Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 29 dari 195

TEOLOGI MISI MENURUT ODHA

MERYANA NOMLENE
· Thesis · Open Access

ABSTRAK TEOLOGI MISI MENURUT ODHA Meryana Nomlene Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas teologi, Unversitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] HIV (Human immunodeficiency virus) adalah virus yang menyerang dan menghancurkan imunitas tubuh manusia, khususnya pada sel darah putih yang disebut sebagai sel CD4. Sedangkan AIDS (Acquired immunedeficiency syndrome) adalah kondisi akibat serangan virus HIV yang disebut juga sebagai HIV stadium 3 dengan kondisi dan gejala yang kompleks. HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian, sehingga penyakit ini memerlukan perhatian serius. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS yang dilaporkan setiap tahunnya. Kota kupang menjadi fokus penelitian penulis, kasus HIV/AIDS di Kota Kupang berkembang pesat dan menyerang hampir semua kelompok usia, dengan jumlah kasus pada tahun 2022 menjadi 2.996. Penelitian dengan menggunakan metode Kualitatif yang dilakukan secara deduktif induktif. Penulis mewawancarai 5 pasien ODHA sebagai keterwakilan dari populasi ODHA dengan variasi sumber sakit yang mereka alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penularan HIV/AIDS terjadi melalui darah, jarum suntik, juga karena aktivitas seksual. ODHA bergulat dengan perasaannya, luka fisik dan batin harus ditanggung akibat berbagai bentuk penolakan yang harus diterima dari keluarga, lingkungan masyarakat juga tempat kerja dan gereja. Berbagai bentuk tindakan stigma dan diskriminasi dilayangkan bagi mereka. Suara mereka menjerit kesakitan, meminta adanya penerimaan dan pengakuan akan keberadaan mereka terlihat jelas dari raut wajah mereka. Kerinduan untuk tidak terkungkung seperti dalam ruang isolasi. Rasa takut akan penolakan, membuat mereka untuk mengurung diri dan niatan untuk terbuka tentang identitas mereka, sehingga dipendam sendiri dan menjadi kepahitan bagi mereka.Dari hasil observasi di lapangan, penulis megusulkan agar keluarga, lingkungan, dan gereja harus menjadi wadah yang ramah terhadap kehadiran ODHA. Gereja perlu meninjau kembali model teologi misi, untuk melihat model misi yang relevan sehingga dapat menjawab kebutuhan ODHA.

Gereja Melawan Stunting

YUSTI RANI NENOLIU
· Thesis · Open Access

Stunting atau yang dikenal dengan istilah pendek merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak-anak balita akibat kekurangan asupan gizi. Sejak tahun 2020-2022 Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kecamatan Oenino, Desa Neke mengalami angka stunting yang fluktuatif. Beberapa anak di antaranya merupakan anak-anak asal Jemaat Bermata Jemaat GMIT Nekamese. Gereja pun berinisiatif dan segera menangani dengan menjalankan berbagai program diakonia untuk menurunkan angka stunting. Penulis melakukan penelitian di Jemaat Bermata Jemaat GMIT Nekamese, Mata Jemaat Imanuel Postenu dengan menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif yang deskriptif. Penulis menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process Product) untuk menganalisa dan mengevaluasi program diakonia. Tujuannya ialah untuk mengetahui sejauh mana pencapaian gereja. Berdasarkan hasil analisis didapati bahwa setiap tahun tindakan gereja berhasil menurunkan angka stunting dalam jemaat. Namun tidak dengan anak-anak lainnya yang bukan anggota jemaat. Gereja belum memberikan pelayanan kepada masyarakat umum dikarenakan keterbatasan sumber daya dan sarana-prasarana yang dibutuhkan. Gereja telah sadar dan peduli terhadap kehidupan sosial, yakni terlibat dalam menangani masalah stunting. Namun dilihat dari arti teologi sosial menurut pemahaman Banawiratma dan Muller maka gereja belum menjangkau semua orang. Sementara kehadiran gereja sebagai sakramen keselamatan, juga mempunyai kepedulian terhadap masyarakat. Gereja perlu melibatkan diri pada penderitaan, pergulatan dan mengupayakan pembebasan bagi manusia sebagai tanda sakramen yang hidup. Seperti halnya para nabi dalam Alkitab Perjanjian Lama , pribadi Yesus dalam Alkitab Perjanjian Baru dan peran para diaken dalam kitab Kisah Para Rasul 6:1-7. Jadi keterlibatan gereja dalam bidang pelayanan diakonia harus inklusif; tidak terbatas pada anggota jemaat, tetapi juga bagi masyarakat dan seisi dunia.

Gereja dan Suanggi

DEWI SEPTI BISILISIN
· Thesis · Open Access

ABSTRAK GEREJA DAN SUANGGI Dewi Septi Bisilisin Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Indonesia email: [email protected] Pulau Semau dikenal sebagai pulau mistis, dimana masyarakat masih mempercayai suanggi sebagai salah satu hal yang mengontrol kehidupan mereka. Suanggi diartikan sebagai ilmu hitam yang digunakan oleh seseorang yang memiliki rasa iri dengki untuk membunuh atau mencelakai orang lain dengan perantara benda atau dilakukan secara langsung oleh orang yang memiliki ilmu tersebut. Kepercayaan kepada suanggi sangat dipengaruhi oleh agama suku dan tetap ada sampai sekarang, ketika sebagian besar masyarakat Semau beragama Kristen. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan utama yaitu mengapa orang Kristen masih mempercayai adanya suanggi? Dan untuk menjawab hal tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memilih 24 orang sebagai sampel dari jemaat Bait'el Uitiuhtuan, Klasis Semau. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata jemaat memahami suanggi sebagai ilmu hitam yang dipakai untuk membunuh dan mencelakai orang lain. Selain itu, ada juga yang menggunakan suanggi untuk menyembuhkan orang sakit dan digunakan pula untuk menambah kekayaan. Dalam hal ini jemaat tetap disebut suanggi karena masih menyembah atau percaya kepada yang lain selain Tuhan. Walaupun maksud dan tujuan mereka baik tetap mereka disebut suanggi karena sudah menduakan Tuhan. Sikap gereja saat ini hanya sebatas pemberitaan firman. Gereja perlu memberikan pemahaman yang baik dan benar, sehingga perlu adanya upaya mengupayakan kemelekatan budaya, agama suku dan tradisi itu mendapat warna baru, orang lebih melekat pada gereja dan ajaran gereja. Gereja juga perlu memperkuat ajaran Kristus terutama kepada orang tua supaya memperkuat pemahaman kepercayaan mereka. Seperti halnya orang-orang Farisi sekaligus ahli taurat sedang menguji Yesus dalam Injil Matius 22:37-40, demikian pula gereja perlu membangun relasi antar manusia dengan Allah dan sesamanya. Supaya kedua hukum ini ada dalam satu kesatuan.

