Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 64 dari 195

Analisis Fungsi Fatik di Media Sosial Facebook

JELIVITA MIGELA R. SAEBESI
· Thesis · Open Access

This research entitled “AN ANALYSIS ON PHATIC FUNCTION IN SOCIAL MEDIA FACEBOOK”. The problems of this study are what are the types of phatic function found in social media Facebook? and what are the roles of phatic function found in social media Facebook. The aims of this study are to find out the types of phatic function found in social media Facebook and the roles of phatic function in social media Facebook. Descriptive qualitative method used in doing this research. The data was taken from Facebook through screenshot the status about phatic function. After analyzing the data, the researcher found three types of phatic function that are mostly used in social media Facebook, they are the Neutral, example : So’e isvery cold ,Self-Oriented, example : You look so handsome and cute as well ,and Other-Oriented, example : Sister, how are you?. Role on phatic function in social media Facebookcommitted in three phases of interaction, they are Opening phases, example : Good morning December, Middle phases, example : I can’t believe , I don’t get internet out here so I have no idea about what happened in world news today and Closing phases , example : I can’t wait to go back to the Philippines.

Studi Deskripsi Dalam Puisi Bara Pattyradja

SITI SOFIA
· Thesis · Open Access

ABSTRACT This research is about descriptive study of figurative language in Bara Pattyradja poetry. It aims to find out figurative language used in Bara Pattyradja poetry. There are two research questions in this research to discuss: 1) What are types of Figurative Language in Bara Pattyradja Poetry? 2) What is the dominant of Figurative Language used in Bara Pattyradja Poetry? To conducts the research, the researcher used Tjahjono’s (2011) theory to analyze figurative language in Bara Pattyradja poetry. Descriptive qualitative method is used in doing this research. The results of this research show that: first, the researcher concludes that Bara Pattyradja poetry uses allegory, hyperbole, metaphor, parallelism, periphrasis, personification, simile, symbol, paradox, symmetry, polysyndeton, antithesis, and tautology. Second, most also found that the dominant types of figurative language uses in the poetry is metaphor. It appears eight times in poem Samudra Cinta Ikan Paus, Pacar Gelap Puisi, and Geser Dikit Halaman Hatimu. And the least is hyperbole, symmetry, paradox, symbol, periphrasis, and allegory in poem Aku Adalah Peluru. Key words: Figurative language, poetry

Sebuah Penelitian Fonologis Tentang Gugus Konsonan dalam Dialek Rajong Bahasa Manggarai

AURELIA NDUANG
· Thesis · Open Access

ABSTRACT This research is about an analysis of consonant clusters in Rajong dialect of Manggarai language. It was conducted in order to answer the following questions. (1) What kinds of consonant clusters that found I Rajong dialect of Manggarai language? (2) What types of place and manner of articulation that found in Rajong dialect of Manggarai language? While, the objectives of this research are: (1) to find out the kinds of consonant clusters in Rajong dialect of Manggarai language. (2) To identify the manner and place of articulation that found in Rajong dialect of Manggarai language. Descriptive qualitative method is used in this research. The data was taken by record the storytelling from the informants. The result of this research showed that there are six consonant clusters of Rajong dialect of Manggarai language. They are: /nd/, /mb/, /gh/, /ŋg/, /pr/ and /kr/. There are six consonant clusters that occur in initial position, namely: /nd/, /mb/, /gh/, /ŋg/, /pr/ and /kr/. While, in medial position consist of four consonant clusters, nmaely: /nd/, /mb/, /ŋg/ and /gh/. This study is particularly about the consonant clusters of Rajong dialect of Manggarai language. So the author would like to suggest for the next researcher to do another research in consonant clusters at another aspects which not discussed yet in this study. Key words: Consonant Cluster, Rajong Dialect.

