Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

3.533 item publik

Publikasi

Halaman 67 dari 177

PENGARUH UMPAN YANG BERBEDA TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN PELAGIS MENGGUNAKANPANCINGTONDA DI WILAYAH PERAIRAN KELURAHAN LARANTUKA DAN KELURAHAN BALELA KECAMATAN LARANTUKA

GABRIEL DEROSARI
2022 · Book · Open Access

RINGKASAN GABRIEL DEROSARI (15380004), Pengaruh Umpan Yang Berbedaterhadap Hasil Tangkapan Ikan Pelagis Menggunakan Pancing Tonda Di Wilayah Perairan Kelurahan Larantuka Dan Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka. Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan plagis (ikan tongkol, cekalang, tenggiri, madidiang, setuhuk, alu-alu, sunglir) merupakan jenis ikan yang yang berada dilapisan permukaan air. Alat tangkap yang digunakan untuk menangkap ikan plagis dalam penelitian ini menggunakan pancing tonda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh unmpan yang berbeda terhadap hasil tangkapan ikan pelagis Menggunakan Pancing Tonda Di Wilayah Perairan Kelurahan Larantuka Dan Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Oktober 2020 bertempat di wilaya Perairan Kelurahan Larantuka dan Kelurahan Balela. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi partisipasi. Metode partisipasi merupakan metode pengumpulan data melalui pengamatan atau penginderaan oleh peneliti dengan cara turut terlibat secara langsung dengan keseharian responden. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa perlakuan umpan buatan yang paling banyak memperoleh hasil tangkapan yaitu umpan cumi karet dengan perolehan tangkapan ikan pada Kelurahan Larantuka dengan sembilan kali ulangan sebanyak 15 ekor ikan dan rata-ratanya 1,6 rata-rata perolehan hasil tangkapan diperoleh dengan cara total hasil tangkapan dibagi banyaknya ulangan. Pada kelurahan Balela umpan cumi karet memperoleh total hasil tangkapan ikan sebanyak 23 ekor dengan rata-rata 2,5 rata-rata perolehan hasil tangkapan diperoleh dengan cara total hasil tangkapan dibagi banyaknya ulangan. Kata kunci:Pengaruh, Umpan Tonda, Ikan Pelagis, Perairan Larantuka, Perairan Balela.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TRUE OR FALSE TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 1 KUPANG BARAT TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021

PRICILLIA PRADITA IRMA SARE SEGA RAJA
2022 · Book · Open Access

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kupang Barat. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran True or False terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 106 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIC berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan Posttest.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 8,580>2,055dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran True or False memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 95,71 %, C2 77,14% , C3 72,85% . Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkanapa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran True or False terhadap hasil belajar siswa.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA DI SMP NEGERI FAUTMOLO TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021

DENTY C.A. LAKAPU
2022 · Book · Open Access

Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap pemahaman konsep siswa pada kelas VII SMPN Fautmolo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 50 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan test tertulis. Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada hasil post test siswa kelas VIIA (kelas Eksperimen) menunjukan bahwa nilai dari 77-83 terdapat 11 siswa dengan persentase 44%. Dari nilai 84-89 terdapat 6 siswa dengan persentase 24%. Dari nilai 90-95 terdapat 12 siswa dengan presentase 32%. Pada hasil post test siswa kelas VIIB menunjukan bahwa nilai dari 70-75 terdapat 18 siswa dengan persentase 72%. Dari nilai 76-80 terdapat 5 siswa dengan persentase 20% dan dari rentang nilai 81-85 terdapat 8 siswa dengan persentase 8%. Dari hasil pengamatan pemahaman konsep siswa dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining, terlihat bahwa adanya peningkatan yang terlihat pada kelas eksperimen, dimana pemahaman konsep siswa mendapat persentase sebesar 84%, dan kelas kontrol 73 %. Pengaruh pemahaman konsep siswa ini karena pada saat guru menjelaskan materi siswa kelas eksperimen lebih aktif memperhatikan penjelasan guru karena siswa tertarik dengan suasana belajar yang baru yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Sedangkan pada kelas kontrol guru menjelaskan dengan menggunakan metode ceramah. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang menggunakan rumus uji t dimana hasil analisis data pada perhitungan Indenpendent Samples Test menunjukkan pada sig (2-tailed) diperoleh nilai P= 0,000 0,05, maka dapat dikatakan H1 diterima dan Ho ditolak.

PENGARUH UKURAN BIJI JAGUNG TERHADAP KERENYAHAN MARNING JAGUNG(Zea Mays)

SELFINCE NIFUS
2022 · Book · Open Access

PENGARUH UKURAN BIJI JAGUNG TERHADAP KERENYAHAN MARNING JAGUNG (ZEA MAIS) NifusSelfince)* Medah Andre)**MalelakZet)** ABSTRAK Marningjagungadalahbijijagungkering yang telah di rendamkedalam air kapursiridengandurasi lama waktuperendamanselama 1 malamdan di konsumsisecarasederhanadenganteknologi yang tidaksulit.NamunpengembanganMarningjagungbanyakdilakukanolehmasyarakat di Ntt.tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuaipengaruhukuranbijijagungterhadapkerenyahanmarningjagung (Zeamais) sebagaipangantradisionalNttdanuntukmengetahuisalahsatumarningjagungterbaikterhadapkualitasbijijagung (Zeamais) sebagaipangantradisionalNtt.penelitianinidilaksanakandilaboratorium Processing FakultasTeknologiPertanianUniversitas Kristen ArtaWacanaKupangpadabulanOktober 2021.Desain penelitianinimenggunakanmetode duo trio dengan 2 perlakuandan 3 kali ulangan,sehinggasecara total mendapat 6 unit percobaan.Hasilpenelitianmenunjukanbahwapengaruhukuranbijijagungterhadapkerenyahanmarningjagung (Zeamais) memberikanpengaruh yang sangatnyatapadatarafsignifikan (P>0,01) warna, tekstur, kesukaan rasa. Khas yang dihasilkan.selainitu, perlakuanmemberikanmarningjagungterbaikpadaperlakuan A yaitu 1 kg jagung yang menghasilkanwarna (,80872) sangatsuka,rasa(,78492) sangatsuka,tekstur (,30513) sangatsuka.padamarningjagungpangantradisionalNtt yang dihasilkan. Keterangan:*peneliti**pembimbing Kata kunci: Marningjagung, bijijagungmetodeuji Duo Trio,Nusatenggaratimur

ANALISIS FLAVONOID DAN KADAR ALKOHOL PADA WINE PISANG RAJA (Musa paradisiaca)

