Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 89 dari 195

PENGARUH PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN PENGAWASAN INTERNAL TERHADAP KINERJA INTANSI PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG

REKZY SERAN
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Pengaruh Penerapan Akuntansi Sektor Publik dan Pengawasan Internal Terhadap Kinerja Intansi Pemerintah Daerah Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh penerapan Akuntansi Sektor Publik dan pengawasan internal terhadap kinerja intansi Pemerintah Daerah Kota Kupang, penelitian ini termasuk penelitian korelasional. Penelitian dilaksanakan pada Pemerintah Daerah Kota Kupang, terdapat dua variabel independen yaitu akuntansi sektor publik (X1) dan pengawasan internal (X2), serta satu variabel dependen yaitu kinerja intansi pemerintah. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai bidang administrasi keuangan dan aset yang berjumlah 37 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer. Teknik analisis data menggunakan deskriptif regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan: (1) Terdapat pengaruh penerapan akuntansi sektor publik terhadap kinerja instansi pemerintah daerah; (2) Tidak terdapat pengaruh pengawasan internal terhadap kinerja instansi pemerintah daerah; dan (3) Terdapat pengaruh penerapan akuntansi sektor publik dan pengawasan internal terhadap kinerja instansi pemerintah daerah kota kupang, yang dibuktikan dari hasil pengujian hipotesis dimana signifikasi 0,00 0,05, dengan pengaruh sebesar 45,80% dan selebihnya 54,20% dipengaruhi faktor lainnya. Kata Kunci: akuntansi sektor publik, pengawasan internal, dan kinerja intansi pemerintah

PENGARUH MOTIVASI KARIR DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP MINAT MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG UNTUK BERKARIR DALAM BIDANG PERPAJAKAN (Studi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Progdi Akuntansi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang)

HELDA SARI BILI NDAPAROKA
2023 · Thesis · Open Access

Kebutuhan akan sumber daya manusia untuk mendukung progres pemerintah dalam memenuhi target pegawai pajak di Indonesia merupakan suatu fenomena yang seharusnya di manfaatkan dengan baik oleh para lulusan dan calon lulusan akuntansi untuk semakin mengasah kemampuan dan pengetahuannya tentang dunia perpajakan. Sarjana Ekonomi khususnya jurusan akuntansi perpajakan merupakan salah satu angkatan kerja yang akan memanfaatkan kesempatan tersebut , dimana lulusan ini sangat dibutuhkan baik dalam lingkup kerja pemerintah maupun perusahaan swasta (Mafazah, 2020). Namun dengan banyaknya peluang kerja yang tersedia ternyata minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan masih sangar minim, hal itu dapat dilihat dari pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak yang masih terus membuka lowongan kerja untuk mencapai target yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh motivasi karir dan pengetahuan perpajakan terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Minat mahasiswa adalah kecenderungan yang ada dalam diri mahasiswa untuk merasa tertarik terhadap sesuatu yang menyebabkan giat melakukan sesuatu yang telah menarik minatnya. Minat berkarir dalam bidang perpajakan merupakan pemusatan pikiran, perasaan senang, kemauan atau perhatian terhadap karir di bidang perpajakan (Seanturi dan Sitanggang, 2021). Beberapa faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan yaitu motivasi karir dan pengetahuan perpajakan. Motivasi karir adalah suatu dorongan yang timbul dari dalam diri seseorang untuk meningkatkan kemampuannya untuk mencapai karir yang diinginkan (Dewi dan Setiawanta, 2014). Pengetahuan perpajakan adalah informasi pajak yang dapat digunakan wajib pajak sebagai dasar untuk bertindak mengambil keputusan dan untuk menempuh arah atau strategi tertentu sehubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajibannya di bidang perpajakan (Kartikasari dan Yadyana, 2020). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear Berganda menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 683 mahasiswa dengan sampel sebanyak 78 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purpose sampling dengan kriteria mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah perpajakan semester 6 dan 8, dimana mahasiswa pada semester tersebut telah mengikuti semua mata kuliah wajib perpajakan. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa motivasi karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan, Sedangkan pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan Dari hasil uji regresi linear berganda menggunakan spss versi 25, variabel motivasi karir ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.108 > dari t tabel 1.992, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,003 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa motivasi karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Hasil uji regresi linear berganda variabel pengetahuan perpajakan menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 1.465 t-tabel 1.992 dan hasil uji t signifikanya lebih besar 0,147 > 0,05 dari nilai signifikan yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak HO diterima. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Hasil output SPSS untuk uji Determinasi / Squared (R2) diketahui nilai R Squard sebesar 0,232 (23,2%). Hal tersebut memilki arti bahwa kemampuan variabel independen dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 23,2%, sedangkan sisanya sebesar 76,8% (1-0,232) sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu besarnya minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan dapat dilihat dari tingkat motivasi karir dan pengetahuan perpajakan yang dimiliki seorang mahasiswa. Dengan memiliki motivasi karir yang tinggi, maka mahasiswa akan semakin mengasah kemampuan dan pengetahuannya tentang dunia perpajakan. Namun sebaliknya, pengetahuan perpajakan tidak terlalu menjadi faktor pendukung karena perpajakan saat ini telah banyak menggunakan sistem sehingga pengetahuan perpajakan secara keseluruhan tidak terlalu berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir.

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA UMKM (Studi Kasus pada UMKM di Kabupaten Malaka)

MARIA SELFIANA NAHAK
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Intellectual capital merupakan petunjuk untuk mengelola asset tak berwujud dan memfasilitasi kesuksesan melalui keuntungan persaingan yang berkelanjutan untuk memimpin perusahaan dan organisasi. Para praktisi menganggap asset tak berwujud merupakan faktor yang menentukan kesuksesan perusahaani. Pengembangan teori di bidang intellectual capital didasarkan pada penelitian antar disiplin ilmu. Intellectual Capital memiliki beberapa elemen seperti Human capital (modal manusia), Structural Capital (modal struktural), dan Customer Capital (modal kustomer) yang dapat membantu para wirausaha untuk meningkatkan kinerja usahanya. Human capital didefinisikan sebagai pengetahuan, dan pengalaman yang pegawai bawa ketika mengelola perusahaan. Beberapa dari pengetahuan tersebut bersifat unik untuk tiap-tiap individu, dan beberapa lainnya bersifat umum, misalnya kapasitas menciptakan inovasi, dan kreativitas, Human capital juga merupakan kombinasi warisan genetik, pendidikan, pengalaman dan sikap tentang hidup dan bisnis. Human Capital didefinisikan sebagai pengetahuan, skill, dan pengalaman yang pegawai bawa ketika mengelola perusahaan. Human capital adalah komponen utama yang harus dimiliki oleh setiap jenis usaha karena terdapat inovasi, pengetahuan, keterampilan, dan keahlian pada setiap individu yang masuk ke dalam perusahaan. Structural capital meliputi seluruh pengetahuan non-manusia seperti database, struktur organisasi, proses manual, strategi, rutinitas, dan segala sesuatu yang membuat nilai perusahaan lebih besar dari nilai materialnya. Seorang individu dapat memiliki tingkat intelektualitas yang tinggi, namun jika perusahaan memiliki sistem dan prosedur yang buruk maka modal intelektual tidak dapat mencapai kinerja secara optimal dan potensi yang ada tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal, sehingga structural capital sangat dibutuhkan untuk mendukung komponen modal intelektual lainnya dalam menghasilkan nilai dan kinerja perusahaan. Customer capital atau disebut relational capital meliputi hubungan dengan customer dan rekanan di tingkat nasional dan internasional. Indikator yang digunakan untuk menjelaskan hal ini adalah jumlah badan-badan internasional yang memiliki perwakilan dari OeNB atau confidence index yang disusun setiap tiga bulan oleh lembaga independen. Customer capital merupakan hubungan yang harmonis atau disebut association network yang dimiliki oleh perusahaan dengan para mitranya, baik yang berasal dari para pemasok yang andal dan berkualitas, berasal dari pelanggan yang loyal dan merasa puas akan pelayanan perusahaan yang bersangkutan, berasal dari hubungan perusahaan dengan pemerintah maupun dengan masyarakat sekitar.

