Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 151 dari 195

Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Harga Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Swalayan Dutalia Kota Kupang

APLIANSI KAHI LEBA
2021 · Thesis · Open Access

Kemajuan di bidang ekonomi pada saat ini berkembang pesat, banyak perusahaan dagang di bidang perdagangan eceran yang berbentuk toko, minimarket, departemen store (toserba), pasar swalayan (swalayan) dan lain-lain. Hal ini menimbulkan persaingan antar perusahaan tersebut. Untuk memenangkan persaingan perusahaan harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat, supaya dapat bertahan dan memenangkan persaingan. Untuk dapat bertahan, berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin, perusahaan harus mampu mengetahui apa yang dibutuhkan atau yang diharapkan konsumennya, karena banyak faktor yang mempengruhi kepuasan konsumen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayan dan harga dalam hubungannya dengan kepuasan konsumen pada Swalayan Dutalia Kota Kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoleh dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah kosumen Swalayan Dutalia Kota Kupang. Sampel yang diambil ditetapkan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di Swalayan Dutalia Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), uji f (simultan), dan uji r2 (koefisien dterminasi). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis linear berganda Y= a +b1X1 + b2X2+e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t (uji Parsial) berdasarkan hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda Y= a +b1 diperoleh X1 = -037, nilai T hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai T tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh T hitung < T tabel sehingga Ho diterima Selanjutnya data diperoleh X2 = 561 nilai T hitung > T tabel sehingga Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa : kualiatas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen Swalayan Dutalia Kota Kupang. Sedangkan harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen Swalayan Dutalia Kota Kupang.

Analisis Hubungan Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Hokky Mart Lasiana Kota Kupang

ANGELA MARINCE SEUK
2021 · Thesis · Open Access

Persaingan dunia usaha pada saat ini sangat ketat dengan meningkatnya intensitas persaingan dan jumlah pesaing menuntut parah pengusaha untuk memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen serta berusaha memenuhi kepuasan.Kepuasan konsumen adalah kunci utama suatu usaha,agar usaha yang ditekuni dapat berjalan lancar.Dengan adanya kemajuan teknologi dan informasi sehinga konsumen mempunyai informasi yang lengkap mengenai alternatif pelihan produk yang tersediah dipasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Hokky Mart Lasiana.Fasilitas dan kepuasan konsumen berdasarkan hasil analisis uji produk rank spearman diketahui koefisien korelasi variabel fasilitas dengan kualitas pelayanan sebesar 0.198 secara signifikan fasilitas dan kepuasan konsumen memiliki hubungan yang kuat. Sementara variabel terikat adalah kepuasan konsumen penelitian ini di Hokku Mart lasiana dengan menggukan sampel sebanyak 100 konsumen yang memenuhi kriteriaPengumpulan data dilakukan dengan fasilitas dan kualitas pelayanan secara parsial.data dianalisis mengunakan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian ini menunjukan fasilitas dan kualitas pelayanan berhubungan dengan kepuasan konsumen yang dimiliki pada Hokkky Mart Lasiana. Menurut sugiyono (2005:306),hipotesis merupakan hawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan. Penelitian ini menggunakan Analisis koelasi rank spearman adalah hubungan antara dua variabel atau lebih variabel independen (X1,..X2) denganvariabel depen den (Y).Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independen dan variabel dependen apakah masing-masing variabel independen berhubungan kuat untuk mem prediksi nilai dari variabel independen. Berdasarkan hasil perhitingan analisis korelsi rank spearman diketahui bahwa variabel fasilitas (X1) diperoleh koefisisen sebesar 0.198 menunjukan bahwa fasilitas memiliki hubungan yang kuat yang difignifikan .hal ini dibuktika dengan nilai rhitng>rtabel(0,212>0,198) yang berarti Ha diterima H0 ditolak.Didukung dengan hasil dari jawaban respondendalam kuesioner yang diberikan kepada konsumen Hokky Mart Lasiana.

STUDI KARAKTERISTIK SABUN PADAT YANG DIBUAT DARI BUBUR RUMPUT LAUT Kappahycus alvarezii DAN NaOH DENGAN PERSENTASE YANG BERBEDA

NIKSON .M. SELAN
2021 · Thesis · Open Access

Rumput laut merupakan salah satu komoditi perikanan penting yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang baik pangan maupun non-pangan. Pemanfaatan rumput laut kemudian berkembang sebagai bahan baku industri makanan, kosmetik, farmasi, kedokteran, dan industri lainnya. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2021 di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk pembuatan sabun padat dari bubur rumput laut serta pengujian organoleptik (warna dan aroma), pH, kadar air serta stabilitas busa. Hasil penelitian Nilai rata-rata dari warna sabun padat terendah terdapat pada netral (5,20) sedangkan nilai tertinggi yaitu sangat suka (7,54), Nilai rata-rata dari aroma terendah terdapat netral (5,34) sedangkan nilai tertinggi yaitu pada kriteria sangat suka (7,90), Nilai rata-rata kadar air produk sabun padat yang dibuat dari presentase bubur rumput laut Kappahycus alvarezii dan NaOH dengan persentase yang berbeda memiliki rentangan nilai yang berkisar antara 13,85- 17,97%. perlakuan yang menghasilkan nilai pH tertinggi ialah 9,2 dan nilai pH terendah terdapat pada nilai pH 8,5. Nilai rata-rata dari stabilitas busa pada produk sabun padat yang dibuat dari persentase bubur rumput laut Kappaphycus alvarezii dan NaOH yang berbeda memiliki rentangan nilai antara 73,55% -89,12%.

