ARIYANTI HADO
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Penerapan Akuntasi Sektor Publik (Studi Kasus Pada Skpd Kabupaten Sabu Raijua)” Budaya organisasi adalah suatu sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota organisasi yang membedakan dengan organisasi lainnya. Warididn dan Masrurukhin (2006) menyatakan budaya organisasi diartikan sebagai nilai-nilai, simbolsimbol yang dimengerti dan dipatuhi bersama, yang dimiliki suatu organisasi sehingga anggota organisasi merasa satu keluarga dan menciptakan suatu kondisi anggota organisasi tersebut merasa berbeda dengan organisasi lain, Efektivitas penerapan akuntansi dapat dipengaruhi oleh budaya organisasi. Budaya organisasi tersebut berpengaruh terhadap tindakan manajer, pengambilan keputusan, dan juga termasuk pemilihan sistem kontrol. Dengan demikian, budaya organisasi mempengaruhi perilaku pekerja untuk efektivitas praktek akuntansi, seperti, integrasi informasi keuangan, pembentukan pelaporan, diseminasi laporan keuangan, informasi akuntansi dapat dipercaya (Hanpuwadal, Nupakorn dan Ussahawanitchakit, Phapruke, 2010), yang menjadi persoalan dalam penelitian ini, yaitu bagaimana Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Evektifitas Penerapan Akuntansi Sektor Publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap evektifitas penerapan akuntansi sektor publik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap penerapan efektivitas akuntansi sektor public. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan regresi linear sederhana, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: Hasil penelitian ini membuktikan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap efektivitas penerapan akuntansi sektor publik dimana nilai sig sebesar 0,005 lebih kecil dari 0,05.
RONALDI PELLO
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI
Perbankan merupakan tulang punggung dalam membangun sistem perekonomian dan keuangan Indonesia. Berbagai permasalahan ekonomi yang dihadapi sangat mempengaruhi dunia bisnis dan usaha dimana perusahaan-perusahaan saling bersaing memiliki kinerja yang baik terutama perbankan. Untuk menilai kinerja keuangan dari suatu bank dapat dinilai dari beberapa indikator salah satunya adalah laporan keuangan Bank. Laporan keuangan adalah salah satu media informasi yang dapat memberikan gambaran mengenai kesehatan Bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Bank Rakyat Indonesia/BRI (Persero) Tbk pada tahun 2018-2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan alat analisis yaitu rasio CAMEL (CAR, KAP, NPM, ROA, BOPO, LDR). Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan bank yang dipublikasikan dari tahun 2018-2020 bersumber dari Website Perusahaan dan juga website perbankan yaitu ww.idx.co.id.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja keuangan pada Bank BUMN untuk Rasio CAR, KAP, NPM, ROA, BOPO, LDR dikategorikan dalam kelompok sehat terkecuali untuk rasio KAP dan LDR tahun 2019 dan 2020 pada Bank BRI dan Bank BTN. Manajemen sebaiknya memperhatikan dalam memberikan pinjaman kepada nasabah, melalui pinjaman kepada pegawai di instansi pemerintah, mengingat ada beberapa instansi yang melakukan kerja sama dengan Bank BUMN dalam hal pemberian pinjaman, tujuannya untuk meningkatkan penggunaan kredit.
ALEXANDRO D. D. PALONG
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor : Kep100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditinjau dari rasio imbalan kepada pemegang saham (ROE), Imbalan Investasi (ROI), Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva. Jenis penelitian penelitian ini adalah studi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis rasio keuangan. . Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2016-2020 diperoleh kesimpulan rasio pada tahun 2016- 2020 dalam kondisi sehat. Kata Kunci : ROE, ROI, Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva.
MARIA GAUDENSIA LURUK
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme. Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik,ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Adapun konsep dari penelitian ini adalah struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Konservatisme adalah sebuah prinsip perusahaan yang berhati-hati dalam menentukan setiap nilai yang ada di laporan keuangan. Kepemilikan manajerial adalah suatu kondisi di mana manajer mengambil bagian dalam struktur modal perusahaan atau dengan katalain manajer berperan ganda sebagai manajer sekaligus pemegangsaham di perusahaan. Kepemilikan institusional adalah kepemilikan saham perusahaan yang dimiliki oleh institusi atau lembaga seperti perusahaan asuransi, bank, perusahaan investasi dan kepemilikan institusi lain. Struktur kepemilikan publik merupakan persentase jumlah saham yang dimiliki oleh publik dibandingkan dari seluruh saham yang beredar. Pengendalian akan cenderung rendah apabila kepemilikan publik menyebar.Ukuran perusahaan merupakan ukuran yang digunakan untuk mengukur perusahaan dari seberapa luas pengungkapan informasi. Menurut Helfret (2001:128) rasio laverage adalah rasio yang menggambarkan proporsi “dana pihak lain” atas kepemilikan aktiva perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2016-2019. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2019 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai nilai R Square sebesar 0,688, hal ini berarti 68,8% konservatisme akuntansi dapat dijelaskan oleh variabel SKM, SKI, SKP, UP, dan LEV. Sisanya 31,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Struktur kepemilikan manajerial memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan publik tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Leverage tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi.