TINJAUAN TENTANG KEGIATAN EKSTRAKRIKULER DI SMA NEGERI I PAHUNGAN LODU KABUPATEN SUMBA TIMUR

MAXIMUS NGGANA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Maximus Nggana. Nim. 16323173 dengan judul: “Tinjauan Tentang Kegiatan Ektrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: Dr.Lukas M. Boleng, M.Kes dan Pembimbing II: Ramona M. Mae,S.Pd.,M.Or. Kata Kunci : Kegiatan Ekstrakurikuler Program ekstrakurikuler merupakan bagian integral dari proses belajar yang menekankan pada pemenuhan kebutuhan anak didik. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan proses pengaktualisasian potensi kreativitas peserta didik, yang mana kegiatan ini dilakukan di luar jam pelajaran, sehingga dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi dengan Jenis penelitiannya adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, serta teknik analisis datanya menggunakan analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian tentang tentang kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu Kabupaten Sumba Timur adalah kegiatan ekstrakurikuler sudah berjalan dengan baik mulai dari 2018 hingga saat ini, Program kegiatan ekstrakurikuler sangatlah memberikan dampak positif dan menjadi wadah bagi siswa-siswi agar dapat menumbuh kembangkan bakat, minat dan potensi serta dapat berprestasi pada percabangan olahraga yang di selengarakan oleh pihak sekolah. Pihak sekolah sangatlah mendukung terbentuknya karakter siswa didalamnya termasuk sikap disiplin, fair play, bekerjasama, empati, toleransi dan pendorong perkembangan potensi peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pada sore hari sangatlah baik dikarenakan tidak mengurangi jam belajar dan siswa lebih mendalami akan percabangan olahraga yang diminati. Hasil prestasi yang diperoleh dari percabangan bola voli agar tetap dipertahankan dan bahkan ditingkatkan serta percabangan lainnya seperti tenis meja, bola kaki agar dapat memperoleh prestasi melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Analisis Butir Soal Sumatif Bahasa Inggris pada SDI Kuanino 2 Kota Kupang Tahun Ajaran 2019/2020

ANGGELINA FRANSISKA TAENA
· Thesis · Open Access

The study of this research is ‘’An Analysis on English Summative Test Items At SDI Kuanino 2 Kota Kupang in Academic Year 2019/2020”. The aims of this study are to examine the reliability and validity of English Summative test items constructed by teacher at SDI Kuanino 2 Kota Kupang. The writer formulated research question as what are the reliability and validity of English Summative test items constructed by the teacher at SDI Kuanino 2 Kota Kupang. The population were the class VI and the sample of this research was a class students consists of 22 students. This research used quantitative method. Technique of collecting data was done through documentation. The result of the research showed that the questions are good as each item has 4-5 criteria and then for the reliability of the item have the high reliable (0,98), the validity of item have the quite valid (28,6). The writer concluded that the questions are high reliable and valid used in 6th grade at SD Inpres Kuanino 2 Kota Kupang in academic years 2019/2020.

ANALISIS YURIDIS TENTANG PUTUSAN BEBAS OLEH HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN PADA ANAK

PANCE MALELAK
· Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi ini : “ANALISIS YURIDIS TENTANG PUTUSAN BEBAS OLEH HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN PADA ANAK” Masalah pokok dalam tulisan ini, “Bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana Pencabulan terhadap anak,?” Tujuan penelitian dalam tulisan ini, “untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana Pencabulan terhadap anak”. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif yaitu dengan mengkaji putusan Pengadilan Negeri Nomor Putusan No 51/pid.sus/2016/PN.kbu, Nomor Putusan Nomor 36/Pid.Sus/2020/PN Pli, Nomor Putusan No 138/Pid.Sus/2019/PN Son, Nomor Putusan 374/Pid.Sus/2018/PN Rhl, dan Putusan Mahkama Agung Nomor 1923 K/Pid.Sus/2019. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hakim Pengadilan Negeri memutuskan perkara tindak pidana dengan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum dengan menggunakan alat bukti dan dengan mempertimbangkan fakta-fakta persidangan dianggap tidak memenuhi unsur-unsur yang ada dalam pasal. Hakim Menjatuhkan Putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari Hakim sendiri dengan mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa telah terjadi suatu tindak pidana berdasarkan dakwaan dan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. Karna itu setiap pertimbangan Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar Hukum yang kuat dan meyakinkan agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara pidana. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya Hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtidkeit (Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum).

Tinjauan tentang unsur keseimbangan dalam permainan tradisional Siki Doka pada siswa SMP N 1 Kota Kupang

UMBU RATUNGGAI
· Thesis · Open Access

ABSTRAK UMBU RATUNGGAI, NIM: 16320744, dengan judul Tinjauan Tentang unsur keseimbangan Dalam Permainan Tradisional Siki Doka Pada Siswa SMP N 1 KOTA KUPANG. Pada Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dengan Dosen Pembimbing I Drs. Lambertus Ara Tukan., M.M. Pembimbing II Jusuf Blegur, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci : Keseimbangan Permainan Tradisional Siki Doka Permainan merupakan sebuah jembatan untuk meningkatkan daya intelektual seorang siswa dan juga melatih kekuatan pada kaki untuk menjaga keseimbangan tubuh siswa. Sehingga, Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis keseimbangan siswa dalam permainan tradisional Siki Doka di SMP N 1 Kota Kupang, penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif, sedangkan observasi dan tes prakrik dalam penelitian ini yakni pada siswa kelas VII/A SMP N 1 Kota Kupang sebanyak 20 siswa dengan teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah observasi dan tes praktek. Dan alat (garis, balok dan stopwacth) yang digunakan yaitu untuk mengukur keseimbangan tubuh siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ternyata permainan tradisional Siki Doka ini dapat membantu melatih keseimbangan tubuh siswa kelas VII/A SMP N 1 Kota Kupang, karena apabila dilihat dari hasil setelah memberikan permainan tradisional Siki Doka terus-menerus pada siswa maka, komponen fisik dan kekuatan otot pada siswa terbentuk pada saat bermain, dan peneliti membuktikan lewat kedua hasil tes keseimbangan yang dilakukan menggunakan beberapa alat dalam penelitian dan dapat membuktikan keseimbangan siswa dari 20 siswa ternyata 16 siswa dinyatakan seimbang dan 4 siswa diantara tidak seimbang. Kesimpulannya, ternyata dalam permainan tradisional Siki Doka terdapat aktifitas fisik seperti melatih kekuatan tungkai kaki, otot kaki dan persendian pada kaki sehingga dapat membantu meningkatkan aktifitas komponen gerak fisik terutama pada kekuatan kaki saat siswa beraktifitas. Hal ini dibuktikan lewat penujian keseimbangan yang di lakukan bertahap yakni; pengujian keseimbangan secara statis/detik, dinamis/detik dan pengujian keseimbangan menggunakan alat.

