KOSMAS KLAU
· Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sumber dan modal kerja dalam kaitan dengan tingkat profitabilitas KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun Kabupaten Malaka pada tahun 2017-2020. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode Analisis Data dalam penelitian ini dilakukan dengan rumus perhitungan profitablitas menggunakan 3 jenis rasio yaitu Net Profit Margin, Return On Asset dan Return On Equity. Hasil penelitian dari NPM (Net Profit Margin), dikategorikan tidak sehat karena belum memenuhi standar yang diberikan. Hasil penelitian dari ROA (Return On Asset) dikategorikan tidak sehat karena belum memenuhi standar yang diberikan dan terakhir Return On Equity Ratio. Hasil penelitian dari ROE (Return On Equity) dikategorikan tidak sehat karena belum memenuhi standar yang diberikan. Maka disimpulkan bahwa untuk Rasio Net Profit Margin pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun periode 2017-2020 dikategorikan tidak sehat. Karena nilai NPM dapat dinyatakan baik atau sehat jika > 5 %. Maka hasil Penilaian NPM dari Tahun 2017 sampai 2020 dikatakan tidak sehat. Hal ini dibuktikan Rasio NPM dan diliahat pada tabel 4.6.
Sedangkan analisis yang disimpulkan untuk Rasio Return On Asset pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun periode 2017 samapai 2020 dikategorikan tidak sehat. karena angka ROA dapat dikatakan baik/sehat apabila > 2 %. Maka penliaian hasil ROA dari tahun 2017 sampai 2020 tidak sehat. Hal ini diliahat pada tabel 4.7
Kesimpulan terakhir adalah anlisisis Return On Equty pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun periode 2017-2020 dikategorikan tidak sehat. Karena Rasio yang digunakan untuk mengungkur laba bersih setealah pajak (EAT) dengan modal sendiri bila dapat dikatakan baik/sehat apabila > 3 %.maka Nilai rasio antara keuntungan yang diperoleh perusahaan dengan laba setelah yang lebih dari 3 % maka dapat menggambarkan bahwa penilaian hasil ROE dari tahun 2017 sampai 2020 dikatakan tidak sehat. Hal ini dilhat pada tabel 4.8.
ROBINSON MAURE
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Pendidikan jasmani merupakan suatu proses seseorang sebagai individu maupun anggota masyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan dalam rangka memperoleh kemampuan dan keterampilan jasmani, pertumbuhan, kecerdasan, dan pembentukan watak.
Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi hasil belajar PJOK di SMP Negeri Satap Serenglang.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengamatan, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar PJOK yang memberikan dampak positif di SMP Negeri Satap Serenglang yaitu Kurikulum, Metode mengajar dan alat pelajaran untuk mendukung proses pembelajaran digunakan dengan baik, sehingga hasil belajar siswa sangat memuaskan.
Simpulan:Faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran sehingga memberikan dampak positif pada hasil belajar siswa pada SMP Negeri Satap Serenglang yaitu kurikulum, metode mengajardan alat pelajaranuntuk mendukung proses pembelajaran digunakan dengan baik, sehingga hasil belajar siswa sangat memuaskan.
YUNDRI TRESI Y. DAMI
· Thesis · Open Access
Setiap manusia selalu berusaha memenuhi keinginan dan kebutuhan hidup dengan sebaik-baiknya. Usaha pemenuhan kebutuhan dan keinginan tersebut akan menyebabkan penawaran barang semakin komplek baik dari segi macam maupun jumlahnya. Keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena hal ini tentu akan menjadi suatu pertimbangan bagaimana sebuah strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh perusahaan berikutnya. Keberhasilan perusahaan untuk mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian sangat didukung melalui upaya membangun komunikasi dengan konsumen yaitu membangun merek kepada konsumen dengan strategi pemasaran. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting seiring dengan semakin tinggi dan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen dan tidak mengetahui bagaimana cara pemasaran yang tepat, maka memungkinkan perusahaan akan kehilangan banyak kesempatan nuntuk dapat menjaring konsumen.
Sebagai upaya melanjutkan eksistensi perusahaannya serta keberlangsungan hidup usahanya, maka perusahaan harus dapat meningkatkan penjualannya untuk meraih laba sebesar-besarnya. Hal ini bisa terwujud dengan strategi pemasaran serta pemakaian kebijakan yang dapat mendorong konsumen melakukan tindakan pembelian. Kebijakan yang dapat dilakukan adalah menerapkan potongan harga, dan memperhatikan tata letak.
Potongan Harga dan tata letak merupakan faktor yang harus dikontrol secara berkesinambungan demi meningkatkan minat konsumen dan juga pengambilan keputusan dalam pembelian produk. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting seiring dengan semakin tinggi dan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen dan tidak mengetahui bagaimana cara pemasaran yang tepat, maka memungkinkan perusahaan akan kehilangan banyak kesempatan untuk dapat menjaring konsumen. PT. Ramayana Kupang adalah salah satu jaringan toko PT. Ramayana terbesar di Kupang yang menjual produk sandang dan kebutuhan pangan sehari-hari seperti pakaian dan aksesoris pria, wanita dan anak-anak, termasuk barang-barang fashion lainnya, seperti sepatu, mainan anak-anak, barang-barang kebutuhan rumah tangga, alat-alat tulis dan bahan makanan yang juga disediakan di PT. Ramayana. PT. Ramayana Kupang di dirikan pada tahun 2003, belokasi di jalan W.J. Lalamentik, Oebobo), Kupang, Nusa Tenggara Timur, kode pos 85111. Keunikan PT.Ramayana tidak hanya menawarkan produk - produk fashion untuk segmen kelas menegah ke bawah tetapi Perusahaan juga telah bertransformasi dan membangun versi Ramayana baru yang merujuk ke segmen kelas lebih tinggi ini telah di buktikan dengan pembukaan Ramayana Prime, sebuah target berbelanja yang lengkap dan menawarkan produk - produk fashion bemerek.
Sesuai latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh potongan harga dan tata letak terhadap keputusan pembelian pakaian anak bayi di PT. Ramayana Kota Kupang.
Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh potongan harga terhadap keputusan pembelian pakaian anak bayi di PT.Ramayana Kupang, untuk mengetahui pengaruh tata letak terhadap keputusan pembelian anak bayi di PT.Ramayana Kupang.
Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
a. Potongan Harga dalam penelitian ini potongan harga adalah pengurangan harga produk dari harga normal dalam periode tertentu.
b. Tata letak adalah satu dari beberapa keputusan kunci yang menentukan efesiensi operasional perusahaan dalam jangka waktu yang relative panjang.
c. Keputusan pembelian yaitu proses dalam mengambil keputusan untuk membeli, dimana calon konsumen menjatuhkan pilihan, memutuskan pembelian, dan memberikan kepuasan akan keinginan dan kebutuhan.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen atau pembeli dari PT.Ramayana Kupang yang terpilih sebanyak 96 orang responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 96 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder
Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Potongan Harga diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Anak Bayi di PT.Ramayana Kupang, secara persial Variabel tata letak diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Anak Bayi di PT.Ramayana Kupang.
NOVITA KADJA
· Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penelitian ini informasi akuntasi mengenal profitablitas, liquiditas,solvabilitas dan aktivitas mengambarakan kinerja keuangan perusahaan yang dapat di gunakan oleh pemakalan dalam mongambil keputusan.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia dan jumlah sampel 6 perusahaan.Teknik pengumpulan data adalah dengan tiara penelitian kualitatif Teknik analisis yang dilakukan adalah analisis pendahuluan berdasarkan indikator-indikator emperik, analisis regeresi berganda Uji
Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa proftabilitas berpengaruh positif terhadap harga saham, 2. Liquiditas tidak berpengaruh terhadap harga saharn. 3. Solvabilitas berpengaruh positif terhdap harga saham
ASTUTY SOLFIANA GALLA
· Thesis · Open Access
Kekerasan selalu berhubungan erat dengan peristiwa yang mengerikan, menakutkan, meyakitkan, atau juga yang berakhir dengan kematian.Tindakan kekerasan selalu mewarnai segala sendi kehidupan manusia, baik dari segi sosial, politik. Angkah kekerasan juga yang terjadi dalam masyarakat Loli tiap tahun selalu meningkat dengan berbagai macam kekerasan yang paling utama yaitu kekerasan pencurian. Realitas yang terjadi pada saat penulis melakukan penelitian di Jemaat GKS Letemalouna masih banyak jemaat yang terindikasi melakukan kekerasan baik dalam jemaat sendiri dan masyarakat sekitar yaitu lingkungan masyarakat Loli.Yang masih hidup dalam budaya adat istiadat yang masih sangat kental serta juga sangat berpengaruh kekeuasan yang ada dalam masyarakat.Tujuan ini dapat dicapai dengan satu penelitian lapangan dan metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode ini dipilih untuk memperoleh data yang akurat dan mengandung kebenaran yang mendalam terhadap kekerasan. Kasus yang dialami masyarakat oleh penguasa. Serta mengetahui sejauh mana pencapain gereja berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis. Dari hasil penelitian gereja belum bisa juga menurunkan angkah kekerasan, dikerenakan kurangnya sumber daya alam dan sarana prasanan. Gereja lahir di dalam realitas dunia, maka gereja tidak dapat mengabaikan tugas panggilannya di dunia. Ini berarti khotbah atau pelayanan nyata yang diberikan gereja boleh sama tetapi punya nilai dorong yang berbeda. Gereja juga perlu sadar terhadap kehidupan sosial yaitu harus terlibat dalam menurunkan angkah kekerasan jadi keterlibatan gereja dalam bidang pelayanan kepada masyarakat dan jemaat perlu secara lebih mendalaman.
RISNA SUSANTI MBUIK
· Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul “ Analisis Prosedur dan Pencatatan Akuntansi Penyaluran Dana Pensiun Pada BPJS Ketenagakerjaan di Kota Kupang’. Masalah dalam penelitian ini adalah prosedur dan pencatatan akuntansi penyaluran dana pensiun berdasarkan PSAK Nomor 18 (revisi 2010) pada BPJS ketenagakerjaan Kota Kupang. Persoalan penelitian ini ialah apakah prosedur dan pencatatan akuntansi penyaluran dana pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan Kota Kupang telah sesuai atau belum sesuai dengan PSAK Nomor 18 (revisi 2010).
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui penerapan prosedur dan pencatatan akuntansi penyaluran dana pensiun berdasarkan PSAK Nomor 18 (revisi 2010) pada BPJS Ketenagakerjaan Kota Kupang. Penelitian ini mengunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan membandingkan prosedur dan pencatatan akuntansi penyaluran dana pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan Kota Kupang dengan PSAK Nomor 18 (revisi2010) tentang akuntansi dan pelaporan program manfaat purnakarya.
Jaminan pensiun diselenggarakan dalam upaya memberikan kesejahteraan pada para karyawan oleh karenanya baik instansi pemerintah maupun swasta selalu dianjurkan untuk mengikut sertakan karyawannya dalam program ini. Diharapkan dengan adanya program jaminan pensiun ini akan memberikan motivasi yang tinggi bagi para karyawan dalam bekerja, di sisi lain akan memberikan keuntungan bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas usahanya. Dengan demikian akan menguntungkan baik bagi perusahaan maupun karyawan itu sendiri.
Dana pensiun mempunyai kekhususan yang berlainan dengan sistem dan prosedur yang biasa diterapkan pada suatu perusahaan karena ditinjau dari misi dan kegiatan usahanya. Informasi keuangan pokok yang perlu disajikan dalam laporan keuangan juga mempunyai kekhususan. Pihak yang paling utama harus dilindungi kepentingannya adalah para peserta program jaminan pensiun yang telah mempercayakan dana hari tuanya kepada BPJS ketenagakerjaan.
BPJS ketenagakerjaan dalam kegiatannya menerima dan menyalurkan dana pensiun dari program jaminan pensiun tersebut tentunya akan melakukan pencatatan dan pelaporan. Pencatatan adalah suatu kegiatan penghimpunan data dengan cara mencatat sehingga mampu memberikan satu kesatuan informasi. Pencatatan itu sendiri sangat penting bagi suatu entitas. Pencatatan merupakan tahap awal dari kegiatan akuntansi dimana seluruh bukti atau transaksi harus dilakukan pencatatan agar menghasilkan informasi yang relevan untuk pengambilan suatu keputusan.