Analisis Pengaruh Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor POS Indonesia Cabang Kupang

YOHANES MARIANO PUTRA MAMUR
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI “ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR POS INDONESIA CABANG KUPANG” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Pos Indonesia Cabang Kupang, baik secara persial maupun simultan. Pegawai yang ada pada kantor pos tersebut merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektifitas kinerja perusahaan. Dalam penelitian ini besar sampelnya adalah 45 responden. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode slovin. Metode slovin merupakan metode yang digunakan untuk menghitung jumlah sampel apabila perlu dari sebuah populasi yang tidak diketahui secara pasti. Variabel bebasnya adalah Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia serta variabel terikat adalah Kinerja Pegawai. Analisis data yang dilakukan melalui analisis regresi linier berganda, uji t, uji f dan r² menggunakan data primer berupa hasil kuesioner tentang pelatihan, pengembangan SDM dan kinerja pegawai. Empat metode data ini guna mencari pengaruh pelatihan dan pengembangan SDM. Hasil yang diperoleh yakni pada variabel bebas pelatihan (X1) didapatkan Thitung (3,001) > Ttabel (2,018), variabel pengembangan (X2) Thitung (3,338) > Ttabel (2,018) maka variabel pelatihan (X1) berpengaruh secara persial terhadap variabel kinerja pegawai (Y), variabel pengembangan (X2) berpengaruh secara parsial terhadap variabel kinerja pegawai. Hasil uji F menunjukkan bahwa Fhitung (30,028) > Ftabel (3,220), dan signifikansi 0,000 alpha, dan taraf signifikansi 0,05, maka tolak Ho dan terima Ha yaitu variabel bebas (pelatihan dan pengembangan) secara bersama-sama atau simultan mempengaruhi variabel dependen (kinerja pegawai) secara positif dan signifikan.Hasil koefisien determinasi (R²) menunjukkan penyesuaian R-squared sebesar 0,588 atau 58,8% yang berarti variasi variabel kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel pelatihan dan pengembangan, dan sisanya sebesar 41,2% dapat dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel penelitian. Akhirnya bahwa Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Pos Indonesia Cabang Kupang.

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIIA

CHRISTIAN VALENTINO MANEK
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA NAMA : CHRISTIAN VALENTINO MANEK NIM : 18190012 Perusahaan adalah tempat dimana terjadinya kegiatan produksi sebuah barang atau jasa. Sedangkan Perusahaan manufaktur adalah perusahaan dengan skala produksi yang besar dan memiliki volume penjualan yang besar dan membutuhkan modal atau dana yang besar pula untuk mengembangkan produksinya sehingga akan memengaruhi struktur modal atau pendanaan suatu perusahaan.Perusahaan manufaktur merupakan sektor utama perkembangan industri dan untuk melihat perkembangan industri secara nasional di suatu negara dapat dilihat dari kualitas produk maupun kinerja perusahaan secara keseluruhan. Kinerja merupakan suatu gambaran mengenai tingkat kecapaian pelaksanaan suatu kegiatan perusahaan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi, dan visi suatu organisasi yang tertuang dalam strategic planning suatu perusahaan. Sedangkan kinerja keuangan adalah prestasi kerja yang telah dicapai oleh perusahaan dalam suatu periode tertentu dan tertuang dalam laporan keuangan perusahaan yang bersangkutan. Pengukuan kinerja keuangan dapat dilakukan dengan penilaian laporan keuangan. Perusahaa makanan dan minuman dipilih sebagai sampel penelitian karena pertumbuhan dari perusahaan tersebut dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring dengan jumblah penduduk yang semakin bertambah. Berdasarkan uraian tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Industeri Barang Konsumsi di Bursa Efek Indonesia.” Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah Untuk menguji pengaruh Current Ratio (CR) terhadap harga saham,Untuk menguji pengaruh Debt To Equity Ratio (DER) terhadap harga saham,Untuk menguji pengaruh Return OnEquity (ROE) terhadap harga saham,Untuk menguji pengaruh Return On Asset(ROA) terhadap harga saham. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: a. Current Ratio (CR) Adalah dalam penelitian ini, Current Ratio merupakan pengukuran yang digunakan secara luas untuk mengevaluasi likuiditas perusahaan dan kemampuan membayar utang jangka pendek. b. Debt To Equity Ratio (DER) Adalah dalam penelitian ini, Debt To Equity Ratio adalah mengukur presentase labilitas pada struktur modal perusahaan. c. Return On Equity (ROE)Adalah dalam penelitian ini, Return On Equity adalah rasio yang menunjukan berapa persen laba bersih yang dihasilkan oleh perusahaan bial diukur dari modal pemilik. d. Return On Asset (ROA)Adalah dalam penelitian ini, Return On Asset adalah salah satu rasio profitabilitas, yaitu rasio yang menunjukan seberapa efektivitas perusahaan beroperasi sehingga menghasilkan keuntungan atau laba bagi perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan Manufaktur Industri Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesi yamg berjumlah 59 perusahaan.Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini sebanyak 5 perusahaan yaitu :PT. Budi Strach dan Sweetener Tbk, Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT. Martia Berto Tbk, Mayora Indah Tbk, PT. Mustika Ratu Tbk. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan setelah melalui tahapan pengumpulan data, pengelolaan data dan melakukan analisis mengenai pengaruh Variabel Current Ratio, Debt To Equity Ratio, Return On Asset dan Return On Equity terhadap Harga Saham dengan mengunakan data sekunder, maka di simpulkan sebagi berikut. 1. Current Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap HargaSaham 2. Debt to equity ratio berpengaruh signifikan terhadap HargaSaham 3. Return On Asset tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham 4. Return On Equity tidak berpengaruh signifikan terhahap Harga Saham. Hal ini dapat di artikan variable CR, ROA, ROE tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan pertimbangan dalam pembelian saham. Sehingga variabel tersebut tidak mempengaruhi harga saham