RANCANG BANGUN MESIN PENEPUNG DAUN KELOR SKALA RUMAH TANGGA

DIMTERNAS PATUWANTY MANIBAK
· Thesis · Open Access

RANCANG BANGUN MESIN PENEPUNG DAUN KELOR SKALA RUMAH TANGGA Manibak D. P. *) Lano M.L **) Makaborang M. **) Fakultas Teknolopgi Pertanian Program Studi Mekanisasi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium keteknikan pertanian Fakultas Kristen Artha Wacana Kupang pada tangga 29 September sampai dengan 29 November 2020. Penelitian ini adalah merancang bangun mesin penepung daun kelor skala rumah tangga” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rancangan penepung daun kelor denagn mengunakan mesin penggerak dinamo dan berapa kapasitas kerja mesin penepung daun kelor. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, maka mesin ini dirancang kemudian dilakukan pengujian, pengamatan dan pengambilan data meliputi uji fungsional mesin. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja dari setiap komponen pada saat mesin dioperasikan dan komponen-komponen mesin ini berfungsi dengan baik. Kapasitas kerja mesin: 3.311 gram/detik. Presentase daun kelor yang tergiling 60,4% sedangkan yang tidak tergiling 39,6%.

ANALISIS KESESUAIAN LAHAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty DI DESA LOBORAI KECAMATAN SABU TIMUR KABUPATEN SABU RAIJUA

YUSRI SEMUEL DJAMI
· Thesis · Open Access

YUSRI SEMUEL DJAMI (16383715) Analisis Kesesuaian Lahan Budidaya Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii (Doty) Doty di Desa Loborai Kecamatan Sabu Timur Kabupaten Sabu Raijua, Dibawah Bimbingan Rockie R.L Supit, S.Pi, M.Si dan Wilson L. Tisera, S. Pi, M.Si.,Ph.D sebagai pembibing I dan Pembimbing II. Program Studi Manejemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Desa Loborai, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua memiliki potensi perikanan budidaya seperti rumput laut. Kesesuaian lahan merupakan salah satu faktor keberhasilan budidaya, maka perlu dilakukan pengembangan pemanfaatan potensi sumberdaya perikanan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan budidaya rumput laut di Desa Loborai Kecamatan Sabu Timur Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian telah dilaksanakan selama satu bulan terhitung mulai bulan Juli - Agustus 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, observasi dan pengambilan data langsung di lokasi budidaya rumput laut. Pengambilan data diambil pada 3 titik lokasi yang di tetapkan jadi lokasi-1, lokasi-2 dan lokasi-3. selama satu bulan dengan 10 (sepuluh) hari sekali, dengan 3 ulangan. Parameter kualitas perairan yang diambil berupa kecerahan, kedalaman, jenis substrat, suhu, salinitas, pH dan DO. Hasil pengamatan berdasarkan kondisi fisik, kimia di perairan Desa Loborai selama 3 minggu penelitian dan 3 lokasi menunjukan bahwa lokasi tersebut termasuk dalam kategori sangat sesuai, terutama untuk parameter suhu, arus, DO, pH. Sedangkan yang lain dalam kategori sesuai (kecerahan, salinitas dan substrat.dengan nilai 252,5. Suhu yang diperoleh selama 3 kali penelitian di lokasi penelitian lokasi pertama suhu tertinggi ada pada minggu pertama dengan kisaran 30 0C, sedangkan suhu terendah pada minggu ke-3 dengan berkisar suhu 29 0C. Hasil penelitian suhu pada lokasi ke-2 dengan suhu tertinggi pada minggu pertama dengan kisaran suhu 29.9 0C dan terendah pada minggu ke-2 dengan kisaran suhu 29 0C. sedangkan suhu tertinggi pada lokasi ke-3 ada pada kisaran 28.80C dan suhu terendah berkisar 28.4 0C. Suhu di lokasi penelitian selama 3 minggu berada pada kisaran rata-rata; lokasi pertama 29.6 0C, lokasi ke-2. 28.5 0C dan lokasi ke-3. 29.4 0C. Jenis substrat di perairan Desa Loborai yaitu substrat pasir berlumpur, pecahan karang, pasir.

