Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

3.533 item publik

Publikasi

Halaman 66 dari 177

ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 TERHADAPN HASIL PRODUKSI TANAMAN TERUNG DI DESA OELTUA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG

YULIUS IRWANDI PAMPUNG
2022 · Book · Open Access

ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 TERHADAP HASIL PRODUKSI TANAMAN TERUNG DI DESA OELTUA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Pampung I.Y. * ) Koehuan J.E. **) Dethan J.J.S. **) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oeltua Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan judul Analisis Kebutuhan air tanaman menggunakan cropwat 8.0 untuk hasil produksi tanaman Terung di desa Oeltua Kecamatan Taebenu kabupaten Kupang. Cropwat 8.0 adalah decision support system yang dikembangkan oleh Devisi Land and Water Develoment FAO berdasarkan metode Penman – Monteith, untuk merencanakan dan mengatur irigasi. Cropawat 8.0 dikembangkan oleh FAO pada tahun 1990. Input data meliputih data meteorologi, tanah, dan tanaman. Cropwat 8.0 adalah program berbasis windows yang digunakan untk menghitung kebutuhan air tanaman dan kebutuhan irigasi berdasarkan tanah, iklim, dan data tanaman. Cropwat 8.0 dapat dipergunakan untuk menghitung evapontranspirasi potensial, evapontranpirasi aktual, kebtuhan air irigasi satu jenis tanaman maupun beberapa jenis tanaman dalam satu hamparan, serta merencanakan pemberian air irgasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi tanaman Terung dari tahap penanaman hingga panen dengan program Cropwat 8.0. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder. Data sekunder diperoleh dari BMKG berupa data iklim selama 5 Tahun dengan periode pengamatan 2015 s.d. 2019 kemudian disesuaikan dengan kebutuhan Cropwat 8.0. Proses pengoperasiannya dengan menginput data ke dalam panel-panel yang tersedia. Setelah semua data di atas telah diinput, maka didapat hasil analisis kebutuhan air tanaman pada panel terakhir CWR (Crop Water Requirement) dan Schedule (jadwal) untuk mengetahui nilai neraca lengas tanah dan hasil produksi relatif tanaman Terung. Berdasarkan data iklimnya diperoleh Evapotranspirasi potensial tertinggi dicapai pada bulan September yaitu 5,41 mm/hari dan terendah pada bulan Januari sebesar 3,37 mm/hari. Semakin tinggi temperatur udara dan lama penyinaran maka nilai evapotranspirasi potensial (ETo) juga semakin tinggi. Rata-rata nilai evapotranspirasi potensial sebesar 4,66 mm/hari. Kemudian kebutuhan air tanaman semakin besar setiap bulannya. Sedangkan Kebutuhan air irigasi tertinggi yaitu pada bulan Januari dekade ke-3 sebesar 42,1 mm/dec dan terendah pada bulan Oktober dekade ke-2 sebesar 18,5 mm/dec. Kata kunci : data klimatologi, irigasi, Cropwat 8.0, terung. Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing

ANALISIS EFISIENSI KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN PENYALURAN AIR PADA MUSIM TANAM PERTAMA( MT 1) DI DAERAH IRIGASI AIMALAE DESA BAKUSTULAMA, KECAMAT TASIFETO BARAT, KABUPATEN BELU

MAKARIUS NAHAK TAEK
2022 · Book · Open Access

MAKARIUS, N. TAEK* NAINITI, N. P. P. E** MAKABORANG M** ABSTRAK Dalam memenuhi kebutuhan air untuk berbagai keperluan usaha tani, maka air (irigasi) harus diberikan dalam jumlah, waktu, dan mutu yang tepat sehingga tidak mempengaruhi menurunkan pertumbuhan dan produksi tanaman.Pemberian air irigasi dari hulu sampai hilir memerlukan sarana dan prasarana irigasi yang memadai, berupa; bendungan, bendung, saluran primer dan sekunder, box bagi, pertumbuhan tanaman dapat terjamin dengan baik, dan tercukupi air pengairannya (Silahooy, 2010). Untuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama, telah tersedia fasilitas Irigasi berupa sumber air dari sungai Aimalae. Permasalah yang di hadapi di Daerah Irigasi adalah terjadi pemborosan dimana pembagian air tidak merata, ada kelompok petani yang mendapat jatah pembagian air cukup ada pula yang tidak cukupUntuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama. maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul“ Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Pada Musim Tanam (MT I) di Daerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama, Kecamat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu ” Dari hasil penelitian dapat di ketahui bahwa hasil Efesiensi saluran primer pada daerah irigasi Aimale di Desa Bakus Tulama sebesar 86,862 % artinya kehilangan air di sepanjang saluran ialah 2,575%. Rata-rata Efesiensi saluran sekunder pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulam sebesar 43,360 %, artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 2,308%. Rata-rata Efisiensi saluran tersier pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulama sebesar 41,755%,artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 21,437%. Efesiensi penyaluran air pada Irigasi Aimalae Di Desa Bakus tulama sebesar 1,573 Kata Kunci : Analisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Padi Pada Mt I Didaerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu *) penelitian **) pembimbing