MARIANA RIHI
2022 · Book · Open Access

Pisang raja (Musa paradisiaca) merupakan salah satu tanaman holtikultura yang penting didunia karena potensi produksinya yang cukup besar. Pisang raja men gandung kadar gula yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar fermentasi minuman beralkohol seperti wine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya kandungan flavonoid dan kadar alkohol yang terdapat pada fermentasi wine pisang raja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan 1 perlakuan dan 3 ulangan. Sampel buah pisang raja (Musa paradisiaca) diperoleh dari pasar tradisional Inpres.Buah pisang dicuci, dipotong-potong dan ditimbang, diblender, direbus, didinginkan, disaring, kemudian tambahkan gula 300g dan yeast 11g, dibotolkan dan difermentasi selama 21 hari. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat flavonoid dan kadar alkohol pada wine pisang raja. Data yang diperoleh dianalisis secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif yang disajikan dalam bentuk grafik, tabel dan gambar. Berdasarkan data hasil penelitian, ditemukan bahwa kadar alkohol yang terdapat pada wine pisang raja adalah 5%. Wine pisang raja memiliki warna, aroma, dan rasa yang berkualitas. Sedangkan hasil uji kandungan flavonoid pada ekstrak wine pisang yang ditambahkan etanol dan HCL warnanya menjadi merah sehingga menunjukan adanya kandungan flavonoid.

Strategis pengelolaan sampah di tiga lokasi wisata pesisir laut kota kupang, NTT

OBAJA TAEK
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berkaitan dengan sampah di Pantai Warna Oesapa dan Pantai Lasiana serta menganalisa strategi pengelolaan sampah di Pantai Warna Oesapa dan Pantai Lasiana.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode 3R Reduce atau Menggurangi, Reuse atau Menggunakan and Recyle atau Mendaur ulang (Risma Dwi Arisona 2018). Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan jumlah faktor internal dan eksternal yaitu: 3 (tiga) faktor kekuatan, 3 (tiga) faktor kelemahan (Internal), 3 (tiga) faktor peluang, 3 (tiga) faktor tantangan/ancaman (Eksternal) dan strategi pengelolaan sampah di Pantai Warna Oesapa adalah strategi S-O yang didapat berdasarkan nilai perhitungan analisis SWOT yaitu pada sumbu X dengan nilai 7,5 dan sumbu Y dengan nilai 5,5, sedangkan di Pantai Lasiana jumlah faktor yaitu: 3 (tiga) faktor kekuatan, 3 (tiga) faktor kelemahan (Internal), 3 (tiga) faktor peluang, 3 (tiga) faktor tantangan (eksternal) dan strategi pengelolaan sampah di Pantai Lasiana yaitu strategi S-O yang di dapat berdasarkan nilai perhitungan analisis SWOT yaitu pada sumbu X dengan nilai 5,5 dan sumbu Y dengan nilai 1,5. ABSTRACT The purpose of this research is to identify internal and external factors related to waste in Oesapa Color Beach and Lasiana Beach and analyse waste management strategy in Oesapa Color Beach and Lasiana Beach. The method used in this study is the 3R Reduce, Reuse, and Recycle (Risma Dwi Arisona 2018). Data collection techniques using observation, interview and documentation. The data analysis used in this study is a SWOT. The result of this study indicate of internal and external factors about 3 (three) strength factors, 3 (three) weakness factor for internal factors, 3 (three) opportunity factors, 3 (three) challenges/threats factors for external factors. A waste management strategy that is feasible to be developed at the Oesapa Color Beachis ti use the S-O strategy which is based on the calculated value of SWOT analysis about on the X axis with a value of 7,5 and the Y axis with a value of 5,5, while the number of internal and external factors on the Lasiana Beach is 3 (three) strength factors, 3 (three) weakness factors, 3 (three) opportunity factors, 3 (three) challenge/threat factors for external factors and waste management strategy that is feasible to be developed on the coast of Lasiana Beach is using the S-O strategy based on the value of the SWOT analysis calculation, on the X axis with a value of 5,5 and the Y axis with a value of 1,5.

PEMBELAJARAN SENAM ARTISTIK GERAKAN MERODA PADA MASA NEW NORMAL DI SD INPRES LASIANA KOTA KUPANG

ARLON TAMU AMA
2022 · Book · Open Access

Latar belakang: Senam merupakan aktivitas jasmani yang efektif untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Senam Artistik Gerakan Meroda pada Masa New Normal di SD Inpres Lasian Kota Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif karena sesuai dengan masalah yang telah diungkapkan diatas, penelitian Deskriptif dilakukan dengan menggambarkan gejala fenomena, atau peristiwa tertentu (Maksum, 2008:16). Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, guru penjasorkes dan siswa peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran new nomal senam artistik gerakan meroda kurang efektif karena beberapa faktor yaitu: pembelajaran menggunakan sistem online, dan ketersediaan handphone android, Kurangnya antusias siswa dalam pembelajaran penjas, senam artistik gerakan meroda sulit dilakukan siswa tanpa tuntunan dari guru. Agus Mahendra (2000:9) menyatakan, “Senam adalah suatu latihan tubuh yang dipilih dan dikonstruk dengan sengaja, dilakukan dengan sadar dan terencana, disusun secara sistematis dengan tujuan meningkatkan kesegaran jasmani, mengembangkan ketrampi¬lan, dan menanamkan nilai-nilai mental spiritual. Simpulan: Pembelajaran senam artistik gerakan meroda harus dipraktek secara langsung dan perlu bimbingan dari guru penjasorkes

Uji Kualitas Anggur Pisang Berbasis Rumah Tangga

STEVI ESTERINA LUBALU
2022 · Book · Open Access

Pisang raja merupakan jenis buah pisang yang mempunyai nilai gizinya cukup tinggi. Kandungan vitamin dan mineralnya mampu menyuplai cadangan energy sehingga mudah diserap tubuh. Pisang raja ini juga dapat dikonsumsi karena dapat menyimpan banyak kandungan zat kimia antara lain mineral, vitamin dan asam amino pada pisang raja (Kardarron, 2009).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas produk anggur pisang berbasis rumah tangga sesuai dengan standar baku mutu yang berlaku dipasaran dan untuk mengetahui proses pembuatan anggur pisang dan pengelolah manajemen usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rancangan acak lengkap (RAL). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah uji anova satu jalur (One Way Anova) dengan program SPSS versi 25. Jika ada pengaruh yang signifikan maka dilanjutkan dengan Uji Duncan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kadar alkohol yang tinggi terdapat pada Kontrol (P0) yaitu 14,7%, sedangkan perlakuan P1 dan P2 memiliki kadar alkohol yang sama yaitu 3%, dengan waktu fermentasi 1 bulan. Berdasarkan uji organoleptik, rasa anggur pisang yang disukai adalah perlakuan 1 (skor 4,28) dengan kategori enak, aroma anggur pisang yang disukai adalah pada perlakuan 1 (skor 3,14) dengan kategori cukup enak, dan warna anggur pisang pada perlakuan 1 (skor 4,17) yang menunjukkan warna merah kecoklatan.