Ikatan akuntansi Indonesia telah membuat standar akuntansi keuangan yang mengatur tentang dana pensiun tersebut yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) nomor 18 yang terakhir direvisi Tahun 2010. PSAK ini tidak hanya mengatur dana pensiun tapi juga mengatur seluruh entitas yang menyelenggarakan program manfaat purnakarya tersebut termasuk didalamnya entitas BPJS Ketenagakerjaan itu sendiri. Pelaporan keuangan dana pensiun diatur dalam PSAK Nomor 18 (revisi 2010) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1992 tentang dana pensiun untuk menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan tata cara pelaksanaannya.
Prosedur adalah suatu urutan kegiatan yang biasanya melibatkan beberapa orang dalam satu departemen atau lebih serta disusun untuk menjamin penanganan secara seragam terhadap transaksi perusahaan yang terjadi berulangulang (Mulyadi, 2016:5). Pengertian prosedur menurut Maryati (2014:43) adalah serangkaian tahapan-tahapan atau urutan dari langkah-langkah yang saling terkait dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
Pencatatan Akuntansi adalah pembuatan suatu catatan pembukuan, kronologis kejadian yang terjadi terukur melalui suatu cara yang sistematis dan teratur. Pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pencatatan adalah suatu kegiatan penghimpunan data dengan cara mencatat yang mampu memberikan satu kesatuan informasi.
Dana pensiun merupakan dana yang di adakan pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja untuk mengatasi risiko ekonomi tertentu. Penyelengaraannya mengunakan mekanisme jaminanan sosial sebagai salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak. Program yang dilaksanakan oleh dana pensiun tersebut mulai dari aktivitas menghimpun, mengelola dan mengembangkan dana dari para peserta. Sumber dana yang di himpun oleh dana pensiun berasal iuran pemberi kerja/ peserta.
Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah karyawan pada kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Kupang yang berjumlah 23 orang diama 4 orang dipilih sebagai informan kunci. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara wawancara. Setelah itu dilakukan analisis data secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur dan pencatatan akuntansi penyaluran dana pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan Kota Kupang sudah sesuai dengan pernyataaan standar akuntansi keuangan (PSAK) Nomor 18 revisi 2010 di pertegas dengan ketentuan BPJS yang mengunakan program manfaat pasti sampai pelaporan dana pensiun BPJS yang diatur dalam undang-undang dan masuk ruang
lingkup PSAK Nomor 18 revisi 2010.
DELFI LOPO
· Thesis · Open Access
Sumber daya manusia merupakan faktor penentu keberhasilan pelaksanaan organisasi yang efektif. Walaupun didukung dengan sarana dan prasarana serta sumber daya yang berlebihan, tetapi tanpa dukungan sumber daya manusia yang andal dan mempunyai kinerja yang optimum kegiatan perusahaan tidak akan terselesaikan dengan baik.
Menurut Sedarmayanti (2011), lingkungan kerja adalah keseluruhan alat perkakas dan bahan yang dihadapi, lingkungan sekitarnya dimana seseorang bekerja, serta pengaturan kerjanya baik sebagai perseorangan maupun sebagai kelompok. Kondisi lingkungan kerja dikatakan baik atau sesuai apabila manusia dapat melaksanakan kegiatan secara optimal, sehat,aman dan nyaman. Kesesuain lingkungan kerja dapat dilihat akibatnya dalam jangka waktu yang lama, lebih jauh lagi lingkungan-lingkungan kerja yang kurang baik dapat menuntut tenaga kerja dan waktu yang lebih banyak dan tidak mendukung diperolehnya rancangan sistem kerja efisien.
Budaya organisasi yang mempengaruhi kinerja karyawan selain lingkungan kerja dan disiplin kerja. Robbins (2008) mengemukkan bahwa budaya organisasi mencerminkan sifat-sifat dan ciri-ciri yang dirasakan terdapat dalam lingkungan kerja dan timbul karna kegiatan organisasi yang dilalukan secara sadar atau tidak dan diangap mempengaruhi, perilaku serta kepribadian organisasi.
Rivai, (2014) Kinerja Karyawan merupakan perilaku nyata yang ditampilkan setiap orang sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan sesuai dengan perannya dalam perusahaan. Dari pengertian tersebut dapat dipahami bahwa kinerja adalah pencapaian hasil kerja seseorang atau kelompok, baik berupa prestasi kerja ataupun kreatifitas karyawan bekerja dalam periode waktu tertentu sesuai dengan tugas yang diberikan, yang diprakarsai oleh pimpinan organisasi atau perusahaan untuk mencapai hasil yang maksimal seperti tujuan perusahaan yang diharapkan. Terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya lingkungan kerja, dan budaya organisasi.
Penilaian kinerja merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kinerja karyawan, karena dengan penilaian kinerja akan diketahui seberapa baik seseorang telah bekerja sesuai dengan sasaran yang ingin dicapainya. Dengan demikian kinerja karyawan perusahaan akan membaik seiring dengan internalisasi budaya korporat. Karyawan yang sudah memahami keseluruhan nilai-nilai tersebut sebagai suatu kepribadian organisasi.
Kuantitas dimana besaran yang dihasilkan dalam bentuk uang, sejumlah unit atau kegiatan yang diselesaikan. Teknik penelitian ini menggunakan Kuesioner dalam angket tertutup dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapatkan data yang bersifat interval dan diberi skor atau nilai sebagai berikut : untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju.
Dalam penelitian ini peneliti akan membahas hasil penelitian sesuai dengan permasalahan yang penulis ajukan. Sehingga dapat diketahui gambaran tentang ada tidaknya pengaruh antar variabel bebas lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap variabel terikat kinerja karyawan. Penulis telah melakukan analisis regresi linier berganda dan didapati Koefisien regresi (b1) sebesar 0,426 artinya lingkungan kerja (X1) mengalami kenaikan sebesar 1% maka kinerja karyawan (Y) mengalami peningkatan sebesar 0,426. Koefisisen tidak bernilai signifikan artinya tidak terjadi pengaruh signifikan antara lingkungan kerja(X1) dengan kinerja karyawan (Y). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan ada pengaruh lingkungan kerja (X1) terhadap kinerja karyawan (Y). Hal ini dibuktikan bahwa variabel lingkungan kerja (X1) ditemukan t hitung : 6.903 ˂ t tabel : 1.664 dan tingkat signifikan 0.000 < 0,05. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda didapati koefisien regresi (b2) sebesar 0,248 artinya jika budaya organisasi (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka kinerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,248. Koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh antara budaya kerja (X2) kinerja karyawan (Y). Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan terdapat ada pengaruh budaya kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). Hal ini dibuktikan dengan perolehan t hitung sebesar : 4,386 < t tabel : 1.664 dan tingkat signifikan : 0,000 ˂ 0,05.
Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa secara parsial lingkungan kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) di PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT. Secara parsial budaya organisasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) di PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT. Dan secara simultan lingkungan kerja danbudaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT
AFRIANA TEU POLLY
· Thesis · Open Access
Perusahaan seringkali diharapkan pada permasalahan penentuan kebijakan dividen dan pembayaran dividen, apakah manajemen akan memutuskan untuk membagikan labanya atau akan ditahan untuk pembiayaan investasi di masa yang akan datang. Dividen merupakan pembagian keuntungan perusahaan kepada investor secara proporsional dengan jumlah saham yang dimiliki. Dividen merupakan salah satu hal yang berpengaruh positif terhadap harga saham suatu perusahaan karena semakin banyak dividen yang anda bayarkan, maka semakin tinggi pada harga saham yang anda peroleh dari perusahaan tersebut.
Kebijakan dividen pada dasarnya untuk menentukan porsi keuntungan yang akan dibagikan kepada para pemegang saham dan mana yang akan ditahan sebagai bagian dari laba ditahan. Laba ditahan merupakan sumber pendanaan perusahaan yang digunakan untuk pembayaan dividend dan kegiatan investasi. Semakin tinggi laba yang ditahan maka akan semakin sedikit dividen yang dibayarkan dan sebaliknya, semakin besar dividen yang dibagikan akan mengakibatkan kekurangan pendanaan perusahaan untuk keperluan investasi. Indikator dalam kebijakan dividen yaitu Dividen Payout Ratio dan Dividend Yield. Dalam penelitian ini, dividen payout ratio menjadi indikator dalam penelitian ini dikarenakan Dividend Payout Ratio merupakan rasio keuangan yang sering digunakan para investor untuk mengetahui hasil dari investasi serta penggunaannya lebih sederhana dibandingkan dengan Dividend Yield.
Tujuan daripenelitian ini adalah untuk menguji rasio profitabilitas, likuiditas dan leverage terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufakktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia (BEI) Tahun 2018-2021.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik dokumentasi, yaitu dengan cara mengumpulkan, mencatat, dan mengkaji data sekunder yang berupa laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI Tahun 2018-2021.
Metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total sampel sebanyak 15 perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan data yang diambil dari Tahun 2018-2021.
Hasil penelitian ini yaitu profitabilitas berpengaruh terhadap kebijakan dividen, likuiditas tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, dan leverage berpengaruh terhadap kebijakan dividen
RISNA SUSANTI MBUIK
· Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul “ Analisis Prosedur dan Pencatatan Akuntansi Penyaluran Dana Pensiun Pada BPJS Ketenagakerjaan di Kota Kupang’. Masalah dalam penelitian ini adalah prosedur dan pencatatan akuntansi penyaluran dana pensiun berdasarkan PSAK Nomor 18 (revisi 2010) pada BPJS ketenagakerjaan Kota Kupang. Persoalan penelitian ini ialah apakah prosedur dan pencatatan akuntansi penyaluran dana pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan Kota Kupang telah sesuai atau belum sesuai dengan PSAK Nomor 18 (revisi 2010). Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui penerapan prosedur dan pencatatan akuntansi penyaluran dana pensiun berdasarkan PSAK Nomor 18 (revisi 2010) pada BPJS Ketenagakerjaan Kota Kupang. Penelitian ini mengunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan membandingkan prosedur dan pencatatan akuntansi penyaluran dana pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan Kota Kupang dengan PSAK Nomor 18 (revisi2010) tentang akuntansi dan pelaporan program manfaat purnakarya. Jaminan pensiun diselenggarakan dalam upaya memberikan kesejahteraan pada para karyawan oleh karenanya baik instansi pemerintah maupun swasta selalu dianjurkan untuk mengikut sertakan karyawannya dalam program ini. Diharapkan dengan adanya program jaminan pensiun ini akan memberikan motivasi yang tinggi bagi para karyawan dalam bekerja, di sisi lain akan memberikan keuntungan bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas usahanya. Dengan demikian akan menguntungkan baik bagi perusahaan maupun karyawan itu sendiri. Dana pensiun mempunyai kekhususan yang berlainan dengan sistem dan prosedur yang biasa diterapkan pada suatu perusahaan karena ditinjau dari misi dan kegiatan usahanya. Informasi keuangan pokok yang perlu disajikan dalam laporan keuangan juga mempunyai kekhususan. Pihak yang paling utama harus dilindungi kepentingannya adalah para peserta program jaminan pensiun yang telah mempercayakan dana hari tuanya kepada BPJS ketenagakerjaan. BPJS ketenagakerjaan dalam kegiatannya menerima dan menyalurkan dana pensiun dari program jaminan pensiun tersebut tentunya akan melakukan pencatatan dan pelaporan. Pencatatan adalah suatu kegiatan penghimpunan data dengan cara mencatat sehingga mampu memberikan satu kesatuan informasi. Pencatatan itu sendiri sangat penting bagi suatu entitas. Pencatatan merupakan tahap awal dari kegiatan akuntansi dimana seluruh bukti atau transaksi harus dilakukan pencatatan agar menghasilkan informasi yang relevan untuk pengambilan suatu keputusan. Ikatan akuntansi Indonesia telah membuat standar akuntansi keuangan yang mengatur tentang dana pensiun tersebut yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) nomor 18 yang terakhir direvisi Tahun 2010. PSAK ini tidak hanya mengatur dana pensiun tapi juga mengatur seluruh entitas yang menyelenggarakan program manfaat purnakarya tersebut termasuk didalamnya entitas BPJS Ketenagakerjaan itu sendiri. Pelaporan keuangan dana pensiun diatur dalam PSAK Nomor 18 (revisi 2010) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1992 tentang dana pensiun untuk menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan tata cara pelaksanaannya. Prosedur adalah suatu urutan kegiatan yang biasanya melibatkan beberapa orang dalam satu departemen atau lebih serta disusun untuk menjamin penanganan secara seragam terhadap transaksi perusahaan yang terjadi berulang-ulang (Mulyadi, 2016:5). Pengertian prosedur menurut Maryati (2014:43) adalah serangkaian tahapan-tahapan atau urutan dari langkah-langkah yang saling terkait dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Pencatatan Akuntansi adalah pembuatan suatu catatan pembukuan, kronologis kejadian yang terjadi terukur melalui suatu cara yang sistematis dan teratur. Pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pencatatan adalah suatu kegiatan penghimpunan data dengan cara mencatat yang mampu memberikan satu kesatuan informasi. Dana pensiun merupakan dana yang di adakan pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja untuk mengatasi risiko ekonomi tertentu. Penyelengaraannya mengunakan mekanisme jaminanan sosial sebagai salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak. Program yang dilaksanakan oleh dana pensiun tersebut mulai dari aktivitas menghimpun, mengelola dan mengembangkan dana dari para peserta. Sumber dana yang di himpun oleh dana pensiun berasal iuran pemberi kerja/ peserta. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah karyawan pada kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Kupang yang berjumlah 23 orang diama 4 orang dipilih sebagai informan kunci. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara wawancara. Setelah itu dilakukan analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur dan pencatatan akuntansi penyaluran dana pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan Kota Kupang sudah sesuai dengan pernyataaan standar akuntansi keuangan (PSAK) Nomor 18 revisi 2010 di pertegas dengan ketentuan BPJS yang mengunakan program manfaat pasti sampai pelaporan dana pensiun BPJS yang diatur dalam undang-undang dan masuk ruang lingkup PSAK Nomor 18 revisi 2010.