ANALISIS JENIS SUMBU YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN SAWI PADA SISTEM HIDROPONIK

JEFRIDUS EMANUEL NAHAK
2022 · Book · Open Access

ABSTRAKSI Nahak. E. J *) Nainiti N.P.P.E **)) Lano. L. M. **))) Suatu penelitian ini dengan analisis jenis sumbu yang bebeda terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawi pada sistem hidroponik telah dilaksanakan pada laboratorium mekanisasi pertanian tanggal 06, Agustus sampai dengan 07, September 2021 penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah daun, tinggi tanaman dan berat tanaman sistem hidroponik terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode percobaan RAL. hasil penelitian dianalisis dengan anova dan dilanjut dengan uji Duncan dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah sumbu berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah helai daun. Dengan Pertumbuhan tinggi tanaman sawi maksimal pada perlakuan B (jenis sumbu dari serabut kelapa) dengan nilai rata-rata 35,45 Cm sedangkan jumlah helai daun maksimal pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flannel) dengan nilai rata-rata 8,875 helai. Diduga tinggi tanaman dan jumlah helai daun berpengaruh nyata karena perbedaan daya serap dari jenis sumbu pada 3 perlakuan. Dan berat tanaman ditunjukan pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flanel) dengan nilai rata-rata berat tanaman mencapai 22,25 gr berbeda nyata dengan setiap perlakuan yang diuji.

PEMETAAN RUANG PORI PADA TANAH ALUVIAL DI KELURAHAN NAIBONAT KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG

ANA PAULA RIBERU
2022 · Book · Open Access

Indonesia adalah Negara kepulauan dengan daratan yang luas dengan jenis tanah yang berbeda-beda. Dengan begitu, Tanah Merupakan komponen penting yang paling dibutuhkan manusia. Bagaimana tidak hampir semua hal dalam kehidupan melibatkan tanah. Tanah membagi bahan - bahan yang menyusun kerak bumi secara garis besar menjadi dua kategori: tanah(soil) dan batuan(rock), sedangkan batuan merupakan agregat mineral yang satu sama lainnya diikat oleh gaya-gaya kohesif yang permanen dan kuat. Pori-pori tanah adalah bagian yang tidak terisi bahan padat (terisi oleh air dan udara). Pori - pori tanah dapat dibedakan menjadi dua yaitu pori - pori kasar (makro pori) dan pori-pori halus (mikro pori). Pori - pori kasar terisi oleh udara atau air gravitasi (air yang mudah hilang karena gaya gravitasi, sedangkan pori - pori halus (mikro pori) berisi udara dan air kapiler. Tanah dengan pori - pori kasar yang banyak sulit menahan air sehingga tanaman mudah mengalami kekeringan. Dengan kata lain semakin liat suatu tanah maka porositasnya semakin halus dan semakin baik untuk penanaman tanaman. Status kesuburan Alluvial amat tergantung dengan bahan induk dan iklim. Suatu kecenderungan memperlihatkan bahwa di daerah beriklim basa P dan K relatif rendah dan pH lebih rendah dari 6,5. daerah-daerah dengan curah hujan rendah di dapat kandungan P dan K lebih tinggi dan netral Dari kondisi kelas teksturliat, yang biasanya memiliki porositas rendah di bahwa 15% (Hanifiah, 2012), maka diduga bahwa tanah yang ada di Naibonat merupakan hasil endapan (alluvial) yang memiliki banyak bahan organic, sehingga membuat porositas tanah nya tinggi walaupun tanah memiliki kelas teksturliat. Porositas tanah yang tinggi merupakan ukuran struktur tanah yang baik, karena tanah memeliki runang besar bagi pertukaran udara dan air.

DESKRIPSI TENTANG PENOLAKAN PERMOHONAN KASASI OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA TANAH

REVLYN ROLANS KANA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini berjudul : Deskripsi Tentang Penolakan Permohonan Kasasi Oleh Mahkamah Agung Dalam Sengketa Tanah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dalam sengketa tanah ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dalam sengketa tanah. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohnan kasasi. sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusna pengadilan terhadap sengketa tanah. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, adapun yang menjadi dasar pertimbangan hakim dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohnan kasasi dalam sengketa tanah antara lain : 1. Judex Facti telah memberikan pertimbangan yang cukup, di mana Penggugat adalah ahli waris dari pemilik objek sengketa berdasarkan putusan perkara terdahulu yang putusannya telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht vangewisjde). 2. Judex facti tidak salah dalam menerapkan hukum karena objek sengketa merupakan harta bawaan dari penggugat sebelum menikah dengan tergugat. 3. Putusan Judex Facti tidak bertentangan dengan hukum dan/atau undang-undang karena objek sengketa merupakan harta warisan 4. Putusan Judex Facti sudah tepat dan benar, karena Judex Factit telah melaksanakan hukum acara dengan benar dalam memutus perkara ini serta putusan Judex Facti tidak bertentangan dengan hukum dan/atau undang-undang. 5. Judex Facti tidak salah menerapkan hukum dengan alasan karena objek sengketa milik Para Tergugat didapat dari warisan ibu Para Tergugat.

ALASAN PENGADILAN MENOLAK GUGATAN PENGGUGAT DALAM SENGKETA HAK TANGGUNGAN

SENDY YOAN ADOE LENGGU
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini berjudul : “Alasan Pengadilan Menolak Gugatan Penggugat Dalam Sengketa Hak Tanggungan”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan peradilan terhadap sengketa Pelelangan Jaminan Hak Tanggungan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan, alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan adalah : 1. Penggugat selaku debitur terbuti melakukan wanprestasi 2. Pelaksanan Pelelangan jaminan sesuai ketentuan hukum Untuk itu diharapkan bagi pihak debitur senantiasa agar selalu membayar hutangnya dengan tepat waktu agar tidak menunggak dan menyebabkan kredit macet, dan pada akhirnya sertifikat hak atas tanah yang diikat hak tanggungan tidak akan dilelang eksekusi hak tanggungan dan bagi pihak Kreditur dalam hal ini pihak perbankan harus lebih teliti dan hati-hati dalam melakukan fasilitas kredit pada calon debitur. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya wanprestasi yang dilakukan oleh kreditur yang menyebabkan kredit macet.

Analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang

MARKUS LOMI
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KINERJA PENGELOLAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA KUPANG Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah dari penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, Hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain yang sah (Menurut Nurcholis, 2017). Sedangkan Pendapatan Asli Daerah menurut Undang-Undang No.28 Tahun 2009 yaitu sumber keuangan daerah yang digali dari wilayah daerah yang bersangkutan yang terdiri dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Menurut Halim (2001) Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan semua penerimaan daerah yang berasal dari sumber ekonomi asli daerah yang dikelompokkan menjadi empat jenis pendapatan, yaitu: pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan milik daerah yang dipisahkan, lain-lain PAD yang sah. Penelitian ini dengan Judul : Analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang Dengan masalah yang diambil dari penelitian ini adalah Analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang, yang menjadi persoalan penelitian ini adalah Seberapa besar Pajak daerah Kota Kupang, Seberapa besar Retribusi Daerah Kota Kupang, Seberapa Besar Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Kota Kupang, Seberapa besar Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Kota Kupang, Seberapa Besar Rasio Penerimaan Rill PAD Kota Kupang, Seberapa Besar Rasio Efektivitas Kota Kupang, Seberapa besar Rasio Elastisitas Kota Kupang dan Seberapa Besar Tax Ratio Kota Kupang, konsep yang digunakan dalam penelitian ini ingin mengetahui gambaran umum Pengelolaan Kinerja PAD yang terdiri dari Pertumbuhan Rill PAD, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Elastisitas PAD dan Rasio Pajak Atau Tax Ratio. Maka populasi dan sampel penelitian ini adalah dari tahun 1886 sampai dengan 2019. Dalam hal ini peneliti mengangkat variabel tunggal yaitu Pendapatan Asli Daerah. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2015 sampai pada tahun 2019 yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan penelitian langsung kelapangan atau lokasi. Dengan menggunakan dokumentasi yaitu mengumpulkan data-data dan dokumen serta arsip maupun melakukan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah sebagai mana yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya, maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan yaitu Pertumbuhan pajak daerah pemerintahan daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 telah sangat efektif dalam pemungutan pajak daerah, Pertumbuhan retribusi daerah pemerintahan daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 telah sangat efektif dalam proses pengelolaan retribusi daerah, Pertumbuhan hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 dikategorikan kurang efektif, hal ini diketahui dari hasil analisis rata-rata sebesar 57,1%, Pertumbuhan lain-lain pendapatan daerah yang sah, daerah Kota Kupangdari tahun 2016-2019 telah sangat efektif hal ini di ketahui dari hasil analisis rata-rata mencapai 148,2%, Pertumbuhan rasio penerimaan Rill PAD Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi, dengan nilai rata-rata pertumbuhan dari tahun 2016-2019 sebesar 75,1% sehingga dapat dikategorikan pengelolaan pendapatan penerimaan Rill PAD Kota Kupang baik, Pertumbuhan rasio efektivitas Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi dengan nilai rata-rata pertumbuhan dari tahaun 2016-2019 sebesar 0,62% ini dikategorikan rendah yang menggambarkan kemampuan daerah kurang baik, Pertumbuhan rasio elastisitas Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi dengan hasil koefisien elastisitas rata-rata dari tahun 2016-2019 sebesar 114,7% yang berarti bahwa pertumbuhan PDRB dan PAD mengalami peningkatan dan Pertumbuhan Tax Ratio Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata dari tahun 2016-2019 sebesar 61,15% ini membuktikan keseluruhan nilai yang dihasilkan semakin membaik.

HUBUNGAN ORIENTASI TUGAS DAN ORIENTASI HUBUNGAN DALAM KEPEMIMPINAN DENGAN KINERJA KARYAWAN PADA RSUD Prof. Dr. W.Z JOHANNES KUPANG

YENI FEBILIKA RADJA KUDJI
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Hubungan orientasi tugas dan orientasi hubungan dalam kepemimpinan denagan kinerja karyawan pada RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang . Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Dr. Damaris Y. Koli, S.E., M.P dan pembimbing 2 (dua) Hermyn B. Hina,S.E.,M.Si Orientasi kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai pola tingkah laku yang dirancang untuk mengintegrasikan tujuan organisasi dengan tujuan individu untuk mencapai suatu tujuan tertentu (Heidjrachman dan Husnan, 2002:224). orientasi tugas merupakan suatu program untuk memperkenalkan pegawai baru pada peran-peran mereka, organisasi, kebijakan-kebijakannya, nilai-nilai, keyakinan-keyakinan dan pada rekan kerja mereka. Menurut Sunyoto (2012;155), Perilaku kepemimpinan yang berorientasi hubungan difokuskan pada kualitas dari hubungan dengan pengikut. Kepemimpinan yang lebih mengarah pada hubungan saling mempercayai, saling menghargai dan penuh kehangatan hubungan antara pemimpin dengan stafnya (Herbert, 2011;33) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan antara orientasi tugas dan orientasi hubungan dengan kinerja karyawan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis korelasi person dengan alat bantu spss. Hasil penelitian menunjukan bahwa orientasi tugas dan orientasi hubungan berhubungn dengan kinerja karyawan dengan nilai sig. 0,000 > 0,05 dan nilai Rhitung (0,601) dan memiliki derajat hubungan sedang atau Ha ditolak dan H0 diterima untuk variabel orientasi tugas (X1) atau Ha ditolak dan H0 diterima. dan nilai sig. 0,000 > 0,05 dan nilai Rhitung (0,401) dan memiliki derajat hubungan lemah untuk variabel orientasi hubungan (X2) atau Ha ditolak dan H0 diterima.

