YAKOBIS DAMI
· Thesis · Open Access
Penelitian kali ini dengan judul “Analisis Tindak Pidana Komisif yang Digunakan Jokowi dan Prabowo Dalam Debat Presiden Indonesia 2019” ini dilakukan dengan mempertimbangkan rumusan masalah yang terkait dengan jenis-jenis yang terdapat dalam tiga video video debat presiden Indonesia 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekspresi tindak tutur komisif dan jenis tindak tutur komisif yang digunakan Jokowi dan Prabowo dalam debat presiden Indonesia tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penulis menggunakan metode dokumentasi untuk mengumpulkan data yang dianalisis dan video yang digunakan dalam penelitian ini adalah “debat presiden Indonesia 2019”. Ada delapan prosedur yang penulis lakukan untuk mencapai tujuan dari penelitian ini. Pertama, penulis menonton video. Kedua, penulis merekam video. Ketiga, penulis membuat transkripsi dari video tersebut. Keempat, penulis menuliskan daftar tindak tutur komisif. Kelima penulis akan mengidentifikasi ekspresi pada tindak tutur komisif. Keenam penulis mengklasifikasikan data berdasarkan jenis tindak tutur komisif. Ketujuh penulis menganalisis jenis-jenis tindak tutur komisif dan kedelapan yang merupakan langkah terakhir, penulis melaporkan hasilnya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa semua jenis tindak tutur komisif ditemukan dalam video debat presiden Indonesia 2019 di antara 75 data tindak tutur komisif dalam video tersebut. Promise menempati urutan pertama dengan 54 data, urutan kedua jaminan dengan 7 data, urutan ketiga penolakan dengan 6 data, penawaran menempati urutan keempat dengan 4 data, ancaman di urutan kelim dengan 3 data, dan yang terakhir adalah relawan di urutan kelima dengan 1 data. Pembahasan penelitian ini menyajikan penjelasan rinci tentang bukti-bukti tertentu yang menyebabkan setiap ekspresi dikategorikan ke dalam setiap jenis tindak tutur komisif
HENDRIKUS KAJA BATAONA
· Thesis · Open Access
ABSTRAKSI
Pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia saatini telah menghadapi tantanganyang sangat berat, untuk itu berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhanekonomi salah satunya dengan memberdayakan masyarakat ekonomi lemah, melalui kegiatankredit.Pembangunanekonomimerupakantujuandarilembagakeuangansepertibankmaupunnonbank lembaga keuangan harus mampu memajukan serta mengembangkan perekonomiansaatiniyangadadiIndonesia.
Dalamperjalanannyakoperasisimpanpinjamsangatmembantuperekonomian.Koperasi Caritas Paroki Lewoleba sangat membantu anggota kredibiturnya dan juga bisamempersulit anggota kredibiturnya dimana sistem prosedurnya yang kurang jelas dan analisispengawasannyayanglemah.
Kredit macet adalah suatu keadaan dimana koperasi atau debitur baik perorangan danperusahaan tidak bisa membayar kredit koperasi tepat waktu. Didunia kredit, kredit macetadalah kredit bermasalah yang mana kreditur tidak bisa membayar atau melunasi minimalwaktujatuhtempolebihdaritigabulan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat suku bunga terhadap kreditmacet dan jangka waktu pinjaman terhadap kredit macet. Metode analisis data yang digunakandalam penelitian ini adalah regresi linear berganda yang menggunakan program SPSS 26sebagaiprogrampengolahandata. Sehingga yang menjadi populasi dalam sampel ini adalah seluruh anggota koperasi Caritas Paroki Lewoleba dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah anggota kredit macet pada koperasi Caritas Paroki Lewoleba selama 3 tahun terakir (2018-2020).
Berdasarkan penelitian ini menunjukan bahwa tingkat suku bunga (X1) terhadap kreditmacet (Y) adalah sebesar 0,302 > 0,05 dan thiting 1,041 < 1,998, sehingga dapat disimpulkan bahwatidakterdapatpengaruh.Tetapisecarahsimultanberpengaruh.Jangkawaktupinjaman(X2)terhadapkreditmacet (Y)adalahsebesar0,302>0,05dannilaithiting1,401<1,998,sehinggadapatdisimpulkan bahwatidakterdapatpengaruh.Tetapisecarahsimultamberpengaruh.
ABSTRACTION
Economic growth in Indonesia is currently facing very serious challenges, for that various efforts have been made to increase economic growth, one of which is by empowering the economically weak community, through credit activities. Economic development is the goal of financial institutions such as banks and non-banks.
In its journey, the savings and loan cooperative is very helpful for the economy. The Caritas Paroki Lewoleba Cooperative is very helpful for its creditor members and can also make it difficult for its creditor members where the procedure system is not clear and the monitoring analysis is weak.