KEANEKARAGAMAN GASTROPODA PADA DAERAH INTERTIDAL PANTAI OEBON DESA TUAPAKAS KECAMATAN KUALIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

USNI D.I. TUALAKA
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Keanekaragaman Gastropoda Pada Daerah Intertidal Pantai Oebon Kecamatan Tuapakas Kabupaten Kualin Timor Tengah Selatan Tualaka, I, U)* Bullu, I,N )** Rafael, A)** Gastropoda merupakan hewan bercangkang yang berjalan dengan perut, (gastro: perut, podos: kaki). Hewan ini memiliki alat gerak menggunakan perut sebagai kakinya, kelas gastropoda umumnya dikenal dengan keong atau siput. Secara morfologi gastropoda memiliki cangkang yang berbentuk tabung melingkar-lingkar seperti spiral. Struktur umum cangkangkang gastropoda terdiri atas apex (puncak atau ujung cangkang), aperture (lubang tempat keluar masuknya kepala dan kaki), opeculum (penutup cangkang), whori (satu payaran cangkang, cangkang terakir disebut bodywhorl), spire (susunan whorl sebelum bodywhorl), suture (garis yang terbentuk oleh perlekatan antara spire), umbilicus (lubang yang terdapat diujung kolumela (pusat putaran cangkang gastropoda terdiri atas tiga lapisan yaitu lapisan pertama disebut poriostrakum, terbuat dari bahan tanduk yang disebut konkiolin, lapisan kedua disebut prismatik, terbuat dari klasit atau arogonit, dan lapisan ketiga adalah mutiara yang terdiri dari CaCO3 jernih dan mengkilap.Tujuan ini adalah: untuk mengetahuikeanekaragaman dan kelimpahan jenis-jenis gastropoda yang terdapat pada daerah intertidal PantaiOebonDesa TuapakasKecamatan KualinKabupaten Timor Tengah Selatan.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahPurposive sampling. Bedasarkan hasil penelitian pada tiga transek ditemukan 6 jenis yaitu Cipraeanullus, Melanoides tuberculate,Terebralia. sulcate,Gafrium pektinatu, Conus nobilis, Canariuamlabiatum, kelimpahan jenis-jenisgastropoda tertinggiadalahjenis cipraeannalusmemilikinilai kelimpahan tertinggi yaitu 1,27 sedangkan jenis yang memiliki nilai kelimpahan terendah adalah Melenoides. tuberculatadengan nilai kelimpahan 0,63, keanekaragaman jenis-jenis gastropoda yang berada dipantai Oebon termasuk dalam tingkat sedang (H = 1,91), kondisi lingkungan yang berada dipantai Oebon menunjukan bahwa suhu 30 C, salinitas 26-31‰ . Kata kunci : Keanekaragaman jenis Gastropoda Ciprae anullus, Melenoides tuberculate,Terebralia sulcate,Gafriumpektinatum,Conus nobilis, Canariuamlabiatum Keterangan: *) :Peneliti **) :Pembimbing

PENGARUH INFORMASI LABA, ARUS KAS OPERASI DAN ZISE PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

MARIA ELFIANA NAHAK
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK PENGARUH INFORMASI LABA, ARUS KAS OPERASI DAN ZISE PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Perusahaan adalah suatu badan usaha yang melakukan kegiatan operasional dengan tujuan utamanya yaitu memaksimalkan laba atau keuntungan perusahaan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kelangsungan perusahaan dalam mengahasilkan laba atau keuntungan selama periode tertentu dapat diukur dengan melihat kemampuan dan kesuksesan perusahaan dalam menyediakan ketersediaan dana dan akses sumber dana yang besar memiliki pengaruh yang kuat terhadap kelangsungan hidup dalam perkembangan di dunia usaha. Dalam era persaingan usaha yang semakin kompetitif sekarang ini, perusahaan dituntut untuk dapat mengelola dan mempergunakan dana dengan sebaik mungkin salah satunya dengan mengelola dana ekternal perusahaan dalam pasar modal dimana pasar modal menjadi sarana pendanaan bagi perusahaan untuk menanamkan modal yang dimilikinya yang mengharuskan perusahaan bersaing secara sehat dalam rangka menarik investor agar menanamkan modal di perusahaannya dengan cara berinvestasi. Pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi, yaitu sebagai sarana bagi pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor). Tujuan dari investasi dalam pasar modal yaitu untuk mendapatkan return saham. Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi, atau dapat dikatakan keuntungan yang dinikmati investor atas investasi saham yang dilakukannya Jogiyanto, (2009). Saham banyak dipilih oleh para investor untuk menambah modal karena saham dapat memberikan tingkat keuntungan, akan tetapi saham tidak selalu menghasilkan keuntungan layaknya perdagangan pada umumnya. Oleh sebab itu dalam membuat keputusan investasi, investor sangat membutuhkan informasi yang akurat hal ini disebabkan karena investor mempunyai harapan dapat memperoleh keuntungan (return) berupa capital gain maupun dividend. Informasi yang paling mendasar bagi investor sebelum mengambil keputusan informasi adalah kinerja perusahaan yang tercermin dari laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi keuangan perusahaan yang di dalamnya mengandung informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan investasi. Salah satu informasi yang dapat meningkatkan return saham adalah informasi laba. Laba terdiri atas laba kotor, laba operasi, dan laba bersih. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan laba bersih dikarenakan laba bersih mempunyai kandungan informasi yang direaksi oleh investor dan mampu menggambarkan hubungan laba dengan return saham. Hal ini dikarenakan laba bersih mendapat perhatian lebih banyak daripada bagian laba lainnya dalam laporan keuangan. Laba bersih adalah pendapatan yang diterima perusahaan setelah mengurangkan seluruh biaya dengan pajak pendapatan. Menurut Sugiyono, (2010) Laba bersih adalah laba perusahaan yang dilaporkan dalam laporan laba rugi. Dalam penelitian ini laba rugi akuntansi tahunan perusahaan setelah dikurangi pajak. Laba bersih diperoleh dengan cara yaitu laba kotor dikurangi beban operasi dikurangi beban lain-lain ditambah pendapatan lain-lain kemudian dikurangi pajak. Selain itu arus kas operasi juga dapat mempengaruhi return saham. Menurut Lidayati (2020) menjelaskan bahwa Arus kas sebagai komponen penyusun laporan keuangan merupakan sumber informasi yang menjadi perhatian bagi investor. Laporan arus kas ditujukan untuk melaporkan penerimaan dan pengeluaran kas selama satu periode yang berasal dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Dalam penelitian ini, peneliti berfokus pada Arus Kas Operasi, dimana Aktivitas operasi berasal dari transaksi dan peristiwa lain yang mempengaruhi penetapan laba atau rugi bersih, dan merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasi perusahaan dapat menghasilkan kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar dividen dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan sumber pendanaan dari luar, Nursita (2021: 2). Informasi penting lainnya yang sering digunakan oleh investor adalah menentukan size perusahaan yang merupakan salah satu alasan bagi investor dalam menanamkan modalnya dengan mempertimbangakn besar kecilnya suatu perusahaan. Besar kecilnya perusahaan akan mempengaruhi kemampuan dalam menanggung risiko yang timbul akibat berbagai situasi yang dihadapi perusahaan berkaitan dengan operasinya Ismail, (2004:52). Menurut Jogiyanto, (2015) Size atau ukuran perusahaan adalah suatu nilai yang menunjukkan besar kecilnya perusahan. Salah satu tolak ukur yang menunjukkan besar kecilnya perusahaan adalah ukuran aktiva dari perusahaan tersebut atau ukuran aktiva dipakai sebagai proxy besarnya perusahaan. Objek yang akan diteliti dalam penelitian ini perusahaan sektor pertanian yang terdiri dari beberapa sub sektor yang terdaftar di BEI antara lain yaitu Sub Sektor Tanaman Pangan, Sub Sektor Perkebunan, Sub Sektor Peternakan, Sub Sektor Perikanan, dan Sub Sektor Kehutanan. Dari jumlah populasi yang di uraikan, maka perusahaan yang dijadikan tempat acuan untuk melakuakan penelitan ini yaitu dari perusahaan Sub Sektor Perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020. Oleh sebab itu populasi perusahaan sub sektor perkebunan adalah sebanyak 18 perusahaan. Dari populasi tersebut peneliti menggunakan metode Purposive Sampling sehingga diperoleh sampel sebnyak 9 perusahaan. Data yang dikumpulkan dan dianalisis dengan metode analisis data. Data diuji menggunakan SPSS versi 16 dengan menggunakan Uji Regresi Linier Berganda dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil analisis yang dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Informasi Laba Terhadap Return Saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai sig 0,0050,05 dan nilai T_hitung 2.957>1.683, Selanjutnya Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan arus kas operasi terhadap return saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,0000,05 dan nilai T_hitung 3.903>1.683, Selanjutnya Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan zise perusahaan terhadap return saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,0250,05 dan nilai T_hitung 2.322>1.683. Kata kunci : Return Saham, Informasi Laba, Arus Kas Operasi Dan Zise Perusahaan.

