EBENHAEZER SAMUEL ALPRIKUSLY DAMALEDO
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Ibadah intergenerasi merupakan bentuk ibadah yang melibatkan seluruh generasi dalam jemaat, dengan tujuan menciptakan ketersalingan dan memperkuat hubungan iman antar generasi. Penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan generasi yang sering terjadi di lingkungan bergereja, di mana kelompok usia yang berbeda sering kali terpisah dalam kategori pelayanan masing-masing, yang dapat menyebabkan kurangnya keterlibatan dan rasa memiliki di kalangan generasi muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pandangan jemaat, khususnya pemuda, serta majelis Jemaat Maranatha Oebufu mengenai ibadah intergenerasi dan bagaimana implementasi serta refleksi teologis dari ibadah tersebut dapat diterapkan di gereja mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Jemaat Maranatha Oebufu. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi literatur yang relevan. Responden penelitian termasuk pemuda dan majelis jemaat yang memberikan pandangan mereka tentang urgensi dan manfaat dari ibadah intergenerasi. Metode penulisan yang digunakan penulis untuk menyelesaikan karya tulis ini adalah metode deskriptif-analitis-reflektif untuk mendiskripsikan dan menganalisis masalah, serta tiba pada suatu refleksi yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah intergenerasi sudah diterapkan di GMIT Maranatha Oebufu tetapi dengan nomenklatur yang berbeda. Banyak jemaat, termasuk pemuda, merasa bahwa ibadah intergenerasi dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan keterlibatan dalam pelayanan gereja. Namun, ada juga tantangan dalam implementasinya, seperti kebutuhan akan persiapan yang matang dalam hal liturgi dan keterlibatan seluruh generasi. Ibadah dapat didefinisikan sebagai respons komunitas Kristen terhadap kasih Allah, yang diwujudkan melalui pujian yang tulus dari hati serta refleksi mendalam dalam pikiran. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengasihi diri sendiri sebagaimana mereka mampu mengasihi orang lain dan seluruh ciptaan Allah. Definisi ini mengimplikasikan bahwa setiap individu dalam komunitas orang beriman bertujuan untuk menunjukkan iman mereka kepada Allah dan mendorong terjadinya perubahan.
Kata Kunci: Ibadah, Intergenerasi, Kesenjangan Generasi.
TIARA PILI MANGNGI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami konsep kutuk dalam perspektif masyarakat Sabu, khususnya dalam konteks peristiwa Made Harro, yakni kematian yang dianggap tidak wajar dan diyakini terjadi kepada orang yang telah melanggar aturan, perintah, dan larangan dari Deo Ama (Tuhan). Penelitian ini juga mengkaji mekanisme yang ditempuh oleh masyarakat Sabu untuk membebaskan diri dari kutukan tersebut serta refleksi teologis terhadap fenomena ini dalam komunitas Kristen GMIT Betel Gelanalalu, Klasis Sabu Barat–Raijua. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, yang menitikberatkan pada pengamatan mendalam. Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk melakukan kajian fenomena yang lebih komprehensif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kutuk masih sangat kuat dalam kehidupan masyarakat Sabu Mesara. Meskipun banyak jemaat Kristen mulai meninggalkan praktik ini, beberapa masih melakukannya sebagai bentuk perpaduan antara tradisi budaya dan kepercayaan agama Kristen. Kutukan dianggap sebagai penyebab utama peristiwa Made Harro dan berdampak pada relasi sosial serta harmoni dalam komunitas. Kutukan ini diyakini dapat ditularkan oleh orang yang sudah meninggal dan juga keluarganya kepada orang lain, sehingga memerlukan ritus adat tertentu, yang di dalamnya termasuk penggunaan simbol-simbol tertentu, pengorbanan hewan, dan ritual pembersihan yang dipimpin oleh tokoh adat seperti Rue dan Deo Rai yang bertujuan untuk memutus rantai kutukan tersebut. Secara teologis, penelitian ini merefleksikan bagaimana pemahaman kutukan dalam tradisi Made Harro dapat dilihat dari kaca mata ajaran Kristen. Penelitian ini menggunakan berbagai teori, termasuk pandangan Kristen tentang kematian dan kutuk, serta perspektif antropologis yang melihat kutukan dari sudut pandang berbagai budaya. Selain itu, teori “Kambing Hitam” dari Rene Girard digunakan untuk menganalisis bagaimana masyarakat Sabu menyalurkan ketegangan sosial ke satu objek tertentu, yang kemudian dijadikan sebagai korban dalam ritus adat untuk menciptakan rekonsiliasi dan solidaritas dalam masyarakat yang sedang mengalami krisis. Berdasarkan teori Girard, ritus tersebut dapat dipahami sebagai mekanisme kambing hitam. Namun, René Girard justru mengkritik mekanisme kambing hitam sebagai upaya manusia untuk mengatasi dampak negatif dari dosa dan mencari pembebasan melalui kekuatan sendiri dan tidak memberikan solusi yang sejati terhadap dosa dan konsekuensinya. Sebagai gantinya, Girard menekankan bahwa solusi sejati terletak pada karya penebusan Yesus Kristus di kayu salib. Penelitian ini menyoroti peran gereja sebagai agen transformasi dan pendamaian di tengah masyarakat Sabu, membantu mereka menemukan makna kehidupan yang sejati dan kematian di dalam Kristus, serta menolong jemaat terlepas dari belenggu kepercayaan akan kutuk atau pengucilan sosial.
DIANDRA BERTHALIA LITUALY
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Gereja Ramah Anak dimaknai sebagai gereja dengan sistem pelayanan holistik yang memenuhi hak-hak anak, tidak hanya sekadar membangun fisik gedung gereja baru, melainkan meningkatkan kesadaran akan perspektif anak. Penelitian ini mengidentifikasi ketidaksetaraan di lingkungan gereja, di mana anak-anak sering kali tidak dilibatkan dalam pelayanan dan pengambilan keputusan. Gereja harus menyediakan ruang agar anak-anak merasa aman dan nyaman, serta memberi kesempatan untuk keterlibatan dan partisipasi, sehingga mereka dapat mengekspresikan kreativitas mereka. Tujuan utama penelitian ini adalah memberikan kontribusi berharga bagi gereja-gereja lain dalam mengimplementasikan program Gereja Ramah Anak untuk mendukung pertumbuhan iman anak-anak di komunitas gereja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Jemaat GMIT Kaisarea BTN-Kolhua. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi literatur yang relevan. Metode penulisan yang digunakan adalah deskriptif-analitis-reflektif untuk mendeskripsikan dan menganalisis masalah, serta mencapai refleksi yang sesuai. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kehadiran anak-anak dalam ibadah merupakan langkah gereja dalam mengupayakan kepedulian terhadap anak. Pembentukan karakter dan iman terjadi melalui interaksi dalam komunitas, di mana setiap generasi saling belajar dan membangun. Refleksi teologis menekankan urgensi kesetaraan hak anak dalam kehidupan gereja. Anak-anak sering terabaikan dalam pelayanan gerejawi, menyebabkan ketidakseimbangan partisipasi dan menghalangi pembentukan iman yang seharusnya menjadi prioritas utama gereja. Gereja harus menyediakan ruang yang memadai bagi anak-anak dan memastikan suara mereka didengar dan dihargai. Dengan demikian, gereja dapat menciptakan lingkungan inklusif yang memperkuat pembinaan iman anak-anak dan memberikan fondasi kokoh bagi pertumbuhan spiritual mereka. Implementasi program Gereja Ramah Anak diharapkan menjadi teladan bagi gereja-gereja lain dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung perkembangan spiritual anak-anak.
