Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 60 dari 195

Pengaruh Penambahan Pasta Umbi Ubi Jalar Ungu Pada Pembuatan Kue Lapis

BERNADETA MAMAS
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Ubi jalar ungu (Ipomea batata L.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang dapat tumbuh dan berkembang diseluruh Indonesia. Ubi jalar ungu merupakan sumber karbohidrat non beras tertinggi keempat setelah padi, jagung, dan ubi kayu; serta mampu meningkatkan ketersediaan pangan dan diverifikasih pangan didalam masyarakat. Sebagai sumber pangan tanaman ini mengandung energi, β-karoten, vitamin Cn niacin, riboflavin, thiamin, dan mineral. Oleh karena itu, komoditas ini memiliki peran penting, baik dalam penyediaan bahan pangan, bahan baku industri maupun pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui satu perlakuan penambahan pasta ubi jalar ungu sebagai substitusi tepung terigu yang memberikan kualitas kue lapis terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Prossesing Universitas Kristen Artha Kupang pada bulan oktober 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Perlakuan yang dicobakan adalah sebagai berikut : Kontrol (A), 15% pasta ubi jalar ungu (B), 30% pasta ubi jalar ungu (C), DAN 45% pasta ubi jalar ungu (D). Variabel yang diamati adalah variabel sensorik yaitu uji organoleptik terhadap rasa, warna, tekstur, dan tekstur penetrometer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semakin banyak pasta ubi jalar ungu yang ditambahkan maka warna akan semakin menarik, rasa semakin disukai, dan tekstur sedikit keras. Perlakuan penambahan pasta ubi jalar ungu terbaik yang menggantikan sebagian tepung terigu adalah 45 % yang menghasilkan rasa (3,86) sangat suka, warna (3,93) sangat suka, tekstur (3,93) suka, aroma (3,86) sangat suka dan tekstur menggunakan alat penetrometer (4,000).

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL Pada Sektor Pertambangan Minyak Mentah Dan Gas Bumi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI 2017-2019)

MERI YOHANA TOMESES
· Thesis · Open Access

ABSTRAK TRI INDAR ASMIN. 2020, Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal Perusahaan Setelah IPO (Studi Perusahaan Jasa yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia 2017- 2019.Skripsi program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.Dibimbing oleh Andi Mappatompo dan Ramly.Struktur modal adalah tingkat utang yang dimiliki oleh perusahaan. Struktur modal yang baik akan mempunyai dampak kepada perusahaan dan secara tidak langsung posisi finacial perusahaan akan meningkat dan nilai perusahaan pun akan tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, struktur aktiva dan profitabilitas terhadap struktur modal perusahaan pada perusahaan jasa di Indeks Saham Syariah Indonesia periode 2017-2019.Populasi dalam penelitian ini menggunakan perusahaan jasa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal, struktur aktiva tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Kata Kunci: Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva, Profitabilitas, Struktur Modal.

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BIJI NANGKA PADA TEPUNG BERAS KETAN TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIS DODOL

DESRIANUS TADE
· Thesis · Open Access

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BIJI NANGKA PADA TEPUNG BERAS KETAN TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIS DODOL (Tade Desrianus*) ( Medah Ishak Andreas **) (Nuhamara melkianus**) ABSTRAK Dodol merupakan makanan semi basah (Intermediate Moisture Food) atau makanan yang memiliki kadar air sedang. Memiliki kadar air kira-kira 15-50 % dan aktivitas air kurang dari 0,9. Dodol juga banyak mengandung zat penting, antara lain zat besi, kalsium, niasin, karoten, vitamin B1 dan B2 lebih tinggi daripada kue. Dodol telah dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai panganan tradisional yang harus dilestarikan, oleh karena itu dodol memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan. Tepung beras ketan mengandung karbohidrat 80% (dalam bentuk amilosa 1% dan amilopektin 99%). Berdasarkan hal tersebut biji nangka mempunyai peluang sebagai bahan dasar pembuatan dodol sebagai pengganti tepung beras ketan. Penelitian telah di laksanakan di Laboratorium Processing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Substitusi tepung biji nangka pada tepung beras ketan terhadap karakteristik sensoris dodol sebagai bentuk penganekaragaman produk olahan untuk meningkatkan nilai ekonomisnya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasar menggunakan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Dengan komposisi perlakuan 0 gram,20 gram, 40 gram dan 60 gram. Variabel yang diamati rasa,tekstur dan warna dodol biji nangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B dengan nilairata-ratarasa4,833(sangatsuka),tekstur4,806(sangatsuka)danwarna4,639(sangatsuka). Kata kunci : Biji Nangka,Beras Ketan,Dodol Dan Organoleptik Peneliti* Pembimbing**

PERUBAHAN SUHU DAN KADAR ALKOHOL HASIL DESTILASI GULA TERFERMENTASI DENGAN KADAR ALKOHOL AWAL YANG BERBEDA

YANUARIUS TETI
· Thesis · Open Access

PERUBAHAN SUHU DAN KADAR ALKOHOL HASIL DESTILASI GULA TERFERMENTASI DENGAN KADAR ALKOHOL AWAL YANG BERBEDA (Tetiyanuarius) (medahandeasisak*)(malelakzet**) ABSTRAK Minumanberalkoholadalahminuman yang mengandungetilalkoholatauetanol yang diprosesdaribahanhasilpertaniansepertilaru.Penelitianinidengancarafermentasiguladandestilasi. Proses destilasidilakukanuntukmenghasilkanetanolyaitudengancara prosesdestilasisederhana. Padasetiapproses destilasiterdiridari 3 perlakuanyaitu 10 liter, 15 literdan 18 liter. Tujuanpenelitianiniuntukmemperoleh data perubahansuhuuapdankadar alcohol hasildestilasi yang berbedadenganvariabelsebagaiberikut : Variabelbebasadalahperubahan suhu,X1 : 56℃-64℃ (aseton),X2 : 64℃-77℃ (methanol), X3 : 77℃ - 78℃ (etilasetat), X4 : 78℃ - 82℃ (etanol), X5 : 82℃ - 97℃ (isopropanol), danvariabelterikatatau variable yang diamatiadalahkadar alcohol hasildestilasi. Hasilpenelitianmenunjukanbahwadariketigaperlakuandengan proses destilasiyang berbedadapatmenghasilkankadar alcohol. 8 liter larumenghasilkan 60% kadaralkohol, 10 liter larumenghasilkan 60% kadaralkoholdan 15 liter larumenghasilkan 60% kadaralkohol. Dari penelitianinididapatkan volume dankadaralkohol yang menurundenganbertambahnyawaktupemasakandanberbandingterbalikterhadaptemperaturdestilasi. Kadar alkoholtertinggidiperolehsebesar 60 % sedangkan yang terendahadalah 50 %. Kata Kunci:destilasi, fermentasigula (laru) kadaralkohol.  1)peneliti  2)pembimbing