CRISTINA LAKAPU
· Thesis · Open Access
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskripsi yang menggunakan teknik pengumpulan data melalui interview, dokumentasi dan Studi kepustakaan. Kemudian data yang diperoleh tersebut dianalisis dengan melalui
tahapan berikut yaitu penelaahan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi (menarik kesimpulan). Berdasarkan data yang diperoleh penulis dalam penelitian dan proses analisis data diatas, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa
anggaran tahunan pemerintah yang disebut anggaran pendapatan dan belanja Daerah (APBD) mempunyai peran yang penting dalam merencanakan dan mengendalikan pembangunan di daerah karena di dalam APBD terdapat item
pendaatan, pembelajaran serta pembiayaan yang menunjukan kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan. Sehingga dalam merencanakan dan mengendalikan pembangunan, pemerintah harus mengacu pada APBD tersebut
agar pembangunan sesuai dengan kemampuan daerah dan aspirasi masyarakat.
Kemudian untuk biaya pembangunan dapat diperoleh dari APBD untuk pembangunan yang dibiayai dari APBD, maka pembiayaan pembangunan yang dilaksanakan melalui satuan kerja perangkat daerah sebagai tim teknik pelaksanaan dari program pembangunan yang direncanakan .
AYU STYFANI BOYS
· Thesis · Open Access
Berdasarkan analisis kebutuhan ditemukan bahwa kurangnya media pembelajaran education games pada pokok bahasan organisasi kehidupan tingkat sel di SMP Negeri 5 Amarasi Barat sehingga tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk education games organisasi kehidupan tingkat sel yang layak digunakan sebagai media pembelajaran. Manfaat media pembelajaran ini adalah memperlancar interaksi antara guru dan siswa untuk mengoptimalkaan proses pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Research and Development (R&D).Prosedur pengembangan:
1) Analisis (Analyze)
2) Desain (Design)
3) Pengembangan (Development)
4) Implementasi (Implementation)
5) Evaluasi (Evaluation).
Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh hasil uji ahli
media 91%, dengan persentase sangat baik, hasil uji ahli desain 92%, hasil uji ahli materi 89%, hasil uji kelompok kecil 94% dan hasil uji kelompok besar 98%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran education games pada materi organisasi kehidupan tingkat sel layak digunakan sebagai media pembelajaran karena media education games dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, karena terdapat materi yang disajikan dalam bentuk permainan, penampilan fisik media terlihat sederhana tetapi praktis, dapat mengurangi rasa jenuh siswa, dapat membuka wawasan siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif, memiliki desain yang sangat baik, memperjelas keterkaitan materi dengan topik, sajian materi yang sesuai, di desain khusus untuk siswa jenjang SMP, dan dapat digunakan dimana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa media education games valid dan layak digunakan pada materi organisasi kehidupan tingkat sel di SMP Negeri 5 Amarasi Barat.Media
education games ini bisa diterapkan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
MARIA MAGDALENA KIDI
· Thesis · Open Access
Air limbah laboratorium merupakan limbah yang berasal dari buangan hasil reaksi berbagai zat atau larutan yang digunakan dalam suatu eksperimen. Dalam penelitian ini jenis limbah yang digunakan adalah limbah cair domestik laboratorium
DLHK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air limbah Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT berdasarkan parameter bau, warna, kekeruhan, suhu, TSS, dan amoniak. Metode yang digunakan adalah metode
deskriptif kuantitatif. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah arang aktif tempurung lontar (Borassus flabellifer L.), sabut kelapa, pasir dan zeolit.
Hasil penelitian menunjukan nilai:suhu, kekeruhan, TSS, dan NH3, secara berurutan adalah;
27°C; 5,090; 75mg/L; dan 0,434mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 24°C; 5,990; 13mg/L; dan 0,019mg/L. Hasil yang didapatkan menunjukan kondisi air limbah laboratorium DLHK Provinsi NTT dengan parameter suhu, kekeruhan, TSS dan amoniak setelah filter jika dibandingkan dengan standar baku mutu mengacu pada peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia No.68 tahun 2016 nilai suhu, TSS dan amoniak sudah memenuhi
standar baku mutu yang telah ditetapkan.
NOVIANA HARTATI IWANDRI DAMA
· Thesis · Open Access
Berkembangnya suatu perusahaan atau organisasi pasti tidak terlepas dari Sumber Daya Manusianya. Sumber daya manusia yang unggul dan kompeten pasti menghasilkan kemajuan yang pesat untuk perusahaannya. Di zaman yang serba modern ini perusahaan-perusahaan dituntut untuk selalu berkembang dan mampu bersaing mengikuti kemajuan zaman agar dapat mencapai tujuan perusahaan tersebut dengan baik. Tidak bisa dipungkiri untuk mencapai produktivitas yang tinggi dalam
perusahaan juga harus dilihat bagaimana kinerja karyawan, lingkungan kerja fisik dan penempatan kerja dalam perusahaan. Manajemen sumberdaya manusia adalah sebagai perencanaan, pengadaan, pengembangan, pemeliharan, dan penggunaan sumber daya manusia dalam upaya mencapai tujuan individu maupun organisasi.
