Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 3 dari 195

PENGARUH TRANSPARANSI, AKUNTABILITAS DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DANA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TUAKAU KECAMATAN FATULEU BARAT KABUPATEN KUPANG

MELKIANUS JAWU KALEKA
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional pada tahun 2017 menyebutkan bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia tahun 2017 menduduki titik terendah selama hampir dua dekade, yaitu sebesar 10,12 persen. Prosentase tersebut menunjukkan bahwa masyarakat miskin di Indonesia telah berkurang sebanyak 1,18 juta jiwa dari tahun 2016. Meskipun demikian, jumlah masyarakat miskin saat ini masih di atas 28 juta jiwa. Kemiskinan tersebut tidak hanya terjadi di satu daerah saja, akan tetapi hampir seluruh daerah di Indonesia mengalami permasalahan tersebut Masalah penelitian ini adalah Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas dan Partisipasi Masyarakat Dalam PengelolaanDana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat DesaTuakau, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang. Berdasarkan masalah peneltian tersebut, maka persolan penelitian ini adalah (a) Apakah transparansi dalam pengelolaan dana desa berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di DesaTuakau, Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang?. (b)Apakah akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Tuakau, Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang?, dan (c) Apakah partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Tuakau, Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang? Konsep teori dalam penelitian ini adalah: (1) Transparansi yang berasal dari kata transparency adalah prinsip untuk membuka diri kepada hak masyarakat untuk memperoleh akses informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif mengenai penyelenggaraan organisasi dengan memperhatikan perlindungan atas hak asasi pribadi, golongan, dan rahasia negara. (2) Akuntabilitas adalah kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban untuk menjawab dan menerangkan kinerja seseorang, badan hukum, dan atau pimpinan suatu organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau wewenang untuk menerima dan/atau meminta keterangan atau pertanggungjawaban. (3) partisipasi adalah bentuk peran serta dan/atau keikutsertaan dalam suatu kegiatan yang dilaksanakan secara proaktif. Adisasmita menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat merupakan keterlibatan dan pelibatan masyarakat dalam pembangunan, meliputi kegiatan dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek/program yang dikerjakan oleh masyarakat lokal. (4) Pemberdayaan merupakan suatu cara dimana komunitas dalam suatu organisasi diarahkan agar dapat berkuasa atas kehidupannya. Sedangkan pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah konsep yang lahir sebagai bagian dari perkembangan alam pikiran masyarakat. Pemberdayaan masyarakat juga diartikan sebagai konsep pembangunan yang memberikan manfaat nyata dan positif terhadap kinerja pembangunan yang selanjutnya akanmeningkatkan kesejahteraan masyarakat. Populasi penelitian ini adalah seluruh Masyarakat di Desa Tuakau, Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang.jumlah penduduk Desa Tuakau adalah sebanyak 2.283 jiwa. Sedangkan sampel penelitian ini seluruh perangkat Desa Tuakau. berjumlah 26 orang 1 orang kepala desa, 1orang sekretaris desa,4 orang kepala dusun, 3 orang kepala urusan, 3orang kepala seksi, 5 orang tua adat dan 9 orang masyarakat desa. Data penelitian ini diperoleh menggunakan kuesiber berskala likert. Data penelitian yang dihilpin selanjutnya dianalisis melalui dua tahap yaitu analisis penedahuluan dan analisis lanjutan. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda dengan didahului analisis uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa (a) Transparansi berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang. (b) Transparansi berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang. (c) Transparansi berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang Berdasarkan kesimpulan di atas, peneliti menyarankan sebagai berikut: (1) Karena trasparansi berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat, maka transparansi dalam pengelolaan dana desa harus ditingkatkan, demikian pula akuntabilitas dan partsipasi masyarakat. (2) Partisipasi masyarakat ternyata memiliki pengaruh paling besar dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah desa harus tetap melibatkan masyarakat dalam mengelola dana desa. Kata Kunci : Transparansi, Akuntabilitas Partisipasi Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat

ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA KUPANG

FREDERIK YEHEZKIEL NDAPAMERANG
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA KUPANG Dalam sebuah organisasi, gaya kepemimpinan seorang pemimpin adalah hal yang penting diperhatikan. Kepemimpinan dalam sebuah organisasi dituntut untuk biasa membuat individu-individu dalam organisasi yang dipimpinnya biasa berperilaku sesuai dengan yang diinginkan oleh pemimpin untuk mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan secara luas yang meliputi proses mempengaruhi untuk menentukan tujuan perusahaan, maka kepemimpinan harus dapat memotivasi perilaku pegawai untuk mencapai tujuan dan mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya dengan memastikan kepemimpinan tersebut telah cakap dalam literasi digital. Karena keberhasilan dalam kepemimpinan dapat menggerakkan orang lain dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Oleh karena itu, untuk menjaga kelangsungan operasional perusahaan dalam mencapai tujuannya, maka diperlukan dorongan yang dapat meningkatkan kinerja pegawai dan gaya kepemimpinan yang dapat mendukung pegawai dalam melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik. Berhasil atau tidaknya suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya tergantung pada keberhasilan dari para individu (sumber daya manusia) perusahaan itu sendiri dalam menjalankan tugas mereka masing-masing. Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang perlu dikelola dengan baik oleh perusahaan. Dimana pengelolaan sumber daya manusia harus dilakukan secara profesional agar dihasilkan sumber daya manusia yang kompeten sehingga nantinya dapat meningkatkan kinerja dari individu dan lembaga. Namun kunci dari keberhasilan dalam pengelolaan tersebut terutama bagi para pegawai salah satunya adalah bagaimana kepemimpinan yang digunakan oleh seorang pemimpin. Dalam proses menciptakan kinerja yang efektif, kepemimpinan dari seorang pemimpin memiliki peran yang sangat krusial dan merupakan suatu unsure kunci dalam keefektifan organisasi dalam mewujudkan reformasi birokrasi (Rego et al., 2017) Penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu variabel bebas (independent) dan variabel terikat (dependent). Variabel bebas sering disebut juga sebagai variabel independen, stimulus, prediktor, dan antecedent merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Gaya kepemimpinan (X1) dan Kompensasi (X2), sedangkan variabel terikat sering disebut sebagai variabel dependen, merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel terikat adalah Kinerja Pegawai (Y). meode yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda Berdasarkan analisis regresi linear berganda pada tabel diperoleh analisis persamaan regresi untuk nilai α 7,747 β(X1) 0,381 β(X2) 0,519 sehingga persamaan regresinya yang dihasilkan adalah: Y 7,747 + 0,381X1 + 0,519X2 Dengan konstanta sebesar 7,747, dinyatakan bahwa jika tidak ada pengaruh gaya kepemimpinan, maka kinerja pegawai sebesar 4,549. Nilai koefisien regresi (X1) sebesar 0,381 dinyatakan bahwa setiap meningkatkan (karena tanda positif) gaya kepemimpinan maka akan meningkat kinerja pegawai sebesar 0,381. Nilai koefisien regresi (X2) sebesar 0,519 dapat diartikan bahwa jika meningkatkan variabel kompensasi maka akan meningkat kinerja pegawai sebesar 0,519. Karena nilai koefisien regresi bernilai positif (+), maka dengan demikian dapat dikatakan bahwa Gaya Kepemimpinan (X1) dan Pemberian Kompensasi (X2) berpengaruh positif terhadap Kinerja Pegawai (Y) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang. 1. Gaya Kepemimpinan (X) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang berada pada kategori baik dengan tingkat persentase sebesar 85,63 persen. Ditinjau dari indikator gaya kepemimpinan konsultatif, gaya kepemimpinan partisipatif, gaya kepemimpinan delegatif dan gaya kepemimpinan direktif. 2. Secara umum Kinerja Pegawai (Y) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang berada pada ketegori tinggi dengan tingkat persentase 87,27 persen. Ditinjau dari indikator kuantitas kerja, kualitas kerja dan ketepatan waktu. 3. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Pemberian Kompensasi terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang, dengan tingkat pengaruh yang tergolong dalam kategori kuat, sebagaimana yang diketahui koefisien korelasi 0,742 berada pada interval 0,60-0,799 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Gaya Kepemimpinan dan Pemberian Kompensasi memiliki pengaruh yang kuat terhadap Kinerja Pegawai. Besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dalam penelitian ini ditunjukkan dengan rs 0,787 dan hipotesis untuk uji keberartian korelasi ini adalah Ada Hubungan yang sangat kuat antara Kompensasi Finansial dengan kinerja pegawai adalah (2) Hasil pengukuran besaran koefisien perubahan terhadap kinerja pegawai sebesar 53,5%. Besar penentu (determinasi) yakni 0,535 atau 53,5% memberi petunjuk bahwa kinerja pegawai 53,5% dipengaruhi oleh kompensasi yang diberikan perusahaan, sedangkan 46,5% lainnya ditentukan oleh faktor lain berupa motivasi, budaya organisasi, gaya kepemimpinan, lingkungan kerja. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Pemberian Kompensasi, Kinerja Pegawai

