Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 62 dari 195

Analisis kinerja keuangan dengan pendekatan value for money pada Rumah Sakit Daerah Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan

SABDIAL KENI PAUL LAIK
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada Rumah Sakit Umum Daerah Soe. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah Soe dengan menggunakan pendekatan penggunaan Informasi Finansial Dalam Mengukur Kinerja Organisasi Sektor Publik Value For Money. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pendekatan Value For Money dapat mengukur kinerja keuangan dari Rumah Sakit Umum Daerah Soe. Kata kunci : Kinerja Keuangan, Value For Money

ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA BEAT (Studi Kasus Pada Mahasiswa, Karyawan Dan Dosen UKAW)

DUFALINA VALENCHIA DETHAN
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini berjudul, ”Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Beat Pada Mahasiswa, Karyawan dan Dosen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang”. Rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah : Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Beat Pada Mahasiswa, Karyawan dan Dosen Universitas Kristen Artha Wacana . Tujuan penelitian yaitu: Untuk mengetahui produk, harga, tempat, periklanan, people, proses, bukti fisik berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw. Metode penelitian dalam penelitian ini yakni populasi pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw yang terpilih sebagai responden. Dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pengguna sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan Teknik analisis data menggunakan metode penelitian deskriptif. Dalam pembahasan penelitian menggunakan regresi linear berganda Y=8,008+0,021X1+0,096X2+0,058X3+0,210X4+0,019X5+0,138X6+0,152X7 +e Berdasarkan persamaan regresi linear berganda diatas, maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstanta yang diperoleh sebesar 8,008 menunjukkan bahwa apabila Produk, Harga, Tempat, Periklanan, Orang, Proses dan Bukti fisik dianggap sebagai konstanta menyebabkan keputusan pembelian meningkat sebesar 8,008. Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah di bahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan yaitu: bahwa produk, harga, tempat, people (orang), proses, bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sedangkan variabel promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw. 1. Hasil membuktikan bahwa variabel produk tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel harga tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 3. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel tempat tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 4. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 5. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel people (orang) tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 6. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel proses tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 7. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.

ANALISIS HUBUNGAN PENGAWASAN PEMIMPIN DAN DISIPLIN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KAB. ALOR

YUNIUS KAMALAI
· Thesis · Open Access

YUNIUS KAMALAI, 16411367 Analisis Hubungan pengawasan Pemimpin dann Disiplin Kerja Dengan kinerja pegawai pada dinas kearsipan dan perpustakaan kabupaten Alor Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Hermyn B. Hina,S.E.,M.Si dan Pembimbing 2 (dua) Ibu Alya E. Sjioen, SE.,MM Menurut Usman Effendi (2014:138) mengemukakan bahwa pengawasan merupakan fungsi manajemen yang paling esensial, sebaik apa pun kegiatan pekerjaan tanpa adanya dilaksanakan pengawasan pekerjaan itu tidak dapat dikatakan berhasil. Rivai dan Veithzal (2010:45) menyatakan bahwa disiplin kerja adalah suatu alat yang digunakan para manajer untuk mengubah suatu perilaku serta sebagai suatu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesediaan seseorang mentaati semua peratura perusahaan dan norma-norma social yang berlaku. Menurut Moekijat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan dari Pengawasan emimpin dan Disiplin kerja Dengan kinerja kpegawai, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pegawai pada Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kab. Alor Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis Korelasi person. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengawasan pemimpin dan Disiplin kerja berhubungan signifikan dengan kinerja pegawai dengan nilai nilai R hitung sebesar 0,593 untuk variabel Pengawasan peimpin dan R hitung sebersar 0,643 yang menunjukan bahwa variabel Pengawasan pemimpin meemiliki hubungan yang sedang berdasarkan derajat hubungan person korelasi, sementara variabel Disiplin kerja memiliki derajat hubungan kuat, hal ini dibuktikan dengan pedoman derajat hubungan person korelasi. Pengawasan pemimpin dan Disiplin kerja juga terbukti melalui uji T test yang menunjukan bahwa T hitung > T tabel yaitu 3,009362928 > 1,701133, begitu juga dengan variabell Disiplin kerja juga terbukti berhubungan dengan Kinerja pegawai karena berdasarkan pengujian T test menunjukan bahwa T hitung > T tabel yaitu 2,78022079117 > 1,70113. Maka dari itu maka hipotesis untuk kedua variabel adalah Ha diterima dan H0 ditolak. Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam bekerja maka instansi harus memperhatikan dan meningkatkan Penawasan Pemimpin dan Disiplin kerja para pegawai khususnya dalam hal tanggung jawab dan kejujuran agar karyawan lebih memiliki rasa tanggung jawab dan kejujuran dan dapat meningkatkan kinerja dan dapat meencappai tujuan dari organisasi.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING CHIPS (TC) TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 14 KOTA KUPANG

