VEBRYANTI VERNITA BOY
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK Kreativitasmengajar guru PARdijemaatEbenhezerBonatama.Program StudiIlmuPendidikanTeologiFakultasKeguruan Dan IlmuPendidikanUniversitas Kristen ArthaWacanaKupang 2021. Boy V)** Tnunay P)** Natonis D)** M otivasipembelajaranmerupakansalahsatutujuan yang sangatpenting.Sehinggaanak-anak yang tingkatkecerdasannyakurangataurendahbukanhanyadisebabkanolehkemampuannya yang kurang, akantetapidikarenakantidakadanyamotivasiuntukbelajarsehinggaiatidakberusahauntukmengumpulkansegalakemampuannya.Denganbelajaraktif, inovatif, kreatif, efektifdanmenyenangkan, muriddiharapkanmampumembangunmakna yang berbeda. Dalampendekatanini, anak-anakberperanaktifmengembangkanketerampilan, sikapdanpemahamandenganpenekananpadabelajarsambilbekerja, sementarapelayanmenggunakanberbagaisumberdanalatbantubelajar. RumusanmasalahdalampenelitianiniadalahBagaimanakreativitasmengajar guru PAR di jemaatEbenhezerBonatama. TujuanpenelitianiniadalahUntukmengetahuikreativitasmengajar guru PARdijemaatEbenhezerBonatama. Metodepenelitianiniadalahdeskriptifdanpendekatankualitatf, karenabertujuanuntukmenggambarkantentangKreativitasmengajar guru PAR di jemaatEbenhaezerBonatama”, danmenggambarkanfakta yang adadilapangan.Dan jugapopulasi 2 orang pengajarsekolahminggudan 54 orang anak-anak PAR yang menjadisampel 2 orang pengajar PAR.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa guru PAR kurangkreativitasdalammenciptakanhal-hal yang baru yang dapatmembantuanak- anak PAR dalammemahamidanmengertitentangpengajaran yang diberikanoleh guru PAR. Guru kurangmenciptakan ide-ide dangagasanbarusehinggamenciptakansuasana yang membosankanbagianak-anak. Agar anak-anakdapatmemilikipenumbuhanImandanjugamemilikikarakter yang baikberlandaskanFirmanTuhan. Kata Kunci :Kreativitas,Mengajar, Guru,PAR
SIMAYANTI YALLA
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KANCING GEMERINCINGDALAM PEMBELAJARAN IPATERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI UPTD SMP NEGERI MAUTA KECAMATAN PANTAR TENGAH KABUPATEN ALORTAHUN AJARAN 2020/2021 Yalla S)* Tnunay P)** Ngginak J)** Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranKancing Gemerincingterhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan jenis penelitian Quasi-Experimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 51 siswa dan sampel kelas VIIIA dengan jumlah siswa 25 orang dan kelas VIIIB berjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teshasil belajar.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 10,015>2,009 dengansignifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas control dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dapat dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar dan memiliki rasa ingin tahu. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Kancing Gemerincingini siswa dibiarkan belajar dalam kelompok, saling menguatkan, mendalami dan bekerja sama untuk dapat menguasai bahan sehingga dapat memberikan pengaruh pada hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 80 %, C2 84,80%, C3 70% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas control. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Kancing Gemerincing dalam pembelajaran IPA terhadap hasil pembelajaran siswa Di UPTD SMP Negeri Mauta Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor Tahun AJaran 2020/2021. Kata kunci : Pembelajaran, Model Pembelajaran Kancing Gemerincing,Hasil Belajar.
SITRI HARDIYANTI BESSIE
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR KOLAM DESA BAUMATA UTARA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Bessie, H. S)* Sabuna, Ch. A)** Bullu, I. N)** Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas mata air Kolam Desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan menggunakan tiga parameter yaitu parameter fisika (temperatur, TDS dan TSS), parameter kimia (pH, DO dan BOD), dan parameter biologi (total Coliform). Sampel berupa mata air Kolam, dengan pengambilan dari mata air dan aliran air. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan data hasil pengukuran dari masing-masing parameter air dengan nilai baku mutu PP No. 82 Tahun 2001. Berdasarkan hasil penelitian pada Mata Air Kolam diperoleh uji kualitas air pada temperatur menunjukkan nilai yang sama pada (titik I dan titik II yaitu 25°C), TDS (titik I 156 mg/L dan titik II 168 mg/L), TSS (titik I 9 mg/L dan titik II 11 mg/L), pH (7,02 pada titik I dan titik II), DO (titik I 7,39 mg/L dan titik II 7,58 mg/L), BOD (titik I 3,3 mg/L dan titik II 3,08 mg/L), dan total uji total coliform pada titik I dan titik II diperoleh nilai lebih dari ≥2400/100 ml). Berdasarkan hasil penelitian pada uji kualitas air di mata air Kolam Baumata Utara, dapat disimpulkan bahwa dari 3 parameter kualitas air yaitu parameter fisika (Temperatur, TDS dan TSS), parameter kimia (pH, DO dan BOD), parameter biologi (Total Coliform) yang memenuhi standar baku mutu air berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 kelas I yaitu Temperatur, TDS, TSS, dan pH sedangkan indikator yang melebihi standar baku mutu air yaitu DO BOD dan total Coliform. Kata kunci : Kualitas Air, Mata Air Kolam, Desa Baumata Utara
MINCE NONI BENU
2022 · Book · Open Access
