Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 129 dari 195

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS PELAKU DALAM TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA ELEKTRONIK

SIGIT TRIWIYONO
2021 · Thesis · Open Access

Apa yang menjadi motif dari Pelaku dalam melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik? Bagaimana modus pelaku dalam melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik? Tujuan penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui motif dari Pelaku dalam melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik. Untuk mengetahui modus pelaku dalam melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik. Sifat dari penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel penelitian yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban sebagai berikut: Motif Dari Pelaku Dalam Melakukan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Elektronik adalah: Mengutarakan kekecewaan atau mencurahkan isi hati (curhat) melalui media elektronik yang memuat pencemaran nama baik. Melampiaskan emosi melalui media elektronik yang memuat pencemaran nama baik. Melampiaskan kekesalan dan kemarahannya melalui media elektronik yang memuat pencemaran nama baik. Modus yang dipakai pelaku dalam melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik adalah: Mengomentari status akun Facebook orang lain. Mengunggah postingan di akun Facebook. Saran penulis yang dapat diberikan adalah: Penyalahgunaan medsos diharapkan tidak menyebabkan penyebaran hoax, ujaran kebencian, dan hal-hal fatal lainnya yang bisa merugikan diri sendiri dan pihak lain. Platform media sosial saat ini punya fitur privasi yang bisa diatur, namun tak ada salahnya menggunakan media sosial dengan lebih baik dan bermanfaat, agar bisa menambah wawasan.

TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPEDA MOTOR

KRISTIANA
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berjudul “Tinjauan Kriminologi terhadap Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor”. Masalah dalam penelitian ini adalah; Faktor-faktor apakah yang menyenyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian sepeda motor? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyenyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian sepeda motor. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan faktor yang menyenyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian sepeda motor. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini dilakukan pada lima putusan yaitu; Nomor : 33/Pid.B/2014/Pn.Wkb (Pn.Waikabubak), Nomor: 67/Pid.B/ 2015/PN. Bon (Pn.Bontang) Nomor: 09/Pid.B/2016/PN.Unh. (Pn. Unaaha), Nomor: 348/Pid.B/2013/Pn.Gs.(Pn. Gunung Sugih), Nomor: 193/Pid.B/ 2013/PN.Klk.(Pn. Kolaka). Variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah faktor Sosiologi Kriminal yang menyenyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian sepeda motor. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah putusan pengadilan terhadap tindak pidana pencurian sepeda motor. Jenis dan sumber bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang menyenyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian sepeda motor adalah faktor Kesadaran hukum, faktor Minuman keras ,faktir individu, faktor lingkungan dan faktor ekonomi. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah bagi Lembaga Pemasyarakatan, diharapkan kepada Lapas untuk memberikan pembinaan dan pembekalan ketrampilan secara berkelanjutan kepada narapidana sebagai suatu upaya pembekalan terhadap narapidana guna menghadapi kehidupan di lingkungan masyarakat untuk kedepannya

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA TINDAK PIDANA PERJUDIAN ONLINE DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI AMBON

LASARUS SOLE
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Online Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Ambon”. Permasalahan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah 1) faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana perjudian online di wilayah hukum Pengadilan Negeri Ambon? 2) Bagaimana akibat hukum dari perjudian online terhadap pelaku, barang bukti dan hasil perjudian?. Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normative. Variabel penelitian adalah variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor penyebab dan akibat hukum terjadinya tindak pidana perjudian online sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan tentang tindak pidana perjudian online. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang menjadi faktor penyebab terjadinya tindak pidana perjudian online di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Ambon adalah: 1) Terdakwa melakukan tindak pidana perjudian online karena ingin mendapat keuntungan 2) Terdakwa melakukan tindak pidana perjudian online karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Akibat Hukum Terhadap Pelaku Dan Barang Bukti dan Hasil Perjudian online di wilayah hukum Pengadilan Negeri Ambon adalah : a) Terhadap pelaku 1) Pelaku dihukum pidana penjara. 2) Pelaku membayar biaya perkara. b) Terhadap barang bukti Barang bukti di rampas untuk dimusnahkan. c) Terhadap hasil perjudian Uang hasil perjudian dirampas untuk Negara. Bagi masyarakat pada umumnya diharapkan untuk mematuhi peraturan yang sudah di keluarkan oleh pemerintah dalam hal ini tentang tindak pidana perjudian online karena dengan melakukan perjudian tidak mendapat sesuatu yang menjanjikan. Diharapkan bagi aparat penegak hukum dalam rangka memberikan efek jera, maka pelaku perjudian dikenakan pidana maksimum sesuai dengan perbuatannya. Kata Kunci : Perjudian Online, Faktor Penyebab, Akibat Hukum