YOSEFINA SEUK NAHAK
2022 · Thesis · Open Access
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI AKUNTANSI DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA OPD KABUPATEN MALAKA) NAMA : YOSEFINA SEUK NAHAK NIM : 117191285 PROGRAM STUD : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Studi Pada OPD Kabupaten Malaka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi, Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Pada OPD Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan data primer. Populasi penelitian ini adalah seluruh OPD Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan kepada pegawai bagian pengawasan dan keuangan pada OPD Kabupaten Malaka diantar langsung oleh peneliti dan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu untuk mengisi kuesioner tersebut. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah diuji menggunakan pengujian Hipotesis yaitu Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (Uji t), dan Analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 16. Pada pengujian hipotesis pertama H1 pengaruh antara variabel X1 (Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi) terhadap variabel Y (Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0, 038 > 0,05 (0,000 lebih besar dari 0,05), dan nilai thitung 2,163 > t tabel = 2,039 (nilai thitung 2,163 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh pemanfaatan teknologi informasi akuntansi (X1) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y) pada OPD kabupaten malaka. Pada pengujian hipotesis kedua H2 pengaruh antara variabel X2 (Pengawasan Keuangan Daerah) terhadap variabel Y Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0,000 0,05 (2,349 lebih kecil dari 0,039), dan nilai thitung 2,349 > ttabel = 2,039 (thitung 2,349 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh pengawasan keuangan daerah (X2) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y). pada OPD kabupaten malaka.
WALBURGA SARIA JELITA
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Walburga Saria Jelita; 17192171 “Determinan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Pada Sektor Kesehatan, pada UPTD Puskesmas Borong, Manggarai Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini terdiri dari satu variabel terikat (Y), dan dua variabel bebas (X). Persoalan dalam penelitian ini dijelaskan secara empiris apakah variabel Sumber Daya Manusia (X1) dan Pemanfaatan Teknologi Infomasi (X2) berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Infomasi Akuntansi (Y) pada UPTD Puskesmas Borong. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai UPTD Puskesmas Borong, sedangkan Sampel yang diambil adalah pegawai pada bagian sekretariat dan keuangan yang berjumlah 34 responden, dengan metode pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Teknik analisis data terdiri dari Analisis Pendahuluan dan Analisis Lanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Pengujian hipotesis dengan menggunakan alat regresi linear berganda dan menggunakan alat statistika SPSS 2020. Kualitas sistem informasi akuntansi adalah kualitas keluaran (output) informasi yang memiliki karakteristik relevan, terpercaya, lengkap dan tepat waktu guna untuk digunakan pada saat pengambilan keputusan dan mengukur kinerja suatu organisasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sistem informasi akuntansi yaitu Sumber Daya Manusia dan Pemanfaatan Teknologi Informasi. Menurut Sayuti Hasibuan (2000: 3) sumber daya manusia adalah semua manusia yang terlibat di dalam suatu organisasi dalam mengupayakan terwujudnya tujuan organisasi tersebut. Menurut Nurhaliza (2014) dengan adanya teknologi informasi membantu pengguna dalam memudahkan pekerjaannya dan dibutuhkan penggunaan teknologi informasi yang memadai, seperti tersediannya perangkat komputer baik hardware maupun software yang mampu menghasilkan informasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Sumber Daya Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong. (2) Pemanfaatan Teknologi Informasi Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong.
MATHEOS FAITMOES
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 di JHON’S HOTEL KOTA KUPANG Latar belakang dalam penelitian ini bahwa daftar kepuasan pelanggan pada Jhon’s Hotel di Kota Kupang dari tahun 2018-2020 mengalami penurunan dan berdasarkan hasil penelitian terdahulu dari Nadapdap Kristanty tahun 2015 dan penelitian berikut yang dilakukan oleh Usulu Dwicahya Ichtiar, Tumbel Altje tahun 2019, hasil analisis menunjukan secara serempak dalam hal ini Uji F, factor Produk, Harga, Promisi, Distribusi, Orang, Proses dan Customer service berpengaruh terhadap jumlah pelanggan. Bauran pemasaran merupakan kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel yang dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi reaksi pembeli atau konsumen atau bauran pemasaran atau disebut dengan istilah bauran pemasaran adalah bagian penting yang berpengaruh langsung dalam aktifitas pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bauran pemasaran dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada masa pandemi covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah strategi yang digunakan di Jhon’s Hotel Kota Kupang yang terpilih sebagai responden dalam penelitian ini. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang yang terpilih sebagai responden.dalam penelitia ini digunakan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sedangkan teknik analisis data mengunakan analisis yang bersifat deskripsi. Dalam pembahasan peneliti mengunakan Regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel Produk terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid- 19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel harga tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 3. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel tempat tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 4. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel Promosi tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 5. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel orang tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 6. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel Proses tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 7. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang.