ABSTRAC ANALYSIS OF STUDENS’ LEARNING ACTIVITY IN CLASS VIII AT THE STATE SMP SATAP NASI AMANATUN UTARA DISTRICT ACADEMIC YEAR 2021/2022 Benu, N. M.* Manu, T. S. N.** Blegur, J.** Learning activities are activitiescarried out in the classroom to obtain a very pleasant learning. Learning activities play a role in the learning outcomes that will be obtained by students. The purpose of this study was to analyze the learning activities of class VIII students at SMP Negeri Satap Nasi. The method used in this research is descriptive method. The subject in this study were students of class VIII SMP data analysis technique questionnaire with the percentage formula.The population of this study was 34 students. Data collection techniques used in the from of a questionnaire. The results obtained from visual 68,02% whit very good qualifications, Verbal activity 67,64%, listening activity 70,22%, writing activity 85,29%, drawing activity 79,41%, mental activity 68,62%. The presentage of assessment shows a positive response to students learning activity while the analisis for visual activitiest is very good because students pay attention to whatis conveyed by their friends when presenting the results of the discussion,oral activity is seen from student readiness, namely when students understand the learning material students will listen to the material presented by the theacer is asking ant the students do not understand what is explainedby the theacher students will ask questions, lisening activities students will listen to the material presented by theacer and the opinions conveyed by their friends, writing activities are good because every material presented explain the teacher will be written in their notebook and will be checked and reated by the theacer, drawing activities of student who have a talent for drawing will create concept maps from the explanations given by the teacher to facilitate understanding, good mental activityes because students have the courage to respond to opinions during discussion presentations. The conclusion of learning activiteas is active student involvement in the from of physical and spiritual activities during the learning process in order to support success and benefit from these learning activiteas.
IMELDA YUNITA KABBY
2022 · Book · Open Access
5. Almamater tercinta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan – program studi Pendidikan Biologi – UKAW Kupang. ABSTRAK ANALISA KESULITAN BELAJAR MATA PELAJARAN IPA BIOLOGI KELAS VII G SMP NEGERI 20 KOTA KUPANG. Kabby I. Y)* Meha A. M)** Blegur J)*** Peneliitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kesulitan Belajar siswa dan faktor – faktor yang mempengaruhi Kesulitann belajar pada mata pelajaran IPA Biologi serta bagaimana upaya guru mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 20 Kota Kupang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk melakukan observasi, intervieu, atau wawancara ,dokumentasi untuk mengumpulkan data selama berlangsungnya penelitian dilapangan dengan melibatkan guru Biologi Kelas VII G berjumlah 1 orang guru dan siswa di Kelas VII G berjumlah 27 siswa di SMP Negeri 20 Kota Kupang khusus pada siswa yang menemui kesulitan belajar pada mata pelajaran IPA Biologi.Keabsahan data diuji dengan kredibilitas yang mencakup perpanjangan masa observasi terus-menerus,Trianggulasi data, kajian kasus negatif, pengecekan anggota dan pengecekan sejawat, Model interaktif analisis data selama pengumpulan data.Hasil penelitian menunjukan adanya kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi di Kelas VII G dapat ditemukan.yaitu baik dari faktor internal maupun faktor eksternal, disampingnya ada juga upaya guru secara optimal untuk mengatasi kesulitan belajar, baik yang dilakukan disekolah melalaui pengulangan materi dan ulangan perbaikan disamping diadakan pengayaan kepada siswa yang dipandang mampu atau menemui Kesulitan belajar demikian pula pemberian tugas – tugas kepada siswa yang kurang mampu baik secara individu maupun secra kelompok untuk dikerjakan diluar jam sekolah. Kata Kunci : Faktor – faktor Kesulitan belajar
JOHN FISHER DIONISIUS DUKA
2022 · Book · Open Access
Dugong adalah mamalia herbivore laut dan merupakansatu-satunya spesies dari family Dugongidae yang masih hidup. Dugong sendiri masuk ke dalam kategori vulnerable oleh IUCN dan Appendix I oleh CITES karena populasinya menurun di alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuikarakteristik habitat dan tingkah laku harian Dugong (Dugong dugon) di Perairan Pantai Mali Kecamatan Kabola Kabupaten Alor. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Mei-Juni 2021 di Perairan Pantai Mali Kecamatan Kabola Kabupaten Alor. Metode yang digunakan adalah metode survey/observasilangsung. Survei yang dilaksanakan dalam bentuk pengamatan terhadap karaketeristik habitat dan tingkah laku harian. Karakteristik yang diamati antara lain: (1) menentukan kawasan aktivitas dugong dengan menggunakan titik koordinat GPS; (2) mengamati karakteristik habitat dan kondisi biofisik melalui pengamatan terhadap keadaan biotik dan kondisi abiotik, dan (3) pengukuran parameter fisika-kimia yaitu suhu, salinitas dan pH. Sedangkanpengamatan tingkah laku harian dugong digunakan metode Ad libitum, yaitu mencatat setiap aktivitas dan waktu dari objek yang diamati. Keseluruhan data yang ada selanjutnya dianalisis untuk mencari kecendrungan tingkah laku dugong. Berdasarkan hasil penilitian bahwa ditemukan padang lamun pada lokasi penelitian memiliki tipe vegetasicampuran yang teriridari 3-6 spesies. Kualitas perairan baik suhu, salinitas, pH dan substrat masih dalam kondisi normal atau baik untuk pertumbuhan lamun dan mampu diadaptasi oleh dugong untuk hidup. Terdapat berbagai perilaku yang dilakukan oleh dugong di Perairan Mali seperti bernafas, mengelilingi perahu, berenang di permukaan, berenang di dasar, berenang di kolom air, makan, istirahat di dasar, memainkan kemudi, menggesekan tubuhnya ke kapal, menggesekan tubuhnya ke kemudi, mengeluarkan penis, menggesekan penisnya ke kapal, dan mencoba bermain dengan kaki manusia. Sifat alami dari dugong yang umumnya pemalu berubah menjadi berani dalam beraktivitas dengan manusia di Perairan Mali.