ANALISIS PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BUMN BERDASARKAN SKEP-100/MBU/2002 PADA PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (Persero)

MARIANUS FILIPUS LEWA
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI ANALISIS PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BUMN BERDASARKAN SKEP-100/MBU/2002 PADA PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (Persero) MARIANUS FILIPUS LEWA NIM: 15190090 Penelitian ini berjudul “Analisis Penilaian Tingkat Kesehatan BUMN Berdasarkan SKEP-100/MBU/2002 Pada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)”. Pemilihan judul didasari adanya ketentuan SK Menteri BUMN No. KEP-100/MBU/2002 tersebut bagi seluruh perusahaan yang kepemilikan modalnya terbesar oleh Pemerintah untuk berusaha memenuhi ketentuan tersebut. Masalah penelitian ini adalah Penilaian Tingkat Kesehatan BUMN Berdasarkan SKEP-100/MBU/2002 Pada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)”, dengan persoalan penelitian Bagaimana tingkat kesehatan BUMN pada PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Tahun 2017-2020? Untuk membuktikan tujuan penelitian tentang tingkat kesehatan BUMN pada PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero)Tahun 2017-2020. Konsep penelitian ini yaitu penilaian terhadap kinerja perusahaan untuk tahun buku yang bersangkutan yang meliputi penilaian pada aspek-aspek keuangan, operasional dan administrasi. Penilaian kesehatan BUMN pada aspek keuangan dilakukan dengan perhitungan rasio-rasio keuangan yang diberi bobot sesuai ketentuan dengan total bobot keseletuhan menjadi dasar penentuan kesehatan BUMN. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) tahun 1999-2021, dengan sampel penelitian adalah laporan keuangan tahun 2017-2020. Data penelitian dikumpulkan dengan metode dokumentasi, yaitu mengumpulan data laporan keuangan perusahaan dengan cara mengunduh laporan tersebut dari website resmi perusahaan. Data dianalisis melalui dua tahap yaitu analisis pendahuluan di mana akan didiskripsikan konseo berdasarkan indikator empirik dan analisis lanjutan untuk menjawab persoalan penelitian dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa selama periode tahun 2017-2020 PT Perusahaan Listrik Negara (Pesero) memiliki tingkat kesehatan pada tingkat BB atau dalam keadaan kurang sehat, karena selama periode tersebut PT Perusahaan Listrik Negara (Pesero) hanya mampu mencapai bobot 50 dati total bobot 70. Disarankan kepada PT PLN utuk memperhatikan kesehatan perusahaan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh menteri BUMN karena masih dalam keadaan kurang sehat, Kata kunci: penilaian tingkat kesehatan BUMN,

LAMA PERENDAMAN RUMPUT LAUT (Eucheumacottonii) DALAM LARUTAN JERUK NIPIS DALAM MENGHASILKAN PUDING RUMPUT LAUT

MARIA ANGELA METE
· Thesis · Open Access

Lama PerendamanRumputLaut( EucheumaCottonii) DalamLarutanJerukNipisDalamMenghasilkanPudingRumputLaut ABSTRAK Penelitiandenganjudul lama perendamanrumputlaut (EucheumaCottonii) dalamlarutanjeruknipisdalammenghasilkanpudingrumputlauttelahdilaksanakanpadalaboratorium processing Universitas Kristen ArtaWacanapadatanggal 23 November 2021.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuipengaruh lama waktuperendamanrumputlautdalamlarutanjeruknipisdalammenghasilkanpudingrumputlautmelalui proses perendamanuntukmengetahuitingkatkesukaanpadaperlakuanterbaik. Metodepenelitian yang digunakanadalahmetoderancanganacaklengkap (RAL) sebanyak 4 perlakuandan 3 kali ulangan.Hasilpenelitianmenunjukanbahwauntukwarna, rasa, aroma, dantekstur yang paling disukaiolehpanelisadalah lama perendman 1 jam dengannilaimasing-masingwarna 4,2, rasa 4,6, aroma 4,26 dantekstur 4,33. Dalampenelitianini air perasanjeruknipis yang digunakanmasing-masingperlakuansebanyak 50ml dengan lama waktuperendamanperlakuanyaitu, 15 menit, 30 menit, 45 menit, dan 1 jam. Denganbahandasaradalahrumputlaut 300 gram masing-masingperlakuan.Hasilpenelitianmenunjukanberpengaruhsangatnyataterdapatpadaperendamanrumput laut1 jam. Kata kunci :RumputLaut,JerukNipis

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA KEHADIRAN ANGGOTA JEMAAT LAKI-LAKI DALAM KEBAKTIAN HARI MINGGU DI JEMAAT IMANUEL RUANRETE KLASIS AMARASI BARAT TAHUN 2021/2022