Analisis kesiapsiagaan masyarakat pesisir pulau ndao terhadap bencana tsunami

SEMUEL PENU
· Thesis · Open Access

SEMUEL PENU (15380141). Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Pulau Ndao Terhadap Bencana Tsunami: Rockie R.L. Supit, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan Ir. Izaak Angwarmasse, M.Si sebagai pembimbing II. Program studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Bencana merupakan peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non-alam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis (Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir Pulau Ndao terhadap bencana tsunami dari empat desa yang terdapat di Pulau Ndao yaitu Desa Ndao Nuse, Desa Mbiu Lombo, Desa Anarae dan Desa Mbali Lendeiki. Penelitian ini telah dilaksanakan di Pulau Ndao pada bulan Juli 2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskripsi. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara secara terstruktur terhadap responden dengan bantuan daftar pertanyaan berupa kusioner yang terdiri dari empat parameter ukur yaitu pengetahuan dan sikap, perencanaan kedaruratan, sistem peringatan dan Mobilisasi Sumberdaya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir Pulau Ndao dalam menghadapi bencana tsunami masuk dalam kategori kurang siap dengan nilai indeks kesiapsiagan bencana (IKB) 48,32% dan nilai indeks dari setiap parameter yaitu pengetahuan dan sikap (KA) 54,73%, perencanaan kedaruratan (EP) 55,48%, sistem peringatan (WS) 36,15% dan mobilisasi sumber daya (RMC) 38,77%. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir Pulau Ndao untuk setiap desa semuanya masuk dalam kategori kurang siap. Nilai indek kesiapsiagaan bencana (IKB) Desa Ndao Nuse 49,15% dan nilai indeks dari setiap parameter ukur yaitu pengetahuan dan sikap (KA) 57,14%, perencanaan kedaruratan (EP) 55,74%, sistem peringatan (WS) 34,76% dan mobilisasi sumber daya (RMC) 40,31%. Nilai indek kesiapsiagaan bencana (IKB) Desa Mbiu Lombo 46,84 % dan nilai indeks dari setiap parameter ukur yaitu pengetahuan dan sikap (KA) 53,88 %, perencanaan kedaruratan (EP) 52,94 %, sistem peringatan (WS) 31,43% dan mobilisasi sumber daya (RMC) 39,29 %. Nilai indeks kesiapsiapsiagaan bencana Desa Anarae 45,66 % dan nilai indeks dari setiap parameter ukur yaitu pengetahuan dan sikap (KA) 47,76 %, perencanaan kedaruratan (EP) 52,77%, sistem peringatan (WS) 36,43% dan mobilisasi sumber daya (RMC) 37,15 %. Nilai indeks kesiapsiagaan bencana Desa Mbali lendeiki 50,88% dan nilai indeks dari setiap parameter ukur yaitu pengetahuan dan sikap (KA) 59,40 %, perencanaan kedaruratan (EP) 60,06 %, sistem peringatan (WS) 40,79 % dan mobilisasi sumber daya (RMC) 37,17 %.

ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG.

ALFARIDO MOEZZAD OLIVIER
22022 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Faktor apa saja yang menyebabkan wanprastasi dan bagaimana akibat hukum yang terjadi setelah terjadinya putusan pengadilan yang yang memiliki kekuatan hukum tetap. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : untuk mengetahui, mengkaji, dan menganalisis faktor terjadinya wanprestasi dalam perjanjian utang piutang oleh penggugat dan tergugat dan apa akibatnya jika terjadi wanprestasi itu tersebut. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah . Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di akibatkan dengan Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di karenakan tidak adanya itikat baik dari tergugat (debitur), usaha tergugat (debitur) tidak berjalan lancar dan terjadinya perselisihan antara tergugat (debitur) dan penggugat (kreditur) tentang cara pembayaran. Akibat hukum yang timbul dari wanprestasi dalam perjanjian utang piutang adalah tergugat (debitur) harus membayar atau melakukan pelunasan hutang, tergugat (debitur) harus melakukan ganti rugi kepada penggugat dalam wanprestasi utang piutang, serta membayar biaya perkara. Adapun saran dari penelitian ini yaitu Sesuai pengaturan mengenai hutang piutang menurut KUHPerdata, dari pengertian perjanjian hutang piutang dalam Pasal 1754, maka para pihak perjanjian hutang piutang harus memenuhi prestasinya termasuk dengan prinsip hutang piutang, hak dan kewajiban serta resiko yang dapat terjadi bagi kedua belah pihak hutang piutang. Sehingga dengan melakukan prestasinya dengan baik, proses perjanjian hutang piutang akan berjalan dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak. Kata Kunci : Putusan Hakim,Wanprestasi, Faktor dan Akibat Utang piutang