PENGARUH RESTITUSI PPN TERHADAP CASH FLOW WAJIB PAJAK BADAN PERUSAHAAN KONSTRUKSI

NELSON SOLEMAN TOLEU
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI PENGARUH RESTITUSI PPN TERHADAP CASH FLOW WAJIB PAJAK BADAN PERUSAHAAN KONSTRUKSI Dalam suatu organisasi pasti ada pemasukan (pendapatan) dan adanya pengeluaran (biaya) yang nantinya akan di konversi sehingga menimbulkan laba, begitu pula dengan perusahaan maupun negara. Perusahaan mendapatkan pemasukan atau pendapatanya melalui mekanisme atau transaksi berupa penjualan barang dagang maupun pelayanan berupa jasa. Untuk pengeluaran (biaya) perusahaan umumnya berupa biaya untuk operasional perusahaan, proses produksi serta biaya untuk operasional perusahaan. Berdasarkan latar belakang yang ada maka peneliti termotivasi untuk melakukan penelitian ini dengan judul “Pengaruh Restitusi Ppn Terhadap Cash Flow Wajib Pajak Badan Perusahaan Konstruksi”. Sesuai dengan rumusan masalah diatas maka tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh restitusi PPN terhadap Cash Flow wajib pajak badan perusahaan konstruksi. Dalam penelitian ini yang menjadi konsep utama penelitian adalah restitusi PPN dan Cash Flow. Sehingga konsep dalam penelitian ini diantaranya sebagai berikut : 1. Restitusi PPN adalah pengembalian kelebihan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diberikan oleh negara, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kepada Pengusaha Kena Pajak (PKP). 2. Cash Flow adalah suatu laporan yang memberikan informasi yang relevan tentang penerimaan dan pengeluaran kas pada suatu periode tertentu dengan mengklasifikasikan transaksi pada kegiatan operasional pembiayaan dan investasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 25 wajib pajak badan perusahaan konstruksi. Kriteria penentuan sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan atau mengajukan Restitusi. Berdasarkan hasil analisis yang dipaparkan dapat disimpulkan bahwa Restitusi PPN memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Cash flow. Ditujukan dengan b = 0,611 yang berarti jika variabel X Restitusi PPN bertambah 1 satuan maka Cash flow. bertambah sebesar 0,611%, maka dikatakan bahwa Restitusi PPN berpengaruh secara positif terhadap Cash flow. Sedangkan t hitung sebesar 7,133 dengan signifikan t sebesar 0,000. Kemudian nilai ttabel sebesar 1,70814, karena thitung lebih besar dari ttabel (7,133>1,70814), nilai signifikansi t lebih kecil dari 5% (0,000<0,05) maka dapat disimpulkan bahwa hal ini menunjukan variabel Restitusi PPN berpengaruh positif signifikan terhadap variabel cash flow.

PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, RASIO LEVERAGE, RASIO MANAJEMEN ASET TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR LOGAM DAN SEJENISNYA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021

ANGGELINA JINA BRIA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, RASIO LEVERAGE, RASIO MANAJEMEN ASET TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR LOGAM DAN SEJENISNYA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio likuiditas, rasio leverage, rasio manajemen aset terhadap financial distress. Penelitian ini dilaksanakan pada perusahaan manufaktur sub sektor logam dan sejenisnya pada Bursa Efek Indonesia. Periode selama 5 (lima) tahun yaitu dari tahun 2017-2021. variabel dalam penelitian ini yaitu rasio likuiditas, rasio leverage, rasio manajemen aset. Variabel dependen yaitu financial distress. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel likuiditas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap financial distress dan variabel leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress. Variabel manajemen aset berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap financial distress. Kemampuan prediksi dari variabel likuiditas, leverage, manajemen aset terhadap financial distress sebesar 60,1%yang ditunjukan oleh besarnya adjust R square 0,601 sedangkan sisanya 4,1% di pengaruhi faktor lainnya tidak dimasukan kedalam model peelitian ini. Rasio likuiditas berpengaruh positif sebesar 1,827 dan tidak signifikan terhadap financial distress. Rasio leverage berpengaruh positif sebesar 39,595 dan signifikan terhadap financial distress. Rasio manajemen aset berpengaruh negatif sebesar -18,309 dan tidak signifikan terhadap financial distress. Financial distress merupakan adanya serangkaian kesalahan, pengambilan keputusan yang tidak tepat, serta tidak adanya atau kurangnya upaya pengawasan kondisis keuangan sehingga pengguna keuangan tidak sesuai dengan keperluan. Likuiditas adalah rasio keuangan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, dengan menghubungkan jumlah kas dan aset lainnya dengan kewajiban jangka pendek. . Rasio leverage digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan hutang. . Rasio ini menunjukan kewajaran harga saham aset dalam neraca sehingga harga saham aset tersebut sudah wajar dan tidak terlalu tinggi atau rendah.

PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, PERPUTARAN KAS DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP PROFITABILITAS PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI OEBA

DESLI O. SILLA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, PERPUTARAN KAS DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP PROFITABILITAS PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI OEBA Perputaran modal kerja (working capital turnover) yaitu rasio untuk mengukur atau menilai keefektifan modal kerja koperasi selama periode tertentu. Artinya seberapa banyak modal kerja berputar selama satu periode. Perputaran kas (cash turnover) adalah dimana koperasi menginvestasikan modal kerja yang dimiliki dalam kas, dari kas tersebut akan digunakan untuk membiayai kegiatan operasional kemudian sampai menjadi kas kembali. Perputaran piutang (receivable turnover) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa lama penagihan piutang selama satu periode atau berapa kali dana yang tertanam dalam piutang berputar selama satu periode. Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba, ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi profitabilitas diantaranya modal kerja, kas dan piutang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang terhadap profitabiltas pada KSP Kopdit Swasti Sari Oeba. Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah apakah perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang berpengaruh terhadap profitabilitas pada KSP Kopdit Swasti Sari Oeba. Variabel independen dalam penelitin ini adalah perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang. variabel dependen dalam penelitian ini adalah profitabilitas yang diukur dengan Return On Assets (ROA). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan KSP Kopdit Swasti Sari Oeba. Populasi dalam penelitian ini yaitu laporan keuangan KSP Kopdit Swasti Sari Oeba berdiri yaitu sejak 01 Februari 1988 sampai tahun 2021. Serta sampel diambil dari data laporan neraca dan sisa hasil usaha tahun 2017 sampai tahun 2021. Teknik pengumpulan datanya dalam penelitian ini berupa dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda kemudian pengujian hipotesisinya dilakukan secara uji koefisien determinasi (R2), uji simultan (Uji f) dan uji parsial (Uji t) dengan alat bantu Software SPSS versi 16. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perputaran modal kerja berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, dibuktikan dengan nilai koefisien sebesar -0,003, nilai signifikan sebesar 0,357 > 0,05 dan nilai t sebesar -1,594. (2) perputaran kas berpengaruh positif terhadap profitabilitas, hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien sebesar 0,004 nilai signifikan sebesar 0,681 > 0,05 dan nilai t sebesar 0,547. (3) perputaran piutang berpengaruh positif terhadap profitabilitas, yang dibuktikan dengan nilai koefisien sebesar 0,005 nilai signifikan sebesar 0,838 > 0,05 dan nilai t sebesar 0,260. Secara simultan tidak terdapat pengaruh antara perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang terhadap profitabilitas, hal ini dibuktikkan dengan nilai nilai Fhitung sebesar 1,363 dengan nilai signifikan sebesar 0,545 > 0,05. Nilai R Squaredari variabel independen dalam penelitian ini sebesar 0,803 yang menunjukkan kontribusi pengaruh perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang terhadap profitabilitas sebesar 80,3% sedangkan sisanya 19,7% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.