ANALISIS PEMAMFAATAN POMPA AIR UNTUK IRIGASI SAWAH DI NOELBAKI

EBEN SRISANTO BUSSA
2023 · Thesis · Open Access

ANALISIS PEMANFAATAN POMPA AIR UNTUK IRIGASI SAWAH PADA MUSIM TANAM KE 2 PADA KELOMPOK TANI DE DAMA DESA NOELBAKI ABSTRAK Bussa.E.S.*) Lano.M.L.**) Makaborang.M.**) Suatu penilitian yang bertujuan Pemamfaatan pompa air unktuk irigasi sawah yang telah dilakukan di kelompok tani De Dama Desa Noelbaki Kabupaten Kupang salah satu cara untuk mencapai tujuan pembangunan pertanian di kelompok tani De Dama yang telah dilakukan oleh petani adalah pembuatan fasilitas penyediaan air untuk tanaman. Salah satunya adalah pompa air untuk irigasi.Pengelolaan irigasi dengan menggunakan pompa dapat mendukung usaha tani berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan pompa air untuk irigasi di Kelompok Tani De Dama Desa Noelbaki Kabupaten Kupang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripstif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagaian masyarakat petani, ketua kelompok,dan anggota-anggota kelompok yang berjumlah 21orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif .Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan pompa air untuk irigasi pada indikator keluaran (outputs) di Kelompok Tani De Dama Desa Noelbaki Kabupaten Kupang yang paling dominan adalah pada kategori Cukup dengan persentase 50% atau 10 orang. Pemanfaatan pompa air untuk irigasi pada indikator hasil (outcomes) di Kelompok Tani De Dama Desa Noelbaki Kabupaten Kupang yang paling dominan adalah pada kategori Baik dengan persentase 90% atau 21 orang. Pemanfaatan pompa air untuk irigasi pada indikator manfaat (benefits) di Kelompok Tani De Dama Desa Noelbaki Kabupaten Kupang yang paling dominan adalah pada kategori Baik dengan persentase 82,5% atau 20 orang. Pemanfaatan pompa air untuk irigasi pada indikator dampak (Impacts) di Kelompok Tani De Dama Desa Noelbaki Kabupaten Kupang yang paling dominan adalah pada kategori Baik dengan persentase 90% atau 21 orang.

RANCANG BANGUN ALAT PENYIRAMAN PUPUK ORGANIK CAIR TIPE MANUAL PADA TANAMAN JAGUNG (Zea Mays L)

YANCE TANGA NAMU PRAING
2023 · Thesis · Open Access

RANCANG BANGUN ALAT PENYIRAMAN PUPUK ORGANIK CAIR TIPE MANUAL PADA TANAMAN JAGUNG (Zea Mays L) Praing Y. Tanga Namu* Makaborang Marthen** Bunga Fredrik H.*** jagung merupakan Tanaman yang termasuk makaman popok di Indonesia dan merupakan tanaman pangan setelah padi dan gandum sebagai sumber karbohidrat. Pada perkembangan ilmu dan teknologi petani. diperlukan suatu kemajuan khususnya dalam penyiraman pupuk pada tanaman. Petani seringkali menghadapi hambatan dalam kegiatan penyiraman oleh sebab itu, perlu dirancang alat semprot tipe manual untuk para petani dalam penyiraman pupuk cair. Pada penelitian ini, pengumpuklan data dilakukan dengan cara studi deskriftif dan kuantitaf kemudian dilakukan perancangan bentuk dan pembuatan/perangkaian komponen – komponen alat penyiram pupuk organic cair pada tanaman jagung.setelah itu dilakukan pengujian alat.kafasitas efektif rata – rata penyiraman pupuk organik cair tipe manual pada tanaman jagung ini adalah sebesar 0,35 Ha/jam atau 0,76 dan tingkat rata – rata 0,54 Ha/jam. Kata kunci : Jagung,Rancang Bangun Alat Penyiram, Kafasitas efektif.

PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMISARIS INDEPENDEN DAN KOMITE AUDIT TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2022

MAISY MARIANA ADU
2023 · Thesis · Open Access

PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMISARIS INDEPENDEN DAN KOMITE AUDIT, TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2022 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, komisaris independen dan komite audit, terhadap tax avoidandce. Variabel independen yang digunakan adalah kepemilikan institusional yang diproksikan dengan KI, komisaris independen yang diproksikan dengan KIP dan komite audit diproksikan dengan KA,. Variabel dependen yang digunakan adalah tax avoidance yang diproksikan dengan Cash Effective Tax Rate (CETR). Populasi penelitian ini menggunakan 47 perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, sehingga memperoleh sampel sebanyak 9 perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman. Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda, dan untuk pengolahan data menggunakan SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpngaruh terhadap tax avoidance, komisairs independen tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dan komite audit tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.

PENGARUH TRANSAKSI HUBUNGAN ISTIMEWA TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR TEKSTIL DAN GARMEN YANG TERDAFTAR DI BURSAEFEK INDONESIA (BEI) 2020 – 2022