ANALISIS YURIDIS TERHADAP MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA KEPEMILIKAN SENJATA API SECARA ILEGAL

DANNY FERDIANTO
2021 · Thesis · Open Access

Judul Skripsi penulis, adalah “Analisis Yuridis Terhadap Motif dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Kepemilikan Senjata Api Secara Ilegal”. Permasalahan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah 1. Apa Motif Pelaku Terjadinnya Tindak Pidana Kepemilikian Senjata Api Secara Ilegal? 2. Apa Modus Pelaku Terjadinnya Tindak Pidana Kepemilikian Senjata Api Secara Ilegal?. Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa Motif Pelaku Tindak Pidana Kepemilikan Senjata Api Secara Ilegal a. Kepemilikan senjata api dengan alasan menjaga diri. b. Mengikuti latihan menembak c. Mengoleksi senjata api d. memperjual belikan senjata api e. Menunjukkan kekuasaan atau melakukan penipuan Modus Pelaku Tindak Pidana Kepemilikan Senjata Api Secara Ilegal, yakni a. Menyamar sebagai anggota Kejaksaan Agung b. memalsukan surat tugas dari Kejaksaan Agung RI c. Mengajak teman miras d. Menyimpan senpi milik orang lain e. Keinginan menjual f. Menyembunyikan senjata api di tas dan di rumah. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka penulis dapat memberi saran, sebagai berikut: 1. Kepada Pihak Kepolisian dalam rangka megeluarkan surat izin kepemilikan senjata api untuk lebih diperketat persyaratannya. Selain itu surat izin yang nanti dikeluarkan pun bersifat sementara agar selalu dapat diawasi para pemegang senjata api dengan izin tersebut. 2. Kepada Masyarakat lebih berhati hati terhadap kepemilikan hingga penggunaan senjata api, karena sangat berbahaya, apalagi jika di sekitarnya memiliki senjata api yang akan sangat meresahkan warga sekitar jika digunakan tanpa prosedur yang benar.

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCULIKAN ANAK

ELISABETH TAMO INA MARRU
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judulskripsipenulisadalah,“Faktor-faktorpenyebabTerjadinyaTindakPidanaPenculikanAnak”.RumusanMasalahpenelitianpenulis,adalah :1). Faktor-faktorapasaja yang menyebabkanterjadinyatindakpidanapenculikananak? 2). Bagaimana modus terjadinyatindakpidanapenculikananak? 3). Bagaimanaakibathukumdaritindakpidanapenculikananakterhadappelaku dan anak?.Penelitianinidilakukandengantujuan :1). Untukmengetahuifaktor-faktorapasaja yang menyebabkanterjadinyatindakpidanapenculikananak; 2). Untukmengetahui modus terjadinyatindakpidanapenculikananak. 3). Untukmengetahuiakibathukumdaritindakpidanapenculikananakterhadappelaku dan anak. Sifatpenelitianpenulisadalahdeskriptif dan jenispenelitianyang digunakandalampenelitianhukuminiadalahpenelitianhukum normative. Hasil penelitian, sebagaiberikut:Motif dan modus terjadinyatindakpidanapenculikananak.Motif daripelakutindakpidanapenculikananak, adalah : Terdakwa ingin memiliki dan menjual perhiasan emas dari korban Terdakwa merasa dendam kepada orang tua korban. Terdakwa ingin mempunyai anak karena belum memiliki anak. Modus daripelakutindakpidanapenculikananak, adalah : Membujuk korban dengan kata-kata kebohongan Mengambil/menculik anak pada saat pintu rumah terbuka. Terdakwa mengambil anak pada saat keluar rumah menuju ke kios. Terdakwa meminta agar bayi dititipkan padanya pada saat nenek bayi pulang rumah mengambil KTP. Terdakwa mengajak korban Dika Pratama untuk ikut bersama kerumah terdakwa. Akibat hukum dari tindak pidana penculikan anak terhadap pelaku dan anak. Akibat hukum terhadap pelaku, adalah 1). Pelaku/terdakwa dipidana penjara dan didenda berupa uang dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan.2). Pelaku/terdakwa membayar biaya perkara. Akibat hukum terhadap anak, adalah 1). Anak korban tindak pidana penculikan dan orang tua korban mengalami trauma dan depresi yang berkepanjangan.2). Anak korban tindak pidana penculikan mengalami gangguan psikologis. Kata Kunci: Penyebab, modus dan akibathukumpenculikananak  

