YANI KURNIATI MEHE LAY
2023 · Book · Open Access
AN ANALYSIS TRANSLATIONS ERRORS OF INDONESIAN INTO ENGLISH MADE BY THE FIFTH-SEMESTER STUDENTS OF ENGLISH EDUCATION AT ARTHA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY ABSTRACT Student, Name1 Supervisor1, Name.2 Supervisor2, Name.3 (MeheLay Yani K) (Tamelan Thersia M ) (Tlonaen Zuvyati A) This research is entitled ”An Analysis Translation Errors Of Indonesian Into English Made By The Fifth-Semester Students Of English Education At Artha Wacana Christian Univesity”. The problem of this study is what are the types of errors made by the students in translating text Indonesian into English? This study aims to find out and classify the types of errors made by the students in their translation text of Indonesian into English. The research applied a descriptive qualitative method. The data is taken from the Students’ of one translation task. In analyzing the data, the researcher uses the theory of the types of translation errors by Sager (1983). The research shows that there are four types of translation errors, namely inversion of meaning, addition of meaning, omission of meaning, and deviation of meaning. As the result of this research, the errors used in the translation errors of Indonesian into English made by the fifth-semester students is the deviation of meaning with 14 times occurrences, followed by the omission of meaning with 11 times occurrences, the addition of meaning with 8 times occurrences, and inversion of meaning with 3 times occurrences. Therefore, the researcher hopes that teachers and students should pay more attention to it and learn more about how to translate from source language to target language. Keywords: translation, errors, types
MARLIN KRISTIANI HABA MANU
2023 · Book · Open Access
The title of this writing is “A Descriptive Study of Prefix in the Book of Matthew and Mark in Lii Hawu”. This research was conducted to answer the research problem; 1. What are the types of prefix in the book of Matthew and Mark in Lii Hawu? 2. What is the function of prefix in the book of Matthew and Mark in Lii Hawu? The aim of this research is to find out the types of prefix and the function of prefix in Lii Hawu. The method used in this research has been descriptive qualitative. The document from the Bible Lii Hawu (Indonesian Bible Institute) “New Testament in Today’s Sabu Version” from the Book of Matthew and Mark . Based on the data collected, the analysis focused on types and function affix in Lii Hawu. The results of data analysis showed that: (1) Type of prefix. There are four types of prefix, they are {pe-, ke-, he-, and ta-}. For example: (a). {pe-} + Kaddhi ‘get up’= pekaddhi ‘wake’, (b). {he-} + Atta ‘cut’ = heatta ‘piece’, (c). {ke-} + tallu ‘three’ = ketallu ‘third’, and (d). {ta-} + walle ‘buy’ = tawalle ’buy’. (2) Prefix in Lii Hawu has function produce verbs if they are attached to verbs. Example: [ta- + [walle]V]V, -walle ‘buy’is the verb and ta-walle ‘buy’ is the verb. Adjectives and verbs. Example: [pe- + [made]Adj]V], -made ‘dead’ is the adjective and pe-made ‘turn off’ is the verb. Produces a noun if it is attached to numbers. Example: [he- +[dau]N]Num, -dau ‘person’ is the noun and he-dau ‘a,/a is the numer. Verbs and numbers. Example: [he- +[bhakka]V]Num], -bhakka ‘split’ is the verb and he-bhakka ‘adjacent’ is the number. To produce number when it is attached to number. Example: [ke- + [tallu]Num]Num, -tallu ‘three’ is cardinal number and ke-tallu ‘third’ is ordinal number. Produce cousative verb when it is attached to verb. Example: [pe- + bui]V]V, -bui ‘fall’is the verb and pe-bui ‘drop’ is the verb.
ELISABET LINDIMARA
2023 · Book · Open Access
The main objective of this study was to find out the improvement of students’ ability in writing procedure text using picture. This study was conducted at SMP 2 Kota Kupang, with the population was eight grade students and the sample was class VIII A and VIII B. The number of population was 60 students. The method used in this study was a quantitative method and the design was a quasi-experimental design. The instrument was obtained using a written test. Data collection techniques are found by calculating the average score on the pre- test and post-test in experimental group and control group. The results of this study was indicated that there was a significant difference between experimental group and control group with the mean score in experimental group was 80.3 and the mean score in control group was 50.2. Whereas in the paired test samples, there were significant results between the pre-test and post-test based on the result of the value, the value of t-test (9.86) was higher than the value of t- table (2.045) with df = N-2. It means that the hypothesis(Ho) was rejected and the hypothesis(H1) was accepted. This showed that using picture can improve students’ ability in writing procedure text. The research question has been answered. In addition, the total score of experimental group was 2410 and the total score of control group was 1570. In writing procedure text , can develop students’ way of thinking to be active and critical. Therefore, by using picture can be used as an alternative teaching strategy, in improving students’ writing descriptive paragraph.