Bad credit is a condition where cooperatives or debtors, both individuals and companies, cannot pay cooperative loans on time. In the world of credit, bad loans are non-performing loans where creditors cannot pay or pay off at least three months of maturity.
This study aims to determine the effect of interest rates on bad loans and loan terms on bad loans. The data analysis method used in this study is multiple linear regression using the SPSS 26 program as a data processing program. So that the population in this sample is all members of the Caritas Paroki Lewoleba cooperative and the sample used in this study is a member of bad loans at the Caritas Paroki Lewoleba cooperative for the last 3 years (2018-2020).
Based on this research, it shows that the interest rate (X1) on bad loans (Y) is 0.302 > 0.05 and thiting 1.041 < 1.998, so it can be concluded that there is no effect. 05 and the value of hitting 1.401 <1.998, so it can be concluded that there is no effect. But it is simultaneously influential.
SEMI MELKIANUS DAMI
· Thesis · Open Access
Perairan Tulandale merupakan salah satu perairan yang berada di kawasan di Kabupaten Rote Ndao memiliki potensi sumberdaya perikanan di wilayah pesisir cukup banyak, sehingga sangat dimungkinkan dilakukan usaha penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan karakteristik kondisi oseanografi terhadap hasil tangkapan tembang pada alat tangkap gillnet di perairan Tulandale Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2021, bertempat di perairan Tulandale Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimental fishing. Data hasil penelitian diolah menggunakan bantuan software Excel, dengan tingkat kepercayaan 95%. Hubungan kondisi oseanografi dan data hasil tangkapan dianalisis menggunakan metode regresi berganda, analisis regresi yang baik harus memenuhi beberapa syarat antara lain uji normalitas data, analisis varians (uji F) dan analisis koefisien regresi (uji T). Hasil Uji F menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh nyata (signifikan) antara parameter oseanografi (suhu, salinitas dan kecepatan arus) dengan hasil tangkapan ikan tembang dengan nilai sebesar 0,001 0,05 (Sig. F α). Nilai korelasi (R) sebesar 0,8357 tergolong nilai korelasi yang kuat antar parameter dengan hasil tangkapan ikan tembang. Nilai koefisien diterminasi (R²) sebesar 0,6229 atau 62,29% yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan tembang dipengaruhi oleh parameter oseanografi (suhu, salinitas dan kecepatan arus), sedangkan sisanya sebesar 37,71% dipengaruhi oleh faktor lain. Model regresi yang terbentuk adalah Y = -30,3806 + 0,1824 X1 + 2,3829 X2 – 62,3056 X3, secara individual parameter oseanografi (suhu dan salinitas) signifikan atau berpengaruh nyata terhadap fluktuasi hasil tangkapan ikan tembang; sedangkan kecepatan arus tidak signifikan atau tidak berpengaruh nyata terhadap fluktuasi hasil tangkapan ikan tembang.
ISAK HEDU TAGA
· Thesis · Open Access
“ PENGARUH PENAMBAHAN PASTA BUAH LONTAR DALAM PEMBUATAN KUE TALAM”
Hedu T. Isak 1 ; Nubatonis L.M 2; Malelak Zet 2
ABSTRAK
Berdasarkan uraian yang dapat diidentifikasi adalah pemanfaatan buah lontar yang tua yang belum maksimal sedangkan kandungan gizi pada buah lontar serta warna dari buah lontar yang tua sangat menarik untuk diolah menjadi berbagai produk, salah satunya yaitu produk kue talam. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahuipengaruh penambahan pasta buah lontar dalam pembuatan kue talam - Untuk mendapatkan salah satu perlakuan penambahan pasta buah lontar dalam menghasilkan kue talam dengan karakteristik organoleptik yang baik.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali pengulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Ada pun perlakuan percobaan yang dicobakan, yaitu : P0 0g pasta buah lontar P1 20 g pasta buah lontar P2 30g pasta buah lontar P3 40g pasta buah lontar P4 50g pasta buah lontar Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil uji organoleptik dengan tingkat kesukaan paling tinggi terdapat pada perlakuan P4 dengan konsentrasi 50g penambahan pasta buah lontar dalam pembuatan kue talam dengan nilai rata-rata warna kue talam 3,667 (suka),aroma kue talam yang sangat di sukai terdapat pada perlakuan P4 dengan konsentrasi pasta buah lontar 50g menghasilkan nilai rata-rata 3,611(suka),sedangkan tingkat kesukaan terhadap tekstur kue talam adalah perlakuan P4 dengan konsentrasi 50g pasta buah lontar menghasilkan nilai rata-rata3,733 dan tingkat kesukaan terhadap rasa kue talam terdapat pada perlakuan P4 dengan konsentrasi 50g pasta buah lontar menghasilkan nilai rata-rata3,811.1.