Dalam menjalankan usahanya, sebuah perusahaan tentunya akan mengalami banyak tantangan dan permasalahan baik itu datangnya dari luar maupun dari dalam perusahaan itu sendiri. Tantangan dari luar bisa datang melalui persaingan dengan
perusahaan lainnya, sementara permasalahan dari dalam perusahaan bisa timbul dari sumber daya manusia yang dimilikinya. Sebagai organisasi, perusahaan disusun dari banyak individu yang memiliki berbagai tujuan serta keinginan. Apabila terjadi kesalahan dalam mengelola sumber daya ini akan menimbulkan berbagai macam permasalahan yang dapat mengganggu kinerja karyawan yang pada akhirnya apabila hal tersebut tidak diatasi dengan baik maka akan mempengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh karakteristik individu terhadap kinerja karyawan dan pengaruh lingkungan kerja karyawan terhadap kinerja karyawan di Ksp Kopdit Swasti Sari Oeba, karena penulis menemukan bahwa
karakteristik individu masih perlu diberi pelatihan ataupun seminar untuk menambah wawasan karyawan secara individu sehingga tingkat kepahaman pada setiap pekerjaan yang di emban dapat dikerjakan dengan baik agar meningkatkan kinerja
karyawan.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi 38 oarng pegawai karyawan dan sampel sebanyak 38 orang karyawan.
Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dilakukan penyebaran Kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda pada SPSS.
Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui karakteristik individu dalam kategori sedang, lingkungan kerja berada dalam kategori sedang serta kinerja karyawan juga berada
pada kategori sedang.
Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis linear berganda diketahui bahwa karakteristik individu berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,028 dan nilai koefisien regresi
sebesar 0,505 yang berarti semakin baik karakteristik individu semakin tinggi kinerja karyawan dan sebaliknya. Sedangkan lingkungan kerja berpengaruh positif juga terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,010 dan
nilai koefisien regresi sebesar 0,425 yang berarti semakin baik lingkungan kerja maka semakin tinggi pula kinerja karyawan
SELFIANI MONE
· Thesis · Open Access
Sumber Daya Manusia adalah salah satu faktor penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan untuk mencapai suatu tujuan dan sasarannya melalui usaha kooperatif sekelompok orang didalamnya, sehingga dapat dikatakan sumber
daya manusia adalah salah satu faktor penentu berhasilnya atau tidak suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etika kerja dan stress kerja terhadap kepuasan kerja karyawan, pengaruh stress kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT.PLN (persero ) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur
yang berjumlah 112 orang teknik sampel yang di gunakan adalah teknik random atau sampling acak dengan demikian sampel yang digunakan dalam peneliti ini adalah 87 orang karyawan PT.PLN (persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adaalah kuesioner.
Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan SPSS Adapun penjelasan dari persaman regresi linear berganda adalah sebagai berikut Y=4,306+0,801+0,589, nilai konstanta kepuasan kerja (Y) = 4,306 artinya jika etika kerja (X1) dan stress kerja (X2) sama dengan nol maka, kepuasan kerja (Y) sebesar 4,306, nilai koefsien etika kerja (X1) = 0,801 artinya etika kerja (X1) mengalami kenaikan satu poin maka, kepuasan kerja (Y) sebesar 0,801, nilai koefiseien stress
kerja (X2) = 0,589 artinya apabila stress kerja (X2) mengalami kenaikan satu poin maka, kepuasan kerja (Y) sebesar 0, 598. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, Dari hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien etika kerja (X1) sebesar 0.801 selain itu signifikan 0.000<0,05 sehinga dapat dikatakan bahwa variabel etika kerja mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan . Dimana etika kerja
berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dan terdapat pengaruh singnifikan stress kerja terhadap kepuasan kerja karyawan , Berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koeefisien stress kerja (X2) sebesar 0,589, selain itu signifikan
xvii 0,000<0,05 sehinga dapat disimpulkan bahwa variabel stress kerja mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Pada PT. PLN (persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab IV sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: Hasil penelitian membuktikan bahwa Etika kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan
pada PT.PLN (persero) Unit Induk Wilayah Nusa tenggara Timur, Hasil Penelitian membuktikan bahwa stress kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada pada PT.PLN (persero) Unit Induk Wilayah Timur. Adapun
saran penelitian Yaitu Untuk meningkatkan kepuasan kerja, ada baiknya perusahaan lebih memperhatikan etika kerja setiap karyawannya, dengan selalu memperhatikan sikap kerja yang terjadi di antara karyawan agar kepuasan kerja dapat ditingkatkan.hendaknya stress kerja tersebut juga benar-benar diperhatikan seperti beban kerja yang berlebih, agar jangan terjadi tumpang tindih pekerjaan bagi karyawan. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya agar penelitian ini dapat dijadikan
bahan referensi, untuk penelitian selanjutnya
SONYA BETSEBA MANAFE
· Thesis · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Rasio Likuiditas dengan Current Ratio , Rasio Profitabilitas dengan Return On Equity ,Rasio Solvabilitas dengan Debt to Asset Ratio dan Rasio Aktivitas dengan Inventory Turn Over Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Sub Sektor Kosmetik Di Bursa Efek Indonesia. Didalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk membuat deskriptif, menggambarkan dan menjelaskan serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Data yang disajikan dalam bentuk data kualitatif yakni menguji dan menganalisis data dengan perhitungan angkaangka dan kemudian menarik kesimpulan dari pengujian tersebut.
Menurut Sugiyono( 2014:80) Populasi adalah suatu wilayah yang didalamnya terdapat subjek atau objek yang memiliki kualitas dan karakter yang tepat untuk digunakan dalam sebuah penelitian dan yang kemudian dapat diambil kesimpulannya.Dalam penelitian ini objek yang diteliti adalah perusahaan sub sektor kosmetik dengan populasi sebanyak 6 perusahaan dan sampel sebanyak 6 perusahaan dengan penarikan sampel menggunakan sampel jenuh.