MARIANA NADUASTI PENY
2023 · Book · Open Access
RINGKASAN MARIANA NADUASTI PENY (16383510) Hubungan Kerapatan Mangrove Terhadap Laju Transpor Sedimen di Kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Ir. Yohanes Merryanto S., M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing 1 dan Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing 2. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Mangrove memiliki berbagai manfaat, salah satunya mengendalikan transpor sedimen. Kelurahan Oesapa Barat memiliki vegetasi mangrove yang cukup luas di wilayah Kota Kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen di kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Metode purposive sampling pada kondisi kerapatan tinggi dan rendah untuk menghitung kerapatan mangrove. Penempatan sediment trap pada bagian depan, tengah dan belakang vegetasi mangrove untuk mengetahui laju transpor sedimen. Suhu perairan, kecepatan arus dan kedalaman perairan menjadi parameter yang diukur. Analisis korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen. Jenis mangrove yang ditemukan yaitu Avicennia alba, Lumnitzera racemose, Rhizopora mucronata dan Sonneratia alba. Hasil penelitian menunjukan hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen bernilai -1 yang berarti kerapatan mangrove yang semakin tinggi menyebabkan laju transpor sedimen semakin rendah dan sebaliknya. Kata kunci: Kerapatan mangrove, laju transpor sedimen, ekowisata Kelurahan Oesapa Barat.
GESLY ANUGRANI OEMATAN
2023 · Book · Open Access
Bioekologi merupakan salah satu faktor yang cukup besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan penyebaran rumput laut. Hal ini dapat dimaklumi karena di dalam masalah bioekologi termasuk pemilihan lokasi yang memenuhi syarat untuk pertumbuhan rumput laut secara ideal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Kondisi Biokelogi Budidaya Rumput Laut di Pesisir Walakiri Desa Watumbaka Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2023 di Desa Watumbaka Kecamatan Pandawa Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan melakukan observasi dan pengukuran langsung di lapangan. Pengambilan sampel Echinodermata menggunakan metode belt transek. Untuk memperoleh data lamun sebagai objek penelitian di gunakan metode transek kuadran. Pengambilan sampel makroalga menggunakan metode transek (kuadran transek) dengan teknik sampling kuadran. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelimpahan relatif Echinodermata tertinggi adalah ditemukan pada jenis diadema setosum yang memiliki nilai kelimpahan 43% ind/m², sedangkan kelimpahan jenis terendah adalah jenis sand dolar dengan jumlah nilai kelimpahan yaitu 0,6% ind/m². perhitungan indeks keanekaragaman, keseragaman, dominasi Echinodermata tertinggi sebesar (0,92, 0,88, 0,33). Kepadatan jenis dan relatif makroalga tertinggi adalah jenis hypnea cerviconis. Dengan nilai kepadatan yaitu 14.7 ind/m². sedangkan nilai kepadatan jenis dan relatif terendah pada jenis Halymenia sp. Dengan nilai kepadatan 0.2 ind/m². nilai kerapatan jenis dan nilai kerapatan relatif terdapat pada jenis Cymodocea rotundata dengan nilai kerapatan tertinggi 174.5 ind/m². sedangkan nilai kerapatan jenis terendah pada jenis Enhalus acaroides dengan jumlah nilai yaitu 11.5 ind/m². Nilai penutupan jenis dan relatif tertinggi terdapat pada jenis Cymodocea rotundata dengan nilai nilai penutupan 47.54 ind/m² . Sedangkan nilai terendah penutupan jenis relatif pada jenis Enhalus acoroides dengan jumlah nilai yaitu 18.98 ind/m².
GODELIFA M.GORETI NITSAE
2023 · Book · Open Access
Mangrove yang mayoritas hidup dikawasan estuari memiliki peran penting bagi kehidupan makhluk hidup di perairan dan daratan. Ekosistem mangrove menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dari erosi (abrasi), peredam badai dan gelombang, penangkap sedimen, habitat (tempat tinggal), tempat mencari makan (feeding graund), dan tempat pemijahan (spawning graund) bagi biota perairan. Salah satu biota yang hidup di ekosistem mangrove yaitu gastropoda. Gastropoda merupakan salah satu kelompok hewan dasar yang memegang peranan penting dalam ekosistem akuatik. Gastropoda mempunyai peranan penting dari segi ekologi dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman dan kelimpahan gastropoda yang meliputi Indeks keanekaragaman, kelimpahan jenis dan kelimpahan gastropoda. Penelitian ini menggunakan metode observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa keanekaragaman dan kelimpahan gastropoda di Desa Oebelo mulai dari yang tertinggi hingga terendah yaitu masing-masing pada stasiun 1 memiliki 258 ind/m² yang terdiri dari 8 spesies gastropoda dan stasiun 2 memiliki 184 ind/m² yang terdiri dari 8 spesies. Kelimpahan jenis tertinggi Cerithidea anticipata dengan jumlah 6,75. Kelimpahan jenis terendah yaitu pada stasiun 1 dan 2 yaitu Neritina cornucopia, Littoria irrorata, Nassarius limatus dengan nilai sama 0,4. Dari kedua stasiun ini keanekaragaman dan kelimpahan dikategorikan rendah
MARIANUS MANU MODOK
2023 · Book · Open Access
Dari hasil penelitian yang dilakukan DI Manumuti tarus pada musim kemarau, dapat disimpulkan bahwa Tingkat efisiensi distribusi air irigasi di jaringan utama sebesar 88,84 % yang dapat dipilah untuk saluran primer 97,18 % dan saluran sekunder 91,43 %. Tingkat efisiensi pemakaian air irigasi sebesar 81,43%.Tingkat efisiensi irigasi total di Manumuti sebesar 58,94 % Berdasarkan hasil analisa data pengukuran kecepatan aliran di outlet sadap primerdan inlet sadap sekunder (lampiran 2) dan debit pada tabel 4.1., diperoleh bahwa efisiensi distribusi di saluran sekunder Di Manumuti sebesar 97,18%. Berdasarkan hasil analisa data pengukuran kecepatan aliran di outlet sadap sekunder dan inlet sadap primer (lampiran 4) dan debit pada tabel 4.2., diperoleh bahwa efisiensi distribusi di saluran sekunder DI Manumuti sebesar 91,43 %. Berdasarkan hasil analisa data pengukuran kecepatan aliran di outlet sadap primer dan inlet sadap sekunder (lampiran 2) dan debit pada tabel 4.1., diperoleh bahwa efisiensi distribusi di saluran sekunder Di Manumuti sebesar 97,18%.