Tinjauwan proses pembelajaran penjasorkes terhadap gaya hidu sehat di SMP N.4 Kupang Barat

SYAHRIL NARANG
· Thesis · Open Access

ABSTRAK TINJAU PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKE TERHADAP GAYA HIDUP SEHAT DI SMP NEGERI 4 KUPANG BARAT Syahril Narang, M. Rambu P. Wasak , Pnatmo W. Masi. Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Tinjauan proses pembelajaran penjasorkes terhadap gaya hidup sehat di SMP Negeri 4 Kupang Barat sudah di terapkan namun masih ada beberapa siswa yang belum mampu menerapkannya secara baik dan benar, di karenakan usia yang masih sangat mudah sehingga mereka kurang memahaminya. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Tinjauan proses pembelajaran penjasorkes terhadap gaya hidup sehat di SMP Negeri 4 Kupang Barat. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru Penjasorkes, dan siswa/siswi SMP Nergri 4 Kupang Barat. Hasil dan pembahasan: Gaya hidup sehat di sekolah merupakan salah satu upaya strategis untuk menggerakan dan memberdayakan para guru dan siswa untuk hidup bersih dan sehat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pembelajaran gaya hidup sehat dalam pendidikan karakter sudah di terapkan di SMP Negeri 4 Kupang Barat dan siswa/siswi sudah dapat menyikapinya namun masih ada beberapa siswa yang menerapkannya secara tidak baik dan benar, di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah. Simpulan: Tinjaun proses pembeljaran penjasorkes terhadap gaya hidup sehat yang di laksanakan di SMP Negri 4 Kupang Barat sudah di jalankan dengan baik. Namun dalam mengimplementasikan Gaya hidup sehat masih ada siswa yang menerapkannya tidak secara benar. Hal ini di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah. Kata kunci: gaya hidup sehat. ABSTRACT REVIEW THE LEARNING PROCESS OF PENJASORKE ON HEALTHY LIFESTYLE IN SMP NEGERI 4 KUPANG BARAT Syahril Narang, M. Rambu P. Wasak, Pnatmo W. Masi. Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia e-mail. [email protected] Background: Based on the background of the problem, a review of the physical education learning process on a healthy lifestyle at SMP Negeri 4 Kupang Barat has been implemented but there are still some students who have not been able to apply it properly and correctly, because the age is still very easy so they don't understand it . Research objectives: The purpose of this study was to determine the review of the physical education learning process on a healthy lifestyle at SMP Negeri 4 Kupang Barat. Research method: The method used in this study is qualitative with data collection techniques used through observation, interviews and documentation as well as data analysis techniques in this study, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The samples in this study were principals, physical education teachers, and seventh grade students of SMP Nergri 4 Kupang Barat. Results and discussion: A healthy lifestyle in schools is one of the strategic efforts to mobilize and empower teachers and students to live clean and healthy lives. The results showed that healthy lifestyle learning in character education has been implemented in SMP Negeri 4 Kupang Barat and students have been able to respond to it but there are still some students who apply it incorrectly and correctly, because their age is still very easy. Conclusion: A review of the physical education learning process on a healthy lifestyle that has been carried out at SMP Negeri 4 Kupang Barat has been carried out well. However, in implementing a healthy lifestyle there are still students who apply it incorrectly. This is because their age is still very easy. Keywords: healthy lifestyle

ANALISIS PENGARUH FASILITAS KANTOR, PRIORITAS KERJA DAN DUKUNGAN PIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA UPTD SARANA PRASARANA OLAHRAGA DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA PROVINSI NTT