MAGNES RUKU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA KEHADIRAN ANGGOTA JEMAAT LAKI-LAKI DALAM KEBAKTIAN HARI MINGGU DI JEMAAT IMANUEL RUANRETE KLASIS AMARASI BARAT TAHUN 2020/ 2021 Ruku, Magnes 2021 (*)Nuban Timo I.E (**) Poho P.P Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kehadiran anggota jemaat laki-laki dalam kebaktian hari minggu di jemaat Imanuel Ruanrete Klasis Amarasi Barat. Identifikasi masalah yang pada penelitian ini adalah mengidentifikasi masalah dalam penelitian ini yakni rendahnya kehadiran anggota jemaat laki-laki dalam mengikuti kebaktian hari minggu. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah faktor-faktor apakahyang mempengaruhi rendahnya kehadiran anggota jemaat laki-laki dalam kebaktian hari minggu di jemaat Imanuel Ruanrete Klasis Amarasi Barat. Tempat penelitian dilaksanakan di GMIT Imanuel Ruanrete Klasis Amarasi Barat dengam metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 495 orang anggota jemaat laki-laki Imanuel Ruanrete dengan sampel 20 orang anggota jemaat. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket atau kuisioner dan dokumentasi berupa bukti data jumlah anggota jemaat yang tidak hadir dalam ibadah, foto jemaat saat pengisian instrumen penelitian oleh anggota jemaat laki-laki.Berdasarkan hasil penelitian ini maka diharapkan kepada gereja mulai memperhatikan kehidupan peribadatan anggota jemaat laki-laki adalah tiang gereja, kepala rumah tangga yang memimpin dan bertanggung jawab atas iman anggota dalam rumah tangga mereka.dan kesibukan Terkait dengan faktor-faktor ini maka diharapkan gereja dalam hal ini harus berperan aktif untuk memberi perhatian khusus kepada anggota jemaat laki-laki dalam meningkatkat kualitas dan kuantitas dalam kebaktian hari minggu. Kata Kunci : Segi Psikologi,ketidakaktifan, Kaum Bapa.

ANALISIS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DALAM PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA KUANHEUM KABUPATEN KUPANG

ERMELINDA LUSI
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Peningkatan Perekonomian Masyrakat Di Desa Kuanheum Kabupaten Kupang Skripsi yang berjudul Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) pada Desa Kuanheum, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, adalah sebuah karya penelitian yang dilakukan untuk menganalisis pengelolaan alokasi dana desa untuk program-program pemerintah Desa Kuanheum. Desa memiliki peran yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintah umum desa serta pelayanan kepada masyarakat secara lebih terarah, terfokus dan lancar terutama dalam program kegiatan pemerintah desa yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat desa dengan dasar pertimbangan bahwa akan memberikan suatu kehidupan yang layak dan makmur bagi masyarakat desa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran pengelolaan alokasi dana desa dalam peningkatan perekonomian masyarakat di desa kuanheum. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan dokumentasi, yang dilakukanmelalui pengumpulan data- data dari para informan, yaitu anggota Badan Pengelola Dana Desa. Hasil analisis dilakukan secara deskriptif kaulitatif, untuk menggambarkan aktifitas pengelolaan Alokasi Dana Desa, yang terdiri dari aspek perencanaan, pelaksanaan, penata usahaan, pelaporan dan aspek pertanggungjawaban. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Kuanheum dapat dilakukan dengan baik, yang diketahui dari aspek perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban sudah dilakukan sesuai petunjuk tekhnis yang ditetapkan. Implikasi teroitis dari penelitian ini ialah bahwa alokasi dana desa yang dilakukan secara efektif membawa dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian dapat dinyataka bahwa hasil peneliitan ini sejalan dengan penelitian Sri Hutami(2017). Sedangkan implikasiterapan yang dihasilkan adalah: 1)Bagi penelitian selanjutnya di sarankan agar melibatkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi pengelolaan alokasi dana desa., 2)Pemerintah desa sebagai pemegang tanggung jawab pengelolaan alokasi dana desa harus berperan meningkatkan kualitas pembangunan desa maupun kualitas sumber daya manusia aparat desa atau tim pengelola dana, 3)Perlu melibatkan peran serta masyarakat dalam penyusunan RPJMdesa maupun RKPdesam serta memberi masukan-masukan bagi pemerintah desa untuk melakukan proses pengelolaan Alokasi Dana Desa secara tepat guna dan tepat sasaran.

ANALISIS PENGARUH JUMLAH KENDARAAN DAN TARIF PAJAK KENDARAAN TERHADAP PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA PADA UPTD PENDAPATAN DAERAH WILAYAH KOTA KUPANG (SAMSAT KOTA KUPANG)