VIKTOR VITALIS LEKI
2023 · Book · Open Access
Persepsi Petani Padi Terhadap Penggunaan Alat dan Mesin Pertanian Hand Tractor Di Kelompok Tani Sukaerleon Desa Lakulo Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Hand Tractor adalah salah satu alat dan mesin pertanian yang digunakan untuk mengolah tanah sebelum tanah tersebut digunakan untuk budidaya tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Persepsi Petani Terhadap Penggunaan hand tractor di Kelompok Tani Sukaerleon Desa Lakulo Kecamatan Weliman Kabupaten Bone. Pengambilan populasi dalam penelitian ini adalah anggota Kelompok Tani Sukaerleon dengan jumlah 5 (Lima) responden. penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriftif kualitatif dan Skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap penggunaan alat dan mesin pertanian hand tractor secara umum yaitu aspek kemudahan, aspek efesiensi waktu, aspek efesiensi tenaga dan aspek efesiensi biaya. Dari penelitian yang sudah dijalankan di dapatkan hasil persepsi petani terhadap penggunaan alat dan mesin pertanian hand tractor efektivitas yaitu dengan kategori efektif dengan jumlah skor penilaian sebanyak 227, dengan skor rata-rata 45,4.
IVANA ANGGIANA MBOOH
2023 · Book · Open Access
A DESCRIPTIVE STUDY ON TYPES OF PRESUPPOSITION FOUND IN THE “GOLDEN WAYS” A TV PROGRAM HOSTED BY MARIO TEGUH ABSTRACT Student Supervisor1 Supervisor2 (Ivana A.Mbooh) (Erny S.N Hambandima, S.Pd., M.Pd) (Daniel F. Kamengko, S.Pd., M.Ed) This research entitled A descriptive study on types of presupposition found in the “Golden Ways” a TV program hosted by Mario Teguh . Based on the “Golden Ways” a TV program hosted by Mario Teguh in general, this study aims to find the types of presupposition contained in the TV program. This study uses qualitative descriptive methods to find out the results. The researchers carry out the necessary data collection activities followed by processing the data with the specified techniques. The results of data analysis and interpretation showed that in the utterance of Mario Teguh’s golden ways a TV program there are types of presupposition 1) Existential Presupposition : Mario Teguh used name of something and number The formula that God has set, Hibram deserves the best for that soul mate, I’m making my self the best soul mate for who ever God is sending me, 2) In factive presupposition, he used words “realize” and “knows” Many people realize that quarrel is a good sign, The devil’s know that husband and wife will have great children.3) In lexical presupposition, he used “again and start ” We meet again in our simple program but yes hopefully the impact is not simple for the beauty of our lives, I started from the title Mr. Mario, A soul mate starts from true love, Because when a man and woman meet in adulthood, they’ve already formed as wax, they’ve started to harden and have a shape, and there will be arguments, coercion, adjustments, and then there’s what we call sacrifice. 4) In structural presupposition, he used wh-question construction “where, why, what, who, and how” Talk about love, what does it have to do with it ? What is the cause and effect ?, What is singles ?, How do we make ourselves a quality person ? 5) In non factive presupposition, he used word “dream, imagine and expects” You dream of financially man. 6) In counter factual presupposition, there is a clause, If he is really your mate, Gods keep being together, If like that, take it self-confidence.