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PEWARNA DAN TUMBUHAN MORDAN DI DESA HUNDIHOPO KECAMATAN ROTE TIMUR KABUPATEN ROTE NDAO

MARTHESA YULIANA LANI
2121 · Thesis · Open Access

Keanekaragaman merupakan kekayaan mahkluk hidup disuatu kawasan baik di daratan maupun di lautan atau di tempat lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan pewarna dan tumbuhan mordan di Desa Hundihopo Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi. Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman. Jenis tumbuhan pewarna dan tumbuhan mordan yang ditemukan di Desa Hundihopo Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao terdapat 13 jenis tumbuhan pewarna yaitu Tarum (Indigofera tinctorea L), Mengkudu (Merinda citrifolia L), Kunyit (Curcuma dometica L), Lagundi (vitex trifolia L), Ketapang (Terminalia catapa), Jati (Tectona grandis), Kelumpang (Sterculia foetida L), Pinang (Areca catechu), Trengguli (Cassia fistula), Kecubung (Datura metel), Biduri (Calotropis gigantae), Gadung (Dioscorea hispida), Kesambi (Scheichera oleosa) dan 10 jenis tumbuhan mordan yaitu Kelumpang (Sterculia foetida L), Dadap (Erythrina variegate), Pinang (Areca catechu L), Soga tingi (Ceriops tagal), Kecubung (Datura metel), Biduri (Calotropis gigantea), Saga (Abrus precatorius L), Loba (Symplocos sp), Jarak pagar (Jatropha curcas L), Jeruk nipis (Citrus aurantifolio). Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan pewarna masuk dalam kategori sedang yaitu 1.002177 dan nilai indeks keanekaragaman (H’) Masuk dalam kategori rendah yaitu 0.860803.

An Analysis on Semiotic Meaning of Emojis and Stickers Used by Facebook Users in Year 2021

GITY DANIELLA KODA
2029 · Thesis · Open Access

The study is entitled “An Analysis On Semiotics Meaning Of Emojis And Stickers Used By Facebook Users In 2021”. The purpose was to find out the meanings and functions of the emojis and stickers used by facebook users. The analysis method used was descriptive qualitative method. The result of this analysis is to understanding of the emojis and stickers usage that managed to represent user’s expression while chatting in their chat room. According to the results of data analysis on26 respondents, the writer analyze 19 emojis and 13 stickers commonly used by facebook users.The emojis and stickers has become one of the objects of comunication by its users. It is considered to becoming attractive comunication tool to its user.

PENDIDIKAN DALAM TRADISI YAHUDI "Tafsir Historis-Kritis Terhadap Ulangan 11:18-21 dan Relevansinya Bagi Pendidikan Iman Taruna di Jemaat GMIT Kota Kupang, Klasis Kota Kupang"

ADE ANDINI DJO ROHI
2026 · Thesis · Open Access

Pendidikan Iman Taruna di Jemaat GMIT Kota Kupang kurang terstruktur dan kontekstual. Hal ini dikarenakan pendidikan Iman Taruna yang bersifat monoton, kurang partisipatif dan tidak tersedianya bahan ajar. Oleh karena itu, fokus utama penelitian ini adalah menggali dan merumuskan prinsip pedagogi iman taruna dalam teks Ulangan 11:18-21. Penelitian ini berangkat dari tradisi Deuteronomis yang menegaskan akan pentingnya internalisasi firman, transmisi iman antar generasi, totalitas hidup, kesaksian di ruang publik dan ketaatan kepada Allah. Dengan ini, dapat menghubungkan antara dimensi teologis teks dengan praktik pendidikan iman Taruna di Jemaat GMIT Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif-kualitatif dengan studi pustaka dan analisis Alkitab, serta menghubungkannya dengan strategi pedagogi iman. Temuan utama dari penulisan ini adalah dalam teks Ulangan 11:18-21 ditemukannya lima prinsip penting dalam strategi pedagogi yang kuat dan dapat digunakan sebagai model pendidikan Iman Taruna yang partisipatif, reflektif, kontekstual dan transformatif. Penelitian ini menegaskan kebaruan pada pengembangan pendekatan pedagogis-praktis, yakni menerjemahkan teologis dalam teks Ulangan 11:18-21 ke dalam strategi pedagogis pendidikan Iman Taruna yang kontekstual, partisipatif dan aplikatif. Oleh karena itu, sangat diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi teologis dan pedagogis bagi pengembangan pendidikan iman Taruna di Jemaat Kota Kupang.

