Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 76 dari 195

TOKANG TOMAL

ANGRAENI PUTRI JONASIA SALAU
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Tokang Tomal Suatu Tinjauan Studi Perdamaian Terhadap Tradisi Tokang Tomal Sebagai Media Resolusi Konflik Menurut Ralf Dahrendrof dan Implikasinya Bagi Jemaat GMIT Elohim Bukapiting, Klasis Alor Timur Laut [email protected] Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji secara ilmiah terhadap tradisi Tokang Tomal yang ada di jemaat Elohim Bukapiting khususnya desa Bukapiting kabupaten Alor. Tradisi Tokang Tomal merupakan tradisi atau budaya yang diwarisi oleh nenek moyang orang Bukapiting sejak zaman dahulu, dan terus dipelihara oleh Jemaat GMIT Elohim Bukapiting. Tradisi Tokang Tomal dilakukan sebagai penyelesaian masalah dalam jemaat. Kata Tokang Tomal berasal dari bahasa Kamang yaitu Tokang yang berarti baik. Sedangkan Tomal yang artinya enak. Kedua kata ini memilik banyak arti sesuai situasi yang sesuai dengan perilaku dan kondisi tempat.Tokang Tomal merupakan jalan tengah untuk penyelesaian masalah dalam masyarakat dan menjadi media utama dengan mengadirkan tokoh-tokoh adat, pemerintah, keluarga terkait dan pohon pelepas. Tradisi ini akan dikaji dengan menggunakan teori resolusi konflik Ralf dahrendrof yang mengatakan bahwa dalam masyarakat memiliki dua wajah yaitu konflik dan konsensus. Konflik dalam masyarakat tidak bisa dihindari bahkan gereja sebagai miniatur Allahpun tidak bisa menghindari konflik. Hasil dari penelitian ini penulis melihat bahwa jemaat Bukapiting memelihara tradisi Tokang Tomal sebagai salah satu cara mengatasi dan mengantisipasi konflik. melalui tradisi Tokang Tomal membantu penulis untuk mengenal tradisi Tokang Tomal yang memiliki nilai-nilai yang dapat digunakan dalam lingkup bergereja dan bermasyarakat yakni dialog, keterbukaan dan saling menghargai. Perdamaian merupakan suatu keadaan yang telah diprakarsai oleh Allah sendiri, sehingga manusia perlu untuk secara bersama-sama memaknai perdamaian sebagai suatu yang perlu dijaga dan dipelihara dalam kehidupan bersama dengan orang lain maupun dengan sesama ciptaan. konflik hanyalah salah satu alat yang diberikan Allah untuk menguji sejauh mana seseorang dapat menyatakan kasih bagi Allah melalui sesama dan mempertunjukan kuasa Allah atas hidup setiap umatnya. Melalui tradisi Tokang tomal haruslah saling rukun dan mencintai perdamaian, damai yang diberikan sekiranya memberikan ruang bagi kehidupan yang lebih baik dan lebih mempererat solidaritas yang dibangun bersama.

PEREMPUAN DAN KEPERAWANAN

ALVANIA NOMEGANI TITUS
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PEREMPUAN DAN KEPERAWANAN Alvania Nomegani Titus Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email: [email protected] Perempuan dan konsep keperawanan hal yang telah membudaya yang dibawa dari masa ke masa. Ada pemahaman yang menjadikan perempuan tidak hanya harus cantik juga menawan tapi juga tentang keperawanan mereka. Nilai keperawanan dikaitkan dengan aturan moral dan ajaran agama. Sehingga label tersebut harus dimiliki perempuan yang belum menikah. Konsep keperawanan di kehidupan sosial semua sama, bahwa keperawanan adalah mereka yang belum melakukan hubungan seksual. Dengan melihat hal tersebut akhirnya perempuan sering dipandang tidak baik di kalangan masyarakat. Kedua, perempuan tidak lagi merasa penting untuk menjaga keperwanan. Sehingga, keperawanan yang harusnya dianggap suatu yang penting tidak menjadi suatu tolak ukur yang penting dalam masyarakat. perempuan dengan mudah terlibat dalam perilaku seks bebas. Hal yang demikian tidak hanya bertentangan dengan aturan, norma dan nilai kehidupan, tapi juga bertentangan ajaran dalam agama serta memiliki dampak buruk bagi Kesehatan fisik perempuan. Tujuan penulisan adalah untuk menyadarkan jemaat khusunya pemuda untuk menjaga keperawanan karena hal tersebut adalah penting bagi kehidupan mereka dalam gereja dan masyarakat. Bertolak dari masalah tersebut penulis tertarik mengkaji lebih dalam tentang perempuan dan keperawanan di jemaat GMIT Elim Naibonat. Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode Deskriptif-Analisis-Refleksi lalu menariknya dalam sebuah refleksi teologis di bagian akhir. Hasil kajian menerangkan bahwa pemuda di Jemaat GMIT Elim Naibonat harus menggunakan belas kasihan dan pengampunan, keadilan dan kesadaran dosa, serta melindungi martabat perempuan untuk menjaga keperawanan dalam kehidupan pemuda di Jemaat Elim Naibonat. Kata Kunci: Keperawanan, Perempuan, Tubuh, Keadilan, Martabat.

ANALISIS PENGARUH PROMOSI DAN POSITIONING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA DI DEALER NUSANTARA SURYA SAKTI KOTA KEFAMENANU

OKTAFIANI KOLO
2024 · Thesis · Open Access

Suatu perusahaan beroperasi di samping untuk mendapatkan laba atau keuntungan juga untuk mempertahankan kelangsungan hidup bisnisnya. Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat dewasa ini, kemampuan perusahaan dituntut untuk lebih cermat dalam persaingan bisnis. Jika perusahaan ingin tetap eksis dalam persaingan, maka perusahaan harus memperhatikan salah satu fungsi pokoknya yaitu pemasaran. Dalam melaksanakan pemasaran yang baik, produsen harus mengetahui dahulu apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen, sehingga produk yang ditawarkan akan sesuai dengan permintaan konsumen. Konsumen dalam memilih suatu merek produk akan melalui tahap percobaan terlebih dahulu, pada tahap ini seringkali konsumen akan mencoba berbagai merek yang berbeda. Jika dirasakan bahwa merek tersebut cocok dan memenuhi apa yang diharapkan dari produk sejenis maka konsumen akan terus mencari merek tersebut. Dalam usaha memenangkan persaingan, perusahaan harus mempunyai strategi pemasaran untuk produknya. Menurut Kotler (dalam Aminah, 2020) strategi adalah suatu rencana permainan untuk mencapai sasaran yang diinginkan dari suatu unit bisnis. Strategi adalah suatu kesatuan rencana yang menyeluruh, komprehensif, dan terpadu yang diarahkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Strategi merupakan suatu cara untuk memenangkan persaingan, meskipun syarat strategi tersebut tidak menghalalkan segala cara, tidak melakukan cara-cara batil, tidak melakukan kebohongan atau penipuan, dan tidak menzalimi pihak lain. Strategi harus terbebas dari tipu daya (Maulana, 2020). Sedangkan untuk pengertian pemasaran seperti diungkap oleh Kotler dan Armstrong (dalam Priansa, 2017) pemasaran merupakan proses sosial dan manajerial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan hal-hal yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Strategi penempatan posisi ini harus mampu dilakukan perusahaan dengan baik untuk upaya mendapatkan pelanggan dan mempertahankan pelanggan tersebut. Menurut Kotler dan Amstrong (2012: 72) adalah logika pemasaran dimana unit bisnis berharap untuk menciptakan nilai dan memperoleh keuntungan dari hubungannya dengan konsumen. Menurut Malau (2017:103), “Promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Yang dimaksud dengan komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi, membujuk, dan/atau mengingatkan sasaran pasar atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal kepada produk yang ditawarkan perusahaan tersebut” Berdasrkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Promosi dan Positioning Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Di NSS Kota Kefamenau Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh Promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda , untuk mengetahui pengaruh Positioning terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di NSS Kota Kefamenanu. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Promosi merupakan cara komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan kepada konsumen atau pasar yang dituju, dengan tujuan menyampaikan informasi mengenai produk/perusahaan agar mereka mau membeli. b. Positioning adalah strategi untuk merancang penawaran dan membentuk citra perusahaan agar bisa memperoleh tempat khususnya dalam benak konsumen. c. Keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk membeli produk baik itu berupa jasa ataupun berupa barang. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli sepeda motor honda di NSS Kefamenanu yang terpilih sebanyak 100 responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 100 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survey berupa penyebaran survey berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa primer dan sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Promosi diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di NSS Kefamenanu , secara persial Variabel Positioning diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di NSS Kefamenanu.

PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT RIDE MANDIRI KOTA KUPANG

KETRIANI RAMBU SENDLI
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Menurut Mangkunegara (2017) Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Menurut Wibowo (2017) Melakukan pekerjaan dan hasil yang dicapai dari pekerjaan tersebut dan tentang apa yang dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya disebut dengan kinerja sedangkan menurut Mathis & Jackson (2016) Pada dasarnya Kinerja adalah apa yang dilakukan atau tidak dilakukan oleh karyawan. Kinerja merupakan hasil perilaku karyawan yang menunjukkan sikap positif terhadap organisasi mereka. Kinerja juga diartikan dengan sekumpulan nilai dari kontribusi karyawan baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk mencapai tujuan organisasi. Kinerja optimal yang diberikan oleh karyawan akan memudahkan suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan (Borman & Brush dalam Hasmalawati, 2018). Dalam hal menunjang kinerja karyawasn Motivasi menjadi penting karena dengan motivasi setiap karyawan akan mau bekerja keras dan antusias untuk mencapai kinerja yang lebih tinggi Sunyoto (2012:11). Motivasi seseorang dipengaruhi dan dirangsang oleh keinginan, pemenuhan kebutuhan serta tujuan dan kepuasan. Rangsangan timbul dari dalam dan dari luar. Hal ini akan menciptakan dorongan pada seseorang untuk melakukan aktifitas. Menurut Sutrisno (2013: 109) mengatakan bahwa motivasi adalah faktor yang mendorong seseorang untuk melakukan suatu aktivitas tertentu, motivasi sering kali diartikan pula sebagai faktor pendorong perilaku seseorang. Menurut Marihot (2007: 292) Kualitas kehidupan kerja merupakan sebuah proses yang merespons pada kebutuhan karyawan dengan mengembangkan suatu mekanisme yang memberikan kesempatan secara penuh pada karyawan dalam pengambilan keputusan dan merencakanan kehidupan kerja mereka. Kualitas kehidupan kerja dimaksudkan pada suatu filosofi manajemen dalam meningkatkan harga diri karyawan, memperkenalkan perubahan dalam budaya organisasi serta memperbaiki keadaan fisik dan emosional para karyawan. Dapat disimpulkan bahwa kualitas kehidupan kerja merupakan sebuah proses yang merespons pada kebutuhan karyawan atau cara pandang manajemen tentang manusia, pekerja dan organisasi atau perusahaan berdasarkan pengambilan keputusan. PT Ride Mandiri Kupang memiliki standar penilaian kinerja dengan kategori yang dinilai yaitu : kedisiplinan, kualitas kerja, kerja sama, dan tanggung jawab dari standar penilaian yang ditetapkan ini PT Ride Mandiri memberikan rata-rata nilai yang harus dicapai oleh para karyawan minimal mencapai 90% namun berdasarkan data diatas Dimana kinerja karaywan pada tahun 2022 berada pada kategori baik sekali Dimana kinerja karyawan mencapai 86,75% terlepas dari data yang didapatkan, terdapat masalah lain yang perlu di lihat dan dipertimbangkan pada tahun 2023 yang terjadi dalam lapangan pekerjaan yang Dimana para karyawan dalam kualitas kehidupan kerja mereka mengalami kesulitan dalam mengalami naik jabatan oleh karena itu berdasarkan permasalahan ini tidak bisa menjamin bahwa perusahaan dapat mempertahankan kinerja para karyawan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda, uji pengaruh parsial (uji t), uji pengaruh simultan (uji f), dan uji koefisien determinasi (R2) menggunakan software SPSS versi 25. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Ride Mandiri yang berjumlah 35 karyawan dengan sampel sebanyak 30 karyawan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner yang bersumber dari hasil wawancara terstruktur terhadap responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel kualitas kehidupan kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, hal tersebut bisa dilihat dari hasil pengujian data dengan Uji t yang diperoleh nilai t hitung sebesar 2,384 lebih besar dari nilai t tabel 2,05183 dan nilai signifikansi sebesar 0,02 lebih kecil dari 0,05 dengan demikian hipotesis 1 diterima atau terbukti. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa variabel motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, hal tersebut bisa dilihat dari hasil pengujian data dengan Uji t yang diperoleh nilai t hitung sebesar 2,998 lebih besar dari nilai t tabel 2,05183 dan nilai signifikansi sebesar 0,00 lebih kecil dari 0,05 dengan demikian hipotesis 2 diterima atau terbukti. Berdasarkan tabel uji anova atau F test didapatkan nilai F hitung 10,441 F tabel 3,35 dengan tingkat signifikansi uji F 0,00 0,05. Jadi dapat diartikan bahwa variabel independen yang dimasukan dalam model secara simultan atau bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen. Hal ini menunjukan bahwa kualitas kehidupan kerja (X1) dan motivasi kerja (X2) secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Y). Hasil output SPSS untuk uji koefisien determinasi (R2) diketahui nilai adjused R Squared sebesar 0,394. Hal ini berarti bahwa 43,6% besarnya pengaruh kualitas kehidupan kerja (X1) dan motivasi kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y), sedangkan sisanya 56,4% dipengaruhi oleh variabel independen lain yang tidak diajukan dalam model penelitian ini. Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan yaitu bahwa kualitas kehidupan kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,02 0,05. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,00 0,05

Pemuda dan Organisasi Pelayanan Gereja- Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Peran Pemuda dalam Organisasi Pelayanan Gereja di GKS Jemaat Kangeli, Klasis Lewa Tidahu

DEWIRATI KARTIKA RAMBU AMAH
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PEMUDA DAN ORGANISASI PELAYANAN GEREJA “Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Peran Pemuda Dalam Organisasi Pelayanan Gereja di GKS Jemaat Kangeli, Klasis Lewa Tidahu” Email: [email protected] Pemuda adalah generasi penerus pelayanan dan kepemimpinan dalam gereja sehingga kehadirannya dalam gereja tidak dapat diabaikan. Gereja adalah tempat di mana pemuda dididik dan bertumbuh dalam iman. Pemuda gereja merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan gereja dengan meneruskan perjuangan dan melaksanakan tugas panggilan gereja secara terus menerus. Peran pemuda dalam organisasi Pelayanan diwujudkan salah satunya melalui Komisi Pemuda, yakni melalui berbagai program dalam bidang kesaksian, persekutuan dan pelayanan. Namun realitas yang ada menunjukkan bahwa banyak pemuda yang mengabaikan perannya dalam gereja. GKS Kangeli menunjukkan realitas tersebut, bagaimana pemuda tidak menjalankan perannya dengan maksimal. Program yang dibuat tidak berjalan dan partisipasi pemuda-pemudi sangat minim dalam pelayanan Bertolak dari masalah di atas penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemuda dalam organisasi Pelayanan di GKS Jemaat Kangeli. Demi mencapai tujuan penelitian ini maka penulis melakukan penelitian lapangan dengan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa peran pemuda melalui Komisi Pemuda di GKS Jemaat Kangeli dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman pemuda terhadap peran dan panggilannya dalam gereja. Kurangnya pemahaman pemuda terhadap peran dan panggilannya juga ikut mempengaruhi jemaat mengambil keputusan untuk membatasi perannya. Dari 139 jumlah pemuda yang terlibat dalam pelayanan hanya 24 orang . Oleh karena itu gereja perlu melakukan pembinaan yang bertujuan bukan saja untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin tetapi membentuk karakter pemud yang mau melayani dan terlibat dalam pelayanan. Pembinaan di dalamnya meliputi memberikan pengajaran dan nasihat, menunjukkan teladan, serta memberikan kepercayaan untuk bertanggung jawab atau memimpin.