Perlakuan penambahan pasta buah lontar yang berbeda dalam pembuatan kue talam memberikan pengaruh yang sangat nyata pada taraf 1% (P0,01) terhadap karakteristik kue talam dari warna, tekstur, rasa dan aroma kue talam yang dihasilkan. 2. Perlakuan terbaik dengan penambahan pasta buah lontar yang berbeda dalam pembuatan kue talam terdapat pada perlakua P4 dengan penambahan pasta buah lontar 50g menghasilkan nilai rata-rata rasa kue talam sebesar 3,811 (suka), warna kue talam sebesar 3,667 (sangat suka), tekstur kue talam dengan nilai rata-rata 3,733 (suka) dan aroma kue talam dengan nilai rata-rata sebesar 3,611 (suka).
Kata Kunci: Kue Talam, Buah Lontar, Dan Pangan Lokal
Keterangan
1)Peneliti
2) Pembimbing.
AURELIA KLAU
· Thesis · Open Access
Latar belakang Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) kurangnya penerapan metode yang kurang tepat sehingga membuat siswa malas belajar. 2) Belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 3) Alat yang digunakan kurang memadai, 4) Siswa takut dengan permainan bola besar khususnya putri, dan 5) Kondisi fisik pada siswa kelas V khususnya siswa putri yang memiliki fisik yang kecil mengurangi minat untuk melakukan aktifitas permainan bola besar menjadi menurun.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing bawah bola voli menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode penelitian: :Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar passing bawah bola voli melalui metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw bermain secara kelompok berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ke siklus II sebesar 25% yaitu dari 75% (siklus 1) menjadi 95% (siklus II).
Simpulan: peneliti ini menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas V SD Inpres Oesapa termasuk kategori baik.
LIDIA GETRUDIS TOKAE
· Thesis · Open Access
PENGARUH KONSENTRASI SUKROSA TERHADAP MUTU
PERMEN JELLY RUMPUT LAUT
Lidia G Tokae*, Lesybeth M. Nubatonis *,* Zet Malelak, **
ABSTRAK
Rumput laut merupakan suatu komoditi hasil laut yang kaya akan zat gizi, dan banyak disukai oleh masyarakat terlebih anak-anak karna kaya akan sumber vitamin, mineral.Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober sampai dengan 26 Oktober ddi Laboraturium Prosesing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tahun 2021, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan sukrosa dalam menghasilkan permen jelly rumput laut dengan karakteristik sensorik yang dapat diterima oleh konsumen.Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan dan masing masing di ulang sebanyak 3 kali dengan presentasi 50%, 100%, 150%, dan 200%. Parameter yang diukur pada kualitas permen jelly rumput laut yang dihasilkan adalah uji rasa,tekstur,warna, dan aroma.Berdasarkan hasil penelitian uji analisis organoleptik tertinggi terdapat ujiRasa pada perlakuan C dengan skor 4,75 (sangat suka),Hasil penelitian uji Tekstur pada perlakuan C dengan skor4,71 (sangat suka), hasil penelitian uji Aroma pada perlakuan C dengan skor 4,666 (sangat suka), dan pada hasil penelitian uji Warna pada perlakuan C dengan skor 4,62 ( sangat suka).
Kata Kunci : Sukrosa, terhadap pembuatan permen jelly rumput laut
*) Peneliti
**)Pembimbing
SHANIA GLORIEN BUAN
· Thesis · Open Access
Investasi yang diberikan oleh investor pada perusahaan manufaktur sub sektor rokok bertujuan untuk memberikan suntikan modal yang berpengaruh terhadap peningkatan profit perusahaan. Penilaian harga saham merupakan hal penting dalam proses penginvestasian dengan dilakukannya penilaian harga saham maka dapat menghasilkan informasi nilai intrinsik yang akan dibandingkan dengan harga saham pasar yang digunakan sebagai alat pertimbangan untuk menentukan posisi jual atau beli. Sehingga penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh varibel Earning Per Share (EPS), Return On Assets (ROA), Debt to Equty Ratio (DER), dan Current Ratio (CR) terhadap perubahan harga saham pada perusahaan manufaktur sub sektor rokok yang terdaftar pada bursa efek Indonesia selama periode 2016-2021. Analsis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dari hasil analisis terbukti EPS signifikan berpengaruh negatif terhadap perubahan saham ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -6,776, ROA signifikan berpengaruh positif terhadap perubahan harga saham, yang ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 2,201, dan DER signifikan berpengaruh negatif terhadap perubahan harga saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,052, sedangkan variabel CR tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan harga saham. Dari hasil penelitian terhadap sampel lima perusahaan diantaranya Gudang Garam Tbk (GGRM), Handjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), Indonesia Tobacco Tbk (ITIC), Bentoel International Investama Tbk (RMBA), Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), maka dapat diambil kesimpulan bahwa perusahaan manufaktur harus memperhatikan nilai perusahaan dari variabel EPS, ROA dan DER yang berpengaruh signifikan terhadap penilaian nilai saham dan bagi ivestor yang akan memberikan investasi dapat memperhatikan faktor fundamental dari variabel ekonomi makro dalam berinvestasi, karena prospek perusahaan sangat tergantung dari keadaan ekonomi secara keseluruhan tanpa mengabaikan faktor mikro ekonomi itu sendiri.