SKRINING SENYAWA AKTIF DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Escherichia coli EKSTRAK ETANOL KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) ASAL DESA FENUN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

LIDYA LILY TEFA
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK SKRINING SENYAWA AKTIF DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Escherichia coli EKSTRAK ETANOL KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) Tefa, L.L) * Rupidara, A.D.N) ** Sabuna, A.Ch)* Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan buah-buahan yang banyak digemari oleh masyarakat di Indonesia juga mengandung senyawa penting seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tannin. Tujuan penelitian untuk mengetahui senyawa aktif pada ekstrak etanol kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) menggunakan metode skrining dan Mengetahui Uji Aktivitas Antibakteri Escherichia coli terhadap Ekstrak Etanol Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dengan metode kertas cakram. Penelitian ini menggunakan Metode eksperimen preparasi sampel menggunakan maserasi dengan 3 kali pengulangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dan disajikan dalam bentuk tabel dan gambar. Dari hasil penelitian diperoleh 4 senyawa aktif yaitu Alkaloid, Flavanoid, Saponin, dan Tanin. Hasil uji antibakteri kontrol positif berupa antibiotik tetracycline memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli sedangkan kontrol negatif yaitu menggunakan aquades tidak memiliki aktivitas antibakteri. Konsentrasi ekstrak etanol kulit jeruk nipis yang digunakan adalah 2%, 5%, 10% dan 20%. Diameter zona hambat bakeri Escherichia coli yang diperoleh tertinggi pada konsentrasi 10% dengan zona hambat 3,8 mm. Ekstrak kulit jeruk nipis memiliki kemampuan untuk menghambat aktivitas antibakteri, semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol kulit jeruk nipis, semakin luas zona hambatnya. Ekstrak dinyatakan memiliki aktivitas antibakteri dapat ditandai dengan terbentuknya zona bening pada sekitar kertas cakram, setelah diinkubasi selama 24 jam pada suhu 370C Kata Kunci : Senyawa aktif, kulit jeruk nipis, Escherichia coli Timor Tengah Selatan. Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing

ANALISIS PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA MAUBEL UD. DWIJAYA OESAPA KOTA KUPANG

JEMSI SELSIUS LODEN
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA MAUBEL UD. DWIJAYA KOTA KUPANG Meubel adalah istilah yang dipakai untuk perabot rumah tangga yang memiliki fungsi sebagai tempat tidur, tempat duduk, tempat penyimpanan barang, tempat mengerjakan sesuatu dalam bentuk meja atau tempat meletakkan barang di permukaannya. Contohnya furniture sebagai tempat penyimpanan biasanya dilengkapi dengan pintu, laci, dan rak. Contoh lemari pakaian , lemari buku dan lain sebagainya. Dalam persaingan yang sangat tajam seperti ini banyak perusahaan yang berusaha memenangkan persaiangan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dengan cara menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar dapat menguasai pasar. Perusahaan tersebut akan berusaha menguasai pangsa pasar dengan berbagai strategi pemasaran dan akan meningkatkan kualitas produk yang akan di pasarkan dengan tujuan akhir agar mendapatkan laba maksimal dengan tingkat efisien kinerja kerja secara optimal. Shimp (2010) menyatakan pemasaran merupakan sekumpulan aktivitas dimana bisnis dan organisasi menciptakan pertukaran nilai diantara bisnis dan perusahaan itu sendiri. ”Pemasaran adalah hasil prestasi kerja kegiatan usaha yang berkaitan dengan mengalirnya barang dan jasa dari produsen sampai ke konsumen (American Marketing Association dalam Assauri, 2017:3). ” Dari pendapat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa pemasaran umumnya mencakup semua segi kehidupan individu maupun kelompok yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan dengan cara menukarkan produk dan menyalurkan barang produk dan jasa dari produsen ke konsumen. Pemasaran digunakan konsumen untuk memenuhi keutuhan, sedangkan bagi perusahaan membantu suatu organisasi menginformasikan produknya kepada masyarakat agar masyarakat mengerti dalam menggunakan produk dari perusahaan tersebut. Harga adalah nilai uang yang harus dibayarkan oleh konsumen kepada penjual atas barang atau jasa yang dibelinya. Harga merupakan satu-satunya elemen dalam bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan. Menurut Kotler dan Armstrong (2012) Dalam arti yang sempit harga (price) adalah jumlah yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa, lebih luas lagi harga dalah jumlah semua nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa. Faktor yang tidak kalah penting adalah kualitas produk, Menurut Kotler dan Amstrong (2015:224) kualitas produk adalah bagaimana produk tersebut memiliki nilai yang dapat memuaskan konsumen baik secara fisik maupun secara psikologis yang menunjukan pada atribut atau sifat-sifat yang terdapat dalam suatu barang atau hasil. Sedangkan Assauri (2015:90) mengatakan bahwa kualitas produk merupakan faktorfaktor yang terdapat pada suatu barang atau hasil yang menyebabkan barang atau hasil tersebut sesuai dengan tujuan untuk apa barang atau hasil dimaksudkan. Kualitas produk merupakan hal penting yang harus diusahakan oleh setiap perusahaan apabila menginginkan produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar. Dewasa ini dikarenakan kemampuan ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat cenderung meningkat, sehingga sebagian masyarakat semakin kritis dalam mengkonsumsi suatu produk. Konsumen selalu ingin mendapatkan produk berkualitas sesuai dengan harga yang dibayarkan. Walaupun terdapat sebagian masyarakat yang berpendapat bahwa produk yang mahal adalah produk yang berkualitas. Definisi kepuasan konsumen menurut Kotler (2014) ialah perasaan senang atau kecewa yang munculsetelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja (atau hasil) yang diharapkan. Menurut Sangadji dan Sopiah (2013:180) menjelaskan bahwa kepuasan atau ketidakpuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dariperbandingan antara kesannya terhadap kinerja produk yang real atau actual dengan kinerja produk yang diharapkan. Secara umum, kepuasan dapat diartikan sebagai adanya kesamaan antara kinerja produk dan pelayanan yang diterima dengan kinerja produk dan pelayanan yang diharapkan konsumen. Masih menurut Sangadji dan Sopiah (2013:182), kepuasan konsumen dapat menciptakan dasar yang baik bagi pembelian ulang serta terciptanya loyalitas konsumen, membentuk rekomendasi dari mulut ke mulut yang dapat menguntungkan perusahaan. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah pada Maubel Ud. Dwijaya Kota Kupang merupakan salah satu mebel yang berada di kelurahan oesapa yang merupakan usaha perseorangan yang didirikan sejak tahun 2000 sampai dengan sekarang, dimana usaha ini adalah usaha furniture yang menyediakan perabot rumah tangga. Nama Maubel Ud. dwiajaya sendiri diambil dari nama yang di pikirkan oleh pemilik usaha dari awal di rintismya usaha yang dipercaya pemilik dapat meningkatkan rejeki dan lokasi pertama pertama pemilik memulai usaha perseorangan. Berdasarkan hasil analisis yang dapat disimpulkan bahwa berganda yang memperlihtkan harga ( X1 ), kualitas produk ( X2 ) dan kepuasan konsumen ( Y) adalah sebagai berikut Y = 4,809+0,391X1+0,584X2+0,906. Selanjutnya perolehan hasil uji hipotesis yang pertama yaitu harga ( X1) pengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (Y) Konstanta (a) sebesar 4,809, artinya apabila variabel Harga dan kualitas produk tidak ada atau nilainya adalah 0, Kepuasaan Konsumen nilainya sebesar 4,809 atau dapat disimpulkan Kepuasaan Konsumen positif. Koefisien regresi variabel Harga (X1) sebesar 0.391, artinya apabila Harga ditingkatkan 1 satuan, maka Kepuasaan Konsumen mengalami kenaikan sebesar 0.391 atau bersifat positif. Dengan asumsi tidak ada penambahan (konstant) nilai X2. Koefisien regresi variabel kualitas produk (X2) sebesar 0,584 artinya apabila kualitas produk perusahaan ditingkatkan 1 satuan, maka Kepuasaan Konsumen mengalami kenaikan sebesar 0.584 atau bersifat posiitif. Dengan asumsi tidak ada penambahan (konstant) nilai X1. Berdasarkan tabel diperoleh nilai Fhitung sebesar 109.474 dengan nilai Signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel 1,26 dan nilai Signifikansi lebih kecil dari 0,05 atau dengan kata lain nilai signifikansi Fhitung sangat signifikan. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya harga produk dan kualitas produk perusahaan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap Kepuasaan Konsumen pada Maubel Ud. Dwijaya Kota Kupang.

PENGARUH PROFESIONALISME ETIKA PROFESI DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP TINGKAT MATERIALITAS (STUDI KASUS DI INSPEKTORAT KABUPATEN KUPANG)

RICHARD ARISTO ISLIKO
2022 · Book · Open Access

ABSTRAKSI Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionaliasme, etika profesi, dan pengalaman auditor terhadap tingkat materialitas. Penelitian ini dilaksanakan di Inspekorat Kabupaten Kupang. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu independensi (X1) profesionalisme, (X2) etika profesi, dan (X3) pengalaman auditor. Variabel dependen yaitu tingkat materialitas (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. popolasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive Sampling, yakni penentuan sampel berdasarkan tujuan atau pertimbangan tertentu. Dengan demikian, sampel dalam penelitian ini adalah 44 auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi profesionalisme auditor di Kabupaten Kupang dikategorikan sangat tinggi, yang dibuktikan dengan persentase sebesar 93%; etika profesi auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 28%; dan pengalaman auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 43%. (2) Tingkat Materialitas Auditor di Kabupaten Kupang dipengaruhi oleh profesionalisme dan etika proesi. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 123.77 lebih besar dari nilai F tabel pada tingkat kepercayaan 99 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.914 ini berarti bahwa 91,40 % keragaman variabel tingkat materialitas auditor dapat dijelaskan oleh keragaman variabel profesionalisme, etika proesi dan pengalaman auditor. Sedangkan 8,60 % diterangkan oleh variabel lain diluar model atau variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini; dan (3) tingkat materialitas auditor kabupaten Kupang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengalaman auditor. Kata Kunci: Materialitas, Profesionalisme, Etika Profesi, dan Pengalaman Auditor. ABSTRACT Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. This study aims to determine the effect of professionalism, professional ethics, and auditor experience on the level of materiality. This research was conducted at the Inspectorate of Kupang Regency. The independent variables in this study are independence (X1) professionalism, (X2) professional ethics, and (X3) auditor experience. The dependent variable is the level of materiality (Y). The data used is primary data. The population in this study are auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. Sampling using purposive sampling technique, namely determining the sample based on certain objectives or considerations. Thus, the sample in this study is 44 auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. The method of data collection is by using a questionnaire distributed to respondents. Data measurement scale with ordinal scale. The data were analyzed using multiple regression analysis with the help of the SPSS program. The results showed that (1) the description of the professionalism of auditors in Kupang Regency was categorized as very high, as evidenced by the percentage of 93%; the professional ethics of auditors is categorized as quite high, at 28%; and the experience of auditors is categorized as quite high, which is 43%. (2) Auditor Materiality Level in Kupang Regency is influenced by professionalism and professional ethics. This is evidenced by the calculated F value of 123.77 which is greater than the table F value at the 99% confidence level. The results of the analysis show that the coefficient of determination (R2) of 0.914 means that 91.40% of the diversity of auditor materiality variables can be explained by the diversity of variables of professionalism, professional ethics and auditor experience. While 8.60 % is explained by other variables outside the model or variables not examined in this study; and (3) the level of materiality of the Kupang district auditors has no significant effect on the auditor's experience. Kata Kunci: Materiality, Professionalism, Professional ethics, dan Auditor Experience.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN ROUND CLUB (KELILING KELOMPOK) DI SMP NEGERI MET’ANA TAHUN PEMBELAJARAN 2021/2022