ANALISIS KUALITAS BAHAN BAKU PEMBUATAN GARAM KONSUMSI BERIODIUM DI CV. RAJA BARU, KOTA KUPANG

ARIANTO SNAE
2021 · Thesis · Open Access

Garam rakyat merupakan kegiatan pembuatan garam yang dilakukan oleh rakyat sebagian besar masyarakatnya membuat garam dan bahkan sudah menjadi rutinitas tahunan yang menjadi mata pencaharian yang menunjang untuk kehidupan setiap harinya. CV. Raja Baru yang berlokasi, di Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang melakukan produksi menggunakan bahan baku garam krosok. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Desember sampai bulan Januari 2021 bertempat di CV. Raja Baru, Kota Kupang sebagai lokasi survei dan pengambilan sampel. Sedangkan pengujian kadar air, NaCl, iodium untuk garam iodium di Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi Baristand Industri Surabaya, pengujian kadar air, NaCl, iodium untuk garam rakyat di Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech (SIG), Bogor dan organoleptik (warna dan bau) di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian yaitu untuk pengujian organoleptik warna pada garam bahan baku 70% putih normal dan 30% putih kecokelatan sedangkan garam konsumsi 100% putih normal, pengujian bau pada garam bahan baku 60% normal tidak berbau dan 40% bau tidak normal sedangkan garam konsumsi 100% normal tidak berbau, pengujian kadar air garam bahan baku 4,58% sedangkan garam konsumsi 1,75%, pengujian NaCl garam bahan baku 88,04% sedangkan garam konsumsi 96,93% dan pengujian kadar iodium garam bahan baku 0,73 mg/kg sedangkan garam konsumsi 50,84 mg/kg.

Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kupang

MARIA KRISTINA SEUK
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Transformasional berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kupang dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kupang. Jumlah sampel pada penelitian adalah 37 responden. Dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis data kuantitatif menggunakan persamaan regresi linier berganda dengan ujihi potesis pertama diketahui bahwa untuk Variabel Gaya Kepemimpinan Transformasional (X1) ditemukan t hitung sebesar 2,522 lebih besar dari t tabel 2,0522 maka hipotesis diterima yaitu Gaya Kepemimpinan Transformasional (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Sedangkan uji hipotesis kedua untuk Variabel Motivasi Kerja (X2) ditemukan t hitung sebesar 2,546 lebih besar dari t tabel 2,032 maka hipotesis diterima yaitu Variabel Motivasi Kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Dan koefisien determinasi membuktikan variansi dalam Kinerja Karyawan (Y) dapat dijelaskan oleh Gaya Kepemimpinan Transformasional (X1) dan Motivasi Kerja (X2) melalui model sebesar 39%, sisanya 61% berasal dari variable lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistic terbukti bahwa Gaya Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positifdan signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit dan Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT. Timor Sejahtera Aguafit. Berkaitan dengan Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja pada PT. Timor Sejahtera Aguafit, sebaiknya perlu meningkatkan kualitas kinerja dan pengalaman kerja karyawan, sebaiknya perlu meningkatkan kualitas kinerja dan pengalaman kerja karyawan dengan mengikutiarahan dan wewenang yang telah ditentukan oleh PT.Timor Sejahtera AguafitKupang serta harus menyelesaikan pekerjaan yang telah diberikan secara bertahap agar pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu.

Analisis Pengaruh Kepercayaan Dan Keamanan Konsumen Terhadap Minat Beli Kosmetik Melalui Situs Online Di Kota Kupang

REMIANUS FERDINANDO BRIA
2021 · Thesis · Open Access

Pada masa saat ini internet sudah menjadi kebutuhan pokok. Banyak orang yang tidak bisa lepas dari internet dalam kehidupan sehari-harinya, mulai dari hanya untuk mencari informasi sampai dengan melakukan transaksi jual beli melalui media online. Kotler dan Keller (2012, p.137) minat beli adalah perilaku pelanggan yang muncul sebagai respon terhadap objek yang menunjukkan keinginan pelaggan untuk melakukan pembelian. Mowen dan Minor dalam Donni Juni (2017,p.116) Kepercayaan adalah semua pengetahuan yang dimiliki oleh konsumen dan semua kesimpulan yang dibuat oleh konsumen tentang objek, atribut dan manfaatnya. Park dan Kim (2006 : 25), security atau keamanan diartikan sebagai kemampuan toko online dalam melakukan pengontrolan dan penjagaan keamanan atas transaksi data. Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Kepercayaan dan Keamanan Konsumen Terhadap Minat Beli Kosmetik Melalui Situs Online Di Kota Kupang. Yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana kepercayaan berpengaruh terhadap minat beli kosmetik melalui situs online di Kota Kupang? Bagaimana keamanan konsumen berpengaruh terhadap minat beli kosmetik melalui situs online di Kota Kupang?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepercayaan terhadap minat beli kosmetik melalui situs online di Kota Kupang, dan untuk mengetahui pengaruh keamanan konsumen terhadap minat beli kosmetik melalui situs online di Kota kupang. Populasi dalam penelitian adalah semua pengguna situs online dan pernah membeli produk kosmetik melalui situs onlline di Kota Kupang. Berdasarkan hasil penelitian menujukan bahwa kepercayaan berpengaruh positif terhadap minat beli kosmetik melalui situs online hal ini dibuktikan dengan diperoleh thitung. 3,735 > ttabel 1,985 dengan taraf signifikan 0,00 < 0,05. Nilai 3,735 > 1,985 thitung lebih besar dari ttabel. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kepercayaan terhadap minat beli kosmetik melalui situs online di Kota Kupang. Berdasarkan hasil penelitian menujukan bahwa keamanan konsumen berpengaruh positif terhadap minat beli kosmetik melalui situs online hal ini dibuktikan dengan diperoleh thitung 5,748 > ttabel 1,985 dengan taraf signifikan 0,00 < 0,05. Nilai 5,748 > 1,985 thitung lebih besar dari ttabel. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara keamanan konsumen terhadap minat beli kosmetik melalui situs online di Kota Kupang. Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,671. Hal ini berarti 67,1% variasi variabel Minat beli (Y) ditentukan oleh kedua variabel independen yaitu Kepercayaan (X1) dan Keamanan Konsumen (X2). Sedangkan sisanya 32,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Implikasi terapan dalam penelitian ini adalah kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, Dari hasil penelitian ini disarankan kepada setiap penjual di situs online agar sebaiknya lebih memperhatikan indikator-indikator pada variable kompetensi agar dapat meningkatkan penjualan kosmetik melalui situs online di Kota Kupang. Keamanan Konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, Dari hasil penelitian ini disarankan kepada setiap penjual melalui situs online agar sebaiknya lebih memperhatikan indikator - indikator pada variabel keamanan konumen yaitu jaminan keamanan, agar dapat meningkatkan penjualan kosmetik melalui situs online di Kota Kupang.

Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang

ERLIN YUSINTA ASRAKA
2021 · Thesis · Open Access

Sumber Daya Manusia merupakan faktor utama dalam suatu usaha. Dalam hal ini tenaga pekerjaan dalam suatu perkantoran atau instansi pemerintah memiliki peran sangat penting dalam pelaksaan tugas Negara dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu motivasi kerja dan Kedisiplin kerja sangat butuhkan untuk tercapainya kinerja yang baik. Berangkat dari hal tersebut diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian adalah: PengaruhDisiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupataen Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang. Jumlah sampel pada penelitian adalah 36 responden. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Berdasarkan teknik analisis data pada penelitian ini menunjukan secara parsial menghasilkan variabel disiplin kerja dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap prestasi kerja dengan hasil uji thitung sebesar 4,785 dengan taraf signifikan 0,000, sedangkan ttabel sebesar ἁ=0,05. Sedangkan pada pada nilai motivasi kerja memiliki nilai sebesar 2,372 dengan nilai sgnifikan 0,024. Dengan demikin dapat disimpulkan bahwa nilai persamaan Regresi linear berganda memperlihatkan Pengaruh Disiplin Kerja (X1), dan Motivasi Kerja (X2), terhadap Prestasi Kerja (Y) pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang. Sedangakan dari perhitungan nilai Fhitung sebesar 28,349 dengan taraf signifikan 5%= 0,000 dan nilai df1= 2, df2 33, dengan nilai total 35, dan nilai Ftabel =3,28, karena nilai Fhitung 28,349>3,28, maka dapat disimpulkan bahwa indikator disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja Sedangkan hasil analisis pada nilai Koefisien Determinasi (R) diketahui nilai Adjusted R Square sebesar 0,610. Ini menunjukan bahwa dengan menggunakan model regresi didapatkan indikator Disiplin kerja dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap prestasi kerja, sedangkan nilai R sebesar 795, dan std. sebesar 2,26948. Pada hasil uji hipotesis yang telah diolah menggunakan SPSS 16.00, mengemukakan bahwa nilai N=36, indikator Disiplin Kerja (X1) memperoleh nilai pearson correlation 0,755 dengan taraf signifikan 0,000, sedangkan motivasi kerja (X2) memperoleh nilai 0,533 dengan taraf signifikan 0,000 sedangkan motivasi kerja (X2) memperoleh nilai 0,533 dengan taraf signifikan 0,000<0,005, sehingga dapat disimpulkan bahwa Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja sangat berpengaruh terhadap Prestasi Kerja (Y). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu Disiplin Kerja, dan Motivasi Kerja berpengaruh positif terhadap prestasi kerja pada Kantor Badan Daerah Kabupaten Kupang. Dengan mempertahankan elemen utama sebagai manusia untuk membiasakan tingkah laku yang baik dengan aturan yang ada untuk mencapai kinerja yang baik dan tidak merugikan orang lain. Kata Kunci: Disiplin Kerja, Motivasi Kerja, Prestasi Kerja

Pengaruh Merek Dan Iklan Terhadap Keputusan Pembelian Kopi Kapal Api Di Kota Kupang