MARKUS BOLING
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR BOLA VOLI
Markus Boling1*, Jusuf Blegur2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pelaksanaan pembelajaran Bola Voli pada masa Covid-19 di SD Negeri Balfai Penfui Timur dilaksanakan secara Daring sesuai dengan peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan.
Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Daring terhadap hasil belajar bola voli.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan dokumen atau analisis isi.
Hasil dan pembahasan: Di tengah Pandemi Covid-19 kegiatan belajar mengajar disarankan menggunakan model pembelajaran Daring. Di SD Negeri Balfai Penfui Timur pembelajaran secara Daring mempengaruhi hasil belajar siswa terutama pada pembelajaran bola voli.
Simpulan: Guru penjasorkes dan siswa melaksanakan pembelajran bola voli berupa teori maupun praktek secara Daring sesuai dengan peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan.
Katakunci: Bola Voli; hasil belajar; pembelajaran Daring (online).
MATHEUS NGAGA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI PIUTANG BERDASARKAN SAK ETAP
PADA KOPERASI KSP KOPDIT FAMILIA SIKUMANA
Adapun permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis
piutang usaha dan perlakuan akuntansi atas piutang usaha pada Kopdit Familia Sikumana.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan
analisis data melalui menganalisis piutang usaha dan perlakuan akuntansi atas piutang usaha
pada KoperasiKopdit Familia Sikumana.Analisis piutang usaha dilakukan dengan cara
mengetahui kondisi piutang koperasi, evaluasi atas piutang lancar dan piutang tak tertagih,
mengevaluasi jumlah piutang tak tertagih dan perputaran piutang usaha, sedangkan analisis
perlakuan piutang usaha dilakukan dengan membandingkan perlakuan piutang usaha sesuai
dengan standar SAK ETAP dan standar kebijakan laporan piutang usaha yang diterapkan di
Koperasi Kopdit Familia Sikumana. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian yaitu
analisis piutang tak tertagih dan perputaran piutang Koperasi Kopdit Familia Sikumanasudah
cukup dalam pengelolaannya namun perlu ditingkatkan lagi untuk mendapatkan hasil yang
maksimal. Untuk jangka waktu penagihan Koperasi Kopdit Familia Sikumana sudah baik
dalam melaksanakan penagihan selama 2 periode yaitu tahun 2019 dan 2020.
Maka penulis merumuskan masalah yaitu : Analisis Perlakuan Akuntansi atas Piutang
Usaha pada KSP Kopdit Familia Sikumana. (1) Bagaimana analisis piutang usaha
berdasarkan SAK ETAP pada Koperasi Simpan Pinjam Kopdit Familia Sikumana? (2)
Bagaimana perlakuan akuntansi atas piutang usaha berdasarkan SAK ETAP pada Koperasi
Simpan Pinjam Kopdit Familia Sikumana?.
Dalam penelitian ini menggunakan Jenis data yang digunakan adalah data primer
yang diperoleh secara langsung dari lapangan. Data primer adalah data yang digunakan
dalam penelitian yang diperoleh dengan cara wawancara semi terstruktur. Wawancara semi
terstuktur dan tidak terstruktur di dalam pelaksanaannya lebih bebas dibandingkan dengan
wawancara terstruktur, tujuan dari wawancara jenis ini adalah unutk menemukan
permasalahan secara lebuh terbuka, dimana pihak yang diajak wawancara diminta pendapat,
dan ide-idenya. Data diperoleh dengan wawancara dengan informan dari petugas bagian
administrasi dan panitia kredit pinjaman
REINOD ALDIN LUIK
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas V SD Inpres Oesapa ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi tolak peluru, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan tolak peluru. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Tolak Peluru Pada Siswa Kelas V di SD Inpres Oesapa. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran tolak peluru seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran tolak peluru, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan tolak peluru dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan tolak peluru. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tolak peluru di SD Inpres Oesapa berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif. Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Tinjauan pembelajaran tolak peluru pada siswa kelas V SD Inpres Oesapa selalu mengalami peningkatan. Persentase ketuntasan belajar juga telah memenuhi target dari yang direncanakan.
JEFRI BANI
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PERKEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA ANAK USIA DINI
Jefri Bani1*, Agustinus Jacob Nafie2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:Permainan tradisional adalah jenis permainan yang mengandung nilai-nilai budaya yang hakikatnya merupakan warisan leluhur. Keterampilan sosal adalah jenis keterampilan yang diperoleh individu melalui proses belajar yang digunakan dalam berhubungan dengan lingkungannya dengan cara baik dan tepat.