CHORNELIUS BESSIE
2023 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berjudul: PENGARUH TRANSAKSI HUBUNGAN ISTIMEWA TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR TEKSTIL DAN GARMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA ( BEI) 2020 – 2022. Penerimaan terbesar suatu negara adalah pajak, dimana penerimaan tersebut dapat digunakan untuk membiayai pengeluaran dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu pemerintah sangat mengharapkan adanya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya, (Dewi dan Jati, 2014). Namun justru banyak sekali wajib pajak yang cenderung melakukan praktik penghindaran pajak dengan cara memanfaatkan kelemahan yang ada pada ketentuan perpajakan atau dengan cara lainnya. Menurut Muzaki (2015), penghindaran pajak (tax avoidance) adalah usaha wajib pajak untuk meminimalkan beban pajak dengan cara menggunakan alternatif-alternatif yang riil yang dapat diterima. Perusahaan merupakan salah satu dari wajib pajak selain daripada masyarakat di Indonesia Pajak yang dibayarkan perusahaan berasal dari laba yang diperoleh perusahaan kemudian dikurangkan dengan pajak, semakin besar perolehan laba yang diperoleh maka semakin besar pajak yang dibayarkan perusahaan. Menurut PSAK No. 7, suatu perusahaan dikatakan memiliki transaksi hubungan istimewa dengan perusahaan yang lain apabila perusahaan tersebut dapat mengendalikan atau memiliki pengaruh dalam pengambilan keputusan baik operasional maupun keuangan atas perusahaan lain. Pihak-pihak yang memiliki transaksi hubungan istimewa yaitu orang atau perusahaan yang masih memiliki hubungan (relasi) dengan perusahaan pelapor atau perusahaan yang menyiapkan laporan keuangan. Terdapat beberapa jenis transaksi hubungan istimewa. Srinivasan (2013), mengatakan bahwa transaksi hubungan istimewa terbagi menjadi dua kategori yaitu pendapatan dan beban. Pendapatan yang dimaksud dalam transaksi hubungan istimewa yaitu transaksi penjualan barang atau jasa, sedangkan bebannya itu transaksi pembelian barang, penerimaan jasa dan beban. Pendapatan dan beban tersebut dapat ditetapkan dengan harga yang tidak wajar oleh pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa seperti menetapkan harga jual lebih rendah untuk memperkecil pendapatan dan harga beli yang lebih tinggi untuk memperbesar beban agar laba perusahaan menjadi lebih rendah. Transaksi penjualan hubungan istimewa adalah suatu perusahaan yang melakukan pengalihan penghasilan dengan perusahaan lain yang memiliki hubungan istimewa dengan harga jual yang ditetapkan sesuai kesepakatan tanpa menghiraukan apakah harga tersebut sesuai dengan harga pasar atau tidak, (Zubaidah & Satyawan, 2015). Penjualan hubungan istimewa diukur dengan menggunakan transaksi penjualan kepada pihak hubungan istimewa berupa penjualan barang atau penyediaan layanan dibagi dengan total penjualan. Transaksi pembelian hubungan istimewa merupakan transaksi antar perusahaan yang mempunyai hubungan istimewa dengan mengalihkan biaya perusahaan yang satu ke perusahaan yang lain seperti biaya yang dikeluarkan untuk pembelian barang, harga yang ditetapkan dapat lebih besar dari yang seharusnya, (Zubaidah & Satyawan, 2015). Transaksi pembelian hubungan istimewa diukur dengan menggunakan transaksi pembelian dari pihak hubungan istimewa berupa pembelian barang dibagi dengan total harga pokok penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menguji pengaruh transaksi hubungan istimewa dari segi penjualan terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil Dan Garmen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2020 – 2022, dan Untuk menguji pengaruh transaksi hubungan istimewa dari segi pembelian terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil Dan Garmen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2020 – 2022. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda untuk dapat mengatahui pengaruh antara variable X (independen), terhadap variable Y (dependen) dan dibantu dengan alat pengujian statistik yaitu , program SPSS versi 25 dan Ms. Exel 2010. Populasi yang dipakai dalam penelitian ini adalah Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil Dan Garmen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2020 – 2022. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan menerapkan terlebih dahulu kriteria-kriteria sampel yang dibutuhkan sehingga dari kriteria-kriteria yang diterapkan di peroleh 11 perusahaan yang memenuhi syarat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan secara parsial (Uji t) menunjukkan bahwa variabel transaksi penjualan hubungan istimewa (X1) tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak (Y), karena nilai signifikan uji t lebih besar dari nilai signifikan yang ditetapkan (0,650 > 0,05), dan t-tabel sebesar 2,042. Ini berarti t-hitung t-tabel atau - 0,459 2,042 dan nilai signifikan t-hitung 0,650 > α 0,05, sedangkan untuk variabel transaksi pembelian hubungan istimewa (X2) berpengaruh terhadap penghindaran pajak (Y), karena nilai signifikan uji t lebih kecil dari nilai signifikan yang ditetapkan (0,002 0,05), dan t-tabel sebesar 2,042. Ini berarti t-hitung > t-tabel atau 3,350 > 2,042 dan nilai signifikan t-hitung 0,002 α 0, 05.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wajib Pajak Orang Pribadi Mengikuti Tax amnesty (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang)

ISABEL CARDOSO
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini berjudul : ”FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI MENGIKUTI TAX AMNESTY” (Studi Pada KPP Pratama Kupang). Menurut UU No. 11 Tahun 2016, tentang Tax Amnesty(pengampunanpajak)adalahpenghapusanpajakyangseharusnyaterutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana dibidang perpajakan,dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan, uang tebusan yang dimaksud yaitu sejumlah uang yang dibayarkan ke kas negara untuk mendapatkan pengampunan pajak. Tax amnestysendiri adalah sebuah kebijakan dalam bidang perpajakan yang dikeluarkanoleh pemerintah melalui Dirjen Pajak dengan tujuan utamanya agar bisa menarik lebih banyak pendapatan negara berupa pajak yang belum sempat dilaporkan atau dibayarkan oleh masyarakat dengan cara meringankan beban para wajib pajak dengan meniadakan denda atas keterlambatan pelaporan dan pembayaran pajak terutang para waijb pajak sehingga masyarakat yang belum sempat melaporkan dan membayar pajak mereka pada masa pajak sebelumnya mau melaporkan dan membayarkan pajak mereka dengan memanfaatkan program Tax amnesty. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menguji pengaruh sosialisasi perpajakan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang, untuk menguji pengaruh tarif pajak terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama Kupang, untuk menguji pengaruh sanksipajak terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang, Untuk menguji pengaruh kemudahan penerapan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yangdisebarkan kepada wajib pajak orang pribadi yang ada pada KPP Pratama Kota Kupang. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Sosialisasi perpajakan, Tarif Pajak, Sanksi pajak, dan Kemudahan penerapan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti program Tax amnesty. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda untuk dapat mengetahui pengaruh antar variabel X (independen), terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu dengan alat uji statistic yaitu program SPSS versi 25 dan Ms.Exel 2010. Populasi yang dipakai pada penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada KPP Pratama Kupang, sampel dari penelitian ini sebanyak 50 wajib pajak orang pribadi yang sudah mengikuti program Tax amnesty. Penentuan sampel mengunakan metode Incidental sampling. incidental /accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. (Sugiyono : 2018). Hasil penelitian ini menunjukkan : variabel Sosialisasi perpajakan tidak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kota Kupang, Tarif Pajak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kupang, Sanksi pajak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kota Kupang dan Kemudahan penerapan berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kupang hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.

Pengaruh perputaran kas dan perputaran persediaan terhadap laba pada perusahaan manufaktur sektor farmasi yang terdaftar di bursa Efek Indonesia periode 2017-2021