NOVALINA ANGGANETA MAAHURY
· Thesis · Open Access

Permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kognitif siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking chips (tc) terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test and post-test design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 265 siswa yang terdiri dari satu 9 kelas dan sampel yang diambil yaitu populasi yang berada di kelas VIII D yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Thitung>Ttabel atau 14.769>2,045 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa. Hal ini dikarenakan model pembelajaran talking chips (tc) salah satu model yang mempermudah siswa untuk untuk bisa berpikir aktif dan menyampaikan pendapat atau kontribusi masing-masing karena model talking chips (tc) siswa diberikan tantangan dengan satu orang siswa memiliki 2-3 buah kancing untuk memecahkan masalah yang dihadapi, maka siswa akan lebih mudah mengingat apa yang telah mereka pelajari sehingga ketika diberikan tes maka akan mempengaruhi hasil belajar kognitif mengingat (C1) 96% memahami (C2) 84.33%, menerapkan C3) 93.33%, menganalisis (C4) 81.33% siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dalam model pembelajaran talking chips (tc) terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP negeri 14 kota Kupang tahun ajaran 2021/2022.

PENGARUH MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN PERFECTIONS VARIASI DAN CAR AUDIO KUPANG

CARLOS EBIKAWA
· Thesis · Open Access

Kinerja karyawan adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan. Semua perusahaan selalu berusaha untuk meningkatkan kinerja di dalam semua aspek, tujuannya untuk mencapai cita-cita dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap kinerja karyawan dan pengaruh pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan pada Perusahaan Perfections Variasi Dan Car Audio Kupang. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh sehingga populasi sama dengan sampel yaitu 10 orang karyawan pada Perusahaan Perfections Variasi Dan Car Audio Kupang. Metode yang digunakan menggunakan uji validasi, uji reabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas), uji analisa regresi linear berganda, persamaan regresi linear berganda, uji F, koefisien determinasi dan uji T. Dibantu dengan program IBM SPSS versi 22. Data penelitian dengan menggunakan metode observasi dan kuesioner yang disebarkan kepada 10 responden yang ditujukan kepada karyawan operator produksi Perusahaan Perfections Variasi Dan Car Audio Kupang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan: 1) Motivasi Ekstrinsik tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan karena karyawan bersedia untuk bekerja ekstra melampaui apa yang diharapkan tanpa melihat adanya motivasi ekstrinsik atau tidak. Karena motivasi-motivasi ekstrinsik (kebutuhan fisik, penghargaan, keamanan sosial dan aktualisasi diri) sudah semestinya diberikan oleh perusahaan tersebut. 2) Pengalaman Kerja Karyawan sangat mempengaruhi terhadap kinerja karyawan Semakin lama pengalaman kerja yang dimiliki maka semakin banyak pengetahuan yang mereka peroleh. Bergelut di bidang yang sama dalam waktu lama akan membuat karyawan semakin expert di bidang tersebut. Pengalaman kerja seorang karyawan erat kaitannya dengan jenjang karir yang akan diraihnya Sehingga variabel ini akan memotivasi karyawan untuk secara terus menerus meningkatkan kinerjanya. 3) Kinerja karyawan akan semakin baik dengan didukung adanya karyawan yang berpengalaman sehingga dapat meningkatkan tingkat hasil produksi yang dihasilkan.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUTUSAN BERWIRAUSAHA DI KELURAHAN OESAPA SELATAN

SURIANTO ABIEZER TENIS TUAN
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Strategi adalah rencana untuk memperbesar pengaruh terhadap pasar, baik dalam katdistribusi. Pengembangan UMKM perlu mendapatkan perhatian yang serius baik dari pemerintah maupun masyarakat agar dapat berkembang lebih kompetitif bersama pelaku ekonomi lainnya. Usaha jasa di Kelurahan Oesapa kota kupang tidak lepas dari usaha yang keras di bidang pemasaran. peneliti lebih fokus meneliti UMKM (usaha di bidang jasa) Khusus di kelurahan Oesapa. Alasannya karena ingin mengetahui bagaimana proses perkembangan usaha jasa tersebut dan strategi apa yang akan di gunakan dalam proses pengembangan usaha tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner yang merupakan suatu cara pengumpulan data dengan mengajukan pernyataan secara tertulis kepada responden yaitu usaha jasa kelurahan oesapa. Tahap ini akan dilakukan dengan menggunakan teknik analisis SWOT, yakni, streangth (kekuatan), weak ness (kelemahan), opportunities (peluang) dan threat (ancaman). Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara otomais untuk merumuskan strategi perusahaan atau Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Tahap ini akan dilakukan dengan menggunakan Matriks Swot yakni, 1) Strategi SO menggunakan kekuatan internal usaha untuk memanfaatkan peluang eksternal. 2) Strategi WO bertujuan untuk memperbaiki kelemahan internal denganmemanfaatkan peluang eksternal. 3) Strategi ST menggunakan kekuatan usaha untuk menghindari atau mengurangi pengaruh dari ancaman eksternal 4) Strategi WT adalah taktik defensive yang diarahkan pada pengurangan kelemahan internal dan menghindari ancaman eksternal. 1) Aspek Internal Aspek internal merupakan aspek kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada pelaku usaha UMKM bidang jasa (usaha jasa foto copy, usaha Barbershop, pencucian motor,salon kecantikan, dan bengkel motor.) di Kelurahan Oesapa. Kekuatan dan kelemahan di tentukan berdasarkan hasil analisis dan kuesioner pada responden UMKM bidang jasa (usaha jasa foto copy, usaha Barbershop, pencucian motor, salon kecantikan, dan bengkel motor.) di kelurahan Oesapa. Aspek eksternal merupakan aspek peluang dan ancaman yang terdapat pada pelaku usaha UMKM bidang jasa (usaha jasa foto, usaha Barbershop, pencucian motor,salon kecantikan,dan bengkel motor.) di Kelurahan Oesapa. Yang termasuk peluang dalam UMKM bidang jasa adalah lokasi yang sangat startegis, sarana prasarana yang digunakan dalam usaha foto copy dan print. Yang menjadi ancaman dalam UMKM bidang jasa pada umumnya adalah banyak nya pesaingBerdasarkan dari hasil penelitian menggunakan analisis SWOT dalam mengembangkan UMKM dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Faktor internal dan eksternal sangat memberikan dampak dan pengaruh yang besar terhadap perkembangan suatu usaha dikarenakan meliputi faktor penghambat maupun faktor pendukung di dalamnya yang memegang peranan penting bagi perkembangan suatu usaha .