Kata kunci: Liturgi, Anak, Gereja Ramah Anak, GMIT Kaisarea BTN.
NEFI UNBANU
2024 · Thesis · Open Access
Judul penelitian ini “Kajian Bahasa Kiasan dalam Natoni di Uab Meto yang digunakan dalam menyambut tamu di Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang” Masalah dari penelitian ini “apa sajakah gaya bahasa dalam Natoni? Tujuan penelitian ini adalah Mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis tuturan kiasan natoni dalam bahasa Uab Meto yang digunakan dalam penyambutan tamu di Desa Oebola, Kabupaten Kupang. Penulis menganalisis tuturan kiasan dalam Natoni dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Rekaman digunakan untuk mendapatkan data. Ada dua informan (Thobias Tanone dan Naaman Bees) untuk memperoleh data dan mereka adalah narator dari Natoni. Analisis difokuskan pada ciri kiasan dalam puisi seperti yang dikemukakan oleh Kennedy (1991) dan Robberts (1995) bahwa kata dan ekspresi memiliki pola atau bentuk tertentu, yaitu metafora, simile, paradoks, anafora, apostrof, synecdoche metonymy, personifikasi dan simbol. Dalam Natoni penulis hanya menemukan ⁽¹⁾simile, ⁽²⁾anafora, ⁽³⁾metonimi, ⁽⁴⁾sinekdoke, ⁽⁵⁾personifikasi dan ⁽⁶⁾simbol. Dalam simile mereka menggunakan nak “like” untuk membandingkan objek secara langsung. Kata “Ne” selalu digunakan di setiap kalimat terakhir untuk memperjelas makna yang diwakilinya dalam anafora. Kata leku ma tabu memiliki arti yang sama “waktu” yang selalu digunakan dalam metonimi. Kalimat ho paham ho nifu “benuamu, samudramu, wilayahmu” menggunakan personifikasi dan sinekdoke karena menggunakan benda abstrak untuk menggambarkan karakter manusia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi atau pengetahuan yang berharga kepada pembaca untuk mengetahui tentang jenis-jenis tuturan kiasan yang ada pada Natoni uab meto. Artikel ini dapat memberikan sedikit kesadaran kepada generasi muda khususnya Dawan untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal, seperti penyambutan tamu.
JEMRI BAUN
2024 · Thesis · Open Access
Ritus diyakini sebagai suatu tradisi atau kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat pada suatu tempat tertentu untuk tetap menjaga identitas dirinya. Pelaksanaan ritus juga diyakini sebagai suatu upaya manusia untuk menjaga hubungannya dengan leluhur atau pendahulunya. Pelaksanaan ritus semacam ini juga masih tetap dilaksanakan oleh masyarakat Bestobe, khususnya anggota jemaat GMIT Eklesia Bestobe. Di tempat ini, jemaat masih memelihara ritus Tout Ninik atau secara harafiah diartikan sebagai membakar lilin. Ritus ini masih tetap dihidupi dengan maksud melibatkan secara penuh eksistensi dari para leluhur dalam rencana kehidupan keturanannya untuk kehidupan yang akan datang, misalnya dalam melanjutkan studi. Ritus ini kemudian dia nggap menjadi suatu problem iman ketika jemaat yang ada masih tetap mempertahankan budaya ini. Ada dualisme yang muncul dalam praktik budaya ini yakni apakah Kristus masih menjadi pusat iman atau sebaliknya leluhur mengambil alih peran ini. Atas dasar itu maka tulisan ini dimaksudkan untuk memperlihatkan kesenjangan ini dan sejauh mana iman Kristen merespons ritus yang sudah berurat akar dalam kehidupan masyarakat Bestobe. Guna mencapai tujuan ini maka tulisan ini akan menggunakan metode penelitian lapangan dan diimbangi dengan studi Pustaka. Data yang didapat dari wawancara akan diolah dan kemudian dielaborasikan dengan teori yang mendukung atau juga mengkritisi budaya yang ada. Tujuan dari hal ini yakni memperlihatkan kesenjangan budaya dan iman dan bagaimana keduanya ada di dalam pertemuan dan ketegangan di waktu pelaksanaan ritus Tout Ninik di Bestobe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ritus Tout Ninik pada satu pihak memiliki nilai-nilai positif dan perlu dilestarikan tetapi di pihak lain mengandung unsur sinkritisme yang mengarah kepada penyembahan kepada leluhur sehingga gereja perlu mendidik warganya untuk tetap menjadikan Kristus sebagai titik sentral iman Kristen.