PENGGUNAAN UKURAN ZEOLIT TERAKTIVASI DAN MODIFIKASI PROSES PENYARINGAN PADA PENGOLAHAN GARAM MASAK

NUNIA LAK'APU
2021 · Thesis · Open Access

RINGKASAN NUNIA LAK’APU (17393402).Penggunaan Ukuran Zeolit Teraktivasi Dan Modifikasi Proses Penyaringan Pada Pengolahan Garam Masak. Di bawah bimbingan : YUNIALDI H. TEFFU, S.Pi. M,Si sebagai pembimbing I dan MADA M. LAKAPU, S.Si, M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Inovasi dalam pemurnian garam banyak dilakukan untuk meningkatkan kadar NaCl seperti penambahan senyawa kimia NaOH, Na2CO3, dan polialuminium klorida, Metode ini mampu meningkatkan kadar NaCl namun kurang ramah lingkungan jika ditinjau dari hasil samping yang di hasilkan. Selain itu, bahan tersebut tidak dapat digunakan kembali untuk proses pemurnian garam berikutnya.Salah satu metode untuk meningkatkan kandungan NaCl yaitu penggunaan zeolit alam karena memiliki kelebihan antara lain: ekonomis, ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Namun selain penggunaan zeolit alam, proses penyaringan juga merupakan salah satu metode yang dilakukan dalam proses pemurnian garam. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kualitas garam masak hasil penggunaan ukuran zeolit teraktivasi dan modifikasi proses penyaringan pada pengolahan garam masak. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan April-Mei 2021 bertempat di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, sedangkan Laboratorium Biologi untuk pengujian bagian yang tidak larut dalam air, Laboratorium Politeknik Pertanian Negeri Kupang untuk pengujian NaCl dan Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech, Bogor, Jawa Barat untuk pengujian iodium dalam KIO3. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis data menggunakan analisis sidik ragam, kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD). Hasil penelitian penggunaan ukuran zeolit teraktivasi dan modifikasi proses penyaringan pada pengolahan garam masak yaitu organoleptik parameter warna ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 25 mikron yaitu putih normal 96%, dan ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 150 mikron dengan parameter warna garam selain warna K1 dan K2 72%, organoleptik parameter bau ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 25 mikron yaitu normal tidak berbau, 92%. Dan ukuran zeolit 100 mesh dengan pori kain nilon 150 mikron yaitu bau tidak normal 48%, kadar air berkisar antara 2,98%-8,62%, kadar NaCl 88,00%-93,57%, bagian yang tidak larut dalam air 0,66%-4,00%, dan kadar iodium (KIO3) 6,05mg/kg-18,77mg/kg. Kata Kunci :Bagian Yang Tidak Larut Dalam Air, Garam,Iodium (KIO3), Kadar Air, Modifikasi Penyaringan,Nacl, Organoleptik, Zeolit

ANALISIS KUALITAS GARAM RAKYAT YANG DIPRODUKSI MENGGUNAKAN ALAT MODIFIKASI DI KELOMPOK TIBERIAS, KELURAHAN OESAPA BARAT, KECAMATAN KELAPA LIMA, KOTA KUPANG

DEWANTO UMBU SAGA ANAKAKA
2021 · Thesis · Open Access

RINGKASAN DEWANTO UMBU SAGA ANAKAKA (17393770). Analisis Kualitas Garam Rakyat yang Diproduksi Menggunakan Alat Modifikasi di Kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Di bawah bimbingan: UMBU P. L. DAWA. S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan DEWI S. GADI, S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Garam telah menjadi komoditi esensial yang dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan penyedap rasa pada bidang konsumsi dan juga digunakan pada bidang industri serta farmasi sebagai bahan baku. Garam rakyat pada umumnya diolah menggunakan cara tradisional dengan kapasitas yang terbatas serta memiliki kualitas kurang baik sehingga mempengaruhi nilai jual yang relatif rendah. Modifikasi alat masak merupakan salah satu cara yang dapat meningkatkan efisiensi proses produksi serta memberi hasil yang lebih baik. Alat yang dimodifikasi yaitu alat penyaring yang terbuat dari drum yang dibagi dua dan rangka besi sebagai penyangga, dengan kerikil, pasir, dan ijuk sebagai material penyaring dan bagian bawah drum diberi lubang. Alat masak terbuat dari drum yang dibelah, dengan rangka besi yang ditutupi menggunakan plat aluminium, sedangkan alat penirisan menggunakan drum yang dibagi dua dan diletakkan pada rangka besi dengan sokal didalamnya sebagai wadah penirisan, dan alat penjemuran menggunakan loyang aluminium. Tujuan penelitian yaitu, untuk mengetahui cara pembuatan garam rakyat dan mengetahui kualitas kadar air, kadar NaCl, dan nilai Angka Lempeng Total dari bahan yang digunakan pada setiap tahap dan hasil dari garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat modifikasi di kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu pada bulan April-Mei 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang untuk lokasi survei, dan pengambilan sampel. Pengujian kadar air dan kadar NaCl dilakukan di Laboratorium Eksakta Politeknik Pertanian Negeri Kupang dan pengujian Angka Lempeng Total di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dan dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat modifikasi di kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang yaitu nilai kadar air berkisar antara 4,23-6-68%, kadar NaCl berkisar antara 81,97-91,06%, dan nilai Angka Lempeng Total (ALT) pada keseluruhan sampel dari nilai terendah hingga nilai tertinggi adalah 2,5 x 101-84 x 101 koloni/g. Kata Kunci : Angka Lempeng Total, Garam Rakyat, Kadar Air, Modifikasi, NaCl

IDENTIFIKASI BAKTERI PENYEBAB MENURUNNYA MUTU RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii DI PERAIRAN TABLOLONG