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECI DAN MENENGAH DI KELURAHAN OESAPA KOTA KUPANG

URBANUS WOLO
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Strategi adalah rencana untuk memperbesar pengaruh terhadap pasar, baik dalam jangka pendek maupun dijangka panjang, yang di dasari pada riset pasar, penilaian, perencanaan produk, promosi, dan perencanaan penjualan, serta distribusi. Pengembangan UMKM perlu mendapatkan perhatian yang serius baik dari pemerintah maupun masyarakat agar dapat berkembang lebih kompetitif bersama pelaku ekonomi lainnya. Usaha jasa di Kelurahan Oesapa kota kupang tidak lepas dari usaha yang keras di bidang pemasaran. peneliti lebih fokus meneliti UMKM (usaha di bidang jasa) Khusus di kelurahan Oesapa. Alasannya karena ingin mengetahui bagaimana proses perkembangan usaha jasa tersebut dan strategi apa yang akan di gunakan dalam proses pengembangan usaha tersebut. Pengembangan usaha adalah setiap usaha memperbaiki pelaksanaan pekerjaan yang sekarang maupun yang akan datang, dengan memberikan informasi mempengaruhi sikap-sikap atau menambah kecakapan (Hafsah, 2004) Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner yang merupakan suatu cara pengumpulan data dengan mengajukan pernyataan secara tertulis kepada responden yaitu usaha jasa kelurahan oesapa. Tahap ini akan dilakukan dengan menggunakan teknik analisis SWOT, yakni, streangth (kekuatan), weak ness (kelemahan), opportunities (peluang) dan threat (ancaman). Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara otomais untuk merumuskan strategi perusahaan atau Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Tahap ini akan dilakukan dengan menggunakan Matriks Swot yakni, 1) Strategi SO menggunakan kekuatan internal usaha untuk memanfaatkan peluang eksternal. 2) Strategi WO bertujuan untuk memperbaiki kelemahan internal denganmemanfaatkan peluang eksternal. 3) Strategi ST menggunakan kekuatan usaha untuk menghindari atau mengurangi pengaruh dari ancaman eksternal 4) Strategi WT adalah taktik defensive yang diarahkan pada pengurangan kelemahan internal dan menghindari ancaman eksternal. 1) Aspek Internal Aspek internal merupakan aspek kekuatan dan kelemahan yang terdapat pada pelaku usaha UMKM bidang jasa (usaha jasa foto copy, usaha Barbershop, pencucian motor,salon kecantikan, dan bengkel motor.) Di Kelurahan Oesapa. Kekuatan dan kelemahan di tentukan berdasarkan hasil analisis dan kuesioner pada responden UMKM bidang jasa (usaha jasa foto copy, usaha Barbershop, pencucian motor, salon kecantikan, dan bengkel motor.) di kelurahan Oesapa. Aspek eksternal merupakan aspek peluang dan ancaman yang terdapat pada pelaku usaha UMKM bidang jasa (usaha jasa foto, usaha Barbershop, pencucian motor,salon kecantikan,dan bengkel motor.) di Kelurahan Oesapa. Yang termasuk peluang dalam UMKM bidang jasa adalah lokasi yang sangat startegis, sarana prasarana yang digunakan dalam usaha foto copy dan print. Yang menjadi ancaman dalam UMKM bidang jasa pada umumnya adalah banyaknya pesaing. Berdasarkan dari hasil penelitian menggunakan analisis SWOT dalam mengembangkan UMKM dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Faktor internal dan eksternal sangat memberikan dampak dan pengaruh yang besar terhadap perkembangan suatu usaha dikarenakan meliputi faktor penghambat maupun faktor pendukung di dalamnya yang memegang peranan penting bagi perkembangan suatu usaha .