DESSY OFLIANA LIKA
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Dessy Ofliana Lika E-mail: [email protected] Johan Galtung merupakan pelopor studi perdamaian, konflik, dan kekerasan dalam dunia akademik. Karya-karyanya hingga saat ini masih sering digunakan dalam studi perdamaian dan resolusi konflik. Penelitian Galtung terhadap masalah kekerasan dan konflik sangat berkontribusi dalam menjaga perdamaian bagi manusia. Galtung telah menghabiskan banyak waktu dalam mengajar, menulis, dan berbicara diberbagai negara. Dia juga aktif dalam konsultasi untuk berbagai organisasi internasional, termasuk PBB. Metode penelitian dalam tulisan ini menggunakan metode studi pustaka, dengan metode penulisan adalah deskriptif-analitis yang menggunakan berbagai sumber kepustakaan. Pembahasan tulisan ini terdiri dari: 1) Kehidupan Johan Galtung dan karya-karyanya; 2) Konflik dan kekerasan menurut Johan Galtung; 3) Konteks Konflik dan kekerasan di GMIT; 4) Implementasi pemikiran Johan Galtung yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah konflik dan kekerasan dalam GMIT; 5) Refleksi makna familia Dei dalam berhadapan dengan persoalan konflik dan kekerasan di GMIT. Hasil dari tulisan ini memberi kesimpulan bahwa Johan Galtung yang merupakan seorang aktivis perdamaian dipengaruhi oleh pemikiran tokoh aktivis lain seperti Mahatma Gandhi. Galtung memahami bahwa permasalahan mengenai konflik dan kekerasan bukan merupakan suatu hal yang mudah untuk dipahami secara sempit, karena baik konflik maupun kekerasan merupakan hal yang sangat luas dan tidak bisa dipandang dari satu sisi saja. Segitiga ABC merupakan salah satu konsep penting yang diperkenalkan oleh Johan Galtung sehubungan dengan resolusi konflik. Segitiga ABC digunakan untuk memahami dan melihat bagaimana cara menganalisis persoalan konflik serta kekerasan dengan lebih mendalam melalui tiga komponen utama, yaitu: Attitude (Sikap), Behavior (Perilaku), dan Contradictions (Kontradiksi). Dalam tulisan ini juga ditemukan bahwa sumbangsih pemikiran Galtung melalui segitiga ABC dapat menyediakan kerangka kerja yang akan membantu dalam menganalisis konflik dan kekerasan yang terjadi dalam konteks kehidupan GMIT. Dalam merefleksikan konsep familia Dei, GMIT mendorong jemaat untuk hidup dalam semangat kekeluargaan yang penuh kasih, mendukung satu sama lain, dan bekerja bersama-sama untuk memperluas kerajaan Allah di dunia ini. Melalui familia Dei juga, GMIT menekankan kesetaraan di antara semua anggotanya, tanpa memandang latar belakang baik itu sosial, ekonomi, atau pun budaya. Semua orang dihargai dan diperlakukan dengan hormat, karena semua adalah anak-anak Allah yang berharga. Kata Kunci: Johan Galtung, Segitiga ABC, Konflik, Kekerasan, GMIT, familia Dei
MARSEL CORNALIUS SILVESTER LAISBUKE
2024 · Thesis · Open Access
Umat beragama berupaya mempertahankan identitas dan meraih aspirasi mereka, tetapi di sisi lain, mereka juga diminta memberikan kontribusi penting untuk memelihara kerukunan dan keutuhan bangsa. Dalam situasi ini, dibutuhkan kebijaksanaan dan kedewasaan di kalangan umat beragama untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan kelompok dan kepentingan nasional. Kerukunan dalam hidup bersama adalah keharusan dan harapan setiap individu, terutama di tengah kemajemukan agama di masyarakat Indonesia. Meskipun semua manusia dan agama memiliki nilai-nilai perdamaian serta komitmen anti-kekerasan, sayangnya, kekerasan atas nama agama sering kali terjadi, merugikan umat dengan jumlah yang tidak sedikit. Berdasarkan hasil penelusuran literatur tersebut, dalam menghadapi kebuntuan atau disebut juga sebagai kemandulan teologi, Theodore Sumartana menyarankan suatu bentuk tanggapan dengan mengembangkan dialog umat beragama yang disebut sebagai upaya refleksi teologis untuk menempatkan pluralisme sebagai pusat perhatian. Kebebasan beragama merupakan unsur yang sangat penting dalam menjalankan kesejahteraan dan keamanan di tingkat nasional dan internasional. Mengingat signifikansinya bagi individu, bahwa negara seharusnya tidak memiliki hak untuk menentukan agama bagi warganya. Ia meyakini bahwa setiap agama perlu mengembangkan konsep theologia religionum sebagai dasar untuk membangun dialog dan kerja sama antar-agama di masa yang akan datang. Tulisan ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu tawaran untuk dipertimbangkan guna diterapkan dalam konteks FKUB di Kota Kupang. Melalui tulisan ini, pada akhirnya diharapkan agar penerapan konsep dialog Umat Beragama di konteks Kota Kupang harus dilihat secara positif sekaligus kritis. Dalam wacana dialog antar umat beragama, diperlukan kolaborasi yang selaras antara pihak-pihak yang terlibat, termasuk GMIT, FKUB, dan pemerintah. Kolaborasi ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam dialog, yang juga melibatkan upaya advokasi, seperti pembimbingan dan pendampingan. Setiap individu maupun kelompok didorong untuk adanya inisiatif mengembangkan konsep dialog yang aktif untuk perubahan dan pembaharuan, semuanya menjadi esensial dalam membangun dan memperkuat hubungan antar agama. Prinsip kesatuan dalam keberagaman menjadi inti untuk mengajarkan tentang pentingnya hidup bersama dalam kasih dan memberikan dukungan yang saling membangun bagi kehidupan umat beragama.
RIVILEN MATAEN
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Hukuman mati bagi para pelaku kejahatan menjadi polemik dalam setiap lapisan masyarakat dan juga warga gereja. Hukuman mati dianggap baik bagi yang menyetujui hukuman mati karena telah merusak diri orang lain, tetapi bagi yang menolak hukuman mati mereka mengatakan bahwa hanya Tuhan yang dapat mengambil nyawa manusia. Manusia tidak berhak atas hak hidup seseorang. Gereja menghargai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, tetapi Gereja juga menjalankan perannya sebagai mitra kritis pemerintah dalam perjuangan mencapai masyarakat yang adil dan sejahtera. Penolakan terhadap hukuman mati adalah wujud kepedulian gereja terhadap penegakan HAM dan kehidupan yang bermartabat. Maka tulisan ini mengkaji tentang bagaimana pemahaman Jemaat GMIT Gloria Kayu Putih mengenai putusan Hukuman Mati.
GMIT menyatakan bahwa Tuhan memberi kehidupan untuk dirawat dan dipelihara. Hak untuk mengambil kembali kehidupan berada di dalam tangan Tuhan. Tugas manusia adalah menjaga kehidupan yang dianugerahkan-Nya. Apabila kehidupan manusia tercemar oleh dosa, tidak berarti manusia berhak mengakhiri kehidupan itu. Manusia terpanggil untuk turut serta dalam karya penebusan Allah di dunia dengan cara memperbaiki kehidupan yang rusak. Tugas negara sebagaimana diterima dari Tuhan adalah untuk memajukan kesejahteraan dan menghukum pelaku kejahatan, tetapi bukan untuk mengambil napas hidup manusia.