GEREJA SITUS

LYDIA KUMALASARI BANA
· Thesis · Open Access

Warisan Budaya adalah produk/hasil budaya fisik dari tradisi dan prestasi spiritual dalam bentuk nilai dari masa lalu. Menurut UNESCO, warisan budaya terdiri dari dua bagian yaitu tangible cultural dan intangible cultural. Tangible cultural seperti: monumen, artefak, cagar budaya dan kawasan, intangible cultural seperti: bahasa ritual dan tradisi. Warisan budaya sangat penting untuk dilestarikan, hal ini adalah upaya menjaga sejarah bangsa. Bangunan Situs Gereja Kota Kupang merupakan sebuah bangunan dilindungi oleh Undang-Undang Benda Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010. Dalam penelitian penulis menggunakan metode studi lapangan, dalam memenuhi kebutuhan akan data-data penulisan memilih penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk membuat deskripsi, gambaran/lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang akan diteliti. Saat cendana mulai dikenal sebagai komoditi perdagangan, Kupang telah dikenal oleh bangsa-bangsa asing terutama China. Kristen yang mula-mula hadir di Kupang adalah Kristen Katolik yang dibawa oleh pedagang Portugis. Setelah kehadiran Portugis datang juga Belanda menyebarkan agama Kristen Protestan, Belanda pertama kali memerintah pada tahun 1613 kemudian tahun 1614 Belanda menghadirkan seorang Pdt di Kupang untuk kebutuhan keimanan orang-orang Belanda sendiri. Kehadiran seorang Pdt Belanda membuat raja Kupang ingin mengkristenkan seluruh warga Kupang. Hasil kristenisasi oleh Belanda membuat Kupang memiliki sebuah gedung gereja dengan arsitektur Eropa abad pertengahan yang dinobatkan sebagai situs berdasarkan SK: KM.51/OT.007/MKP/2004. Bangunan gereja situs Kota Kupang masih aktif digunakan sebagai tempah ibadah oleh lembaga GMIT. Bangunan situs tidak hanya mendapatkan pelayanan dari GMIT tetapi oleh pihak pemerintah.

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN HANDOUT TUMBUHAN LUMUT (Bryophyta) CIRI KHAS NUSA TENGGARA TIMUR (NTT) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG

MARTINHO VICENTE NAUTANI
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Pengaruh Media Pembelajaran Handout Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Ciri Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 4 Kota Kupang Nautani, M.V) * Nomleni, F.Th.) ** Meha, A.M) ** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Pembelajaran Handout Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Ciri Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 4 Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan korelasioanal, dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X yang berjumblah 216 orang siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 62 orang siswa yang terdiri dari 29 siswa kelas X IPA5 (kelas kontrol) dan 33 siswa kelas X IPA6 (kelas eksperimen). Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik wawancara dan angket. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial berbantuan spss versi 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran handout tumbuhan lumut (bryophyta) terhadap motivasi belajar siswa. Karena berdasarkan hasil analisis data pada perhitungan Independent Samples Test diperoleh nilai fhitung > nilai ttabel (3,255 > = 0,224) dan nilai Sig 2-tailed nilai signifikasi (0,002 0,05). Dilihat dari pengaruh penggunaan media handout terhadap motivasi belajar siswa berdasarkan aspek dan indikator maka indikator yang memberikan sumbangan terbesar dalam mempengaruhi tingkat motivasi belajar siswa adalah indikator ke-6 (dapat mempertahankan pendapat). Hal ini dikarenakan media pembelajaran handout memiliki berbagai kelebihan sehingga dapat mengingkatkan motivasi siswa agar mampu mempertahankan pendapatnya dalam mengikuti proses pembelajaran. Kelebihan-kelebihan yang dimiliki media handout diantaranya materi pembelajaran dirancang sedemikian rupa sehingga mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa, mudah untuk dibawa kemana saja, mudah untuk dibuat, mudah untuk disajian, bentuk/desain dibuat menarik dengan bermacam-macam gambar dan warna. Berdasarkan berbagai uraian diatas sehingga peneliti dapat menyatakan bahwa ada pengaruh penggunaan media handout tumbuhan lumut (bryophyta) ciri khas Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap motivasi belajar siswa SMA Negeri 4 Kota Kupang Tahun Ajaran 2022/2023. Kata Kunci : Media pembelajaran handout, Dunia Botani, Motivasi Belajar Keterangan : *Peneliti **Pembimbing ABSTRACT The Influence Of The Learning Media Handout Moss Plant (Bryophyta) Characteristic Of East Nusa Tenggara (NTT) On The Learning Motivation Of Students Of SMA Negeri 4, Kupang City Nautani, M.V) * Nomleni, F.Th.) ** Meha, A.M) ** This study aims to determine the effect of Handout Learning Media for Moss Plants (Bryophyta) Characteristics of East Nusa Tenggara (NTT) on Student Motivation in SMA Negeri 4 Kupang City. This type of research is quantitative research using an experimental approach. The research design used was a correlational design, with a pretest-posttest control group design. The population in this study were 216 class X students. The sample used was 62 students consisting of 29 students in class X IPA5 (control class) and 33 students in class X IPA6 (experimental class). Samples were taken using simple random sampling technique. Collecting data in research using interview and questionnaire techniques. Data were analyzed using descriptive analysis techniques and inferential analysis techniques assisted by SPSS version 25. The results showed that there was a significant effect of the use of bryophyta handout learning media on students' learning motivation. Because based on the results of data analysis on the calculation of the Independent Samples Test, the fcount value >ttable value (3.255 > = 0.224) and the Sig 2-tailed value significance value (0.002 0.05). Judging from the effect of the use of handout media on student learning motivation based on aspects and indicators, the indicator that makes the biggest contribution in influencing the level of student learning motivation is the 6th indicator (can defend an opinion). This is because handout learning media has various advantages so that it can increase student motivation so that they are able to defend their opinions in participating in the learning process. The advantages of handout media include learning materials designed in such a way as to be able to meet students' learning needs, easy to carry anywhere, easy to make, easy to present, shapes/designs are made attractive with various pictures and colors. Based on the various descriptions above, the researcher can state that there is an effect of using bryophyta media handouts characteristic of East Nusa Tenggara (NTT) on the learning motivation of students of SMA Negeri 4 Kupang City for the 2022/2023 Academic Year. Keywords : Handout Learning Media, World Of Botany, Learning Motivation Description :*Researcher **Mentor