LILIS KARLIA INA
2021 · Thesis · Open Access

RINGKASAN LILIS KARLIA INA. (17393918). Identifikasi Bakteri Penyebab Menurunnya Mutu Rumput Laut Kappaphycus alvarezii di Perairan Tablolong. Di bawah bimbingan. Yunialdi H. Teffu. S.Pi.,M.Si sebagai pembimbing I dan Wilson L. Tisera, S.Pi., M.Si, Ph. D sebagai pembimbing II. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kappaphycus alvarezii merupakan jenis rumput laut dengan kandungan karagenan tinggi yang dimanfaatkan sebagai agen pengemulsi, penstabil, dan pembentuk gel dalam proses industri, Mutu rumput laut erat kaitannya dalam menentukan tingkat harga di pasaran. Namun permasalahan yang sering timbul pada usaha budidaya rumput laut yaitu adanya serangan penyakit ice-ice. Gejala penyakit ice-ice umumnya ditandai dengan pemutihan pada bagian pangkal thallus, tengah dan ujung thallus muda. Tujuan penelitin ini untuk mengidentifikasi jenis bakteri penyebab menurunnya mutu rumput laut yang sering dikaitkan atau dihubungkan dengan penyakit ice-ice. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan. Perhitungan angka lempeng total berdasarkan BSN (2006). Identifikasi bakteri di mulai pengoresan awal pada media natrium agar (NA) di inkubasi selama 24 jam dengan suhu 28°C dengan tujuan untuk mendapatkan isolasi bakteri murni. Kemudian di lanjutkan pengamatan morfologi koloni, uji presumtif (uji gram, uji katalase, usi oksidase) dan uji biokimia. Hasil penelitian menunjukkan nilai angka lempeng total paling tinggi pada jenis rumput laut K.alvarezii varietas sakol asal Sulamu 4.2x10³ dan paling rendah K.alvarezii varietas sakol Tablolong 1.2x10², sedangkan air laut tidak terdapat koloni yang tumbuh. Bakteri yang terindentifikasi berdasarkan buku panduan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology yang menyerang rumput laut mempunyai kemiripan 93-96% Vibrio sp, 90-96% Vibrio cholera, dan bakteri lain 100% Staphylococcus merupakan bakteri patogen yang dapat menyebabkan mutu rumput laut menurun. Hasil pengukuran parameter lingkungan, kisaran suhu rata-rata 27°C, 28°C, 25°C, kecepatan arus kisaran rata-rata 0.12 m/s, 0.21 m/s dan 0.13 m/s dan nilai pH 8. Kata Kunci : Angka Lempeng Total, Bakteri, Kappaphycus alvarezii, Mutu Rumput Laut, , Perairan Tablolong

IDENTIFIKASI ALASAN TIDAK DIMASUKANNYA MATERI PERJAMUAN KUDUS DALAM KURIKULUM PAR DI JEMAAT MIZPA TETEBUDALE

EUNIKE KAPITAN
2021 · Thesis · Open Access

Perjamuan Kudus adalah suatu kehadiran nyata yang ajaib dan misterius dari keseluruhan pribadi Kristus. Kristus secara fisik hadir dalam Perjamuan Kudus sehingga mereka yang makan dan minum tubuh dan darah Tuhan dengan mulut jasmani dan bukan hanya secara iman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan tidak dimasukannya materi Pejamun Kudus dalam kurikulum PAR di jemaat Mizpa Tetebudale. Populasi dalam penelitian ini adalah ketua majelis dan guru PAR metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran Perjamuan Kudus tidak diberikan kepada anak PAR karena materi Perjamuan Kudus adalah materi pendewasaan iman yang sudah dipersiapkan untuk anak usia katekisasi. Sampai saat ini juga belum ada upaya dari pihak gereja untuk menanamkan pemahaman mengenai Perjamuan Kudus kepada anak PAR karena materi Perjamuan Kudus hanya diberikan kepada anak katekisasi , manfaat materi Perjamuan Kudus bagi anak usia 5-12 tahun agar anak mampu memahami apa arti pengorbanan Yesus di kayu salib, dan dapat memahami Perjamuan Kudus melalui cerita-cerita sekolah minggu yang berkaitan dengan pengorbanan Yesus. Yang diajarkan kepada anak PAR yaitu cerita-cerita Alkitab karena bahan ajar dalam kurikulum PAR hanya terdapat cerita-cerita Alkitab. Metode yang digunakan dalam PAR juga masih menggunakan metode bercerita,diskusi,drama,tanya jawab, gambar dan sharing. Sampai saat ini upaya dari guru PAR untuk membuat metode yang lebih kreatif yaitu menggunakan alat peraga dan membuat games pengantar sebelum masuk dalam inti cerita. Harapan agar kedepannya pihak gereja dalam hal ini ketua majelis dan para guru PAR dapat memasukan atau bisa menjelaskan kepada anak anak PAR mengenai Perjamuan Kudus

