AYUB LAHKAWANG
· Thesis · Open Access
ADAPTASI SISWA KELAS VIIIA PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI MASA PANDEMI COVID-19
Ayub Lahkawang*, Ramona M. Mae2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pembelajaran online dimasa pandemi adalah bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Covid-19. Perubahan sistem pembelajaran jarak jauh secara daring yang memaksa siswa untuk beradaptasi dari kebiasaan lama ke kebiasaa baru sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik.
Tujuan penilitian: Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adaptasi yang dilakukan oleh siswa kelas VIIIA di SMPN 5 Kota Kupang pada pembelajaran penjasorkes di masa pandemi Covid-19.
Metode penilitian: Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Hal ini dilakukan agar peneliti dapat mengungkapkan secara detail mengenai apa yang akan diteliti. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang ditunjukan untuk mendeskripsikan suatu keadaan dan fenomena-fenomena apa adanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan peneliti dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil dan pembahasan: Siswa harus merubah gaya belajarnya ke pembelajaran online,seperti pembelajaran dari rumah maka siswa diharuskan untuk beradaptasi dengan pembelajaran online yang menjadi kebiasaan baru bagi siswa. Proses adaptasi yang di lakukan oleh siswa, berjalan dengan lancar dan siswa mampu beradaptasi dengan, baik walaupun ada sedikit kendala yang siswa hadapi tapi tidak mengurangi minat dan semangat siswa untuk terus belajar, yang selalu di dukung penuh oleh orang tua siswa dan guru PJOK.
Simpulan: Adaptasi yang di lakukan oleh siswa dibilang berjalan dengan baik dan lancar sesuai yang diharapkan, berkat kerja keras dari siswa dan juga orang tua, guru yang telah membantu dan mendukung siswa dalam prosesa adaptasi.
Kata kunci: Adaptasi Siswa; Pembelajaran PJOK; Pembelajaran Daring; Covid-19
MAKSEN TIUS ALEX MALESE
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN ASING INVASIF PADA KAWASAN HUTAN DIKLAT SISIMENI SANAM KABUPATEN KUPANG
2021/2022
Malese M, A.)* Hendrik A,Ch.)** Daud, Y.)**
Tumbuhan asing invasif dikenal sebagai jenis yang mengancam integritas alam maupun semi alam dan memberikan dampak buruk yang luar biasa pada komunitas flora maupun fauna. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan asing invasif dan kepadatan tumbuhan asing invasif yang dominan pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang. Pencuplikan tumbuhan menggunakan metode survey eksplorative (jelajah). Pengolahan data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, Parameter analisis vegetasi yag digunakan adalah Kerapatan (K), Kerapatan Relatif (KR) Frekuensi (F), dan Frekuensi Relatif (FR). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang terdapat 1816 individu 23 jenis, dan 14 famili. Tumbuhan asing invasif yang memiliki nilai INP tertinggi adalah Choromolaena odorata yaitu (23,09%) dan Chottochloa nodosa yaitu (yaitu 22,53). Yang memiliki nilai kerapatan (K) tertinggi yaitu Chottochloa nodosa (30,25%), dan nilai kerapatan relatif (KR) tertinggi yaitu Chottochloa nodosa yaitu (12,55%). Nilai frekuensi (F) tertinggi yaitu Choromolaena odorata (0,84%), nilai frekuensi relatif (FR) tertinggi yaitu (13,47%).Spesies Tumbuhan Asing Invasif Pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang memiliki nilai indeks keanekaragaman (2,92%). Sesuai dengan pernyataan Shannon Winner yaitu apabila 1≤ H’≤ 3 maka dikatakan keanekaragaman spesiesnya sedang. Oleh karena itu, spesies Jenis Tumbuhan Asing Invasif Pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang tergolong melimpah sedang.
NOFRIT ARIYANTO MARKUS NDOLU
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECK TERHADAPHASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KUPANGTENGAHTAHUNAJARAN2021/2022
Ndolu,N. A.M)* Manu ,T. S. N)** Meha,A.M)**
Hasilobservasiawalyangdilakukanpenelititanggal12Januari2022padapembelajaranIPAdikelasVIISMPNegeri1KupangTengah,diketahuibahwapembelajaranmasihdidominasiolehmetodeceramahdanpenugasan,kurangadainteraksi antar siswa dalam pembelajaran yang berdampak pada kurang antusiasnya siswaketikapembelajaranberlangsung.Masihditemukanjugasebagiansiswayanghasilbelajarnya masih rendah. Siswa kebanyakan masih berada pada tahap mengetahui danmengingat,sedangkantahaplainnyasepertimemahamidanmenerapkan,sertamenganalisis masih sangat rendah. Model pembelajaran yang digunakan guru juga belumbervariasi, khususnya model Pair Check sebelumnya belum pernah digunakan oleh guru.Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranPair Check terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kupang Tengah, TahunAjaran 2021/2022. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahquasi experimentdengan memilih desain penelitian post test only control group design,untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran pair check terhadaphasil belajar siswapada dua kelompok subjek, yang dilihat dari rata-rata nilai. Hasil belajar siswa setelahpembelajarandenganmodelpembelajaranpaircheckpadamateripencemaranlingkunganlebihtinggidaripadahasilbelajarsiswadenganpendekatanmetodekonvensional (ceramah-diskusi). Pembelajaran dengan model pembelajaran pair checkmembuat siswa menjadi terlibat aktif dalam membangun pemahamannya terhadap materiyang dipelajari. Berdasarkan hasil uji independent sample t-test, pada equal variancesassumed diperoleh nilai signifikansi 2-tailed-nya lebih kecil 0,05 yaitu 0,020 maka dapatdikatakan Ha diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapatpengaruh yang positif dan signifikan dari model pembelajaran pair check terhadap hasilbelajarIPASiswakelasVIISMP Negeri1 KupangTengah, Tahun Ajaran2021/2022.