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA PERIODE 2017-2021

YULIANA SEUK KLAU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Financial distress terjadi sebelum kebangkrutan pada suatu perusahaan. Dengan demikian model financial distress perlu untuk dikembangkan, karena dengan mengetahui kondisi financial distress perusahaan sejak dini diharapkan dapatdilakukan tindakan-tindakan untuk mengantisipasi kondisi yang mengarah pada kebangkrutan. Financial distress dapat diuku rmelalui aporan keuangan dengan cara menganalisis laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan hasil dari suatua ktivitas yang bersifat teknis berdasar pada metode dan prosedur-prosedur yang memerlukan penjelasan-penjelasan agar tujuan atau maksud untuk menyediakan informasi yang bermanfaat dapat dicapai. Rasio menggambarkan suatu hubungan matematis antara suatu jumlah dengan jumlah yang lain. Penggunaan alat analisis berupa rasio dapat menjelaskan penilaian baik dan buruk posisi keuangan pada perusahaan,terutama bila angka rasio ini di bandingkan dengan angka rasio pembanding yang digunakan sebagai standar. Tujuan dari analisis rasio adalah untuk menentukan tingkat likuiditas, sulfabilitas keefektifan operasi serta derajat keuntungan suatu perusahaan Manfaat analisis rasio keuangan sangatpenting. Rasio keuangan dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan dan kinerjanya. Dengan membandingkan rasio keuangan perusahaan dari tahun ke tahun dapat dipelajari komposisi perubahan dan dapat ditentukan apakah terdapat kenaikan atau penurunan kondisi dan kinerja perusahaan selama waktu tersebut. Hasil analisis statistic diskriptif berisinilai minimum, maksimum, rata-rata dan deviasi standar. Variable likuiditas memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing -0,38 dan 0,36 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing -masing 0,0193 dan 0,16421. Lalu variable profitabilitas memiliki nilai minimum dan maksimummasing-masing -0,15 dan 0,12 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing-masing -0,0066 dan 0,05629. Kemudian, variabel financial leverage memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing 0,00 dan 2,50 sedangkan rata-rata dan deviasistandar masing-masing 0,5152 dan 0,58514. Akhirnya, variabel financial distress memiliki nilai minimum dan maksimum masing-masing 0,00 dan 1,00 sedangkan rata-rata dan deviasi standar masing-masing 0,5333 dan 0,50742. Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi semua pihak yang ingin mengetahui atau ingin mengembangkan penelitian seperti ini dimasa yang akan datang.

KEANEKARAGAMAN JENIS JENIS BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PANTAI MBALI DESA MBALI LENDEIKI KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO

MEGI SEDEH
· Thesis · Open Access

ABSTRAK KEANEKARAGAMAN JENIS JENIS BINTANG LAUT (Asteroidea) DI PANTAI MBALI DESA MBALI LENDEIKI KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO Sedeh. M)* Rafael. A)** Bullu, N. I** Bintang laut merupakan kelas dari filum Echinodermata yang memiliki tubuh simetri radial dan umumnya memiliki lima atau lebih lengan serta tidak memiliki rangka yang membantu pergerakannya. Bintang laut memiliki manfaat ekonomis yaitu bisa dijadikan obat untuk penyakit asma. Beberapa dari jenis bintang laut juga bisa dijadikan sebagai hiasan akuarium serta dapat dijadikan sebagai souvenir karena memiliki warna yang cerah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keanekaragaman jenis bintang laut di pantai Mbali Desa Mbali Lendeiki Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Line Transect. Sedangkan teknik penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan area sampling. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelirtian di pantai Mbali, bintang laut yang di temukan berjumlah 2 famili yaitu famili Ophidiasteridae dan Oreasteridae. Yang terdiri dari 7 spesies yaitu Linckia multifora, Linckia laevigata, Protoreaster nodosus, Protoreaster multispinus, Protoreaster sp, Culcita novaeguineae, dan Nardoa tuberculata. Indeks keanekaragaman bintang laut pada transek I, II,III,IV dan V di pantai Mbali tergolong sedang kerena menunjukan nilai H’ = 1.75. Sedangkan indeks kelimpahan, kelimpahan relatif, dan indeks dominasi tertinggi terdapat pada spesies Linckia laevigata yakni dengan nilai 5,8 ind/m2, 28,15%, 0,07. Kata Kunci : Asteroidea, Keanekaragaman jenis Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing

KEANEKARAGAM FILUM MOLLUSCA DI PANTAI AKLE DESA NAIKEAN KECAMATAN SEMAU SELATAN KABUPATEN KUPANG

DIAN SUGEL SUKU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK “ Keanekaragaman filum Mollusca Di Pantai Akle Desa Naikean Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang ”. Suku, S. D)* Ngginak, J)** Bullu, L. N)** Mollusca berasal dari bahasa latin yaitu Molluscus yang berarti lunak. Mollusca adalah hewan invertebrate tidak memiliki kerangka, tidak memiliki tulang belakang, memiliki tubuh yang lunak dan termasuk hewan yang berdarah dingin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman Mollusca di pantai Akle Desa Naikean Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022, menggunakan metode deskriptif, teknik pengambilan sampel dengan metode line transek pengamatan pada petak, analisis data penelitian menggunakan teknik deskriptif kualitatif untuk menentukan indeks keanekaragaman,indeks kelimpahan dan indeks dominasi dan pengukuran parameter lingkungan.dari hasil penelitian pada stasiun dapat disimpulkan bahwa di pantai Akle Desa Naikean Mollusca yang teridentifikasi dihitung menggunakan rumus Shannon & Wiener adalah 1,53. Jika angka inidibandingkan dengan tetapan kategori maka angka ini berada pada nilai Hʼ<1 tergolong rendah, indeks kelimpahan Mollusca tertinggi adalah pada spesies Acanthopleura gemmate dengan nilai indeks kelimpahan 0,25 dan hasil perhitungan indeks dominansi pada stasiun berkisar antara 0,16-0,58. Nilai indeks dominansi tertinggi terdapat pada spesies Acanthopleura gemmate dengan nilai 0,58 dan kondisi parameter lingkungan di panttai Akle Desa Naikean sebagai berikut suhu 25(˚C), pH 7,10 dan salinitas 33%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di pantai Akle dapat disimpulkan bahwa Mollusca yang ditemukan terdiri dari 5 spesies antara lain T. linecata, Acanthopleura gemmate, Cryptochiton sp, Octopus sp dan Loligo sp. Kata kunci: Mollusca, Identifikasi, Pantai Akle, Keanekaragaman. Keterangan: * Penulis ** Pembimbing

ANALISIS PENGARUH GAJI, KONDISI KERJA DAN PROGRAM PELAYANAN BAGI KARYAWAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA DI PT. TELKOM KANTOR CABANG ATAMBUA