ALASAN PENGADILAN MENOLAK GUGATAN PENGGUGAT DALAM SENGKETA HAK TANGGUNGAN

SENDY YOAN ADOE LENGGU
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berjudul : “Alasan Pengadilan Menolak Gugatan Penggugat Dalam Sengketa Hak Tanggungan”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan peradilan terhadap sengketa Pelelangan Jaminan Hak Tanggungan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan, alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan adalah : 1. Penggugat selaku debitur terbuti melakukan wanprestasi 2. Pelaksanan Pelelangan jaminan sesuai ketentuan hukum Untuk itu diharapkan bagi pihak debitur senantiasa agar selalu membayar hutangnya dengan tepat waktu agar tidak menunggak dan menyebabkan kredit macet, dan pada akhirnya sertifikat hak atas tanah yang diikat hak tanggungan tidak akan dilelang eksekusi hak tanggungan dan bagi pihak Kreditur dalam hal ini pihak perbankan harus lebih teliti dan hati-hati dalam melakukan fasilitas kredit pada calon debitur. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya wanprestasi yang dilakukan oleh kreditur yang menyebabkan kredit macet.

FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI KETIDAK AKTIFAN PEMUDA PNIEL MANUTAPEN DALAM IBADAH PEMUDA DI RAYON PALSATU

PAULINA ULA LUDJI
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Paulina Ula Ludji, FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI KETIDAK AKTIFAN PEMUDA PNIEL MANUTAPEN DALAM IBADAH PEMUDA DI RAYON PALSATU. Skripsi program studi Ilmu Pendidikan Teologi. Unversitas Kristen Artha Wacana Kupang Tahun 2021, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan ketidakaktifan pemuda dalam ibadah pemuda khususnya Pemuda Jemaat GMIT Pniel Manutpaen Rayon Palsatu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu penulis berusaha mengetahui sejauh mungkin faktor-faktor lingkungan sosial yang mempengaruhi ketidakaktifan pemuda. Populasi dalam penelitian ini 418 anggota pemuda, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu 17 orang anggota. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian dan analisa data ditarik kesimpulan bahwa hasil penelitian ini menunjukan bahwa ibadah pemuda Jemaat GMIT Pniel Manutapen Rayon Palsatu belum dilaksanakan secara teratur. Hal ini dibuktikan oleh kehadiran pemuda yang tidak aktif dari hari kehari. Hal ini disebabkan oleh faktor internal yang meliputi kesadaran, motivasi, disiplin diri, gadget, game online. Sedangkan faktor eksternal yaitu kurangnya dukungan dari orang tua, waktu, badan pengurus pemuda dan kurang perhatian majelis.

PENDAPAT ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN ANAK PEREMPUAN DI DESA KOLABE KECAMATAN AMFOANG UTARA KABUPATEN KUPANG

MEITRI K. BANANI
2021 · Thesis · Open Access

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah terdapat 50 Orang tua yang tidak dapat melanjutkan pendidikan anak perempuan(putus sekolah) dari tingkat SD- PT, dan terdapat 18 orang tua yang dapat melanjutkan pendidikan anak perempuan dari tingkat SD-PT Di Desa Kolabe Kecamatan Amfoang Utara Kabupaten Kupang. Oleh karena itu penulis berkeinginan melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui Pendapat Orang tua Tentang Pendidikan Anak Perempuan Di Desa Kolabe Kecamatan Amfoang Utara Kabupaten Kupang. Jenis data yang dibutuhkan dalam penelitian ini meliputi: Orang Tua yang tidak dapat melanjutkan pendidikan anak perempuan (putus sekolah) dari tingkat SD-PT dan orang tua yang dapat melanjutkan pendidikan anak perempuan dari tingkat SD-PT Di Desa Kolabe Kecamatan Amfoang Utara Kabupaten Kupang. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah Orang tua yang berjumlah 10 orang, Anak 5 orang, Tokoh Pemerintah 1 orang dan Tokoh Gereja 1 orang. Dalam teknik pengumpulan data, penulis menggunakan teknik Observasi, Wawancara, dan Kuesioner untuk memperoleh data yang akurat. Dari hasil analisis data terbukti bahwa ada tiga faktor pendapat orang tua tentang pendidikan anak perempuan di Desa Kolabe yaitu faktor sangat mendukung yang berasal dari pemikiran orang tua bahwa pendidikan untuk anak perempuan maupun anak laki-laki itu penting dan tidak boleh membeda-bedakannya, Faktor agak mendukung yang berasal dari keadaan ekonomi yang tidak mencukupi dan mendapat bantuan beasiswa, faktor tidak mendukung yang berasal dari pemikiran orang tua dengan kebudayaan yang dulu sampai sekarang bahwa anak perempuan akan kembali ke dapur dan akan di nafkai oleh suaminya, dan alasan ekonomi yang tidak mencukupi. Dari hasil temuan, penulis dapat katakan bahwa untuk meminimalisir meningkatnya angka anak perempuan yang tidak dapat melanjutkan pendidikan (putus sekolah) dari tingkat SD-PT, sangat dibutuhkan peran pemerintah memberikan pencerahan terhadap masyarakat Di Desa Kolabe akan pentingnya pendidikan bagi anak perempuan sehingga dapat memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang perguruan tinggi