GODEFRIDUS AFRINO
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, keanekaragaman dan kerapatan tumbuhan paku di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng, Kabupaten Manggarai. Pengamatan membagi lokasi penelitian menjadi 5 stasiun, antara lain ekosistem pepohonan dengan ekosistem semak. Ekosistem pepohonan terdiri atas 3 stasiun.Ekosistem semak terdiri atas 2 stasiun. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling dengan memasang plot berukuran panjang 40 m dan lebar 40 m. Di dalam plot 40X40 meter terdapat 5 sub plot yang berukuran 10X10 meter. Setiap jenis tumbuhan paku yang ditemukan dicatat mengenai keterangan lokasi, jenis, jumlah, dan dicatat pula hasil pengukuran faktor abiotik. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis kelimpahan menggunakan rumus analisis vegetasi dan keanekaragaman menggunakan rumus indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada ekosistem pepohonan ditemukan 13 jenis tumbuhan paku antara lain: Chyateaceae Sp, Angiopteris evecta, Chyathea contaminans, Davalia solida, Davalia denticulate, Pteris biaurita, Vittaria elongate, Vittaria graminifolia, Adiantum cuninghamii, Asplenium nidus, Nephrolepis cardifolia, Selaginella intermedia, Lygodium circinatum. Pada ekosistem semak ditemukan 9 jenis tumnuhan paku antara lain: Christella dentate, Lycopodium candesis, Glechenia linearis, Pteridium aquilinum, Adiantum cuninghami, Nephrolepis cardifolia, Selaginella intermedia, Dipteris conjungatedan Chyathea contaminans. Berdasarkan hasil penelitian di lakukan di Taman Wisata Alam Ruteng dapat disimpulkan bahwa jenis tumbuhan paku yang mendominasi kawasan ekosistem pepohonan yaitu Nephrolepis cardifolia dengan jumlah sebanyak 137 individu dengan nilai kerapatan relatif 44,480%. Nilai keanekaragaman pada ekosistem pepohonan termasuk kategori sedang dengan nilai sebesar H’=1,934. Tumbuhan yang mendominasi pada ekosistem semak yaitu Glechenia linearis dengan jumlah sebanyak 216 individu dengan nilai kerapatan relatif 49,655%. Nilai keanekaragaman pada ekosistem semak termasuk kategori sedang dengan total nilai sebesar H’=1,464.
VINSENSIA UDUK TEY SERAN
2022 · Book · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 dalam proses pembelajaran online di SMP Negeri Bakiruk Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Tahun Ajaran 2020/2021 dan penelitian ini pada bulan juni 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengali sebuah masalah yang terjadi di SMP Negeri Bakiruk Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Tahun Ajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini untuk melihat dampak pandemi COVID-19 dalam proses pembelajaran online bagi guru dan peserta didik. Dengan subjek yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah satu guru IPA Terpadu dan siswa-siswi kelas VIIIA sebanyak 25 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mereduksi data, merangkum hal-hal pokok (display data) dan menarik kesimpulan (verivikasi data). Hasil dari penelitian ini adalah pandemi COVID-19 membahwa dampak yang sangat besar dalam proses pembelajaran terhadap pembelajaran bagi guru dan siswa serta kendala yang dihadapi guru dalam melakukan pengajaran, oleh karena itu pembelajaran biasanya dilaksanakan secara langsung kini dialihkan menjadi pembelajaran online. Selain itu penulis juga ingin melihat sisi positif dari pandemi COVID-19 dalam proses pembelajaran online bagi guru dan peserta didik. Peserta didik juga merasa jenuh dan bosan selama melaksanakan pembelajaran online dimasa pandemi COVID-19 saat ini. Pembelajaran online yang dilakukan untuk siswa-siswi kelas VIIIA di SMP Negeri Bakiruk Kecamatan Malaka tengah kurang aktif.