DESTRI KABU
2022 · Book · Open Access

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIIIA SMP Negeri Met’ana. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model Round Club (Keliling Kelompok) pada siswa kelas VIII A SMP Negeri Met’ana. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK. Penerapan model yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model Round Club (Keliling Kelompok)dengan 4 langkah yaitu : 1) rencana, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dan teknik analisisnya menggunakan analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I, guru masih kurang dalam mengontrol siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung sehingga hasil belajar siswa hanya mencapai 64,70%. Dengan demikian hasil belajar siswa pada siklus 1 belum mencapai KKM yang telah ditetapkan sehingga akan dilanjutkan ke siklus berikutnya yaitu siklus II.Pada siklus II, guru telah memperbaiki atau menyempurnakan kesalahan dari siklus I. Sintaks model pembelajaran Round Club (Keliling Kelompok) dapat membantu guru menuntun siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru dan memberikan pendapat mereka masing-masing mengenai tugas tersebut, siswa telah memahami dengan baik materi yang diberikan oleh guru sehingga hasil belajar siswa pada siklus II dapat meningkat menjadi 82,35% dan telah memenuhi KKM. Dengan adanya peningkatan ini maka penelitian diberhentikan pada siklus II. Dengan demikian proses pembelajaran yang diterapkan dengan menggunakan model Round Club (Keliling Kelompok) dalam penelitian tindakan kelas (PTK) dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kelompok.

Analisis hubungan harga saham dan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan pertambangan sebelum dan selama pandemic covid 19

RENALDUS DEFITSON NATONIS
2022 · Book · Open Access

Masalah yang di ambil dalam penelitian ini adalah Hubungan Harga Saham dan Kinerja Keuangan Perusahaan-Perusahaan Pertambangan Sebelum Dan Selama Pandemic Covid 19.Adapun persoalan yang di angkat adalah hubungan haraga saham dan kinerja kuangan terhadap perusahaan pertambangan sebelum dan selama Pandemic Covid 19.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga saham dan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan pertambangan sebelum dan selama masa pandemic Covid 19. Adapun konsep penelitian ini adalah harga saham, kinerja keuangan.Harga saham adalah “harga suatu saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar serta factor internal dan eksternal di pasar modal. Kinerja keuangan yaitu kemampuan organisasi untuk mencapai target keuangannya. Tujuan keuangan meliputi antara lain memaksimalkan kekayaan pemegang saham, memaksimalkan laba, pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan laba per saham dan peningkatan likuiditas. Populasi dalam penelitian adalah laporan keuangan seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 41 perusahaan. Sampel yang di gunakan adalah data sekunder yakni harga saham saat penutupan dan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), profitabilitas, Operating Profit Margin (OPM) sebelum terdampak Covid-19 dan selama terdampak Covid-19. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan Heterokedastisitas untuk masa selama Pandemik 0,590. Kinerja keuangan yang diukur dengan ROA, OPM emiten LQ 45 di BEI. Sedangkan penelitian oleh Rifai,dkk (2020) menunjukan bahwa terdapat perbedaan Index Harga Saham Gabungan(ISHG) sebelum dan selama pandemic Covid 19 tahun 2020, jadi berdasarkan analisis yang di lakukan Harga saham sebelum pandemic Covid 19 tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS LAYANAN DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN AIR MINUM PDAM KOTA KUPANG