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Perimbangan Terhadap Belanja Modal Di Pemerintah Kota Dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur

PATRIS ASMET KODEY
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL DI PEMERINTAH KOTA DAN KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah memberikan dampak yang luas bagi pelaksanaan otonomi daerah. Dengan diberikannya otonomi daerah tersebut setiap daerah diberikan kewenangan dan kewajiban untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemerintahan secara lebih mandiri. Kemandirian keuangan daerah diharapkan bisa terwujud dengan otonomi daerah karena tentunya pemerintah pusat menyadari bahwa yang paling mengetahui kondisi daerah adalah pemerintah daerah itu sendiri. baik dari segi permasalahan yang ada sampai kesumber-sumber pendapatan yang bisa digali oleh pemerintah daerah tersebut. Komponen pendapatan daerah berdasarkan UU nomor 33 tahun 2004 pasal 10 yang menyatakan bahwa yang menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah bukan hanya pendapatan asli daerah, namun ada transfer dari pemerintah pusat dalam bentuk dana perimbangan. Hasil penelitian sebelumnya yang menguji Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Belanja Modal dilakukakan oleh Susanti dan Pahlevi (2016), ditemukan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal. Namun, hasil yang berbeda ditemukan dalam Penelitian yang dilakukan oleh Nurlis (2016), bahwa Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal. Rincian persoalan dalam penilitian ini adalah apakah pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal di pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggar Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal di Pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur. Periode yang digunakan dalam penelitian ini tiga tahun, yaitu mulai dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu sebanyak 21 kabupaten dan 1 kota. Teknik pengambilan smapel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yaitu sebanyak 22 sampel. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi yang di dapat dari Laporan Realisasi Anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipublikasikan di website resmi Direktorat Djenderal Perimbangan Keuangan pemerintah daerah yaitu www.djpk.kemenkeu.go.id. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi yaitu dengan mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder yang bersumber dari dokumen laporan realisasi anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan secara masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Modal. Hal ini dibuktikan pada hasil uji hipotesis dengan Uji T. Kemampuan prediksi dari variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap variabel Belanja Modal sebesar 73% sebagaimana ditunjukan oleh besarnya nilai R square sebesar 0,730 sedangkan sisanya 27% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Belanja Modal

TINGKAT PERPUTARAN KAS, PERPUTARAN PIUTANG, LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN KOPERASI DI KOPERASI SIMPAN PINJAM MONAFEN, AMARASI BARAT

DIAN YEKIAWATI NDAOMANU
2022 · Book · Open Access

ABSTRAKSI Koperasi berfungsi sebagai lembaga ekonomi yang mencari keuntungan untuk mensejahterakan para anggota pada khususnya, serta masyarakat sekitar pada umumnya. Peran dan manfaat koperasi di Indonesia sangatlah penting, karena koperasi membuka pintu gerbang Usaha Kecil dan Menengah (UKM), menciptakan masyarakat yang mandiri, penggerak perekonomian hingga menciptakan lapangan kerja baru. Penelitian ini di lakukan di Koperasi Simpan Pinjam Monafen, Amarasi Barat. Penelitian ini berjudul : “Tingkat Perputaran Kas, Perputaran Piutang, Likuiditas dan Pertumbuhan Koperasi di Koperasi Simpan Pinjam Monafen, Amarasi Barat” persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengukur tingkat perputaran kas, tingkat perputaran piutang, tingkat likuiditas dan pertumbuhan koperasi di KSP Monafen Amarasi Barat ?. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat perputaran kas, tingkat perputaran piutang, tingkat likuiditas dan pertumbuhan koperasi di KSP Monafen Amarasi Barat menggunakan Laporan Keuangan. Untuk menjawab persoalan dan tujuan dari penelitian ini, maka berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Perputaran Kas pada KSP Monafen menunjukan nilai yang sangatlah rendah untuk tahun 2019 sebesar 0,65% dan pada tahun 2020 sebesar 0,34%. Hal ini menunjukan bahwa rata-rata tingkat pengembalian piutang kepada KSP Monafen sangat rendah Tingkat likuiditas koperasi simpan pinjam Monafen di tahun 2019 sebesar 2,37% dan ditahun 2020 sebesar 2,20%. Dengan demikian bahwa KSP Monafen di anggap mampu dalam melunasi hutang jangka pendek, dikarenakan rasio lancar di atas 1. Tingkat pertumbuhan menunjukan bahwa laba KSP Monafen mengalami penurunan bahkan untuk tahun 2020 mencapai -0,40. Kata Kunci : Perputaran Kas,Perputaran Piutang, Likuiditas, Pertumbuhan Koperasi

Analisis Anggaran Belanja Sebagai Alat Pengendali Kebijakan Pembangunan Di Desa Netemnanu Selatan Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang

MARIA NORLINCE LELTAKAEB
2022 · Book · Open Access

Menurut Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa pasal 1 menjelaskan bahwa Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa desa merupakan suatu langkah awal kemandirian desa dalam penyelenggaraan Pemerintah maupun dalam pengelolaan dana desa untuk menunjang pembangunan, yang dilihat dari tahap perencanaan anggaran, tahap realisasi anggaran dan tahap capaian anggaran. Menurut Listyangsi (2014) mengemukakan bahwa perencanaan merupakan suatu proses yang kontimu yang meliputi dua aspek yaitu formulasi perenanaan dan pelaksanaan. Perencanaan dapat digunakan untuk mengontrol dan mengevaluasi jalannya kegiatan karena sifat rencana itu adalah sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan. Menurut Anthony dan Govindarajan (2013) mengemukakan bahwa anggaran merupakan alat penting untuk perencanaan dan pengendalian jangka pendek yang efektif dalam organisasi. Anggaran memiliki dua peran penting di dalam sebuah organisasi, yaitu berperan sebagai alat perencanaan dan kedua berperan sebagai alat pengendalian. Menurut Mardiasmo (2009) perencanaan anggaran merupakan pernyataan mengenai estimasi kinerja yang ingin dicapai selama periode waktu tertentu yang dinyatakan dalam ukuran finansial. Realisasi anggaran merupakan suatu rangkaian aktivitas dalam menggunakan sumber daya ekonomi yang dikelolah dan diukur dalam satuan rupiah,disusun menurut klasifikasi tertentu secara sistematis untuk satu periode. Menurut Dedi Nordiawan (2010) mengemukakan bahwa realisasi adalah proses yang harus diwujudkan untuk menjadi kenyataan dan pelaksanaan yang nyata agar realisasi dapat sesuai dengan harapan di inginkan. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa realisasi adalah suatu proses yang harus diwujudkan untuk menjadi kenyataan dan dalam proses tersebut diperlukan adanya tindakan dan pelaksanaan yang nyata agar realisasi tersebut dapat sesuai dengan harapan yang di inginkan. Realisasi anggaran diguakan untuk meberikan informasi. Informasi akuntansi pertanggungjawaban merupakan infromasi yang penting dalam proses perencanaan, pengawasan dan pengendalian. Menurut Abdul Hafis Tanjung (2013) Laporan Realisasi Anggaran Merupakan Iktisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya ekonomi yang dikelola oleh pemerintah pusat atau daerah yang menggambarkan perbandingan antara anggaran dan realisasinya dalam satu periode pelaporan. Capaian anggaran adalah hasil akhir dari Kepala Desa menyampaikan laporan realisasi penyerapan dan capaian outpout dana desa setiap tahap kepada bupati atau walikota.

ANANALISI PENGARUH MOTIVASI, PERSEPSI DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PAKAIAN BEKAS DI PASAR INPRES NAIKOTEN I KOTA KUPANG

YULINDA SELFINA LOIN
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH MOTIVASI, PERSEPSI DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PAKAIAN BEKAS DI PASAR INPRES NAIKOTEN I Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Analisis Pengaruh Motivasi Persepsi Dan Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Bekas Di Pasar Inpres Naikoten I “ jenis penelitian ini adalah berjenis deskriptif kuantitatif. Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam membeli pakaian bekas yakni motivasi dan persepsi konsumen .pakaian bekas dapat berjalan dengan baik apabila di bantu atau didukung oleh motivasi dan persepsi konsumen yang baik agar dapat mencapai kepuasan kerja yang efesien. Kepemimpinan merupakan tulang punggung organisasi karena tampa kepemimpinan yang baik akan sulit untuk mencapai tujuan organisasi, Motivasi konsumrn adalah kekuatan pendorong dalam diri sendiri seseorang yang memaksa untuk melakukan suatu tindakan . Sedangkan Handoko (2001) mengatakan bawah motivasi adalah suatu keadaan dalam pribadi yang mendorong keinginan individu untuk melakukan keinginan tertentu guna mencapai tujuan untuk mencapai sasaran kepuasan terhadap produk yang di milki.Tujuan penelitian untuk penelitian ini dilakukan dengan tujuan adalah untuk mengetahui pegaruh motivasi persepsi pembelian untuk mengetahui sikap konsumen dan keputusan pembelian.penelitian ini merupakan deskripsif kuantitatif.Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah semua masayarakat kota kupang pada pasar inpres naikoten 1 yang berjumlah 100 0rang. Tenik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudia data dianalisis mengunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan SPSS. Motivasi,persepsi dan sikap konsumen tehdap keputusan pembelian pakain bekas dipasar inpres naikoten 1 dan pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis mengunakan regresi linear berganda dengan hipotesis pertama diketahui bawah variable motivasi dan keputusan pembelian memiliki nilai signifikan sebesar 0,009, varibel kedua dimana persepsi dan keputusan pemblian memilki nilai signifinkasi sebesar 0,024 dan variable ketiga dimana sikap konsumen dan keputusan pembelian memiliki nilai signifinkasi sebesar 0,000. Penelitian ini menunjukan bawah secara statistic terbukti bawah motivasi memiliki hubungan posetif terhadap keputusan pembelian konsumen di pasar inpres naikoten ,persepsi memilki pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian konsumen dipasar inpres naikoten 1 dan statistic terbukti bawah sikap konsumen memilki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen di pasar inpres naikoten 1, persepsi memilki pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian konsumen di pasar inpres Naikoten 1. Kata kunci : motivasi,persepsi,sikap,konsumen,keputusn pembelian