YOSUA LAY RIWU
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI
Penelitian ini berjudul,” Analisis Pengaruh citra merek dan promosi penjualan terhadap keputusan pembelian Produk Artaboga DiPT.Linka Jaya Sentosa Lasiana Kupang,” Masalah Yang Akan Dibahas Pengaruh Citra Merek dan promosi penjualan adalah: Persoalan penelitian yaitu apakah citra merek dan promosi penjualan berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Produk Artaboga Pada PT. Linka Jaya Sentosa Kupang?. Yang menjadi menfaat dalam penelitian ini adalah sebagian bahan informasi dan pendoma bagi pembaca atau penelitian yang ini melakukan penelitian pada bidang yang sama dan dapat bermanfaat bagi mahasiswa fakultas ekeonomi, sedangkan menfaat praktis yaitu sebagia masukan dan saran bagi perusahan sebagia informasi akan Analisis pengaruh citra merek dan promosi penjualan terhadap keputusan pembelian produk artaboga diPT.linka jaya sentosa lasiana kupang.
Yang menjadi konsep dalam penelitian ini yakni menurut kotler dan Keller (2019), mengungkapkan bahwa citra merek adalah sebuah keyakinan dan persepsi yang dipegang oleh konsumen, untuk mempengaruh para konsumen mengenal baik suatu asosiasi, Menurut Keller (2016:622) Promosi Penjualan merupakan kunci utama dalam kampanye pemasaran untuk merangsang keputusan pembelian produk atau layanan tertentu dengan lebih cepat atau lebih kepada konsumen atau perdagangan dan model kerangka pemikiran merupakan gambaran sistematik tentang hubungan dari masing-masing konsep dan penjelasan yang telah diuraikan dalam landasan teori serta pengertian konsep diatas. Hipotesis dan kerangka dasar berpikir dalam penelitian ini yaitu Diduga citra merek berpengaruh positif dan segnifikan terhadap keputusan pembelian produk artaboga
Hasil penelitian data dalam penelitian ini mendasari mengambilan kesimpulan dalam penelitian terkait Analisis pengaruh citra merek dan promosi penjualan terhadap keputusan pembelian produk artaboga lasiana kupang.
Y = 34.475 + -0.009X1+ -0.023X2 + e.
Nilai konstanta = 34,475 artinya apabila nilai variabel citra merek (X1), promosi penjualan (X2), sama dengan nol maka variabel keputusan pembelian (Y) = 34,475 poin.
Nilai koefisien citra merek (X1) = -0,009 artinya jika variabel citra merek (X1) mengalami pengurangan 1 poin maka variabel keputusan pembelian (Y) akan berkurang sebesar -0,009.
Nilai koefisien promosi penjualan (X2) = -0.023 artinya jika variabel promosi penjualan konsumen (X2) mengalami kenaikan 1 poin maka variabel keputusan pembelian (Y) akan berkurang-0,023.
Diketahui nilai signifikan untuk pengaruh variabel citra merek(X1) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,973 > 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; -3-1) = ( 0,025;50 ) =1,676. Berarti nilai t hitung <t tabel ( -0,79< 1,676 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa citra merek (X1) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) pada produk Artaboga diPt. Linka jaya sentosa lasiana Kupang.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan maka penulis menyimpulkan yaitu:bahwa citra merek berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian produk artaboga diPt. Linka jaya sentosa lasiana kupang dan Promosi penjualan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian produk artaboga diPt. Linka jaya sentosa kupang.Disarankan Bagi peneliti selanjutnya, agar dapat meneliti lebih lanjut tentang variabel citra merek, penelitian ini dapat di jadikan sebagai refrensi untuk penelitian mengenai analisis pengaruh citra merek dan promosi penjulan terhadap keputusan pembelian konsumen.
ARIYANTO MANAO
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI
Penelitian ini berjudul,” Analisis pengaruh sikap dan perlaku pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian roti di Kez’s Bakery Kota Kupang” Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah : Pengaruh sikap dan perilaku pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian. Tujuan penelitian yaitu: Untuk mengetahui bagaimana pengaruh sikap konsumen terhadap keputusan pembelian roti pada Toko Kez’s Bakery Kota Kupang, Yang menjadi menfaat akademik dan prakti yaitu sebagian bahan informasi dan pendoma bagi pembaca atau penelitian yang ini melakukan penelitian pada bidang yang sama sebagia masukan dan saran bagi perusahan sebagia informasi akan Analisis pengaruh sikap dan perlaku pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian roti pada Toko Kez’s Bakery kota kupang.
Yang menjadi konsep dalam penelitian ini yakni Menurut Kotler (2007 p.65), Sikap adalah evaluasi, perasaan, dan kecendrungan seseorang yang secara konsisten menyukai atau tidak menyukai suatu objek atau gagasan. Menurut Sumarwan, 2014 Perilaku Pembelian konsumen merupakan individu, kelompok, dan organisasi yang melakukan kegiatan membeli danModel kerangka pemikiran merupakan hubungan dari masing-masing konsep yang diuraikan dalam landasan teori serta pengertian konsep diatas. Hasil penelitian data dalam penelitian ini mendasari mengambilan kesimpulan dalam penelitian terkait Analisis pengaruh sikap dan perilaku pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian roti kez’s bakery di kota kupang.
Y = 18,357+0,120X1+0,182X2 + e.