LIDIA KAROLINA MANUNG
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Analisis Pengaruh Fasilitas Kantor, Prioritas Kerja Dan Dukungan Pimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT Peningkatan pengetahuan, kerja, perubahan sikap, perilaku, koreksi terhadap kekurangan-kekurangan ketrampilan kerja dibutuhkan untuk meningkatkan kerja pegawai. Fasilitas kantor dan prioritas kerja akan memberikan kesempatan bagi pegawai mengembangkan keahlian dan kemampuan baru dalam bekerja agar apa yang diketahui dan dikuasai saat ini maupun untuk masa mendatang dapat membantu pegawai untuk mengerti apa yang sebenarnya dikerjakan dan mengapa harus dikerjakan. Sedangkan dengan supportive boss yang diberikan pimpinan pada pegawai, maka pegawai mampu megembangkan rasa kepemilikan terhadap kelompok. Pentingnya pengelolaan terhadap penelitian ini disebabkan karena faktor manusia sebagai pelaku utama dalam setiap kegiatan operasional suatu instansi. Semakin baik kemampuan SDM yang dimiliki maka akan semakin baik hasil yang dicapai, dan begitu juga sebaliknya tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas akan menghambat tercapainya tujuan instansi tersebut. Melalui perencanaan Sumber Daya Manusia yang matang, kerja pegawai dapat ditingkatkan.Hal ini dapat diwujudkan melalui adanya pemberian motivasi dari seorang pimpinan (supportive boss) fasilitas kantor dan prioritas kerja yang baik. Sehingga setiap pegawai dapat menghasilkan sesuatu yang berkaitan langsung dengan kepentingan organisasi. Fasilitas kantor yang digunakan setiap instansi bermacam-macam bentuk,jenis dan manfaatnya. Semakin besar aktivitas suatu perusaan maka semakin lengkap pula fasilitas dan sarana pendukung dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut. Fasilitas kantor itu mencakup atau meliputi saran dan prasarana kantor. Karakteristik fasilitas kantor yang mencakup sarana dan prasarana pendukung dalam proses aktivitas perubahan atau organisasi. Fasilitas kantor pada setiap instansi akan berbeda dalam bentuk dan jenisnya, tergantung pada jenis usaha dan besar kecilnya instansi tersebut. Berdasarkan pengertian tersebut ,maka sarana kantor berkaitan dengan mesin dan peralatan,perlengkapan kantor, peralatann kantor, dan peralatan investaris lainnya. Prioritas kerja merupakan salah satu cara yang sangat ampuh untuk meraih kesuksesan dalam berakarir.Sebagai manusia skala prioritas utama anda dalam kehidupan tentunya adalah karir yang sukses karena tentunya pegawai bekerja untuk mendapatkan banyak uang. Di dunia kerja prioritas dari seorang pegawai adalah memberikan hasil pekerjaan yang maksimal karena mereka adalah ujung tombak dari instansinya. Dukungan pimpinan dalam lingkungan kerja sangat penting terhadap perilaku bawahan. Ketika perhatian yang lebih besar ditunjukan oleh pimpinan bagi pegawai,maka pegawai mampu mengembangkan rasa kepemilikan terhadap kelompok.Bagaimana pegawai didukung dalam pekerjaannya juga merupakan kunci untuk mengurangi turnover dalam suatu instansi.Salah satu yang berperan penting dalam terciptanya kerja yang baik dari pegawai adalah dukungan atasan. Kinerja pegawai merupakan suatu hasil yang dicapai oleh pegawai tersebut dalam pekerjaan menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan tertentu. Menurut Robbins (2003) bahaw kinerja pegawai adalah sebagai fungsi dari interaksi antara kemampuan dan motivasi. Dalam studi manajemen kinerja pekerja atau pegawai ada hal yang memerlukan pertimbangan yang penting sebab kinerja individual seorang pegawai dalam organisasi merupakan bagian dari kinerja organisasi ,dan dapat menentukan kinerja dari organisasi tersebut. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT berjumlah 42 orang dan sampel pada penelitian ini diprioritaskan pegawai berjumlah 42 orang dan dilakukan pennetuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel pada penilitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial fasilitas kantor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT . Prioritas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT dan Dukungan pimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Sedangkan secara stimultan fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap kinerja pegawai UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 26,959 sedangkan regresi b1 = 0,177, b2 = 0,131 dan b3 = 0,279. Dengan demikian persaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh fasilitas kantor (X1), prioritas kerja (X2) dan Dukungan pimpinan (X3) terhadap kinerja pegawai adalah sebagai berikut : Y =26,959+ 0,177 X1 + 0,133 X2 + 0,279 X3 + e. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel fasilitas kantor (X1) terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel fasilitas kantor (X1) di temukan t hitung = -1,110 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat signifikan = 0,227. Oleh karena itu nilai Sig.< 0,05 maka Ho (b1=0) ditolak Ha (b1>0) diterimah yaitu variabel fasilitas kantpr (X1) memiliki pengaruh negatif dan signifikan secara Parsial terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh prioritas kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). diketahui bahwa variabel prioritas kerja (X2) ditemukan t hitung = 0,674 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat Sig = 0,506. Oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1>0) diterimah yaitu prioritas kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara Parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji hipotesis ketiga yaitu ada pengaruh dukungan pimpinan (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) diketahui bhawa variabel dukungan pimpinan (X3) ditemukan t hitung = 1,421 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat Sig = 0,167. Oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1= 0) ditolak Ha (b1>0) diterima yaitu variabel dukungan pimpinan (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara Parsial terhadap kinerja pegawai (Y). untuk hasil Uji F didapati F hitung =1,675 lebih kecil dari F tabel = 3,35 dan tingkat Sig = 0,197 oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1=0) maka Ho ditolak dan Ha (b1>0) diterimah artinya variabel fasilitas kantor (X1) dan variabel Prioritas kerja (X2) dan Dukungan pimpinan (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koofisien determinasi (R2) adalah = 0,162 atau 16,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai adalah = 16,2%. Sedangkan pengaruh sebesar sebesar 83,8% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Fasilitas Kantor, Prioritas Kerja, Dukungan Pimpinan, Kinerja Pegawai.

PENGARUH EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN (Studi Empiris Pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang)

RIO ARIYON ADU
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Pengambilan keputusan yang tepat dalam suatu organisasi didukung oleh informasi yang bersifat objektif dan terhindar dari unsur-unsur kecurangan. Kecurangan dapat minimaliris dengan adanya budaya kejujuran, kode etik tinggi dalam suatu organasasi serta tindakan nyata untuk mengurangi kecenderungan kecurangan yang terdapat merugikan. Salah satu masalah yang diduga dimana efektivitas pengendalian internal mempengaruhi kecurangan laporan keuangan pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah kota Kupang Tujuan penelitian ini untuk menguji pengeruh efektifitas pengendlian internal terhadap kecenderungan kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan di Badan Keuangn dan Aset Daerah Kota Kupang. Teknik Pengumpulan data berupa koesioner. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan regresi linear sederhana, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut Hasil penelitian ini membuktikan bahwa efektivitas pengendalian internal berpengaruh positif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan dalam laporan keuangan dimana nilai sig sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini dan pembahasan maka penelitian memberikan kesimpulan sebagai berikut: Harus ditingkatkan lagi efektifitas pengendalian internal sehingga mengurangi kecenderungan kecurangan dalam laporan keuangan yang dikerjakan agar dapat menghasilakan laporan keuangan yang sebenarnya. Kata Kunci : Pengaruh Efektivitas Pengendalian Internal Terhadap Kecenderungan Kecurangan Laporan Keuangan.