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII DI SMP NEGERI SATAP NENAS KECAMATAN FATUMNASI

KRISTIN VICTORIA ANIN
2026 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH MEDIA CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS KECAMATAN FATUMNASI Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** Salah satu masalah yang terdapat di SMP Negeri Satap Nenas hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi struktur tumbuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Card sort terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas Eksperimen dan kelas VIII B yang berjumlah 19 siswa sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Card sort sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C1 (pengetahuan) 91%. Penggunaan media pembelajaran Card sort di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 68,2%. Hasil persentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Card sort ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas kecamatan Fatumnasi. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Card Sort Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF MEDIA CARD SORT ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON PLANT STRUCTURE MATERIAL CLASS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS, FATUMNASI DISTRICT Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** One of the problems found at Satap Nenas State Junior High School is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in plant structure material. The purpose of ths study is to determine the influence of Card sort learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMP Negeri Satap Nenas. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade VIII students totaling 39 people. The sample in this study is class VIII A with 20 students as the Experimental class and class VIII B with 19 students as the Control class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study state that in the experimental class, the researcher uses Card sort learning media so that it can improve the cognitive learning outcomes of students in the class. This can be seen in one of the indicators, namely C1 (knowledge) 91%. The use of Card sort learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 68.2%. The results of this control class percentage showed that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods were low. This fact shows that Card sort learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at Satap Nenas State Junior High School, Fatumnasi district. Keywords : Learning Outcomes, Card Sort learning media Note : *) : Researcher **) : Advisor

ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT

METRI ADRIANA HOAR
2026 · Thesis · Open Access

ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher

ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA MIE BASAH DARI BIJI SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) DI DESA UMALOR KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA

STANLEY ARI UMBU WERUNG
2026 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA MIE BASAH DARI BIJI SORGUM (Sorghumbicolor L. Moench) DI DESA UMALOR KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA. Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorgum merupakan salah satu bahan pangan alternatif untuk mengurangi impor terigu, sehingga dapat memperbaiki status gizi dari mie basah yang dihasilkan. Sorgum memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi dibandingkan bahan pangan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi pada mie basah dari biji sorgum yang terdapat di Desa Umalor Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW kupang dan di Laboratoium Pengawasan Mutu Pangan (PMP) menggunakan metode eksperimen RAL dengan 4 perlakuan dan 2 kali ulangan yaitu (PO) 100%: 0%, (P1) 60%: 40%, (P2) 50% : 50% (P3) 40%: 60%. Uji proksimat meliputi kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan hasil yang berbeda nyata pada setiap perlakuan sehingga dilanjutkann uji lanjut Duncan Multiple Reing Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Hasil Uji proksimat untuk mengukur kandungan gizi mie basah, kandungan kadar air tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 61,06%, kadar protein tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 7,91%, kadar lemak tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 11,34%, kadar abu tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 0,48% dan kadar karbohidrat tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 30,2% Kata Kunci:Sorgum, Mie Basah, Kandungan Gizi, Bahan Pangan,Desa Umalor. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS OF THE NUTRITIONAL CONTENT OF WET NOODLES MADE FROM SORGHUM (Sorghum bicolor L. Moench) IN UMALOR VILLAGE, WEST MALAKA DISTRICT, MALAKA REGENCY Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorghum is an alternative food source that can help reduce wheat imports and improve the nutritional quality of wet noodles. Compared to other food ingredients, sorghum has relatively high nutritional value. This study aimed to determine the nutritional content of wet noodles made from sorghum seeds originating from Umalor Village, West Malaka District, Malaka Regency. The research was conducted at the Biology Education Laboratory of Artha Wacana Christian University (UKAW) Kupang and the Food Quality Control Laboratory (PMP). The experimental method used was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and two replications, namely P0 (100% wheat flour : 0% sorghum flour), P1 (60% wheat flour : 40% sorghum flour), P2 (50% wheat flour : 50% sorghum flour), and P3 (40% wheat flour : 60% sorghum flour). Proximate analysis was carried out to determine the levels of moisture, protein, fat, ash, and carbohydrates. Based on the results of the ANOVA test, there were significant differences among treatments; therefore, the analysis was continued using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results of the proximate test showed that the highest moisture content was found in treatment P0 (61.06%), the highest protein content in P0 (7.91%), the highest fat content in P3 (11.34%), the highest ash content in P3 (0.48%), and the highest carbohydrate content in P3 (30.2%). Keywords:Sorghum,Wet Noodles,Nutritional Content,Foodstuffs,Umalor Village Information: *) Researcher **) Advisor