KataKunci: Hasil Belajar, Pembelajaran, Model Pembelajaran PairCheck.
Keterangan:)*Peneliti
)**Pembimbing
REGARDINA NATALIA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ENVIRONMENTAL LEARNINGTERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI KIMBANA TAHUN AJARAN 2021/2022
Natalia. R)* Pabala P. P)** Ngginak. J**
Pembelajaran di SMP Negeri Kimbana berlangsung dengan metode ceramah, diskusi dan presentasi. Hal ini membuat peserta didik menjadi pasif karena pembelajaran berpusat pada guru. Hal ini berdampak pada kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang masih tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Environmental LearningTerhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di SMP Negeri Kimbana Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain post-test only control grup desain. Populasi dalam penelitian berjumlah 30 orang dengan sampel penelitiannya adalah seluruh peserta didik kelas VIIIA dengan jumlah siswa 15 dan VIIIB dengan jumlah siswa 15 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah test. Data dianalisis menggunakan uji-t berbantuan SPSS. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh niai F sebesar 0,054 serta hasil uji t sebesar 2,909 dengan taraf signifikan 0,001 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukkan adanya pengaruh model Environmental Learningterhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Model pembelajaran Environmental Learning memiliki kelebihan yaitu peserta didik akanlebihmemahamidirinya sendiridanlingkungannya. Selain itu, siswajuga akan memliki kecintaan terhadap lingkungan sekitar mereka. Hal ini dikarenakan model Environmental Learning membuat peserta didik membangun pola pikir peserta didik agar peduli terhadap lingkungan, hal ini dapat tercapai salah satunya dengan membangun kreativitas siswa dalam kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Environmental Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
Kata kunci : Pembelajaran, Environmental Learning, Berpikir Kreatif
Keterangan :* Peneliti
** Pembimbing
YANE YUNITA RENAMAH
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS BENTUK PROSES PEMBELAJARAN SISWA DI SMP NEGERI 6 AMABI OEFETO TIMUR SELAMA PEMBELAJARAN DIMASA PANDEMI COVID 19
Renamah, Y. Y.)* Meha, M. A.)** Foeh, Y.)**
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan bentuk proses pembelajaran siswa dimasa pendemi Covid-19 di SMP Negeri 6 Amabi Oefeto Timur Kabupaten kupang. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses penelitian melalui wawancara, dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait bentuk proses pembelajaran siswa dimasa pandemi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPA satu orang dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah guru melaksanakan pembelajaran tatap muka dikelas dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas pada kegiatan pendahuluan guru sudah membuka kelas dengan baik namun guru tidak menyampaikan tujuan pembelajaran karena waktu yang sangat terbatas. Dalam kegiatan inti guru hanya menyampaikan materi secara garis besar dan pada kegiatan penutup guru dengan peserta didik membuat kesimpulan namun guru tidak memberikan penugasan karena guru mengirimkan tugas lewat grup whatsapp.
KATA KUNCI: Pandemi Covid-19, Pelaksanaan pembelajaran, IPA Terpadu
MARTINUS SATU SENDA
· Thesis · Open Access
Metode segmentasi pasar yang paling populer, segmentasi demografis dan segmentasi psikografis memiliki beberapa keunggulan yang menjadikannya pilihan pertama dalam strategi pemasaran di seluruh organisasi. Oleh karena itu, segmentasi demografis dan segmentasi psikografis membantu organisasi memahami pelanggan dan memenuhi kebutuhan mereka. Untuk tujuan segmentasi, dengan mengidentifikasi variabel demografi dan psikografis yang murah dan mudah diukur.
Ini membantu untuk memahami dan melayani kebutuhan subpopulasi konsumen yang homogen. Penelitian ini menyajikan beberapa jenis asosiasi, di antara berbagai faktor demografi dan psikografis yang prospek bisnisnya pertimbangkan. Strategi segmentasi pasar ini bertujuan untuk memahami pasar prospektif, dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa kebutuhan konsumen terhadap kelompok sasaran terpenuhi.