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Logam Dan Sejenisnya Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2021

FIGI DEWI YANTI FOENALE
· Thesis · Open Access

Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Menganalisis Pengaruh Return On Equity, Earning Per Share, Dan Price Earning Ratio Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Logam Dan Sejenisnya Yang Terdafatr Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2021 Metode Pengumpulan Data Dalam Penelitian Ini Dilakukan Melalui Studi Dokumentasi Ataupum Studi Pustaka Yakni Pengumpulan Data Pendukung Literatur. Penelitian Terdahulu, Laporan-Laporan Yang Dipublikasikan Untuk Mendapatkan Gambarn Dari Masalah Yang Akan Diteliti Serta Melalui Pengumpulan Data Sekunder Yang Diperlukan Berupa Laporan-Laporan Yang Dipublikasikan Oleh Bursa Efek Indonesia Yang Berasal Dari Situs Https://Www.Idx.Co.Id. Metode Pengumpulan Sampel Yang Digunakan Adalah Purposive Sampling Dengan Total Sampel Sebanyak 5 Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Logam Dan Sejenisnya Yang Terdafatr Di Bursa Efek Indonesia Dan Data Yang Di Ambil Dari Tahun 2011-2021. Hasil Dari Penelitian Ini Yaitu Secara Simultan Return On Equity, Earning Per Share, Dan Price Earning Ratio Tidak Berpengaruh Signifikan Terhadap Harga Saham. Secara Parsial Return On Equity, Earning Per Share, Dan Price Earning Ratio Tidak Berpengaruh Terhadap Harga Saham Sedangkan Berpengaruh Negatif Signifikan Terhadap Harga Saham

ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SMK HARANI TRANSFORMASI RINDI PADA TAHUN 2021-2022

DESI TAMU INA MATALU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) (DI SMK HARANI TRANSFORMASI RINDI) DESI TAMU INA MATALU, Tahun 2022, Analisis Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di Smk Harani Transformasi Rindi, Skripsi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi. Di Bimbing Oleh Pembimbing I Ibu Mesry W. N Manafe, SE.,M. Sc dan Pembimbing II Ibu Helda M. Ala,.SE,M.Si Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui penerapan Akuntabilitas Dan Transparaansi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di SMK Harani Transformasi Rindi. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa Kuisioner dan Wawancara. Objek penelitian adalah SMK Harani Transformasi Rindi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di SMK Harani Transformasi Rindi. Sudah berjalan cukup baik, yaitu adanya keterlibatan semua oknum yang berkepentingan mulai dari Dinas Pendidikan, Tim Manajemen Sekolah, Guru, Karyawan dan Komite sekolah dalam perencanaan, pelaksanaan daan Evaluasi anggaran. Fakta ini menunjukkan bahwa sekolah telah melakukan proses pembahasan anggaran secara terbuka sesuai dengan standar operasional prosedur pada masing-masing sekolah tersebut. Berdasarkan kesimpulan dan implikasi teoritis di atas maka dapat dibuat beberapa saran yang berguna untuk penelitian selanjutnya: di sarankan untuk menambah variable lain yang diduga turut mempengaruhi kinerja pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah yang belum diteliti dalam penelitian ini, seperti partisipasi pengawasan oleh masyarakat dan pengawasan internal. Kata Kunci : Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANGNYA KREATIVITAS GURU SEKOLAH MINGGU DI JEMAAT MARANATA SOE

DETY NORLINA KIKHAU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANGNYA KREATIVITAS GURU SEKOLAH MINGGU DI JEMAAT MARANTHA SOE __________________________________________________________________ Kikhau D.N)* Nuban Timo,E.I)* Manggoa, M.A)* Latar belakang : Sekolah minggu merupakan tempat bagi anak untuk memperoleh pengenalan akan Tuhan dan firmannya melalui cerita-cerita Alkitab dari perjanjian lama hingga perjanjian baru. Dapat dikatakan bahwa sekolah minggu merupakan tempat untuk memperkenalkan dan menambahkan pengatahuan anak-anak akan firman Allah dan Yesus sebagai juruselamat. Guru sekolah minggu memiliki peran yang sangat penting di dalam sekolah minggu karena merupakan perpanjangan tangan dalam pembinaan terhadap anak-anak. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kreativitas guru sekolah minggu di Jemaat Maranatha Soe. Metode penelitian : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan : Kegiatan sekolah minggu di jemaat maranatha soe klasis kota soe, dilakukan setiap hari minggu di tiap rayon masing-masing, dengan tahapan belajar yaitu kegiatan pendahaluan, seperti mengajak anak-anak sekolah minggu bernyanyi, berdoa, dan membaca alkitab. Kegiatan inti dan penutupan dengan menggunakan metode yang kreatifitas di jemaat marantha soe. Kegiatan sekolah minggu dilaksanakan setiap hari minggu dengan menggunakan metode bernyanyi, bercerita, berceramah dan bermain bersama. Kesimpulan : Kreativitas guru sekolah minggu di jemaat marantha soe pada saat mengajar sudah berjalan dengan baik di karenakan banyak upaya yang dilakukan oleh gereja demi peningkatan mutu mengajar guru sekolah minggu yang lebih baik dan kreatif . Kata kunci: Sekolah minggu, kurangnya, kreativitas

STUDI TENTANG PANDANGAN MAJELIS JEMAAT GMIT IMANUEL KOA KLASIS MOLLO BARAT MENGENAI MENTORING (PENDAMPINGAN) BAGI PEMUDA SEBAGAI PEMIMPIN DI MASA DEPAN