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KERAGAMAN PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA TOKOPEDIA

AGUSTINA RIVAN
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KERAGAMAN PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA TOKOPEDIA Nama : Agustina Rivan Nim : 17413665 Fakultas : Ekonomi Program Studi/Jalur Minat : Manajemen/Pemasaran Kualitas Pelayanan Menurut Kotler(2019) bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat pelayanan yang diterima dengan tingkat pelayanan yang diharapkan. Menurut Simamora (2013:441) mendifinisikan keragaman produk adalah sebagai seperangkat (keanekaragaman) lini produk dan unsur yang ditawarkan oleh penjual tertentu pada para pembeli. Latar belakang dalam penelitian ini berdasarkan peningkatan akan kebutuhan setiap orang dalam kebutuhan sehari-hari. Saat ini orang sangat mudah mendapatkan akses internet dari berbagai alat seperti smartphone atau komputer. Dalam Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Keragaman Produk terhadap kepuasan konsumen pada Tokopedia Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pada tokopedia,sampel dalam penelitian ini 100 responden konsumen pada Tokopedia yang diperoleh dengan menggunakan teknik aksidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuisioner. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini adalah dianalisis dengan menggunakan Deskrif Kualitatif. Analisis Lanjutan mengunakan meliputi Regresi linear berganda,uji t, uji f, uji koefisien determinasi. Permasaan regresi linear berganda Y = 3,787+0,0158(X1)+0,719(X2) + e, Hipotesis pertama (H1) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel Kualitas Pelayanan (X1) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) adalah 0,009 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2;100-3-1) = ( 0,025;96 ) =1,984. Berarti nilai t hitung > t tabel ( 2,64743>1,984 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kualitas Pelayanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Tokopedia,Hipotesis kedua (H2) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel Keragaman produk (X2) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) adalah 0,0000,05 , dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; 100-3-1) =( 0,025;1,348 )=1,984. Berarti nilai t hitung 1,984 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen (Y) pada Tokopedia. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: 1. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Kualitas Pelayanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Tokopedia. 2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Keragaman Produk (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Tokopedia.

ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA MAUBESI, KECAMATAN INSANA TENGAH, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA

AGUSTINA BORA
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA MAUBESI KECAMATAN INSANA TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA AGUSTINA BORA 17411678 Universitas Kristen Artha Wacana Kupang 2022 Penelitian ini berjudul “Analisis Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara”. Skripsi ini ditulis oleh AGUSTINA BORA, NIM 17411678 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Keuangan Daerah, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ( UKAW ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Pengelolaan Keuangan Dana Desa Pada Desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah dan juga untuk mengetahui kesesuaian antara perencanaan keuangan desa di Desa Maubesi dengan perencanaan keuangan desa menurut Permendagri No. 37 Tahun 2007 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini penulis melakukan analisis data dengan cara mengumpulkan, mereduksi, dan menyajikan data hingga dapat ditarik sebuah kesimpulan. Keabsahan data diperiksa dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil analisis tersebut kemudian dibandingkan dengan hasil wawancara dengan Kepala Desa Maubesi, Pendamping Desa Maubesi, BPD Desa Maubesi dan salah satu Perangkat Desa Maubesi mengenai perencanaan keuangan desa di Desa Maubesi tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan keuangan dana desa pada desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 sudah menjalankan siklus keuangan desa dengan baik mulai dari penyusunan rencana anggaran hingga pada siklus pertanggungjawaban anggaran dana desa. sehingga dapat dikategorikan efektif hanya saja pengaruhnya adalah Penundaan terhadap pencairan dana desa pada tahun berikutnya. Kata Kunci : Perancanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PADA KABUPATEN SABU RAIJUA

STEVEN ROBERTUS BAU BANI
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Pembangunan nasional merupakan proses pengembangan keseluruhan sistem penyelenggaraan negara untuk mewujudkan tujuan nasional yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Semakin besar tingkat pembangunan suatu negara mengindikasikan negara tersebut semakin maju dan berkembang (Dewi, 2015). Ada beberapa indikator yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional, misalnya pertumbuhan ekonomi, struktur ekonomi, indeks kualitas hidup, urbanisasi dan indeks pembangunan manusia, kesehatan, pendidikan (Parsiyo dan Widya, 2013). Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting untuk menganalisis sebuah pembangunan nasional yang terjadi di suatu negara dan menjadi perhatian terutama pemerintah. Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu proses peningkatan produksi barang dan jasa dalam segala aktivitas perekonomian di suatu negara pada periode tertentu. Pada dasarnya aktivitas perekonomian adalah suatu proses penggunaan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan output, maka proses ini pada gilirannya akan menghasilkan suatu aliran balas jasa terhadap faktor produksi yang dimiliki oleh masyarakat. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktivitas perekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu. Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi diantaranya yaitu pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Diantara ketiga komponen tersebut, pendapatan merupakan indikator yang sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, maka dari itu pertumbuhan ekonomi memacu pemerintah daerah memaksimalkan pemberdayaan segenap sumber daya potensial yang ada, serta membuka peluang kerja sama masyarakat (sebagai investor dan/atau pekerja) guna menciptakan lapangan pekerjaan baru yang akan mempengaruhi perkembangan kegiatan ekonomi dalam daerah tersebut. Peranan Pendapatan Asli daerah (PAD) di dalam penerimaan Pemerintah Daerah Tingkat I seluruh Indonesia relatif sangat kecil untuk dapat membiayai pembangunan daerah. Sedangkan menurut prinsip otonomi daerah penyelengaraan pemerintahan dan pembangunan daerah secara bertahap akan semakin dilimpahkan pada daerah. Dengan semakin besarnya kewenangan pemerintah pusat yang diberikan kepada pemerintah daerah maka peranan keuangan pemerintah daerah akan semakin penting karena daerah dituntut untuk dapat lebih aktif lagi dalam memobilisasi dananya sendiri Fenomena yang terjadi dalam penelitian ini Daerah yang bersangkutan dapat berkembang sesuai dengan kemampuannya sendiri dan tidak tergantung pada pemerintah pusat, dengan mengotimalkan sumber pendapatan daerah yang di hasilkan, dalam hal ini termasuk semua kekayaan yang di kuasai oleh Daerah dengan batas-batas kewenangan yang ada dan selanjutnya di gunakan untuk membiayai semua kebutuhan untuk penyelenggaraan urusan Daerah tersebut baik urusan wajib maupun urusan pilihan, untuk menjalankan kewajibannya dan memenuhi kebutuhan belanja Daerah tersebut. Selain itu dalam wujud komitmennya dalam penerapan otonomi daerah pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi akan mengalokasikan dana-dana yang dapat menambah sumber pendapatan bagi kabupaten/kota yang merupakan hak bagi kabupaten/kota atau yang bersifat bantuan maupun hibah. Fenomena inilah yang menarik untuk di teliti.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERTUKAR PASANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 1 KUPANG BARAT TAHUN AJARAN 2020/2021