MARSEN MARADONA TON
2022 · Book · Open Access
Alga epifit merupakan salah satu pesaing yang dapat menghambat pertumbuhan rumput laut yang dibudidaya serta menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis dan kepadatan makroepifit pada budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut. Metode budidaya yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Lepas Dasar. Pengamatan dilakukan terhadap Kappaphycus alvarezii yang ditempeli epifit dan yang tidak. Parameter utama yang diambil adalah jenis dan jumlah individu epifit dalam rangka mengatahui komposisi jenis dan kepadatan mikroepifit. Pengambilan sampel dilakukan setiap minggu sebanyak tujuh minggu. Selain itu, diambil juga data pertumbuhan harian, pertumbuhan spesifik serta parameter fisik-kimia perairan yang meliputi suhu, salinitas, arus, pH dan DO. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kappaphycus alvarezii yang ditempeli epifit menunjukan berat akhir pada minggu ketujuh yang lebih rendah (184,47 gram) dibandingkan tanpa epifit (260,09 gram). Untuk pertumbuhan spesifik dan pertumbuhan harian, Kappaphycus alvarezii yang ditempeli epifit menunjukan pertumbuhan yang lebih rendah (rata-rata 4,675% dan 1,36 gram per hari) dibandingkan tanpa epifit (rata-rata 4,868% dan 2,37 gram per hari). Kepadatan Jenis epifit spesies Ceramium boydenii dan Neosiphonia sp yang menempeli Kappaphycus alvarezii berfluktuasi setiap minggunya. Rata-rata Kepadatan Jenis dan relatif Ceramium boydenii lebih tinggi (2,370 ind/m2, dan 54,09%) lebih tinggi dibandingkan Neosiphonia sp (2,317 ind/m2 dan 45,91%). Nilai pengukuran faktor fisik-kimia perairan berada pada kisaran normal untuk pertumbuhan Kappaphycus alvarezii yang dibudidaya.
KHORNELIS FERNANDES MAU
2022 · Book · Open Access
Inventarisasi Tumbuhan Penghasil Nektar Atau Sari Untuk Lebah Madu (Apis dorsata) di Hutan Camplong, Desa Kiuoni, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang Mau, K.) * Sabuna, A.) ** Ngginak, j.) ** Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui jenis-jenis tanaman penghasil nektar dan polen pada kawsan hutan Camplong. Variabel yang diamati dalam meliputi jenis-jenis tanaman persingahan lebah madu, dan jenis-jenis tanaman penghasil nektar dan polen. Metode yang digunakan adalah metode survey pada lokasi (Hutan Camplong) tumbuhan persingahan lebah madu Di Hutan Camplong, Desa Kiuoni, Kecamanatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tanaman yang terdapat pada lokasi kawasan hutan camplong adalah tanaman hias antara lain: bunga kembang sepatu, almanda (Allamanda blancheti L), Jassia javanica, Bunga lempuyuk tanaman perkebunan antara lain: kelapa (Cocos nufiera), mangga gala-gala (Sesbania grandiflorapers), kelor (Moringa oleifera) dan Tanaman buah-buahan antara lain: jambu biji (Psidium guajava), jambu mete (Arnacidium occidentale mangga (mangifera indica), pisang (Musa paradisiaca L), sirkaya (Annona squamosa).
KRISFINUS ANDRI BORA
2022 · Book · Open Access
STUDI ADAT PASOLA DALAM HUBUNGAN DENGAN PENANGKAPAN NYALE (Eunicidae) DI KECAMATAN LAMBOYA KABUPATEN SUMBA BARAT ABTRAKSI Oleh KRISFINUS ANDRI BORA NIM. 18380095 FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG 2022 Studi Adat Pasola Dalam Hubungan Dengan Penangkapan Nyale (Eunicidae) Di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. 1. Krisfinus Andri Bora, 2. Donny M. Bessie, 3. Ir. Izaak S. Angwarmasse Program Studi Manajemen Sumber Daya Peraira, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang *Email: [email protected] ABSTRAK Pasola merupakan tradisi perang adat dimana dua kelompok penunggang kuda saling berhadapan, kejar-mengejar seraya melempar lembing kayu kearah lawan. Pasola berasal dari kata sola atau hola yang berarti kayu lembing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tradisi Adat Pasola dalam Hubungan dengan Penangkapan Nyale (Eunicidae) di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. Metode peneltian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan menganalisis data melalui wawancara mendalam, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Upacara atau ritual adat Pasola dalam hubungan dengan penangakapan Nyale/cacing laut di Kecamtan Lamboya dilakukan pada bulan Februari. Pasola dan penangakapan Nyale/cacing laut dipimpin oleh Rato (Imam) yang telah dianggap dapat mengetahui sejarah dan syair - syair adat Pasola dan penangakapan Nyale/cacing laut. Adat Pasola dalam hubungan dengan penangakapan Nyale/cacing laut bagi masyarakat Lamboya merupakan sebagai tanda keberhasilan panen warga/masyarakat Lamboya yang tergambar pada warna Nyale, yang berbentuk utuh dan gerombolan - gerombolan Nyale yang banyak. Bila Nyale tersebut gemuk, sehat, dan berwarna-warni, pertanda tahun tersebut akan mendapatkan kebaikan dan panen yang berhasil. Sebaliknya, bila Nyale kurus dan rapuh, akan didapatkan malapetaka. Peranan ritual Nyale dalam hubungan dengan adat Pasola di Lamboya dimaknai sebagai alat pemersatu masyarakat berupa persaudaraan dan ungkapan kegembiraan sejati menyambut hasil panen. Prosesi upacara atau ritual Nyale dan Pasola adalah (a) Menghitung dan Menentukan Waktu (b) Penangkapan Nyale/Cacing Laut, (c) Pelaksanaan Pasola. Kata Kunci: Tradisi, Nyale, Pasola, Penangkapan, Kecamatan Lamboya. Study Of Pasola Indigenousness In Relation To Nyale (Eunicidae) Catching In Lamboya District, West Sumba Regency. Krisfinus Andri Bora, Donny M. Bassie, and Izaak S. Angwarmasse Aquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University Kupang *Email: [email protected] ABSTRACT Pasola is a traditional war tradition where two groups of horsemen face each other, chasing each other while throwing a wooden javelin at the opponent. Pasola comes from the word sola or hola which means javelin. The purpose of this study was to determine the Pasola