) is to determine the amount of profit that can be retained in the company as a source of funding and the percentage of profit paid in the form of dividends or the ratio between profits paid in the form of dividends and the total profit available to shareholders (James and John, 2007). : 270). Stock return is the level of profit enjoyed by investors on an investment made, according to Brigham and Houston (2006:215) Stock return is the difference between the amount received and the amount invested divided by the amount invested. According to Sartono (2014: 281).

PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN ALOKASI BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DIKABUPATEN SUMBA BARAT

ROSALINA BELA BUNGE
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Penelitian Ini Berjudul : Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Alokasi Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Sumba Barat. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu daerah karena memberikan kebebasan kepada pemerintah daerah untuk membuat rencana keuangannya sendiri dan membuat kebijakan-kebijakan yang dapat berpengaruh pada kemajuan daerahnya. Serta yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana pengaruh langsung Kinerja Keuangan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah? 2. Bagaimana pengaruh Kinerja Keuangan Dan Alokasi Belanja Modal?. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan : 1. Bagaimana pengaruh Kinerja Keuangan Dan Alokasi Belanja Moda pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, 2. Mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan alokasi belanja modal di Kabupaten Sumba Barat. Adapun konsep dalam penelitian yaitu:(a) Kinerja keuangan adalah suatu ukuran kinerja yang menggunakan indikator keuangan. Analisis kinerja keuangan pada dasarnya dilakukan untuk menilai kinerja di masa lalu dengan melakukan berbagai analisis sehingga diperoleh posisi keuangan yang mewakili realitas entitas dan potensi- potensi kinerja yang akan berlanjut. Menurut Ayu,L.A dan Rahayu,S.Junaidin (2019) berpengaruh langsung terhadap alokasi belanja modal.Selain itu, hanya variabel pertumbuhan PAD, efektivitas PAD, efisiensi keuangan dan alokasi belanja modal yang berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.Variabel alokasi belanja modal hanya memediasi secara parsial pengaruh variabel derajat desentralisasi fiskal, efektivitas PAD dan efisiensi keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi.(b) mempengaruhi alokasi belanja modal. Alokasi belanja modal memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Belanja modal daerah tidak memiliki efek memediasi atas hubungan rasio derajat desentralisasi fiskal, efektivitas pendapatan asli daerah (PAD), dan tingkat kontribusi BUMD terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun alokasi belanja modal dapat memediasi hubungan antara ketergantungan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi , Alokasi Belanja Modal Di Kabupaten Sumba Barat

Analisis pengaruh motivasi pegawai dan pengawasan pimpinan terhadap semangat kerja pegawai pada kantor dinas kependudukan Kabupaten Malaka