DIRVAN RENOLD SIOKAIN
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK LAYANAN DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN AIR MINUM PDAM KOTA KUPANG Perusahaan pada umumnya menginginkan apa yang diproduksi dapat dipasarkan dengan lancar dan menguntungkan. Berawal dari hal tersebut perusahaan akan menginginkan, agar pelanggan yang sudah diciptakan dapat dipertahankan selamanya. Namun hal tersebut bukanlah merupakan hal yang mudah, mengingat beberapa perubahan dapat terjadi setiap saat, baik perubahan pada diri pelanggan, seperti selera maupun beberapa aspek psikologis sosial dan kultur pelanggan. Pemasaran adalah suatu proses merencanakan dan melaksanakan suatu strategi untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan kebutuhan pembeli, keinginan, dan tujuan dari individu. Pada umumnya tujuan didirikan suatu perusahaan antara lain adalah untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Pencapaian tujuan perusahaan itu sendiri dapat dilakukan melalui kegiatan pemasaran untuk menjual hasil produknya kegiatan pemasaran mempunyai arti yang sangat penting bahkan dapat dikatakan sebagai ujung tombak perusahaan. PDAM Kota Kupang dengan jumlah pelanggan aktif mencapai 10.274 ada beberapa alasan dalam pemilihan objek penelitian yaitu PDAM Kota Kupang merupakan perusahaan publik yang mempunyai peranan penting dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat, selain itu PDAM Kota Kupang juga berperan khusus dalam menyumbang aset daerah bagi pemerintah kota kupang dan memberi sumbangan aset bagi negara pada umumnya. Demikan dapat dijelaskan bahwa PDAM Kupang mempunyai peranan yang sangat besar bagi masyarakat sehingga menarik untuk dilakukan penilitan pada perusahaan tersebut. Dalam meningkatkan kepuasan konsumen dan mempermudah pelanggan untuk menyampaikan keluhan-keluhan atau saran yang akan diberikan kepada PDAM Kota Kupang, maka manajemen PDAM kota Kupang telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, seperti disediakannya sarana online dengan alamat www.pdamkotakupang.net sebagai layanan call center keluhan pelanggan 24 jam, menyediakan pelayanan pelanggan dalam pembayaran, dan menyediakan layanan air yang langsung bisa diminum. Terjadi penurunan pengaduan pelanggan pada periode 2017 – 2019, dan kenikan pengaduan pada periode 2018- 2019 diketahui bahwa jumlah total keluhan pelanggan tahun 2017 yaitu 1340 turun menjadi 501 pada tahun 2018 dan mengalami kenaikan lagi pada tahun 2019 sebesar 637. Dari data di atas diduga kenaikan keluhan pelanggan terjadi karena menurunnya kualitas produk dan kepercayaan pelanggan yang berdampak pada kepuasan yang menurun juga. Tentang kondisi di lapangan yang langsung olehpelanggan (masyarakat) misalnya tentang keluhan pelanggan terkesan lambat, pemasangan jaringan baru atau Sambungan Rumah (SR) mengalami prosedur yang berbelit belit dan relative lama,dan seringnya air yang macet atau mengalir keciln di waktu–waktu tertentu, pendistribusian air kepada para pelanggan yang tidak merata,dan ketidakakuratan pencatatan meter air. Dilihat dari segi kuantitas yaitu bertambahnya jumlah pelanggan dari tahun ketahun dan keuntungan yang diperoleh PDAM Kota Kupang selama beberapa tahun ini menunjukkan kinerja PDAM sudah dianggap cukup baik. Tetapi bila dilihat dari segi kualitas (mutu pelayanan) kepada masyarakat khususnya masih terlihat kurang memuaskan para pelanggan PDAM kota Kupang. Berdasarkan akar penyebabnya, pengaduan atau keluhan berhubungan penyebab utama yaitu pihak, PDAM tidak memenuhi harapan pelanggan. Secara kuantitas masyarakat merasa bahwa ekspektasi mereka terhadap keberadaan PDAM biasterpenuhi berapapun kebutuhan akan air minum dibutuhkan dan ketika harapan ini tidak terpenuhi mereka merasa pihak telah PDAM gagal. Pelanggan merasa masukan dan keluhan yang telah disampaikan oleh pelanggan tidak mendapat jawaban yang cepat dan tepat sehingga pelanggan merasa pihak PDAM tidak responsiv. Pelanggan merasa ada ketidak sesuaian antara tagihan rekening pelanggan dengan pemakaian air setiap bulannya. Untuk yang terakhir ini biasanya paling mendominasi secara prosentase jumlah keluhan pelanggan. Kualitas produk adalah suatu keadaan dimana pelanggan merasa cocok dengan suatu produk atau sesuai dengan keinganan yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhannya, yaitu dari segi fisik air harus tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, serta tidak boleh keruh. Kualitas layanan yaitu ukuran seberapa bagus tingkat layanan yang diberikan mampu sesuai dengan ekspektasi pelanggan, pembangunan call center bertujuan menjadi pusat layanan terhadap keluhan, masalah dan gangguan yang dihadapi pelanggan, serta membantu memberikan informasi dan solusi terhadap berbagai masalah yang di hadapi pelanggan. Persepsi harga adalah biaya relatif yang harus konsumen keluarkan untuk memperoleh produk atau jasa yang ia inginkan. Kepuasan pelanggan merupakan hasil perbandingan yang dirasakan antara kinerja produk dan kesesuaian harapan yang diinginkan pelanggan setelah melakukan pembelian, jika produk sesuai atau melampaui harapan pelanggan maka pelanggan akan merasa puas dan sebaliknya jika produk tidak sesuai dengan harapan, maka pelanggan tidak merasa puas. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen aktif periode 2015- 2017 pada PDAM Kota Kupang yaitu sebanyak 10.274 orang, nilai kritis atau batas ketelitian yang diinginkan 10% maka jumlah sampel yang layak jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 100 orang responden. Metode penarikan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan Sampling Judge mental, yakni bentuk sampling convenience yang didalamnya elemen populasi dipilih berdasarkan judgmental (pertimbangan) peneliti. Nilai koefisien konstanta sebesar 4,034 hal ini berarti nilai variabel X1, X2 dan X3 dalam objek penelitian jika sama dengan nol, maka tingkat atau besar variabel Y akan sebesar 4,034. Nilai koefisien kualitas produk adalah 0,432 menyatakan jika faktor kualitas produk (X1) berpengaruh negatif terhadap kepuasan pelanggan 1 poin, maka kualitas produk akan mengalami peningkatan sebesar 0,432. Nilai koefisien kualitas layanan adalah 0,360 menyatakan bahwa jika faktor (X2) mengalami peningkatan 1 poin, maka kualitas layanan akan mengalami peningkatan sebesar 0,360. Nilai koefisien persepsi harga adalah 0,319 menyatakan bahwa jika faktor (X3) mengalami peningkatan 1 poin, maka persepsi harga akan mengalami peningkatan sebesar 0,319. Dari persamaan dapat dilihat bahwa variabel kualitas produk, kualitas layanan. Hasil pengujian menunjukan nilai t hitung dari variabel bebas kualitas produk sebesar 5,990 dengan tingkat signifikan 0,000 dan kualitas layanan sebesar 4,616 serta persepsi harga 5,164 yang lebih besar dari 0,05 sehingga variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Nilai F hitung 41,566 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas produk, kualitas layanan dan persepsi harga secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,915 atau 9,15%. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 9,15% sedangkan sisanya dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas produk (X1) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 5,990 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 4,616 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel persepsi harga (X3) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 5,164 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas persepsi harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Berdasarkan hasil yang menjawab permasalahan pada penelitian ini yang dapat meningkatkan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang, kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Jika kualitas produk telah sesuai maka dengan begitu dapat meningkatkan rasa kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan maka PDAM Kota Kupang perlu memperhatikan keluhan dari pelanggan karena kualitas layanan yang bagus merupakan faktor paling penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Berdasarkan hasil penenlitian persepsi harga mempunyai peranan yang sangat penting bagi PDAM Kota Kupang dikarenakan jika harga yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang tawarkan akan berdampak pada kepuasan pelanggan dan banyaknya keluahan-keluhan dari pelanggan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMTING BERBASIS ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI MET’ANA KECAMATAN KUANFATU TAHUN AJARAN 2020/2021.