Traditional Tradition in Relation to the catching of Nyale (Eunicidae) in Lamboya District, West Sumba Regency. The research method used was qualitative with an approach to analyzing data through in-depth interviews, observation and documentation. The results showed that Pasola traditional ceremonies or rituals in relation to catching Nyale/sea worms in Lamboya District were carried out in February. Pasola and the capture of Nyale/sea worms were led by Rato (Imam) who was considered to be able to know the history and traditional poetry of Pasola and catching Nyale/sea worms. The Pasola tradition in relation to the catching of Nyale/sea worms for the Lamboya community was a sign of the successful harvest of the Lamboya community/community which was reflected in the color of Nyale, which was intact and in large groups of Nyale. If the Nyale was fat, healthy, and colorful, it was a sign that the year will get good and a successful harvest. On the other hand, if Nyale was thin and fragile, it would be disastrous. The role of the Nyale ritual in relation to the Pasola tradition in Lamboya was interpreted as a unifying tool for the community in the form of brotherhood and an expression of true joy in welcoming the harvest. Nyale and Pasola ceremonial processions or rituals were (a) Counting and Determining Time (b) Catching Nyale/Sea Worms, (c) Implementation of Pasola. Keywords: Tradition, Nyale, Pasola, Catching, Lamboya District.
ELTON UMBU GIKU LODA
2022 · Book · Open Access
RINGKASAN ELTON UMBU GIKU LODA (15390059). Analisis Kuantitas dan Kualitas Garam Rakyat Menggunakan Alat Masak Tradisional Pada Kelompok Tiberias di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. Di bawah bimbingan: UMBU P. L. DAWA, S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan MADA M. LAKAPU, S.Si. M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Garam rakyat merupakan kegiatan pembuatan garam yang dilakukan oleh rakyat yang sebagian besar masyarakatnya membuat garam Menggunakan alat masak yang tradisional, Alat penyaringan garam menggunakan bokor yang telah dilubangi bagian bawahnya dengan karung plastik pada bagian bawah yang berisi pasir laut, sedangkan alat penirisan menggunakan anyaman daun lontar(sokal) berbentuk kerucut kebawah, dan bokor karet yang terubat dari ban bekas sebagai penampung. Sedangkan untuk penjemuran garam menggunakan penghantar panas dari tungku pemasakan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui teknik pembuatan garam rakyat menggunakan alat masak tradisioanal pada kelompok Tiberias di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang dan untuk mengetahui nilai rendemen, NaCl, organoleptik (warna dan bau) dan logam berat (Pb, Hg, dan Cd) pada produksi garam rakyat menggunakan alat masak tradisisonal. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu Mei-Juni 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang untuk lokasi survei dan pengambilan sampel, Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk perhitungan rendemen, NaCl dan pengujian organoleptik (warna dan bau) serta di Loboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech (SIG), Bogor untuk pengujian logam berat (Pb, Hg, dan Cd). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat menggunakan alat tradisional pada kelompok Tiberias, di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu rendemen 86,0%, NaCl 91,75%, organoleptik parameter warna pada pemasakan hari pertama, hari kelima dan ke sepuluh semua putih normal 100% , organoleptik parameter bau pada pemasakan hari pertama, ke lima dan ke sepuluh yaitu normal tidak berbau 100% dan logam berat (timbal, merkuri dan kadmium) tidak terdeteksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu teknik pembuatan garam rakyat menggunakan alat tradisional di kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu garam krosok sebanyak ±18 kg, air tawar ±100 liter dicampur dengan garam krosok, penyaringan berlangsung selama ±1 jamt, pemasakan selama ±6-7jam, penirisan garam berlangsung selama ±5 jam, pengeringan dekat tungku pemasakn sampai garam benar-benar kering dan pengemasan garam ke dalam karung berkapasitas 50 kg dan rendemen garam yaitu 86,0%, NaCl garam 91,75%, organoleptik parameter warna dan bau garam tergolong pada garam K1 (kualitas baik) dan logam berat (Pb, Hg dan Cd) tidak terdeteksi. Kata Kunci : Garam Rakyat, Tradisional,, Logam Berat, Organoleptik, Rendemen,NaCl
NANDES ORIANTUS TANESI
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melihat ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran problem posing berbantuan LKPD terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen bentuk penelitian one group pre-test and post-test design. \Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 Mollo Utara,Kabupaten Timor Tengah Selatan yang berjumlah 60 orang dibagi menjadi 2 kelas A dan B. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling sampel dalam penelitian ini terdiri dari 1 kelas dengan jumlah siswa 12 orang. Satu kelas sebagai kelas eksperimen.Teknik sampling yang digunakan dalam perencanaan penelitian ini adalah purposive sampling. Data hasil belajar siswa diperoleh dari nilai pre-test dan post-test pada materi sitem ekskresi pada manusia. Nilai rata-rata siswa pada pre-test (29,33) lebih rendah dari nilai post-test (67,58). Hasil analisis data dengan uji gain-t diperoleh thitung (16,002) lebih tinggi dari ttabel (2,200) pada taraf signifikan 5%. Nilai N-gain berada pada skor 0,5 maka berada pada nilai sedang. Hal ini menunjukkan hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis (H1) diterima dengan hipotesi yang berbunyi “Ada pengaruh signifikan atas penggunaan model pembelajaran problem posing terhadap hasil belajar siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Mollo Utara Tahum Ajaran 2020/2021.