APLIANA BAJA ORU
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERTUKAR PASANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 1 KUPANG BARAT TAHUN AJARAN 2020/2021 Oru, B.A)* Manu, N.S.T)** Manggoa, M)** Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya Hasil belajar siswa masi rendah Di kelas VII SMP Negeri 1 Kupang barat . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa pada materi klasifikasi makluk hidup dengan menggunakan model pembelajaran bertukar pasangan di SMP Negeri 1 Kupang Barat Tahun Ajaran 2020 /2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 3 rombongan belajar yaitu VIIA-VIIC dengan jumlah kelas VII seluruhnya 106 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan mengunkan post-test di dapatkan populasi dan sampel penelitian yaitu kelas VIIA dengan jumlah 14 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB dengan jumlah 14 siswa sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan yaitu berbentuk posttest-only control design. Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa Hasil Belajar Kognitif Siswa pada kelas eksperimen tinggi memiliki persentase sebesar pada rana mengingat (C1) 92,85 %,. ranah Memahami (C2) memiliki persentase 84,28% , rana menerapakan(C3) memeliki presentase 77,14 %.sedangkan hasil belajar pada kelas kontrol memiki presentase tertinggi pada rana mengingat 77,14%, hasil belajar pada rana memahami memikili presentase 62,85%, pada rana memahami memeliki presentase 48,21 %.Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 17,392> 2,055 pada taraf signifikansi atau kurang dari 0,05tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran bertukar pasangan terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya Pengaruh Hasil Belajar Kognitif Siswa pada kelas Eksperimen Dan Kelas Kontrol,Karena Kelas Eksperimen Menggunakan Model Pembelajaran Bertukar Pasangan Sedangkan Kelas Kontrol Menggunakan Metode Diskusi. Sehingga Dapat Disimpulkan Bahwa Penelitian Ini Adalah Terdapat Pengaruh Yang Signifikasi Pada Model Pembelajaran Bertukar Pasangan Terhadap Hasil Kognitif Siswa . Kata kunci : Model Pembelajaran Bertukar Pasangan Hasil Belajar Kognitif Siswa Keterangan * ) = Peneliti **) = Pembimbing

STRUKTUR KOMUNITAS BULU BABI (Echinoidea)DI PERAIRAN PANTAI KELIHA, DESA NELELAMAWANGI II,KECAMATAN ILE BOLENG, PULAU ADONARA,KABUPATEN FLORES TIMUR

JANI ELVIANA BANGNGU
2022 · Book · Open Access

RINGKASAN JANNI ELVIANA BANGNGU (15388150). StrukturKomunitasBuluBabi (Echinoidea) di Perairan Pantai Keliha, Desa Nelelamawangi II, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur: ALFRED G. O. KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D. dan DONNY M BESSIE, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Echinodermata disebutsebagaikunciekologi yang berperan dalam menjaga keseimbangan laut karena memiliki peran sebagai pendaur nutrient (Raghunatan dan Venkataraman, 2012). Selain sebagai pendaur nutrient, beberapa jenis echinodermata juga dimanfaatkan sebagai bahan makanan yakni Bulu babi (Echinoidea). Wilayah Kabupaten Flores Timur terdiri dari 3 pulau berpenghuni, salah satunya adalah Pulau Adonara. Salah satu desa pesisir di pulau Adonara yang memiliki potensi perikanan antara lain adalah Desa Nelelamawangi II. Pantai Keliha Merupakan salah satu pantai yang berada di pesisir Desa Nelelamawangi II. Masyarakat yang berada di sekitar pesisir Pantai Keliha tersebut memanfaatkan bulu babi (Echinoidea) sebagai bahan makanan. Melihat kondisi Echinoidea yang terdapat di pantai Keliha, maka perlu dilakukan upaya untuk memberikan informasi dan pemahaman pada masyarakat pesisir untuk menjaga kelestarian wilayah pesisir serta bijak dalam melakukan eksploitasi biota laut termasuk Bulu Babi (Echinoidea) agar kondisi system rantai makanan di wilayah pesisir tetap terjaga dan seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Struktur Komunitas Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Pantai Keliha, Desa Nelelamawangi II, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur dengan menggunakan metode Transek belt. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan yaitu bulan Februari 2020 di Perairan Pantai Keliha, Desa Nelelamawangi II, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 5spesies yang ditemukan antara lain: Echinometra mathei, Heterocentrotus trigonarius, Salmacis belli, Diadema Setosum dan Tripneustes gratilla yang di kelompokkan dalam 3 famili yaitu Echinometridae, Toxopneustidae dan Temnopleuridae. Keanekaragaman spesies Bulu Babi di Perairan Pantai Keliha merupakan kategori keanekaragaman kurang. Keseragaman spesies Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan pantai Keliha dapat dikategorikan keseragaman tidak merata. Spesies Bulu Babi (Echinoidea) yang mendominasi di Perairan Pantai Keliha adalah jenis Tripneustes gratilla dengan