Hasil penelitian ini adalah Rasio likuiditas jika di ukur dengan dengan current ratio menunjukkan bahwa nilai yang di dihasilkan masih rendah dan cenderung mengalami penurunan pada perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021, Rasio profitabilitas jika di ukur dengan dengan return on equity menunjukkan bahwa nilai yang di hasilkan mengalami penurunan pada perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021, Rasio solvabilitas jika di ukur dengan dengan debt to asset ratio menunjukkan bahwa nilai yang di hasilkan mengalami peningkatan pada
perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021, Rasio aktivitas jika di ukur dengan dengan inventory turn over menunjukkan bahwa nilai yang di hasilkan mengalami peningkatan pada perusahaan kosmetik
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021
RIDO RONAL BANA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
“ANALISIS PENGARUH HARGA JUAL DAN GAYA HIDUP MASYARAKAT TERHADAP MINAT BELI PRODUK MOBIL DI PT. MITSUBISHI BOSOWA BERLIAN KUPANG”
Perusahaan harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat, supaya dapat bertahan dan memenangkan persaingan. Untuk dapat bertahan, berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin, perusahaan harus mampu mengetahui apa yang dibutuhkan atau yang diharapkan konsumennya, karena banyak faktor yang mempengruhi minat beli konsumen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Harga Jual dan Gaya Hidup terhadap Minat Beli produk mobil di PT. Mitsubishi Bosowa Berlian Kupang, baik secara persial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen PT. Mitsubishi Bosowa Berlian Kupang. Dalam penelitian ini besar sampelnya adalah 97 responden. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rao purba. Metode Rao Purba merupakan metode yang digunakan untuk menghitung jumlah sampel apabila perlu dari sebuah populasi yang tidak diketahui secara pasti. Variabel bebasnya adalah Harga Jual dan Gaya Hidup serta variabel terikat adalah Minat Beli.
Analisis data yang dilakukan melalui analisis regresi linier berganda, uji t, uji f dan r² menggunakan data primer berupa hasil kuesioner tentang harga jual, gaya hidup dan minat beli. Empat metode data ini guna mencari pengaruh Harga Jual dan Gaya Hidup. Hasil yang diperoleh yakni pada variabel bebas harga jual (X1) didapatkan Thitung (8,724) > Ttabel (1,661), variabel gaya hidup (X2) Thitung (2,054) > Ttabel (1,661) maka variabel harga jual (X1) berpengaruh secara persial terhadap variabel minat beli (Y), variabel gaya hidup (X2) berpengaruh secara parsial terhadap variabel minat beli. Hasil uji F menunjukkan bahwa Fhitung (54,326) > Ftabel (3,090), dan signifikansi 0,000 < alpha, dan taraf signifikansi 0,05, maka tolak Ho dan terima Ha yaitu variabel bebas (harga jual dan gaya hidup) secara bersama-sama atau simultan mempengaruhi variabel dependen (minat beli) secara positif dan signifikan. Hasil koefisien determinasi (R²) menunjukkan penyesuaian R-squared sebesar 0,536 atau 53,6% yang berarti variasi variabel minat beli dapat dijelaskan oleh variabel harga jual dan gaya hidup, dan sisanya sebesar 46,4% dapat dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel penelitian. Akhirnya bahwa Harga Jual dan Gaya Hidup berpengaruh terhadap Minat Beli produk mobil di PT. Mitsubishi Bosowa Berlian Kupang.
Kata Kunci: Harga Jual, Gaya Hidup, Minat Beli
DESI NATALIA LALI MIDU MANUPADAKA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee. Tujuan penelitian yaitu: Untuk Mengetahui Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee.
Metode penelitian dalam penelitian ini yakni Populasi pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, sebamyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, menggunakan kuesioner dengan angket tertutup sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (Uji t), uji simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2).
Berdasarkan persamaan regresi linear berganda:Y=10,037+0,217+ 0,446+e. Diketahui bahwa nilai konstan a sebesar 10,037,sedangkan koefisien b1 adalah 0,217 dan b2 adalah 0,446. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstan 10,037 artinya jika nilai kepuasan (X1) dan Kepercayaan Pelanggan (X2) sama dengan nol, Niat beli ulang (Y) memiliki nilai sebesar 10,037. Sedangkan koefisien regresi (b1) sebesar 0,217 artinya jika kepuasan (X1) Mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka Niat beli ulang (Y) akan meningkat sebesar 10,037. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepuasan (X1) dan niat beli ulang (Y). dan koefisien regresi (b2) sebesar 0,446 artinya jika kepercayaan pelanggan (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka niat beli ulang (Y) akan meningkat sebesar 10,037. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepercayaan pelanggan (X2) dengan niat beli ulang(Y).
Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa kepuasan dan kepercayaan pelanggan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
1) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial Kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat beli ulang pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
2) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial Kepercayaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat beli ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
3) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara Simultan Kepuasan dan kepercayaan pelanggan berpengaruh secara bersama-sama terhadap Niat beli ulang pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang).
Kata Kunci: Kepuasan, Kepercayaan Pelanggan, Niat Beli Ulang
YUNCIMIA TAEMNANU
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DI SMA SWASTA KRISTEN TARUS TENGAH
Yuncimia Taemnanu )* Fransina Th.Nomleni ) ** Agus Maramba Meha)**
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa scrapbook bagi siswa kelas XI di SMA Kristen Tarus Tengah sehingga tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk scrapbook pokok bahasan sistem peredaran darah penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Research and Development (R&D). Prosedur pengembangan: 1) Analisis (Analyze) 2) Desain (Design) 3) Pengembangan (Devolopment) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh dari ahli media 94% dengan presentase sangat baik, uji ahli desain 97%, uji ahli materi 72% dengan presentase baik, uji kelompok kecil 97% dan uji kelompok besar 95%, total keseluruhan yaitu 91% maka media scrapbook layak untuk diujicobakan di SMA Kristen Tarus Tengah. Dari hasil penelitian ini maka diketahui bahwa media pembelajaran scrapbook materi sistem peredaran darah layak digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat membangkitkan motivasi belajar siswa terdapat gambar yang jelas, terlihat sederhana tetapi praktis, memperjelas penyajian agar tidak telalu verbalistis, serta membantu otak untuk mengatur, mengingat, membandingkan dan membuat hubungan antar sub pokok bahasan dengan sub pokok bahasan lainnya pada materi sistem peredaran darah secara keseluruhan memperoleh penilaian yang termasuk dalam kriteria sangat baik, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat dilihat menggunakan media scrapbook sehingga bisa belajar dimana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media scrapbook ini valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran di SMA Kristen Tarus Tengah.
Kata kunci: Pengembangan, media pembelajaran scrapbook, sistem peredaran darah.