MESAIN LIUNIMA
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH PERPUTARAN KAS DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021 Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Pengaruh Perputaran Kas Dan Perputaran Persediaan Terhadap Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Adapun persoalan yang diangkat adalah (1)Apakah perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap laba, (2)Apakah perputaran persediaan berpengaruh signifikan terhadap laba. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)Untuk mengetahui apakah perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap laba, (2)Untuk mengetahui apakah perputaran persediaan berpengaruh signifikan terhadap laba. Menurut Rangkuti (2004:1) mengatakan bahwa persediaan merupakan suatu aktiva yang meliputi barang barang milik perusahaan dengan di maksud untuk di jual dalam suatu periode usaha tertentu, atau persediaan barang yang masih dalam pengerjaan atau proses produksi ataupun persediaan bahan baku yang menunggu penggunannya dalam suatu proses produksi.Menurut Harjito dan Martono (2014), Kas merupakan salah satu dari bagian aktiva yang memiliki sifat paling lancar dan paling mudah berpindah tangan dalam satu periode.Menurut Simamora (2000:25), Laba adalah selisih antara pendapatan dan biaya jika pendapatan melibihi beban maka hasilnya adalah laba bersih.Konsep Penelitian,Perputaran Persediaan merupakan rasio antara jumlah harga pokok penjualan dengan nilai rata-rata persediaan yang di miliki oleh perusahaan.Perputaran Kas merupakan perbandingan antara penjualan dengan jumlah kas rata-rata. Laba adalah selisih antara seluruh pendapatan dan biaya yang terjadi dalam suatu periode.Hipotesis, perputaran kas tidak berpengaruh signifikan terhdap laba(H1),perputaran persediaan tidak berpengaruh signifikan terhadap laba(H2). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan manufaktur sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu data sekunder. Teknik Analisis Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Analsisi Regresi Linier Berganda.Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi yaitu mengumpulkan data–data berupa laporan keuangan yang berkaitan dengan masalah yang di teliti dengan bersumber dari laporan keuangan yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia.Obyek penilitian, PT Indofarma Tbk, PT Kimia Farma Tbk, PT Kalbe Farma Tbk, PT Pyridam Farma Tbk, PT Organon Pharma Indoneisa Tbk, PT Phapros Tbk,PT Mercck, PT Soho Global Healt Tbk, PT Tempo Scan Pasifik Tbk. Pengaruh Perputaran Kas Terhadap Laba,Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pengaruh Perputaran Kas Terhadap Laba Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang dilakukan, diketahui bahwa tidak ada pengaruh signifikan terhadap laba dengan nilai signifikansi sebesar 0,934>0,05. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi tingkat perputaran kas berarti semakin tinngi tingkat laba yang di peroleh. penelitian ini di dukung penelitian (Erliyana 2021), tidak berdampak signifikan antara perputaran kas dengan laba bersih. Pengaruh perputaran persediaan terhadap laba, berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang dilakukan, diketahui bahwa tidak ada pengaruh signifikan terhadap laba dengan nilai signifikansi sebesar 0,815>0,05. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi tingkat perputaran persediaan maka semakin cepat perushaan memperoleh laba.Perputaran persediaan yang rendah akan mengakibatkan kerugian ketika persediaan menumpuk di gudang. Penelitian serupa (simangungsong 2019), menunjukkan perputaran persediaan tidak berdampak signifikan pada laba bersih. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perputaran kas tidak berpengaruh signifikan terhadap laba,(2) Perputaran persediaan tidak berpengaruh signifikan terhadap laba. Berdasarkan penjelasan diatas maka semakin tinggi perputaran kas semakin tinggi pula tingkat laba yang di dapat. Demkian pula, semakin tinggi perputaran persediaan semakin tinggi pula laba yang di peroleh. Impilkasi teoritis dari hasil penelitian ini yaitu dapat menjadi bukti yang menjelaskan Pengaruh Perputaran Kas Dan Perputaran Persdiaan Terhadap Laba. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang dilakukan, diketahui bahwa tidak adanya berpengaruh signifikan terhadap laba. Sehingga hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR KIMIA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (2018-2021

SRI MULYANI KLAU
2023 · Thesis · Open Access

x ABSTRAK ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR KIMIA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA(2018-2021) Oleh: Sri mulyani Klau 18190268 penilaian kinerja keuangan perusahan yang menggunakan analisis rasio, dibutuhkan standar rasio keuangan tersebut sebagai pembanding. Dengan adanya standar rasio keuangan, perusahaan dapat menentukan apakah kinerja keuangannya baik atau tidak. Penilaian ini dilakukan dengan membandingkan rasio keuangan yang diperoleh dengan standar rasio keuangan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian secara rata-rata, pada tahun 2018 rasio profitabilitas yang diukur dengan return on assets (ROA) sebesar 3,97%. Kemudian pada tahun 2019 rata-rata return on assets sebesar 1,76%, sedangkan pada tahun 2020 sebesar 2,15% dan akhirnya pada tahun 2021 return on assetssebesar 3,79%. Berdasarkan hal tersebut maka untuk periode 2018-2021 hanya pada tahun 2019 return on assets berada di bawah rasio industri 2,20%. Berdasarkan hasil penelitian perhitungan rasio profitabilitas yang diukur dengan return on equity (ROE) perusahaan sampel untuk periode 2018-2021. Berdasarkan hasil penelitian rasio profitabilitas yang diukur dengan return on equity (ROE) sebesar 10,06%. Kemudian pada tahun 2019 rata-rata ROE sebesar 4,25%, sedangkan pada tahun 2020 sebesar 6,71% dan akhirnya pada tahun 2021 ROE sebesar 7,81%. Berdasarkan hal tersebut maka untuk periode 2018-2021 semua ROE berada di atas rasio industri 2,5%. Dalam rasio profitabilitas dengan menggunakan ROA dan ROE dari tahun 2018-2021 mengalami naik turun akan tetapi penurunan itu tidak berdampak, sebab masi berada diatas standar rata-rata industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara rata-rata, pada tahun 2018 rasio likuiditas yang diukur dengan current ratio (CR) untuk perusahaan sampel pada tahun 2018 sebesar 4,93%. Kemudian pada tahun 2019 rata-rata CR sebesar 1,37%, xi sedangkan pada tahun 2020 sebesar 3,38% dan akhirnya pada tahun 2021 CR sebesar 1,64%. Berdasarkan hal tersebut maka untuk periode 2018-2021 CRtahun 2018-2019 berada di bawah rasio industri 1,50% sedangkan untuk tahun 2020-2021 berada di atas rasio industri 1,50%. Selanjutnya rasio likuiditas yang diukur dengan quick ratio (QR) untuk perusahaan sampel pada tahun 2018 sebesar 1,88%. Kemudian pada tahun 2019 rata-rata QR sebesar 2,96%, sedangkan pada tahun 2020 sebesar 17,32% dan akhirnya pada tahun 2021 QR sebesar 2,44%. Berdasarkan hal tersebut maka untuk periode 2018- 2021 hanya QRtahun 2018 berada di bawah standar industri, sedangkan yang lainnya berada di bawah rasio industri 2,00%.Dalam rasio Likuiditas dengan menggunakan QR dan CR dari tahun 2018-2021 mengalami naik turun akan tetapi penurunan itu tidak berdampak, sebab masi berada diatas standar rata-rata industri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2018 rasio likuiditas yang diukur dengan debt ratio (DER) untuk perusahaan sampel pada tahun 2018 sebesar 143,41%. Kemudian pada tahun 2019 rata-rata DER sebesar 149,32%, sedangkan pada tahun 2020 sebesar 171,39% dan akhirnya pada tahun 2021 DER sebesar 105,20%. Berdasarkan hal tersebut maka untuk periode 2018-2021 semua rasio DERtahun berada di atas rasio industri 2,90%. Dalam rasio Solvabilitas dengan menggunakan DER dari tahun 2018-2021 mengalami naik turun akan tetapi penurunan itu tidak berdampak sebab masih berada diatas standar rata-rata industri. Untuk rasio aktivitas yang diukur dengan inventory turn over (ITO) untuk perusahaan sampel pada tahun 2018 sebesar 5,58%. Kemudian pada tahun 2019 rata- rata ITO sebesar 6,47%, sedangkan pada tahun 2020 sebesar 7,96% dan akhirnya pada tahun 2021 ITO sebesar 6,40%. Berdasarkan hal tersebut maka untuk periode 2018- 2021 semua rasio ITOtahun berada di atas rasio industri 2,50% sedangkan rasio aktivitas yang diukur dengan total assets turn over (TATO) untuk perusahaan sampel pada tahun 2018 sebesar 0,57%. Kemudian pada tahun 2019 rata-rata TATO sebesar 0,58%, sedangkan pada tahun 2020 sebesar 0,50% dan akhirnya pada tahun 2021 TATO sebesar 0,42%. Berdasarkan hal tersebut maka untuk periode 2018-2021 semua rasio TATOtahun berada di atas rasio industri 2,80% kecuali rasio aktivitas mengunakan Tato berada di bawah standar rata-rata Industri. Dalam rasio Aktivitas dengan menggunakan ITO dan TATO dari tahun 2018-2021 mengalami naik turun akan tetapi xii penurunan itu tidak berdampak, sebab masi berada diatas standar rata-rata industri. Kecuali rasio aktiva mengunakan TATO mengalami naik turun akan tetapi penurunan itu berdampak, Sebab masi berada dibawah standar rata-rata Industri.