Penelitian ini juga menggambarkan hubungan antara segmentasi pasar demografis, segmentasi psikografis dan keputusan pembelian atau kemungkinan pengembangan bisnis berkenaan dengan perspektif demografis untuk menjadi entitas bisnis yang sukses.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (912 ; 1,000 x 100%=9,12%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 17-25 tahun dengan persentase 9,12% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (851 ; 1,000 x 100%=8,51%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 25-35 tahun dengan persentase 8,51% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (640 ; 1,000 x 100%=6,40%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 35-65 tahun ke atas dengan persentase 6,40% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (830 ; 1,000 x 100%=8,30%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda bisa di kendarai untuk kaum perempuan dengan persentase 8,30% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (860 ; 1,000 x 100%=8,60%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda bisa di kendarai untuk kaum laki-laki dengan persentase 8,60% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (702; 1,000 x 100%=7,02%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda memiliki penghasilan 0 – 1.000.000 dengan persentase 7.02% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (727; 1,000 x 100%=7,27%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda menunjang pekerjaan sebagai pegawai negeri dengan persentase 7.27% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (691; 1,000 x 100%=6,91%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda mendukung gaya hidup, seperti mengikuti komunitas klub motor dengan persentase 6,91% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (774; 1,000 x 100%=7,74%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan dengan membeli sepeda motor honda dapat meningkatkan strata sosial dengan persentase 7,74% responden.
Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (694; 1,000 x 100%=6,94%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan mendapatkan pengakuan dari rekan anda setelah menggunakan sepeda motor honda dengan persentase 6,94% responden.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah di uraikan pada bab-bab sebelumnya, dengan mengacu pada hipotesisyang di rumuskan maka penulis menyimpulkan bahwa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor segmentasi demografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di Kota kupang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor segmentasi psikografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di Kota Kupang.
Kata Kunci : Segmentasi Demografis, Segmentasi Psikografis, Keputusan Pembelian
LENI RAMBU LAWU NEDI
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Analisis Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Terpadu Di Masa Pandemi Covid-19 Di SMP Kristen Waibakul Kabupaten Sumba Tengah
(Nedi, L.R.L)* (Manu, T.S.N)** (Nggadas, D.E.P)**
Penelitian telah dilakukan di SMP Kristen Waibakul Kabupaten Sumba Tengah pada bulan september 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA Terpadu dimasa pandemi.minat belajar adalah salah satu rasa untuk menyukai atau juga tertarik pada satu hal dan aktivitas belajar tanpa adanya yang menyuruh untuk belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan satu orang Guru IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara yakni 19 butir angket dan 5 pertanyaan wawancara yang terbagi dari empat indikator, yaitu (1) perasaan senang, (2) rasa tertarik, (3) perhatian dan (4) partisipasi. Dengan Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh data bahwa minat belajar siswa di SMP Kristen Waibakul dalam pembelajaran IPA terpadu dari ke empat indikator di dapatkan hasil berbeda-beda, pada indikator perasaan senang persentasenya sebesar 77%, pada indikator rasa tertarik persentasenya 59%, pada indikator perhatianpersentasenya 75% dan pada indikator partisipasi persentasenya 74%.
Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan minat belajar siswa kelas VIII di SMP Kristen Waibakul berada pada kategorisedang hal tersebut dilihat dari hasil persentase ke empat indikator minat belajar siswa.
Kata Kunci : Minat Belajar, Peserta Didik, IPA Terpadu
Keterangan : **Pembimbing
*Mahasiswa
BERBELINA TNUNAY
· Thesis · Open Access
Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyak siswa yang tidak fokus pada saat proses pembelajaran sehingga minat belajar siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh bulletin berbentuk buku saku terhadap minat belajar siswa di SMP Negeri 3 Amarasi Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIIIA dan kelas VIIIB dengan jumlah siswa 54 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sehingga di dapatkan populasi sampel penelitian yaitu kelas VIIIA dengan jumlah 27 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB dengan jumlah 27 siswa sebagai kelas control. Desain penelitian yang di gunakan yaitu postest only control group desain pengumpulan data di lakukan dengan membagi Angket. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan bantuan spss versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat belajar siswa pada kelas eksperimen tinggi yaitu memberi penjelasan sederhana perasaan senang memiliki presentase sebesar 90%, keterlibatan siswa memiliki presentase sebesar 80%, ketertarikan siswa mwmiliki presentase sebesar 82,67%, perhatian siswa memiliki presentase sebesar 86%, dan pada kelas control perasaan senang memiliki presentase sebesar 73,19%, keterlibatan siswa memiliki presentase sebesar 71%,ketertarikan siswa memiliki presentase sebesar 66,07%, dan perhatian siswa memiliki presentase sebesar 69%. Berdasarkan hasil uji homogenesis di katakana homogeny jika taraf signifikan lebih besar dari 0,05 ( p>0,05 ), hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh minat belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol sehingga dapat di simpulkan bahwa penelitian ini terdapat pengaruh bulletin berbentuk buku saku terhadap minat belajar siswa.