UPAYA GURU MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SMP NEGERI 10 KOTA KUPANG

ELIFELET LOBANG
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Skripsi ini membahas upaya guru kelas dalam pembentukan karakter siswa di SMP N 10 Kota Kupang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter, dikarenakan melihat dari penyimpangan-penyimpangan yang jauh dari karakter mulia. Karakter merupakan fondasi awal untuk menanamkan kepada peserta didik agar menjadi generasi yang berakhlak mulia. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: “Bagaimana Upaya Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa di SMP N 10 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2021.2022?”. Permasalahan tersebut dibahas melalui studi lapangan yang dilaksanakan di SMP N 10 Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif Kualitatif, yaitu data yang diperoleh seperti hasil pengamatan, hasil wawancara, catatan lapangan, dan tidak dituangkan dalam bentuk angka-angka. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh melalui metode wawancara, observasi, teknik analisis data dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, peyajian data, dan penyimpulan data. Penelitian ini menunjukkan, bahwa upaya guru dalam membentuk karakter siswa di di SMP N 10 Kota Kupang yaitu guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pelatih, dan evaluator. Sedangkan upayanya dengan menggunakan metode pembiasaan, keteladanan dan pembinaan, bercerita, diskusi, simulasi. Hasil dari penelitian ini ditunjukkan dengan perubahan sikap dan perilaku peserta didik ke arah yang lebih baik dengan mencerminkan kebiasaan mematuhi peraturan-peraturan yang ada di sekolah. Kata Kunci: Upaya Guru PAK, membentuk Karakter .

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN BELAJAR PESERTA DIDIK DI ERA COVID-19 DI SMP NEGERI 8 KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021

CHRISTIN MAGDALENA MOOY
2021 · Thesis · Open Access

Strategi guru pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik merupakan proses bantuan terhadap individu untuk mencapai pemahaman diri dan pengarahan diri yang dibutuhkan bagi penyesuaian diri secara maksimum di sekolah, keluarga dan masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik di era covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bermaksud untuk menggambarkan realitas yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil analisis kualitatif data menunjukan bahwa secara umum strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik meliputi : Penemuan, faktor penghambat dan faktor pendukung. Secara terperinci diperoleh strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik meliputi: Penemuan dengan 5 indikator, faktor penghambat dengan 3 indikator dan faktor pendukung dengan 6 indikator dalam mendisiplinkan peserta didik, semuanya tuntas dalam proses pelaksanaan yang meliputi: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Alokasi waktu dan suasana kelas semuanya berada dalam kategori baik.

ANALISIS KEBIASAAN- KEBIASAAN BELAJAR SISWA SEBELUM PANDEMI DAN MASA PANDEMI DI SMP NEGERI 8 KUPANG

TAPERDIANA HUNGA
2021 · Thesis · Open Access

Kebiasaan belajar merupakan proses yang terjadi pada sesesorang baik yang dilakukan di sekolah maupun dirumah untuk mencapai tujuan tertentu yang dilaksanakan secara rutin sehingga menjadi suatu kebiasaan. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebiasaan- kebiasaan belajar siswa sebelum pandemi dan masa pandemi di SMP Negeri 8 Kupang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode deskriptif-kuantitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian iniakan dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh antarakebiasaan belajar siswasebelum pandemi dan masa pandemi di SMP Negeri 8 Kupang. Dimana uji t membuktikan bahwa untuk taraf signifikan 5% diperoleh nilai t tabel -0,8654. Dan menyatakan bahwa t hitung < t tabel (-0,8654< 2,110) Yang artinya adalah hipotesis penelitian Ha diterima karena terdapat pengaruh yang signifikanantara kebiasaan belajar siswasebelum pandemi dan masa pandemi di SMP Negeri 8 Kupang. Yang juga dapat dinyatakan besaran hubungannya sebesar 74,89% yang dibuktikan melalui menghitung koofisien determinasi, dengan cara menguadratkan koofisien yang ditemukan yaitu sebagai berikut: dimana (-0,8654)2 x 100 = 74,89%. Jadi kebiasaan belajar siswasebelum pandemi dapat dipengaruhi dari kebiasaan belajar siswa saat pandem

Analisis Hubungan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Peningkatan Kualitas Kerja, dan Kinerja Pegawai Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang

Indriana Putri Divindha Bunda
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS HUBUNGAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KOTA KUPANG Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengembangan sumber daya manusia, kualitas kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Kota Kupang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Kinerja Pegawai sangat berpengaruh dalam meningkatkan pengembangan sumber daya manusia dan kuaitas kerja, Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pegawai adalah kualitas kerja yang baik. Suatu instansi dapat berkembang jika dalam segala kegiatan didukung oleh pengembangan sumber daya manusia dan kualitas dari para pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan pengembangan sumber daya manusia adalah dengan memperhatikan kualitas pegawai.kinerja pegawai merupakan salah satu komponen penting untuk meningkatkan pengembangan sumber daya manusia dan kualitas dalam bekerja di tempat kerja. Selain itu, kinerja pegawai juga perlu diperlihatkan karena kinerja yang baik dapat mempengaruhi hubungan kualitas kerja pegawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kualitas pegawai terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Kota Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalahpengembangan sumber daya manusia,peningkatan kualitas pegawai ,kinerja pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Kota KupangTeknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji korelasi Product Moment Pearson dengan menggunakan bantuan program SPSS Versi 16. Dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif persentase diketahui bahwa kinerja pegawai berada dalam kategori baik, pengembangan sumber daya manusia dalam kategoribaik, dan kualitas kinerja ketegori baik. Indikator dari masing-masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji korelasi Product Moment Pearson diketahui bahwa kinerja pegawai mempunyai hubungan positif dengan pengembangan sumber daya manusia. Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel 4.21di dapatkan nilai korelasi sebesar 0,533 yang artinya terdapat hubungan yang kuat antara Pengembangan Sumber daya manusia dan Kinerja pegawaisedangkan dari output juga dapat dilihat bawha nilai uji signifikansi 2-arah (sig 2-tailed) bernilai 0,001 0,05 (H0 ditolak) sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengembangan sumber daya manusia dan kinerja pegawai Berdasarkan pada tabel 4.22uji korelasi nilai korelasi product moment pearson sebesar 0,682 yang artinya terdapat hubungan yang kuat antara Kualitas Kerja dan Kinerja Pegawai. korelasi bernilai positif, sehingga hubungan antara variabel bersifat searah. Nilaisignifikan 2-arah (sig 2-tailed) bernilai 0,000atau lebih kecil dari 0,05 yang berarti H0 di tolak sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara variable kualitas kerja dan Kinerja Pegawai . Berdasarkan pada tabel 4.23 uji korelasi nilai korelasi product moment pearson sebesar 0,466 yang artinya terdapat yang kuat antara pengembangan Sumber Daya Manusia dan kualitas kerja. korelasi bernilai positif, sehingga hubungan antara variabel bersifat searah. Nilaisignifikan 2-arah (sig 2-tailed) bernilai 0,003 atau lebih kecil dari 0,05 yang berarti H0 di tolak sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara Variabel Kualitas Kerja (X2) dan Kinerja Pegawai (Y)

Pengaruh posisi daun pada proses pengujian terhadap vitamin C tepung daun kelor

FERNIYASIH LUMBA BABANG
2021 · Thesis · Open Access

PENGARUH POSISI DAUN PADA PROSES PENGUJIAN TERHADAP VITAMIN C TEPUNG DAUN KELOR Ferniyasih Lumba Babang*), Ir.Zet Malelak,M,Sc**), Ir.M.Nuhara,MP**) ABSTRAK Penulis tentang : Pengaruh Posisi Daun Pada Proses Pengujian Terhadap Vitamin C Tepung Daun Kelor. Metode yang digunakan adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 2 kali ulangan sehingga menghasilkan 8 unit bercobaan dengan posisi daun yang berbeda antara lain, daun kelor mudar segar,daun kelor tua segar,tepung daun kelor muda,tepung daun kelor tua. Dalam pengujian laboratorium yaitu, Daun Kelor muda segar Vitamin C 499,995 mg, paling rendah ada pada Daun kelor tua segar 181,71 mg ,Tepung daun kelor muda 238,97 mg, Tepung daun kelor Tua 194,125 mg Kata kunci : daun kelor, vitamin C * (Peneliti) ** (Pembimbing)

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCURIAN ALIRAN LISTRIK

KORMI Y. R. TEFA
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Pencurian Aliran Listrik”. Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah : 1. Faktor apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian aliran listrik? 2. Bagaimana modus terjadinya tindak pidana pencurian aliran listrik? Tujuan penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahu faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian aliran listrik. 2. Untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana pencurian aliran liastrik. Sifat penelitian penulis adalah “Deskriptif”, diartikan bahwa penelitian ini dapat memberikansuatu gambaran serta menguraikan suatu permasalahan yang diteliti, dan menyimpulkan serta dapat menganalisisnya. Sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normativf. Sehingga pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan, yang dimana penelitian hukum normatif mencakup : penelitian terhadap asas-asas hukum, sistematik hukum, taraf sinkronisasi vertical dan horizontal, perbandingan hukum, sejarah hukum dan variable yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : variabel bebas adalah bebas dalam mempengaruhi variabel lain. Yang menjadikan variable bebas adalah faktor penyebab dan modus tindak pidana pencurian aliran listrik. Sedangkan veriabel terikat adalah ubahan terikat yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari adanya pengubah variable bebas. Oleh karenanya, varibel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana pencurian aliran listrik. Hasil penelitian menunjukkanbahwa yang merupakan faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian aliran listrik dan modus terjadinya tindak pidana pencurian aliran listrik adalah : a. Faktor Penyebab Terjadinya Pencurian Aliran Listrik: a. Faktor Ekonomi b. Faktor Kurang Tegasnya Sanksi Yang Diterapkan c. Faktor Pengalaman d. Faktor Kurangnya Kesadaran Hukum b. Modus Terjadinya Tindak Pidana Pencurian Arus Listrik yaitu: a. Terdakwa menyambungkan kabel listrik dari belakang APP tanpa melalui KWH meter. b. Terdakwa menyambungkan langsung kabel listrik tanpa melalui meteran resmi. Kata kunci :Deskripsi tejadinya Tindak Pidana, Arus Listrik,Faktor dan Modus.