LASARUS LANMAI
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK ANALISIS KUALITAS KARYA ILMIAH SKRIPSI ALUMNI PROGRAM STUDI ILMU PENDIDIKAN TEOLOGI PADA MASA COVID 19 TAHUN 2020 Lanmai, Lasarus. Tnunay, Paulus.)* Natonis, A, Dina.)** Covid 19 dapat mempengaruhi semua aspek dalam perguruan tinggi terkhususnya proses penulisan karya ilmiah skripsi yang dilakukan secara firtual (online) sehingga penulis menarik untuk menganalisis mutu karya ilmiah skripsi. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana Mutu karya tulis ilmiah alumni IPT pada masa Covid 19 tahun 2020?. untuk mengetahui Mutu karya ilmiah skripsi alumni IPT pada masa Covid 19 tahun 2020. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif Pendekatan deskriptif dan Pendekatan eksplorasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, terdapat 14 skripsi yang diteliti, 8 skripsi pada latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, asumsi penelitian ditulis secara jelas baik itu secara teknis, metodologi, substansi dengan bahasa yang mudah dipahami dan dimenegti, terdapat 6 skripsi yang tidak memiliki substansi artinya bahwa tidak memiliki signifikansi teori dan signifikansi praktis, secara teknis peneliti tidak mampu untuk melakukan penelitian terhada masalah yang dipilih, seperti kemampuan teortik, metodologi, fasilitas untuk melakukan penelitian, waktu tenaga, dan perhatian akan masalah akan dipecahkan karena penulis memulai mengangkat masalah yang tidak mudah. 10 skripsi yang menguraikan teori sebagai jawaban sementara terhadap gejala yang menjadi objek penelitian. Menguraikan secara secara jelas sehingga dapat menerangkan variabel dan dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan indikator. Ada menggunakan jurnal dan buku teks yang digunakan terkategori baru atau tahun terbbitan tidak lebih dari 10 tahun terakhir dan relevan dengan sumber aslinya. Terdapat 6 skripsi yang metodenya relevan dengan veriabel penelitiaan. 8 skripsi lainnya tidak mengunakan metode yang sesuai dengan varibel penelitia. Kesimpulan penelitian adalah mutu karya ilmiah skripsi alumni IPT masa Covid 19 tahun 2020 kurang berkualitas secara teknis, metodologis, substansi karena kondisi dan situasi pada tahun 2020 tidak menjamin keefektifan proses penelitian dan proses penulisan secara masif. Yaitu: (1). Covid 19 dapat mempengaruhi proses penulisan karya ilmiah skripsi. (2). Secara teknis proses penulisan karya ilmiah skripsi alumni IPT tahun 2020 tidak menggunakan satu pedoman penulisan karya ilmiah, sehingga hasil penulisan karya ilmiah skripsi tidak tersistematisasi. (3). Proses bimbingan jarak jauh dapat mempengaruhi kualitas karya ilmiah. Kata Kunci: kualitas Karya Ilmiah, Covid 19 Keterangan: * Dosen Pembimbing I ** Dosen Pembimbing II
HERMAN HEDE WIWI
2023 · Book · Open Access
Latar belakang: Permainan tradisional Peluru Djuru sebagai rencana penelitian ini, merupakan sebuah permainan tradisonal yang telah dilaksanakan secara turun temurun oleh masyarakat Raijua sebagai warisan leluhur. Permainan ini khasbudaya. Raijau dan hanyasatu-satunya permainan yang ada di Raijua. Permainan ini dilaksanakan pada bulan April setiap tahun, pada malam hari selama dua malam berturut-turut. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permainan peluru djuru sebagai media rekreasi di Kabupaten Sabu Raijua Metode penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, di mana penelitian ingin menekankan pada analisis pada penyimpulan secara induktif dan deduktif dengan menggunakan logika ilmiah. Pada penelitian kualitatif ini peneliti sendirilah yang menjadi instrumen penelitian untuk mendapatkan data secara langsung dari sumbernya. Hasil dan pembahasan: Hasil wawancara dengan tokoh adat, menggambarkan pesan mendalam dari perjuangan Madja. Bahwa usaha yang keras dan tekad yang kuat selalu membuahkan hasilnya. Oleh karena itu pesta peluru djuru sesungguhnya memberikan sebuah pesan moral bagi masyarakat Raijua khususnya generasi muda agar tidak lengah dalam menghadapi tantangan alam Raijua yang begitu keras. Budaya peluru djuru yang diarakan setiap tahun merupakan peninggalan leluhur yang memiliki nilai persatuan bahkan nilai moral. Artinya bahwa dengan permainan tradisional peluru djuru ini, masyarakat secara umum terutama generasi muda dapat memahami dan mengenal budaya nya sendiri serta pesan-pesan moral yang terkandung di dalamnya. Simpulan: Nilai-nilai yang terdapat dalam permainan peluru djurudiantara nilai persatuan, nilai moral, nilai pendidikan dan nilai keberanian harus ditanamkan kepada setiap warga masyarakat Raijua khususnya generasi muda. Nilai Persatuan yang dimaksudkan adalah bahwa dalam permainan peluru djuru yang diutamakan adalah permainan tersebut tidak mementingkan mana yang kalah dan mana yang memang. Yang paling penting adalah bagaimana menjaga kebersamaan dan persauran. Nilai moral berarti setiap perbuatan yang baik, pasti menghasilkan sesuatu yang baik. Nilai Pendidikan berarti masyarakat Raijua harus belajar untuk memahami arti dari sebuah persaudaran.