JENITA LURUK
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Semangat kerja merupakan suatu keadaan yang timbul dari dalam diri individu yang menyebabkan individu tersebut dapat melakukan pekerjaan tersebut dalam suasana senang sehingga bekerja dengan giat, cepat, dan lebih baik. Semangat kerja adalah sikap mental yang menunjukan kegairan unruk melaksanakan pekerjaanya sehingga mendorong untuk mampu bekerja sama dan dapat menyelesaikan tugas tepat pada waktunya dengan rasa tanggu jawab tergadap pekerjaan yang diberikan. Semangat kerja adalah keiginan kesanggupan seseorang mengerjakan pekerjaanya dengan baik serta berdisplin untuk mencapai prestasi kerja yang maksimal (Hasibuan, 2009:75). Menurut Siangan (2003:57) mengartikan bahwa semangat kerja pegawai menunjukan sejauh mana pegawai bergairah dalam melakukan tugas dan tanggung jawab di dalam kantor. Semangat kerja dalam sebuah kantor merupakan suatu masalah yang sangat penting untuk di bahas. Setiap permasalahan yang terkait dengan semangat juga merupakan isu strategi bagi kantor yang memprogram masalah sumber daya manusia. Menurut Kadarisma (2014:278) motivasi pimpinan adalah penggeak atau pendoronG sebagai seseorang untuk melalukan pekerjaanya dengan lebih baik. Menurut Rizal dan Radiman (2019) pengawasan pimpinan dapat diartikan sebagai suatu proses untuk mentapkan pekerjaa apa yang sudah dilaksanaan, menilainya, dan bila perlu mengoreksi dengan maksud supaya pelaksaan pekerjaan sesuai rencana semula. Menurut Semangat kerja adalah keingginan dan kesungguhan seseorang mengerjakan pekerjaanya dengan baik serta berdisiplin untuk mencapai produktivitas yang maksimal, semangat kerja adalah tingkat laku pengawai yang bekerja dengan kondisi lebih optimal sehingga mencerminkan keadaan dimana kantor dapat mencapaii tujuan yang diharapkan. Dengan semangat kerja yang tinggi merupakan suatu reaksi yang positif dengan kata lain dapat menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang lebih baik, maka semangat kerja mempunyai pengaruh terhadap aktivitas kantor, sehinga kantor atau organisasi mengingikan pengawai yang mempunyai semangat kerja yang tinggi (Hasibuan,2009:94) Tujuan Peneliti ini adalah untuk mengetahui apakah semamgat kerja pegawai Yang dimaksud dengan semangat kerja pegawai penelitian ini adalah tingkat dimana para pegawai mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan. Hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani administrasi publik. Pelayanan publik ini meliputi pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Pendaftaran penduduk meliputi pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), dan Surat Pindah, sedangkan pencatatan sipil meliputi pembuatan kutipan akta kelahiran, kutipan akta kematian, kutipan akta perceraian, pencatatan pengakuan anak dan pengesahan anak, pencatatan perubahan nama, dan pencatatan perubahan kewarga negaraan. Dalam hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi (X1), sangat berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. . Hal ini terlihat dari signifikan motivasi (X1) 0,132 > 0,05 dan nilai thitung 1,069>2,014 tabel. Sehigga dapat disampulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel motivasi (X1) terhadap semangat kerja pegawai (Y) pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Hasil uji regresi secara parsial signifikan pada variabel diketahaui nilai signifikan variabel pengawasan pimpinan (X2) pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel pengawasan pimpinan (X2) 0,289 > 0,05 dan thitung 0,1,884 2,014 t-tabel, sehigga dapat disampulkan bahwa H0 terima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel pengawasan pimpinan (X2) terhadap semanagat kerja pegawai (Y) pada Kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka Kata Kunci: Motivasi Pegawai, Dan Pengawasan Pimpinan Terhadap Semangat Kerja

STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN PARIWISATA NUAT BKAU (GUA KELELAWAR) DI DESA FATUKANUTU, KECAMATAN AMABI OEFETO KABUPATEN KUPANG

DELVI OLVIANA TON
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Judul Penelitian yang diambil oleh Peneliti yaitu Strategi Pengembangan Kawasan Pariwisata Nuat Bkau (Gua Kelelawar) di Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang. Persoalan penelitiannya yaitu bagaimana pengembangan kawasan pariwisata Nuat Bkau (Gua Kelelawar) dengan ketersediaan anggaran yang ada, serta bagaimana strategi atau upaya yang ditempuh oleh pemerntah desa setempat untuk mengembangkan kawasan objek wisata dimaksud. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi dan mengetahui ketersediaan anggaran sebagai penghambat pengembangan kawasan priwisata Nuat Bkau (Gua Kelelawar) dan mengetahui upaya dan strategi yang ditempuh oleh pemerntah setempat dalam mengembangkan kawasan pariwisata dimaksud. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan format kuisioner. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk menganalisa dan mengolah data yaitu menggunakan metode penelitian kuantitatif yang selanjutnya diolah menggunakan metode Anlisis SWOT. Hasil olahan data dimaksud menghasilkan beberapa strategi pengembangan kawasan pariwisata Nuat Bkau (Gua Kelelawar) antara lain “ Membangun sarana dan prasarana penunjang seperti meningkatkan akses jalan menuju lokasi objek wisata Nuat Bkau, peningkatan jalan yang memenuhi standar pelayanan, melakukan pengembangan Nuat Bkau dengan perencanaan/ pendekatan 5A (Attraction, Activity, Accomodation, Accessbility, Amently), melakukan pengembangan dengan mendesain kawasan wisata Nuat Bkau sedemikian rupa sehingga menarik untuk dikunjungi, menyediakan pernak-pernik seperti desain hiasan dinding, desain baju kaos dan lain sebagainya untuk diperjualbelikan, serta strategi lainnya yaitu menyediakan fasilitas pendukung seperti parkiran, faslitas olaraga berupa kolam renang dan lain sebaginya agar pengunjung dapat merasakan kenyamanan dan dapat terhibur dengah melakukan berbagai aktifitas di sekitar lokasi objek wisata.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI CU SERVIAM CABANG PENFUI KOTA KUPANG