Nilai konstanta = 18,375 artinya apabila nilai variabel sikap konsumen (X1), perilaku pembelian konsumen (X2), sama dengan nol maka variabel keputusan pembelian (Y) = 18,375 poin dan Nilai koefisien sikap (X1) =-0.120 artinya jika variabel sikap konsumen (X1) mengalami pengurangan 1 poin maka variabel keputusan pembelian (Y) akan berkurang sebesar -0.120.sedangkanNilai koefisien perilaku pembelian konsumen (X2) = 0.182 artinya jika variabel perilaku pembelian konsumen (X2) mengalami kenaikan 1 poin maka variabel keputusan pembelian (Y) akan meningkat sebesar 0.182.
Diketahui nilai signifikan untuk pengaruh variabel sikap konsumen (X1) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0.538> 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; -3-1) = ( 0,025;46 ) =1,676. Berarti nilai t hitung > t tabel ( 0,620< 1,676 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sikap konsumen (X1) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) pada toko roti kez’s bakery di Kota Kupang, Nilai signifikan untuk pengaruh variabel kualitas produk (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,199>0,05 , dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; 50-3-1) =( 0,025;58 )=1,676. Berarti nilai t hitung <t tabel (1,303 < 1,984 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen (X2) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) pada toko roti kez’s bakery di Kota Kupang.
Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah di bahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan yaitu: bahwa sikap konsumen memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian Roti di Kez’s Bakery Kupang dan perilaku pembelian memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian Roti di Kez’s Bakery Kupang.
Disarankan Bagi peneliti selanjutnya, agar dapat meneliti lebih lanjut tentang variabel sikap, penelitian ini dapat di jadikan sebagai refrensi untuk penelitian mengenai analisis pengaruh sikap dan perilaku pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian konsumen.
GREGORIUS E P ANUNUT
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS SEGMENTASI DEMOGRAFIS DALAM MENGKONSUMSI PRODUK AIR MINERAL PADA PERUSAHAAN AQUAFIT KABUPATEN KUPANG Bisnis Air minum dalam kemasan semakin menggiurkan, karena kebutuhan air minum terus meningkat sering dengan pertumbuhan produk. Perusahan yang mengarap bisnis Air Minum Dalam Kemasan semakin banyak dan terus melakukan ekspensi untuk memperluas jaringan pasar produk- produknya.Air minum dalam kemasan yang terkenal di Nusa Tenggara Timur sadalah Aquavit yang merupakan produksi dari Pt. Aquavit yang beralamt di jl.Raya Taebenu, Desa Baumata Timur, Pt Aquavit merupakan anak perusahan Pt. Timor Sejahtera. Yang merupakan perusahan manukfaktur air minum dalam kemasan. Analisis segmentasi demografis usia,jenis kelamin, penghasilan, ukuran keluarga, pendidikan dan pekerjaan tproduk air mineral perusahan aquafit kabupaten kupang. Berdasarkan analisis deskriptif maka segmentasi demografis usia, jenis kelamin, pekerjaan dan pendidikan yang berpengaruh terhadap produk air mineral perusahan aquafit kabupaten kupang, usia menjadikan segmentasi demografis produk air minum pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang karena memiliki nilai rata-rata sebesar 4,32, usia, jenis kelamin dan pendidikan menjadi pilihhan pasar produk air mineral pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang sehingga dapat memasuki penentuan sasaran / target pasar dan usia menjadi penentuan segmentasi demografis dan Memilih segmentasi produk perusahan air mineral pada Perusahan Aquafit Kabupaten Kupang. Usia konsumen dalam mengkonsumsi produk air mineral pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang dihitung dalam kurung waktu 1 bulan segemntasi demografis usia yang mengkonsumsi produk air mineral perusahan Aquafit yang berusia 24-30 lebih banyak mengkonsumsi produk air mineral Aquafit kemasan gelas dan usia 31-37 lebih banyak mengkonsumsi produk air mineral Aquafit kemasan galon. Jenis kelamin konsumen dalam mengkonsumsi produk air mineral pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang yang dihitung dalam waktu 1 bulan yang mengkonsumsi kemasan gelas berjenis kelemin perempuan sebanyak 51 orang dan mengkonsumsi kemasan galon berjenis kelamin laki-laki sebanyak 52 orang.