ANASTASIA DA COSTA
· Thesis · Open Access

Pengaruh globalisasi dalam dunia industri saat ini telah menyebabkan persaingan antar perusahaan menjadi semakin ketat dan kompetitif. Berdasarkan hal itu, maka perusahaan dituntut untuk dapat terus berkembang sehingga mampu menghadapi persaingan yang ada. Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang, membuat para pelaku bisnis lebih memacu diri dalam menghasilkan produk yang dapat diterima dan dipergunakan oleh konsumen. Berkaitan dengan latar belakang diatas, maka perumuskan dua permasalahan yaitu apakah variable independen (gaji, kondisi kerja dan program pelayanan bagi karryawan) berpengaruh secara signifikan terhadap variable dependen (produktivitas kerja) dan jika variabel independen perpengaruh secara signifikan, variable manakah yang peling berpengaruh terhadap variable dependen. Hipotesi yang diajukan dari perumusan masalah tersebut adalah variable independen mempunyai pangaruh yang segnifikan terhadap produktivitas kerja di PT. Telkom kantor cabang Atambua. Serta variable gaji merupakan factor yang paling berpengaruh. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, dimana data diperoleh dengan penyebaran kuesioner kepada 35 responden. Populasi dalam penelitian ini seluruh karyawan PT. Telkom Atambua dibagian produksi dan respondennya juga berasal dari karyawan PT. Telkom Atambua dibagian produksi yang terpilih. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu stratifiet random sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisi dengan menggunakan analisi regresi linier berganda yang terdiri dari uji f, uji t dan uji determinasi. dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa semua variable baik secara terpisah maupun bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan di PT. Telkom Atambua. Dengan demikian maka hipotesis pertama dapat terbukti, dam factor yang paling berpengatuh adalah factor gaji sehingga hipotesis yang kedua dapat pula terbukti. Adapun saran yang dikemukakan dalam penelitian ini ada 2 saran, yaitu pertama karena semua varibel independen yang mempengaruhi produktivitas kerja mempuntai pengaruh signifikan maka perusahaan haruas selalu memperhatikan factor-faktor tersebut, sehingga dapat merangsang perkembangan produktivitas kerja. Yang kedua karena gaji merupakan factor yang paling berpengaruh maka perusahaan haruas memprioritaskan dalam memberi perhatian terhadap fakor ini, untuk dapat menigkatkan hasil peoduktivitas karyawan. Dan unutuk kegiata selanjutnya hendaklah diteliti variable- variabel lai setelah variable yang telah diteliti, selain itu hendaklah dilakukan pula perluasan dalam pengambilan sampel.

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS MIND MAPPING POKOK BAHASAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP ADHYAKSA 2 KUPANG

ELISABETH AXAMINA FRANS
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS MIND MAPPING POKOK BAHASAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP ADHYAKASA 2 KUPANG Frans.A.E)* Meha.A)** Bullu.N )** Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping dengan motivasi belajar pada siswa kelas VII SMP Adhyakasa 2 Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 21 siswa dan seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes angket motivasi belajar siswa. Hasil perhitungan uji normalitas dan linearitas, menunjukan bahwa motivasi belajar siswa berdistribusi normal, dan berlinearitas (mempunyai hubungan) sehingga dilanjutkan dengan pengujian hipotesis (uji t). Data hasil motivasi siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 5.878>2.02 dengan signifikan 0.000 atau kurang dari 0.5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan secara nyata anatar pembelajaran menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis mind mapping terhadap motivasi belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan adanya perbedaan hasil motivasi belajar yang signifikan dari penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping dan metode konvensional terhadap motivasi belajar siswa serta terdapat hubungan secara signifikan antara Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping terhadap motivasi belajar siswa. Kata Kunci : Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Mind Mapping, Terhadap Motivasi belajar siswa Keterangan : *Peneliti : **Pembimbing

PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN KETRAMPILAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. HASJRAT ABADI CABANG KUPANG

PIUS A. SYIOEN
· Thesis · Open Access

Perkembangan dunia bisnis yang sangat pesat dan persaingan yang semakin ketat menjadikan setiap organisasi harus menghadapi tantangan yang menuntut sumber daya manusia yang berkualitas.Kualitas sumber daya manusia ditandai dengan SDM yang kreatif, memiliki kemampuan serta kinerja yang tinggi. Tercapainya kinerja karyawan yang terukur, memadai dan sesuai dengan kebutuhan perusahanmerupakan target dari setiap organisasi. Peningkatan manajemen kinerja bukan hanya berpengaruh pada peningkatan hasil perusahaan saja, namun lebih jauh lagi bagi para karyawan agar dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan dalam bekerja jauh menjadi lebih baik. Banyak cara yang diupayakan setiap organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan. Cara tersebut didalamnya termasuk kemampuan kerja dan ketrampilan kerja yang terus diupayaan dan dikembangkan kepada karyawan. Hal ini bisa terjadi dikarenakan merekalah yang menjadi pelaku utama dalam menjalankan pekerjaan tersebut. Oleh karena itubisa dikatakan bahwa yang berpengaruh dalam kinerja para karyawan dalam organisasi adalah kemampuan kerja dan keterampilan kerja. Menurut Amelia dan Abdul (2017:26) kemampuan (ability) didefinisikan sebagai suatu potensi atau kecakapan individu dalam menguasai keahlian bekerja serta melakukan atau mengerjakan beragam tugas dalam suatu pekerjaan.Dengan demikian, penulis menyimpukan, bahwa kemampuan kerja merupakan sebuah keahlian yang dimiliki seorang individu.Kemampuan setiap individu akan memberikan dampak besar terhadap pekerjaan yang dilakukan, sehingga setiap individu perlu memiliki keahlian yang sesuai di bidang pekerjaannya agar ketrampilan kerja yang dimiliki sesuai dengan bidang yang dikerjakan. Keterampilan adalah kemampuan untuk mengoperasikan pekerjaan secara mudah dan cermat.Keterampilan juga dapat diartikan sebagai kegiatan yang memerlukan praktek atau dapat diartikan sebagai implikasi dari aktivitas.Tujuan keterampilan kerja yaitu untuk dapat memudahkan suatu pekerjaan dalam penyelesaian setiap pekerjaan secara efektif dan efisiensi tanpa adanya kesulitan hingga akan menghasilkan suatu kinerja pegawai yang baik.Karyoto(2016:21). Ketrampilan atau keahlian(skill) adalah merupakan kecakapan yang berhubungan dengan tugas yang dimiliki dan dipergunakan dalam menghadapi tugas-tugas yang bersifat teknis atunon-teknis. Menurut Uno dkk (2014:62) menyampaikan bahwa kinerja adalah perilaku seseorang yang membuahkan hasil kerja tertentu setelah memenuhi sejumlah persyaratan. Persyaratan yang dimaksud adalah sudah memenuhi kebutuhan dari karyawan pada organisasi. Hal ini bisa dinilai bahwa kinerja dari seorang pegawai bisa berdampak baik atau buruk tergantung apakah kebutuhannya sudah terpenuhi dalam hal ini yaitu kepuasan kerja dan komitmennya terhadap organisasi. Kinerja yang dimaksut disini adalah bagaimana para karyawan mampu meningkatkan target pekerjaan, mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, mampu menciptakan inovasi dalam menyelesaikan pekerjaan, mampu menciptakan kreativitas dalam menyelesaikan pekerjaan dan mampu meminimalkan kesalahan pekerjaan sehingga perlu adanya dorongan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Berdasarkan uraian dari latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kemampuan Kerja dan Ketrampilan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang. Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang, untuk mengetahui pengaruh keterampilan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini : a. Kemampuan Kerja merupakan kemampuan individu yang dimiliki oleh setiap karyawan, hal ini berarti bahwa setiap karyawan memiliki kemampuan yang berbeda-beda. b. Keterampilan Kerja ialah kemampuan melaksanakan tugas atau pekerjaan dengan menggunakan anggota badan dan peralatan kerja yang tersedia. Artinya keterampilan lebih banyak menggunakan unsur anggota badan daripada unsur lain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang yang berjumlah 32 orang. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 32 orang responden.Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden.Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Kemampuan kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang, secara persial Variabel Keterampilan Kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang.