SESTI A. TIUMLAFU
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI CU SERVIAM CABANG PENFUI KOTA KUPANG Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan pada KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang. Adapun objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dokumen keuangan koperasi. Analisis Berdasarkan Peraturan Kementerian Koperasi No.06/Per/Dep.6/IV/2016 memiliki 7 aspek yaitu: (1). Aspek Permodalan menggunakan rasio modal sendiri terhadap total asset, rasio modal sendiri terhadap pinjaman berisiko, dan rasio kecukupan modal sendiri, (2). Aspek Kualitas Aktiva Produktif menggunakan rasio volume pinjaman pada anggota terhadap volume pinjaman diberikan, rasio resiko pinjaman bermasalah terhadap pinjaman yang diberikan, rasio cadangan risiko terhadap pinjaman bermasalah, dan rasio pinjaman berisiko terhadap pinjaman yang diberikan, (3). Aspek Manajemen meliputi manajemen umum, kelembagaan, permodalan aktiva dan likuiditas, (4). Aspek Efisiensi menggunakan rasio beban operasi annggota terhadap partisipasi bruto, beban rasio usaha terhadap sisa hasil usaha kotor, dan rasio efisiensi pelayanan, (5). Aspek Likuiditas menggunakan rasio kas dan bank terhadap kewajiban lancar, dan rasio pinjaman diberikan terhadap rasio pinjaman diberikan terhadap dana diterima, (6). Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan menggunakan rasio rentabilitas asset, rentabilitas rasio madal sendiri dan rasio kemandirian operasional pelayanan, (7). Aspek Jatidiri Koperasi menggunakan rasio partisipasi bruto dan rasio promosi ekonomi anngota (PEA). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang pada tahun 2016 dikategorikan dalam pengawasan dengan nilai 64,05, pada tahun 2017 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 69,65, pada tahun 2018 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 69,75, pada tahun 2019 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 70,25, dan pada tahun 2020 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 68,15 . Kata Kunci: Kinerja Koperasi, Rasio Keuangan.

Analisis Pengaruh Promosi Penjualan Terhadap Keputusan Konsumen Membeli Kain Tenun Ikat Sumba Timur Di Prailiu

EMILIA SETYAWATI LANDUWULANG
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya tingkat pembelian konsumen dalam memutuskan pembelian tenun ikat sumba timur di prailiu yang dapat dikatakan suatu produk eksulusif, sehinga dapat peluang bagi pembisnis bidang industri terlebih bagi industritenun ikat sumba timur.Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di kabupaten sumba timur, kelurahan prailiudan sampel dari penelitian ini sebanyak 100 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis regresi linear sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi penjualan terhadap keputusan pembeli kain tenun ikat sumba timur di prailiu.Uji t pada dasarnya untuk menunjukan seberapa besar hubungan satu variabel independen secara individual dalam menerapkan variabel dependen. Uji t merupakan prosedur yang digunakan untuk menguji kebenaran atau kesalahan hipotesis nol dan hasil sampel. Hasil penelitian ini menunjukan setiap penambahan 1% nilai promosi penjualan maka keputusan pembeli akan bertambah sebesar 0,250. Koefesian regresi tersebut bernilai positif, sehinga dapat di katakana bahwa promosi penjualan (variabel X) terhadap keputusan pembelian (variabel Y) adalah positif. Dan berdasarkan nilai signifikasi yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa variabel promosi penjualan (X) berpengaruh terhadap keputusan pembelian variabel (Y). Dilakukan untuk menunjukan seberapa juah pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat. Apabila nilai signifikasi (sig) lebih kecil dari 0,05 maka satu variabel dikatakan berpengaruh secara signifikasi terhadap variabel yang lain. Pada tabel 2.20 di ketahui bahwa nilai thitung, sebesar -2,339 lebih besar dari nilai tabel 1.686 dengan nilai sigifikasi 0,00 0,05.Dapat diambil kesimplan bahwa promosi penjualan berpengaru positif dan signifikasikan lebih kecil dari 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima sehingga hal ini menunjukan bahwa promosi penjualan kain tenun ikat sumba timur di prailiu memiliki berpengaruh positif dan signifikasi terhadap keputusan pembelian.