PEMANFAATAN NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) SEBAGAI BAHAN BAKU GULA CAIR

SCOLASTIKA DAE
2026 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PEMANFAATAN NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) SEBAGAI BAHAN BAKU GULA CAIR Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorgum (Sorghum bicolour L. Moench) merupakan tanaman serealia yang memiliki daya adaptasi yang luas sehingga dapat dikembangkan di lahan kering atau lahan marginal, membutuhkan air yang relatif rendah serta relatif tahan terhadap gangguan hama atau penyakit. Tanaman sorgum mimiliki batang yang menyimpan nira manis. Gula cair merupakan produk yang diperoleh dari proses pengolahan nira setelah melalui proses pemanasan. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu kurangnya pengetahuan tentang pengolahan batang sorgum yang digunakan sebagai pakan ternak dan pupuk alami sehingga tidak adanya nilai ekonomis dari tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar gula reduksi, kadar air, pH dan organoleptik pada gula cair dari nira batang sorgum. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium untuk menganalisis kadar gula reduksi, kadar air, uji pH dan uji organoleptik. Hasil yang diperoleh yaitu nira batang sorgum memiliki kadar gula reduksi =0,56%, kadar air =79,26%, pH=5,48. Gula cair memiliki kadar gula reduksi=2,17%, kadar air=19,86%, pH=5,87. Berdasarkan hasil organoleptik, nilai rata-rata tingkat kesukaan terhadap warna=4,15, aroma=3,55 dan rasa yaitu 3,35. Kata Kunci : Gula cair, nira sorgum, tanaman sorgum, Umalor Keterangan : * = Peneliti **)= Pembimbing ABSTRACT Ultilization of Sorghum Stem Sap (Sorghum bicolor L. Moench) as a Raw Material for Liquid Sugar Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) is a cereal crop with a wide adaptability, allowing it to be cultivated on dry or marginal land. It requires relatively low water input and is relatively resistant to pest and disease disturbances. Sorghum plants have stalks that store sweet sap. Liquid sugar is a product obtained from the processing of sap through a heating process. The main problem addressed in this study is the lack of knowledge regarding the processing of sorghum stalks, which are commonly used only as animal feed and organic fertilizer, resulting in the absence of economic value from this plant. Therefore, this study aimed to determine the reducing sugar content, moisture content, pH, and organoleptic properties of liquid sugar produced from sorghum stalk sap. The method employed was descriptive quantitative research with a laboratory experimental approach to analyze reducing sugar content, moisture content, pH value, and organoleptic characteristics. The results showed that sorghum stalk sap had a reducing sugar content of 0.56%, a moisture content of 79.26%, and a pH of 5.48. The liquid sugar produced had a reducing sugar content of 2.17%, a moisture content of 19.86%, and a pH of 5.87. Based on organoleptic evaluation, the average preference scores were 4.15 for color, 3.55 for aroma, and 3.35 for taste. Keywords: Liquid sugar, sorghum sap, sorghum plant, Umalor Notes: *=Researcher **) = Supervis

PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA WADUMADDI KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA

RUT SURYANI DJARA
2026 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DIDESA WADUMADDI KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA Djara R. S)* Ballo A)** Nge S. M)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak jenis tumbuhan obat, organ yang digunakan, cara pengolahan tumbuhan obat yang digunakan sebagai pengobatan tradisional oleh masyarakat di Desa Wadumaddi Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian deskriptif (eksplorasi) ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan 30 responden yang terdiri dari 13 pengobat tradisional, 2 tokoh masyarakat, dan 15 pasien. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, eksplorasi, identifikasi, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian mencatat adanya 34 jenis tumbuhan obat tradisional yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Wadumaddi yaitu Vitex trifolia, Jatropha gossypifolia L, Orthosiphon aristatus, Nicotiana tabacum, Annona squamosa L, Curcuma longa L, Aloe vera, Pendanus amaryllifolius, Lantana camara L, Phyllanthus urinaria, Leucaena leucocephala, Calotropis gigantea, Chromolaena odorata L, Acorus calamus, Muntingia calabura L, Tamarindus indica L, Persea americana, Cordia mixa L, Indigofera tinctoria L, Manihot esculenta Crantz, Annona muricata, Ocimum tenuiflorum L, Zizipus mauritiana, Areca catechu L, Cassytha filiformis L, Punica granatum, Cocos nucifera L, Borassus flabellifer, Schleichera oleosa, Kalanchoe pinnata, Carica papaya, Averrhoa bilimbi L, Morinda citrifolia L, Vernonia amygdalina. Masyarakat Desa Wadumaddi menunjukkan pengetahuan lokal yang kuat dengan memanfaatkan daun (65%) sebagai bagian tumbuhan obat utama dan perebusan (68%) sebagai metode ekstraksi senyawa aktif paling efektif. Terdapat 11 spesies tumbuhan dengan nilai guna tertinggi yang menjadi pilihan utama dalam penggunaan, di mana dokumentasi pengetahuan tradisional ini penting untuk pelestarian budaya sekaligus dasar penelitian ilmiah masa depan. Kata Kunci : Tumbuhan Obat, Pengobatan Tradisional, Pengolahan Tumbuhan Obat, Desa Wadumaddi Keterangan : : *) Peneliti : **) Pembimbing ABSTRACT UTILIZATION OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN WADUMADDI VILLAGE HAWU MEHARA DISTRICT SABU RAIJUA REGENCY Djara, R.S)* Ballo, A.)** Nge, S.T.M.)** This research aims to identify the variety of medicinal plant species, the plant parts used, and the processing methods employed in traditional medicine by the community of Wadumaddi Village, Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency. This descriptive (exploratory) study utilized a purposive sampling technique to select 30 respondents, consisting of 13 traditional healers, 2 community leaders, and 15 patients. Data collection was conducted through observation, structured interviews, exploration, identification, and documentation. The data were then analyzed using a qualitative descriptive approach with a quantitative approach. The results recorded 34 species of traditional medicinal plants utilized by the people of Wadumaddi Village, namely, Vitex trifolia, Jatropha gossypifolia L, Orthosiphon aristatus, Nicotiana tabacum L, Annona squamosa L, Curcuma longa L, Aloe vera, Pandanus amaryllifolius, Lantana camara L, Phyllanthus urinaria, Leucaena leucocephala, Calotropis gigantea, Chromolaena odorata L, Acorus calamus, Muntingia calabura L, Tamarindus indica L, Persea americana, Cordia mixa L, Indigofera tinctoria L, Manihot esculenta Crantz, Annona muricata, Ocimum tenuiflorum L, Zizipus mauritiana, Areca catechu L, Cassytha filiformis L, Punica granatum, Cocos nucifera L, Borassus flabellifer, Schleichera oleosa, Kalanchoe pinnata, Carica papaya, Averrhoa bilimbi L, Morinda citrifolia L, and Vernonia amygdalina. The Wadumaddi Village community demonstrates strong local knowledge, utilizing leaves (65%) as the primary medicinal plant component and boiling (68%) as the most effective method for extracting active compounds. Eleven plant species with the highest utility value are the primary choice for use, and documenting this traditional knowledge is crucial for cultural preservation and the basis for future scientific research. Keywords : Medicinal Plants, Traditional Medicine, Processing Medicinal Plants, Wadumaddi Village. Information : : *) Researcher : **) Mentor