RIAN RINI DEBORA TAIMENAS
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN DANA TAHUN ANGGARAN 2020 (StudikasuspadaDesaBaumataTimurKecamatanTaebenuKabupatenKupang) RIAN RINI DEBORA TAIMENAS 17413548 FakultasEkonomi Universitas Kristen ArthaWacana Kupang Jln. Adisuciptotelp (0380) 881313 Oesapa-Kupang DesaBaumataTimurmerupakandesa yang terletak di KecamatanTaebenu, KabupatenKupang.Permasalahanumum yang terjadiadalahrealokasipenggunaan Dana Desa di tahun 2020 menyebabkanbanyakkegiatanatau program dihapuskan.Hal initerjadikarenaadanyapandemi COVID-19 yang mengharuskanPemerintahDesamengalokasikan Dana Desauntukbidangpenanggulanganbencana, daruratdanmendesakdesayaituuntukmenanganidanmenanggulangidampakdaripandemi COVID-19, Pencegahan COVID-19, BantuanLangsungTunaiDesa (BLT-Desa).Berdasarkanuraian di atasmakapenulistertarikuntukmelakukanpenelitianlebihdalamtentangPengelolaan Dana DesaTahunAnggaran 2020 (StudikasusDesaBaumataTimurKecamatanTaebenuKabupatenKupang).Rumusanmasalahdalampenelitianiniadalahbagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalampencegahan covid-19 di DesaBaumataTimur, bagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalampadatkaryatunai, bagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalambantuanlangsungtunaidesa. Tujuanpenelitianiniyaituuntukmengetahuipemanfaatandanadesadalampencegahan covid-19 di DesaBaumataTimur, untukmengetahuipemanfaatandanadesadalampadatkaryatunai di DesaBaumataTimur, untukmengetahuipemanfaatandanadesadalambantuanlangsungtunaidesa di DesaBaumataTimur. RuanglingkuppenelitianiniadalahPerencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, PelaporandanPertanggungjawaban.Berdasarkanhasilpenelitiandananalisis data, makapenulisdapatmengambilempatkesimpulanyaitu: Pertama proses Perencanaan Dana Desauntukpencegahan covid-19, PadatKaryaTunaidan BLT-Desapenyusunan RAB, keduadalampelaksanaan Dana Desauntukpencegahan Covid-19 dilaksanakanpenyemprotandisinfektapadatempat-tempatumumsepertigereja, sekolah, danrumah-rumahwarga, pembagian masker, untukPadatKaryaTunaiterlaksananyaGedungpaud, Jalan Rabat Beton, Pembangunan Bak Air danJaringanPerpipaandan Pembangunan Bengkel Las, untuk BLT-Desaterdapat 74 kriteriamiskin yang digunakanolehPemerintahDesaBaumataTimur. ketigadalammelakukanpenatausahaan Dana Desauntukpencegahan covid-19, padatkaryatunaidan BLT-desaPemdesBaumataTimurmenggunakanSistemKeuanganDesadan yang keempatdalampelaporandanpertanggungjawabanPemdesBaumataTimurmenyusun LPJ yang berisitentangpelaksanaanpencegahan covid-19, padatkaryatunaidan BLT-Desa di DesaBaumataTimur. Kata kunci: pengelolaandanadesa.
ARDI OKTAVIANUS BABA
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS KESESUAIAN BELANJA DESA DENGAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DI DESA MATA AIR KABUPATEN KUPANG Belanja Desa merupakan salah satu komponen penting yang tidak terpisahkan dari APBDes. Belanja Desa adalah semua pengeluaran yang merupakan kewajiban Desa dalam satu tahun anggaran yang tidak akan diterima kembali oleh desa. Belanja Desa ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pasal 100, menjelaskan bahwa Belanja Desa 70% dari jumlah anggaran Belanja Desa digunakan untuk mendanai penyelenggaraan Pemerintah Desa, pelaksanaan pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa. sedangkan 30% anggaran Belanja Desa digunakan untuk penghasilan tetap dan tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa, operasional Pemerintah Desa, tunjangan dan operasional BPD, insentif RT dan RW yang dibiayai dengan menggunakan sumber dana dari Alokasi Dana Desa. sedangkan penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) musyawarah adalah pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atau penyelesaian masalah, perembukan, atau perundingan. Dalam musyawarah juga terdapat istilah mufakatyang artinya sepakat, persetujuan atau kata sepakat. Mufakat adalah output dari sebuah musyawarah. Dalam musyawarah di rundingkan solusi atas setiap permasalahan hingga tercipta persetujuan. Musyawarah Desa dilaksanakan paling kurang sekali dalam 1 (satu) tahun.Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas pembangunan di Desa Mata Air Kabupaten Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah Pemerintah Desa Mata Air tahun 2015-2020 dihitung sejak berlakunya belanja pembangunan di Desa Mata Air. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas pembangunan Desa di Desa Mata Air tahun 2017-2019. Dalam penelitian ini digunakan teknik pengumpulan data dengan mengunakan Dokumentasi dan wawancara. Dalam hal ini bahwa studi dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan metode abservasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis yang bersifat deskriptif kualitatif. Dengan cara mengumpulkan, menyajikan data menyimpulkan hingga menarik kesimpulan yang didalamnya akan mendeskripsikan secara lengkap, konsep variabel atau variabel yang akan diuji yakni Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas Pembangunan Desa. Hasil penelitian menunjukan Analisis Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas Pembangunan Desa di Desa Mata Air sudah sesuai dan sangat efektif, Kesapakatan Musyawarah Desa di Desa Mata Air membahas tentang prioritas pembangunan desa yang akan dilaksanakan yang kemudian dituangkan dalam RPJM Desa sebagai landasan penyusunan RPJM Desa, RKP Desa di Desa Mata Air membahas secara detail mengenai biaya yang diperlukan dengan mencermati skala prioritas usulan rencana kegiatan pembangunan Desa untuk 1 (satu) tahun anggaran sebagaimana teercantum dalam dokumen RPJM Desa, Penyusunan APB Desa di Desa Mata Air berawal dengan Pelaksana Kegiatan menyampaikan usulan anggaran kegiatan kepada Sekretaris Desa berdasarkan RKP Desa yang telah ditetapkan kemudian Sekretaris Desa menyusun rancangan Peraturan Desa tentang APB Desa dan menyampaikan kepada Kepala Desa.