DAMARIS LUDJI
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor sangat ditentukan oleh faktor jumlah kendaraan yang beroperasi, faktor bobot kendaraan bermotor dan faktor tarif pajak kendaraan bermotor. Jumlah kendaraan yang terdata sebagai obyek pajak akan membawa dampak pada peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor. Hal ini patut dipahami bahwa pada setiap tahun kebutuhan masyarakat akan kendaraan bermotor selalu mengalami peningkatan yang di imbangi dengan adanya penetapan tarif pajak yang ditetapkan untuk kendaraan bermotor umum maupun kendaraan bermotor bukan umum (pribadi) akan membawa dampak pada penerimaan pajak kendaraan bermotor. Dari uraian latar belakang di atas, maka penelitian ini bertujuansebagai berikut : (1). Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah kendaraan bermotor terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada Samsat Kupang. (2). Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tarif pajak kendaraan bermotor terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kota Kupang. Persoalan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1). Seberapa besar pengaruh jumlah kendaraan bermotor terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada UPTD Pendapatan Wilayah Kota Kupang ? (2). Seberapa besar pengaruh tarif pajak terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada UPTD Pendapatan Wilayah Kota Kupang? Berdasarkan pada persoalan penelitian di atas, maka hipotesis yang dirumuskan adalah sebagai berikut : (1). Jumlah kendaraan bermotor didugaberpengaruh positif terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kota Kupang. (2). Diduga tarif pajak berpengaruh positif terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bemotor di Kota Kupang. Sesuai hasil penelitian yang dipaparkan diatas, maka hasil analisis secara statistik dengan menggunakan program SPSS menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi yang diketahuiuntuk variabel jumlah kendaraan bermotor roda dua (b1) adalah 1.954.791. Nilai ini mengandung suatu arti bahwa dengan adanya jumlah kendaraan yang meningkat setiap tahun akan meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sebesar 1.954.791, standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 12.506.146 dengan nilai konstanta untuk variabel jumlah kendaraan terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua adalah -7.604.338.641 dengan standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 2.554.006.349. Dengan demikian, maka bentuk persamaan yang dirumuskan adalah Y = -7.604.338.641-1.954,791 X1. Apabila ditinjau dari segi pengaruhnya maka sesuai analisis diketahui bahwa nilai korelasi untuk variabel X1 (jumlah kendaraan bermotor roda dua) berpengaruh terhadap variabel peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sebesar 0,821 dengan tingkat signifikan -0,023. Hal ini diperjelas pada tabel koefisien yang menunjukkan thitung untuk variabel X1 (jumlah kendaraan bermotor roda dua adalah 0,156 dengan tingkat signifikan adalah 0,883, sehingga apabila dibandingkan dengan nilai ttabel, maka thitung = 0,821 > ttabel = 0,156, artinya secara parsial variabel jumlah kendaraan bermotor roda dua berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua, sehingga kaidah pengambilan keputusan yang diambil adalah H0 ditolak dan Ha diterima. Untuk variabel tarif pajak kendaraan bermotor roda dua (b2) adalah 252.664.850. Nilai ini mengandung suatu arti bahwa dengan adanya tarif pajak yang ditetapkan sebesar 2% mampu meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor rodadua dengan standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 46.562,765, dengan nilai konstanta untuk variabel tarif pajak terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua adalah - 7.604.338.641 dengan standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 2.554.006.349. Dengan demikian, maka bentuk persamaan yang dirumuskan adalah Y = -7.604.338.641+252.664,850 X2. Dari bentuk persamaan di atas, jika dilihat dari pengaruhnya maka sesuai analisis diketahui bahwa nilai korelasi untuk variabel X2 (tarif pajak kendaraan bermotor roda dua) berpengaruh terhadap variabel peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sebesar 0,813 dengan tingkat signifikan 0,026. Hal ini diperjelas pada tabel koefisien yang menunjukkan thitung untuk variabel X2 (tarif pajak kendaraan bermotor roda dua) adalah 5,426 dengan tingkat signifikan adalah 0,006, sehingga apabila dibandingkan dengan nilai ttabel, maka thitung = 0,813 ttabel = 5,426, artinya secara parsial variabel tarif pajak kendaraan bermotor roda dua berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sehingga kaidah pengambilan keputusan yang di ambil adalah H0 diterima. Berdasarkan hasil analisis di atas, maka sebagai informasi masukan atau saran dalam penelitian ini adalah ditujukkan bagi para petugas agar lebih bijaksana dalam mengambil keputusan serta kebijakan dalam menangani wajib pajak yang sengaja tidak melaksanakan kewajibannya dalam pembayaran pajak yang berlangsung satu tahun sekali.

Substitusi Tepung Kelor Sebagai Produk Kerupuk Yang Bergizi

LEONARDUS JEMATU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Makanan ringan didefinisikan sebagai makanan yang dikonsumsi antara waktu makan regular. Kerupuk merupakan contoh makanan ringan yang tergolong dalam salted foods dengan karakter flavor dominan adalah asin dan gurih. Produk tersebut merupakan makanan ringan yang umumnya dikonsumsi di Indonesia, bahkan menjadi lauk-pauk. Tujuan dari penelitian ini yaitu memanfaatkan daun kelor sebagai sumber gizi pada pembuatan kerupuk. Pembuatan kerupuk terdiri dari tahap persiapan yaitu tahap pembuatan tepung daun kelor setelah mendapatkan tepung daun kelor dilanjutkan ke penelitian utama. Penelitian pertama adalah dengan penambahan tepung daun kelor dengan perlakuan (15%), (25%), dan (35%). Selanjutnya, dilakukan uji mutu sensori dengan parameter aroma, rasa, tekstur, dan warna. Pada penambahan tepung daun kelor yang terpilih yaitu tepung daun kelor 15%dengan ini menunjukan bahwa uji organoleptik yakni skor warna ( 4,64 ),skor rasa ( 4,77 ), skor tekstur ( 4,72 ), skor aroma ( 4,64 ),dengan kategori suka. pada perlakuan A1(tepung daun kelor 15%) kerupuk tersebut mengandung kadar air sebesar ( 6,71% ), termasuk dalam mutu SNI,dan vitamin C sebesar (0,79%).

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP LOYALITAS PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN MAULAFA KUPANG