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN TERHADAP PELAKU PELANGGARAN HAK CIPTA

PENINA MATOE
2023 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : Analisis Yuridis Putusan Pengadilan Terhadap Pelaku Pelanggaran Hak Cipta. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Dasar pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku pelanggaran Hak Cipta. Dasar Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung pada tingkat Kasasi dalam membatalkan putusan Pengadilan Negeri dan menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku pelanggaran Hak Cipta. Dasar pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali Dalam menjatuhkan putusan Bebas dan membatalkan putusan mahkamah Agung pada tingkat Kasas. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui alasan hakim Pengadilan Negeri dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku pelanggaran Hak Cipta. Untuk mengetahui alasan Hakim Mahkamah Agung pada tingkat Kasasi dalam membatalkan putusan Pengadilan Negeri dan menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku pelanggaran Hak Cipta. Untuk mengetahui alas an Hakim Peninjauan Kembali Dalam menjatuhkan putusan Bebas dan membatalkan putusan mahkamah Agung pada tingkat Kasas. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian hukum normatif dan sifat penelitian ini adalah bersifat deskriptif. sumber data yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif . Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: Alasan hakim Pengadilan Negeri dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku pelanggaran hak cipta yaitu: Terdakwa tidak memenuhi unsur-unsur yang telah didakwakan. Alasan Hakim Mahkamah Agung pada tingkat kasasi dalam membatalkan putusan pengadilan negeri dan menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku pelanggaran hak cipta yaitu: a)Majelis Hakim berpendapat bahwa Tri Budiyono adalah sebagai pemilik Hak Cipta atas buku karangannya yang berjudul Hand Trymatika. b)Judex facti dalam membebaskan terdakwa keliru dalam menafsirkan unsur-unsur tindak pidana. Alasan Hakim Peninjauan Kembali dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku pelanggaran hak cipta dan membatalkan putusan Mahkamah Agung pada tingkat kasasi yaitu: Adanya bukti baru (novum). Ada pun saran Penulis sebagai berikut: Untuk Hakim: a) Dalam membuat putusan Hakim harus memperhatikan fakta di persidangan dan penerapan hukum dalam menentukan terbukti atau tidaknya seorang terdakwa. b)Hakim harus menilai bukti-bukti yang di ajukan untuk di jadikan dasar pertimbangan dalam menjatuhkan putusan. Kata Kunci : Putusan hakim, dan Pelanggaran Hak Cipta.

Praktik Perjamuan Kudus di GMIT - Tinjauan Dogmatis Terhadap Ketidakikutsertaan Anak-anak dalam Pelaksanaan Perjamuan Kudus di GMIT dan Implikasinya bagi Kehidupan GMIT Masa Kini

LUCKY JORDAN EVERINDO LIAN
2023 · Thesis · Open Access

Dogmatika adalah usaha gereja untuk terus menyelidiki dan merumuskan secara kritis apa yang harus diberitakan dan harus diajarkan. Pekerjaan berdogmatika tidak pernah selesai karena gereja harus terus memeriksa dan menguji kebenaran ajarannya. Hal ini karena kesadaran bahwa gereja harus menjaga kemurnian ajarannya sesuai apa yang dinyatakan Alkitab. Upaya berdogmatika juga dilakukan dalam hal ajaran tentang perjamuan kudus di GMIT. GMIT dalam upaya berdogmatika merumuskan kajian teologis sebagai dasar pelaksanaan perjamuan kudus. Dalam kaitannya dengan itu, muncul pertanyaan tentang ketidakikutsertaan anak-anak dalam perjamuan kudus. Apakah anak-anak sebagai bagian dari tubuh Kristus tidak dapat ikut dalam sakramen perjamuan kudus. Penulis mengkaji tulisan ini menggunakan metode deskripsi analisis untuk mendeskripsikan tentang praktik perjamuan kudus di GMIT dalam kaitannya dengan ketidakikutsertaan anak-anak dalam sakramen perjamuan kudus. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian kepustakaan. Penulis mengkaji bahan-bahan yang bersumber dari buku, hasil penelitian, jurnal, artikel dan dokumen-dokumen berkaitan dengan topik yang teliti. Penulis juga mendapat data dengan melihat keadaan di lapangan dan wawancara dari tujuh orang tokoh GMIT untuk mendukung dan memperkuat tulisan ini. Praktik mengikutsertakan anak-anak mendapat dukungan tetapi juga penolakan. Di GMIT terdapat pertimbangan ketidakikutsertaan anak-anak yakni pertimbangan biblis, tradisi gereja, konteks budaya dan historis. Sedangkan hasil analisa disimpulkan bahwa anak-anak adalah anggota jemaat yang belum dewasa, tidak memahami arti perjamuan dan tidak dapat melakukan pertobatan. Selain itu, kedewasaan, pemahaman dan pertobatan sering dipakai sebagai tolak ukur untuk ikutserta dalam perjamuan kudus. Implikasi teologis dari tulisan ini adalah bagi gereja pada masa kini dalam hal pelayanan, pengajaran dan relasi dalam kehidupan jemaat serta masyarakat.

STRATEGI PEMASARAN PRODUK MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL) BAUMATA (Studi Kasus Pada Desa Baumata, Kecamatan Taibenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur)

RUDY RUDOLF FRANS KAPITAN
2023 · Thesis · Open Access

Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyaknya Negara di dunia dengan penghasil kelapa terbesar di dunia. sehingga tidak heran, hampir semua provinsi di indonesia banyak di jumpai adanya perkebunan kelapa. Salah satuhnya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal inilah yang menjadi factor utama adanya produksi minyak kelapa murni, salah satunya yang berada Kabupaten Kupang, Kecamatan Taebenu, Desa Baumata yang dikenal dengan brand VCO Baumata . Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah strategi pemasaran produk minyak kelapa murni (virgin coconut oil). Menurut David (2011) Strategi adalah sarana bersama dengan tujuan jangka panjang yang hendak dicapai. Menurut Kotler (2014:5), Pemasaran adalah fungsi organisasi dan serangkaian proses Buat, komunikasikan, dan berikan nilai kepada pelanggan Kelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pemangku kepentingannya. Dia juga percaya bahwa definisi Secara sosial, pemasaran didefinisikan sebagai proses sosial di mana Individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan. Dengan membuat, menawarkan, dan secara bebas bertukar produk dan layanan berharga bagi orang lain. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengunakan metode wawancara. Berdasarkan peneliitian yang di lakaukan diagram cartesius menyiimpulkan bahwa perusahaan Yang diteliti sedang berada pada quadrat 1 yaitu posisi growth yang dapat dilihat dari titik koordinat yang terbentuk, yaitu 0,32 dan 0,95 yang dapat diakumulasi dari faktor eksternal dan internal.

PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENGELOLA PERBATASAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

MARIA NOVITA UTA
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENGELOLA PERBATASAN DAERAH PROVINSI NTT Pada setiap organisasi besar maupun organisasi kecil dapat dikatakan bahwa salah satu sumber daya yang sangat penting adalah manusia yang berkedudukan sebagai karyawan, buruh ataupun pekerja. Bagaimanapun majuSnya teknologi dewasa ini yang mampu menggantikan sebagaian besar tenaga kerja manusia, namun masih banyak kegiatan yang tidak dapat menggunakan alat perlengkapan mekanis dan sepenuhnya otomatis tersebut. Dikatakan paling berharga karena dari seemua sumber yang terdapat dalam suatu organisasi, hanya sumber daya manusialah yang mempunyai harkat dan mertabat yang harus dihargai dan dijunjung tinggi. Selain itu sumber daya manusialah yang memiliki kemampuan berpikir secara rasional (Prabu Mangkunegara 2011). Menurut,Rumawas 2018 pengembangan sumber daya manusia sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan kemajuan teknologi yang cepat dan persaingan secara global, dengan segala upaya pelatihan dan pengembangan karyawan dipersiapkan untuk dapat meningkatkan kemampuan dan tentunya peningkatan kinerja menjadi tujuan akhir. Menurut Mulyadi dan Veithzal Rivai (2011) menerangkan bahwa gaya kepemimpin merupakan pola perilaku dan strategi yang disukai dan sering diterapkan oleh seorang pemimpin dalam rangka mencapai sasaran organisasi. Menurut Husein Umar (2012) pengertian kinerja pegawai adalah kesediaan seseorang atau kelompok orang untuk melakukan sesuatu kegiatan dan menyempurnakannya sesuai dengan tanggung jawab dengan hasil seperti yang diharapkan. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas tentang Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 59 orang dari jumlah populasi sebanyak 59 orang pegawai yang bekerja di Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi NTT.teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengaruh pengembangan sumber daya manusia dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Persial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji Koefisien Determinasi, dari hasil peneliti yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara persial pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT, secara persial gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstan a sebesar 14,324 sedangkan koefesien regresi b1ˡ = 0,453, b² adalah 0,225.Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh pengembangan sumber daya manusia (X1) gaya kepemimpinan (X2) kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : Y= 14,324+ 0,453 X1 + 0,225 X2 +e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh pengembangan sumber daya manusia (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengembngan sumber daya manuisa(X1) ditemukan t hitung = 5.091 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,001. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengembangan sumber daya manusia (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh gaya kepemimpinan (X2) terhadap kinerja pegawai(Y). Diketahui bahwa untuk variabel gaya kepemimpinan (X2) ditemukan t hitung = 3.139 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,00. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel gaya kepemimpinan (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai(Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 32.830 lebih besar F tabel = 3,16 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengembangan sumber daya manusia, gaya kepemimpinan (X2) berpengaruh positif secara simultan terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.540 atau 54,0%. Hal ini berarti besarnya pengaruh pegembangan sumber daya manusia, gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai adalah 54,0%. Sedangkan pengaruh sebesar 46% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Pengembangan sumber daya manusia, Gaya kepemimpinan, Kinerja Pegawai

EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK RESTORAN,PAJAK HOTEL DAN PAJAK PARKIR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA KUPANG

YULITA HOAR
2023 · Thesis · Open Access

Dalam rangka menjalankan fungsi dan kewenangan pemerintah daerah dalam bentukpelaksanaan kewenangan fiskal, daerah harus dapat mengenali potensi dan mengidentifikasi sumber-sumber daya yang dimilikinya. Pemerintah daerah diharapkan lebih mampu menggali sumber-sumber keuangan khususnya untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pemerintahan dan pembangunan di daerahnya melalui Pendapatan Asli daerah (PAD). 1. Untuk mengetahui seberapa besar efektivitas pajak restoran dalam meningkatkan pendapatan Asli Daerah Kotakupang 2. Untuk mengetauhi seberapa besar efektivitas Pajak Hotel dalam meningkatkan pandapatan Asli Daerah Kota Kupang. 3. Untuk mengetahui seberapa besar pajak parkir dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang. 4. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pajak restoran dalam meningkatkan pendapan Asli Daerah Kota Kupang. 5. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi Pajak Hotel dalam meningkatkan pendapatan Asli Daerah Kota Kupang. 6. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pajak parkir dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang Populasi merupakan keseluruhan dari kumpulan elemen yang memiliki sejumlah karakteristik umum, yang terdiri dari bidang-bidang untuk di teliti. Atau, populasi adalah keseluruhan kelompok dari orang-orang, peristiwa atau barang-barang yang diminati oleh peneliti untukditeliti. Dengan demikian, populasi merupakan seluruh kumpulan elemen yang dapat digunakan untuk membuat beberapa kesimpulan. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan realisasi anggaran penerimaan pajak daerah dan realisasi pendapatan asli daerah Kota Kupang. Sampel merupakan suatu sub kelompok dari populasi yang dipilih untuk digunakan dalam penelitian. Sehingga dalam penelitian ini yang menjadi sampel penelitian adalah laporan realisasi anggaran penerimaan pajak daerah dan realisasi pendapatan asli daerah tahun anggaran 2017-2021 Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dokumentasi, dengan pencarian data sekunder dengan mengumpulkan data dengan cara mempelajari catatan-catatan dan dokumen-dokumen yang ada pada instansi yang diteliti dengan menggunakan metode dokumentasi. Metode dokumentasi dilakukan dengan memperoleh data dari kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang rata-rata efektivitas daerah kota kupang pada tahun 2017-2021 adalah sebesar 79,822% dan diklasifikasikan dengan kriteria kurang efektif, rata-rata pajak restoran kota kupang tahun 2017-2021 adalah sebanyak 91,072% dan diklasifikasikan dalam kritera efektif,rata-rata efektivitas pajak hotel kota kupang tahun 2017-2021 adalah sebesar 45,924% diklasifikasikan dalam kriteria kurang efektif, rata-rata efektifitas pajak parkir kota kupang tahun 2017-2021 adalah sebesar 73,02 % dan diklasifiksikan dalam kriteria kurang efektif, sedangkan untuk rariso kontrubusi sendirirata-rata kontribusi pajak restoran dalam pendapatan asli daerah kota kupang tahu 2017 -2021 adalah sebesar 88,488% dan diklasifikasikan sangat baik , rata-rat nilai kontriusi pajak hotel dalam pendapatan asli daerah tahun 2017-2021 adalah sebesar 53,91% dan klsifikasikan dalam kategorikan sangat baik, Kontribusi pajak parkir dan pendapaatan asli daerah tahun 2017-2021 rata-rata kontribusi sebesar 53,342% dan klsifikasikan dalam kategori sanagt baik, 1. Analisis rasio efektivitas pendapatan asli daerah di kota kupamg tahun 2017-2021. Analisi efektivitas pada pendapatan asli daerah (PAD) didapatkan selama periode 2017-2021 memperoleh hasil 79,822% presentase masuk dalam kategori kurang efektif. 2. Analisis rasio efektifitas pajak restoran di koya kupan tahun 2017-2021.Analisis efektivitas pajak restoran dalam penerimaan pendapatan asli daerah kota kupang mendapat hasil presentase 91,072% dan masuk dalam kriteria efektif. 3. Analisis rasio efektivitas pajak hotel dalam meningkatkan pendapatan asli daeah di kota kupang tahun 2017-2021.Analisis efektivitas pajak hotel dalam meningkstksn pendapatan asli daerahtahun 2017-2021 memperoleh presentase sebesar 45,924% dan masuk dalam kategori tidak efektif. 4. Analisis rasio efektivitas pajak parkir dalam peningkatan pendapatan asli daerah di kota kupang tahun 2017-2021.Analisis pajak parkir dalam peningkatan pendapatan asli daerah tahun 2017-2021 memperoleh nilai presentase 73,02% dan masuk dalam kategori kurang efektif. Analisi rasio konribusi pajak restoran ,pajak hotel dan pajak parkir dalam meningkatkan pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021. 1. Analisis rasio kontribusi pajak restoran dalam penerimaan pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021 memperoleh nilai presentase sebesar 88,488% dan masuk dalam kriteria sangat baik. 2. Analisis rasio kontrbusi pajak hotel dalam meningkatkan pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021 memperoleh nilai sebesar presentase 53,91% dan masuk dalam kategori sangat baik. 3. Analisis rsio kontribusi pajak parkir dalam memingkatkan pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021 memperoleh nilai presentase sebesar 53,34% masuk dalam kriteria sangat baik