SERI HANA SA'U
· Thesis · Open Access

ABSTRAK STUDI TENTANG PANDANGAN MAJELIS JEMAAT GMIT IMANUEL KOA KLASIS MOLLO BARAT MENGENAI MENTORING (PENDAMPINGAN) BAGI PEMUDA SEBAGAI PEMIMPIN DI MASA DEPAN Pemuda menjadi bagian penting yang mempunyai potensi dan juga masa depan dalam kehidupan bergereja. Demi untuk melanjutkan tugas dan amanat kerasulan Allah, maka gereja dibutuhkan perhatiannya untuk menjadi teladan, membimbing, melatih, mengutus, dan juga memberikan kesempatan bagi pemuda untuk bermultiplikasi untuk mengetahui akan citra kehadirannya sendiri. Hal ini dimaksudkan agar pemuda selalu melanjutkan akan estafet kepemimpinan gereja serta memperdalam pengabdian kepada gereja secara tersusun, sistematis, dan terorganisisr. Pemuda sebagai calon pemimpin gereja yang potensial maka mereka sesungguhnya merupakan salah satu sumber untuk membentuk dan membekali pemuda dengan berbagai kegiatan atau program yang bertujuan untuk melatih kemandirian dari pemuda itu sendiri. Dalam hal ini peran majelis dalam memberikan teladan bagi pemuda melalui proses mentoring sangat dibutuhkan sehingga keterlibatan pemuda dalam pelayanan di gereja pun semakin meningkat. Judul yang diangkat dalam penelitian ini yaitu Studi tentang Pandangan Majelis Jemaat GMIT Imanuel Koa Klasis Mollo Barat Mengenai Mentoring bagi pemuda Sebagai Calon Pemimpin di Masa Depan. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pandangan majelis jemaat mengenai mentoring bagi pemuda sebagai pemimpin di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pandangan majelis jemaat GMIT Imanuel Koa Klasis Mollo Barat mengenai proses mentoring bagi pemuda yang adalah seorang calon pemimpin di masa depan. Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif yaitu memberikan gambaran yang menyeluruh tentang permasalahan yang terjadi dan mencoba menganalisanya. Tempat penelitian ini dilakukan di Jemaat GMIT Imanuel Koa Klasis Mollo Barat. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Proses Mentoring ada dalam program pelayanan majelis Jemaat Imanuel Koa, dan menurut pandangan pandangan majelis jemaat GMIT Imanuel Koa mentoring bagi pemuda sebagai pemimpin masa depan sangat penting. Mengingat pentingnya mentoring, maka majelis jemaat menjalankan proses mentoring itu sendiri dengan cara menjadi teladan dalam perkataan, berperilaku dan juga bertindak, membimbing para pemuda dengan cara menegur, mengajar dan juga menasehati pemuda yang salah dalam pergaulan, tidak sopan dalam berpakaian, dan melatih pemuda menjadi seorang pemimpin dengan melibatkan pemuda dalam liturgy kebaktian misalnya menjadi pemandu lagu dan juga pemandu music, serta mengutus pemuda untuk bermultiplikasi atau mengembangkan apa yang sudah didapatkan dari para pamimpin.

PERAN GURU AGAMA KRISTEN DALAM PENERAPAN PENDALAMAN ALKITAB PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 20 KOTA KUPANG

GESTY ADRYANA BUSI
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Peran Guru Agama Kristen Dalam Penerapan Pendalaman Alkitab Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 20 Kota Kupang Busi, G,A)* Nuban Timo, E,I)** Manggoa, M,A)** Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Peran guru agama Kristen dalam penerapan pendalaman Alkitab pada siswa kelas IX di SMP Negeri 20 Kota Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran guru agama Kristen dalam penerapan pendalaman Alkitab pada siswa kelas IX di SMP Negeri 20 Kota Kupang. Yang mejadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan agama Kristen di SMP Negeri 20 Kota Kupang, yang berjumlahh 5 orang. Berdasarkan hal tersebut maka sampel dalam penelitian ini yakni guru pendidikan agama Kristen kelas IX dengan jumlah 1 orang. Metode penelitian penelitian deskrptif adalah mengambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek dan subjek yang diteliti secara tepat. Teknik pengumpulan data yang di pakai adalah teknik observasi, teknik wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya Teknik analisis data Sesuai dengan metode yang digunakan, maka teknik analisis data yang digunakan ialah deskriptif yang tujuannya untuk mencari tahu keadaan yang terjadi di lapangan kemudian ditarik kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Peran guru PAK dalam Penerapan pendalaman Alkitab sangatlah penting bagi siswa-siswi, tujuannya untuk dapat belajar firman Tuhan dengan baik. Peran guru PAK sebagai pendidik atau pengajar tidak hanya menanamkan pengetahuan kepada anak ataupun salah satu aktivitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkan dengan anak-anak sehingga terjadi proses belajar tetapi mampu menanamkan nilai-niali etik dan moral Kristiani kepada para peserta didik dan dapat membimbing anak dalam mengambil keputusan untuk menuntun agar moral dan akhlaknya semakin baik bahkan menjauhkan diri mereka dari perbuatan-perbuatan yang dilarang, dan dapat membantu peserta didik keluar dari zona nyaman yang membahayakan diri mereka dan membimbing mereka untuk membeda-bedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik sehingga peserta didik dapat menerima Kristus dalam diri mereka masing-masing. Kesimpulannya adalah Peran guru PAK dalam Pendalaman Alkitab dapat diperhitungkan untuk digunakan dalam dunia pendidikan, sekalipun pendalaman Alkitab masih sangat jarang dilakukan di sekolah tetapi pendalaman Alkitab juga salah satuh metode yang dapat menolong para siswa-siswi untuk dapat belajar firman Tuhan dengan baik. Pendalaman Alkitab ketika diikuti dengan benar dan diajarkan dengan baik maka kehidupan siswa-siswi akan berubah lewat pertolongan Roh Kudus. Dari kesimpulan di atas, maka penulis memberi saran kepada : Guru PAK harus memberi arahan dan motivasi kepada siswa untuk lebih rajin mengikuti pendalaman Alkitab (PA), Guru PAK juga harus membuat penerapan baru dalam melaksanakan kegiatan pendalaman Alkitab sehingga siswa-siswi semakin tertarik dalam mengikuti pendalaman Alkitab (PA) dan kepada siswa harus tetap rajin serta tidak bermalas-malasan dalam mengikuti kegiatan pendalaman Alkitab yang dilaksanakan di sekolah karena berguna bagi pertumbuhan nilai-nilai etik dan moral Kristiani Kata Kunci : Peran Guru, Pendalaman Alkitab Keterangan : * Mahasiswa ** Dosen pembimbing

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) DAN BUDI PAKERTI KELAS VIII SMP NEGERI SATU ATAP OENAM, KECAMATAN POLEN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN PELAJARAN 2021

INDRI WELIANA FENAIS
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH MPDEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SATU ATAP OENAM, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2021 Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dapat dikemukakan bahwa yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah ada Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pakerti Kelas VIII SMP Negeri Satu Atap Oenam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran koopreratif tipe think pair share terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen, Populasi terdiri dari dua kelas dengan jumlah keseluruhan 54 siswa.Sampel dari penelitian ini adalah 29 siswa untuk kelas VIII A sebagai kelas ekspreimen dan 25 siswa kelas VIII B sebagaikelas kontrol.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif berbentuk pilihan ganda yang terdiri dari 20 butir soal.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kuantitatif dengan analisis uji t. Berdasarkan analisis uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 2,17sedangkan ttabel pada taraf signifikasi 5% yaitu sebesar 2,006, maka dapat disimpulkan bahwa thitung>ttabel.Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share terhadap hasil belajar siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pakerti. Kesimpulannya bahwa ada pengaruh model pembelajaran think pair share terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri satu atap oenam.Berdasarkan penelitian ini saran yang disampaikan adalah model pembelajaran think pair sharedapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar. Kata kunci : Model pembelajaran kooperatiftipe think pair share, hasil belajar. Keterangan : *) :Penulis **) :Pembimbing