Tujuan penelitian:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi keterampilan sosial melalui permainan tradisionalGalaAsedi SD Inpres Oenasi.
Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan:Perkembangan sosial anak usia 6 tahun sudah menyukai permainan yang melibatkan imajinasi dan fantasi serta anak suka bermain dengan teman-teman yang memiliki jenis kelamin sama. Perkembangan sosial anak usia 7 tahun terkadang mau bermain berkelompok dengan teman-temannya, tetapi kadang juga ingin bermain sendiri. Perkembangan sosial anak usia 8 tahun tentu sudah semakin terasa baik karena anak mendapatkan rasa aman ketika terlibat dalam kegiatan kelompok yang ia sukai, misalnya mengikuti ekstrakulikuler olahraga, ektrakulikuler pramuka dan lainnya. Perkembangan sosial anak usia 9 tahun biasanya sudah mencapai berbagai hal seperti anak memahami norma sosial dan perilaku yang baik untuk dilakukan dan anak mulai tertarik ingin tahu mengenai hubungan antara anak laki-laki dan perempuan.
Simpulan:Perkembangan keterampilan sosial yang ditunjukan oleh peserta didik melalui permainan tradisional Gala Ase yaitu mampu terbiasa berinteraksi, tanggung jawab, disiplin, saling menghargai, kerja sama, kerja keras, kekompakan, kepemimpinan dan pantang menyerah.
Katakunci: Implementasi Permainanl Tradisional, Keterampilan sosial
LAURENSIUS SANTUR
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Percaya diri adalah suatu keyakinan pada diri sendiri bahwa dirinya mempunyai kemampuan atau potensi.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini adalah untuk mengetahui rasa percaya diri siswa di SMA Budi Mulia Bakiruk Kabupaten Malaka.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel dalam penelitian ini bagaimana peran guru pencak silat dalam membangun rasa percaya diri siswa.
Hasil Dan Pembahasan: Sumber data diperoleh langsung dari hasil Wawancara dengan Guru Penjasorkes, siswa dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, pembahasan proses membangun rasa percaya diri siswa di SMA Swasta Budi Mulia Bakiruk sangat bermamfaat untuk lebih mengetahui Bagaimana Rasa Percaya Diri Siswa Di Sma Swasta Budi Mulia Bakiruk Saat Pembelajaran berlangsung.
Simpulan: Dari hasil penelitian di atas maka peneliti menyimpulkan bahwasangat penting membangun rasa percaya diri pada siswa sehingga dapat menunjang tingkat kemampuan anak pada saat membangun aktifitas sehari-hari dengan orang lain, sehingga perlu adanya dorongan dari orang tua dan guru dalam membentuk karakter siswa/anak.
FRID EDISON LIUNESI
· Thesis · Open Access
INTISARI
Judul Skripsi: Disparitas Putusan Pengadilan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penipuan Uang. Rumusan Masalah dalam penelitian ini yakni mengapa Terjadinya Disparitas Putusan Pengadilan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penipuan Uang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variabel penelitian yaitu variabel bebas yakni Tindak Pidana Penipuan Uang, dan variabel terikat yakni Putusan Hakim Pengadilan Negeri Ungaran. Hasil penelitian telah dibuktikan bahwa terjadinya disparitas putusan hakim dapat disimpulkan sebagai berikut; a. Tuntutan Pidana Jaksa Penuntut Umum Berbeda, b. Majelis Hakim Yang Memeriksa dan Memutuskan Berbeda, c. Independensi Hakim/ Kebiasaan Hakim dalam Mengadili, d. Kualitas Perbuatan Terdakwa, e. Faktor yang Memberatkan dan Meringankan
Saran: Jaksa penuntut umum haruslah teliti dalam menerapkan ketentuan pidana dan tepat dalam menyusun surat dakwaan mengigat bahwa surat dakwaan merupakan dasar bagi hakim untuk menjatuhkan pidana atau tidak menjatuhkan pidana. Selain jaksa juga harus mempunyai pengetahuan hukum yang baik, bukan hanya hukum secara formil melainkan melainkan juga harus materil agar tidak ada kesalahan dalam menerapakan ketentuan pidana terhadap terdakwa, Hakim tidak serta merta berdasarkan pada surat tuntutan jaksa penuntut umum dalam menjatuhkan pidana, melainkan pada dua alat bukti yang sah ditambah dengan keyakinan hakim. Hakim harus lebih peka melihat fakta-fakta yang timbul dalam persidangan, sehingga dari fakta yang timbul tersebut menimbulkan keyakinan hakim bahwa terdakwa dapat atau tidak dipidana.