CHRISTIN RAHAYU TAMBUNAN
2023 · Book · Open Access
This research is entitled improving students pronunciation skill through English Language Speech Assistant (ELSA) application at UKAW. Pronunciation skill is one of four skills important in English, but some students had problems with their pronunciation skill. The writer used English Language Speech Assistant (ELSA) application in teaching English especially by using ELSA content display to help students improving their pronunciation skill. The aim of this research was to find out the effectiveness of mobile assisted English language speech assistant (ELSA) application in improving students’ pronunciation skill. This research used pre-experimental design. The population of the research was 136 students of EESP, which 18 students of 2nd semester EESP UKAW in Kupang were chosen purposively as sample of this research. In collecting the data, the writer used pre-test and post-test to know students’ pronunciation skill. The result of data analysis show that the mean score of students on pre-test was 15. After the treatment given by the writer, the mean score of students on post-test was 18,44 and the improvement was 23%. The data analysed by using t-test. The t-test value (1,4) was greater than t-table value (1.740) the alternative hypothesis (H1) was accepted and null hypothesis (Ho) was rejected. The result showed that there was an improvement on students’ pronunciation skill through English Language Speech Assistant (ELSA) application. in teaching and learning using Mobile Assisted Language Learning (MALL) technology capabilities can improve students’ pronunciation skill in English using the English Language Speech Assistant (ELSA) speak application, it was proven by the students’ post-test score is higher than pre-test score from the level 57% to the level 85%.
VERONICA NENOMNANU
2023 · Book · Open Access
PEMAHAMAN GURU PELAYANAN ANAK DAN REMAJA (PAR) DI JEMAAT GMIT EMBUN HERMON BU’AT KLASIS SOE TENTANG FUNGSI ALAT PERAGA *(Nenomnanu.V) **(Nuban Timo.E) **(Manu.L) ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : bagaimana pemahaman guru PAR di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at tentang fungsi alat peraga?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at Klasis Soe tentang fungsi alat peraga. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian terdiri dari 2 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para guru PAR di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at memahami tentang fungsi alat peraga akan tetapi kurangnya ketersediaan alat peraga dan juga dana dari majelis jemaat sehingga para guru PAR mengalami kesulitan saat mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anak PAR. Berdasarkan hasil analisis data maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut :Bagi para pengajar PAR yang akan menggunakan alat peraga, sebaiknya menggunakan alat peraga yang mudah untuk didapat, yang ada dilingkungan sekitar, atau dapat memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dipakai. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengajar untuk membuat alat peraga dan lebih ekonomis. Selain itu alat peraga yang dipakai harus dapat merangsang kemampuan berpikir anak dan harus sesuai dengan materi yang diajarkan. Berdasarkan kesimpulan diatas maka penulis mengajukan saran sebagai berikut : (1) bagi para pengajar par yang akan menggunakan alat peraga, sebaiknya menggunakan alat peraga yang mudah untuk didapat, yang ada dilingkungan sekitar atau dapat memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dipakai. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengajar untuk membuat alat peraga dan lebih ekonomis. Selain itu alat peraga yang dapat dipakai harus dapat merangsang kemampuan berpikir anak dan harus sesuai dengan materi yang diajarkan. (2) Bagi para Majelis Jemaat di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at agar lebih memperhatikan anak-anak PAR dalam hal mengadakan alat peraga atau alat bantu mengajar bagi para pengajar demi kelangsungan proses pembelajaran. Kata Kunci : Pemahaman, Alat Peraga. PAR *Peneliti **Pembimbing I **Pembimbing II
MARIA NOVITA UTA
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENGELOLA PERBATASAN DAERAH PROVINSI NTT Pada setiap organisasi besar maupun organisasi kecil dapat dikatakan bahwa salah satu sumber daya yang sangat penting adalah manusia yang berkedudukan sebagai karyawan, buruh ataupun pekerja. Bagaimanapun majuSnya teknologi dewasa ini yang mampu menggantikan sebagaian besar tenaga kerja manusia, namun masih banyak kegiatan yang tidak dapat menggunakan alat perlengkapan mekanis dan sepenuhnya otomatis tersebut. Dikatakan paling berharga karena dari seemua sumber yang terdapat dalam suatu organisasi, hanya sumber daya manusialah yang mempunyai harkat dan mertabat yang harus dihargai dan dijunjung tinggi. Selain itu sumber daya manusialah yang memiliki kemampuan berpikir secara rasional (Prabu Mangkunegara 2011). Menurut,Rumawas 2018 pengembangan sumber daya manusia sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan kemajuan teknologi yang cepat dan persaingan secara global, dengan segala upaya pelatihan dan pengembangan karyawan dipersiapkan untuk dapat meningkatkan kemampuan dan tentunya peningkatan kinerja menjadi tujuan akhir. Menurut Mulyadi dan Veithzal Rivai (2011) menerangkan bahwa gaya kepemimpin merupakan pola perilaku dan strategi yang disukai dan sering diterapkan oleh seorang pemimpin dalam rangka mencapai sasaran organisasi. Menurut Husein Umar (2012) pengertian kinerja pegawai adalah kesediaan seseorang atau kelompok orang untuk melakukan sesuatu kegiatan dan menyempurnakannya sesuai dengan tanggung jawab dengan hasil seperti yang diharapkan. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas tentang Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 59 orang dari jumlah populasi sebanyak 59 orang pegawai yang bekerja di Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi NTT.teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengaruh pengembangan sumber daya manusia dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Persial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji Koefisien Determinasi, dari hasil peneliti yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara persial pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT, secara persial gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstan a sebesar 14,324 sedangkan koefesien regresi b1ˡ = 0,453, b² adalah 0,225.Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh pengembangan sumber daya manusia (X1) gaya kepemimpinan (X2) kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : Y= 14,324+ 0,453 X1 + 0,225 X2 +e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh pengembangan sumber daya manusia (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengembngan sumber daya manuisa(X1) ditemukan t hitung = 5.091 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,001. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengembangan sumber daya manusia (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh gaya kepemimpinan (X2) terhadap kinerja pegawai(Y). Diketahui bahwa untuk variabel gaya kepemimpinan (X2) ditemukan t hitung = 3.139 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,00. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel gaya kepemimpinan (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai(Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 32.830 lebih besar F tabel = 3,16 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengembangan sumber daya manusia, gaya kepemimpinan (X2) berpengaruh positif secara simultan terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.540 atau 54,0%. Hal ini berarti besarnya pengaruh pegembangan sumber daya manusia, gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai adalah 54,0%. Sedangkan pengaruh sebesar 46% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Pengembangan sumber daya manusia, Gaya kepemimpinan, Kinerja Pegawai
MEITTY ANATJI OAN
2023 · Book · Open Access
PERANAN PELAYANAN PENATUA DAN DIAKEN DALAM MENINGKATKAN PANCA TUGAS PANGGILAN GEREJA DI JEMAAT IMANUEL EAHUN KLASIS ROTE TIMUR *(Oan.A.M) **(Pellu.H.L) **(Tnunay.P) ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : bagaimana peran Penatua dan Diaken dalam melaksanakan Panca Pelayanan di Jemaat Imanuel Eahun?. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk peran pelayanan Penatua dan Diaken dalam meningkatkan panca tugas panggilan gereja di Jemaat Imanuel Eahun Klasis Rote Timur. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian terdiri dari 10 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penatua dan Diaken dalam menjalankan tugas/tanggungjawab mereka sebagai pelayan itu telah mereka lakukan walaupun dalam pelayanan mereka dihadapkan dengan beberapa kendala tetapi mereka berupaya untuk meningkatkan kemajuan pelayanan. Berdasarkan hasil analisis data maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut: Peran penatua adalah memberitakan Firman Tuhan kepada anggota-anggota jemaat dan mencari tahu apakah Firman itu bertumbuh dan menghasilkan buah atau tidak, memberitakan injil serta mengajak anggota jemaat untuk beribadah dan menggembalakan kawanan domba Allah. Peran diaken adalah bekerja sebagai seorang hamba atau pelayan untuk melayani setiap anggota jemaat dan bersama-sama dengan penatua mengatur keperluan untuk pelayanan sakramen. Berdasarkan kesimpulan diatas maka penulis mengajukan saran sebagai berikut: Bagi penatua dan diaken yang melakukan pelayanan hendaklah pelayanan itu tetap dilakukan sesuai dengan perannya masing-masing dan melakukannya dengan kasih yang diajarkan Tuhan. Kata Kunci : Peranan pelayanan Penatua dan Diaken
JANRI FEBRIANTI BABIS
2023 · Book · Open Access
A B S T R A K PERAN ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA ALKITAB PADA ANAK DI JEMAAT GMIT EISLEBEN OINLASI, KLASIS AMANUBAN TIMUR SELATAN TAHUN 2022 Babis, F, J)* Pellu, L)** Pobala, P)** Penelitian ini dilakukan pada lokasi yang bertempat dijemaat GMIT Eisleben Oinlasi, Klasis Amanuban Timur Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada bulan Juni. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: bagaimana peran orang tua dalam menumbuhkan minat baca Alkitab pada anak? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam menumbuhkan minat baca Alkitab pada anak dijemaat GMIT Eisleben Oinlasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana penulis melakukan wawancara kepada orang tua anak untuk mendapatkan informasi yang akurat dalam penulisan karya ilmiah ini. Selanjutnya data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif yang interaktif. Hasil penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan wawancara disetiap rumah yang dipilih penulis sebagai responden untuk mendapatkan informasi dari responden mengenai perannya dalam menumbuhkan minat baca Alkitab pada anak. Responden yang dipilih penulis untuk melakukan wawancara berjumlah 7 orang. Peran orang orang tua adalah sebagai guru/pendidik (penuntun), pembimbing, pemberi contoh/teladan, maupun sebagai fasilitator bagi anak-anaknya. Apabila orang