Penelitian dilakukan di jemaat GMIT Gloria Kayu Putih dengan metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Berkaitan dengan metode pengambilan sampel, penulis menggunakan teknik purposive sampling dan metode penulisannya yakni deskriptif, analisis dan reflektif. Tulisan ini dikaji menggunakan metode penelitian deskriptif-analitif yang diharapkan dapat mendeskripsikan pemahaman jemaat secara kritis dan dianalisis secara ilmiah.
Kata Kunci: Hukuman mati, Hak Hidup, Gereja
AGNES PATRICIA WULANDARI KOEN
2024 · Thesis · Open Access
Kearifan Lokal merupakan pandangan hidup, ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang terwujud dalam aktivitas masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah guna pemenuhan kebutuhan mereka. kearifan lokal lilifuk adalah proses memanen ikan di dalam satu tempat (kolam) yang telah dipelihara dan dilakukan bersama-sama dengan menggunakan alat tangkap ikan secara tradisional (sorok) setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali. Menghadapi realitas lilifuk dan sikap masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, muncul permasalahan terkait sikap masyarakat terhadap unsur-unsur lingkungan hidup seperti tanah, air, hutan, laut, dan udara yang semakin memburuk pada zaman ini. GMIT, dalam konteks ini, dipanggil untuk menjaga dan merawat alam semesta sebagai ciptaan Allah yang diciptakan-Nya baik bahkan sangat baik. Tujuan penelitian yakni ingin melihat eksistensi GMIT perlu mengembangkan pemikiran teologis yang kontekstual mengenai lingkungan, yang menjadi dasar bagi perhatian jemaat dan masyarakat. Penelitian dilakukan di jemaat GMIT Lahairoi Kuanheum dengan metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi partisipasif, wawancara dan dokumentasi. Berkaitan dengan metode pengambilan sampel, penulis menggunakan teknik purposive sampling dan metode penulisannya yakni deskriptif, analisis dan reflektif. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa terdapat hubungan manusia dengan alam bertolak dari kearifan lokal lilifuk yakni terdapat hubungan manusia di atas alam. Hal ini dipengaruhi oleh adanya faktor pemahaman dan faktor adat istiadat. Refleksi teologis yang diperoleh dari hasil analisis yakni laut sebagai sumber kehidupan, berdamai dengan lingkungan dan gereja serta pemerintah merupakan kawan sekerja Allah. benar adanya, bahwa manusia adalah bagian dari alam semesta yang diciptakan dengan tugas dan tanggung jawabnya sendiri.
YANUARIUS ARCHITAN BARU
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui perkembangan jumlah traktor terhadap petani di Desa Paan Leleng Kecamatan Kota Komba Utara (2) untuk mengetahui dampak penggunaan traktor di Desa Paan Leleng Kecamatan Kota Komba Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sasaran utama dalam penelitian ini yaitu masyarakat petani yang memiliki tanah dan alat mekanisasi pertanian modern di Desa Paan Leleng Kecamatan Kota Komba Utara Kabupaten Manggarai Timur. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengguna traktor roda dua dalam pengolahan padi sawah sangat tinggi. Faktor-faktor pengolahan lahan padi sawah di Kecamatan Kota Komba Utara Kabupaten Manggarai Timur adalah pendapatan sifat inovasi.
DELITA RIMA LESTARI IMANUEL
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Fokus utama penulis adalah melihat spiritualitas kehidupan para perempuan penenun di GKS Jemaat Payeti. Kain tenun Sumba Timur adalah salah satu karya seni yang sangat indah dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, ada makna yang terdapat dalam setiap lembar kain tenun Sumba Timur melalui motif-motif yang digambar oleh para perempuan penenun. Namun dalam kenyataannya, ada berbagai pergumulan dan tantangan yang dihadapi oleh para perempuan penenun, tetapi mereka tetap berjuang untuk tidak meninggalkan pekerjaan menenun yang menjadi warisan budaya nenek moyang. Perjuangan para perempuan penenun inilah yang penulis temukan bahwa ada nilai-nilai spiritualitas dalam diri mereka. Terkait dengan spiritualitas perempuan penenun, penulis memakai pemahaman spiritualitas dari Jacob Daan Engel yaitu 6 tahapan spiritualitas diri seseorang di antaranya kesadaran diri, penerimaan diri, ketegasan diri, tujuan hidup, tanggung jawab diri, dan integritas diri. Adapun metode yang digunakan penulis yaitu studi lapangan dan studi pustaka. Studi lapangan yaitu penulis melakukan wawancara kepada beberapa narasumber terkait masalah yang didalami, sedangkan studi pustaka yang di mana penulis menggunakan berbagai sumber buku dan jurnal yang dapat membantu penulisan ini. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, para perempuan penenun GKS Jemaat Payeti memberi diri bahkan mengorbankan diri mereka. Dalam proses menenun, ada pengorbanan, perjuangan, dan kerja keras perempuan demi harapan mereka untuk kebutuhan keluarga. Hal ini menunjukkan nilai-nilai spiritualitas diri mereka. Salah satu tokoh perempuan dalam Alkitab bernama Rut yang terus bertahan dan berjuang di tengah kesulitan dan pada akhirnya Allah menyatakan kuasa-Nya. Begitu halnya dengan perempuan penenun, Allah mengijinkan berbagai situasi sulit terjadi dalam kehidupan para perempuan penenun yang sesungguhnya membuat spiritualitas mereka semakin bertambah.
MICO LEROY PANDIE
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Perayaan Natal adalah tradisi Kristiani untuk memaknai karya keselamatan dari Allah melalui kelahiran Yesus Kristus. Makna Natal yang demikian mengalami degradasi karena pengaruh budaya populer yang masif. Pengaruh budaya populer bagi kebudayaan memberi perubahan yang mencolok pada perayaan Natal. Pengaruh budaya populer ini paling banyak dibawa oleh anak-anak muda yang memang lebih terbuka dengan pengaruh budaya baru dan terbawa dalam perayaan Natal. Budaya yang dimasukkan dalam perayaan Natal cenderung ke arah negatif yang mempertontonkan euforia keagamaan yang berisi pesta pora, mabuk-mabukan, sikap konsumtif atau hedonisme, dan lain sebagainya. Akibatnya Natal yang ditunggu bukan lagi untuk mendalami makna kelahiran Yesus melainkan euforianya perayaan yang hedon.
Tujuan dari tulisan ini agar anggota jemaat memahami makna Natal yang penuh dengan kasih karunia Allah yang luar biasa dalam kehidupan umat manusia. Merayakan Natal adalah tindakan rasa syukur atas karya Yesus Kristus yang telah datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan.