Allah, Aku, dan Sesamaku; Suatu Tinjauan Teologi Terhadap Pemikiran Henri Nouwen Tentang Spiritualitas dan Implikasinya Bagi Pelayanan di GMIT

MIKAEL YOHANIS BEDA
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Spiritualitas merujuk pada, kesadaran individual atas dimensi ilahi atau keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, dalam perjalanan waktu, terasa menurunnya kesadaran yang berdampak pada tidak autentiknya spiritualitas, terutama di kalangan pendeta dan calon pendeta. Perilaku dan kecenderungan hedonis, materialistis, dan konsumeris spiritualitas. Ketidakautentikan spiritualitas ini merugikan tidak hanya individu secara pribadi, tetapi juga masyarakat dan komunitas keagamaan secara keseluruhan. Tujuan penulisan ini adalah untuk membandingkan ketidaksinambungan antara konsep Spiritualitas Nouwen dengan realitas praktik spiritualitas seorang pelayan GMIT. Melalui metode penulisan deskritif-analisis-reflektif terhadap pemikiran Henri Nouwen tentang spiritualitas, terungkap ketidaksinambungan khususnya dalam Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Nouwen menekankan pentingnya dimensi vertikal spiritualitas melalui hubungan pribadi dengan Tuhan, yang berimplikasi pada kepedulian kepada sesama. Namun, praktik spiritual para pelayan seringkali teralihkan pada urusan duniawi. Dimensi horizontal spiritualitas, yang melibatkan hubungan dengan sesama, juga kurang mendapat perhatian aktif dalam membangun relasi yang sehat. Begitu pula, dalam dimensi interior spiritualitas yang menyoroti hubungan individu dengan diri sendiri, terlihat kurangnya kesadaran diri dan kesiapan menghadapi tantangan pribadi. Data diperoleh dari analisis terhadap karya-karya Nouwen serta praktik spiritual para pelayan dalam konteks GMIT yang tertuang dalam karya-karya pelayan GMIT. Tulisan ini memberikan wawasan yang mendalam kepada para pelayan GMIT mengenai konsep spiritualitas Henri Nouwen dan realitas praktik pelayanan. Melalui pemahaman ini, para pelayan dapat merefleksikan spiritualitas mereka yang memerhatikan keseimbangan antara relasi dengan Allah, sesama dan dirinya sendiri. Tulisan ini diharapkan menjadi panduan motivasional untuk mendorong para pelayan GMIT menuju pencapaian spiritualitas yang lebih autentik dan mendalam.

Pendidikan Seksualitas

FIANA LIANA M BLEGUR
2024 · Thesis · Open Access

Fenomena seks bebas dikalangan remaja sampai pemuda/i kian memprihatinkan yang mengalami peningkatan setiap tahun. Ini juga yang terjadi dalam jemaat GMIT Diaspora Padakika. Untuk itu perlu ada perhatian khusus baik itu dari orang tua maupun gereja. Terkait dengan masalah ini, maka pendidikan seks merupakan solusi yang tepat dalam mengatasi seks bebas. Pendidikan seks merupakan pengajaran penting yang harus diterapkan kepada setiap anak. Untuk itu, Keluarga menjadi tempat utama sebagai dasar bagi anak agar bisa memperoleh ajaran-ajaran yang disampaikan termaksud dengan pendidikan seks. Pendidikan seks dalam keluarga sangat penting dan harus menjadi bahan pembinaan yang harus diterapkan dalam keluarga. Anak-anak sejak dini harus diperkenalkan dengan pendidikan sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Selain itu, dengan pendidikan seks anak juga dapat diberitahu mengenai berbagai perilaku seksual yang berisiko sehingga mereka dapat menghindarinya. Orang tua juga wajib untuk dibekali ilmu terkait dengan pendidikan seks. Pendidikan seks harus dianggap sebagai bagian dari proses pendidikan untuk memperkuat penggembangan kepribadian bagi seorang anak. Orang tua harus memiliki peran penting untuk menanggulangi perilaku seks yang menyimpang dengan nilai-nilai dan ajaran Alkitab pada anak sedini mungkin. Gereja juga turut berperan dalam memberikan pengajaran dan pendidikan mengenai seks, karena gereja diutus Allah untuk ada ditengah-tengah dunia menjawab setiap persoalan dalam anggota jemaat terkait dengan kasus seks bebas. Pembinaan warga gereja sebagai bagian tugas dan tanggung jawab pelayan dalam gereja melalui Kerygma (mengajar atau memuridkan), Marturia (bersaksi), Koinonia (bersekutu), dan Diakonia (pelayanan sosial). Pembinaan warga gereja tidak terlepas dari pendidikan dan pengajaran mengenai nilai-nilai dan ajaran kristiani sehingga mampu membawa setiap anggota jemaat agar mengalami pendewasaan. Pendewasaan jemaat agar dapat membedakan apa yang baik dan buruk sesuai dengan kehendak Allah.

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN JUDEX FACTIE DAN JUDEX JURIS DALAM PERKARA KEBERATAN ATAS PUTUSAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN

PEDRO GENNADY FIRSTANZA SJIOEN
2024 · Thesis · Open Access

Judul Analisis yuridis putusan Judex Factie dan Judex Juris dalam perkara keberatan atas putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Mengapa Majelis Hakim BPSK Mengabulkan Permohonan Pemohon. Mengapa Majelis Hakim Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Dan Mengapa Hakim Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah: Untuk mengetahui Pertimbangan Majelis Hakim BPSK dalam Mengabulkan Permohonan Pemohon. Untuk mengetahui Pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Dan Untuk mengetahui Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah masalah yang telah penulis kemukakan diatas. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dan putusan Pengadilan Mataram. Berdasarkan hasil penelitian kesimpulan yang diambil adalah Pemohon Keberatan/Konsumen telah mampu membuktikan adanya penyimpangan dari standart konstruksi bangunan. Putusan BPSK ternyata tidak memberikan kepastian hukum dan putusan BPSK tidak merincikan tanggung jawab yang harus dilakukan termohon. Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini. Saran yang penulis berikan adalah Kepada Konsumen agar bisa berkomunikasi dengan baik kepada pihak developer serta mampu menjelaskan persoalan yang dihadapi untuk mencegah terjadinya sengketa. Kepada Pelaku usaha Agar bisa membangun bangunan yang sesuai dengan standard konstruksi yang ditetapkan. Kata Kunci :Putusan pengadilan, Sengketa Konsumen

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI UPT PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DINAS PERHUBUNGAN KOTA KUPANG