ANALISIS DERAJAT DESENTRALISASI FISKAL DI KOTA KUPANG

DEWI SARTIKA NEOLAKA
2023 · Thesis · Open Access

Otonomi daerah menjadi salah satu hal penting yang di miliki suatu daerah dalam mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat, salah satu wujud pelaksanaan otonomi daerah adalah dengan adanya otonomi dalam aspek pengelolaan keuangan daerah yang disebut otonomi fiskal. Keberhasilan otonomi daerah tak lepas dari kemampuan dalam bidang keuangan yang merupakan salah satu indikator penting dalam menghadapi otonomi daerah. (Prawirososetoto, 2002) Desentrlisasi fiskal adalah pendelegasian tanggung jawab dan pembagian kekuasaan dan kewenangan untuk pengambilan keputusan dibidang fiskal yang meliputi aspek penerimaan maupun aspek pengeluaran. Desentralisasi fiskal merupakan inti dari desentralisasi itu sendiri karena pemberian kewenangan dibidang politik maupun administrasi tanpa dibarengi dengan desentralisasi fiskal merupakan desentralisasi yang sia-sia, sebab untuk dapat melaksanakan kewenangan dan tanggung jawab serta tugas-tugas pelayanan publik tanpa diberi wewenang didalam penerimaan maupun pengeluaran desentralisasi fiskal tidak akan efektif. Suatu daerah otonomi di harapkan mampu atau mandiri dalam membiayai kegiatan pemerintah daerahnya dengan tingkat ketergantungan kepada pemerintah pusat yang semakin menurun. Oleh karena itu, sudah sewajarnya apa bila PAD dijadikan tolak ukur dalam pelaksanaan otonomi daerah demi mewujudkan tingkat kemandirian dalam meghadapi otonomi daerah. Untuk meningkatkan kemandirian daerah pemerintah daerah harus berupaya terus menerus menggali dan meningkatkan sumber keuangan sendiri. Menurut Halim (2007), Kemandirian keuangan daerah (otonomi fiskal) menunjukkan kemampuan pemda dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintah, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat yang telah membayar pajak dan retribusi sebagai sumber pendapatan yang diperlukan daerah. Kemandirian keuangan daerah di tunjukkan oleh besar kecilnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibandingkan dengan pendapatan daerah yang berasal dari sumberlain, misalnya bantuan pemerintah pusat ataupun pinjaman. Rasio kemandirian menggambarkan ketergantungan daerah terhadap sumber dana eksternal. Salah satu bentuk tolak ukur untuk melihat kemampuan suatu daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah, sumber pendapatan daerah salah satunya berasal dari Pendapatan Aslih Daerah (PAD). Kemandirian fiskal merupakan salah satu aspek yang memiki peran penting dalam otonomi darah, dengan adanya kemandirian fiskal maka mampu memperbaiki alokasi sumber daya produktif melalui pergeseran pengambilan keputusan publik dan mampu mendorong peningkatan kreatifitas masyarakat, pembangunan serta pemerataan hasil-hasil diseluruh daerah (Mardiasmo 1999). Derajat Desentralisasi Fiskal mampu membawa pengaruh yang baik untuk menentukan kemandirian suatu daerah dalam mengelola segala yang terkait didalamnya terutama dalam hal pengambilan keputusan dibidang fiskal yang meliputi aspek penerimaan (tex assignment) maupun aspek pengeluaran (expenditure assessment). Di lihat dalam laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dana transfer dari pemerintah pusat merupakan salah satu sumber pendapatan yang turut andil dalam pendanaan biaya oprasional pemerintah daerah. populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kota Kupang tahun 2017-2021. sampel yang digunakan dalam penelitan ini adalah Laporan Realisasi Anggaran pemerintah kota Kupang pada tahun 2017-2021. Untuk mendapatkan data yang akurat peneliti menggunakan Teknik pengumpulan data Dokumentasi dan Studi kepustakaan. teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif Derajat Desentralisasi Fiskal dari Pendapatan Asli daerah di kota kupang dari Tahun 2017-2021 rata-ratanya adalah 15,09% yang artinya Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) kurang. Jika dianalisis lebih lanjud pada komponen PAD ternyata Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan rata-rata DDF-nya hanya sebesar 1,72% lalu disusul oleh Lain-lain pendaptan asli Daerah yang Sah 2,91% kemudian rata-rata DDF Pendapatan Retribusi 3,35% dan rata-rata DDF Pendapatan Pajak 8,63%. Dengan demikian maka penyebab utama dari kurangnya DDF PAD adalah DDF Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan. DDF PAD tertinggi terjadi pada tahun 2019 yaitu 15,89% dan terrendah tahun 2018 yaitu 14,66%, tertinggi tahun 2019 karena adanya peningkatan pendapatan asli daerah, peningkatan tersebut berasal dari pendapatan pajak daerah yang meningkat sebesr 9,61% demikian juga DDF PAD terendah terjadi pada tahun 2018 disebabkan oleh peresentase peningkatan total pendapatan daerah lebih besar dari presentase peningkatan PAD. Peningkatan total pendapatan daerah tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil Bukan pajak yang masing-masing meningkat sebesar 59,00% dan 12,38%. Rata-rata perkembangan BHPBP terhadap TPD di kota kupang pada tahun 2017-2021 berjumlah 2,44% kondisi ini menunjukkan bahwa derajat desentralisasi fiskal di kota kupang sangat kurang. Jika dianalisis lebih lanjud pada komponen ini Bagi Hasil pajak rata-rata DDF-nya 12,09% dan Bagi Hasil Bukan Pajak rata-ratanya 0,3%. DDF BHPBP yang paling rendah yaitu pada tahun 2019 sebesar 1,44%, presentasenya lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya yaitu tahun 2021 yaity 3,40%. Pada tahun 2021 lebih tinggi dari tahun sebelumnya di sebabkan oleh karena adanya peningkatan total pendapatan daeraah yang bersal dari alokasi kurang bayar tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan presentase dari Bagi Hasil Pajak pada tahun 2021 sebesar 26,30%. Rata-rata Derajat Desentralisasi Fiskal dari Sumbangan Daerah di kota kupang tahun 2017-2021 adalah 3,33% yang berarti masuk dalam kriteria sangat kurang, Derajat Desentralisasi Fiskal dari Sumbangan daerah tertinggi terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar 5,20% dan terndah pada tahun 2017 sejumlah 0,69%. Tertinggi pada tahun 2020 karena adanya peningkatan hibah atau sumbagan daerah lebih besar dari peningkatan total penerimaan daerah, terjadi kaikan sumbagan daerah sebesar 35,28%. Serta pada tahu 2020 kota Kupang mendapatkan bantuan keungan dari provinsi atau dari pemerintah daerah lainya.Bedasarkan hasil anlisis permasalahan yang telah diuraikan, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah: Derajat Desentralisasi Fiskal Kota Kupang yang dihitung dari proporsi Pendapatn Asli Daerah (PAD) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) rata-rata selama kurun waktu lima tahun yaitu tahun 2017-2021 sebesar 15,09% yang dikategorikan kurang sedangkan proporsi Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak (PBHPB) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) sebesar 2,44% dengan kriteria sangat kurang. Dan proporsi Sumbangan Daerah (SD) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) adalah 3,33% kriterinya sangat kurang. Hal ini menunjukkan bahwa ketergantungan pemerintah Kota Kupang terhadap pemerintah pusat masih sangat besar atau dapat dikatakan bahwa desentralisasi fiskal Kota Kuapang masih tinggi, atau dapat dikatakana bahwa kota kupang belum mandiri, karena besarnya peran pemerintah pusat dalam membantu membiayai benja daerah kota Kupang yang tidak bisa di biayai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) saja.

PANDANGAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTITENTANG PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN LANGSUNG DI SD NEGERI 1 BONIPOI KUPANGTAHUNAJARAN 2022/2023

SAMANTHA NATALIA LUISA HERE
2023 · Thesis · Open Access

Penelitian ini membahas tentang Pandangan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Tentang Penerapan Strategi Pembelajaran Langsung di SD Negeri 1 Bonipoi Kupang Tahun Ajaran 2022/2023”. Rumusan masalah dari penelitian ini bagaimana pandangan guru pendidikan agama Kristen dan budi pekerti tentang penerapan strategi pembelajarang langsung di Sd Negeri 1 Bonipoi Kupang tahun ajaran 2022/2023?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan guru pendidikan agama Kristen dan budi pekerti tentang penerapan strategi pembelajarang langsung di SD Negeri 1 Bonipoi Kupang tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode korelasi. Populasi dan sampelnya adalah 2 orang guru Pendidikan agama Kristen dan budi pekerti. Teknik pengumupulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Pendidikan agama Kristen dan budi pekerti yang dilakukan oleh guru kepada siswa-siswi kelas IV berjalan dengan baik karena dalam pembelajaran guru tidak hanya aktif seorang diri tetapi siswa-siswi juga aktif memberikan jawaban ketika guru bertanya sehingga pembelajaran tidak monoton tetapi sangat baik. Namun kendala yang dialami dalam proses pembelajaran adalah belum adanya buku siswa sehingga dalam pembelajaran guru perlu memberikan catatan mengenai materi yang diajarkan sehingga siswa dapat mempelajarinya. KesimpulanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti tentang penerapan strategi pembelajarang langsung di SD Negeri 1 Bonipoi Kupang tahun ajaran 2022/2023. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kepada siswa-siswi dalam proses pembelajaran harus lebih aktif dan semangat dalam proses pembelajaran

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PAK PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR TEOLOGI KRISTEN SYALOM KUATAE, KEC. NOEBEBA, KAB. TTS TAHUN 2022/2023

NOVIA MARLINA TANIU
2023 · Thesis · Open Access

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil belajar PAK di Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae? Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil belajar PAK di Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae. Metode penelitian Penelitian ini menggunakan eksperimen skema one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae yang berjumlah 10 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae yaitu sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik tes dengan skema One Group Pretest-Posttest Design. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dan N-Gain. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil perhitungan dapat disimpulkan yaitu t hitung ˃ nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung nilai t tabel maka tolak Ha dan terima Ho. Maka dapat dikemukakan bahwa t hitung ˃ nilai t tabel ( 4,58 > 1,833). Dari analisis di atas dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh media gambar terhadap hasil belajar PAK. Hasil N-gain menunjukan 40% berkategori tinggi, 60% berkategori sedang (100%) kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae, Kecamatan Noebeba, Tahun pelajaran 2022 / 2023. Dengan demikian, penggunaan media gambar memiliki peranan yang penting dalam proses belajar mengajar di sekolah khususnya Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil penelitian ini, dimana dalam penelitian ini menunjukan peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media gambar dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, dalam proses belajar mengajar seorang guru hendaknya menggunakan media agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR OLEH GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 10 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2022/2023

ANJELA YUSMINA NENOLIU
2023 · Thesis · Open Access

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui Tahapan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan Kurikulum Merdeka Belajar oleh Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Rumusan masalah dalam kajian ini adalah bagaimana tahapan implementasi kurikulum merdeka belajar oleh guru pendidikan agama Kristen dan budi pekerti di SMPN 10 Kota Kupang tahun pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif teks dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini lakukan di SMPN 10 kota Kupang dan berlangsung selama dua hari. Populasi dari penelitian ini adalah semua Pendidik di SMPN 10 Kota Kupang dengan sampel dua pendidik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Teknik pengumpulan data dengan pedoman wawancara. Teknik analisis data dengan Reduksi Data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar di SMP Negeri 10 Kupang Tahun Pelajaran 2022/2023 dalam tahap perencanaan telah berjalan sesuai dengan kurikulum merdeka belajar , meskipun terdapat perbedaan dalam tingkat kesiapan dan pemahaman para pendidik dalam mengikuti prosedur perencanaan dalam hal pembuatan modul ajar, alur tujuan pemblajaran, dan pengembangan perangkat ajar. Sedangkan dalam tahap pelaksanaan pembelajaran juga telah berjalan meskipun masih membutuhkan penyesuaian oleh para pendidik dalam hal projek profil pelajar pancasila, penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, assesmen dan kegiatan kolaborasi yang dilakukan. Perbedaan ini menunjukkan pentingnya dukungan dan pelatihan yang memadai bagi para pendidik agar implementasi kurikulum merdeka belajar dapat berjalan lebih konsisten dan efektif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa, implementasi kurikulum merdeka belajar adalah proses yang kompleks dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak dalam mencapai tujuan pendidikan yang efektif dan efisien