Metode metode penelitian kualitatif digunakan oleh penulis dalam penulisan untuk memahami dan menganalisa suatu fenomena secara mendalam di Jemaat GMIT Oemathonis, Tepas, Klasis Amanatun Selatan. Data-data yang diperoleh berdasarkan fakta, peristiwa dan realita melalui observasi dan wawancara dengan berbagai pihak yang menjalankan kebiasaan ini.
Natal hendaknya tidak kehilangan makna yang sesungguhnya. Natal mestinya dirayakan secara sederhana, selayaknya tradisi yang sudah dilakukan pada tahun sebelumnya. Perayaan Natal adalah tradisi kristiani untuk memaknai karya keselamatan dari Allah melalui kelahiran Yesus Kristus. Dengan demikian, makna Natal tidak mengalami degradasi meskipun berhadapan dengan budaya populer yang masif.
CARMELITA D SERAN
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAKS ANALISIS VARIANS DAN PERTUMBUHAN UNTUK MENGUKUR ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN KUPANG NAMA : CARMELITA D. SERAN NIM : 19410195 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis varians realisasi pendapatan dan belanja daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang, serta menganalisis pertumbuhan realisasi pendapatan dan belanja daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Dan dalam upaya untuk mencapai tujuan ini, maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, dengan mengumpulkan data dengan cara mempelajari catatan-catatan dan dokumen-dokumen yang ada di instansi penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Kabupaten Kupang dan sampel penelitian adalah laporan realisasi anggaran kabupaten Kupang dari tahun anggaran 2018-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Analisis Varians pendapatan daerah kabupaten Kupang tahun 2018-2022 dikategorikan kurang baik. (2) Analisis Varians belanja daerah kabupaten Kupang tahun 2018-2022 dikategorikan baik. (3) Pertumbuhan pendapatan daerah kebupaten Kupang tahun 2018-2022 dikategorikan negatif. (4) Pertumbuhan pendapatan belanja kebupaten Kupang tahun 2018-2022 dikategorikan negatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah disimpulkan diatas, penulis memberikan saran Bagi Pemerintah Dinas BPKAD Kabupaten Kupang (1) Dengan diketahuinya analisis varians pendapatan dan belanja daerah di harapkan pemerintah kabupaten Kupang meningkatkan realisasi pendapatan agar anggaran dan realisasi lebih efektif (2) Dan rasio pertumbuhan pendapatan dan belanja daerah diharapkan pemeerintah kabupaten Kupang meningkatkan anggaran pendapatan dari tahun sebelumnya agar pertumbuhan mengalami pendapatann yang positif juga mampu membelanjakan dan mengalokasikan belanja daerahnya. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan variabel lain, seperti pemanfaatan dana alokasi umum, dana alokasi khusus, sisa lebih pembiayaan anggaran dan lain variabel lainnya yang berkaitan dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah. Kata Kunci : Analisis Varians, Rasio Pertumbuhan Dan APBD
RICHAR HENGS OLLA
2024 · Thesis · Open Access
Pengaruh Citra Merek dan Harga Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Sabun Pembersih Wajah Garnier(Studi pada Konsumen di Kota Kupang) , Skripsi Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek dan harga terhadap loyalitas konsumen pada sabun pembersih wajah garnier, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Konsumen di Kota Kupang yang menggunakan produk garnier. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu spss. Berdasarkan persamaan regresi linear berganda:Y= 7,500 + 0,394 + 0,470 + e. Diketahui bahwa nilai konstan a sebesar 7,500 sedangkan koefisien b1 adalah 0,394 dan b2 adalah 0,470. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstanta 7,500 artinya jika nilai Citra merek (X1) dan Harga (X2) sama dengan nol, loyalitas konsumen (Y) memiliki nilai sebesar 0,470. Sedangkan koefisien regresi (b1 )sebesar 0,394 artinya jika Citra Merek (X1) Mengalami kenaikan sebesar satu satuan dengan syarat variabel lainnya konstan, maka Loyalitas konsumen (Y) akan meningkat sebesar 0,394.Dimana koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara Citra merek (X1) dan Loyalitas konsumen (Y). Dan koefisien regresi (b2 ) sebesar 0,470 artinya jika Harga (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan dengan syarat variabel lain konstan, maka Loyalitas Konsumen (Y) akan meningkat sebesar 0,470. Dimana koefisien regresi bernilai positif artinya terdapat pengaruh positif antara harga (X2) dengan Loyalitas konsumen (Y). Berdasarkan landasan teori dan dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa citra merek dan harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen sabun pembersih wajah garnier di Kota Kupang. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara parsial citra merek dan harga berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas konsumen. dan juga hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara Simultan citra merek dan harga berpengaruh secara bersama-sama terhadap loyalitas konsumen pada sabun pembersih wajah garnier di Kota Kupang
JUNINA NIRMALA SERAN
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja keuangan keuangan pada perusahaan manufaktur sub sektor pabrik tembakau yang terdaftar di bursa efek indonesia dengan menggunakan metode pendekatan yaitu deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat dari website bursa efek indonesia yaitu berupa laporan keuangan perusahaan sub sektor pabrik tembakau dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022, analisis rasio yang dipakai adalah analisis rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukan perhitungan pada perusahaan. Perhitungan menggunakan rasio aktivitas receivable turnover PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 44,99 kali dengan kriteria baik karena melebihi standar industri rata rata yaitu 15 kali. Untuk PT. H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 36,97 kali dengan kriteria baik. Untuk PT. Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 14,722 dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar industri. Untuk PT. Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 17,28 kali dengan kriteria baik. Untuk PT. Wismila Inti Makmur Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 25,81 kali dengn kriteria baik karena melebihi standar industri. Perhitungan menggunakan inventori turnover pada PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 2,38 kali dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar industri. Untuk PT.H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 4,62 kali.PT. Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 1,37 kali. PT. Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 3,64 kali. PT. Wismilak Inti Makmur Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 2,55 kali dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar industri. Hasil perhitungan menggunakan total asset turnover PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 2,22 kali dengan kriteria baik karena melebihi standar industri yaitu 2 kali.PT. H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 2,44 kali dengan kriteria baik karena melebihi standar.PT. Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 1,27 dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar industri yaitu 2 kali. PT. Bentoel Internasional Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 1,55 kali dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar.PT.Wismilak Inti Makmur Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 5,35 dengan kriteria sangat baik karena melebihi standar industri rata rata rata yaitu 2 kali. Perhitungan menggunakan gross profit margin pada PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 12% dengan kriteria kurang baik karena berada dibawah standar industri yaitu 24,90%.PT. H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 18% dengan kriteria kurang baik. PT.Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 27% dengan kriteria baik, karena melebihi standar industri yaitu 24,90%.PT.Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 11% dengan kriteria kurang baik.PT. Wismilak Inti Makmur Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 25% dengan kriteria baik karena melebihi standar industri yaitu 24,90%. Hasil perhitungan menggunakan net profit marginpada PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 4% dengan kriteria baik karena melebihi standar industri rata rata yaitu 3,92%.PT.H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 7% dengan kriteria baik.PT. Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 6% dengan kriteria baik. PT. Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 5% dengan kriteria baik. PT. Wismilak Inti Makmur tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 7% dengan kriteria baik.Hasil perhitungan menggunakan return on investmentpada PT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 10% dengan kriteria baik karena melebihi standar yaitu 3,98%.PT.H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 18% dengan kriteria baik. PT. Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 7% dengan kriteria baik. PT. Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 18% dengan kriteria baik.PT.Wismilak Inti Makmur Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 12% dengan kriteria baik karena melebihi standar industri.Hasil perhitungan menggunakan return on equityPT. Gudang Garam Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 9% dengan kriteria baik karena melebihi standar industri yaitu 8,32%> PT.H.M Sampoerna Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil 25% kriteria baik. PT.Indonesia Tobacco Tbk, tahun 2020-2022 dengan hasil 5% dengan kriteria kurang baik karna berada dibawah standar industri. PT.Bentoel Internasional Investama Tbk, tahun 2020-2022 dengan hasil 20% kriteria baik.PT.Wismilak Inti Makmur Tbk, tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata rata 15% dengan kriteria baik karenA melebihi standar industri yaitu 8,32%.