HEDI SONDRI IMANUEL SAEKOKO
2023 · Thesis · Open Access

Sistem transportasi mempunyai peran vital dalam pembangunan nasional. Untuk itu perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai, diantaranya adalah tersedianya kendaraan bermotor yang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Selain memberikan manfaat besar, kendaraan bermotor juga tidak terlepas dari permasalahan yang ditimbulkannya, seperti kecelakaan, kemacetan, kebisingan suara dan pencemaran udara akibat emisi gas buang. Untuk itulah pengujian kendaraan bermotor dilaksanakan agar setiap kendaraan bermotor wajib uji memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sesuai dengan ambang batas yang telah ditetapkan (UU No. 22, 2009). Pada UPT. Pengujian Kendaraan Bermotor dibawah naungan Dinas Perhubungan Kota Kupang merupakan satu-satunya Instansi Pemerintah Daerah yang menangani dan mengelola jasa Pengujian Kendaraan Bermotor atau dalam istilah di masyarakat lebih dikenal dengan nama “Uji KIR”. Jenis pelayanan yang ingin peneliti bahas dalam penelitian ini ialah jenis pelayanan pengujian berkala sistem drive thru, karena ini merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Kupang untuk mempercepat waktu pelayanan pengujian. Jadi, pengemudi bisa langsung melaksanakan proses pengujian dari proses daftar hingga akhir tanpa perlu turun dari kendaraan lagi. Dalam suatu organisasi karyawan dapat melakukan pekerjaan dengan baik bila ditunjang oleh keadaan lingkungan kerja yang memadai (Irianti, 2013). Sowmya dan Panchanatham (2011), berpendapat jika perusahaan ingin membuat situasi lingkungan kerja yang nyaman, hendaknya lebih memperhatikan penataan ruang kerja seperti penempatan peralatan kerja, penerangan, kebisingan, dan kenyamanan yang nantinya dapat meningkatkan kedisiplinan kerja karyawan sehingga mereka merasa betah bekerja di ruangannya. Stres diartikan suatu kondisi terhadap situasi eksternal yang berdampak pada perilaku seseorang (Luthans, 2006). Menurut Ivancevich, et al, (2007) mendefinisikan stres kerja sebagai perasaan tegang, gelisah atau khawatir, semua perasaan merupakan manifestasi dari pengalaman stres, suatu terprogram yang kompleks untuk mempersepsikan ancaman yang dapat menimbulkan hasil yang positif maupun negatif. Jadi, dapat disimpulkan bahwa stres kerja merupakan kondisi fisik dan psikologis seseorang yang ditunjukkan melalui sikap atau perilaku seperti kecemasan, ketegangan, gelisah, yang disebabkan oleh suatu permasalahan yang mengganggu pikiran seseorang yang tidak dapat diselesaikannya sendiri. Menurut Robbins (2008), indikator yang digunakan untk mengukur tingkatan stres tersebut yaitu pertama dengan melihat kondisi dari gejala fisiologis, seperti sakit kepala, meningkatnya tekanan darah dan laju detak jantung. Yang kedua kondisi gejala psikologis, seperti ketegangan, kecemasan, kejengkelan, kejenuhan, depresi, dan sikap yang suka menunda-nunda pekerjaan. Dan yang ketiga kondisi gejala perilaku, seperti kemangkiran, perubahan kebiasaan makan, meningkatkan konsumsi rokok dan alkohol. Menurut Rezaei dan Baalousha (2011), kinerja itu bersifat individual, karena dalam melaksanakan tugasnya masing-masing individu karyawan mempunyai kemampuan yang berbeda, dan dengan meningkatnya kinerja berarti meningkatkan mutu dan standar perusahaan. Kinerja karyawan memegang peranan penting dalam suatu organisasi. Kinerja karyawan merupakan nafas dari kelangsungan hidup perusahaan. Untuk itu adakalanya perusahaan mengadakan suatu acara di luar kegiatan perusahaan seperti outbound dengan tujuan untuk mengajak para karyawan refreshing sejenak dari rutinitas pekerjaan sehari-hari dan membangkitkan kembali semangat bekerja serta meningkatkan kerjasama antar karyawan. Kinerja juga dapat dipengaruhi oleh lingkungan kerja fisik. Dinas perhubungan kota kupang ingin membuat situasi lingkungan kerja yang nyaman, hendaknya lebih memperhatikan penataan ruang kerja seperti penempatan peralatan kerja, penerangan, kebisingan, dan kenyamanan yang nantinya dapat meningkatkan kedisiplinan kerja karyawan sehingga mereka merasa betah bekerja di ruangannya. Selain kinerja, lingkungan kerja fisik juga dapat mempengaruhi stres kerja. sebagian besar stres kerja berawal dari lingkungan kerja yang buruk dan berdampak pada pekerjaan. Jika seseorang stres dalam pekerjaannya, maka ia tidak akan dapat memberikan 100% kemampuan terbaiknya sehingga efisiensi kerjanya akan terpengaruh. Terdapat banyak hal yang mampu mempengaruhi keterlambatan pengujian tersebut, atau dengan kata lain rendahnya kinerja pegawai di UPT. Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota kupang salah satunya adalah Stres Kerja. Stres diartikan suatu kondisi terhadap situasi eksternal yang berdampak pada perilaku seseorang. Tuntutan pekerjaan yang tinggi akan memicu timbulnya stres pada karyawan dan pada akhirnya akan mempengaruhi kinerjanya.Populasi merupakan subyek atau obyek yang memiliki kuantitas dan karakteristik spesifik yang telah dipilih oleh peneliti untuk diteliti. Populasi penelitian ini adalah 80 karyawan Pada Dinas UPT pengujian kendaraan bermotor kota kupang. Menurut arikunto (2017) sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Arikunto mengatakan bahwa apabila subjeknya kurang dari 100, maka seluruh populasi menjadi sample penelitian. Di mana semua anggota populasi digunakan menjadi sampel sehingga sampel dalam penelitian ini seluruh pegawai sebanyak 80 pegawai. Menurut Sugiyono (2018:2019) angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Analisis lanjutan ini dimaksudkan untuk menguji kebenaran empirik dan hipotesis secara statistik. Pada tahap analisis ini, peneliti menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variable independen dan variabel dependen. Yaitu Lingkungan kerja fisik (X1) dan stres kerja (X2) terhadap Kinerja pegawaI (Y) Analisis regresi linear berganda digunakan apabila peneliti bermaksud meramalkan bagaimana keadaan (naik turunnya) variable kinerja pegawai(Kriterium), bila dua atau lebih variabel keselamatan dan kesehatan kerjan sebagai faktor prediktor dimanipulasi (sugiyono, 2010:275). Dengan demikian persamaan regresi linear berganda memperlihatkan Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik (X1) dan Stres Kerja (X2) terhadap kinerja Pegawai (Y) adalah sebagai berikut : Y 2.451 + 0.434 X1 +0. 480 X2 1. Nilai konstantan sebesar 2,451 artinya jika Iklim Lingkungan Kerja Fisik (X1) dan Stres kerja (X2) sama dengan nol, maka kinerja pegawai (Y) memiliki nilai sebesar 2,451. 2. Koefisien regresi (b1) sebesar 0 ,434 artinya jika Lingkungan Kerja Fisik (X1) mengalami kenaikan sebesar 1% maka kinerja Pegawai (Y) akan meningkat sebesar 0 ,434 atau 43,4. 3. Koefisien regresi (b2) sebesar 0, 480 artinya jika Stres Kerja mengalami kenaikan 1%, maka variabel kinerja Pegawai (Y) akan akan meningkat sebesar 0, 480 atau 48,0. 1. Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh lingkungan kerja fisik (X1) terhadap kinerja Pegawai (Y). Diketahui bahwa variabel lingkungan kerja fisik (X1) ditemukan t hitung 5,254 lebih besar dari t tabel 1,99125 dan tingkat sig. 0.000 oleh karna itu nilai sig 0,05 maka H0 (b10) ditolak Ha (b10) diterimah yaitu variabel lingkungan kerja fisik (X1) memiliki pengaruh signifikan secara Parsial terhadap variabel kinerja Pegawai (Y). 2. Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Stres Kerja (X2) dan kinerja Pegawai (Y) diketahui bahwa variabel Stres Kerja (X2) ditemukan t hitung 6,857 lebih besar dari t tabel 1,99125 dan tingkat sig 0, 000 Oleh karna itu nilai sig 0,05 maka H0 (b1 0) ditolak dan Ha (b1 0) diterima yaitu Stres Kerja memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja Pegawai. diketahui untuk mengetahui f tabel maka dapat dilihat dari nilai n 80 dan k 2 dan rumus untuk Ftabel F( k:df 2 n – k – 1 (F (277) jadi Ftabel 3, 12 Sehingga dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh F hitung 54,258 lebih besar Ftabel 3,12 dan tingkat Sig 0,000 oleh karna itu nilai Sig 0,05 maka H0(b1 0) maka H0 (b1 0) ditolak dan Ha (b1 0) diterima artinya variabel lingkungan kerja fisik (X1) dan stres kerja (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara secara stimultan terhadap kinerja Pegawai (Y). diketahui besarnya koofisien determinasi R2 adalah 0,574 atau 57,4%. Hal ini berarti besarnya hubungan Lingkungan Kerja Fisik dan Stres Kerja terhadap kinerja Pegawai adalah 57,4%. Sedangkan pengaruh sebesar 42,6% disebabkan oleh faktor lain. Kata Kunci : Lingkungan Kerja Fisik, Stres Kerja Dan Kinerja