INVENTARISASI JENIS KACANG-KACANGAN (Leguminosae) YANG TERDAPAT DI KABUPATEN SABU RAIJUA

MARIANA LAGA HAE
· Thesis · Open Access

Kabupaten Sabu Raijua merupakan kabupaten yang mayoritas masyarakatnya adalah petani. Salah satu hasil pertanian yang dihasilkan adalah kacang-kacangan. Kacang-kacangan adalah salah satu keanekaragaman hayati yang terdapat di Indonesia dan merupakan jenis tanaman pangan. Kacang-kacangan ini biasa disebut legume dan termasuk dalam suku Leguminosae. Suku ini memiliki ciri khas yaitu buahnya berupa polong dan polong tersebut berbentuk buah sekat semu. Jenis kacang-kacangan ini mengandung protein 18-36 %, karbohidrat, fosfor, besi, kalsium, vitamin A, B, C dan D. Bertolak dari komposisi kimia tersebut, peran kacang-kacangan sangatlah penting dalam pemenuhan gizi. Salah satu upaya dalam melakukan pendataan terhadap jenis kacang-kacangan adalah inventarisasi. Inventarisasi merupakan rangkaian kegiatan mengumpulkan, mencatat, mendokumentasikan sampai menganalisis suata data atau barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kacang-kacangan yang terdapat di Kabupaten Sabu Raijua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif (jelajah) yaitu metode yang menelusuri setiap lokasi yang dapat mewakili lokasi penelitian yang sudah ditentukan. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 jenis kacang-kacangan yang memiliki variasi biji mulai dari bentuk, warna dan tekstur. Jenis kacang-kacangan tersebut adalah Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.), Kacang Tanah (Arachis hypogea L.), Kacang Tunggak (Vigna unguiculata L. Walp), Kacang Buncis (Phaseolus vulgaris L.) dan Kacang Panjang (Vigna sinensis L.).

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT ATTAINMENT TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 LEWA TIDAHU KABUPATEN SUMBA TIMUR TAHUN AJARAN 2020/2021

ADI INA DEMBI TAMAR
· Thesis · Open Access

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT ATTAINMENT TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 LEWA TIDAHU KABUPATEN SUMBA TIMUR TAHUN AJARAN 2020/2021 (Tamar, A. D.)* (Manu, T. S. N)** (Meha, A. M.)** Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya aktivitas belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan aktivitas belajar siswa rendah adalah guru lebih banyak menggunakan metode mengajar ceramah sehingga cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Concept Attainment terhadap aktivitas belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 88 siswa dan sampel kelas VIIIA (13 siswa) dan kelas VIIIC (15 siswa). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi. Data aktivitas belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 22. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 0,856 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 5,525 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan aktivitas belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang menunjukan bahwa aktivitas belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu kegiatan aktif dalam pembelajaran mendapatkan persentase 6,66%, kegiatan aktif bertanya mendapatkan persentase 6,66%, kegiatan aktif menjawab mendapatkan persentase 20%, kegiatan aktif mendengarkan mendapatkan persentase 46,6% dan kegiatan membawa peralatan belajar mendapatkan persentase 20%. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa terlibat aktif dalam menentukan dan menyusun konsep pembelajaran sehingga siswa lebih aktif dalam pembelajaran, aktif bertanya dan menjawab, aktif mendengarkan penjelasan guru dan siswa membawa peralatan belajar secara lengkap. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Concept Attainment terhadap aktivitas belajar siswa. Kata kunci : Pembelajaran, Concept Attainment, Aktivitas Belajar Keterangan : ** Dosen pembimbing * Mahasiswa

EFEK PENAMBAHAN TEPUNG BERAS MERAH TERHADAP KUE SARANG SEMUT

MARTHA PEANG LAGUR
· Thesis · Open Access

Efek penambahan tepung beras merah terhadap kue sarang semut Marta Peang Lagur *) Ir. Nuhamara melkianus, mp**) Banoet M, I Regina, Sp, Mp**) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pnambahan tepung beras merah terhadap kue sarang semut dengan mengunak ranangan acak lengkap (RAL) 4 perlkuan dan masih-masih 3 kali ulangan dengan persentasi 0%. 5%, 10%, 15% tepung beras merah. Hasil peneltian ini menunjukan bawah uji analisis organeleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan subsitusi 5% terdapat aroma kue sarang semut yang tertinggi dengan skor 4.611 ( sangat suka) rasa kue sarang semut yang paling tinggi disukai terdapat pada 5% terdapat rasa kue sarang semut yang lebih tinggi dengan skor 4.806 (sangat suka) tektur kue sarang semut yang paling di sukai terdapat pada 5% terdapat tektur kue sarang semut yang lebih tinggi dengan skor 4.778 ( sangat suka) Kata kunci ; bahan pangan lokal penambahan tepung beras merah terhadap kue sarang semut *) penelitian **) pembimbing

ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU DIMASA PANDEMI COVID-19 DI SMP NEGERI 2 RINDI KABUPATEN SUMBA TIMUR

ATEN TANA HOMBA
· Thesis · Open Access

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu dimasa pendemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Rindi Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses penelitian melalui obsevasi, wawancara dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu dimasa pandemi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPA satu orang dan siswa 26 orang dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik Tringulasi dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah guru melaksanakan pembelajaran tatap muka dikelas dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dalam studi kasus Dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas pada kegiatan pendahuluan guru sudah membuka kelas dengan baik namun guru tidak menyampaikan tujuan pembelajaran karena waktu yang sangat terbatas. Dalam kegiatan inti guru hanya menyampaikan materi secara garis besar dan pada kegiatan penutup guru dengan peserta didik membuat kesimpulan namun guru tidak memberikan penugasan karena guru mengirimkan tugas lewat grup whatsapp.

Analisis Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Studi Kasus di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao

STELA MARISA PATOLA
· Thesis · Open Access

Penelitian ini menguji pengaruh sistem pengendalian intern dan sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas keuangan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah (a) Untuk menguji pengaruh sistem pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah. (b) Untuk menguji pengaruh sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah. Secara teoritis sistem pengendalian intern adalah rencana organisasi dan metode yang digunakan untuk menjaga atau melindungi aktiva dan menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya. sistem akuntansi yang terdiri dari seperangkat kebijakan, standard prosedur yang menghasilkan laporan yang relevan, andal dan tepat waktu untuk menghasilkan informasi dalam bentuk laporan keuangan yang digunakan oleh pihak intern dan ekstern pemerintah daerah untuk mengambil keputusan ekonomi. Kualitas laporan keuangan pemerintah adalah ukuran-ukuran normatif yang perlu diwujudkan dalam informasi akuntansi sehingga dapat memenuhi tujuannya. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao sedangkan Sampel penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao yang berjumlah 45 responden. Penentuan jumlah responden menggunakan metode purposive sampling, dimana kuesioner akan diberikan kepada responden yang kebetulan ditemui pada saat penelitian. Data penelitian ini dihimpun dengan memakai kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Analisis penelitian meliputi analisis pendahuluan untuk mendiskripsikan konsep berdasarkan indikator-indikator empirik dari masing-masing konsep. Analisis lanjutan menggunakan hasil analisis regresi linear berganda untuk menjawab persoalan penelitian sekaligus untuk membuktikan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sistem pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao. Hal ini tersebut mendukung penelitian yang di lakukan oleh Hari Bagja (2017) dan (2) sistem akuntansi keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao. Hal ini tersebut mendukung penelitian yang dilakukan oleh Agum Gumelar (2017). Peneliti memberikan saran sebagai berikut (a) Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar dapat menggunakan faktor-faktor yang lain untuk melihat pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan pemerinah dan memperhatikan indikator-indikator yang digunakan sehingga mampu memberikan hasil penelitian yang benar-benar mewakili keadaan yang sebenarnya.(b) Bagi Instansi hendaknya lebih memperhatikan dan sistem pengendalian intern dan sistem akuntansi keuangan daerah karena berdasarkan hasil berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah.

TINJAUAN TEKNIK BANTINGAN PADA PESERTA CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT TUNGGAL HATI SEMINARI-TUNGGAL HATI MARIA (THS-THM

ALEXANDER OTNIEL KALEB BHEGA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK TINJAUAN TEKNIK BANTINGAN PADA PESERTA CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT TUNGGAL HATI SEMINARI- TUNGGAL HATI MARIA (THS-THM) Alexander O. Kaleb Bhega1*, Agustinus J. Nafie2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Teknik bantingan dalam pencak silat merupakan metode dan strategi serangan pada jarak jangkau dekat yang dilakukan dengan menangkap salah satu komponen tubuh lawan untuk selanjutnya dilakukan dengan cara mendorong atau menarik kemudian mengempaskan atau menjatuhkan lawan.Permasalahanyang terjadi di lapangan, seperti pada pusat latihan Organisasi Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Kota Maumere, yaitu kemampuanpesertabelum maksimal dalam melakukan teknik bantingan dan belum sesuai dengan latihan yang diterapkan pelatih. Tujuan penelitian:Tujuan untuk mengetahuiteknik bantingan pada peserta cabang olahraga Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Kota Maumere. Metode penelitian:Metode yang digunakan yaitu metodepenelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode dekriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan:Langkah-langkah melakukan teknik bantingan diuraikan dalam aktivitas gerak sebagai berikut:melakukan sikap pasang, tahap pelaksanaan gerak teknik bantingan, pesilatB melakukan serangan dengan teknik pukulan/tendangan, selanjutnya pesilat A menghinar lalu menangkap tangan/kaki pesilat B,tahap selanjutnya dengan gerakan cepat pesilat A mengangkat lalu memutar dan membanting tubuh lawan (pesilat B) hingga terjatuh tanpa reaksi balasan dari lawandengan durasi waktu reaksi kurang lebih 3 sampai 5 detik. Simpulan:Peserta mampu menerapkan teknik bantingan dengan baik dan menguasai teknik melakukan bantingan dengan koordinasi gerak yang cepat dan tepat. Sehingga hasil yang didapat dalam melakukan bantingan sudah maksimal, efektif dan efisien. Katakunci:Pencak silat; Teknik bantingan.