ROBERTH LOMI KALE
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Karakteristik Tampilan Aspek Reproduksi Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) yang Didaratkan di Pesisir Pantai Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua.
Kale L.R )* Kase O.G.A)** Sabuna CH.A )**
Penyajian data tentang aspek biologi reproduksi merupakan indikator dalam mengontrol stok ikan dalam perairan. Aspek biologi reproduksi ikan tembang meliputi hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad dan nisbah kelamin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik tampilan aspek reproduksi ikan tembang (Sardinella fimbriata) yang didaratkan di Pesisir Pantai Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan hubungan panjang berat ikan tembang (Sardinella fimbriata) pada bulan Agustus untuk jantan yaitu W = 0,0081L2,0028 dan ikan betina yaitu W = 0,0688L2,1364, memiliki pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif. Pada bulan September persamaaan hubungan panjang berat ikan tembang yang terbentuk antara lain ikan jantan yaitu W = 0,0143L2,27702 dan betina yaitu W = 0,0008L1,9971 dengan pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif, sedangkan bulan Oktober persamaaan hubungan panjang berat ikan tembang yang terbentuk antara lain ikan jantan yaitu W = 0,0436L2,2588 (pola pertumbuhan allometrik negatif) dan betina yaitu W = 0,004L3,2801 (pola pertumbuhan isometrik). Tingkat kematangan Gonad (TKG) ikan tembang yang didapat terdiri dari TKG I-IV. Nilai indeks kematangan Gonad (IKG) ikan tembang tertinggi pada bulan Agustus sebesar 5,67% (TKG III) dan 4,86% (TKG IV), sedangkan untuk bulan September sebesar 13,69% (TKG III) dan 11,30% (TKG IV). Nilai nisbah kelamin ikan jantan dan betina dari bulan Agustus-Oktober tidak sama dengan 1 : 1 atau p > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa hubungan panjang berat ikan tembang jantan dan betina yang ditemukan memiliki pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif dan isometrik, dengan TKG yang di dapat yaitu TKG I-IV, dan nilai IKG tertinggi sebesar 13,69% (TKG III) pada bulan September, dan nilai nisbah kelamin yang tidak seimbang atau p>0,05.
Kata kunci : hubungan panjang berat, TKG, IKG, Nisbah kelamin.
Keterangan : *) Peneliti
**) Pembimbing
LONITA TAMU INA
· Thesis · Open Access
Identifikasi jenis-jenis rumput yang terdapat di Bukit Wairinding sangat penting dilakukan karena mengingat semakin banyaknya rumput yang digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari baik didunia pendidikan, kesehatan maupun dunia peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis rumput yang terdapat di Bukit Wairinding. Metode yang digunakan adalah metode eksplorasi. Metode eksplorasi digunakan untuk mengamati bagian permukaan dari tumbuhan rumput. Rancangan pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, koleksi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil identifikasi menunjukan bahwa di Bukit Wairinding terdapat 9 Famili yang terdiri dari Familia Gramineae, Poaceae, Mavaceae, Euphorbiaceae, Asteraceae, Fabeceae, Dioscoreaceae, Commelinaceae dan Scrophulariaceae. Dari 9 Famili terdiri atas 10 jenis yang termasuk golongan rumput-rumputan antara lain Imperata cilidra, Heteropogon contortus, Sporus africianus, Euglesina indica, Clorus barbata, Digitaria ciliaris, Ischaemum timorense, Themeda arguens, Panicum dichotomiflorum, Sp 4 dan 7 jenis yang termasuk golongan gulma antara lain Sida rhombifolia, Sphagneticola tribolata, Euphorbia hirta, Indigofera linifolia, Sp 1, Sp 2, dan Sp 3. Spesies yang paling banyak ditemukan yaitu Heteropogon cortortus dengan jumlah 409 individu, nilai kerapatan relatif sebesar 16.425%, dengan nilai frekuensi relatif sebesar 8.988% dan indeks nilai penting sebesar 25.414. Tingginya nilai kerapatan pada Heteropogon contortus didukung oleh kondisi lingkungan. Heteropogon contortus memiliki habitat dengan kondisi kering dan terbuka yang langsung disinari oleh matahari. Sedangkan yang memiliki nilai kerapatan terendah yaitu jenis Sida rhombifolia dengan jumlah 49 individu dengan nilai kerapatan relatif 1.967%, nilai frekuensi relatif 3.370% sedangkan indeks nilai penting 5.338. Peneliti selanjutnya diharapkan untuk inventarisasi jenis rumput beracun yang ada di Bukit Wairinding
SUSI SUSANA SAIRTOY
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH METODE THE POWER OF TWO TERHADAP PENGUASAAAN KONSEP SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 4 FATULEU TAHUN AJARAN 2021/2022
Sairtory S.S )* Meha M.A)** Nenotek A.S )*