KENDALA PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA SISWA SMP NEGERI NUNUH POSMANU

YERI ARIANUS THIMOTIUS ATI
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK KENDALA PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA SISWA SMP NEGERI NUNUH POSMAN Yeri Arianus Thimatius Ati1*, Jusuf Blegur2, Jimmy Ch. Atty 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam memajukan suatu bangsa. Pendidikan diharapkan dapat mencerdaskan generasi muda yang mampu mengembangkan potensi dalam diri, serta berpola pikir secara kritis dan dinamis, bertanggung jawab, berakhlak mulia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan penelitian: ini bertujuan untuk mengetahui kendala pembelajaran penjasorkes menggunakan media online pada siswa SMP Negeri Nunuh Posmanu. Metode penelitian:ini termasuk ke dalam jenis penelitian fenomenalogi, yang mendeskripsikan segala bentuk tindakan dan juga fenomena yang dilakukan oleh subjek yang diteliti dalam kendala pembelajaran penjasorkes menggunakan media online, adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:dalam pembelajaran penjasorkes pada kondisi belajar dari rumah diketahui dari aspek pelaksanaan pembelajaran menggunakan media online guru dan siswa menyatakan bahwa pembelajaran penjasorkes dilaksanakan secara online. Namun demikian proses pembelajaran penjasorkes guru dan siswa mengalami berbagai macam kendala atau hambatan sepertijaringan internet dengan akses yang tidak lancar, susah mencari kuota internet, dan tidak mengerti cara menggunakan perangkat (HP/laptop) sehingga proses pembelajaran masih ditandai dengan kurang efektif. Simpulan: Pembelajaran penjasorkes di SMP Negeri Nunuh Posmanu sudah dilakukan secara online.Namun dalam pembelajaran penjasorkes menggunakan media online masih belum efektif karena masih terdapat beberapa kendala yang di dialami guru dan siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media online. Katakunci: Media online; pembelajaran penjasorkes; kendala ABSTRACT THE OSBTACLES IN LEARNING PHYSICAL EDUCATION HEALTH AND RECREATION USING ONLINE MEDIA ON STUDNETS OF JUNIOR HIGH SCHOOL, NUNUH POSMANU Yeri Arianus Thimatius Ati1*, Jusuf Blegur2, Jimmy Ch. Atty 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Education has a verry important role in advancing a nation. Education is expected to be able to educate the younger generation who are able to develop their own potential, and have a critical and dinamic mindset, are responsible, have noble, character, have faith and fear God Almyghty. Aim of Study: this study aims to find out the obstacles in learning Physical Education and Health using online media for students at SMP Negeri Nunuh Posmanu. Research Method: this is included in the type of phenomenological research, which describes all forms of action and also phenomena carried out by the subjects studied in physical andphysical education learning problems using online media, while the data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation. Findings and Discussion: In physical education learning conditions from home, it is known from the aspect of implementing learning using online media, teachers and students state that physical education learning is carried out online media. However, the physical education learning process, teachers and students experience various kinds of obstacles such as the internet network with access that is not smooth, it is difficult to find internet quota, and they do not understand how to use the device (HP/Laptop) so that the learning process is still marked as less effective. Conclusion: Physical education learning at SMP Negeri Nunuh Posmanu has been done online. However, physical education learning using online media is still not effective because there are still some obstacles experienced by teachers and students in the learning process using online media. Keyword: Online media; physical education, learning; obstacles

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ONLINE BOLA VOLI DI MASA PANDEMI

FERNANDUS NAUR
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ONLINE BOLA VOLI DI MASA PANDEMI Fernandus Naur1*, Jusuf Blegur2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latarbelakang: Berdasarkan latar belakang masalah, pelaksanaan pembelajaran online bola volidi SMP Negeri 14 Takari berjalan tidak efektif karena masih mengalami berbagai macam kendala dan hambatan selama kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran online bola voli di SMP Negeri 14 Takari selama masa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Takari. Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran di tengah pendemi covid-19 membuat sekolah harus melakukan pembelajaran secara daring/luring.Belajar di rumah dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa agar tetap menjalankan proses pembelajaran di tengah wabah covid-19.Namun demikian dalam pelaksanaan pembelajaran online terdapat kendala dan hambatan yang di hadapi oleh guru dan siswa. Kendala yang di hadapi antara lain jaringan internet yang buruk, ketersediaan media pembelajaran online seperti HP Android yang masih belum di miliki oleh semua siswa. Simpulan: Pelaksanaan pembelajaran online bola voli yang di jalankan di SMP Negeri 14 Takari selama masa pandemi covid-19 sudah baik. Namun dalam pembelajaran online bola voli di SMP Negeri 14 Takari masih belum efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang di hadapi dalam proses pembelajaran. Faktor penghambat yang di hadapi guru dan siswa adalah jaringan internet yang tidak stabil sehingga membuat proses pembelajaran berjalan kurang efektif. Katakunci: Pembelajaran online bola voli; pandemic covid-19