PENGARUH INOVASI PRODUK DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE XIAOMI DI TOKO LAPAK XIAOMI KUPANG

PRIMUS FEBRIYANTO TITU BIRE
2023 · Thesis · Open Access

Pengaruh Inovasi Produk Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Handphone Xiaomi Di Toko Lapak Xiaomi Kupang. Persoalan Penelitian : 1. Apakah inovasi produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian Handphone Xiaomi Di Toko Lapak Xiaomi Kupang? 2.Apakah citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian Handphone Xiaomi Di Toko Lapak Xiaomi Kupang? Tujuan penelitian yaitu : Untuk mengetahui pengaruh inovasi produk terhadap keputusan pembelian Handphone Merek Xiaomi Di Toko Lapak Xiaomi Kupang dan Untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian Handphone Merek Xiaomi Di Toko Lapak Xiaomi Kupang. Metode penelitian dalan penelitian ini yakni populasi dan sampel pada pelanggan/pembeli ditoko Lapak Xiaomi Kupang, Sebanyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (uji t), Uji simultan (uji F), dan Koefisien Determinasi (R2) . Berdarsarkan hasil analisi pendahuluan : Inovasi Produk juumlah dari seluruhindeks yaitu 209,4dan nilai rata-rata indeks untuk variable inovasi produk yaitu sebesar 69,8 yang berada dalam kategori sedang, artinya latar belakang pendidikan perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Citra merek jumlah dari seluruh indeks yaitu 317,6 dan nilai rata-rata indeks untuk variable citra merek yaitu sebesar 79,4 yang berada dalam kategori tinggi, artinya citra merek perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Keputusan pembelian berdasarkan jawaban responden di atas dari jumlah seluruh indeks yang diperoleh yaitu sebesar 332,9, maka nilai rata-rata indeks untuk variable keputusan pembelian yaitu sebesar 83,225 yang berada dalam kategori tinggi, artinya etos kerja perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Berdasarkan persamaan regresi linear berganda : Y = 8,643 + 0, 392 X1 + 0.493 X2 + e. diketahui bahwa nilai konstanta a sebesar 8,643,sedangkan koefisien b1 adalah 0,392 dan b2 adalah 0,493. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstan 8,643 artinya jika nilai inovasi produk (X1) dan citra merek (X2) sama dengan nol , keputusan pembelian (Y) memiliki nilai sebesar 8.643. sedangkan koefisien regresi (b1) sebesar 0,392 artinya jika inovasi produk (X1) mengalami kenaikan sebesar 1 unit , maka keputusan pembelian (Y) akan meningkat sebesar 0,392. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara inovasi produk (X1) dengan keputusan pembelian (Y). dan koefisien regresi (b2) sebesar 0,493 artinya jika citra merek (X2) mengalami kenaikan sebesar 1 unit, maka keputusan pembelian (Y) akan meningkat sebesar 0,493. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara citra merek (X2) dengan keputusan pembelian (Y). Implikasi Terapan: Berdasarkan kesimpulan dari hasil yang diperoleh, maka hal- hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut : 1. Bagi produsen handphone Xiaomi agar mempertahankan inovasi produk yang ada khususnya pada indikator peluasan lini karena berdaarkan hasil penelitian indikator peluasan lini memiliki nilai indeks yang paling rendah dibandingkan dengan indikator lainnya agar semakin banyak konsumen yang akan membeli produk handphone xiaomi, begitu juga dengan citra merek, karena berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa inovasi produk dan citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian. 2. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya, agar melakukan penelitian lanjutan tentang inovasi produk karena ada salah satu indikator inovasi produk yang nilainya sedang. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kkeputusan pembelian handphone xiaomi Ditoko Lapak Xiaomi Kupang, Secara parsial citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian handphone xiaomi Ditoko Lapak Xiaomi Kupang, Dan secara simultan inovasi produk dan citra merek berpengaruh secara Bersama-sama terhadap keputusan pembelian handphone xiaomi Ditoko Lapak Xiaomi Kupang. Kata Kunci: Inovasi Produk, Citra Merek, Keputusan Pembelian

PENGARUH WORD OF MOUTH, KEPUASAN, DAN KEPERCAYAAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN YANG BERBELANJA DI LAZADA (STUDI KASUS MASYARAKAT KOTA KUPANG)

APRYANI MARTHA DEBORA NAPPA
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Bentuk komunikasi yang saat ini banyak mempengaruhi lingkungan pemasaran adalah word of mout, dimana bentuk komunikasi ini murni mengandalkan kemampuan konsumen dalam mendengar dan menyampaikan pesan atau berita melalui percakapan. Selain itu, kepuasan pelanggan juga sangat mempengaruhi loyalitas konsumen, dimana dapat menciptakan atau citra merek yang tinggi. Kemudian, dalam konteks e-commerce kepercayaan pelanggan menjadi aspek penting dalam mendukung jalanya kegiatan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh word of mouth terhadap loyalitas pelanggan yang berbelanja di lazada; (2) mengetahui pengaruh kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan yang berbelanja di lazada; dan (3) mengetahui pengaruh kepercayaan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan yang berbelanja di lazada. Word Of Mouth (komunikasi antara mulut ke mulut) adalah proses yang sangat berpengaruh dalam kegiatan pemasaran berfungsi untuk dapat memuaskan produk barang yang diinginkan setiap konsumen. Kepuasan dalam hal ini adalah bersangkutan dengan kepuasan setiap konsumenn terhadap minat beli ulang barang yang menjadi keinginan konsumen.konsumen merasa barang yang dipesan berkualiats untuk dipakai. Kepercayaan adalah kendala dimana konsumen tetap kembali percaya kepada perusahaan mengenai barang yang diinginkan. Loyalitas pelanggan adalah setiap barang yang dipesan mampu memuaskan konsumen akan merasa tetap loyal terhadap barang tersebut dan kembali memesan kembali barang yang diinginkan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kota Kupang yang pernah memutuskan untuk membeli produk secara online di e-commerse lazada yang jumlahnya 96 responden yang pernah memutuskan untuk berbelanja di lazada. Pengumpulan data yang dalam penelitian ini adalah dengan cara penyebaran kuesioner/angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) word of mouth berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan perbandingan nilai t-hitung dan nilai t-tabel (4,327 > 1,986) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05; (2) kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan perbandingan nilai t-hitung dan nilai t-tabel (2,864 > 1,986) dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05; (3) kepercayaan pelanggan juga berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan perbandingan nilai t-hitung dan nilai t-tabel (4,145 > 1,986) dan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Word of mouth berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan nilai t-hitung (4,327) yang mana nilai tersebut lebih besar daripada nilai t-tabel (1,986). Sedangkan nilai signifikansinya adalah sebesar 0,000 < 0,05. Kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan nilai t-hitung (2,864) yang mana nilai tersebut lebih besar daripada nilai t-tabel (1,986). Sedangkan nilai signifikansinya adalah sebesar 0,001 < 0,05. Kepercayaan pelanggan juga berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan nilai t-hitung (4,145) yang mana nilai tersebut juga lebih besar daripada nilai t-tabel (1,986). Sedangkan nilai signifikansinya adalah sebesar 0,003 < 0,05.

Pengaruh Pelayanan dan Keyakinan Konsumen terhadap Keputusan Pembelian di Hotel Sotis Kupang

SINYO FEBRIANTO
2023 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berjudul Pengaruh kualitas pelayanan dan keyakinan konsumen terhadap keputusan pembelian di Hotel Sotis Kupang.persoalan penelitian :1. Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Hotel Sotis Kupang? 2. Apakah keyakinan konsumen berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Hotel Sotis Kupang? Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh kualitas pelayanan dan keyakinan konsumen terhadap keputusan pembelian di Hotel Sotis Kupang. Tujuan penelitian yaitu : Untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian di Hotel Sotis Kupang. Untuk menganalisis pengaruh keyakinan terhadap keputusan pembelian di Hotel Sotis Kupang. Metode penelitian dalan penelitian ini yakni populasi dan sampel pada pengunjung yang nginap di hotes Sotis Kupang, Sebanyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (uji t), Uji simultan (uji F), dan Koefisien Determinasi (R2). Berdasarkan Berdasarkan Tabel 4.7 maka ditarik kesimpulannya mengenai pengujian hipotesis uji t (terpisah) diketahui untuk mengetahui t tabel maka dapat dilihat dari nilai n = 100 dan k = 2 dan rumus untuk Ftabel = F ( k; n – k ) (F (2;98) jadi Ftabel = 3,09. Sehingga dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh nilai fhitung = 63,925 lebih besar dari nilai ftabel 3,09 dan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil 0,05. Oleh karena itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya variabel kualitas layanan (X1) dan keyakinan konsumen (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara secara simultan terhadap keputusan pembelian (Y). Impilikasi terapan,Berdasarkan hasil penelitian, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut: 1.Terkait dengan pengaruh kualitas pelayanan dan keyakinan konsumen terhadap keputusan pembelian, maka Hotel Sotis Kupang perlu untuk lebih meningkatkan indikator seperti meberikan pelayanan yang handal dan profesional agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang ada pada Hotel Sotis Kupang. 2. Hotel Sotis Kupang harus tetap lebih memprioritaskan pelanggan dalam memberikan pelayanan agar lebih meningkatkan keyakinan konsumen dan menjaga kepercayaan yang tinggi dari konsumen agar konsumen memiliki keyakinan yang baik terhadap Hotel Sotis Kupang.3. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini bisa digunakan sebagai bahan perbandingan dan referensi untuk penelitian, dan sebagai bahan pertimbangan untuk lebih memperdalam penelitian selanjutnya dengan menggunakan variabel yang sama. Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa inovasi produk dan citra merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Hotel Sotis Kupang. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial kualitas pelaynan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Di Hotel Sotis Kupang, Secara parsial keyakinan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Di Hotel Sotis Kupang Kupang, Dan secara simultan kualitas pelayanan dan keyakinan konsumen berpengaruh secara Bersama-sama terhadap keputusan pembelian Di Hotel Sotis Kupang Kupang.