HE KOLO
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP LOYALITAS PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN MAULAFA KUPANG Sumber daya manusia adalah individu yang bekerja dalam suatu organisasi, baik perusahaan maupun instansi yang memiliki fungsi sebagai aset sehingga perlu adanya pelatihan dan pengembangan untuk kemampuanya. Sumber daya manusia merupakan faktor yang penting bahkan tidak bisa dilepaskan dalam suatu organisasi. Sumber daya manusia juga menjadi salah satu kunci penentu berkembangnya organisasi. Karakteristik pekerjaan merupakan sifat dari tugas yang meliputi tanggung jawab, macam tugas dan tingkat kepuasan yang diperoleh dari pekerjaan itu sendiri. Pengembangankarir adalah eksplorasi, pemantapan, keberhasilan dan pemenuhan karir seseorang.Loyalitas atau kesetiaan merupakan salah satu unsur yang digunakan dalam penilaian karyawan yang mencakup kesetiaan terhadap pekerjaannya, jabatannya dan organisasi.Populasi adalah gabungan dari seluruh elemen yang berbentuk peristiwa, hal atau orang yang memiliki karakteristik yang serupa yang menjadi pusat perhatian seorang peneliti. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang ada. Sampel pada penelitian kali ini adalah seluruh pegawai Pada Kantor Camat Maulafa Kupangyang berjumlah 23 orang. Analisis Pendahuluan dilakukan untuk mendeskripsikan berbagai karakteristik masing-masing indikator untuk menjelaskan konsep-konsep penelitian berdasarkan data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel karakteristik pekerjaan (X1) memiliki pengaruh terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6,480 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang.Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel pengembangan karir (X2) berpengaruh terhadap loyalitas pegawai (Y) pada pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 4,372 dengan tingkat signifikan 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel pengembangan karir berpengaruh signifikan secara parsial terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang.Diketahui bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2.Diketahui bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2. Variabel karakteristis pekerjaan dan pengembangan karir berpengaruh loyalitas pegawai pada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2. Hasil penelitian ini itdak sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh Charlos Alexander Lumiu dalam penelitiannya dengan judul Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir Dan Kompensasi Terhadap Loyalitas karyawan, berdasarkan hasil pengujian hipotesis, ditemukan bahwa variabel Pengembangan Karir tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan. Artinya semakin tinggi Pengembangan Karir tidak akan mengakibatkan tinggi rendahnya Loyalitas Karyawan. dan juga hasil pengujian hipotesis, ditemukan bahwa variabel Kompensasi memiliki hubungan secara langsung dengan variabel loyalitas karyawan. Artinya semakin tinggi kompensasi akan mengakibatkan semakin tinggi loyalitas karyawan.Dari hasil penelitian diketahui bahwa variabel karakteristik pekerjaan dan pengembangan karir berpengaruh tehadap loyalitas pegawai maka disarankan kepada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang untuk selalu memperhatikan karakteristik pekerjaan dan pengembangan karir agar para pegawai merasa puas dan nyaman serta terus menjadi pegawai yang tetap maupun setia kepada Kantor Kecamatan Maulafa Kupang.

ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA, DI DESA BAUMATA TIMUR KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG

MARDIANTY NANGA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA, DI DESA BAUMATA TIMUR KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Peneltian ini berjudul Analisis Pengelolaan Keuangan Desa di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam system pemetintahan nasional dan berada di daerah kabupaten.salah satu penentuan keberhasilan desa tergantung dengan adanya keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan dalam membangun desa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan keuangan desa berdasarkan Peraturan Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014 di Desa Baumata Timur kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang,yang terdiri dari 5 tahap yaitu tahap perencanaan,tahap pelaksanaan, tahap penatausahaan, tahap pelaporan, dan tahap pertanggungjawaban,dan tujuan pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan pertama proses pengelolaan desa meliputi Perencanaan ,pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban. Pengelolaan keuangan desa dilakukan oleh pemerintah desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang belum mengikuti keseluruhan teknis dalam Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014, Hal ini dapat dilihat dari Pertanggungjawaban pengelolan keuangan desa dimana Desa Baumata Timur hanya menyampaikan Laporan realisasi APBDesa 1 (satu) kali dalam 1 periode dimana jika diLihat dari Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014 dimana kepala desa menyampaikan laporan realisasi APBDesa kepada Bupati/walikota berupa laporan semester pertama yaitu Laporan realisasi APBDesa yang paling lambat disampaikan akhir bulan juli tahun berjalan Sementara laporan semester akhir paling lambat disampaikan bulan januari tahun berikutnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa baik perencanaan hingga pertangungjawaban dana desa sudah dilakukan dengan baik,namun ada beberapa kendala pelaksanaannya yaitu bentuk partisipasi masyarakat yang kurang maksimal,kurangnya partisipasi badan permusyawaratan desa( BPD), serta kurangnya kompetensi tim pelaksanaan kegiatan desa dalam memnyusun laporan pertanggungjawaban pengelolaan Dana Desa. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukan bahwa perencenaan keuangan Desa Baumata Timur dari RPJM desa,RKP desa, dan APBDesa secara garis besar telah disusun sesuai dengan permendagri nomor 113 tahun 2014.Perangkat Desa diharapkan dapat mengelolah dana desa dengan baik sehungga dapat mempertanggungjawab laporan keuangan desa yang akuntabel dan transparan,sehingga dalam pengelolaan keuangan desa dapat tercapai dengan baik. Kata kunci : pengelolaan keuangan desa(perencanaan, pelaksanaan, penataushaan, pelaporan dan pertanggungjawaban)

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS OPERANDI PELAKU DALAM MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN HANDPHONE (HP) DAN LAPTOP DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI KUPANG

ARIYACOB NARAMESAH
· Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi penulis adalah : Deskrpsi Tentang Motif Dan Modus Operandi Pelaku Dalam Melakukan Tindak Pidana Pencurian HandPhone (HP) Dan Leptop Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang. Rumusan masalah yang dikaji adalah : Bagaimanakah motif dan modus operandi pelaku dalam melakukan tindak pidana pencurian handphone (HP) di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang. Tujuan Penelitian ini adalah : untuk mengetahui motif dan modus operandi pelaku dalam melakukan tindak pidana pencurian handphone (HP) dan Leptop. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah : jenis penelitian normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas, dan sistimatis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim dan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji adalah : 1. Keinginan untuk memiliki barang Terdakwa memasuki rumah korban yang sedang terbuka ditinggal penghuni dan situasi dalam keadaan sepi. 2. Menjual untuk memenuhi kebutuhan Terdakwa pura-pura pergi bertamu dan korban meninggalkan kamar kost dalam keadaan terbuka. 3. Keinginan untuk memiliki barang Terdakwa pura-pura memanggil korban namun tidak ada orang yang menjawab dan suasana dalam keadaan sepi . 4. Keinginan untuk memiliki barang Terdakwa memasuki rumah korban yang pintu pagar dan pintu rumah dalam keadaan terbuka. 5. Menjual untuk memenuhi kebutuhan Terdakwa melihat korban sedang ketiduran serta kamar kost dalam keadaan terbuka dan situasi sepi. Saran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Petugas kepolisian khususnya anggota Reskrim Polres Kota Kupang dalam menjalankan tugasnya harus mampu mengendalikan dan meminimalisir kendala-kendala yang ada, baik faktor internal maupun faktor eksternal. 2. Masyarakat sebagai warga Negara yang baik harus bersikap aktif dalam membantu pihak kepolisian. Kata kunci: Deskripsi,Motif, Modus operandi, Tindak pidana pencurian