DELVI OLVIANA TON
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Judul Penelitian yang diambil oleh Peneliti yaitu Strategi Pengembangan Kawasan Pariwisata Nuat Bkau (Gua Kelelawar) di Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang. Persoalan penelitiannya yaitu bagaimana pengembangan kawasan pariwisata Nuat Bkau (Gua Kelelawar) dengan ketersediaan anggaran yang ada, serta bagaimana strategi atau upaya yang ditempuh oleh pemerntah desa setempat untuk mengembangkan kawasan objek wisata dimaksud. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi dan mengetahui ketersediaan anggaran sebagai penghambat pengembangan kawasan priwisata Nuat Bkau (Gua Kelelawar) dan mengetahui upaya dan strategi yang ditempuh oleh pemerntah setempat dalam mengembangkan kawasan pariwisata dimaksud. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan format kuisioner. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk menganalisa dan mengolah data yaitu menggunakan metode penelitian kuantitatif yang selanjutnya diolah menggunakan metode Anlisis SWOT. Hasil olahan data dimaksud menghasilkan beberapa strategi pengembangan kawasan pariwisata Nuat Bkau (Gua Kelelawar) antara lain “ Membangun sarana dan prasarana penunjang seperti meningkatkan akses jalan menuju lokasi objek wisata Nuat Bkau, peningkatan jalan yang memenuhi standar pelayanan, melakukan pengembangan Nuat Bkau dengan perencanaan/ pendekatan 5A (Attraction, Activity, Accomodation, Accessbility, Amently), melakukan pengembangan dengan mendesain kawasan wisata Nuat Bkau sedemikian rupa sehingga menarik untuk dikunjungi, menyediakan pernak-pernik seperti desain hiasan dinding, desain baju kaos dan lain sebagainya untuk diperjualbelikan, serta strategi lainnya yaitu menyediakan fasilitas pendukung seperti parkiran, faslitas olaraga berupa kolam renang dan lain sebaginya agar pengunjung dapat merasakan kenyamanan dan dapat terhibur dengah melakukan berbagai aktifitas di sekitar lokasi objek wisata.
SESTI A. TIUMLAFU
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI CU SERVIAM CABANG PENFUI KOTA KUPANG Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan pada KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang. Adapun objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dokumen keuangan koperasi. Analisis Berdasarkan Peraturan Kementerian Koperasi No.06/Per/Dep.6/IV/2016 memiliki 7 aspek yaitu: (1). Aspek Permodalan menggunakan rasio modal sendiri terhadap total asset, rasio modal sendiri terhadap pinjaman berisiko, dan rasio kecukupan modal sendiri, (2). Aspek Kualitas Aktiva Produktif menggunakan rasio volume pinjaman pada anggota terhadap volume pinjaman diberikan, rasio resiko pinjaman bermasalah terhadap pinjaman yang diberikan, rasio cadangan risiko terhadap pinjaman bermasalah, dan rasio pinjaman berisiko terhadap pinjaman yang diberikan, (3). Aspek Manajemen meliputi manajemen umum, kelembagaan, permodalan aktiva dan likuiditas, (4). Aspek Efisiensi menggunakan rasio beban operasi annggota terhadap partisipasi bruto, beban rasio usaha terhadap sisa hasil usaha kotor, dan rasio efisiensi pelayanan, (5). Aspek Likuiditas menggunakan rasio kas dan bank terhadap kewajiban lancar, dan rasio pinjaman diberikan terhadap rasio pinjaman diberikan terhadap dana diterima, (6). Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan menggunakan rasio rentabilitas asset, rentabilitas rasio madal sendiri dan rasio kemandirian operasional pelayanan, (7). Aspek Jatidiri Koperasi menggunakan rasio partisipasi bruto dan rasio promosi ekonomi anngota (PEA). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang pada tahun 2016 dikategorikan dalam pengawasan dengan nilai 64,05, pada tahun 2017 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 69,65, pada tahun 2018 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 69,75, pada tahun 2019 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 70,25, dan pada tahun 2020 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 68,15 . Kata Kunci: Kinerja Koperasi, Rasio Keuangan.