EVALUASI PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO. 45 PADA KLASIS KUPANG TIMUR

DEVYE N. NAIT
· Thesis · Open Access

Standar Akuntansi Keuangan No. 45 (revisi 2011) terdapat standar khusus untuk organisasi nirlaba merupakan salah satu komponen dalam masyarakat yang perannya terasa menjadi penting, tanpa disadari dalam kehidupan sehari-hari kini semakin banyak keterlibatan organisasi nirlaba sehingga transparansi dan kesesuaian dalam pengungkapan pelaporan keuangannya dirasa perlu disajikan dalam prinsip yang diterima umum. belum diketahui juga secara terperinci apakah penerapan standar akuntansi keuangan PSAK No.45 pada gereja-gereja diWilayah Klasis Kupang Timur ini bermanfaat dan meningkatkan dalam pengelolaan pelaporan keuangan agar lebih transparan ataukah justru membuat laporan keuangan menjadi terbengkalai dan tidak transparan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Sampel pada penelitian ini adalah laporan keuangan pada sepuluh (10) gereja diwilayah Klasis Kupang Timur. Hasil dari penelitian in menunjukan bahwa implementasi PSAK No. 45 tentang pelaporan keuangan entitas nirlaba. Dalam proses akuntansi masih banyak gereja yang belum menerapkan akuntansi dengan benar. Sebagian besar gereja hanya melakukan pencatatan keungan dengan menggunakan kas masuk dan kas kas keluar saja. Terdapat 4 gereja yang tidak melakukan pencatatan keuangan sesuai dengan PSAK 45, dan hanya 6 gereja saja yang melakukan pencatatn keuangan sesuai dengan PSAK 45.

KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SELAMA MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19

MELKIANUS DJAMI
· Thesis · Open Access

Latar belakang: Belajar dari rumah melalui pendidikan jarak jauh adalah tantangan baru bagi guru untuk tetap profesional melaksanakan pembelajaran serta membentuk karakter dan kehidupan sosial peserta didik selama masa pandemic Covid 19. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui dan mendeskripsikan kompetensi profesional guru PJOK selama melaksanakan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 di SD Negeri Lederaga. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang diguanakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan: Guru PJOK SD Negeri Lederaga menguasai materi, struktur, dan konsep keilmuan yang mendukung pembelajaran pada masa pandemi COVID-19, menguasai kompetensi inti dan kompetensi dasar pembelajaran, mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif, dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri pada masa pandemi Covid-19. Namun, masih kurang dalam mengembangkan materi pembelajaran secara kreatif. Ini disebabkan karena kegiatan belajar mengajar yang terbatas. Dalam pembelajaran PJOK, guru melakukan pembelajaran yang berpusat pada siswa, memberikan pengalaman langsung dan bersifat fleksibel. Akan tetapi pembelajaran tidak dapat dilakukan secara menyenangkan dengan menggunakan prinsip belajar sambil bermain karena terbatasnya sarana dan prasarana pembelajaran secara daring dan luring. Simpulan: Secara teoritis kompetensi profesional guru PJOK SD Lederaga sudah maksimal. Namun dalam pelaksanaannya belum maksimal karena masih kurang mampu dalam mengembangkan materi pembelajaran secara kreatif.

PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA CV. INDAH PERMAI

ALBERTUS VICENTI BRIA
· Thesis · Open Access

Globalisasi membawa dampak yang sangat besar bagi perkembangan dunia bisnis di seluruh Dunia. Perusahaan yang bergerak dibidang produk harus dapat mempertahankan reputasi yang baik dimata pelanggan. Kesetiaan pelanggan tidak terbentuk dalam waktu singkat tetapi melalui proses belajar dan berdasarkan hasil pengalaman pelanggan itu sendiri dan dari pembelian konsisten sepanjang waktu. Jika pelanggan tidak mendapatkan produk dan pelayanan yang memuaskan maka ia tidak akan berhenti untuk mencoba produk dan merek lain sampai ia mendapatkan produk atau jasa yang memenuhi kriteria mereka, dan jika pelanggan mendapakan produk dan pelayanan yang memuaskan maka ia tidak akan mencoba produk atau merek lain. Perkembangan sebuah sistem informasi juga perlu didukung oleh banyak faktor diharapkan bisa memberikan keberhasilan dari sistem tersebut. Keberhasilan aplikasi sistem informasi pada suatu perusahaan dipengaruhi dari cara sistem itu dijalankan, tingkat kemudahan sistem itu bagi para pemakainya, dan pemanfaatan teknologi yang digunakan. Setiap perusahan dituntut untuk melakukan perubahan dibidang teknologi sehingga nantinya mampu memberikan peluang untuk meningkatkan keungulan kompetitif. Penggunaan teknologi informasi dalam menunjang penerapan sistem informasi pada suatu perusahaan membawa pengaruh terhadap kinerja keuangan. Kinerja keuangan menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas produktifitas perusahaan. Kinerja keuangan merupakan usaha formal yang telah dilakukan oleh perusahaan yang dapat mengukur keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba, sehingga dapat melihat prospek, pertumbuhan, dan potensi perkembangan baik perusahaan dengan mengandalkan sumber daya yang ada. Berdasarka uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada CV. Indah Permai Kota Kupang CV. Indah Permai merupakan industri rumah tangga yang memproduksi cemilan khas NTT berbahan dasar jagung, kacang tanah,ubi dan pisang. Industri rumah tangga CV. Indah Permai mulai Beroperasi di Kota Kupang pada tahun 2019. Industri Rumah Tangga Indah Permai beralamat di jl. Timor Raya Km 17, Neolbaki Kupang Tenggah. Awal mula berdirinya usaha ini di dasari karena pemilik melihat hasil pertanian kota kupang yang begitu sangat melimpah seperti jagung, kacang tanah, ubi dan pisang sehingga dengan sekali kemampuan yang dimilki oleh pemilik, hasil pertanian tersebut diolah menjadi cemilan yang renyah dan gurih. Hasil kerja pemilik dan karyawan menghasilkan banyak jenis produk yang ditawarkan mulai dari emping jagung, jagung goreng, kacang telur, keripik ubi dan stik pisang. Hal ini merupakan suatu perhatian bagi para perusahaan agar meningkatkan penjualannya dalam usaha merebut pangsa pasar. Contoh salah satu perusahan yang melaksanakan bisnis seperti ini adalah CV. Indah Permai dalam melakukan produksinya, CV. Indah Permai dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahan bersangkutan. Penerapan sistem informasi akuntansi keuangan menurut Romney dan Steinbart (2018:10) sistem informasi akuntansi keuangan adalah sistem yang dapat mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan memproses data untuk menghasilkan informasibagi para pembuat keputusan. Masyarakat yang sadar akan makanan lokal, harga terjangkau dan terjamin kualitasnya . Kualiatas laporan keuangan menurut Ibrahim Ingga (2017:163) menjelaskan bahwa kualitas dapat diartikan sebagai ukuran relative tentang kebaikan. Menurut Wastam Wahyu Hidayat (2018:2) laporan keuanagan merupakan suatu kondisi yang mengambarkan informasi keuangan suatu perusahaan, dimana informasi tersebut dapat dijadikan sebagai gamabaran kinerja keuangan suatu perusahaan tersebut. 1. Pengukuran variabel penerapan sistem informasi ini terdiri dari beberapa indikator yang telah dijabarkan oleh Wower dan Widhiyani (2012) yaitu: a. Keamanan data, merupakan tingkat kemampuan sistem untuk mengantisipasi apabila terjadi kejadian-kejadian yang tak terduga yang mampu menggangu proses berjalannya sistem. b. Waktu, merupakan kecepatan waktu yang diperlukan sistem untuk melakukan proses menjadi output baik secara periodic maupun non periodic c. Ketelitian, merupakan kemampuan sistem dalam memproses data dengan teliti dan bebas dari kesalahan dan dapat menyajikan informasi secara tepat dan akurat. d. Relevansi, merupakan data yang disajikan sistem sudah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pengguna. e. Variasi laporan atau output, merupakan tingkat kemampuan sistem untuk membuat laporan yang bervariasi sehingga laporan tersebut dapat berguna bagi pengguna informasi.Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 4 Indikator kualitas laporan keuangan Karekteristik kualitas laporan keuangan menurut Hery (2015:8) sebagai berikut: a. Dapat dipahami Agar bermanfaat, dalam penyajiannya laporan keuangan harus disajikan dengan cara yang dapat dipahami oleh penggunanya sehingga pengguna laporan keuangan tersebut dapat mengerti informasi apa yang disampaikan didalamnya dan dapat menginterprestasikannya. b. Relevan Agar bermanfaat, penyajian laporan keuangan harus dapat mempengaruhi keputusan pengunanya, dengan cara membantu pengunanya untuk mengevaluasi peristiwa dimasa lalu, masa kini ataupun peristiwa yang terjadi dimasa yang akan datang. c. Keandalan Agar laporan keuangan dapat bermanfaat, informasi yang disajikan juga harus handal. Informasi yang disajikan dengan benar-benarnya dan terbebas dari keselahannya, informasi yang menyesatkan, kesalahan material, serta dapat diandalkan kebenarannya oleh pengguna informasi tersebut. d. Dapat dibandingkan Dalam penyajiannya, laporan keuangan harus dapat diperbandingkan dengan laporan keuangan yang telah disajikan dari sebelumnya atau dibandingkan dengan laporan keuangan yang terdapat pada intitas lainnya. Ada dua cara untuk membandingkan laporan keuangan tersebut, pertama secara internal dimana intitas tersebut menerapkan kebijakan akuntansi yang sama setiap tahunnya, yang kedua secara eksternal dimana laporan keuangan dibandingkan dengan intitas lain yang memiliki kebijakan akuntansi yang sama dengan intitasnya. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 35 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder.