Rendahnya penguasaan konsep siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Fatuleu, disebabkan karena penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga cenderung membuat siswa pasif dalam pembelajaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaranThe Power Of Two terhadap penguasaan konsep siswa. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengandesainPosstest-Only Control. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 102 siswa dan sampelnya adalah kelas VIIIA dan kelas VIIIB yang berjumlah 41 orang. Data penguasaan konsep diperoleh dengan tes, selanjutnya dianalisismenggunakan Uji t berbantuanSPSS 26.0. Berdasarkanhasil uji hipotesisdiperolehnilai thitung 14,623 lebih besar dari nilai ttabel 2.021 dengan taraf signifikan 0,000 ataukurangdari 0,05 haltersebutmenunjukanbahwaterdapatperbedaan penguasaan konsep siswa antara kelas yang menggunakan metode The Power Of Two dan kelas metode konvensional, sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Dapatdilihat pada persentase penguasaan konsep siswa kelaseksperimenlebihtinggiyaitu Indikator 1 83,93%, Indikator 271,43%, Indikator 379,76% dan Indikator 4 98,41% dibandingkan penguasaan konsep siswa pada kelaskontrol. Hal inidikarenakan pada kelaseksperimensiswalebihaktifmencaritahusendiri, sikapsiswa yang berantusiasdalambelajar, memiliki rasa ingintahu, dan berani menjelaskan dengan kata-kata sendiri tanpa mengubah makna di dalamnya saat proses pembelajaran, sehinggasiswa mampu menyajikan, mampu mengklasifikasikan dan mampu menghubungkan dan memberikan contoh apa yang ditemukandalampembelajaran. Sehinggadapatdisimpulkanadapengaruh yang signifikandalampenggunaan metode pembelajaranThe Power Of Two terhadap penguasaan konsep siswa.
Kata kunci: Metode The Power Of Two,Penguasaan Konsep Siswa.
Keterangan * ) = Peneliti
**) = Pembimbing
YUSTINA NELDIS
· Thesis · Open Access
Air merupakan sumber daya alam yang penting bagi kehidupan makhluk hidup termasuk manusia. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan air, air harus memenuhi kriteria dari tiga parameter yaitu parameter fisika, parameter kimia dan parameter Mikrobiologi(Total Coliform). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air di mata air Oekolo desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang berdasarkan parameter kimia (COD) dan parameter Mikrobiologi.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan desain eksperimen dengan membandingkan data hasil pengukuran dari masing-masing parameter air dengan nilai baku mutu PP No 82 tahun 2001. Berdasarkan hasil penelitian pada Mata air Oekolo diperoleh uji kualitas air pada titik ICOD3 mg/L dan titik II sama yaitu 3 mg/L memenuhi standar batas baku mutu air minum kelas I yang ditetapkan oleh pemerintah. Namun, uji total Coliform pada titik I dan titik II diperoleh hasil yang sama yaitu >2400/100 mLmelebihi/tidak memenuhi standar baku mutuair kelas 1yang ditetapkan oleh pemerintah.Sehingga nilai mikrobiologi pada mata air Oekolotergolong dalam baku mutu kelas II berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 untuk sarana/prasarana, rekreasi, peternakan atau peruntukkan lainnya.
BERNADETA TANESAB
· Thesis · Open Access
FACTORS CAUSING CHILDREN DROP OUT OF SCHOOL AT SMPN NILOPO IN OELEU VILLAGE OF KOLBANO DISTRICT, IN ACADEMIC YEAR 2020/2021
ABSTRACT
Bernadeta Tanesab
Register Number: 15130030
This thesis is entitled Factors Causing Children Drop Out of School at SMPN Nilopo, in Oeleu Village, of Kolbano District, in Academic Year 2020/2021. The problem is what are the internal factors and external factors causing children drop out of school at SMPN Nilopo, inOeleu Village, of Kolbano District, in Academic Year 2020/2021?. The purpose of this study was to finding out the internal factors and external factors causing children drop out of school at SMPN Nilopo, in Oeleu Village, of Kolbano District, in Academic Year 2020/2021. The theory used in this study is the theory of internal and external factors that causing children to drop out of school according to (Dinda, 2018). In this study the writer uses is a qualitative descriptive method. To collecting data using interview methods. To technique analysis data the writer uses descriptive qualitative. The results of this study found that the factors causing children drop out of school were are: 1 Internal factors, including: 1) Children's Intelligence. 2) Children not interest in school. 2. External factors include: 1) Economic factor, 2) Attention parents factor.