Pengaruh Lokasi dan Harga Produk terhadap Keputusan Pembelian Konsumen di Dutalia Kupang

IRMA KAPITAN
2023 · Thesis · Open Access

Pada era globalisasi saat ini dunia usaha di Indonesia mengalami persaingan dan semakin ketat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya usaha-usaha baru yang mulai bermunculan, para pelaku usaha saling berlomba-lomba menjadi yang terbaik untuk dapat menguasai pangsa pasar. Oleh karena itu, pemasar perlu menyadari bahwa keputusan konsumen untuk membeli suatu produk tertentu didasarkan pada harga suatu produk. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga produk terhadap keputusan pembelian di Dutalia Kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoeh dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di Dutalia Kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di Dutalia Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunkan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan ujit (secara parsial), uji f (simultan) danuji 𝑅² (Koefisien Determinasi). Data yang dikumpulkan akan dioalah dengana nalisis regresi linear berganda Y = a + b1 X1 +b 2X2+ e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji f (simultan). Datayang dikumpulkan akan diolah dengan analisis regresi linear berganda Y= a + b1 diperoleh X1 =-2680 nilai thitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai ttabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh thitung > ttabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Selanjutnya data diperoleh X2=4,436 nilai thitung > ttabel sehingga Ha di terima dan Ho ditolak berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Dutalia Kupang. Berdasarkan hasil uji F analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui signifikan untuk variabel kualitas produk harga (X2), terhadap keputusan pembelian (Y) di Dutalia Kupang adalah 0,000<0,05 dan nilai Fhitung lebih besar Ftabel (14,350>3,09) sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (Bersama-sama) untuk variabel lokasi (X1), harga (X2), berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y). Hasil penelitian pada variabel lokasi (X1) tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) di Dutalia Kupang Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung sebesar -2,680, sehingga variabel bebas tidak berpengaruh terhadap variabel terikat pada Dutalia Kupang,. Hal ini dibuktikan bahwa variabel X1 ditemukan thitung sebesar = -2,680 lebih besar dari ttabel sebesar = 1,986 dan tingkat signifikan 0,009 lebih besar dari 0,005. Hasil penelitian pada variabel harga (X2) menunjukan bahwa harga memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y) di Dutalia Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujianyang memiliki nilai thitung sebesar 4,436, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat keputusan pembelian di Dutalia Kupang, Hal ini dibuktikan bahwa variabel X2 ditemukan nilai thitung sebesar = 4,436 lebih besar dari ttabel sebesar = 1,986 dan tingkat signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELI KONSUMEN DI INDOMARET KOTA KUPANG

MARIA VINELDE MONIZ
2023 · Thesis · Open Access

Berkembangnya pusat-pusat perbelanjaan saat ini diikuti juga munculnya tempat-tempat perbelanjaan modern yang salah satunya di Swalayan Indomaret yang tepatnya berada di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur yang ingin memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumennya. Berdirinya Indomaret di Kota Kupang pada 27 Juli 2022 dengan membuka unit pertama. Indomaret merupakan merek dagang yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama yang berkantor pusat di Jakarta yang sampai dengan hari ini sudah mengelola lebih dari 20 ribu toko di seluruh Indonesia. Indomaret menjadi pilihan tempat belanja bagi para konsumen di Kota Kupang yang juga sebuah paserba (Pasar Serba Ada). Indomaret tersebut memiliki beberapa karyawan dengan pelayanan yang memuaskan dengan memfokuskan pada barang-barang keperluan rumah tangga. Fokus terhadap konsumen diterjemahkan dalam tiga pilar utama Indomaret yang diyakini akan menjadi pilihan tempat belanja bagi para konsumen di Kota kupang. Ketiga pilar utama tersebut adalah Harga yang bersaing, pilihan yang lengkap, pelayanan yang memuaskan. Konsep paserba merupakan konsep perdagangan eceran yang diciptakan oleh Indomaret, dan dirancang untuk memuaskan para konsumen. Berdasarkan uraian di atas, Sehingga penelitian ini akan menggunakan Indomaret sebagai objek penelitian. Penelitian ini akan mencoba untuk menelusuri minat jual beli konsumen. Definisi faktor minat beli merupakan perilaku yang muncul sebagai respon terhadap objek yang menunjukkan keinginan konsumen untuk melakukan pembelian. Minat beli merupakan kecenderungan konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil tindakan yang berhubungan dengan pembelian yang diukur dengan tingkat kemungkinan konsumen melakukan pembelian. Dimana, ketika konsumen memiliki minat akan produk yang dijual oleh perusahaan maka konsumen akan melakukan pembelian dalam memenuhi kebutuhan konsumen itu sendiri. Faktor-faktor yang membentuk minat beli yaitu :Faktor kualitas produk, Faktor brand / merek, Faktor kemasan, Faktor harga, Faktor ketersediaan barang Faktor promosi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang membeli atau berbelanja di Indomaret yaitu 96 orang. Jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus yang digunakan adalah rumus Rao Purba digunakan apabila populasi dalam penelitian merupakan populasi yang tak hingga , maka besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 96 sampel. Pada tahap ini peneliti menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil analisis bahwa pada variabel kualitas produk (X1) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Variabel brand/ merek (X2) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Variabel kemasan (X3) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Hasil Variabel harga (X4) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Ketersedian barang (X5) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Variabel promosi (X6) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen.

DESKRIPSI TENTANG PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGRUSAKAN BARANG MILIK ORANG LAIN

RIVALDO LUCIO DEJESUS
2023 · Thesis · Open Access

Rumusan Masalah yang dikaji Oleh Penulis adalah 1) Bagaimana motif tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain?.2) Bagaiamana cara melakukan tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain? 3) Bagaimana akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain ? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk Mengetahui.1) untuk mengetahui motif tindak pidana pengrusakan barang milik orang, 2) untuk mengetahui cara melakukan tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain, 3) untuk mengetahui akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain. Sifat sifatnya maka penelitian ini bersifat deskriptif yaitu penulis mendeskripsikan atau mengambarkan, menguraikan dan menjelaskan suatu keadaan/peristiwa yang sejelas mungkin tanpa perlakuan terhadap objek yang diteliti tentang motif modus dan akibat hukum Tindak Pidana Pengrusakan Barang Milik Orang Lain.Jenis Penelitian ini mengunakan jenis penelitian normatif.. Variabel adalah faktor yang menjadi pokok permasalahan yang ingin diteliti. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah : motif modus dan akibat hukum Tindak Pidana Pengrusakan Barang Milik Orang Lain. Variabel terikat adalah variabel yang tergantung dari putusan pengadilan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah: putusan hakim Tindak Pidana Pengrusakan Barang Milik Orang Lain. jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, Data Sekunder..Berdasarkan hasil analisis penilitian yaitu motif pelaku pelaku tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain dan akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain. kesimpulan 1. Pelaku tindak pidana pengruskan barang milik orang lain, a.Terdakwa marah dan emosi karena pembuatan pagar pembatas diatas tanah sengketa. b.Terdakwa emosi karena pasangan bakal calon yang di ikuti oleh terdakwa tidak di tepati janji dengan bakal calon walikota dan wakil walikota..c.Terdakwa marah dan emosi karena korban tidak mengabulkan permintaan terdakwaTerdakwa mengkonsumsi minum minuman keras dan mabuk. d.Terdakwa marah dan emosi karena proyek pembuatan tanggul dihentikan oleh perusahaan. 2. Modus pelaku melakukan tidak pidana perusakan barang milik orang lain a.Terdakwa menggoyangkan dan mendorong pagar pembatas menggunakan kedua tangan b.Terdakwa mendatangi Rumah Makan dan merusak etalase menggunakan tangan terkepal hingga etalase tersebut pecah c.Terdakwa mengayunkan parang ke arah sepeda motor dan gerobak bakso dan memukul mesin sepeda motor menggunakan batu d.Terdakwa melempari kaca mobil truk menggunakan batu bata e.Terdakwa merusak tanggul dengan melakukan pengerukan menggunakan exsavator. 3. Akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang a.Terdakwa dipenajara b.Terdakwa Membayar Biaya Perkara.Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah kepada hakim diharapkan mejtuhkan putusan harus mempertimbangkan fakta persidangan dan kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindak pidana pengrusakan barang milik kepunyaan orang lain