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

ASNAT NABUNOME
2026 · Thesis · Open Access

ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki berbagai jenis kekayaan alam berupa tumbuh-tumbuhan. Pengobat tradisional menggunakan tumbuhan obat yang masih banyak digunakan oleh masyarakat di Desa Boti. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat apa saja yang digunakan, bagian organ yang digunakan dan cara pengolahan tumbuhan obat tersebut. Desa Boti merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan empat dusun sebagai lokasi penelitian yaitu dusun Boti sebanyak sebanyak 98 KK, dusun Nakfunu sebanyak 230 KK, dusun Nunti’o sebanyak 125 KK dan dusun Nambaun sebanyak 186 KK. Penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan eksplorasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proposive sampling untuk menentukan informan pengobat tradisional (20 orang), pasien (28 orang) dan masyarakat yang mengetahui tumbuhan obat. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan tabel, grafik dan gambar. Hasil penelitian terdapat 31 jenis tumbuhan yang ditemukan dilokasih penelitian, paling banyak ditemukan dari famili Malvaceae sebanyak 3 jenis yaitu kapuk radu, kembang sepatu dan tumbuhan kapas jahri. Bagian organ tumbuhan yang digunakan seperti daun, buah, batang, umbi, pucuk, kulit, getah dan akar dengan cara pengolahan direbus, ditumbuk, diparut, dioles, dicampur dan diperas. Kata Kunci : Identifikasi, tumbuhan obat, dan Desa Boti Keterangan : *)Peneliti : **)Pembimbing ABSTRACT IDENTIFICATION OF TYPES OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN BOTI VILLAGE, KI'E DISTRICT, SOUTH CENTRAL TIMUR REGENCY Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia, as a tropical country, has a diverse natural wealth of plants. Traditional healers use medicinal plants, which are still widely used by the people of Boti Village. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants used, the organs used, and how they are processed. Boti Village is a village located in Ki'e District, South Central Timor Regency, with four hamlets as research locations: Boti Hamlet with 98 families, Nakfunu Hamlet with 230 families, Nunti'o Hamlet with 125 families, and Nambaun Hamlet with 186 families. This study uses a qualitative descriptive method and data collection is carried out through exploration and interviews. The sampling technique used is a propositional sampling technique to determine traditional healer informants (20 people), patients (28 people) and communities who know medicinal plants. Data were analyzed descriptively qualitatively using tables, graphs and pictures. The results of the study found 31 types of plants found in the research location, the most commonly found from the Malvaceae family as many as 3 types, namely kapok radu, hibiscus and cotton jahri plants. Parts of the plant organs used include leaves, fruit, stems, tubers, shoots, skin, sap and roots by processing them by boiling, pounding, grating, rubbing, mixing and squeezing. Keywords : Identification, medicinal plants, and Boti Village Description : *) Researcher : **) Adviser