PENGARUH GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI DALAM MENGELOLA KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD INPRES KAYU PUTIH KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG TAHUN 2022

ONAM MARSELINA NAITBOHO
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH KEPEMIMPINAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENGELOLA KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD INPRES KAYU PUTIH KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG TAHUN 2022 Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada pengaruh kepemimpinan guru pendidikan agama kristen dalam mengelola kelas terhadap motivasi belajar siswa SD Inpres Kayu Putih Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya pengaruh kepemimpinan guru pendidikan agama Kristen dalam mengelola kelas terhadap motivasi belajar siswa SD Inpres Kayu Putih Kecamatan Kupang Timur Kabupaten kupang. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDI Kayu putih yang berjumlah 31 orang dan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang beragama Kristen protestan yang berjumlah 28 Orang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi yaitu penulis membagikan pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab setiap pertanyaan yang diberikan sesuai pengalaman yang merekaalami dilapangan. Selanjutnya, Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment, teknik ini yang digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengujian diperoleh Rhitung= 0,99 Rtabel= 0,37 atau Rhitung> Rtabel. Dengan demikian maka H1 diterima dan H2 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh antara kepemimpinan guru PAK dalam mengelola kelas terhadap motivasi belajar siswa. Saran yang dapat disampaiakan antara lain Bagi pihak sekolah agar meningkatkan pengelolaan kelasnya, bukan hanya itu diharapkan guru juga dapat meningkatkan keterampilan mengajarnya supaya proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan menyenangkan, Bagi siswa diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan motivasi belajarnya baik itu karena mendapat dorongan dari luar maupun dari dalam dirinya sendiri, Bagi orang tua diharapkan memberikan motivasi kepada siswa dengan memberikan semangat dalam belajar dan kehormatan atas usaha belajar anak, dan menciptakan suasana lingkungan belajar yang kondusif di rumah, Bagi peneliti, peneliti pendidikan yang tertarik untuk mengadakan penelitian ini, agar dapat meneliti lebih mendalam lagi terkait dengan pengelolaan kelas dan motivasi belajar.

PENGARUH JUMLAH SIMPANAN ANGGOTA DAN PINJAMAN ANGGOTA TERHADAP SISA HASIL USAHA (SHU) KOPERASI SIMPAN PINJAM KSP KOPDIT SOLIDARITAS EMBU WELU SAGA

LUSIA ODILIA MARTINA DEO
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH JUMLAH SIMPANAN ANGGOTA DAN PINJAMAN ANGGOTA TERHADAP SISA HASIL USAHA (SHU) KOPERASI SIMPAN PINJAM KSP KOPDIT SOLIDARITAS EMBU WELU SAGA Nama : Lusia Odilia Martina Deo Nim : 18190089 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi Tahun Penulisan : 2022 Tujuan dari Penelitian Ini Adalah : 1) Untuk Mengetahui Pengaruh Simpanan Anggota Terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) KSP Kopdit Solidaritas Embu Welu Saga 2) Untuk Mengetahui Pengaruh Jumlah Anggota Terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) KSPKopdit Solidaritas Embu Welu Saga Koperasi Indonesia adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip koperasi, seringkali sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi berperan positif dalam melaksanakan pembangunan nasional di Indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung perkembangan dan pertumbuhan koperasi selama ini belum sepenuhnya menampilkan wujud peranannya. Sampel dalam penelitian ini adalah JumlahSisa Hasil Usaha, jumlah simpanan anggota dan pinjaman anggotapada Koperasi Simpan Pinjam KSP Kopdit Solidaritas Embu Welu Saga dari Tahun 2012-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). simpanan anggota berpengaruh signifikan terhadap sisa hasil usaha. Hal ini dibuktikan dengan t-hitung = 13,591 dimana nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel 12,706 atau (13,591 > 12,706). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2). pinjaman anggota tidak berpengaruh signifikan terhadap sisa hasil usaha. Hal ini dibuktikan dengan t-hitung = 0,017 dimana nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel 12,706 atau (0,017<12,706). Kata Kunci : Simpanan Anggota, Pinjaman Anggota, Sisa Hasil Usaha

PENGARUH PENJUALAN DAN BIAYA PRODUKSI TERHADAP LABA BERSIH PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR KOSMETIK YANG TERDAFTAR DI BEI 2015-2021

NOVITA NDOLU
· Thesis · Open Access

PENGARUH PENJUALAN DAN BIAYA PRODUKSI TERHADAP LABA BERSIH PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR KOSMETIK YANG TERDAFTAR DI BEI 2015-2021 ABSTRAK NAMA : NOVITA NDOLU NIM : 18190127 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI TAHUN PENULISAN : 2022 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penjualan dan biaya produksi terhadap laba bersih. Penenlitian ini dilakukan di perusahaan manufaktur sub sektor kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat dipakai oleh perusahaan sebagai acuan referensi informasi dalam kebijakan bidang operasional perusahaan sehingga perusahaan dapat berproduksi dengan optimal. Setiap perusahaan memiliki tujuan yang sama yaitu mencapai keuntungan setinggi mungkin melalui kenaikan jumlah laba yang diperoleh. Laba yang diperoleh dapat dimaksimalkan dengan menekan biaya produksi yang akan dikeluarkan perusahaan. Pengujian dalam hipotesis ini menggunakan alat analisis regresi linier berganda dengan uji regresi linear berganda, uji parsial (uji T), uji koefisien determinasi (R2) dan uji simultan (uji F). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur sub sektor kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2015-2021. Teknik pengambilan sampel adalah dengan purposive sumpling, sehingga dalam penelitian ini diambil 28 laporan keuangan dari 4 perusahaan di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015-2021. Berdasarkan hasil penelitian uji parsial menunjukkan bahwa penjualan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laba bersih, sedangkan biaya produksi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap laba bersih. Kata Kunci : Penjualan, Biaya Produksi, Laba Bersih