DESKRIPSI TENTANG PERTIMBANGAN HAKIM PENGADILAN TATA USAHA NEGARA TERHADAP SENGKETA PEMBERHENTIAN PENGAWAI NEGERI SIPIL

SALEH ALQADAR HAMID
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul penelitian ini adalah “Deskripsi Tentang Pertimbangan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Terhadap Sengketa Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil”. Rumusan masalah yaitu Mengapa Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Sengketa Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Ada Yang Di Kabulkan Dan Ada Yang Di Tolak? Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Sengketa Pemberhentian Pegawai Negeri SIpil Ada Yang Di Kabulkan Dan Ada Yang Di Tolak. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan No. 16/G/2016/PTUN/-JKT, No. 196/B/2016/PT.TUN.JKT, No. 28 K/TUN/2017, No. 170/G/2011/PTUN-JKT, No. 58/B/2012/PT.TUN.JKT, No. 152 K/TUN/2013, No. 140 PK/TUN/2014, 35/G/2019/PTUN-KPG, No. 271/B/2019/PT.TUN.SBY, No. 30 K/TUN/2021 Hasil Penelitian menunjukan bahwa Pertimbangan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara memutus perkara Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dengan Kronologi Kasus dan Dakwaan dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa Mengapa Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Sengketa Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Ada Yang Di Kabulkan Dan Ada Yang Di Tolak , yaitu: 1. Pertimbangan Hakim Menolak Gugatan dikarenakan: a. Penggugat telah menjalani hukum pemidanaan yang telah berkekuatan hukum tetap. b. Penerbitan Objek Gugatan telah sesuai dengan aspek kewenangan, aspek prosedurdan aspek substansi 2. Hakim Mengabulkan Gugatan dikarenakan: a. Penerbitan objek sengketa bertentangan dengan pasal 29 Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil. b. Penerbitan objek sengketa melanggar asas kepastian hukum. Kata kunci :Pemberhentian Pengawai Negeri,Dikabulkan dan Di Tolak, dan Pertimbangan Hakim.

DESKRIPSI TENTANG MODUS DAN AKIBAT HUKUM TINDAK PIDANA PENGGELAPAN MOBIL

EVELINE DENTRIS YUSLIN
2021 · Thesis · Open Access

Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Modus Dan Akibat Hukum Tindak Pidana Penggelapan Mobil”. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana modus yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana penggelapan mobil ? 2) Bagaimakah akibat hukum dari tindak pidana penggelapan mobil terhadap pelaku, barang bukti dan korban ? tujuan penelitian adalah : 1) untuk mengetahui modus yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana penggelapan mobil. 2) untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana penggelapan mobil terhadap pelaku, barang bukti dan korban. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus dan akibat hukum tindak pidana penggelapan mobil. Sedangkan variabel terikat adalah putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penggelapan mobil. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi modus tindak pidana penggelapan mobil adalah : 1) menyewa mobil, 2) menggadaikan mobil untuk mendapatkan pinjaman. Akibat hukum dari tindak pidana penggelapan mobil yaitu : 1) terhadap pelaku : pelaku dipidana penjara dan pelaku membayar biaya perkara, 2) terhadap barang bukti yaitu : mobil dikembalikan kepada pemiliknya dan kwitansi dikembalikan kepada pemberi pinjaman dan dilampirkan dalam berkas perkara. 3) Terhadap korban yaitu : barang miliki korban berupa mobil dan STNK dikembalikan kepada korban. Saran, untuk pihak kepolisian agar melakukan penyuluhan kepada pihak rental terkait peningkatan keamanan dalam menjalankan bisnis rental mobil, hal ini bisa dilakukan dengan memberikan pengarahan terkait penggunaan alatalat keamanan yang bisa digunakan pada kendaraan yang akan disewakan seperti GPS (Global Positioning System) sehingga bila mana terjadi dugaan penggelapan kendaraan maka pihak polisi akan terbantu karena dapat dengan mudah menemukan kendaraan yang digelapkan. Untuk pihak rental sebaiknya melakukan peningkatan standar keamanan dalam pelayanan sewamenyewa kendaraan yang mereka miliki melalui prosedur-prosedur standar misalnya melalui penyimpanan uang jaminan dan barang-barang lain sebagai jaminan, memeriksa dengan seksama pihak penyewa baik dari tanda identitas maupun profil dari penyewa untuk memastikan penyewa bukan pelaku kejahatan.