YUVENDIMAS DONI KURNIAWAN
2021 · Thesis · Open Access

Seiring perkembangan ekonomi dan majunya teknologi dengan pesat, maka makin berkembang pula sasaran dan tujuan yang akan dicapai oleh organisasi atau perusahaan yang akan menyelenggarakan suatu kegiatan. Setiap perusahaan dituntut untuk selalu tetap menjalankan usahanya serta menata manajemennya dengan baik, Adapun tujuan perusahaan itu sendriri adalah mempertahankan kelangsungan hidup untuk perkembangan dan memperoleh laba. Merek merupakan salah satu faktor penting dalam kegiatan pemasaran karena kegiatan memperkenalkan dan menawarkan produk tidak terlepas dari merek yang dihandalkan oleh perusahaan terhadap konsumen. Menurut Kotler (2008) dalam pembahasan mengenai merek, banyak hal yang harus dipertimbangkan agar bagaimana produk tersebut dapat diterima oleh konsumen. Caranya adalah menentukan bagaimana konsumen merasa puas dengan adanya merek yang berkualitas (Kotler,2008). Disimpulkan bahwa konsumen lebih cenderung membeli merek terkenal, produk dengan citra merek yang positif sebagai cara untuk menurunkan risiko pembelian. Kebutuhan adanya iklan berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan informasi yang diperlukan oleh konsumen. Hal ini yang mempengaruhi perkebangan media iklan, baik cetak maupun elektronik yang menjadi tempat untuk memasang iklan produksi berbagai barang secara besar- besaran mengharuskan pihak produsen membawa dan memperkenalkannya secara aktif pada para calon konsumen dan itu harus dilakukan melalui kegiatan periklanan Keputusan pembelian adalah faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian suatu produk atau jasa, biasanya konsumen selalu mempertimbangkan kualitas, harga dan produk yang sudah dikenal oleh masyarakat sebelum konsumen memutuskan untuk membeli. Berdasarkan teori diatas maka objek penelitian yang dipilih ialah pada PT. Santos Jaya Abadi yang merupakan perusahaaan multinasional yang memproduksi minuman serta berlokasi disepanjang Sidoarjo, PT. Santos Jaya Abadi mewarisi tradisi sekental kopinya. Dengan responden yang dipilih Kota Kupang. Dalam rentang waktu yang tak terlalu lama, perusahaan mulai memproduksi kopi dengan merek “Kapal Api” yang secara langsung mengaspirasikan simboli teknologi tertinggi dan kemewahan pada zaman tersebut. Pada tabel 4.15hasil SPSS menunjukkan bahwa antara merek dan iklan dengan hasil keputusan pembelian terdapat koefisien korelasi (R) sebesar 0,192 dan 0,507 dengan signifikansi 0,000,derajad keeratan hubungan atau koefisiesn korelasi antara variabel X dan variabel Y memiliki koefisien korelasi sangat kuat. Hal tersebut berarti bahwa ada korelasi positif antara merek dan iklan dengan keputusan pembelian dengan tingkat hubungan kuat, dan korelasi tersebut signifikan karena p< 0,05 (0,000 < 0,05). Nilai koefisien korelasi pearson keputusan pembelian .507**. Artinya besar korelasi atau hubungan antara variabel merek dan iklan dengan keputusan pembelian adalah sebesar 0,507 atau sangat kuat karena mendekati angka 1.Korelasi pearson product moment mempunyai jarak antara -1 sampai dengan +1 jika koefisien adalah -1 maka kedua variabel yang diteliti mempunyai hubungan linier sempurna negative jika koefisien korelasi adalah +1 maka kedua variabel yang diteliti mempunyai hubungan linier sempurna positif dan jika koefisien menunjukkan angka 0 maka tidak terdapat hubungan antara dua variabel yang dikaji (Sarwono, 2012:129). Tanda dua bintang (**) artinya korelasi signifikan hingga pada angka signifikansi sebesar 0,000. Berdasarkan tabel diatas hubungan variabel merek dan iklan terhadap keputusan pembelian signifikan karena angka signifikansi sebesar 0,000 < 0,01. Arah korelasi dapat dilihat dari angka koefisien korelasihasilnya positif atau negative, sesuai dengan hasil analisis koeefisien korelasi kepuasan pelanggan bernilai positif yaitu 0,507 maka korelasi kedua variabel bersifat searah yang artinya jika merek dan iklan tinggi maka keputusan pembelian juga tinggi.

Analisis Pengaruh Pendidikan Dan Penempatan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada UPT. Puskesmas Oesapa

ELISABET MUTIARA SULUNG
2021 · Thesis · Open Access

Kinerja atau performance merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan dan visi organisasi yang dituangkan dalam perencanaan strategis suatu organisasi. Peningkatan kinerja pegawai menjadi penting mengingat perubahan arah kebijakan pemerintah sebagaimana dikehendaki oleh semngat reformasi untuk lebih luas memberi ruang gerak dan peran serta yang lebih bebas bagi masyarakat dalam kegiatan pemerintahan dan pembangunan, dimana pemerinta beserta perangkatnya lebih berperan sebagai fasilitator. pendidikan berhubungan dengan peningkatan umum dan pemahaman tentang iklim manusia secara keseluruhan dan cara untuk menciptakan pengetahuan, kemampuan, pikiran, watak, karakter dan sebagainya. Sedarmayanti (2009:56) sebagai berikut: penempatan pegawai dipusatkan pada pengembangan pegawai yang ada, mereka harus memelihara keseimbangan antara perhatian organisasi terhadap efesiensi (kesesuaian optimal antara skill dan tuntutan) dengan kesetaraan (melihat bahwa tindakan itu wajar, sah dan memberikan kebebasan yang setara). Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab dua persoalan penelitian yaitu untuk mengetahui apakah pendidikan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dan kedua untuk mengetahui apakah penempatan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Upt. Puskesmas Oesapa yang berjumlah 60 pegawai terdiri dari 43 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 17 Pegawai Tidak Tetap (PTT). Maka dalam penelitian ini ditentukan dengan jumlah sampel yang di hitung menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan dari hasil presentase sampel yang didapatkan melalui tabel cluster maka dapat diperoleh sampel dari masing-masing golongan pekerjaan secara acak adalah 38 orang sebagai reponden. Adapun metode yang digunakan dalam menentukan sampel yang diambil menggunakan tehnik Simple Random Sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak dari populasi dengan undian. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner yang bersumber dari hasil wawancara terstruktur terhadap responden dengan menggunakan kuesioner yang disusun secara sistematis dalam bentuk Semantic Differential Scale. Semantic Differential Scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala penelitian secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya: sangat tidak setuju dan sangat setuju. Untuk menguji pengaruh variabel independen yaitu variabel pendidikan dan variabel penempatan kerja terhadap variabel dependen Kinerja pegawai digunakan alat analisis statistik inferensial yaitu Regresi Linear berganda, uji t, uji F dan Uji R2 . (Analisis Lanjutan) sedangkan dalam Analisis Pendahuluan digunakan analisis deskriptif yaitu untuk mengetahui jawaban responden atas indikator-indikator dari variabel independen dan dependen. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah variabel pendidikan menunjukan arah yang negatif tapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, penempatan kerja menunjukan arah yang positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, uji F menunjukan bahwa secara bersama-sama (simultan) pendidikan dan penempatan kerja berpengaruh terhadap kinerja pergawai, dan uji R2 secara simultan (bersama-sama) antara variabel pendidikan (X1) dan variabel penempatan kerja (X2) terhadap variabel kinerja pegawai (Y) sebesar 31,1% sedangkan sisanya 68,7% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini.