tua tidak melakukan peran dengan baik maka akan berpengaruh pada anak. orang tua sebagai guru/pendidik (penuntun) yang dimaksud adalah anak pertama kali mendapatkan didikan adalah dari orang tua, sehingga peran orang tua sebagai guru/pendidik (penuntun) sangatlah dibutuhkan. Orang tua sebagai pembimbing yang dimaksud yaitu orang tua pasti menginginkan anaknya menuju arah yang yang benar maka setiap orang tua haruslah membimbing anak-anaknya dengan baik dan benar pula, dengan memberikan nasihat dan membimbing anak mengenal akan Firman Tuhan. orang tua sebagai teladan yaitu orang tua menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya, anak akan mengikuti semua yang dilakukan oleh orang tua. Jika orang tua menunjukkan sikap yang baik maka anak akan meniru. Jika orang tua malas membaca Alkitab maka anakpun akan malas membaca Alkitab. Orang tua sebagai fasilitator yaitu orang tua bertanggung jawab memfasilitasi anak-anaknya, menyediakan segala kebutuhan anak dari sandang, pangan, dan papan. Akan tetapi itu tidak cukup, orang tua pasti menginginkan anak dapat belajar dengan baik, contohnya membaca Alkitab maka orang tua harus mempersiapkan bahan bacaan seperti Alkitab dan buku cerita tentang Alkitab pula. Dari keempat peran diatas maka orang tua memiliki tanggung jawab penuh untuk mendidik, membimbing, menjadi contoh, fasilitator yang baik untuk anak-anaknya sehingga anak memiliki kecintaan terhadap Alkitab. Kata Kunci: Peran Orang Tua, Menumbuhkan Minat Baca Alkitab, Anak.
MERLIN YUNERI KORE DJARA
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK PANDANGAN GEREJA TERHADAP PEMBERIAN NAMA KESAYANGAN BAGI MASYARAKAT SABU DI DESA DEPE KECAMATAN SABU BARAT KABUPATEN SABU RAIJUA ________________________________________ Kore Djara M(*) Pellu L(**) Manu L(***) Budaya masyarakat sabu hingga kini tetap terpelihara sebagai identitas dan kepribadian warisan nenek moyang yang memiliki kekhasan tersendiri, termasuk dalam hal pemberian nama. Nama dalam masyarakat sabu bukan hanya penanda identitas diri seseorang tetapi nama juga menunjukkan suatu peristiwa budaya bentuk penghormatan, tata krama, kesantunan, serta pewarisan dan historisitas. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan menganalisis permasalahan yang di temukan. Penelitian kualitatif didasarkan pada data primer. Data primer yaitu data yang di peroleh melalui wawancara langsung dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pandangan Gereja terhadap pemberian nama kesayangan bagi masyarakat Sabu di Desa Depe, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua yang berkaitan Pemberian nama kepada anak sehingga terciptanya nama kesayangan bagi masyarakat Sabu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pengakuan gereja bahwa gereja menyetujui adanya pemberian nama kesayangan bagi masyarakat Sabu karena nama kesayangan itu merupakan sebuah penghormatan kepada seseorang baik untuk orang Sabu maupun bagi orang yang bukan orang Sabu atau pendatang. Orang Sabu bukan hanya memiliki satu atau dua nama saja tetapi orang Sabu memiliki tiga nama yaitu yang pertama nama dasar atau nama keramat, yang kedua nama kesayangan atau nama pewaje dan ketiga yaitu nama nasrani atau nama kristen atau nama yang sudah di baptis. Kata kunci: Budaya, Sabu, Ngara Hawu, Ngara Bani, Ngara Pewaje.
RIO MINDO SALY
2023 · Book · Open Access
RIO MINDO SALY (18380093). Growth Analysis of Red Algae Kappaphycus alvarezii at Different Depths Cultivated Using the Long Line Method in Munaseli Village, Pantar District, Alor Regency. Alfred G.O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D as Supervisor I and Ir. YOHANES MERRYANTO, S. M.Si, Ph.D as Supervisor II. Aquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University. Seaweed is one of the coastal resources that has quite high economic value and is an export commodity in the Indonesian aquaculture sector due to high demand in the world market. Munaseli Village is one of the seaweed cultivation centers in Pantar District. This study aims to analyze the growth of the red algae Kappaphycus alvarezii with different depths cultivated using the long line method in Munaseli Village, Pantar District, Alor Regency. This research was conducted in July-August 2022. The seaweed that was tried was the Sakol The research method used is a survey method, observation and data collection directly at the research location as well as experimental methods used for trials of seaweed cultivation with different depths. Quantitative methods were used to analyze the growth of seaweed during the study. Analysis of the data used is the analysis of daily growth, relative growth and absolute growth. The results showed that the highest final growth weight of Kappaphycus alvarezii was at a depth of 60 cm with a value of 122.2 grams in the seventh week, and the lowest was at a depth of 5 cm with a weight of 114.2 grams in the seventh week. The highest daily growth rate was at a depth of 60 cm with an average weight of 0.94 gram/day and the lowest was at a depth of 5 cm with an average weight of 0.89 gram/day. The relative growth of Kappaphycus alvarezii seaweed with the highest average value is at a depth of 60 cm with a weight of 4.13%/day and the lowest is at a depth of 5 cm with an average weight of 4.11%/day. The highest absolute growth of seaweed was at a depth of 60 cm with a value of 72.2 grams and the lowest at a depth of 5 cm with 64.2 grams. The physical-chemical factors of the waters such as temperature, brightness, currents, salinity and pH are within the normal range for the growth of Kappaphycus alvarezii.