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (RODA DUA) PADA SAMSAT PENDAPATAN WILAYAH KOTA KUPANG

ELFRIDA SOI
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh target penerimaan pajak kendaraan bermotor, tarif pajak, dan jumlah kendaraan bermotor terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi kasus observasi yaitu mengutamakan teknik pengumpulan datanya melalui observasi peran-peran atau pelibatan (participant observation), sedangkan studinya pada suatu organisasi tertentu. Adapun metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan uji-t, uji-f dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan target penerimaan pajak kendaraan bermotor, tarif pajak, dan jumlah kendaraan bermotor berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang dengan diperoleh hasil perhitungan dan ketika dianalisis secara parsial tarif pajak, penerimaan pajak, dan jumlah kendaraan bermotor berpengaruh positif terhadap terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang. Hal ini menunjukan bahwa variabel target pajak kendaraan bermotor, tarif pajak, dan jumlah kendaraan bermotor diperoleh berpengaruh terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang. Kata Kunci : Target Pajak Kendaraan Bemotor, Tarif Pajak, dan Jumlah Kendaraan Bermotor Terhadap Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (Roda dua) Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI KUPANG

MARIA YUNITA NAHAK
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI KUPANG Oleh : MARIA YUNITA NAHAK 15410022 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan dengan menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas, serta bagaimana perhitungan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada KSP Kopdit Swasti Sari Kupang tahun 2017 sampai dengan tahun 2019. Pada penelitian ini, teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara mendokumentasi. Untuk mengetahui tingkat kemampuan dari rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas yaitu dengan menghitung setiap rasio yang digunakan. Berdasarkan analisis data keuangan KSP Kopdit Swasti Sari Kupang pada tahun 2017 hingga 2019, bahwa tingkat rasio likuiditas ditinjau dari rasio kas dikategorikan sangat tidak baik, hal ini dikarenakan kas dan bak terlalu rendah untuk membiayai hutang jangka pendeknya. Dan ditinjau dari rasio lancar dapat dikategorikan sangat baik. Berdasarkan analisis data keuangan KSP Kopdit Swasti Sari Kupang pada tahun 2017 hingga 2019, bahwa tingkat rasio solvabilitas yang ditinjau dari rasio total hutang terhadap aktiva dan total hutang terhadap modal sendiri dalam kategori cukup baik. Berdasarkan analisis data keuangan KSP Kopdit Swasti Sari Kupang pada tahun 2017 hingga 2019 , bahwa tingkat rasio rentabilitas yang ditinjau dari rasio rantabilitas aset masuk dalam kategori kurang baik, hal ini dikarenakan koperasi kurang efektif dalam menggunakan asetnya untuk memperoleh SHU dan ditinjau dari rasio rentabilitas modal sendiri masuk dalam kategori tidak baik, disebabkan karena SHU relatif rendah bila dibandingkan dengan ekuitas koperasi.

ANALISIS PENGELOLAAN ANGGARAN DAN KINERJA KEUANGAN PUSKESMAS MENGGUNAKAN KONSEP VALUE FOR MONEY (Studi Kasus Pada Puskesmas Tarus)

MARIA RUFINA AGHO
· Thesis · Open Access

ABSTRAK MARIA RUFINA AGHO, 15410036, Analisis Pengelolaan Anggaran dan Kinerja Keuangan Puskesmas dengan Menggunakan Konsep Value For Money (studi kasus pada Puskesmas Tarus). Skripsi, jurusan manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Ibu Dr. Damaris Y.koli, SE.,MP,pembimbing 11(dua) bapak Frankie J. Salean SE., MP. Puskesmas sebagai sektor kesehatan,diberi kesempatan dan keleluasaan oleh pemerintah untuk mengelola anggaran keuangannya secara ekonomis,efisien, dan efektif agar dapat meningkatkan kinerja puskesmas,maka tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan kinerja penyelenggaran tata kelola anggaran puskesmas tahun 2017-2019. Menurut Fransiska Erni Dwi(2014) Analisis Pengelolaan Anggaran dan Kinerja Puskesmas teknik pengukuran menggunakan teknik pengukuran value for money,kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapian suatu kegiatan atau program dalam mewujudkan sasaran ,tujuan suatu organisasi yang tertuang dalam strategis planning suatau organisasi(Mahsun,2013:25). Masalah dalam penelitian ini adalah apakah pengelolaan anggaran puskesmas dan kinerja puskesmas telah melakukan secara ekonomis,efisiensi dan efektivitas. Yang menjadi popolasi adalah keseluruhan data laporan keuangan puskesmas Tarus dan menjadi sampel adalah laporan anggaran puskesmas periode 2017-2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode dokumentasi. Setelah pengumpulan data kemudian di analisis sesuai dengan tujuan yang akan di capai yaitu dengan menggunakan analisis pendahuluan dan analisis lanjutan. Hasil pembahasan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Pengelolaan anggaran puskesmas sudah dilakuakan secara baik di lihat dari tingkat ekonomis dan efisiensi.