Keterangan *: Peneliti
**: Pembimbing
ABSTRACT
DEVELOPMENT OF SCRAPBOOK LEARNING MEDIA ON THE CIRCULATORY SYSTEM MATERIAL IN TARUS TENGAH CHRISTIAN PRIVATE HIGH SHCOOL
Yuncimia Taemnanu)* Fransina Th. Nomleni )** Agus Maramba Meha)**
This research aims to develop a learning media in the form af a scrapbook for 11th-grade students at tarus tengah christian high school. The research focuses on producing a scrapbook product related to the topic of the circlatory system. The research employs a research and development (R&D) design. The development process of this learning media consists of several stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data obtained from this research are analyzed qualitatively and qauntitavely. The research resulth indicate that the developed scrapbook media received positive feedback from media experts, with an agreement rate of 94%, degign experts provided an agreement rate of 97%, while content experts gave an agreement rate of 72%, both indicating a good level. Additionally, small-group testing resulted in an agreement rate of 97%, while large-group testing yielded an agreement rate of 95%. Thus, overall, the scrapbook media obtained an agreement rate of 91%, indicating its suitability for piloting at tarus tengah christian high school. Based on the research findings, it can be concluded that the scrapbook learning media on the circulatory system in suitable for use as a learning motivation through clear and visually appealing illustrations. The simple yet practical scrapbook format facilitates the presentation of materials, avoiding excessive reliance on verbal explanations. Moreover, the scrapbook media assists students’ brains in organizing, remembering, comparing, and establishing connections between different subtopics within the circulatory system. Overall, the scrapbook media received an excellent evaluation, indicating its high quality and suitability as a learning media. furthermore, its utilizations allows for learning to take place anywhere and anytime. Therefore based on the research findings, it can be concluded that this scrapbook media is valid and appropriate for use in the teaching and learning process at tarus tengah christian high school.
Keywords: Development of scrapbook learning media, circulatory system.
Description: * Researcher
** Mentor
JUNITA JOVITA TUPA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI (Studi Kasus: Mahasiswa PPL-FKIP-PSPB Semester Ganjil Tahun 2022)
Tupa, J.J)* Meha, A.M)** Nggadas, D.E.P)**
Dalam proses pembelajaran kompetensi guru sangat penting. Ada 4 kompetensi guru yaitu kompetensi professional, pedagogik, sosial dan kepribadian.Penelitian ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana kemampuan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Kristen Artha Wacana dalam melaksanakan PPL semester ganjil tahun 2022 di sekolah.Tujuan peneltian ini yaitu untuk menganalisis kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi dalam melaksanakan PPL.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan penelitian ini menggunakan subjek penelitian sebanyak 13 orang guru pamong.Instrumen penilaian yang digunakan yakni instrument angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi menunjukkan kriteria baik dengan nilai rata-rata akhir sebesar 81,53 yang terdiri dari 7 indikator dengan hasil sebagai berikut: kemampuan mahasiswa calon guru dalam menguasai karakteristik peserta didik sebesar 84.00% kategori sangat baik, kemampuan mahasiswa calon guru dalam menguasai teori belajar dan prinsip pembelajaran yang mendidik sebesar 78,40% kategori baik, kemampuan mahasiswa calon guru dalam pengembangan kurikulum sebesar 81,07% kategori baik, kemampuan mahasiswa calon guru dalam kegiatan pembelajaran yang mendidik sebesar 80,34% kategori baik, kemampuan mahasiswa calon guru dalam pengembangan potensi peserta didik sebesar 81,60% kategori baik, kemampuan mahasiswa calon guru dalam komunikasi dengan peserta didik sebesar 84,20% kategori sangat baik, dan kemampuan mahasiswa calon dalam penilaian dan evaluasi sebesar 81,07% kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi berada pada kategori baik.
Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik Mahasiswa, calon guru, Mahasiswa PPL
Keterangan : *) Penulis
**) Pembimbing
ABSTRACT
PEDAGOGIC COMPETENCY ANALYSIS OF PROSPECTIVE BIOLOGY TEACHER STUDENTS (Case Study: Student PPL-FKIP-PSPB Odd Semester 2022)
Tupa, J.J)* Meha, A.M)** Nggadas, D.E.P)**
In the learning process teacher competence is very important. There are 4 teacher competencies, namely professional, pedagogic, social and personality competencies. This research was conducted to measure the extent to which the pedagogical competency abilities of prospective teacher students in the Biology Education Study Program at Artha Wacana Christian University in implementing Field Experience Practice(PPL) odd semester of 2022 at school. The purpose of this research is to analyze the pedagogical competence of prospective biology teacher students in implementing Field Experience Practice (PPL). This study used a qualitative descriptive method and this research used 13 tutors as subjects. The assessment instruments used were questionnaires, interviews and documentation. The results showed that the pedagogical competence of prospective biology teacher students showed good criteria with a final average score of 81.53 which consisted of 7 indicators with the following results: the ability of prospective teacher students to master the characteristics of students was 84.00% very good category, ability student teacher candidates in mastering learning theory and learning principles that educate are 78.40% good category, student teacher candidate skills in curriculum development are 81.07% good category, student teacher candidate abilities in educational learning activities are 80.34% category good, the ability of student teacher candidates in developing the potential of students is 81.60% in the good category, the ability of student teacher candidates in communicating with students is 84.20% in the very good category, and the ability of prospective students in assessment and evaluation is 81.07% good category. This shows that the pedagogical competence of prospective biology teacher students is in the good category.
Keywords: Student Pedagogic Competence, prospective teachers, Field Experience Practice
Description: *) Author
**) Advisor
YULEN NORMA YUNINGSI MODOK
· Thesis · Open Access
Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang merupakan laboratorium yang menghasilkan air limbah dari berbagai aktifitas. Aktifitas di laboratorium meliputi berbagai bidang ilmu yaitu biologi dan kimia. Dari berbagai aktifitas akan menghasilkan buangan air limbah yang mengandung mikroba. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan bakteri total Coliform pada air limbah Laboratorium Biologi UKAW menggunakan metode MPN sebelum dan sesudah dilakukan pengolohan air limbah melalui IPAL dan hasil yang di peroleh sebelum di filtrasi >160.000/100 mL dan setelah di filtrasi
610/100 mL. Sebelum dan setelah di lakukan pengolahan menggunakan alat boraziLab Filter dapat di simpulkan bahwa sebelum pengolahan terdapat mikroba pada air limbah sedangkan setelah di filtrasi dapat mengurangi mikroba.