BERNABAS DOPE
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH DASAR PETRA ALAK KOTA KUPANG Bernabas Dope1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Pembelajaran merupakan unsur pokok dalam pendidikan. Dalam proses pembelajaran melibatkan interaksi antara guru dengan siswa. Proses pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Akibat dari masa pandemi proses pembelajaran penjas yang dilakukan di SD Petra Alak kurang maksimal. Proses pembelajaran yang kurang maksimal ini akan berdampak terhadap minat dan motivasi siswa dalam melakukan pembelajaran penjas. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui proses pembelajaran penjasorkes pada masa pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Petra Alak Kota Kupang Metode penelitian: Metode kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran yang biasanya praktek, saat ini dilakukan dengan teori sehingga siswa kurang memperhatikan pada saat pembelajaran berlangsung. Saat pelaksanaan pembelajaran di kelas, siswa menggunakan masker dan duduk menjaga jarak saat pembelajaran berlangsung. Sedangkan untuk pakaiannya guru membebaskan siswa, ada yang menggunakan pakaian olahraga dan ada juga yang menggunakan pakaian seragam. Proses pembelajaran dimasa sekarang menjadi tantangan baru bagi guru penjas agar sasaran dan tujuan pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dapat tercapai. Simpulan: Jadi proses pembelajaran penjas yang dilakukan dimasa pandemi ini kurang maksimal, karena proses pembelajaran dilakukan dengan teori sehingga siswa kurang memperhatikan pada saat pembelajaran berlangsung. Kata kunci: Proses pembelajaran; masa pandemic. ABSTRACT THE LEARNING PROCESS PHYSICAL EDUCATION DURING THE COVID-19 PANDEMIC AT PETRA ALAK ELEMENTARY SCHOOL, KUPANG CITY Bernabas Dope1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia [email protected] Background: Learning is the main element in education. The learning process involves interaction between teachers and students. The learning process is a process of interaction between students and educators and learning resources in a learning environment. As a result of the pandemic, the physical education learning process at Petra Alak Elementary School was less than optimal. This less than optimal learning process will impact students' interest and motivation in physical education learning. Research objective: To find out the physical education learning process during the Covid-19 pandemic at Petra Alak Elementary School, Kupang City. Research method: Qualitative method with descriptive research and tends to use analysis. Results and discussion: The learning process, which is usually practical, is currently carried out with theory so that students pay less attention when learning takes place. Students wore masks during the implementation of learning in class and sat at a distance while learning process. As for the uniform, the teacher freed the students, some wore sports clothes, and some wore uniforms. Today's learning process is a new challenge for physical education teachers so that the goals and objectives of physical education in sports and health can be achieved. Conclusion: The physical education learning process during this pandemic is not optimal because the learning process was carried out with theory so that students paid less attention when learning took place. Keywords: learning process; pandemic period.
ADEL ELISABET ROGALELI
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa pada materi biologi dalam pembelajaran di masa pandemi COVID-19 di SMA Negeri 8 Kupang Tahun Ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data untuk menganalisis miskonsepsi pada peserta didik dilakukan dengan menggunakan instrumen three-tier diagnostic tes dengan melibatkan 20 peserta didik kelas XI MIPA. Materi yang digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik yaitu materi sistem peredaran darah yang terdiri dari 10 butir soal. Analisis data dilakukan dengan mencari persentase miskonsepsi dari masing-masing butir soal. Untuk mengetahui persentase peserta didik yang miskonsepsi, paham konsep, paham konsep tapi kurang yakin, dan tidak paham konsep, data yang diperoleh dianalisis menggunakan rumus p=f/n X 100. Dari hasil penelitian didapatkan data miskonsepsi peserta didik dengan persentase rata-rata sebesar 32,5%, berada pada kategori miskonsepsi sedang. Nilai rata-rata peserta didik yang paham konsep tetapi kurang yakin sebesar 1,5% dan rata-rata peserta didik yang tidak paham konsep sebesar 6,5%. Secara keseluruhan nilai rata-rata peserta didik yang paham konsep lebih besar jika dibandingkan dengan nilai kategori lain yaitu sebesar 59%. Disimpulkan bahwa hasil persentase miskonsepsi peserta didik kelas XI MIPA di SMA Negeri 8 Kupang yang di dapat, dalam penelitian ini berada pada kategori miskonsepsi sedang (31-60= sedang).