ANALISIS PERBANDINGAN PERENCANAAN PAJAK (TAX PLANNING) DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PAJAK PENGHASILAN PADA PT ROTENDO PERMAI DAN PT TUNAS BARU ABADI

ILVIN NATALIA BALUKH
· Thesis · Open Access

Penelitian ini berjudul “Analisis Perbandingan Perencanaan Pajak (Tax Planning) Dalam Meningkatkan Efektivitas Pajak Penghasilan Pada PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi”. Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan penting bagi negara. Sebagai salah satu sumber penerimaan negara, pajak memiliki peran yang sangat besar dan semakin diandalkan untuk kepentingan pembangunan dan pengeluaran pemerintahan.Salah satu tugas wajib pajak adalah membayar pajak sesuai ketentuan undang-undang. Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang – undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Salah satu penerimaan negara yang berasal dari sektor pajak adalah pajak penghasilan. Pajak Penghasilan adalah pajak yang dibebankan atas suatu penghasilan yang diperoleh wajib pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun luar negeri. Perusahaan merupakan badan usaha yang didirikan agar mendapatkan keuntungan dari semua kegiatan usaha yang dilakukan perusahaan. Perusahaan perlu melakukan pengelolaan efektivitas terhadap aktivitas perusahaan. Bagi perusahaan pajak dianggap sebagai biaya yang dapat mengurangi penerimaan perusahaan. Pada dasarnya, perusahaan selalu berusaha menekan seminimal mungkin beban pajaknya dengan cara yang legal sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku, agar efektivitas beban Pajak Penghasilan tercapai. Upaya meminimalkan beban pajak membutuhkan suatu langkah manajemen yang terintegratif. Oleh karena itu diperlukan perencanaan pajak agar beban pajak dapat diminimalkan seefektif mungkin. Tindakan meminimalkan beban pajak tersebut dikenal dengan istilah perencanaan pajak. Perencanaan pajak merupakan proses pengelompokkan usaha-usaha wajib pajak, sehingga pajak terutang yang dibayarkan oleh perusahaan bisa lebih rendah dari yang seharusnya. Selama tidak melanggar peraturan-peraturan yang terkait dengan perpajakan, hal tersebut tidak akan menjadi sebuah masalah untuk dilakukan oleh wajib pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis perencanaan pajak (tax planning) atas pajak penghasilan yang dilakukan oleh PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi, (2) menganalisis besarnya efektivitas pajak setelah dilakukan perencanaan pajak (tax planning) pada PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi Perencanaan Pajak merupakan langkah awal dalam manajemen pajak, sebagai sarana untuk memenuhi kewajiban perpajakan dengan benar tetapi jumlah pajak dapat ditekan serendah mungkin untuk memperoleh laba dan likuiditas yang diharapkan. Perencanaan pajak pada dasarnya merupakan upaya dalam penghematan pajak dengan cara menekan pajak seminimal mungkin serta menunda pembayaran selambat-lambatnya sesuai dengan ketentuan yang diperkenankan. Effective Tax Rate atau Tarif Pajak Efektif (ETR) adalah mekanisme yang dipakai oleh dunia usaha terkait dengan manajemen pajak perusahaan. ETR adalah ukuran yang digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas perpajakan suatu perusahaan. ETR merupakan rasio antara pajak penghasilan yang dibayar oleh perusahaan sebelum pajak. Semakin rendah persentase ETR semakin baik kinerja suatu perusahaan dalam mengelola keefektivitasan pajaknya. Populasi pada penelitian ini adalah laporan keuangan PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi tahun 2019-2021. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan laba rugi tahun 2019-2021, daftar gaji karyawan tetap dan daftar pekerjaan proyek PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu dengan menganalisis perencanaan pajak yang dilakukan pada PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi. Setelah itu mengukur Effective Tax Rate (ETR) PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi dengan mengukur rasio antara beban pajak penghasilan perusahaan dibagi dengan laba perusahaan sebelum pajak untuk mengetahui berapa besar efektivitas pajak penghasilan pada kedua perusahaan tersebut dengan menggunakan rumus ETR Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Rotendo Permai menerapkan strategi perencanaan pajak metode gross untuk perhitungan PPh Pasal 21. Perusahaan menerapkan metode gross berdasarkan laba yang diperoleh dengan asumsi perusahaan memperoleh laba 100.000.000 sampai dengan Rp 900.000.000, memanfaatkan biaya yang dikeluarkan perusahaan dapat diklaim sebagai pengurang pajak, seperti biaya transportasi, biaya kesehatan, dan biaya perjalanan dinas serta penetapan tarif final sebesar 3% sesuai dengan PP No 51 tahun 2008 pasal 3 ayat 1c. PT Tunas Baru Abadi menerapkan strategi perencanaan pajak metode gross up untuk perhitungan PPh Pasal 21. Perusahaan menerapkan metode gross up berdasarkan laba yang diperoleh dengan asumsi perusahaan memperoleh laba di atas Rp 1.000.000.000, memaksimalkan penggunaan berbagai biaya fiskal sebagai pengurang pajak meliputi, biaya kesehatan, biaya pemeliharaan aset, serta biaya transportasi serta penetapan tarif final sebesar 3% sesuai dengan PP No 51 tahun 2008 pasal 3 ayat 1c. PT Rotendo Permai belum efektif dalam menerapkan perencanaan pajak dengan nilai ETR > 25%. Perusahaan belum mampu memahami perubahan dalam peraturan perpajakan atau penggunaan insentif perpajakan yang mengurangi beban pajak perusahaan, peningkatan beban pajak penghasilan yang harus ditanggung oleh perusahaan dan masih terdapat kesalahan dalam perhitungan pajak penghasilan pasal 4 ayat 2 atas usaha jasa konstruksi. PT Tunas Baru Abadi pada tahun 2020 sudah efektif dalam menerapkan perencanaan pajak dengan nilai ETR 12,09% 25% hal ini berarti bahwa perusahaan memanfaatkan peluang pajak dengan memaksimalkan biaya-biaya yang dapat dijadikan pengurang penghasilan bruto, tetapi pada tahun 2019 dan tahun 2021 belum efektif dalam menerapkan perencanaan pajak dengan nilai ETR > 25% hal ini disebabkan oleh kesalahan dalam perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat 2 atas usaha jasa konstruksi sehingga perusahaan membayar pajak yang lebih tinggi dibandingkan dengan laba sebelum pajak. PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi harus lebih memperhatikan ketentuan perpajakan dalam hal ini perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat 2 atas usaha jasa konstruksi sesuai dengan PMK nomor 187/PMK.03/2008 agar dapat terlaksana berdasarkan peraturan perpajakan yang sudah ditetapkan. Perusahaan dapat mempertimbangkan strategi perencanaan pajak mereka dengan menggali potensi pengeluaran perusahaan, agar dapat memberikan kesempatan untuk mengurangi kewajiban pajak perusahaan secara lebih efektif. Bagi PT Rotendo Permai di dalam menjalankan usaha sebaiknya menerapkan perencanaan pajak yang tepat agar dapat menghemat beban pajak perusahaan. Diharapkan PT Rotendo Permai dapat melaksanakan perencanaan pajak secara konsisten sesuai dengan peraturan perpajakan dan berusaha menemukan alternatif lain dalam penerapan perencanaan pajaknya agar pajak yang dikeluarkan oleh perusahaan lebih diminimalkan lagi sehingga laba yang diperoleh lebih optimal.

PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KECANTIKAN (Studi Kasus Pada Pelanggan Carol Salon di Kota Kupang)

IDO OTNIAL TONFANUS
· Thesis · Open Access

Kualitas layanan adalah suatu bentuk produk yang terdiri dari kegiatan, manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun. Keputusan pembelian merupakan serangkaian proses yang berawal dari konsumen mengenal masalahnya, mencari informasi tentang produk atau merk tertentu dan mengevaluasi produk atau merk tersebut seberapa baik masing-masing alternatif tersebut dapat memecahkan masalahnya,yang kemudian serangkaian proses tersebut mengarah kepada keputusan pembelian. Bagaimana pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian produk kecantikan pada pelanggan Carol Salon di Kota Kupang dan Penelitian ini dilakukan pada Carol Salon di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian produk kecantikan pada pelanggan Carol Salon di Kota Kupang. Teknik analisis data yang di gunakan penelitian ini adalah analisis korelasi. Korelasi adalah studi yang membahas tentang derajat hubungan antara dua variabel atau lebih. Besarnya tingkat keeratan hubungan antara dua variabel atau lebih dapat di ketahui dengan mencari besarnya angka korelasi yang biasa di sebut dengan teknik korelasi lugas atau korelasi sederhana. Tetapi dalam hal atau memperhitungkan variabel koefisien korelasi. Untuk mempelajari hubungan antara satu variabel atau bebas dengan variabel terikat tanpa memperdulikan kemungkinan adanya pengaruh ataupun kaitan dengan variabel variabel lain. Dalam analisis korelasi yang di cari adalah koefisien korelasi yaitu angka yang menyatakan derajat hubungan antara variabel independen (X) dengan variabel dependen (Y) atau untuk mengetahui kuat atau lemahnya hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis ini maka dapat dikemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Kualitas Layanan (X) berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian(Y) pada Carol Salon di Kota Kupang.

ANALISIS PENGARUH KOMPONEN ARUS KAS, LABA AKUNTANSI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (Sub Sektor Farmasi Periode 2017-2021)

DONISIUS DJU DULE
· Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk menguji pengaruh laba terhadap return saham, untuk menguji pengaruh aru kas operasi terhadap return saham, untuk menguji pengaruh arus kas pendanaan terhadap return saham, untuk menguji pengaruh arus investasi terhadap return saham. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia (sub sektor formasi periode 2017-2022). Sampel dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesi (sub sektor formasi periode 2018-2022). Hasil Penelitian ini untuk menguji pengaruh laba akuntansi, arus las operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan terhada return saham perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian memberikan nilai R2 = 0,411, yang berarti variansi data variabel independen dapat menjelaskan variansi data variabel independen sebesar 41,1% sedangkan sisa 58,9% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ikut dianalisis. Selanjutnya hasil penelitian ini menunjukan bahwa laba akuntansi berpengaruh positif pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi β1= 0,033. Oleh karena itu, hipotesa H1 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif laba akuntansi terhdap return saham diterima. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh BQ. Susilawati (2020), yang membuktikan bahwa laba akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap return saham. Selanjutnya, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas operasi berpengaruh positif pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi β2= 0,069. Oleh karena itu, hipotesa H2 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif arus kas operasi terhadap return saham diterima. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh Yahya dan Butar Butar (2019) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2012-2016 membuktikan bahwa, arus kas operasi, berpengaruh positif tidak signifikan terhadap return saham. Kemudian, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas investasi tidak berpengaruh pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda negatif β3 = -0,036. Oleh karena itu, hipotesa H3 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif arus kas investasi terhadap return saham ditolak. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh Setiawan (2020) yang membuktikan bahwa arus kas investasi berpengaruh negatif terhadap return saham. Akhirnya, hasil penelitian ini menunjukan bahwa arus kas pendanaan tidak berpengaruh pada return saham. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda negatif β4 = -0,054. Oleh karena itu, hipotesa H4 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif arus kas pendanaan terhadap return saham ditolak. Hasil penelitian Ini mendukung penelitian terdahulu oleh Setiawan (2020) yang membuktikan bahwa arus kas investasi berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham.