Kata Kunci:Penipuan uang, Disparitas Putusan Hakim
YEREMIAS UMBU LAIYA
· Thesis · Open Access
Struktur Komunitas Mangrove Pasca Badai Seroja Di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Alfred G. O. Kase, Spi., M.Si dan Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si (sebagai Pembimbing I dan II). Program Studi, Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Struktur komunitas merupakan suatu konsep yang mempelajari sususan atau komposisi spesies dan kelimpahannya dalam suatu komunitas. Mangrove adalah komunitas vegetasi/tumbuhan pantai tropis yang mampu menyesuaikan diri pada daerah berlumpur atau daerah tergenang pasang-surut. Secara umum mangrove adalah tanaman perdu yang tumbuh di bawah tingkat pasang tinggi. Pohon mangrove hidup dalam suatu komunitas pada suatu kawasan sehingga sering orang menyebut hutan mangrove. Mangrove banyak ditemukan di tepi pantai, teluk yang dangkal, esturia, delta dan daerah pantai yang terlindung. Desa Oeteta merupakan wilayah pesisir yang terletak di Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Desa ini memiliki sumber daya alam dan jasa lingkungan yang sangat kaya, yang di dalamnya terdapat sumber daya lahan garam rakyat yang sangat penting untuk kebutuhan manusia, dan juga terdapat ekosistem mangrove yang sangat bermanfaat bagi berbagai biota laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Struktur Komunitas Mangrove Pasca Badai Seroja Di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Metode penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan observasi yaitu melakukan pengukuran dan pengamatan secara langsung di lapangan dengan menggunakan garis transek atau transec line plots.
Data yang diperoleh dianalisa untuk mendapatkan komposisi jenis, kerapatan, frekuensi dan indeks nilai penting berdasarkan jumlah tegakan setiap jenis mangrove. Hasil penelitian menunjukan atas tiga jenis mangrove yaitu Rhyzopora apiculata, Avicennia alba, dan Lumnitzera racemosa. Berdasarkan kategori setiap transek menunjukan bahwa Rhyzopora apiculata memiliki tingkat penutupan dan Avicennia alba memiliki kerapatan tertinggi dibandingkan, dengan Rhyzopora apiculata dan Lumnitzera racemosa. Nilai kerapatan mangrove pada kategori pohon 0,022ind/m², nilai frekuensi 1,00, Penutupan relatif jenis 38% dan indeks nilai penting tertinggi yaitu 0,69. Jenis biota yang ditemukan di ekosistem hutan mangrove di lokasi penelitian terdiri dari jenis ikan, udang, kerang dan kepiting.
ADEARTI HAMBAORA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH BELANJA LANGSUNG TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA KUPANG (Studi Kasus Pada Pemerintah Kota Kupang) Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja langsung terhadap pendapatan asli daerah yang dilihat melalui post-post belanja langsung yaitu belanja pegawai, belanja narang dan jasa dan belanja modal terhadap pendapatan asli daerah di kota kupang. Latar belakang dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil penelitian yang diakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik Di Kota Kupang dan sumber-sumber lainya dari tahun 2015-2019. Yang menjadi kendala/masalah pemerintah kota kupang dalam penelitian ini yaitu tingginya pengeluaran/belanja pemerintah kota kupang dibandingkan dengan pendapatan pemerintah kota kupang. Hasil pengujian data menggunakan analisis regresi linier berganda diperoleh hasil sebagai berikut : dari hasil analisis regresi diperoleh dapat diketahui bahwa secara bersama-sama variabel independennya memiliki pengaruh yang signifikaan terhadap variabel dependen hal ini yang dibuktikan dari nilai Fhitung sebesar 235.818 lebih besar dibandingkan dengan Ftabel 18.00 dengan nilai signifikan (sig) 0,001. Karena nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 maka model regresi dapat dikatakan bahwa belanja pegawai,belanja barang dan jasa, dan belanja modal secara bersama-sama atau secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Kupang. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial bahwa : Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja pegawai terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 dan thitung 15.356 > 2.353 ttabel maka Ho (β1=0) di tolak dan Ha (β1>0) diterima. Hal ini berarti bahwa variabel belanja pegawai secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja barang dan jasa terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,017 yang lebih besar dari 0,05 dan thitung 0.343 2.353 ttabel maka Ho (β2=0) di tolak dan Ha (β10) di terima. Hal ini berarti bahwa variabel belanja barang dan jasa secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja modal terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,061 yang lebih besar dari 0,05 dan thitung 0.371 2.353 ttabel maka Ho (β1=0) di tolak dan Ha (β10) Hal ini berarti bahwa variabel belanja modal secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Jadi berdasarkan hasil pengujian secara parsial masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen dapat dilihat bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap pendaptan asli daerah di Kota Kupang adalah belanja pegawai dengan t-hitung sebesar 15.356 dan tingkat signifikan sebesar 0,001 dibandingkan dengan t-hitung belanja barang dan jasa dan belanja modal yang memperoleh nilai sebesar 0.343 dan 0.371. Sehingga pemerintah Kota Kupang harus lebih memperhatikan alokasi Belanja Pegawai karena belanja pegawai yang paling berpengaruh agar tidak berdampak pada PAD di Kota Kupang. Kata Kunci : Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, Belanja Modal, dan Pendapatan Asli Daerah
ORIEL HOTLIVE LUYS DJAWA
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Dalam olahraga pencak silat khususunya ada berbagai macam gerak dasar serta teknik yang dapat dipelajari. Salah satunya gerak dasar teknik tendangan belakang, tendangan ini dapat digunakan sebagai tendangan balasan kepada lawan namun apabila atlet melakukan tendangan belakang ini harus diperhitungkan antara jarak dengan lawan dan dilakukan dengan cepat karena posisi badan membelakangi lawan.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gerak dasar teknik tendangan belakang pada atlet pencak silat di perguruan Tapak Suci Kota Kupang.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan pelatih dan atlet tapak suci. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display dan conclusion drawing/verification.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa Analisis gerak dasar teknik tendangan belakang pada atlet tapak suci kota kupang di lihat dari teknik tendangan yang benar mulai dari sikap awal, sikap pelaksanaan sampai dengan sikap akhir sedikit kurang sesuai dengan teori. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa atlet pada saat proses pelaksanaan tendangan belakang sikap tubuh yang sedikit kurang sesuai dengan teori. Namun pelatih sudah melakukan perannya sesuai dengan kegiatan serta proses juga sudah maksimal.