PENGARUH IKLAN DAN KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP MINAT BELI PENGGUNA HANDPHONE SAMSUNG DI KOTA KUPANG

MARTHA TAOPAN
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH IKLAN DAN KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP MINAT BELI PENGGUNA HANDPHONE SAMSUNG DI KOTA KUPANG Sebuah produk atau layanan jasa tidak bisa terlepas dari sebuah merek, dimaksudkan disini bahwa sebuah merek harus disimbolkan sebagai sebuah payung yang dapat melindungi sebuah produk atau layanan jasa. Produk atau jasa mudah sekali ditiru, namun merek, khususnya citra merek yang terekam dalam benak konsumen tidak dapat ditiru. Pada era perkembangan teknologi informasi saat ini kondisi pemasaran produk yang sangat dinamis membuat para pelaku pasar produsen berlomba-lomba untuk memenangkan kompetisi yang sangat ketat. Ketatnya persaingan tersebut dapat tercermin dari makin banyaknya ragam produk – produk yang diluncurkan perusahaan untuk dapat mempertahankan eksistensinya dalam dunia usaha. Berbanding terbalik dengan apa yang terjadi pada konsumen pengguna Handphone samsung di Kota kupang, dimana samsung menjadi salah satu top brand pilihan Konsumen dan menempati tempat kedua setelah Xiaomi . Iklan yang ditampikan perusahaan samsung sanggat menarik dimata konsumen dalam memperkenalkan produk-produk elektronik handphone samsung. Merek samsung memiliki merek yang standar dimata masyarakat Kota kupang karena samsung bertindak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Kepercayaan merek yang menarik tertanam dimasyarakat Kota kupang akan produk handphone samsung menimbulkan efek yang baik bagi perusahaan. Pelayanan yang ramah sehingga memberikan kepuasan terhadap masyarakat.setiap pembelian smartphone android mendapatkan keuntungan aplikasi, game, free wifi dan lain – lain dan akan memperoleh hadiah langsung menarik yang sudah di siapkan. Iklan adalah suatu bentuk informasi yang di lakukan oleh perusahaan yang isi nya berupa pesan yang menarik tentang sebuah produk atau jasa yang di tunjukan kepada khlayak. Kepercayaan merek merupakan kepercayaan yang terbangun karena adanya harapan bahwa pihak lain akan bertindak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Minat beli merupakan pernyataan mental konsumen yang merefleksikan rencana pembelian suatu produk dengan merek tertentu. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel iklan (X1) memiliki pengaruh terhadap minat beli pengguna handphone samsung di kota kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6,426 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas iklan berpengaruh terhadap minat beli pengguna handphone samsung di kota kupang. Variabel kepercayaan merek (X2) berpengaruh terhadap minat beli (Y) pada pengguna handphone samsung di kota kupang, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 3,386 dengan tingkat signifikan 0,001. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel kepercayaan merek berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat beli pengguna handphone samsung di kota kupang. Angka R square sebesar 0,691 atau 6,91%. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 6,91% sedangkan sisanya dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini. Berdasarkan hasil yang menjawab permasalahan pada penelitian ini, yang dapat meningkatkan minat beli pengguna handphone samsung di kota kupang: iklan berpengaruh terhadap minat beli. Jika iklan telah sesuai maka dengan begitu dapat meningkatkan minat beli. Dalam rangka meningkatkan kepercayaan merek maka samsung perlu memperhatikan kualitas yang bagus. Karena kualitas yang bagus merupakan faktor paling penting dalam meningkatkan minat beli handphone Samsung.

Pengaruh konflik peran dan wewenang pekerjaan terhadap kepuasan kerja karyawan pada RSUD Naibonat kabupaten kupang

CHRISCAR THOBIANDRY BENU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Setiap Instansi Pemerintah maupun organisasi atau perusahaan akan selalu berusaha untuk meningkatkan kepuasan karyawan, dengan harapan apa yang menjadi tujuan pemerintah akan tercapai. Sumber daya manusia dalam suatu Instansi pemerintah merupakan aspek penting yang menentukan keefektifan suatu pekerjaan dengan pengguna sumber daya yang berkualitas tinggi maka perusahaan atau instansi akan mampu berperan dalam menghadapi tantangan global, karna sumber daya manusia mempunyai pengaruh besar bagi aspek-aspek atau bidang lainnya dalam dalam kemajuan perusahaan, sehingga dengan menggali keahlian yang dimiliki para karyawan akan dapat mengetahui konflik peran yang biasa terjadi pada karyawan. Agar sumber daya merasa puas dalam bekerja. Ketidakpuasan dalam bekerja akan menimbulkan dampak yang negatif bagi Instansi-instansi tertentu seperti menciptakan ketidakstabilan terhadap kondisi Pegawai. Hal tersebut menjadikan perusahan tidak efektif karena adanya sebagian karyawan yang tidak puas dalam pekerjaan. Kepuasan adalah bahwa orang akan merasa puas atau tidak puas, tergantung apakah ia merasa adanya keadilan (equality) atau tidak atas suatu situasi. Perasaan adil dan tidak adil atas suatu situasi, diperoleh orang dengan cara membandingkan dirinya dengan orang lain yang sekelas, sekantor maupun di tempat lain. Wewenang kerja adalah hak yang cukup, yang memungkinkan seseorang dapat menyelesaikan suatu tugas atau kewajiban tertentu. wewenang secara efektif dan efisien serta bijaksana merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan. Oleh karna itu peranan pendelegasian wewenang penting dalam penerapannya. Pendelegasian wewenang yang tepat, akan menghindarkan perusahaan atau organisasi dalam menetapkan pekerjaan atau hal yang akan dikerjakan. Misalnya, jika atasan menghadapi pekerjaan yang tidak mungkin bisa diselesaikan dengan satu orang saja, maka ia dapat mendelegasikan pekerjaannya. Pendelegasian dilakukan agar manejer dapat mengembangkan karyawan atau bawahan sehingga bisa berdampak positif yaitu memperkuat organisasi terutama saat ada terjadi perubahan susunan manejemen organisasi atau saat ada perubahan lingkungan organisasi. Konflik adalah sesuatu yang negative sebagai hasil alami dari kelompok kerjasama di suatau organisasi atau perusahaan.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konflik peran terhadap kepuasan kerja karyawan di RSUD Naibonat Kabupaten Kupang.Populasi penelitian ini adalah pegawai RSUD Naibonat yang bertugas di ruang Umum Kepegawaian sebanyak 34 orang. teknik pengambilan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah Total sampling artinya seluruh kepegawaian umum sebanyak 34 orang yang bekerja diRSUD Naibonat kabupaten Kupang tahun 2020. Teknik pengumulan pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan Variabel Konflik peran (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada RSUD Naibonat. hal ini terlihat dari signifikan Konflik peran (X1) 0,032 > 0,05 dan nilai t-hitung 0,226 2,040 t-tabel, artinya konflik peran memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan kepusan kerja karyawan RSUD Naibonat. Sedangkan Hasil dari wewenang pekerjaan (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada RSUD Naibonat. hal ini terlihat dari signifikan wewenang pekerjaan (X2) 0,047 > 0,05 dan nilai t-hitung 0,153 2,040 t-tabel. Yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel wewenang pekerjaan (X2) terhadap kepuasan kerja (Y) pada RSUD Naibonat. Artinya bahwa Disaat RSUD Naibonat. Kata kunci : kepuasan, konflik peran, wewenang.