FREDERIKA NODU RADDI
· Thesis · Open Access
ANALISIS PENGUASAAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR CALON GURU BIOLOGI ( STUDI PADA MAHASISWA SEMESTER V PRODI PENDIDIKANBIOLOGI DI UKAW)
Raddi, N. F.)* Nomleni, Th. F)** Manu, S.N. T)**
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Penguasaan Keterampilan Dasar Mengajar Calon Guru Biologi Studi Pada Mahasiswa Semester V Prodi Pendidikan Biologi di Ukaw. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses penelitian melalui obsevasi,dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait penguasaan Keterampilan Dasar Mengajar Calon Guru Biologi. Subjek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Semester V Yang Berjumlah 26 orang dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik Tringulasi dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dari keterampilan dasar mengajar yang terdiri dari 8 indikator keterampilan dasar mengajar adalah berkategori baik dengan nilai rata-rata presentase 77%. dari keterampilan membuka dan menutup pelajaran. Keterampilan dasar mengajar calon guru biologi semester V yang ada pada aspek keterampilan dasar mengajar yang berada dalam kategori sangat baik adalah keterampilan membuka dan menutup pelajaran, Keterampilan menjelaskan, Keterampilan bertanya, keterampilan mengelola kelas, Sedangkan aspek keterampilan dasar mengajar yang berada dalam kategori baik ada pasa aspek keterampilan keterampilan memberikan penguatan, keterampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan, keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil. Aspek keterampilan mengadakan variasi berada pada kategori cukup baik. Keterampilan mengadakan variasi pada calon guru biologi harus lebih belajar lagi agar keterampilan mengadakan variasi lebih baik pada mahasiswa yang memprogram mata kuliah keterampilan dasar mengajar pada semester yang akan datang
KataKunci: Penguasaan Keterampilan Dasar Mengajar Calon Guru Biologi mahasiswa semestser V
Keterangan:* Peneliti
**Pembimbing
NOFERITA ERLIANTO MODENA
· Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran IPA Terpadu pada masa pandemi covid-19 di UPTD SMP Negeri Naumang Kabupaten Alor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,wawancara,dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah dengan melibatkan satu orang Guru IPA Terpadu. Objek yang diteliti dalam penelitian ini yaitu efektivitas pembelajaran IPA Terpadu pada masa pandemi covid-19. deskripsikan berdasarkan sumber yaitu sebagai berikut:
Efektivitas pembelajaran IPA pada masa pandemi covid-19 dapat diuraikan sesuai temuan hasil bahwa guru dan siswa belum melakukan proses belajar dan mengajar secara normal dikarenakan kekurangan sarana prasarana yang tidak memadahi dan kekurangan fasilitas dalam menunjang kegiatan tersebut hal ini mempengaruhi proses pembelajaran di masa pandemi tidak dapat berjalan secara efektif.
Begitupun keaktifan siswa dalam proses pemmbelajaran di masa panndemi,sesuai dengan temuan penulis di lapangan bahwa,dari pihak sekolah mengambil kebijakan untuk membentuk siswa/wi dalam 11 titik dalam hal siswa/wi di bentuk dalam kelompok belajar di rumah seuai jarak tempat tinggal ,untuk memudahkan setiap guru mata pelajaran dalam melakukan kontrolling.Selain belajar di rumah keaktifan siswa dapat di lihat dari proses pengumpulan tugas di sekolah sesuai hasil temuan di lapangan tidak semua siswa aktif dalam mengerjakan tugas sekolah dengan benar,bahkan adan juga siswa yang tidak pernah mengumpulkan tugas sekolah.
Menurut informasi yanng di berikan oleh bapak Yohanis mowata selaku guru IPA bahwa Hasil belajar siswa dapat di ambil dari nilai tugas dan keaktifan siswa dalam belajar kelompok.Sesuai dengan hasil penelitian yang di temukan oleh peneliti ternyata tidak semua siswa memiliki ketuntasan nilai,masih ada siswa yang belum mencapai ketuntasan hal tersebut di karenakan minimnya kemapuan guru dalam merancangkandan mengolah dalam kegiatan proses pembelajaran dengan baik di masa pandemi,kurangnya sarana dan prasarana yang belum memadahi sehingga membuat siswa dan guru mengalami kesulitan dalam proses belajar mengajar
MATEUS MAURUS LOKO BERE
· Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada pengembangan Pariwista untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Kabupaten Belu merupakan wilayah dari Provinsi NTT yang mempunyai potensi pariwisata dimulai dari wisata Budaya, wisata Alam, kesenian tradisional, upacara tradisional serta tempat-tempat bersejarah lainnya. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui atraksi apa saja yang ada di pariwisata Kabupaten Belu. Selanjutnya Untuk mengetahui pengembangan aksesbilitas pariwisata untuk menuju ke objek wisata yang ada di Kabupaten Belu dan Untuk mengetahui pengembangan amenitas atau fasilitas apa saja yang menunjang pariwista di Kabupaten Belu.Untuk mengetahui kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah ( PAD ) di Kabupaten Belu Strategi pengembangan pariwisata sendiri merupakan sarana pariwista dan sarana pariwista yang meliputi atraksi, aksesbilitas, dan amenitas serta faktor pendorong dan faktor penghambat pengembangan objek wisata dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Yang termasuk dalam teknik analisis data yaitu analisis pendahuluan dan analisis lanjutan serta menggunakan analisis swot. Dalam metode penelitian populasi, sampel dan teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam strategi pengembangan pariwisata meliputi atraksi, aksesbilitas, amenitas, dan pendapatan asli daerah, di dalam atraksi terdapat wisata alam, wisata buatan dan wisata budaya pengembang atraksi pariwisata alam dimulai dari kecamatan kakuluk mesak terdiri dari pantai pasir putih, kolam susuk, teluk gurita, air terjun atapupu, pantai afuik pantai sukaerlaran, pantai berluli, dan hutan mangrove di kecamatan tasifeto timur pantai motaain dari kecamatan lasiolat ada air terjun mauhalek dan panorama gunung lakaan sedangkan dari kecamatan lamaknen ada benteng tujuh lapis dana padang sabana fulan fehan dalam pariwisata buatan ada bendungan rotiklot, pos lintas batas Negara dan mangrove pantai aidila desa dualaus dalam pariwista budaya ada ksadan fatubesi, benteng tujuh lapis ( ranu hitu) dan perkampungan adat nualain. Aksesbilitas tersedianya tersedianya moda transportasi darat dan udaa yang disediakan pemerintah sedangkan swasta seperti Billy Travel, Timor Travel dan paradise Travel selain itu menggunakan transportasi pribadi dan amenitas itu sendiri adanya restoran atau rumah makan, toko cendra mata, hotel dan penginapan, puskesmas dan rumah sakit didalam penelitian ini menggunakan analisis swot menggunakan faktor internal dan eksternal dalam faktor internal itu sendiri ada faktor kekuatan dan faktor kelemahan sedangkan dalam faktor eksternal ada faktor peluang dan ancaman. Untuk mengetahui kontribusi sektor pariwisata itu sendiri realisasi pendapatan asli daerah dibagi pendapatan asli daerah di kali seratus persen untuk mengetahui kontribusi itu efektif atau tidaknya dapat dilihat dari hasil pembagian antara realisasi pendapatan asli daerah dibagi pendapatan asli daerah dikali seratus persen Kata Kunci : Strategi, Pengembangan Pariwisata, Pendapatan Asli Daerah
APRIANTO BOLA NGURU
· Thesis · Open Access
APRIANTO BOLA NGURU (17382770) Analisis Pertumbuhan Eucheuma denticulatum Dengan Metode Vertikultur Pada Keramba Jaring Apung di Perairan Batubao Desa Tesabela Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Alfred G. O. Kase, S.Pi.,M.Si., Ph.D dan Donny M. Bessie., S.Pi., M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen artha Wacana kupang. Makro alga (seaweed) atau dalam dunia perdagangan disebut sebagai rumput laut yang merupakan biota laut yang tergolong dalam ganggang (alga) multiseluler division thallophyta, tidak seperti tanaman sempurna pada umumnya makro alga tidak memiliki akar, batang dan daun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui laju pertumbuhan makro alga Eucheuma denticulatum dengan menggunakan metode vertikultur. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 49 hari yaitu pada bulan Agustus sampai September 2021. Rumput laut yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eucheuma denticulatum di Perairan Batubao Desa Tesabela Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Hasil penelitian menunjukan Pertambahan berat makro alga Eucheuma denticulatum di Perairan Batubao dengan nilai rata-rata tertinggi 578,4 gram pada kedalaman 0 cm dan nilai terendah pada kedalaman 100 cm dengan nilai 268,0 gram. Pertumbuhan harian makro alga Eucheuma denticulatum dengan nilai rata-rata tertinggi pada kedalaman 0 cm dengan nilai 9,76 gram sedangkan pertumbuhan terendah yakni 3,43 gram pada kedalaman 100 cm. Pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata tertinggi pada kedalaman 0 cm yakni 6,266 %. Sedangkan pertumbuhan terendah pada kedalaman 100 cm dengan nilai 5,497 %. Pertumbuhan mutlak makro alga di Perairan Batubao dengan nilai rata-rata tertinggi 478,4 gram pada kedalaman 0 cm dan nilai terendah yakni 168,0 gram pada kedalaman 100 cm.