LAURENSIUS TUGA MEKA
2022 · Book · Open Access
Latar belakang: Untuk menciptakan sebuah metode latihan meningkatkan tinggi loncatan yang sesuai tentunya seorang pelatih harus memperhatikan dari berbagai aspek, dari pemilihan model atau jenis latihan, penentuan volume, intensitas, durasi, recovery, set dan repetisi harus tepat dan sesuai dengan komponen latihan Salah satu latihan yang di gunakan untuk meningkatkan kemampuan kekuatan adalah latihan skipping Tujuan penelitian: untuk mengetahui kontribusi latihan tali skiping terhadap tingginya lompatan smash pada permainan bola voli studi pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Kota-Kupang. Metode penelitian adalah suatu cara yang di tempuh dalam usaha untuk menentukan dan menguji suatu kebenaran ilmu Metode penelitian: Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Lompatan awal memperoleh lompatan dengan jarak 5,631cm lompatan yang ditotalkan secara keseluruhan, 2). Lompatan skipping memperoleh 2,531, 3) lompatan akhir mendapatkan lompatan 3.30251. Simpulan: Simpulan dan analisis data tersebut pengujiaan hasil peneliti dan perbandingan kontribusi latihan tali skiping terhadap tingginya lompatan smash pada permainan bola voli studi pada kegiatan ekstrakurikuler siswa kelas X SMA Negeri 7 Kota-Kupang berada kategori baik
MARTINI ANA AMBU
2022 · Book · Open Access
Bakteri asam laktat memiliki kontribusi besar dalam dunia pangan. Bakteri asam laktat selain biasanya digunakan sebagai pangan fungsional juga sering digunakan sebagai pengawet alami dari suatu produk pangan fermentasi. Organisme ini juga sangat penting dalam industri fermentasi makanan karena memproduksi peptida dan protein (bakteriosin) yang menghambat pertumbuhan organisme patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri asam laktat dari tape talas bentul (Colocasia esculenta (L) Schott) sebagai antikapang terhadap Aspergillus flavus. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Data karakteristik morfologi secara makroskopis dan mikroskopik (pewarnaan gram dan uji katalase) dianalisis secara kualitatif sedangkan data uji aktivitas antikapang dari jamur Aspergillus flavus berupa hasil perhitungan diameter pertumbuhan koloni jamur di analisis secara kuantitatif dan dideskripsikan dalam bentuk gambar dan tabel. Berdasarkan data penelitian ditemukan bahwa tape talas bentul (Colocasia esculenta (L) Schott) ditemukan 4 total isolat dengan kode C1,C2,C3 dan C4 dari hasil isolasi. Dari hasil uji pewarnaan gram dan uji katalase isolat C1 bergram positif dengan katalase negatif, isolat C2 bergram negatif dengan katalase positif, isolat C3 bergram positif dengan katalase negatif, dan isolat C4 bergram positif dengan katalase negatif. Pembentukan aktivitas antikapang diujikan pada kode isolat C3 dengan hasil pertumbuhan jamur sangat lambat dari hari pertama sampai hari kedua 0,07 mm dan hari kedua sampai hari ketiga hanya 0,07 mm.