Simpulan: Gerak dasar teknik tendangan belakang di perguruan tapak suci kota kupang berkaitan dengan proses pelaksanaan tendangan belakang belum sesuai dengan teori namun program latihan sudah terlaksana dengan baik.
AYUP
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Kedisiplinan peserta didik sangat diperlukan dalam kegiatan proses belajar mengajar di sekolah demi tercapainya tujuan pembelajaran dan kualitas hasil belajar yang baik. Dalam kehidupan sehari-hari kedisiplinan sangatlah perlu untuk melatih peserta didik berprilaku taat terhadap peraturan baik yang ada di lingkungan sekolah, di lingkungan masyarakat bahkan di lingkungan keluarga.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kedisiplinan peserta didik selama proses pembelajaran PJOK di masa pandemi Covid-19.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, Informan penelitian adalah guru PJOK SMP Adhyaksa 2 kupang, Pengumpulan data yang dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber.
Hasil dan pembahasan: Menunjukkan bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini 1. Siswa selalu mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. 2. Siswa selalu mengumpulkan tugas tepat pada waktunya. 3. Guru mengacu pada keaktifan dan kerajinan pesesrta didik dalam mengerjakan tugas dan mengumpulkan tugas tepat pada waktunya untuk mengetahui sikap disiplin siswa dalam kelas. 4. Guru kesulitan mengetahui kehadiran siswa dalam kelas untuk mengetahui kehadiran siswa guru mengacu pada keaktifan dan kerajinan peserta didik dalam mengerjakan tugas dan mengumpulkan tugas tepat pada waktunya. 5. Siswa selalu melaksanakan tata tertib sekolah. 6. Siswa selalu menerapkan apa yang di ajarkan di sekolah di lingkungan masyarakat dalam hal menghormati yang lebih tua dan menyapa satu sama lain bila bertemu di jalan.
Simpulan: Tingkat kedisiplinan peserta didik di SMP Adhyaksa 2 Kupang di masa pandemi sangat baik hal ini dilihat dari banyaknya peserta didik yang melakasanakan kewajiban dan tanggung jawab sebagai peserta didik di sekolah.
ROSALINA TOYS
· Thesis · Open Access
Menurut Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 desa merupakan bagian terkecil yang ada di negeri ini luas wilayah desa biasanya tidak terllu luas dan huni oleh sebuah keluarga. Mayoritas penduduknya bekerja di bidang agraris dan tingkat pendidikannya cenderung rendah. Karena jumlah penduduknya tidak begitu banyak, hubungan kekerabatan antara masyarakatnya biasanya terjalin kuat. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintah, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatua Republik Indonesia. Menurut Balderton (Adisasmita 2014:21) mengemukakan bahwa: istilah pengelolaan sama dengan manajemen yaitu menggerakan, mengorganisasikan dan mengarahkan usaha manusia untuk memanfaatkan secara efektif material dan fasilitas untuk mencapai suatu tujuan tertentu, Menurut George R. Terry (2000 :15) Pengelolaan merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan, perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan, dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia serta sumber daya lain. Menurut Soekanto (Adisasmita 2014:22) mengemukakan bahwa: Pengelolaan dalam administrasi adalah merupakan suatu proses yang dimulai dari proses perencanaan, pengaturan, pengawasan, penggerak sampai dengan proses terwujudnya tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan dana desa pada Desa Kifu Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pengelolaan keuangan dana desa pada Desa Kifu Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang pada tahun 2017 sampai dengan 2019 sudah menjalankan siklus keuangan desa dengan baik mulai dari penyusunan rencana anggaran hingga pada siklus pertanggungjawaban anggaran dana desa. Sehingga dapat dikategorikan efektif hanya saja pengaruhnya adalah penundaan terhadap pencairan dana desa pada tahun berikutnya.