THERESIA AFILA TAUNG
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH HARGA DAN MEREK TERHADAP VOLUME PENJUALAN MASKER SELAMA MASA COVID-19 PADA APOTIK KIMIA FARMA OESAPA KOTA KUPANG Theresia Afila Taung 17412800 Universitas Kristen Artha Wacana Kupang 2022 Tingkat persaingan dunia usaha diindonesia sangat ketat,karena setiap perusahaan senantiasa berusaha untuk dapat memberikan yang terbaik pada konsumennya.masker senatiasa berusaha memberikan keunggulan tersendiri kepada konsumennya,baik dari segi harga maupun merek masker yang dipasarkan cukup sesuai dengan permintaan konsumen sehingga dapat dapat mempengaruhi volume penjualan.Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1)apakah harga berpengaruh terhadap volume penjualan pada apotik kimia farma oesapa kota kupang (2)apakah merek berpengaruh terhadap volume penjualan pada apotik kimia farma oesapa kota kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah wilaya generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai karakteristik tertentu yang ditetepkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulanya.Sampel yang diambil sejumlah 97 responden variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah ,harga,merek dan volume penjualan.Metode pengumpulan data berupa metode kuesioner dengan mengunakan kriteria tiga kotak(three-box method).Adapun data yang diperoleh dianalisis mengunakan analisis regresi berganda hasil penelitian mengunakan variaber harga(X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y)pada masker pada Apotik Kimia Farma Oesapa Kota Kupang dalam penelitian ini dimana nilai t hitung 4,399>t table 1,984 dengan taraf signifikanya 0,000 yang mengandung makna t hitung >t table(4,399>1,984).Variabel merek(X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y) pada masker pada Apotik Kimia Farma Oesapa Kota Kupang .Dalam penelitian ini dimana nilai t hitung 2,415>t table 1,984 dengan taraf signifikan 0,018 yang mengandung makna t hitung >t table 2,415>1,984). Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh harga ,merek,yang positif dan signifikan terhadap volume penjulan.Saran dalam penelitian ini adalah produsen diharapkan untuk meyediakan produk masker yang dibutukan masyarakat luas. Kata Kunci: Harga, Merek, Volume Penjualan.
VINSENSIA LETEK KOTEN
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian Reward dan Punishment terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka. KSP Kopdit Pintu Air merupakan salah satu koperasi simpan pinjam yang ada di Indonesia.Memiliki lebih dari 200.000 anggota dan 50 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia salah satunya adalah KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka dengan memiliki anggota sebanyak 3.330/Maret 2021.Dimana jumlah anggota ini tidak terlepas dari kerja para karyawan untuk mendapatkannya.Target anggota per bulan adalah 54 anggota.Karena jumlah karyawan adalah 38 orang maka masing-masing karyawan minimal harus mendapatkan 2 anggota dalam satu bulan. Karna memiliki banyak anggota koperasi juga tentunya memiliki karyawan yang juga harus mempunyai kinerjakerja yang baik untuk melayani para anggotanya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Reward diberikan apabila karyawan yang bersangkutan memiliki kinerja kerja yang baik atau mampu menembus target perusahaan.Sedangkan punishment atau sanksi diberikan oleh KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka kepada karyawan yang belum bisah memenuhi atau pencapaiannya masih dibawa target yang telah direncanakan. Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas maka persoalan dalam penelitian ini adalah: Apakah pemberian reward berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka.Apakah pemberian punishmnet berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka. Permasalahan yang ditemukan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka adalah masalah pemberian reward yang masih terbatas dan kurang adil,serta pemberian punishment yang kurang tegas kepada karyawan yang menyebabkan kinerja karyawan menjadi kurang baik dalam mencapai tujuan perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka yakni berjumlah 38 orang responden.Teknik pengmupulan data menggunakan Kuesioner yang diberikan kepada 38 responden yaitu karuyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka dengan menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah-masalah dalam teknik regresi linear berganda digunakan juga Uji T,Uji F,Uji R2. Berdasarkan uji regresi linear berganda Nilai konstan adalah 1,362, artinya apabila nilai reward dan punishment sama dengan nol maka kinerja karyawan akan meningkat sebesar 1,362. Nilai koefisiensi (b1) atau variabel reward sebesar 0,520 yang artinya jika rata-rata skor variabel reward meningkat sebesar satu maka rata-rata skor variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,520 dengan asumsi variabel lainnya konstan. Nilai koefisiensi (b2) atau variabel punishment sebesar 0,355 yang artinya jika rata-rata skor variabel punishment meningkat sebesar satu maka rata-rata variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,355 dengan asumsi variabel lainnya konstan.Berdasarkan hasil uji hipotesis uji parsial atau uji T dapat diketahi bahwa variabel reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan hasil perhitungan variabel reward denga nilai signifikan sebesar 0.000 0,05 dan nilai Thitung > Ttabel yaitu dengan nilai 4,229 > 1,686. Dan hasil perhitungan variabel punishment dengan niali signifikan 0,029 0,05 dan nilai Thitung> T tabel yaitu dengan niali 2,278 > 1,686.Dilihat dari hasil uji hipotesi secara serempak (F) atau uji simultan yang menunjukan bahwa nilai Fhitung pada kolom F adalah sebesar 17,899 lebih besar dari nilai Ftabel sebesar 3,26. Nilai signifikan Fhitungpada kolom (sig.) adalah 0,000,nilai ini lebih kecil dari tingkat kesalahan (α) 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari reward danpunishment secara simultan berpengaruh positif dan signifikat terhadap variabel terikat yaitu kinerja karyawan.Berdasarkan uji koefisien determinasi (R2) maka disimpulkan bahwa