MERSY IRANA NALUK
· Thesis · Open Access
Indonesia dikenal sebagai negara megabiodiversity yaitu memiliki keanekaragaman spesies flora dan fauna yang tinggi. Setiap tahun semakin banyak jenis tumbuhan dan satwa menjadi langkah dan terancam punah, sehingga perlu adanya upaya pelestarian keanekaragaman hayati serta dijauhkan dari tumbuhan asing yang merugikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja jenis-jenis tumbuhan asing invasif yang dominan dan bagaimana populasi tumbuhan asing invasif yang terdapat pada pada kawasan pohon kasuari di Fatumnasi, kecamatan Fatumnasi, kabupaten Timor Tengah Selatan. Analisis data dilakukan secara dengan menggunakan parameter Indeks Nilai Penting (INP) dan indeks keanekaragaman (Shannon-weaner). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada kawasan pohon kasuari di Fatumnasi kecamatan Fatumnasi Kabupaten Timor Tengah sebanyak 5 famili yaitu Lomariopsidaceae, Poaceae, Asteraceae, Verbenaceae dan Convolvulaceae yang terdiri dari 9 jenis yaitu Nephrolepis cordifolia, Oplismenus burmanii, Argeratum conyzoides, Chromolaena odorata, Imperata cylindrical, Lantana camara L., Mikania micrantha, Merremia peltata L., Ottochloa nodosa dengan total jumlah individu sebanyak 379. Indeks Nilai Penting (INP) tertinngi adalah Oplismenus burmanii dengan nilai 37,08%, Indeks Nilai Penting(INP) sedang adalah Chromolaena odorata dengan nilai 24,76%, dan Indeks Nilai Penting (INP) terendah adalah Argeratum conyzoides sebanyak 12,04%. Indeks keanekaragaman (-1,907%). Sesuai dengan pernyataan Shannon Winner yaitu apabila H’≤1 maka dikatakan keanekaragaman spesiesnya rendah. Oleh karena itu, jenis tumbuhan asing invasif pada kawasan pohon kasuari di Fatumnasi tergolong rendah dan perlu diwaspadai ditingkatkan menuju langkah penanggulangan sebelum jenis-jenis tersebut menginvasi kawasan yang ada.
NOVI ANGGRIANI RADJA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT UNTUK IBU NIFAS DI KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA Novi A. R)* Yanti D.)** Arnold CH. H.)** Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang memiliki khasiat obat dan digunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupun pencegahan penyakit. Masa nifas (puerperium) adalah masa pemulihan kembali, mulai dari persalinan selesai sampai alat-alat kandungan kembali seperti pra hamil. Lama masa nifas yaitu 6-8 minggu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat, bagian-bagian tumbuhan obat dan cara pengolahan tumbuhan obat untuk ibu nifas di masyarakat Hawu Mehara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Eksplorasi. Pemilihan responden menggunakan teknik purposive sampling dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah gambar jenis- jenis tumbuhan obat yang digunakan masyarakat, pengumpulan data menggunakan teknik Wawancara, Eksplorasi, Dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil wawancara bersama 25 responden di Desa Lobohede, Desa Lederaga, Desa Molie, Desa Tanajawa dan Desa Daieko terdapat 17 jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan atau perawatan bagi ibu nifas, yaitu: Asam, binahong, faloak, jahe, jarak pagar, johar, kayu ular, kelapa, kelor, kencur, katuk, kesambi, kunyit, mengkudu, pepaya, sirih dan turi merah. Bagian organ tumbuhan yang digunakan, yaitu: Rimpang, batang, daun, buah, kulit, pucuk. Cara penggunaan obat, yaitu: mandi, minum, makan, kompres, cuci rambut, gosok. Penyakit yang disembuhkan, yaitu: mengembalikan stamina tubuh, mempercepat penyembuhan luka setelah melahirkan, penambah darah, peluruh sisa darah kotor, memperkuat rahim, menambah ASI, mencegah darah putih naik ke kepala, mengeluarkan darah nifas, mengurangi rambut rontok. Perlu adanya pelestarian tumbuhan yang berkhasiat obat tradisional untuk ibu nifas. Melakukan penelitian mengenai kandungan kimia yang terdapat di dalam setiap organ tumbuhan. Kata Kunci : Etnobotani, Tumbuhan Obat, Ibu Nifas, Kecamatan Hawu Mehara Keterangan * : Peneliti **: Pembimbing
ELISABET NAES
· Thesis · Open Access
Proses pembelajaran di SMA Negeri 1 Rote Barat Laut dijumpai bahwa guru minim dalam menerapkan strategi pembelajaran yang berfariatif dan juga penggunaan media yang masih sederhana yaitu masih menggunakan media gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi Peer Lesson berbasis Information And Comunication Tecnhology (ICT) pada materi ekosistem terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Rote Barat Laut Tahun pelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan posttest. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas X Mia 3 dengan jumlah siswa 36 orang dan kelas X Mia 1 dengan jumlah siswa 36 orang. Data hasil belajar didapat dari test essay. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh strategi Peer Lesson berbasis Information And Comunication Technology (ICT) terhadap hasil belajar siswa hal ini ditunjukan dengan hasil belajar peserta didik meningkat dengan presentase sebesar 85.18% berdasarkan uji hipotesis menggunakan SPSS versi 24 didapatkan juga dengan hasil perhitungan uji-t yaitu thitung sebesar 6.804 dan nilai ttabel untuk df = 0.05 dengan taraf signifikan 5 % adalah 1.994. dari analisis tersebut diperoleh thitung lebih besar ttabel (6.804 > 1994)