Analisis Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan

FIRDEKSI BANA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menggetahui penerimaaan asli daerah (PAD) Kabupaten Timor Tengah Selatan yaitu dengan membandingkan (PAD) sebelumnya diberlakukan otonomi daerah (mengambil data dari tahun anggaran 2007 sampai 2020) dan pada era pelakanaan otonomi daerah ( data tahun 2017 sampai 2020). Data yang dibutuhkan adalah data sekunder dari badan pusat statistik .Hipotesis penelitian ini adalah efisiesi,efektivitas,elastisitas PAD dan matrik potensi PAD penelitian ini juga menganalisis kontribusi PAD terhadap penerimaan anggaran pendapatan dalam keuangan daerah kabupaten timor tengah selatandengan melihat seberapa besar kontribusi PAD terhadap ASPBD serta menganalisis prospek penerimaan PAD lima tahun kedepan,selain itu penelitian ini juga ini juga menghitung perbedaan peneriaan PAD antar sebelum dan pada saat Otonomi daerah dilaksanakan.penelitian ini merupakan survay atas data sekunder yang mengambil lokasi di kabupaten timor tengah selatan dengan menggunakan data-data yang diolah dan di kumpulkan akan diolah menggunakkan beberapa rasio efesiensi,efektivitas ,elastisitas.

Studi karakteristik garam masak yang diproduksi secara tradisional di desa ngadu bolu kecamatan umbu ratu nggay kabupaten sumba tengah

ALVIAN ROHI
· Thesis · Open Access

ABSRAKSI Garam adalah senyawa kimia yang komponen utamanya mengandung natrium klorida (NaCl), senyawa air, ion magnesium, ion kalsium dan ion sulfat (Rismana dkk, 2014). Produksi garam rakyat yang menjadi mata pencaharian utama pada musim kemarau melanda. Produksi garam sangat membantu perekonomian rakyat. Pembuatan garam di Desa Ngadu Bolu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah, mengunakan penyaringan alang-alang yang masih mempertahankan pengolahan secara tradisional sehingga masi belum menghasilkan garam yang dihasilkan masih belum memenuhi standar Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu upaya dalam teknik pengolahannya harus adanya modifikasi alat penyaringan yang digunakan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui teknik pembuatan garam rakyat yang dimasak secara tradisional Di Desa Ngadu Bolu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah dengan pengujian (kadar air, NaCl, Organoleptik dan pengamatan Baume). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2021 di Desa Ngadu Bolu, Kecamatan Umbu Ratu Ngay, Kabupaten Sumba Tengah. Untuk pengujian Kadar Air dan organoleptik telah dilakuan di Laboratorium Eksakta UKAW Kupang sedangkan untuk pengujian Kadar dan kadar garam (NaCl) di Laboratorium Saraswanti Indo Genetech, Bogor. Metode penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam Di Desa Ngadu Bolu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah untuk pengujian organoleptik parameter warna garam yaitu warna putih kecoklatan, parameter bau garam yaitu bau tidak normal, kadar air yaitu Kelompok I 8,56% dan kelompok II 9,95%, Nacl kelompok I 81,54% dan untuk kelompok II 82,01. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Produksi garam Secara Tradisonal masih tradisional meliputi tanah digaruk dan dikumpulkan, penyaringan dilakukan selama ±2 jam dengan (80 kg tanah muara dan 120 liter air muara), proses pemasakan ±7 jam, penirisan ±2 jam, dan distribusi. Kata kunci: garam masak tradisional, kadar air, NaCl, Organoleptik dan pengamatan Baume. ABSTRACT Salt is a chemical compound whose main components contain sodium chloride (NaCl), water compounds, magnesium ions, calcium ions and sulfate ions (Rismana et al., 2014). The people's salt production is the main source of livelihood during the dry season. Salt production is very helpful for the people's economy. Salt making in the Village Ngadu Bolu, Umbu Ratu Nggay District, Central Sumba Regency, using reed filtering which still maintains traditional processing so that it still has not produced the salt produced yet does not meet the standards of the Indonesian National Standard (SNI). One of the efforts in the processing technique must be a modification of the filtering tool used. The purpose of the study was to determine the technique of making traditional people's salt in Ngadu Bolu Village, Umbu Ratu Nggay District, Central Sumba Regency by testing (moisture content, NaCl, Organoleptic and Baume observations. This research was carried out in May 2021 in Ngadu Bolu Village, Umbu Ratu Nggay District, Central Sumba Regency. The water content and organoleptic tests have been carried out at the exact laboratory of UKAW Kupang, while for testing the concentration and salt content (NaCl) at the Saraswanti Indo Genetech Laboratory, Bogor. The research method is descriptive qualitative and quantitative methods using comparative descriptive data analysis. The results of salt research in Ngadu Bolu Village, Umbu Ratu Nggay District, Central Sumba Regency for organoleptic testing, salt color parameters are brownish white, salt odor parameters are abnormal odors, water content is Group I 8.56% and group II 9.95 %, NaCl group I was 81.54% and for group II 82.01. From the results of the study, it can be concluded that traditional salt production is still traditional, including raked and collected soil, filtering is carried out for ± 2 hours with (80 kg of estuary soil and 120 liters of brackish water), cooking process for ± 7 hours, draining ± 2 hours, and distribution. Keywords: Traditional Cooking Salt, Water Content, NaCl, Organoleptic and Baume's observation.