WINARTINI LIQUISARI MAGANG
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS DAN LIKUIDITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Persaingan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk lebih meningkatkan nilai perusahaannya. Karena dengan nilai perusahaan yang tinggi menjadi keinginan para pemilik perusahaan. Semakin ketatnya persaingan di dunia bisnis dan ditambah dengan situasi perekonomian negara yang tidak menentu mengharuskan manajemen perusahaan bekerja lebih efektif dan efisien dalam melakukan aktivitas operasi perusahaan agar kelangsungan hidup perusahaan terjamin. Berdirinya suatu perusahaan pasti didasarkan dengan tujuan yang jelas. Secara umum, tujuan perusahaan adalah untuk mencari laba atau keuntungan dengan maksimal. Namun hanya mendapatkan laba yang maksimal saja tidak akan menjamin keberlangsungan suatu perusahaan untuk jangka waktu yang panjang. Untuk menjaga keberlangsungan hidup perusahaan dibutuhkan suatu tujuan lain yaitu memaksimalkan nilai perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini Untuk Menganalisis pengaruh profitabilitas dan likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi 8 Perusahaan dan sampel sebanyak 8 perusahaan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik dokumentasi, menurut Sugiyono (2013:240) dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar atau karya-karya monumental dari seorang. Sesuai dengan pengertian diatas maka sumber data tertulis yaitu yaitu laporan keuangan tahunan berupa laporan neraca, laba rugi dan harga saham dari perusahaan sub sektor farmasi dipublikasikan melalui website www.idx.co.id. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui Rata-rata periode profitabilitas dari tahun 2020- 2021 mengalami penurunan dan Rata-rata periode likuiditas dari tahun 2020-2021 mengalami fluktuasi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis linear berganda diketahui bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,017 dan nilai koefisien regresi sebesar (-9.892) yang berarti semakin tinggi profotabilitas semakin menurun nilai perusahaan dan sebaliknya. Sedangkan likuiditas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,016 dan nilai koefisien regresi sebesar 7.200 yang berarti semakin tinggi likuiditas maka semakin tinggi nilai perusahaan. Kata Kunci : Profitabilitas, Likuiditas, dan Nilai Perusahaan
SILVYANA WIASAL
2024 · Thesis · Open Access
Era globalisasi yang penuh inovasi dan persaingan ketat, menuntut perusahaan di seluruh dunia berlomba-lomba untuk mengembangkan nilai mereka. Tujuan utama perusahaan adalah menciptakan nilai, yang pada akhirnya diukur melalui keuntungan yang dihasilkan. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, perusahaan memerlukan modal yang signifikan, dan salah satu cara untuk memperolehnya adalah melalui pasar modal. Pasar modal menjadi salah satu sarana untuk memperoleh modal dengan meningkatkan partisipasi masyarakat. Organisasi ini, melibatkan modal asing, swasta, dan publik, menyediakan sumber investasi yang penting selain pembiayaan lokal. Investor, dalam menilai kinerja perusahaan, seringkali merujuk pada laporan keuangan yang mencerminkan perubahan nilai investasi perusahaan. Investor, dalam menghadapi potensi keuntungan dan risiko kerugian, melakukan analisis cermat sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Salah satu alat ukur yang umum digunakan adalah Return On Asset (ROA), yang mengukur efisiensi suatu investasi. ROA membantu mempertimbangkan kembali rencana investasi dan memberikan gambaran apakah investasi tersebut dapat memberikan laba atau setidaknya mengembalikan biaya investasi. Profitabilitas suatu perusahaan, seperti dikemukakan oleh Sartono (2010:122), terkait dengan kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva, dan modal sendiri. Beberapa alat ukur yang digunakan untuk menilai tingkat profitabilitas antara lain Gross Profit Margin (GPM), Net Profit Margin (NPM), Return On Asset (ROA), dan Return On Equity (ROE). Modal kerja, terutama dalam bentuk kas, piutang, dan persediaan, memiliki dampak signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Perputaran kas menjadi indikator kecukupan modal kerja untuk membayar tagihan dan membiayai penjualan. Jumlah kas yang relatif kecil dengan tingkat perputaran yang tinggi dapat meningkatkan keuntungan. Meskipun demikian, perusahaan harus menjaga keseimbangan antara likuiditas dan keuntungan untuk menghindari risiko kegagalan membayar kewajiban finansial. Persediaan juga memainkan peran penting dalam profitabilitas perusahaan. Perputaran persediaan yang tinggi mencerminkan efektivitas dalam mengelola persediaan, sementara perputaran yang lambat dapat mengakibatkan kehilangan kesempatan laba karena ketidakmampuan memenuhi permintaan konsumen. Oleh karena itu, manajemen yang efektif terhadap modal kerja, khususnya kas dan persediaan, berperan dalam menjaga tingkat profitabilitas. Bursa Efek Indonesia (BEI) memainkan peran penting sebagai pasar bagi investor jangka panjang, menyediakan instrumen keuangan seperti obligasi, saham, waran, dan produk turunan. PT. KMI Wire and Cable Tbk, sebagai perusahaan manufaktur dalam bidang pembuatan kabel dan kawat, merupakan objek penelitian untuk mengevaluasi kinerja finansialnya. Meskipun Return On Asset (ROA), perputaran kas, dan perputaran persediaan dianggap sebagai indikator kinerja, realitas menunjukkan bahwa tidak semua perusahaan di BEI berkinerja baik. Berdasarkan laporan keuangan KMI Wire and Cable Tbk, menunjukkan fluktuasi ROA dari tahun 