Analisis Pengaruh Perilaku Pemimpin Dan Rekan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada KOPDIT Swastisari Cabang Kupang

ANGELA BONA
2021 · Thesis · Open Access

Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual. Setiap karyawan akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan sistem nilai-nilai yang berlaku dalam dirinya. Semakin banyak aspek-aspek dalam pekerjaan yang sesuai dengan keinginan individu, maka akan semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan.(as’ad 2008 103-104). Manusia dalam hidup mempunyai kebutuhan mendasar yang tidak mungkin dapat dihilangkan, karena kebutuhan tersebut mendasari perilaku seseorang. Jika seseorang dalam bekerja merasa kebutuhannya sudah terpenuhi, maka akan timbul kepuasan bekerja dalam diri mereka. Kepuasan kerja menurut Hasibuan (2007 ; 202) adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan, dan prestasi kerja. Kepuasan kerja dinikmati dalam pekerjaan, luar pekerjaan, dan kombinasi luar dan dalam pekerjaan. Menurut Robbins ( 2008 ;170 ) Kepuasan kerja merupakan sikap umum seorang individu terhadap pekerjaannya. Jadi kepuasan kerja yang diperoleh oleh individu merupakan gambaran dari pekerjaan yang dilakukan. Sehingga kepuasan kerja bukan hal yang sederhana, baik dalam arti konsepnya maupun dalam arti analisisnya, karena kepuasan mempunyai konotasi yang beraneka ragam meskipun demikian tetap relevan untuk mengatakan bahwa kepuasan kerja merupakan suatu cara pandang seseorang baik yang bersifat positif maupun bersifat negatif tentang pekerjaannya. Kepuasan kerja sendiri diartikan sebagai suatu sikap positif yang didasarkan pada hasil evaluasi terhadap apa yang diharapkan akan diperoleh melalui upaya-upaya yang dilakukan dalam melaksanakan suatu pekerjaan dengan hasil atau ganjaran yang diterimanya (Suparyadi, 2015). Pekerjaan memerlukan interaksi dengan rekan kerja dan atasan, mengikuti peraturan dan kebijakan organisasi, memenuhi standar kinerja, hidup dengan kondisi kerja yang sering kurang ideal dan semacamnya. Kepuasan kerja mencerminkan sikap dan bukan perilaku. Kepuasan kerja merupakan variabel tergantung utama karena dua alasan, yaitu Menunjukan dengan faktor kinerja dan merupakan preferensi nilai yang dipegang banyak peneliti perilaku organisasi. Mengingat keberhasilan suatu organisasi bukan kemenangan mutlak seorang pemimpin tapi merupakan keberhasilan suatu tim, adanya jalinan kerja sama antara sang pemimpin dan teamnya merupakan syarat mutlak keberhasilan suatu organisasi, tapi tak dapat dipungkiri sang pemimpin berperan dalam keberhasilan suatu organisasi dan timnya juga jangan dianggap sebelah mata, kurang berperan, timnya jangan dianggap sepele dalam mecapai tujunan organisasi. Rekan kerja juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya semangat kerja karyawan. Lingkungan kerja yang luas menuntut semua orang untuk menjalin kerja sama dengan rekan kerja dengan berbagai tipe dan karakter. Rekan kerja merupakan seseorang atau sekelompok orang yang mempunyai posisi sederajat untuk bekerja sama dalam mendukung setiap pekerjaan yang diberikan (Nitisemito,2001:159). Rekan kerja yang baik dapat dilihat dari adanya kompetisi yang sehat, karyawan yang saling menghormati, karyawan saling bekerja sama dalam menyelesaikan masalah dan suasana kekeluargaan yang ada dalam organisasi. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas hubungan perilaku pemimpin dan rekan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 30 orang dari jumlah populasi sebanyak 40 orang karyawan yang bekerja di Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengaruh perilaku pemimpin dan rekan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2 ). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial perilaku pemimpin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang dan rekan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Sedangkan secara simultan perilaku pemimpin dan rekan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstan a sebesar 7.782 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0.508, b² adalah 0.318. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh perilaku kepemimpinan (X1) dan rekan kerja (X2) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 7,782+ 0,508 X1 + 0,318 X2 + e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh perilaku pemimpinan (X1) terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel perilaku pemimpin (X1) ditemukan t hitung = 3.905 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,001. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel perilaku pemimpin (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap keputusan kerja pegawai (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh rekan kerja (X2) terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel rekan kerja (X2) ditemukan t hitung = 2.468 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,020. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel rekan kerja (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap keputusan kerja pegawai (Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 18.335 lebih besar F tabel = 2,98 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel perilaku pemimpin dan variable rekan kerja (X2) berpengaruh positif secara simultan terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2 ) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.576 atau 57,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh perilaku pemimpin dan rekan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan adalah 57,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 42,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DALAM ALOKASI DANA DESA (ADD) DI DESA OELPUAH KABUPATEN KUPANG TENGAH

NICE SALOMI TAPEN
2021 · Thesis · Open Access

Laporan pengelolaan keuangan desa, tanggungjawab dan tugas dari kepala desa dan Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa .PTPKD terdiri dari sekretaris desa, kepala seksi dan bendahara desa. Pengelolaan keuangan desa menurut permandagri 20 tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa pasal 1ayat 6 ”pengelolaan keuangan desa adalah keseluruhan keuangan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penetausahaan, pelaporan dan pertanggungjawanban keuangan desa “ Kajian dalam penelitian ini yaitu Analisis Pengelolaan Keuangan Dana Desa dalam Alokasi Dana Desa di Desa Oelpuah Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Data-data yang di perlukan untuk menganalisis permasalahan di peroleh melalui kajian dokumen dan observasi pada hasil pembangunan yang sudah di laksanakan selama tahun 2017 s/d 2019 indikator meliputi adanya keterlibatan perangkat desa dalam pembangunan Pengelolaan Dana Desa dan pengecekan pembangunan fisik dan nonfisik yang memamfaatkan dana desa. Hasil kajian dan analisis data dari berbagai sumber

TINJAUAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENJASORKES DENGAN MENGGUNAKAN MEDI ONLINE PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 4 KOTA KUPANG

MARIA HERLYNA CIOMPAH
2021 · Thesis · Open Access

Latar belakang: Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada hakekatnya adalah proses pendidikan online yang memanfaatkan aktifitas fisik dan kesehatan untuk menghasilkan perubahan holistik dan kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental, serta emosional. Tujuan penelitian: Peneliti ini adalah untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes dengan menggunakan media online Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification Hasil dan pembahasan guru penjasorkes terhadap proses pembelajaran Penjasorkes di SMK Negeri 4 Kota Kupang berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran penjasorkes dengan menggunakan media online memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa mengenai media online terutama dalam matapelajaran penjasorkes pada 5 orang siswa dalam mata pelajaran penjasorkes. Simpulan dan Saran: Pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan secara online oleh guru dan siswa menggunakan media online dan diharapkan bagi guru Penjasorkes dapat lebih kreatif dan inovatif mengunakan alat teknologi.

PERAN DOSEN PENASEHAT AKADEMIK DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPATUHAN NORMATIF MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU PENDIDIKAN TEOLOGI TAHUN 2020

SELFINA NATONIS
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PERAN DOSEN PENASEHAT AKADEMIK DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPATUHAN NORMATIF MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU PENDIDIKAN TAHUN 2020 ________________________________________*Natonis S **Manu L ** Manggoa M Peran dosen penasehat akademik sebagai motivator merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk mencapai keberhasilan dalam perkuliahan mahasiswa.Dengan demikian mahasiswa termotivasi untuk melaksanakan dan mencapai tujuan pembelajaran selama menempuh Pendidikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Peran Dosen Penasehat Akademik dalam Membentuk Karakter Kepatuhan Normatif Mahasiswa Program Studi IPT.Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Dosen Penasehat Akademik dalam Membentuk Karakter Kepatuhan Normatif. Mahasiswa Program Studi IPT. Metode yang digunakan adalah metode penelitian Deskriptif Kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan diantaranya:Angket/kuosioner yang berisi pernyataan-pernyataan yang kemudian dianalisis. Angket/kuosioner yang di berikan kepada 63 orang mahasiswa untuk diisi sesuai dengan apa yang dialami atau berdasarkan kenyataan-kenyataan yang terjadi pada masing-masing mahasiswa tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dosen Penasehat Akademik sudah menjalankan perannya dengan baik namun ada juga Dosen PA yang belum melaksanakan tugasnya dengan baik.. hal ini dibuktikan dari saat mahasiswa mau melakukan konsultasi Doasen PA tidak berada di kampus bahkan harus cari di rumah. Hal ini yang membuat mahasiswa kadang merasa kecewa. Kata Kunci : Dosen Penasehat Akademik dan Karakter mahasiswa Keterengan :*=Penulis **= Pembimbing

PENGARUH GAYA BELAJAR KINESTETIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SISWA DI SD GMIT LELMANG TAHUN PELAJARAN 2020/2021

AMELIA MOIKARI
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP KEMAMPUANBERPIKIR SISWA DI SD GMIT LELMANG TAHUN PELAJARAN 2020\2021. Amelia, Moikari Paulus,Tnunay)* Lukas Manu)** Penelitian ini dengan judul Pengaruh gaya belajar siswa terhadap kemampuan berpikir siswa di SD GMIT Lelmang tahun ajaran 2020\2021. Penlittian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Pengaruh gaya belajar siswa terhadap kemampuan berpikir siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dimana data-datanya diperoleh dari populasi 196 siswa dan sampel 12 siswa dengan menggunakan analisis korelasi product moment untuk mengetahui terdapat hubungan Pengaruh gaya belajar siswa terhadap kemampuan berpikir siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Kristen. Pada penelitian ini penulis menggunakan kuissioner untuk mengumpulkan data data penelitian. Penulis juga menggunakan rumus Korelasi Produk Moment untuk menganalisis data-data penelitian. Dari hasil analisis penelitian dapat diketahui bahwa adanya hubungan antara Pengaruh gaya belajar siswa terhadap kemampuan berpikir siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dengan menggunakan rumus korelasi produk moment, dan diketahui sebesar 0,5071 yang terletak di antara 0,6226 yang dinyatakan cukup kuat. Hasil analisis data yang telah dilakukan dilihat jelas bahwa uji t telah menjelaskan taraf signifikan 5% maka diperoleh t tabel = 0,6226, hal ini membuktikan t tabel ≤ t hitung atau t hitung ≥ t tabel (0,40 ≥ 0,60) yang artinya hipotesis penelitian atau Ha dinyatakan diterima karena ada atau terdapat hubungan yang signifikan dalam hubungan kemampuan berpikir siswa belajar siswa, yang juga dinyatakan besaran hubungan sebesar 12,26% yang dibuktikan melalui menghitung kooefisien yang ditemukan yaitu sebagai berikut: r2x100 dimana 0,6226 x 100 =12,26% Jadi kemampuan berpikir siswa terdapat hubungan yang relevan sehingga dapat membentuk sikap dan perilaku siswa dalam belajar dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Kata kunci : Gaya belajar dan kemampuan berpikir Keterangan : *Penulis

BENTUK POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP REMAJA DI JEMAAT GETSEMANI TARUS TIMUR KLASIS KUPANG TENGAH TAHUN 2020/2021