MARIA G. LURUK
2022 · Book · Open Access
RINGKASAN MARIA GUNDULFA LURUK (15380137). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Budidaya Ikan Bandeng (Chanos-Chanos) di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka”. ALFRED G.O KASE S.Pi. M.Si, Ph.D dan Ir. IZAAK ANGWARMASSE M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kabupaten Malaka merupakan salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Timur yang memiliki wilayah pesisir pantai yang cukup luas. Salah satu usaha yang memanfaatkan wilayah pesisir di kabupaten tersebut adalah usaha budidaya tambak ikan bandeng. Berdasarkan fakta tersebut, maka dilakukan penelitian ilmiah dengan tujuan untuk mengetahui Kelayakan usaha dan pendapatan budidaya tambak ikan bandeng di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, dimulai dari bulan Mei-Juni 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung). Pengambilan sampel responden dilakukan dengan metode acak sampel sederhana (Simple Random Sampling), dimana total sampel responden sebanyak 28 orang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini, terdiri dari data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh ini, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Setelah data penelitian ini diolah dan dianalisis, maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa lokasi penelitian sangat cocok dijadikan sebagai tempat budidaya tambak ikan bandeng. Rata-rata responden mengakui bahwa usaha budidaya tambak ikan bandeng lebih menguntungkan daripada usaha lainnya. Teknik budidaya yang gunakan, yaitu, teknik budididaya tradisional dan teknik semi intensif, dimana pembudidaya yang mnggunakan teknik budidaya tradisional sebanyak 25 orang dan yang menggunakan teknik budidaya semi intensif sebanyak 3 orang. Sedangkan hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata untuk teknik budidaya semi intensif sebesar Rp.10.813.666,67 dan untuk teknik budidaya tradisional sebesar Rp.9.393.960, dimana teknik budidaya semi intensif lebih menguntungkan daripada teknik budidaya tradisional. Hasil perhitungan nilai B/C Ratio, nilai Break Event Point (BEP) dan nilai Return on Investment (ROI) untuk teknik budidaya tradisional, berturut-turut 1,85, 220,12 Kg (Rp 26.975,59/Kg) dan 85,35%. Sedangkan, hasil perhitungan nilai B/C Ratio, nilai Break Event Point (BEP) dan nilai Return on Investment (ROI) untuk teknik budidaya semi intensif, berturut-turut 1,76, 283,73 Kg (Rp 32.737.94/Kg) dan 76,23%. Berdasarkan tingkat pendapatan dan nilai B/C Ratio, BEP dan ROI dari kedua teknik budidaya tambak ikan bandeng tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa usaha budidaya tambak di Desa Motaain menguntungkan dan layak dilakukan. Kata Kunci : Analisis Kelayakan, Analisis Pendapatan, Bandeng, semi intensif dan tradisional, Motaain.
OKTAVIANA BUI
2022 · Book · Open Access
PENGEMBANGAN HANDOUTBERBASIS FAUNA CIRI KHAS NTT PADA MATERI DUNIA ANIMALIA (INVERTEBRATA) Bui, O)* Manu, T.S.N)** Nomleni, F. Th)** ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan handout berbasis hewan invertebrata pada dunia animalia sebagai bahan ajar yang layak digunakan didalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Persentase Hasil penelitian yang diperoleh dari uji ahli materi 97,73% dengan kualifikasi baik, uji ahli desain 90,90%, uji ahli media 87,09%, uji kelompok kecil 88,43% dan uji kelompok besar 87,29%. Persentase penilaian menunjukkan adanya respon positif terhadap handout berbasis hewan invertebrata yang dikembangkan sehingga menunjukkan bahwa handout berbasis hewan invertebrata yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena handout berbasis hewan invertebrata tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran, Hal ini dikarenakan handout berbasis hewan invertebrata pada dunia animalia yang dikembangkan memiliki kelebihan tersendiri, dimana karakter gambar yang terdapat pada handout berbasis hewan invertebratadapat menarik perhatian siswa sehingga materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami siswa serta dapat membantu guru untuk mengajar materi pada dunia animalia invertebrata Kata Kunci : Bahan Ajar, Handout Berbasis Hewan Invertebrata, Dunia Animalia
FRANSISKA RENI KLAU
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK FRANSISKA RENI KLAU (16382378). Peran Istri Nelayan dalam Peningkatan Pendapatan Keluarga di Desa Rabasa Haerain Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka.ALFRED G.O KASE., S.Pi. M.Si,Ph.D dan IMANUEL, J. EMOLA., S.Pi. M.Sisebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Istri nelayan memiliki peran penting dalam peningkatan pendapatan rumah tangga. Fenomena tersebut menunjukkan peran wanita sebagai ibu rumah tangga dan sebagai pencari tambahan pendapatan bisa berjalan dengan baik karena partisipasi kaum wanita dalam membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.Pendapatan nelayan sangat tergantung pada beberapa faktor seperti cuaca dan musim,sehingga berdampak pada pendapatan yang tidakmenentu. Desa Rabasa Haerain termasuk desa pesisir, dimana sebagaian besar bermata pencaharian sebagai nelayan atau mengantungkan hidupnya dari sumberdaya laut. Tujuan dari peneltian ini untuk menganalisis peran istri nelayan dalam peningkatan pendapatan keluarga di Desa Rabasa Haerain Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka.Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Februari 2021 di wilayah Desa Rabasa Haerain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling yang dilakukan dengan teknik wawancara langsung dan dilengkapi kuisioner sebagai alat bantu berupa daftar pertanyaan yang diajukan kepada responden dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan rumah tangga dan analisis kontribusi pendapatan istri nelayan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pendapatan keluarga nelayan yang ada di Desa Rabasa Haerain, kecamatan malaka barat, kabupaten malaka terdiri dari pendapatan istri sebesar Rp. 598.936, pendapatan suami sebagai nelayan sebesar Rp. 1.671.515, pendapatan sumber lain sebesar Rp. 494.000, dan pendapatan keluarga sebesar Rp. 3.356.819. Adapun peran dan istri nelayan dalam memberikan kontribusi terhadap penambahan penghasilan dan kebutuhan keluarga sebesar 21,66%.Jenis pendapatan istri berasal dari usaha tenun kain, kios (bahan sembako), jual sagu, jual ikan dan jual kue. Jenis usaha yang dominan dipilih oleh istri nelayan adalah kios (bahan sembako) sebesar 36%.