PENGGUNAAN UKURAN ZEOLIT TERAKTIVASI DAN MODIFIKASI PROSES PENYARINGAN PADA PENGOLAHAN GARAM MASAK

NUNIA LAK'APU
2022 · Book · Open Access

RINGKASAN NUNIA LAK’APU (17393402).Penggunaan Ukuran Zeolit Teraktivasi Dan Modifikasi Proses Penyaringan Pada Pengolahan Garam Masak. Di bawah bimbingan : YUNIALDI H. TEFFU, S.Pi. M,Si sebagai pembimbing I dan MADA M. LAKAPU, S.Si, M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Inovasi dalam pemurnian garam banyak dilakukan untuk meningkatkan kadar NaCl seperti penambahan senyawa kimia NaOH, Na2CO3, dan polialuminium klorida, Metode ini mampu meningkatkan kadar NaCl namun kurang ramah lingkungan jika ditinjau dari hasil samping yang di hasilkan. Selain itu, bahan tersebut tidak dapat digunakan kembali untuk proses pemurnian garam berikutnya.Salah satu metode untuk meningkatkan kandungan NaCl yaitu penggunaan zeolit alam karena memiliki kelebihan antara lain: ekonomis, ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Namun selain penggunaan zeolit alam, proses penyaringan juga merupakan salah satu metode yang dilakukan dalam proses pemurnian garam. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kualitas garam masak hasil penggunaan ukuran zeolit teraktivasi dan modifikasi proses penyaringan pada pengolahan garam masak. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan April-Mei 2021 bertempat di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, sedangkan Laboratorium Biologi untuk pengujian bagian yang tidak larut dalam air, Laboratorium Politeknik Pertanian Negeri Kupang untuk pengujian NaCl dan Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech, Bogor, Jawa Barat untuk pengujian iodium dalam KIO3. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis data menggunakan analisis sidik ragam, kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD). Hasil penelitian penggunaan ukuran zeolit teraktivasi dan modifikasi proses penyaringan pada pengolahan garam masak yaitu organoleptik parameter warna ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 25 mikron yaitu putih normal 96%, dan ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 150 mikron dengan parameter warna garam selain warna K1 dan K2 72%, organoleptik parameter bau ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 25 mikron yaitu normal tidak berbau, 92%. Dan ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 150 mikron yaitu bau tidak normal 48%, kadar air berkisar antara 2,98%-8,62%, kadar NaCl 88,00%-93,57%, bagian yang tidak larut dalam air 0,66%-4,00%, dan kadar iodium (KIO3) 6,05mg/kg-18,77mg/kg. Kata Kunci :Bagian Yang Tidak Larut Dalam Air, Garam,Iodium (KIO3), Kadar Air, Modifikasi Penyaringan,Nacl, Organoleptik, Zeolit

Strategi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Di Kawasan Pantai Konokar Ki'ik Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu

FERDINANDUS BAU
2022 · Book · Open Access

Ekowisata mangrove merupakan objek wisata yang berwawasan lingkungan dimana wisata tersebut mengutamakan aspek keindahan yang alami dari hutan mangrove serta fauna yang hidup di sekitarnya tanpa harus merusak ekosistem tersebut untuk membuatnya lebih menarik wisatawan. Ekowisata merupakan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat pesisir yang dapat menambah pendapatan mereka. Selain itu dalam pengelolaan ekowisata dan strategi konservasi hutan mangrove, keterlibatan para stakeholders sangat berperan penting. Proyek ekowisata dapat berhasil jika stakeholders melaksanakan peran mereka dalam pengelolaan ekowisata maupun konservasi hutan mangrove. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2020, dengan tujuan untuk merumuskan strategi pengembangan ekowisata hutan mangrove di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Analisis data menggunakan analisis SWOT. Strategi yang dipakai adalah progresif dimana pengembangan ekowisata hutan mangrove di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu sedang berkembang, dan memiliki prioritas yang paling tepat dilakukan adalah (1) Meningkatkan sistem pengelolaan ekowisata mangrove lebih maksimal serta menjaga ekosistem mangrove dan fauna yang ada, guna menarik perhatian bagi setiap pengunjung yang datang, (2) Pengembangan sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan wisata,(3) Membangun komitmen bersama antara instansi terkait dalam proses pengembangan ekowisata ke depan, (4) Pemanfaatan potensi dan ekosistem untuk pengembangan ekowisata yang menjunjung tinggi nilai kelestarian alam