PENGARUH EFIKASI DIRI, LITERASI KEUANGAN, DAN PENGELOLAANKEUANGANTERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA (Studi Kasus Pada Mahasiswa MBKM Kota Kupang)

GRESENSIA PRISCA TULASI
· Thesis · Open Access

Salah satu faktor yang dianggap memiliki peran besar dalam wirausaha yang sukses adalah minat atau intention. Minat merupakan aspek penting bagi wirausaha yang sedang melakukan kegiatan untuk membangun bisnisnya yang baru. Minat berwirausaha dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya efikasi diri,Literasi keuangan dan pengelolaan Keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh efikasi diri Literasi keuangan dan pengelolaan Keuangan terhadap minat berwirausaha. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa MBKM Kota Kupang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling aksidental dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang. Adapun teknik analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh Signifikan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa MBKM Kota Kupang,sedangkan Literasi Keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa MBKM Kota Kupang, begitu pula sama halnya dengan Pengelolaan keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha Mahasiswa MBKM Kota Kupang. Simpulan Penelitian terdapat pengaruh signifikan antara efikasi diri terhadap minat berwirausaha dari berbagai Fakultas di Universitas kota Kupang di Tahun 2023, sehingga semakin tinggi tingkat efikasi diri mahasiswa akan semakin meningkat juga minat berwirausaha mahasiswa MBKM Kota Kupang, Literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap mahasiswa MBKM Kota Kupang di tahun 2023 sehingga hal ini menunjukkan bahwa semakin rendah Literasi keuangan Maka, semakin menurun juga tingkat Minat Berwirausaha, begitu pula sama halnya dengan Pengelolaan keuangan tidak signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa MBKM Kota Kupang di tahun 2023 sehingga hal ini menunjukkan bahwa semakin rendah Pengelolaan keuangan Maka, semakin menurun juga tingkat Minat Berwirausaha. Kata Kunci : efikasi diri, Literasi keuangan dan pengelolaan Keuangan, minat berwirausaha

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UMKM DALAM PELAPORAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN DI DAERAH KOTA KUPANG

RIAN MATITAPUTI
· Thesis · Open Access

Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi UMKM Dalam Pelaporan Kewajiban Perpajakan Di Daerah Kota Kupang (Studi Kasus Pada UMKM Di Kota Kupang). Adapun persoalan yang diangkat adalah (1)Apakah kesadaran wajib pajak mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (2)Apakah pemahaman perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (3)Apakah sanksi perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)Untuk mengetahui apakah kesadaran wajib pajak mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (2)Untuk mengetahui apakah pemahaman perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (3)Untuk mengetahui apakah sanksi perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan. Adapun konsep dari penelitian ini adalah Kesadaran Wajib Pajak, Pemahaman Perpajakan, dan Sanksi Pajak. Kesadaran wajib pajak adalah pemahaman yang mendalam pada seseorang yang terwujud dalam pemikiran, sikap, dan tingkah laku untuk melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan karena memahami bahwa pajak sangat penting untuk pembiayaan dan pembangunan. Pemahaman peraturan perpajakan adalah suatu proses dimana wajib pajak memahami dan mengetahui tentang peraturan dan undang- undang serta tata cara perpajakan dan menerapkannya untuk melakukan kegiatan perpajakan seperti, membayar pajak, melaporkan SPT, dan sebagiannya. Sanksi pajak dapat juga diartikan juga sebagai alat kontrol yang mengontrol agar wajib pajak tetap memenuhi kewajiban perpajakannya dikarenakan dengan adanya kerugian yang akan didapat oleh wajib pajak apabila tidak membayarkan pajak yang secara otomatis akan membuat wajib pajak harus berpikir apabila tidak ingin memenuhi kewajiban perpajakannya. Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Di Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan membagikan kuisioner yang telah dibuat oleh peneliti kepada responden. Teknik Analisis Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Analsisi Regresi Sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesadaran Wajib Pajak berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang, (2) Pemahaman Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang, (3) Sanksi Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang.

ANALISIS SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA USAHA WARALABA (Studi Kasus Pada Usaha Kedai 4D Sikumana Kota Kupang)

RENALDI RINOV FAJAR SANGADJI
· Thesis · Open Access

Dalam menghadapi Ketatnya Persaingan layanan jasa sejenis, maka usaha Kedai 4D menerapkan strategi pemasaran melalui analisis swot dengan menganalisis lingkunagan interns dan lingkungan eksternal. Apabila sudah menganalisis lingkungan ini maka pengambilan strategi akin lebih mudah untuk. dilakukan dengan menciptakan kebijakan yang dapat menunjang lancarnya usaha tenitaina dalam pengambilan keputusan strategi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi bersaing yang dapat berdasarkan analisis swot (strengths, weaknesses opportunitis, threats) yang di terapkan pads usaha Kedai 4D Sikumana. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah studi dokumen,observasi, dan wawancara guna mendapatkan data primer dan data sekunder, dengan teknik pembahasan analisis deskriptif Berdasarkan basil analisis swot usaha Kedai 4D berada pads posisi strategi strengths, oppourtimitj (strategi SO). Strategi ini menggunakan kekuatan internal yang dlmlliiki untuk memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Pads kuadrat ini Kedai 4D Sikumana dihadapkan pads peluang yang tinggi terhadap kekuatan internal. Hasil penelitian diatas sebagai alasan untuk- meniberikan saran yang dapat dismpaikan anatara lain: 1) Kedai 4D Sikuumana perlu melakukan proses analisis lingkungan internal dan eksternal Mengingat ketatnya persaingan antar perusahan produk sejenis. 2) lebih mengoptimalkan pemanfaatan yang dimiliki Kedai 4D Sikumana. Simpulan dari analisis swot balk dalam sebuah perusahaan atau sebuah organisasi balk internal maupun eksternal dengan balk akan memudahkan kedepannya untuk bekerja lebill mudah dan dapat dijangkau oleh instansi tersebut

ANALISIS POTENSI DAN KONTRIBUSI PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB P2) YANG MENJADI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN SABU RAIJUA

DIMA TIGE
· Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan kontribusi pajak bumi dan bangunan yang menjadi sumber pendapatan asli daerah Kabuapten Sabu Raiijua. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif, sedangkan sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan ralisasi APBD Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2009-2021, Sehingga dalam penelitian ini yang menjadi sampel penelitian adalah Laporan Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) tahun 2018-2021. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu mengumpulkan dokumentasi, yaitu dengan cara mempelajari dokumen-dokumen atau catatan laporan keuangan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua, dan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penetapan target pbb p2 di Kabupaten Sabu Raijua tahun 2018-2021 belumlah optimal apabila dibandingkan dengan potensi yang ada. Jika potensi penerimaan pbb p2 di Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2021 adalah sebesar Rp4.762.396.439 dibandingkan dengan realisasi penerimaan PBB-P2 Kabupaten Sabu Raijua tahun 2021 yang merupakan tahun dengan target PBB P2 tertinggi yaitu sebesar Rp470.359.354 yang persentase potensinya sebesar 9,87%. Hal ini menunjukkan realisasi penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2018-2021 masih kurang maksimal jika dibandingkan dengan potensi yang ada. Hasil ini juga menunjukkan bahwa pendapatan pajak bumi dan bangunan belum dapat mencapai target yang diharapkan. Tingkat kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan pedesaan dan perkotaan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sabu Raijua dari tahun 2018-2021 dikategorikan sangat kurang dengan nilai presentase rata-rata 1,38%. Kesimpulan penelitian ini masih banyak potensi Pajak Bumi Dan Bangunan di Kabupaten Sabu Raijua yang belum terdaftar/terdata oleh pihak Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab rendahnya kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sabu Raijua.