IMELDA BENU
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Bentuk Pola Asuh Orang Tua Terhadap Remaja Di Gereja Getsemani Tarus Timur Klasis Kupang Tengah Tahun 2020/2021 Benu.I (*) Manu.L (**) Tnunay. P Pola Asuh Orang Tua Merupakan sikap orang tua dalam berinteraksi dengan anakanaknya.sikap tersebut meliputi cara orang tua memberikan aturan dan memberikan perhatian. Pola berarti sususnan,model,bentuk,tata cara,gaya dalam melakukan sesuatu. Sedangkan Asuh berarti membina, interaksi, dan komunikasi. Berdasrkan kedua pengertian ini maka pola asuh dapat di artikan sebagai gambaran tentang sikap dan perilaku orang tua dan anak dalam berinteraksi, berkomunikasi selama mengadakan kegiatan pengasuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana Bentuk Pola Asuh Orang Tua Terhadap Remaja di Jemaat Getsmani Tarus Timur Klasis Kupang Tengah Tahun 2020/2021 dengan mengambil sampel pada anggota jemaat 25 anggota jemaat yang terdiri dari 15 orang tua dan 10 anak remaja. Penelitian ini dilakukan 1 bulan (08 Januari - 08 Februari) 2021. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 15 orang tua anggota jemaat yang mempunyai bentuk pola asuh terhadap anak khususnya (1) Yang memberikan perhatian terhadap kebutuhan material anak, khususnya 8 orang tua, (2) memberikan arahan secara verbal sebanyak 8 orang tua, (3) pengawasan perilaku normatif ada 8 orang tua.(4)pemberian sanksi terhadap pelanggaran normatif. Penulis dapat menyimpulkan Bentuk Pola Asuh Orang Tua Terhadap Remaja Di Gereja Getsemani Tarus Timur adalah memberikan perhatian terhadap kebutuhan material, memberikan arahan secara verbal, pengawasan perilaku normatif, pemberian sanksi terhadap pelanggaran normatif bagi remaja.oleh karena itu orang tua harus mampu menerapkan bentuk pola asuh yang benar terhadap anak dengan selalu memberikan perhatian, cinta dan kasih sayang sehingga anak mampu berperilaku yang baik terhadap sesama sedangkan bagi remaja di harapakan mampu menilai bentuk pola asuh orang tua secara objektif dan menjadikan pola asuh orang tuanya sebagai cerminan yang bersifat positif. Kata Kunci : Bentuk Pola Asuh,Perilaku Remaja.

POTRET RELASI ANTARA PEMUDA GEREJA GMIT DAN REMAJA MASJID DALAM MEMBANGUN KERUKUNAN DI DESA MOTONGBANG KECAMATAN TELUK MUTIARA KABUPATEN ALOR

YOSUA NANGGI
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK POTRET RELASI ANTARA PEMUDA GEREJA GMIT DAN REMAJA MESJID DALAM MEMBANGUN KERUKUNAN DI DESA MOTONGBANG KEC. TELUK MUTIARA. KAB. ALOR. Nanggi Y. (*) Metboki M. (**) Natonis A. D. (**) Potret relasi antara Pemuda Gereja GMIT dan Remaja Masjid dalam membangun kerukunan di Desa Motongbang diwujudkan dengan sikap saling membantu, bukan hanya dalam aktifitas keseharian tetapi juga dalam acara keagamaan dan juga bergotong royong membersihkan tempat ibadah. Contoh ketika hari raya Natal, gotong royong Remaja cukup tinggi dalam menjaga ketentraman beribadah, dan sebaliknya saat hari raya Idul Fitri atau takbiran, Pemuda turut membantu dan juga menjaga ketertiban dalam beribadah, ada juga kegiatan lainnya seperti hari Valentine dimana para Pemuda dan Remaja berkerja sama mencari dana dan mengadakan acara tersebut. Masalah dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor apa yang mendukung terciptanya relasi antara Pemuda Gereja GMIT dan Remaja Mesjid dalam membangun kerukunan. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mendukung relasi antara Pemuda Gereja GMIT dan Remaja Masjid dalam membangun kerukunan di Desa Motongbang. Kec. Teluk Mutiara Kab. Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjalinnya relasi Pemuda Gereja GMIT dan Remaja Mesjid dalam membangun kerukunan yaitu ada faktor utama yaitu, kerja sama,kerukunan, interaksi sosial, membangun dialog dan merawat relasi sedangkan faktor pendukung yaitu kebebasan beragama, peran pemerintah, tokoh agama dan tokoh adat. Relasi yang di bangun dengan cara saling menghargai, saling menjaga keamanan saat ibadah, tidak menjelek-jelekkan antar sesama, tidak membeda-bedakan suku dan agama, saling membantu membangun fasilitas tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya, seperti pembuatan stapak di beberapa titik lokasi Desa. Berkerja sama mencari dana untuk kegiatan valentine yang di laksanakan setiap tahun dengan tujuan yang di bangun bersama yaitu demi membangun relasi yang harmonis dan damai.