CHANDRA LIE KASTELO KASE
· Thesis · Open Access
Chandra Lie Kastelo Kase. 17381214. Penempelan (Grafting) Makro alga Kappaphycus alvarezii Varian Varietas Di perairan Letbaun Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. (Pembimbing: Rockie R.L. Supit, S.Pi, M.Si dan Alfred G.O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Makro alga (seaweeds) atau yang biasa juga disebut ganggang merupakan tumbuhan berklorofil dimana seluruh bagian tanaman dapat menyerupai akar, batang, daun, atau buah semuanya disebut thallus. Tujuan dari penelitian ini adalah yaitu untuk uji coba penempelan (grafting) makro alga varian varietas Kappaphycus alvarezii menggunakan metode lepas dasar. Budidaya makro alga Kappaphycus alvarezii varian varietas warna merah dan cokelat digabungkan kedua thallus menjadi satu menggunakan teknik penempelan (grafting). Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu bulan Juni sampai Agustus 2021 di Perairan Letbaun Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Hasil penelitian yang diperoleh proses penempelan makro alga Kappaphycus alvarezii pada minggu pertama belum terjadi. Diminggu kedua makro alga Kappaphycus alvarezii belum menempel. Pada minggu ketiga mulai adanya penempelan dibagian ujung thallus dan keempat proses penempelan pada bagian batang thallus makro alga (merah dan cokelat) terus menempel menjadi setengah bagian. Minggu kelima proses penempelan terus menempel hampir sebagian batang thallus makro alga (merah dan cokelat). Pada minggu keenam proses penempelan varian varietas yaitu cokelat dan merah telah menyatu dengan baik. Pertumbuhan harian makro alga Kappaphycus alvarezii dengan berat awal rata-rata 4,2 g mengalami peningkatan dengan berat rata-rata yang diukur pada minggu pertama 3,9 g hingga minggu keenam mencapai 4,6 g. Sedangkan data kelulushidupan makro alga yang berhasil menempel berjumlah 24 bibit makro alga Kappaphycus alvarezii dari 40 bibit yang dibudidayakan diperoleh hasil kelulushidupan 60% dengan tingkat kelulushidupan yang baik.
SEKUNDINA ANOIT
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH INFORMASI SiLPA APBD DAN ARUS KAS
TERHADAP PENGANGGARAN BELANJA MODAL PADA
PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NTT TAHUN 2017-
2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh informasi SiLPA
APBD terhadap Pengganggaran Belanja Modal pada Pemerintah Kabupaten/Kota
di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2017-2019. Dan untuk Menguji pengaruh
Arus Kas terhadap Penganggaran Belanja Modal pada Pemerintah
Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Informasi SiLPA Pemerintah
Daerah pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur terdiri
dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan di gambarkan sebagai
selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan netto. Arus Kas terdiri dari
Informasi Arus, Kas Aktivitas Operasi, Informasi Arus Kas investasi dan
Informasi Arus Kas pembiayaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
laporan kaeuangan pada Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara
Timur sedangkan Sampel yang diambil terdiri dari 22 Pemerintah Kabupaten/Kota
di Nusa Tenggara Timur tahun 2017 sampai 2018 dengan menggunakan metode
purposive sampling. Data di kumpulkan dengan menggunakan metode
dokumentasi.
Dari hasil penelitian dengan menggunakan metode regresi linear berganda
menggunakan SPSS Versi 2.5 menunjukkan bahwa informasi SiLPA berpengaruh
terhadap Belanja Modal yang berarti bahwa semakin tinggi SiLPA yang dimiliki
pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur maka semakin
tinggi belanja modal yang dianggarkan. Pada dasarnya dalam satu tahun anggaran,
pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur menerima
pendapatan dan mengeluarkan belanja untuk meminimalisir sisa lebih anggaran
xi
dan penyerapan anggaran telah dilakukan secara maksimal sesuai dengan
perencanaan.
Sedangkan Arus Kas tidak berpengaruh terhadap anggaran Belanja Modal
yang berarti bahwa bahwa semakin tinggi Arus Kas yang dimiliki oleh daerah
maka belanja modal tidak mengalami peningkatan atau penurunan. Arus kas
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur hanya memuat informasi yang relevan
tentang penerimaan dan pengeluaran dengan mengklasifikasikan transaksi pada
kegiatan operasi, pembiayaan dan investasi sehingga arus kas digunakan untuk
berbagai kepentingan informasi baik itu arus kas masuk dan keluar dalam laporan
kas guna melihat transaksi dimasa lalu dan memprediksi arus kas dimasa yang
akan datang
Kata Kunci : Informasi SiLPA APBD, Arus Kas dan Belanja Moda