MARLIN MARGARETA MANU
2023 · Book · Open Access
This study aims to determine the types of errors in translating narrative texts from Indonesian to English and the most dominant types of errors in translating narrative texts from Indonesian to English by students of class X IPA 1 SMA Negeri 4 Kota Kupang. This research uses descriptive qualitative research. The subjects of this study were 15 students of class X IPA 1. The data source was taken from translating students' narrative texts from Indonesian into English. The research instrument is a translation task. The translation task was used to obtain data about student errors in Indonesian to English translation texts. The findings of this study indicate that there are four types of translation errors, namely: Omission, ex: SL: Then the dog arrived, SL: The dog arrived, Correct: Then the dog arrived. In addition, ex : SL: Cat and fox, TL: Cat and fox, Correct: Cat and fox. Misformation, ex: SL: A moment later, TL: Just then, Correct: A moment later. Misordering, ex: SL: At least I know, TL: At least I know, Correct: At least I know. Moreover, the most dominant types of translation errors, the researcher concluded that the students' problems in translating narrative texts from Indonesian to English were mostly formation errors of 120 errors. Misformation is the most dominant type carried out by students of class X IPA 1 SMA Negeri 4 Kota Kupang. Suggestions for improving the teaching and learning process, especially in the teaching and learning process of translation as one of the subjects in class X IPA 1 SMA Negeri 4 Kota Kupang, students must practice translating Indonesian texts into English or vice versa in class or outside of class to improve their translation skills.
UMBU NORMAN
2023 · Book · Open Access
Kinerja berasal dari kata prestasi kerja (performance). Sebagaimana dikemukakan oleh Mangkunegara (2015:32) bahwa istilah kinerja berasal dari kata job performance atau actual performance (prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang dicapai seseorang) yaitu hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Menurut Sastrohadiwiryo (2013:43) bahwa kinerja tergantung pada kemampuan pembawaan (ability), kemampuan yang dapat dikembangkan (capacity), bantuan untuk terwujudnya performance (help), insentif materi maupun non materi (incentive), lingkungan (environment), dan evaluasi (evaluation). Kinerja dipengaruhi oleh kualitas fisik individu (ketrampilan dan kemampuan, pendidikan dan keserasian), lingkungan (termasuk insentif dan non insentif) dan teknologi. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini Peneliti akan membahas Loyalitas kerja dan Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja karyawan pada PT. PLN (persero) Unit Induk Wilayah NTT..Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. PLN (persero) Unit Induk Wilayah NTT berjumlah 105 orang dan dilakukan penentuan sampel menunggunkan rumus slovin maka penelitian ini berjumlah 83 orang. Teknik pengumpulan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini mengetahui pengaruh Loyalitas Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan dan Uji Kooefesien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, Peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara Loyalitas Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT dan Kepuasan kerja berpengaruh berpengaruh signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah xv NTT . secara simultan Loyalitas Kerja, dan Kepuasan kerja terdapat pengaruh secara Bersama-sama secar signifikan terhadap Kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar -4,278, Sedangkan Kooefeisen regresi b1 =0,442, b2 =1,008. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda memperlihatkan pengaruh Loyalitas Kerja (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) terhahap Kinerja Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= -4,278+ 0,442 X1 + 1,008 X2. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada Loyalitas Kerja (X1) Kinerja Karyawan (Y). Diketahui variabel Loyalitas Kerja (X1) di temukan t hitung = 6.404 lebih besar dari t tabel = 1,671 dan tingkat signifikan = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,05 terbukti bahwa T hitung > T table artinya Ho ditolak dan Ha diterima Maka dapat disimpulkan bahwa Loyalitas Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Berikut Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Kepuasan Kerja (X2) dan Kinerja Karyawan (Y) diketahui bahwa variabel Kepuasan Kerja Karyawan (X2) ditemukan t hitung = 14,534 lebih besar dari t tabel = 1,671 dan tingkat sig = 0,000. Maka terbukti bahawa T hitung > T tabel. Artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Untuk hasil Uji F didapati F hitung = 2585,338 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,05 maka H0 ( b1=0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima artinya variabel Loyalitas Kerja (X1) dan Variabel Kepuasan Kerja (X2) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji kofesien determinasi (R2) adalah 0,985 atau 98,6%. Hal ini berarti besar pengaruhnya Loyalitas Kerja dan kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan adalah 98,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 0,015% disebabkan oleh faktor lain.