ANALISIS BEBAN KERJA DOSEN DALAM PENILAIAN KINERJA DOSEN DI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG

DARIUS NAPA
2023 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan pendidikan dan pengajaran di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, penelitian, pengabdian masyarakat, dan kegiatan penunjang di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Beban Kerja Dosen (BKD). Menurut Kusuma Beban Kerja Dosen (BKD) adalah sejumlah tugas yang wajib dilaksanakan oleh seorang dosen sebagai tugas institusional dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsinya dalam pendidikan dalam konteks Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan ilmu, serta pengabdian pada masyarakat. BKD sendiri mencakup kegiatan pokok, yang meliputi; (1) pendidikan dan pengajaran (merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran, melakukan evaluasi pembelajaran, membimbing dan melatih), (2) melakukan penelitian dan pengembangan ilmu, (3) melakukan tugas tambahan pada administrasi atau manajemen pada Perguruan Tinggi di mana yang bersangkutan bertugas, serta (4) melakukan pengabdian kepada masyarakatBeban Kerja Dosen (BKD) adalah sejumlah tugas yang wajib dilaksanakan oleh seorang dosen sebagai tugas institusional dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsinya dalam pendidikan dalam konteks Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan ilmu, serta pengabdian pada masyarakat. BKD sendiri mencakup kegiatan pokok, yang meliputi; (1) pendidikan dan pengajaran (merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran, melakukan evaluasi pembelajaran, membimbing dan melatih), (2) melakukan penelitian dan pengembangan ilmu, (3) melakukan tugas tambahan pada administrasi atau manajemen pada Perguruan Tinggi di mana yang bersangkutan bertugas, serta (4) melakukan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian ini merupakan Deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dosen di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang berjumlah 158 orang dan sampel berjumlah 45 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data di analisis menggunakan analisis deskriptif. Dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif di ketahui bahwa kinerja dosen di universitas kristen artha wacana kupang dalam kategori sedang dan tinggi. Indikator dari masing-masing variabel tersebut juga di deskripsikan dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pendidikan dan pengajaran di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang tergolong dalam kategori sangat baik. 2) Penelitian di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang tergolong dalam kategori sangat baik. 3) Pengabdian di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang tergolong dalam kategori sangat baik. 4) Kegiatan penunjang di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang tergolong dalam kategori tinggi.

Pengaruh Kepercayaan Konsumen, Kemudahan Pengguna dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Minat Beli Ualng Pada Toko Onliine Tiktok Shop di Kota Kupang

RETNA MONICA ABANAT
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kepercayaan Konsumen, Kemudahan Pengguna dan Kepuasan Pelanggan terhadap Minat Beli Ulang Pengguna Tik-Tok Shop di Kota Kupang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kepercayaan Konsumen, Kemudahan Pengguna dan Kepuasan Pelanggan terhadap Minat Beli Ulang Pengguna Tik-Tok Shop. Tujuan penelitian yaitu: Untuk Mengetahui Pengaruh Kepercayaan Konsumen, Kemudahan Pengguna dan Kepuasan Pelanggan terhadap Minat Beli Ulang Pengguna Tik-Tok Shop. Metode penelitian dalam penelitian ini yakni Masyarakat Kota Kupang Dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Masyarakat Kota Kupang, sebanyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, menggunakan kuesioner dengan angket tertutup sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (Uji t), uji simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2). Berdasarkan pengujian data dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti dalam pembahasan ini akan membahas hasil peneliti sesuai dengan permasalah yang penulis ajukan. (a) dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukan hasil bahwa Kepercayaan Konsumen memiliki t hitung sebesar -2,060 yang berarti lebih kecil dari t tabel (1,945). Kemudian probabilitas sebesar 0,085 yang berarti lebih dari 0,05. (b) dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukan hasil bahwa Kemudahan Pengguna memiliki t hitung sebesar 3,702 yang berarti lebih besar dari t tabel (1,945). Kemudian probabilitas sebesar 0,010 yang berarti lebih dari 0,05. (c) dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukan hasil bahwa Kepercayaan Konsumen memiliki t hitung sebesar 3,184 yang berarti lebih besar dari t tabel (1,945). Kemudian probabilitas sebesar 0,019 yang berarti lebih dari 0,05. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa (1) variable kepercayaan konsumen berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat beli ulang pada tik-tok shop (2) variable kemudahan pengguna berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang pada tik-tok shop (3) variabel kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang pada tik-tok shop Kata kunci: Kepercayaan Konsumen, Kemudahan Pengguna, Kepuasan Pelanggan dan Minat Beli Ulang

Pengaruh Citra Merek Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Minyak Goreng Bimoli Pada Toko Sinar Karya Halilulik Kab Belu

FLORIDA FAHIK
2023 · Thesis · Open Access

Pengaruh Citra Merek dan Harga Terhadapap Keputusan Pembelian Konsumen Di Toko Sinar Karya Halilulik Kab. Belu, Skripsi Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Dr. Damaris Y. Koli, SE.,M.P dan pembimbing 2 (dua) Melvin K. Djami Rane, SE.,MM menurut (Kotler, 2008:346) citra merek adalah persepsi dan keyakinan yang dilakukan oleh konsumen, seperti tercermin dalam asosiasi yang terjadi dalam memori konsumen. Citra merek umumnya didefinisikan segala hal yang terkait dengan merek yang ada dibenak ingatan konsumen. Menurut Philip Kotler (2012) harga adalah jumlah uang yang harus dibayar pelanggan untuk produk yang akan dibeli. Menurut Joko Untoro (2010), definisi harga adalah kemampuan yang dimiliki suatu barang atau jasa, yang dinyatakan dalam bentuk uang. Menurut Tjiptono (2015:22) Keputusan pembelian merupakan salah satu bagian dari perilaku konsumen. Perilaku konsumen merupakan tindakan yang secara langsung terlibat dalam usaha memperoleh, menentukan produk dan jasa, termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian minyak goreng Bimoli, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Konsumen yang berbelanja minyak goreng Bimoli pada Toko Sinar Karya Halilulik Kab. Belu Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu spss. Hasil penelitian menunjukan bahwa citra merek dan harga berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian minyak goreng Bimoli dengan nilai thitung > ttabel (2,2631,661) untuk variabel citra merek (X1) atau H0 ditolak dan Ha diterima, dan nilai thitung > ttabel (2,908>1,661) untuk variabel Harga (X2) atau H0 ditolak dan Ha diterima.

PENGARUH KARAKTERISTIK KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KINERJA UMKM ”KELORIN” DI DESA INBATE KABUPATEN TTU (Studi Kasus Pada UMKM Teh Kelor dan Tepung Kelor Di Desa Inbate Kabupaten TTU)

PETRONELA OLLA
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Pengaruh Karakteristik Kewirausahaan Terhadap Kinerja UMKM Kelorin Di Desa Inbate Kabupaten TTU (Studi Kasus Pada UMKM Teh Kelor Dan Tepung Kelor Di Desa Inbate Kabupaten TTU). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Karakteristik Kewirausahaan Terhadap Kinerja UMKM Kelorin Di Desa Inbate Kabupaten TTU. Tujuan penelitian yaitu : untuk mengetahui Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Dan Karakteristik Individu Terhadap Kinerja UMKM Kelorin Di Desa Inbate Kabupaten TTU. Metode penelitian dalan penelitian ini yakni populasi dan sampel pada karyawan UMKM Kelorin Di Desa Inbate Kabupaten TTU, Sebanyak 31 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan angket tertutup sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (uji t), Uji simultan (uji F), dan Koefisien Determinasi (R2) . Berdasarkan persamaan regresi linear berganda : Y=70.575 + 0,418X1 + 0,333X2 + e. diketahui bahwa nilai konstanta a sebesar 70.575,sedangkan koefisien b1 adalah 0,418 dan b2 adalah 0,333. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstan 70.575 artinya jika nilai karakteristik pekerjaan (X1) dan karakteristik individu (X2) sama dengan nol , kinerja UMKM (Y) memiliki nilai sebesar 70.575. sedangkan koefisien regresi (b1) sebesar 0,418 artinya jika karakteristik pekerjaan (X1) mengalami kenaikan sebesar 1 unit , maka kinerja UMKM (Y) akan meningkat sebesar 0,418. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara karakteristik pekerjaan (X1) dengan Kinerja UMKM (Y). dan koefisien regresi (b2) sebesar 0,333 artinya jika karakteristik individu (X2) mengalami kenaikan sebesar 1 unit, maka kinerja UMKM (Y) akan meningkat sebesar 0,333. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara karakteristik individu (X2) dengan kinerja UMKM(Y). xv Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa karakteristik pekerjaan dan karakteristik individu memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM Kelorin (Studi Kasus Pada UMKM Teh Kelor Dan Tepung Kelor Di Desa Inbate Kabupaten TTU). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial karakteristik pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja UMKM Kelorin Di Desa Inbate Kabupaten TTU (Studi Kasus Pada UMKM Teh Kelor Dan Tepung Kelor Di Desa Inbate Kabupaten TTU), Secara parsial karakteristik individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM Kelorin Di Desa Inbate Kabupaten TTU (Studi Kasus Pada UMKM Teh Kelor Dan Tepung Kelor Di Desa Inbate Kabupaten TTU), Dan secara simultan Karakteristik pekerjaan dan karakteristik individu berpengaruh secara Bersama-sama terhadap kinerja UMKM kelorin Di Desa Inbate Kabupaten TTU (Studi Kasus Pada UMKM Teh Kelor Dan Tepung Kelor Di Desa Inbate Kabupaten TTU).

PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA, PROFESIONALISME KERJA TERHADAP KINERJA KERJA PEGAWAI PADA KANTOR IMIGRASI KELAS 1 KUPANG

YERRIXON HADO
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA, PROFESIONALISME KERJA TERHADAP KINERJA KERJA PEGAWAI PADA KANTOR IMIGRASI KELAS 1 KUPANG Kegiatan manajemen umumnya berupa usaha untuk mencapai tujuan organisasi dengan cara memanfaatkan sumber daya yang ada. Sumber daya ini antara lain meliputi manusia, uang, mesin, informasi dan lain-lain. Keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki menjadi tantangan bagi setiap perusahaan. Perusahaan perlu melakukan penilaian (evaluasi) terhadap pelaksanaan program-program SDM yang telah dikembangkan dalam mencapai tujuan perusahaan secara keseluruhan untuk memastikan bahwa fungsi SDM telah berjalan dan memberikan kontribusinya dengan baik dalam pencapaian keberhasilan perusahaan.Menurut Kharis (2010:8), sumber daya manusia dapat dikatakan berkualitas manakala mereka mempunyai kemampuan untuk melaksanakan kewenangan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kemampuan tersebut hanya dapat dicapai manakala mereka mempunyai bekal pendidikan, latihan dan pengalaman yang cukup memadai untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Apabila karyawan tidak memiliki kualitas yang baik maka akan mempengaruhi kinerja yang dihasilkan dan akan berdampak pada kegiatan perusahaan.Dalam hal ini paspor adalah dokumen yang di keluarkan oleh republik Indonesia untuk melalukan perjalanan antar Negara selama jangka waktu tertentu. selain dokumen perjalanan, paspor juga berfungsi sebagai dokumen identitas diri yang di akui internasional. Karena itu, paspor bisa di pakai untuk membuka rekening bank, pesan tiket pesawat, reservasi hotel bahkan digital. tidak semua permohonan paspor yang di ajukan dapat terbit. Salah satu permohonan paspor ditolak adalah pemohon paspor ada dalam daftar cegah imigrasi. Pencegahan adalah pelarangan warga Negara Indonesia keluar wilayah RI, termasuk memperoleh paspor. Alasan lainnya adalah pemohon memberikan keterangan tidak benar saat mengajukan permohonan paspor, misalnya melampirkan dokumen persyaratan paspor yang di palsukan. Selain paspornya akan ditolak, permohonan tersebut akan diancam pidana penjara dan didenda sebagaimna ketentuan pasal 126 huruf C undang-undang nomr 6 tahun 2011 tentang keimigrasian. Dengan demikian para karyawan harus memliki kualitas dan kinerja kerja yang baik dalam melakukan pekerjaan dengan memiliki pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan. Perusahaan sealalu membutuhkan tenaga-tenaga yang yang berkompeten dengan kinerja yang baik di bidangnya. Oleh karna itu kualitas SDM dan kinerja kerja karywan menjadi hal yang penting dalam permohonan pembutan pasrpor untuk dilakukan. Kinerja pegawai harus efektif dalam permohonan pembuatan pasrpor agar berjalan dengan baik dan mendukung lajunya perkembangan perusahaan. Menurut Sudjana (2010:6) Populasi adalah totalitas semua nilai yang mungkin, hasil menghitung ataupun pengukuran, kuantitatif maupun kualitatif mengenai karakteritik tertentu dari semua anggota kumpulan yang lengkap dan jelas yang ingin mempelajari sifat-sifatnya. Oleh karena itu populasi dalam penelitian ini 55 karyawan. Soehartono (2014, hlm. 57) mengatakan, “Sampel adalah suatu bagian dari populasi yang akan diteliti dan dianggap dapat menggambarkan populasinya” maka dalam penelitian ini dipilih sampel penelitian ini adalah 35 karyawan. Menurut Sugiyono (2018: 2019) angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Analisis pendahuluan merupakan langkah awal yang dilakukan dalam penelitian dengan cara masukan hasil pengelolahan data angket responden kedalam tabel distribusi frekuensi. Didalam analisis pendahuluan ini akan menggambarkan tentang pengaruh kualitas sumberdaya manusia, profesionalisme terhadap kinerja kerja karyawan kantor imigrasi kelas 1 kupang. Analisis lanjutan ini dimaksudkan untuk menguji kebenaran empirik dan hipotesis secara statistik. Pada tahap analisis ini, peneliti menggunakan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variable independen dan variabel dependen. Yaitu (X1) Kualitas Sumber Daya Manusia dan Profesionalisme (X2) terhadap Kinerja Kerja (Y) Analisis regresi linear berganda digunakan apabila peneliti bermaksud meramalkan bagaimana keadaan (naik turunnya) variable kinerja. Menurut Ghozali (2013:98) Uji statistik T pada dasarnya Uji T menunjukan sebeapa jauh pengaruh satu variable independen secara individual dalam meneranglkan variasi variable dependen.Dengan tingkat signifikan (X)5% dari dfn – k-1 diperoleh nilai t table, kemudian nilai t table di bandingkan dengan nilai t hitung yang diperoleh. Dengan membandingkan nilai t tersebut, maka diketahui pengaruhnya, yaitu dapat diterima atau ditolak hipotesis. Uji F adalah ujian signifikansi persamaan digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas (X1, dan X2) secara bersama-sama terhadap variabel berikut terikat (Y). Pengambilan keputusan : Jika nilai signifikansi 0,05 maka variabel bebas secara bersamasama berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat dan sebaliknya. Jika F dihitung F tabel maka variabel bebas secara simultan berpengaruh terhadap variabel terikat. Koefisien Determinasi umumnya digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan variabel bebas dalam menerangkan variabel terikat. Koefisien Determinasi (R2) dinyatakan dalam persentassi, nilai yang mendekati satu berarti variasi variabel untuk memprediksi variabel dependen. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda memperlihatkan tingkat Kualitas SDM (X1), Profesionalisme (X2) dan terhadap Kinerja Karyawan (Y) adalah terhadap Kinerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y 28,822 + 0,588 X1-0,417 X2. 1. Nilai konstanta sebesar 28,822 artinya jika nilai kualitas SDM (X1) dan Profesionalisme kerja (X2) sama dengan 0, maka Kinerja Karyawan (Y) akan meningkat sebesar 28,822. 2. Koefisien Regresi (b1) sebesar 0,588) artinya jika kualitas SDM (X1) mengalami kenaikan 1%, maka Kinerja Karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,588 atau 58,8%. 3. Koefisien regresi b2 sebesar -0,417 artinya, jika Profesionalisme Kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar 1%, maka Kinerja Karyawan (Y) akan menurun sebesar -0,417 atau 41,7%. a) Uji hipotesis pertama yaitu ada Kualitas SDM (X1) Kinerja Karyawan (Y). Diketahui bahwa variabel Kualitas SDM (X1) ditemukan T hitung 4,185 lebih Besar dari T tabel 1,693 dan tingkat sig. 0,000. Maka, terbukti bahwa T hitung T table maka Ho diterima dan Ha ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa Kualitas Sumber Daya manusia berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. b) Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Profesionalisme Kerja (X2) dan Kinerja Karyawan (Y) diketahui bahwa variabel Profesionalisme Kerja (X2) ditemukan T hitung -2,418 lebih kecil dari t tabel 1,693 dan tingkat sig 0,021 T 𝑎 . Maka terbukti bahawa T hitung T tabel. Artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa Profesionalisme Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. uji koefisien determinasi (R2) diatas dapatdiketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.372 atau 37,2 %. Hal ini berarti besarnya pengaruh Kualitas SDM dan Profesionalisme Kerja terhadap kinerja karyawan adalah 37,2 %. Dan variabel yang tidak diteliti sebesar 62,8%. Kualitas Sumber Daya manusia berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada Kantor Imigrasi kelas 1 Kupang. Profesionalisme Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada Kantor Imigrasi Kelas 1 Kupang. Kata Kunci : Pengaruh Kualitas Sumberdaya Manusia, Profesionalisme Kerja, Dan Kinerja Kerja