MARIA MAGDALENA KASE
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK PENGARUHMODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMTING BERBASIS ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI MET’ANA KECAMATAN KUANFATU TAHUN AJARAN 2020/2021 Kase M. M* Nomleni Th. F)** Foeh. Y** TujuandalampenelitianiniadalahUntukmengetahuipengaruh modelpembelajaranprobing promtingberbasisactive learningterhadapkemampuanberpikirkritissiwapadakelas VIIISMP NegeriMet’ana.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeEksperimenyaitubertujuanuntukmengetahuihubunganvariabelbebasterhadapvariabelterikat.Metode yang digunakanadalahmetodeeksperimendengandesainPosstest-Only Control Design.Populasiseluruhsiswakelas VIII berjumlah31siswadansampelkelas VIIIAdankelas VIIIB berjumlah14 siswa.Teknikpengambilansampel yang digunakanadalahPurposive Sampling.Pengumpulan data dilakukandengantes.Teknikanalisis data menggunakanUji t, denganbantuanSPSS.Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 4,124 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 9,032 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh berpikir kritis siswa antara kelas kontrol dan eksperimenHasilpenelitianmenunjukkanbahwapenggunaanModel PembelajaranProbing promtingberbasisactive learningpadakelaseksperimenlebihtinggiyaituMemberikanpenjelasansederhana93%, Membangunketerampilandasar93,00%, Menyimpulkan87,14%,Memberikanpenjelasanlebihlanjut 86,00%.danMengaturstrategidantaktik92,85%. Dibandingkandengankemampuanberpikirkritis padakelasKontrol.Sehinggadapatdisimpulkanbahwaadapengaruh yang signifikandalammodelpembelajaranprobing promtingterhadap kemampuan perpikir kritis siswa di SMP NegeriMet’anaKecamatanKuanfatuTahunAjaran 2020/2021.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROUND TABLE TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI SMP TARUNA CITRA FATUBENAO TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021

MARTINA SELVIANA HALE
2022 · Book · Open Access

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya minat belajar siswa kelas VII SMP Taruna Citra Fatubenao. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran round table terhadap minat belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII berjumlah 33 siswa yang terdistribusi kedalam 2 rombongan belajar. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sehingga semua subjek populasi dijadikan sampel penelitian yaitu kelas VIIA dengan jumlah 17 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB dengan jumlah 16 siswa sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental Design dengan jenis Posttest Only Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi dan rubrik penilaian.Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa kelas VII pada kelas eksperimen tinggi dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 28,564 > 2,039 pada taraf signifikansi 5%. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan minat belajar siswa antara kelas eksperimen dan kontrol.Adanya pengaruh minat belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, karena Round Table memiliki kelebihan dalam mencurahkan gagagan dan pendapat.Minat belajar siswa memiliki indikator yang dapat mengajak siswa dengan kesadaran mengikuti pembelajaran dengan perasaan senang, melibatkan diri, tertarik serta memusatkan perhatiannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran round table terhadap minat belajar siswa.

Analisis Pengaruh Intensitas Aset Tetap dan Intensitas Persediaan Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Pada Perusahaan Sub-Sektor Dagang Yang Terdafatr Di Bursa Efek Indonesia)

JOSAFAT BILSON MESSKH
2022 · Book · Open Access

Sumber penerimaan negara berasal dari sektor internal dan eksternal. Salah satu sumber penerimaan negara dari sektor internal adalah pajak. Pajak merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh masyarakat baik pribadi maupun badan dari pendapatan atau penghasilannya sebagai iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbal (kontraprestasi) secara langsung. Judul yang di angkat dalam penelitian ini adalah latar belakang diatas maka penelitian ini mengangkat masalah penelitian: Pengaruh Intensitas Aset Tetap dan Kepemilikan Persediaan terhadap Penghindaran Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intensitas aset tetap dan intensitas persediaan terhadap penghidaran pajak pada perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdapat 2 variabel bebas dan 1 variabel dependen. Variabel bebas ke 1 yaitu intensitas aset tetap dan variabel bebas ke 2 adalah intensitas persediaan. Variabel terikat dalam penelitian adalah penghindaran pajak. Intensitas aset tetap perusahaan adalah menggambarkan banyaknya investasi perusahaan terhadap aset tetap. Inventory Intensity Ratio menunjukkan keefektifan dan keefisienan perusahaan untuk mengatur investasinya dalam persediaan yang direfleksikan dalam berapa kali persediaan itu diputar selama satu periode tertentu. penghindaran pajak merupakan usaha yang dilakukan oleh wajib pajak untuk mengurangi atau menghapus hutang pajak yang tidak melanggar ketentuan peraturan perundang- undangan perpajakan. Populasi perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berjumlah 25 perusahaan dan dengan metode purposive sampling. Perusahaan yang di jadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 3 perusahaan dengan kriteria utamanya adalah perusahaan yang secara aktif dan konsisten terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adala field researc berupa pengumpulan data yang di dapat lansung dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan situs website idx.com. data yang di ambil berupa laporan keuangan tahun periode 20162 020 dari Bursa Efek Indonesia (BEI) . Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS aset tetap . Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel intensitas dan intensitas persediaan penghindaran pajak . berpengaruh posetif terhadap variabel penghindaran pajak.

KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA YANG DITEMUKAN PADA ZONA INTERTIDAL DI PERAIRAN TABLOLONG KABUPATEN KUPANG

AMARUL CHORI AQIL SANTOSO
2022 · Book · Open Access

AMARUL CHORI AQIL SANTOSO (15380108). Keanekaragaman Jenis Gastropoda Yang Ditemukan Pada Zona Intertidal Di Perairan Tablolong Kabupaten Kupang. ROCKIE R.L. SUPIT, S.Pi. M.Si dan ALFRED G.O. KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pantai Tablolong memiliki topografi landai tipe substrat pantai berpasir dengan sedikit batuan dan dasar peraira didominasi oleh pasir putih butiran halus dan lamun. Biota laut yang banyak terdapat di perairan Tablolong dimanfaatkan oleh mayarakat sekitar, terutama gastropoda. Gastropoda memiliki peran penting dalam studi ekologi dan sering digunakan sebagai indikator untuk menilai perubahan yang terjadi di lingkungan perairan. Keanekaragaman organisme baik jumlah spesies maupun jumlah individu-individu anggota spesies menentukan karakter komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis gastropoda yang ditemukan pada zona intertidal di Perairan Tablolong Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilaksanan pada bulan Juli 2021 di zona intertidal perairan Tablolong, Kabupaten Kupang pada 3 (tiga) stasiun yaitu Stasiun I di depan Pabrik Alga Rote Karagenan Nusantara (RKN), Stasiun II di Lokasi Wisata Laut Sawu, dan Stasiun III di Lokasi Wisata Baru (Depan BPIP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis Gastropoda yang ditemukan pada 3 satsiun pengamatan di zona intertidal perairan Tablolong diperoleh 20 spesies dari 16 famili. Kelimpahan tertinggi Gastropoda di stasiun I adalah Clypeumorus petrosa dan Tectus fenestratus; stasiun II adalah Tectus fenestratus dan Conus capiteneus, dan stasiun III adalah Conus capitaneus dan Peristenia chlorostoma. Keanekaragaman jenis gastropoda di zona intertidal perairan Tablolong tergolong diversitas rendah sehingga tidak ada jenis yang secara mutlak mendominasi komunitas. Nilai keseragaman jenis Gastropoda mendekati nilai satu, maka keseragaman antar spesies sama atau merata. Dominansi Gastropoda di zona intertidal Perairan Tablolong tergolong rendah. Kata kunci: Keanekaragaman, gastropoda, zona intertidal, perairan Tablolong