MANFAAT PERMAINAN BULUTANGKIS TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PADA USIA REMAJA

FREDERIKUS DENYSIUS NGARU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK MANFAAT PERMAINAN BULUTANGKIS TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PADA USIA REMAJA Frederikus D. Ngaru1*, David Loba2, Jimmy Charter Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permainan bulutangkis sangat bermanfaat bagi kebugaran jasmani terlebih khusus diusia remaja. Permainan bulutangkis ini juga sangat beragam banyak manfaatnya bagi kesehatan seperti, mempertahankan kebugaran dan menurunkan berat badan, meningkatkan fungsi kognitif otak, menguatkan otot dan pesendian tubuh, mengurangi stres, dan mencegah dari sejumlah penyakit. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Manfaat Permainan Bulutangkis Terhadap Kebugaran Jasmani pada Usia Remaja di Aula Mekon Penfui Kota Kupang. Metode penelitian: Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan kualitatif naturalistik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes pengukuran. Hasil dan pembahasan: Permainan bulutangkis sangat bermanfaat bagi perkembangan kebugaran jasmani remaja. 2) Secara keseluruhan dapat dilihat bahwa kebugaran jasmani remaja didesa penfui berjumlah empat (3) orang remaja, terdapat (65,3) dalam kategori Baik Sekali, (56,0) dalam kategori Baik, (49,0) dalam kategori Sedang. Simpulan: Permainan bulutangkis merupakan olahraga yang sangat digemari masyarakat dari usia muda remaja sampe orang tua karena dengan berolahraga seseorang bisa menjaga atau mempertahankan kebugaran jasmani mereka. Berdasarkan hasil penelitian diatas secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kebugaran jasmani remaja di Desa Kelurahan Penfui Timur yang berjumlah 3 orang remaja dalam melakukan 4 butir rankain tes dan pengukuran kebugaran jasmani, Secara keseluruhan dapat dilihat bahwa kebugaran jasmani remaja didesa penfui berjumlah empat (3) orang remaja, terdapat (65,3) dalam kategori Baik Sekali, (56,0) dalam kategori Baik, (49,0) dalam kategori Kurang. Katakunci: permainan bulu tangkis ; kebugaran jasmani;usia remaja.

HUBUNGAN PEMBELAJARAN PENJASORKES DENGAN PERILAKU SOSIAL SISWA (SUATU STUDI DI SMK NEGERI 1 KUPANG KELAS X OTOMALISASI TATA KELOLA PERKANTORAN)

DARMAWAN MUHAMAD IDRIS
· Thesis · Open Access

ABSTRAK HUBUNGAN PEMBELAJARAN PENJASORKES DENGAN PERILAKU SOSIAL SISWA (SUATU STUDI DI SMK NEGERI 1 KUPANG KELAS X OTOMALISASI TATA KELOLA PERKANTORAN) Darmawan M. Idris 1, Agustinus J. Nafie2, Yahya J. Palinata3, 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hasil observasi saat PPL di SMK Negeri 1 Kupang, penulis melihat bahwa ketika siswa belajar, menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada Kelas X Otomalisasi Tata Kelola Perkantoran belum optimal. Hal ini ditunjukkan oleh perilaku siswa yang enggan melakukan gerakan yang diinstruksikan, cepat mengeluh dalam pembelajaran, sebagian besar siswa bercanda, mengobrol, bermain, berkelahi, dan terpengaruh saat teman di sekitarnya membuat gaduh. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui Hubungan Pembelajaran Penjasorkes Dengan Perilaku Sosial Siswa Di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, Penelitian dilakukan di Siswa Di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran selama 1 bulan. Teknik pengumpulan data mengunakan metode angket atau kuosioner. Teknik analisis data mengunakan analisis kuantitatif yang diambil dari data angket. Hasil dan pembahasan: Hasil analisis data ditemukan bahwa distribusi pengkategorian jawaban siswa, terlihat sebanyak 14 siswa (70%) memiliki kategori “Sangat Baik”, 6 siswa (30%) memiliki kategori “Baik”, sedangkan kategori “Cukup” dan “Kurang” tidak ada (0 %). Sehingga Hipotesis Alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Simpulan: Berdasarkan hasil analisis data, dapat peneliti simpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran penjasorkes dengan perilaku sosial Siswa di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Kata Kunci: Pembelajaran Penjasorkes, Sikap Sosial

ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CRITICAL INCIDENT BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 AMFOANG BARAT DAYA TAHUN AJARAN 2020/2021

OKTOVIA DORINCE NESI
· Thesis · Open Access

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Amfoang Barat Daya . Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran critical incident terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 52 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIBberjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 7,787>2,008 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Superitem memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C2 94,10%, C3 73,35% , dan C4 84,01% . Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran critical incident terhadap hasil belajar siswa.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KANCING GENETIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEWARISAN SIFAT DI SMP NEGERI 3 AMABI OEFETO TIMUR SATAP TAHUN AJARAN 2021/2022

MERY KRISNA SAILANA
· Thesis · Open Access

Permasalahandaripenelitianiniadalahrendahnyahasilbelajarsiswakelas IX SMP Negeri 3 AmabiOefeto Timur Satap. Tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuipengaruhpenggunaan media kancinggenetika pada materipewarisansifatterhadaphasilbelajarsiswa.Metode yang digunakanadalahmetodeeksperimendengandesainpenelitianone group prettest and posttest design. Populasiseluruhsiswakelas IX berjumlah 14 siswa yang terdiridarisatukelas dan yang menjadisampeladalahkeseluruhananggotapopulasi yang berada di kelas IX yang berjumlah14 siswa. Teknik pengambilansampel yang digunakanadalahtekniksampeljenuh.Pengumpulan data dilakukandenganteshasilbelajar. Data hasilbelajarsiswa yang diperolehdianalisismenggunakan Uji t, denganbantuanSPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkanhasil uji hipotesisdiperolehnilaiThitung>Ttabelatau 6.891>2,160dengansignifikan 0,000 ataukurangdari 0,05 haltersebutmenunjukanbahwaterdapatperbedaanhasilbelajarsiswa pada prettest dan posttest. Hal inidapatdilihatdaripemahamansiswamengenaipentingnyabelajarmembuatsiswamenyadaribahwauntukmendapatkankeberhasilanperluadanyaketertarikandalammemahamisuatukonsepdalampembelajaran, selainitu juga dapatdilihatdarisikapsiswa yang berantusiasdalambelajar dan memiliki rasa ingintahu. Hal inidikarenakan media kancinggenetikamerupakansalah satumedia yang mempermudahsiswauntuklebihcepatmemahaimaterikhususnya pada materipewarisansifatsehinggadapatmemberikanpengaruh pada hasilbelajarsiswa.Hal inidapatdilihatpresentasehasilbelajarsiswa pada hasilposttestlebihtinggidarihasilprettestyaitupada prettest C149,20%, C2 54,24% dan C3 54,54%, sedangkan pada posttestC180,15%, C2 86,07%, dan C3 83,15%. Hal inidikarenakansetelah media kancinggenetikadiajarkansiswalebihaktifuntukmelihat dan mendengarkanapa yang diajarkan guru sertasiswa juga lebihaktifmencari tau sendiritentangkonsep-konseppentinggdalampembelajaransehinggasiswalebihmudahmengingat, memahami dan menerapkanapa yang ditemukandalampembelajaran. Sehinggadapatdisimpulkanbahwaadanyapengaruh yang signifikandalampenggunaan media kancinggenetikaterhadapbelajarsiswa.

PENGARUH STRATEGI EKSPERIENTAL LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 1 PANTAI BARU TAHUN AJARAN 2020/2021

NURNUVITA LEOANAK
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH STRATEGI EKSPERIENTAL LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF DI SMP NEGERI 1 PANTAI BARU TAHUN AJARAN 2020/2021 Leoanak, N)* Manu, Th. S. N)** Tnunay, P)** Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi Exsperiental Learning terhadap hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian Quasi-Experimental-Design dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 40 siswa dan sampel kelas VIIID dan kelas VIIIE berjumlah 44 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 20,185>2,018 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa, dimana pada kelas eksperimen memoeroleh nilai rata-rata sebesar 80,29 sedangkan pada kelas kontrol mendapatkan nilai rata-rata sebesar 52,35, ini dikarenakan model pembelajaran Exsperiental Learning tidak sebagai pengajar saja tetapi juga memberikan motivasi terhadap peserta didiknya, sehingga siswa sangat merasa bersemangat dan gembira serta timbul rasa percaya diri dalam belajar agar giat serta melakkukan hal positif berdasarkan level kecerdasannya. Selain itu juga dapat dilihat dari persentase hasil belajar kognitif siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 89,81 %, C2 86,97% , C3 84,89% . Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan strategi Eksperiental Learning terhadap hasil belajar kognitif.