2017-2021. Peningkatan signifikan pada 2017 (11,91%) diikuti oleh penurunan pada 2018 (7,26%). Meskipun 2019 melihat kenaikan lagi (11,11%), ROA turun pada 2020 (-2,45%) dan naik tipis pada 2021 (3,43%). Perputaran kas mengalami fluktuasi, dengan peningkatan yang signifikan pada 2021. Sementara itu, perputaran persediaan cenderung menurun seiring waktu. Penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan dalam penelitian sebelumnya. Sejumlah penelitian menunjukkan hasil yang berbeda terkait pengaruh perputaran kas dan persediaan terhadap ROA. Widasari dan Apriyanti (2017) menemukan bahwa perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap ROA, sementara Desi (2018) tidak menemukan hubungan yang signifikan. Begitu juga dengan perputaran persediaan, di mana Fujilestari, dkk (2020) menemukan pengaruh yang signifikan, sementara Garciana, dkk (2022) tidak menemukan hubungan yang signifikan. Dengan adanya fluktuasi ROA, perputaran kas, dan perputaran persediaan pada PT. KMI Wire and Cable Tbk, penelitian ini memberikan pemahaman lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Implikasinya adalah pentingnya manajemen yang efektif terutama terkait modal kerja, untuk menjaga keseimbangan antara likuiditas dan profitabilitas. Selain itu, penelitian ini memberikan pandangan baru terhadap pentingnya analisis kinerja keuangan dalam konteks pasar modal Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan subyek penelitian adalah PT KMI Wire and Cable Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel dari penelitian ini adalah data keuangan triwulan periode 2017-2021. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi. Secara umum, data dapat diakses melalui web dan situs terkait, termasuk sejarah dan struktur organisasi perusahaan, serta laporan keuangan PT. KMI Wire and Cable Tbk yang diaudit dan terdaftar di BEI melalui www.idx.co.id. Data sekunder yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan SPSS 26, guna melihat hasil dari regresi linear berganda. Hasil analisis yang ditemukan, memperlihatkan bahwa secara deskriptif: Pertama, rata-rata perputaran kas PT KMI Wire and Cable Tbk selama 2017-2021 adalah 75,5. Nilai tertinggi terjadi pada Q1 tahun 2018 (11,01), sementara nilai terendah terjadi pada Q1 tahun 2021 (0,53). Kedua, rata-rata perputaran persediaan PT KMI Wire and Cable Tbk selama 2017-2021 adalah 2,23. Nilai tertinggi terjadi pada Q4 tahun 2019 (6,25), sedangkan nilai terendah terjadi pada Q1 tahun 2021 (0,49). Ketiga, rata-rata ROA PT KMI Wire and Cable Tbk selama 2017-2021 adalah 3,56%. Nilai ROA tertinggi terjadi pada Q4 tahun 2017 (11,91%), sedangkan nilai terendah terjadi pada Q1 tahun 2020 (- 0,77%) dan Q2 tahun 2020 (-3,36%). Selanjutnya, hasil analisi regresi linear berganda, menunjukkan bahwa secara parsial variabel perputaran kas memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan perputaran persediaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Selain itu, secara simultan ditemukan bahwa perputaran kas dan perputaran persediaan berpengaruh signifikan terhadap ROA. Selanjutnya koefisien determinasi (R2) sebesar 61,8 %, yang menunjukkan bahwa model regresi cukup baik dalam menjelaskan variasi ROA. Namun, masih terdapat 38,2 % variasi dalam ROA yang tidak dapat dijelaskan oleh perputaran kas dan perputaran persediaan. Temuan bahwa perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap ROA dalam penelitian ini, sejalan dengan hasil sebelumnya dan menekankan pentingnya perusahaan meningkatkan perputaran kasnya untuk meningkatkan ROA. Meskipun data menunjukkan penurunan perputaran kas dari 2017 hingga 2021, hasil penelitian mendukung temuan bahwa perputaran kas berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA PT KMI Wire and Cable Tbk. Selain itu, temuan lain dalam penelitian ini bahwa perputaran persediaan tidak signifikan terhadap ROA, konsisten dengan penelitian sebelumnya, menegaskan bahwa perputaran persediaan tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap ROA. Analisis visual juga menunjukkan perbedaan pergerakan antara perputaran persediaan yang naik-turun dengan ROA yang terus menurun
DEWI JOMIDA NITIANO
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Dewi Jomida Nitiano Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email: [email protected] Salah satu tradisi di Timor ialah pukai alu mama. Alu mama dianggap sangat penting dalam kehidupan seseorang, alu mama sebagai simbol jati diri seseorang. Tradisi ini dilakukan hanya pada saat kedukaan. Dalam mengkaji masalah diatas, penulis memakai Tipologi Richard Niebuhr yakni kristus adalah transformator budaya (Christ the Transformer of Cultura). Tipologi Kristus adalah transformator, pengubah atau pembaharuan kebudayaan adalah tipologi yang menyatakan bahwa didalam setiap kebudayaan Kristus dating sebagai pengubah atau memberi arah baru dari budaya tersebut. Tradisi Pukai Alu merupakan sebuah tradisi yang masih dijaga dengan baik oleh masyarakat amanuban Timur khususnya daerah Bi’Ito. Dalam penelitian ini penulis menggunakan. Metode Peneltian yang akan Penulis gunakan adalah Penelitian Lapangan (Field Research) yakni pengamatan langsung terhadap subjek dan permasalahan yang diangkat, dan Penelitian Kepustakaan (Library Research) yakni menggunakan dokumen-dokumen atau sumber data berupa bahan puskata yang mendukung penelitian. Data yang diperoleh cenderung data kualitatif, analisis data bersifat induktif/kualitatif dan hasil penelitian kualitatif bersifat untuk memahami keunikan, mengkonstruksi fenomena, dan menemkan hipotesis.