“DESKRIPSI TENTANG BENTUK BENTUK TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH PEJABAT YANG MERUGIKAN KEUAANGAN NEGARA”

SANTI AWO
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judulskiripsi “DeskripsiTentangBentukBentukTindakPidanaKorupsiOlehPejabat Yang MerugikanKeuangan Negara”.Masalahpokokbagimanabentuk-bentuktindakpidanakorupsiolehpejabat yang merugikankeuangannegara?jenispenelitianinimenggunakanmetodehukum Normative yaitumengkajiputusanpengadilannegeripalembang, danpengadilannegeribandung.Penelitianinibersifatdeskriptifyaitudalamhalpenulisinginmendeskripsikanataumenggambarkan, mengguraikandanmenjelaskantentangbentuk-bentuktidakpidanakorupsiolehpejabat yang merugikankeuangannegara, daritopik yang diangkatdalampenelitianinimakadalampenelitianinimenempatkanduavariabelpenelitianyaituvariabelbebas (independent variabel ) adalahvariabel yang menyebabkan/mempengaruhiyaitufaktor- faktor yang menjadimasalahpokokpermasalahan yang di telitiyaitubentuk-bentuktindakpidanakorupsiolehpejabat yang merugikankeuangannegara.. danvariabelterikat (dependent variable) adalahvariabel yang tergantungdarivariabelbebasyaitu: putusanpengadilannegeripalembangdanjugaputusanpengadailannegeribandung. Hasilpenelitianmenunjukanbahwabentuk- bentuktindakpidanakorupsi yang dilakukanolehpejabat yang merugikankeuangannegaraantara lain: Terdakwatidakpernahmembuatkwitansipengeluarandana, nota pembeliandanpenerimaanbarang material yang di belanjakan, terdakwadalammelaksanakankegiatanpembangunanTaludtanpasuratkeputusandariBupati, terdakwamenawarkankesepakatandengankelompokbudidayaperikanan agar terdakwamendapat commitment fee sebesar 50% darikelompoktersebut, terdakwamenggunakanuangsisaproyekuntukkeperluan lain yang tidaksesuaidenganperuntukannya, terdakwamembuatkwitansipalsuuntukpengadaanpupuk. Kata Kunci :Korupsi, Keuangan Negara, Bentuk-BentukTindakTindakPidana

ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP BERDASARKAN PSAP NOMOR 07 PADA RSUD PROF. DR. W.Z JOHANES KUPANG

MANASE S. RIWU
2021 · Thesis · Open Access

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar pengukuran terhadap semua jenis aset tetap yang dimiliki RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang menggunakan biaya perolehan dimana dimana untuk jenis aset tetap tanah biaya perolehannya sebesar Rp 35.061.700.000, jenis aset tetap gedung dan bangunan biaya perolehannya sebesar Rp 57.274.213.233, jenis aset tetap peralatan biaya perolehannya sebesar Rp 154.711.940.877, jenis aset tetap jalan, irigasi dan jaringan biaya perolehannya sebesar Rp 7.190.007.050, jenis aset tetap kontruksi dalam pengerjaan biaya perolehannya sebesar Rp 40. 657.898.315. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian aset tetap dapat diukur berdasarkan biaya perolehan tanpa mengesampingkan pihak yang berdonasi. Artinya jika terdapat pihak yang berdonasi, maka yang berwenang tetap melakukan pencatatan akuntansi untuk dapat dituangkan dalam laporan keuangan

ANALISIS DAMPAK PENDAPATAN DAN MODAL USAHA KECIL MENENGAH (UKM) SEBELUM DAN SESUDAH MUNCULNYA PANDEMI COVID-19

MEKSI SANDRO H LAY
2021 · Thesis · Open Access

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja, memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional. Peran penting tersebut telah mendorong para pelaku UKM untuk terus berupaya meningkatkan daya saing UKM dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Keberadaan para pelaku bisnis Ukm memberikan andil yang cukup signifikan bagi pembangunan perekonomian, dalam hal ini usaha yang mereka bangun menyerap tenaga kerja di derahnya masing-masing, hal tersebut sangat membantu pemerintah dalam upaya mengurangi angka pengangguran dan pengentasan kemiskinan.Diharapkan perkembangan bisnis Ukm dari waktu ke waktu mengalami peningkatan yang stabil Tujuan penelitian untuk menganalisis pendapatan dan modal usahadari para pelaku UKM Taman Nostalgia sebelum dan sesudah munculnya pandemi covid-19 .Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode kualitatif dengan tipe diskriptif .Teknik penentuan informan dilakukan secara random sampling. Proses analisis data dilakukan dengan wawancara. 1. Berdasarkan hasil analisis tersebut Nilai t hitung lebih besar dari t table (2,71>0,9) maka dapat di simpulkan bahwa Ha di terima da Ho di tolak. 2. Berdasarkan table di atas menunjukan nilai R square sebesar 0,908 atau menunjukan sekitar 87,1% maka dapat di katakan bahwa pendapatan pelaku Ukm sebelum covid-19 berpengaruh terhadap pendapatan pelaku Ukm sesudah munculnya covid-19 sebesar 87,1% sedangkan sisanya 12,9% tidak di teliti dalam penelitian ini. 1. Berdasarkan hasil analisis tersebut Nilai t hitung lebih besar dari t table (9,99>0,9) maka dapat di simpulkan bahwa Ha di terima da Ho di tolak. 2. Berdasarkan table di atas menunjukan nilai R square sebesar 0,908 atau menunjukan sekitar 90,8% maka dapat di katakan bahwa modal pelaku Ukm sebelum covid-19 berpengaruh terhadap modal pelaku Ukm sesudah munculnya covid-19 sebesar 90,8% sedangkan sisanya 92% tidak di teliti dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa munculnya pandemi covid-19 sangat berpengaruh terhadap pendapatan dan modal dari pelaku UKM

pengaruh perputaran kas terhadap profitabilitas sub sektor makanan dan minuman di bursa efek indonesia (BEI)

NADYAH APRILIA ULUMANDO
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perputaran kas terhadap profitabilitas pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2020. Sampel penelitian terdiri atas 16 perusahaan yang dipilih secara purposive sampling. Data laporan keuangan diperoleh dari www.idx.co.id Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode penelitian yang digunakan xv adalah metode deskriftip verifikatif dan teknik analisis regresi linier dengan alat bantu aplikasi SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perputaran kas tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Nilai adjusted R square sebesar 0,03 yang menunjukkan bahwa variabel independen yaitu perputaran kas, dapat menjelaskan variabel dependen yaitu profitabilitas sebesar 3% dan sisanya 97% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam model.