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PEWARNA DI DESA MANULONDO, KECAMATAN NDONA, KABUPATEN ENDE

KRISTINA NOVITA KIO
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Keanekaragaman Tumbuhan Pewarna Di Desa Manulondo Kecamatan Ndona Kabupaten Ende Kio K.N*) Sabuna A**) Daud Y**) Keanekaragaman merupakan kekayaan mahkluk hidup di suatu kawasan baik di daratan maupun di lautan atau di tempat lainnya. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki ialah tumbuhan pewarna. Tumbuhan pewarna merupakan tumbuhan yang secara keseluruhan baik batang, kulit, bunga, buah, biji maupun daunnya dapat menghasilkan suatu zat warna tertentu setelah melalui proses perebusan, penghancuran maupun proses lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis tumbuhan pewarna yang ada di Desa Manulondo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi. Teknik pengumpulan data dengan melakukan eksplorasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan Jenis tumbuhan pewarna yang ditemukan di Desa Manulondo Kecamatan Ndona Kabupaten Ende terdapat 7 jenis tumbuhan pewarna yaitu Tarum (Indigofera tinctorea L), Mengkudu (Merinda citrifolia L), Kunyit (Curcuma dometica L), Biduri (Calotropis gigantae), Jati (Tectona grandis), Pinang (Areca catechu), Angsana (Pterocarpus indicus). Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan pewarna masuk dalam kategori sedang yaitu 1,686. Kata Kunci: Keanekaragaman, Jenis, dan Tumbuhan pewarna. Keterangan: *Peneliti **Dosen Pembimbing

Jenis Jenis Serangga Pada Hutan Diklat Sismeni Sanam Kaupaten Kupang

FLAVIO D. YOHANES BOAVIDA
· Thesis · Open Access

ABSTRACT TYPES OF INSECTS IN THE SISMENI SANAM TRAINING FOREST, KUPANG REGENCY Boavida F D.Y.* Ngginak James.** Hendrik A. Ch.*** Insects or class Insect is a type of animal belonging to the phylum Arthropoda. This phylum has a characteristic body segmented and booked. Insects are a group of animals that have a high level of diversity, more than 72% of the members of the animal kingdom are included in the insect group (Rosinar et al, 2019). Therefore, insects need to be inventoried to become a source of knowledge for the surrounding community. Based on the description above, the researcher is interested in conducting research on the types of insects in the training forest of the sanam system, Kupang district.The aim is to find out the types of insects in the Sismeni Sanam Training Forest, and at the same time provide benefits as a source of knowledge about the types of insects in the Sismeni Training Forest, Kupang Regency, as well as for study programs in curriculum and course development. From the results of the study, there were 29 species of insects, which were found at the research location of the Sismeni Sanam Education and Training Forest, Kupang Regency, which was divided into 9 orders of them.From the results of the calculation of the diversity index of insects that can be calculated based on the Shannon-Wiener formula. Based on the results of research that has been obtained. And the number of samples taken in the Sismeni Sanam Education and Training Forest area, Kupang Regency which has an index of insect species diversity, namely H '3.16.From the calculation results, the abundance of Pi in insects is 1, from the total number of species divided by the area of the plot. Keywords : Insect Type Training Forest Description * : Researcher **: Advisor ABSTRAK JENIS JENIS SERANGGA PADA HUTAN DIKLAT SISMENI SANAM KABUPATEN KUPANG Boavida F D.Y.* Ngginak James.** Hendrik A. Ch.*** Serangga atau kelas insecta adalah jenis hewan yang tergolong dalam filum arthropoda.Filum ini memiliki ciri khas tubuh beruas dan berbuku-buku.Serangga merupakan kelompok hewan yang mempunyai tingkat keanekaragaman tinggi, lebih dari 72% anggota kerajaan hewan termasuk dalam kelompok serangga (Rosinar dkk, 2019).Oleh karena itu Serangga perlu diinventarisasi untuk menjadikan sumber ilmu pengetahuan bagi lingkungan masyarakat di sekitarnya.Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang jenis-jenis serangga di hutan diklat sismeni sanam kabupaten kupang. Tujuan untuk mengetahui jenis jenis serangga pada hutan diklat sismeni sanam, dan sekaligus memberikan manfaatsebagai sumber ilmu pengetahuan tentang jenis-jenis serangga pada Hutan Diklat Sismeni Kabupaten Kupang, juga bagi program studi dalam pengembangan kurikulum dan mata kuliah.Dari hasil penelitian yang diperoleh terdapat 29 spesies serangga, yang ditemukan pada lokasi penelitian Hutan Diklat Sismeni Sanam Kabupaten Kupang yang terbagi dalam 9 ordo diantaranya. Dari hasil perhitungahan indeks keanekaragaman jenis serangga yang dapat di hitungan berdasarkan rumus Shannon-wiener.Berdasarkan hasil penelitian yang telah di dapat.Dan jumlah sampel yang di ambil kawasan Hutan Diklat Sismeni Sanam Kabupaten Kupang yang memiliki indeks keanekaragaman spesies serangga yaitu H’ 3.16Dari hasil perthutungan nilai kelimpahan Pi pada serangga adalah 1, Dari jumlah seluruh spesies yang di bagi dengan luas plot. Kata kunci : Jenis Serangga  Hutan Diklat Keterangan* : Peneliti **: Pembimbing