UCANG
2024 · Thesis · Open Access
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor yang sangat krusial dalam mencapai tujuan dan perkembangan perusahaan. Perusahaan dengan teknologi tercanggih sekali pun tidak akan memiliki perubahan yang berarti jika tidak dikelola orang yang dapat menggunakannya secara optimal. Karyawan harus cepat beradaptasi jika ada perubahan dalam pekerjaan maupun perusahaan sehingga karyawan berpengalaman sekali pun tetap harus melakukan pelatihan (Levy, 2010). Program pelatihan karyawan dapat meningkatkan perusahaan dapat diperoleh melalui program pelatihan karyawan. Menurut Tohardi (2017:100) Produktivitas yang berkualitas akan menimbulkan kinerja karyawan yang bermutu dimana proses kinerja karyawan yang akan memberikan kulitas yang akan menguntungkan perusahaan. Kompetensi merupakan perpaduan bidang tertentu yang dimiliki seseorang untuk menggapai tujuan perusahaan, seperti pengetahuan, sikap, keterampilan, serta karakteristik pribadi melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan kompetensi (Aprilyani, 2021). Permasalahan yang di ambil oleh peneliti pada objek adalah mobil yang di uji masih banyak kekurangannya seperti roda kendaraan yang tidak layak di pakai atau di gunakan sehingga membuat pegawai tidak bisa melakukan pengujian kendaraan dengan baik maka produktivitas kerja pegawai tidak berjalan efesien.Menurut Sugiyono (2018:130) mengemukakan bahwa populasi sebagai wilayah secara umum yang terdiri atas obyek/subyek yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah 80 karyawan Pada Dinas UPT pengujian kendaraan bermotor kota kupang. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karateristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. (Sugiyono,2004:91). Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Menurut Sugiyono (2018) angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Teknik analisis data adalah suatu metode atau cara untuk mengolah sebuah data menjadi informasi sehingga karakteristik data tersebut menjadi mudah untuk dipahami dan juga bermanfaat untuk menemukan solusi permasalahan, yang terutama adalah masalah yang tentang sebuah penelitian. Regresi linier berganda memberikan hasil pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dalam bentuk persamaan regresi (Priyatno, 2011:238). Analisis pendahuluan merupakan langkah awal yang dilakukan dalam penelitian dengan cara masukan hasil pengelolahan data angket responden kedalam tabel distribusi frekuensi. Analisis lanjutan ini dimaksudkan untuk menguji kebenaran empirik dan hipotesis secara statistik. Uji statistik t pada dasarnya Uji t menunjukkan sebeapa jauh pengaruh satu variable independen secara individual dalam meneranglkan variasi variable dependen. Uji F digunakan untuk menujukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model memiliki pengaruh secara bersama- sama atau simultan terhadap variabel dependen. Dalam penelitian ini penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati koefisien regresi (b1) sebesar -0,163 artinya jika pelatihan (X1) mengalami kenaikan 1%, maka kinerja Pegawai (Y) akan meningkat sebesar -0,163 atau -16,3% Selain itu, berdasarkan pengujian hipotesis pertama yaitu pelatihan (X1) produktivitas kerja (Y). Diketahui bahwa variabel pelatihan (X1) ditemukan t hitung -1,671 lebih kecil dari t tabel 1.66901 dan tingkat sig. 0,100 oleh karna itu nilai sig 0,05 Dalam penelitian ini, penulis telah menganalisis regresi linier berganda dan di dapati Koefisien regresi (b1) sebesar -0,163 artinya jika pelatihan (X1) mengalami kenaikan sebesar 1% maka kinerja Pegawai (Y) akan meningkat sebesar -0,163 atau 16,3% Koefisien bernilai positif artihnya terjadi pengaruh positif dan signifikan antara pelatihan (X1) terhadap produktivitas kerja pegawai (Y). Dalam penelitian ini, penulis telah menganalisis regresi linear berganda dan didapati koofisien regresi (b2) sebesar 0,941 artinya jika kompetensi (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka produktivitas kerja pegawai (Y) akan meningkat sebesar 0,941. Selain itu berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilalukan terdapat adanya pengaruh kompetensi (X2) terhadap produktivitas kerja (Y). hal ini dibuktikan diperolehnya Thitung 9,344 lebih besar Ttabel 1,66901 dan tingkat sig 0,000 lebih besar dari 0,05. Dalam penelitian ini, penulis telah menganalisis regresi linier berganda dan di dapati Koefisien regresi (b2) sebesar 0,941 artinya jika kompetensi mengalami kenaikan 1%, maka variabel kierja Pegawai (Y) akan meningkat sebesar 0,941 atau 94,1%. Koefisien bernilai positif artihnya terjadi pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi (X2) terhadap produktivitas kerja pegawai (Y). Berdasarkan hasil analisis diatas diketahui bahwa variabel pelatihan, menunjukan bahwa metode pelatihan masih kurang sehingga perluh disarankan peningkatkan metode pelatihan agar dapat menambah wawasan sesuai dengan kebutuhan saya. Berdasarkan hasil analisis diatas bahwa variabel kompetensi, menunjukan bahwa pengetahuan dalam penggunaan komputer dan lainnya masih rendah sehingga perlu disarankan untuk meningkatkan pengetahuan dalam menggunakan peralatan seperti komputer dan lainnya agar dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelolah sistem informasi dan teknologi. Berdasarkan hasil analisis diatas bahwa variabel produktivitas kerja, menunjukan bahwa kualitas hasil kerja sesuai standar yang ditentukan masih rendah sehingga disarankan perlu untuk meningkatkan produktivitas kualitas kerja agar dapat mengembangkan kinerja serta kualitas kerja di bidangnya masing-masing. Kata Kunci : Pelatihan, Kompetensi, Dan Produktivitas Kerja Pegawai
ANGGA MULIONO LIBING
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Song adalah seorang Teolog yang berteologi tentang Teologi Pembebasan. pembebasan ini tumbuh dalam pengalamannya bahwa hanyan Pembebasanlah yang merupakan satu-satunya cara untuk menyelesaikan penderitaan yang dialami masyarakat Asia. Song merasa penderitaan yang dialami oleh masyarakat Asia ini tidak akan berakhir kalau masih menggunakan cara berteologi dari Barat, Song juga berpendapat bahwa semua orang bebas berteologi dengan konteks mereka masing-masing tanpa dipengaruhi oleh konteks orang lain. Melalui tulisan ini, akan dibahas secara kritis terhadap nilai yang dapat digali dari pokok pikiran Song mengenai penderitaan. Transposisi juga dapatlah kita maknai sebagai salah satu konsep untuk memerangi penderitaan yang terjadi di lingkup GMIT. Konsep teologi pembebasan ini menjadi relevan dalam konteks GMIT yang sedang mengalami penderitaan kemiskinan dan penderitaan bencana alam. GMIT harus bekerja memerangi penderitaan tersebut, tulisan ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu tawaran untuk dipertimbangkan guna diterapkan dalam konteks GMIT.