reward dan punishment secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikat terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis yang menyatakan reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan atau H1 diterima. Dengan hasil uji koefisien determinasi (R2) , yaitu sebesar 50,6% dan sisanya sebesar 49,4% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar penelitian. Implikasi Teoritis dalam penelitian pada umumnya dalam teori-teori tentang pengaruh pemberian reward dan punishment berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan Implikasi terapan pada penelitian ini adalah perusahaan harus menambah reward yang harus diterima karyawan sebagai bentuk apresia dan pemberian reward tersebut harus adil. Sedangkan pemberian punishment yang diberikan kepada karyawan harus tegas namun tidak terlalu keras sehingga tidak menimbulkan tekan pada karyawan sehingga karyawan dapat menunjukan kinerja yang lebih baik dalam mencapai tujuan perusahaan
REVLYN ROLANS KANA
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul : Deskripsi Tentang Penolakan Permohonan Kasasi Oleh Mahkamah Agung Dalam Sengketa Tanah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dalam sengketa tanah ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dalam sengketa tanah. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohnan kasasi. sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusna pengadilan terhadap sengketa tanah. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, adapun yang menjadi dasar pertimbangan hakim dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohnan kasasi dalam sengketa tanah antara lain : 1. Judex Facti telah memberikan pertimbangan yang cukup, di mana Penggugat adalah ahli waris dari pemilik objek sengketa berdasarkan putusan perkara terdahulu yang putusannya telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht vangewisjde). 2. Judex facti tidak salah dalam menerapkan hukum karena objek sengketa merupakan harta bawaan dari penggugat sebelum menikah dengan tergugat. 3. Putusan Judex Facti tidak bertentangan dengan hukum dan/atau undang-undang karena objek sengketa merupakan harta warisan 4. Putusan Judex Facti sudah tepat dan benar, karena Judex Factit telah melaksanakan hukum acara dengan benar dalam memutus perkara ini serta putusan Judex Facti tidak bertentangan dengan hukum dan/atau undang-undang. 5. Judex Facti tidak salah menerapkan hukum dengan alasan karena objek sengketa milik Para Tergugat didapat dari warisan ibu Para Tergugat.
HIRONIMUS NYOMAN GANDUR
2022 · Thesis · Open Access
INTISARI Judul skripsi “DESKRIPSI TENTANG MODUS OPERANDI TERDAKWA MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN” Rumusan masalah, Bagaimanakah Modus operandi terdakwa tindak pidana penganiayaan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui Modus operandi yang digunakan terdakwa tindak pidana penganiayaan, dan manfaat penelitian ini secara teoritis yaitu untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi pengembangan tentang modus operandi yang digunakan terdakwa tindak pidana penganiayaan. Dan manfaat secara praktis yaitu untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi peneliti lain yang ingin mengkaji tentang modus operandi yang digunakan terdakwa tindak pidana penganiayaan. Penelitian ini bersifat Deskriptif Jenis penelitian ini yaitu penelitian hukum Normatif Penelitian ini menempatkam dua Variabel,yaitu Variabel Bebas dan Variabel Terikat. . Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi Dokumen atau bahan pustaka. Hasil penelitian menunjukan Modus operandi terdakwa tindak pidana penganiayaan yaitu: a) memukul korban dengan menggunakan kepalan tangan. b) memukul korban menggunakan ember deterjen c) memukul korban menggunakan kursi dan kepalan tangan. d) memotong korban menggunakan parang. e) memukul korban menggunakan jongkong. Saran: 1).Sebagai hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana agar selalu memperhatikan tujuan pemidanaan yang bukan hanya sebagai pembalasan , melainkan untuk membina, mendidik perilaku untuk kembali ke masyarakat serta tidak mengulangi perbuatannya lagi dan pemidanaan tersebut harus memenuhi rasa keadilan baik bagi terpidana dan juga korban penganiayaan. 2).penegak hukum dalam menjalankan tugasnya harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Kata Kunci:Modus , Tindak Pidana, penganiayaan.
WANDELINA ASA
2022 · Thesis · Open Access
INTI SARI Judul Skripsi Penulis Adalah Pembatalan Keputusan Bupati Dompu Tentang Pencabutan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil Oleh Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram. Permasalahan Dalam Penelitian Ini Adalah Apa dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram membatalkan Keputusan Bupati Dompu Tentang Pencabutan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil? Penelitian Ini Bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram membatalkan Keputusan Bupati Dompu Tentang Pencabutan Pengankatan Calon Pegawai Negeri Sipil. Selanjutnya, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa sifat penelitian ini berusaha mendeskripsikan atau menguraikan suatu gejala sosial atau peristiwa yang terjadi dalam masyarakat dengan penerapan suatu norma (peraturan perundang-undangan yang berlaku). Sumber data dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yng jenisnya berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka atau dokument. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang menjadi dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram membatalkan Keputusan Bupati Dompu Tentang Pencabutan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil adalah Bupati (Kepala Pemerintah Daerah Kabupaten) tidak berwenang untuk membentuk tim verifikasi dan validasi dalam rangka pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan obyek sengketa yang diterbitkan Bupati Dompu secara yuridis bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun saran yang diajukan oleh Penulis terhadap Seluruh Bupati yang ada di Indonesia, yaitu diharapkan Bupati dalam membentuk tim verifikasi dan validasi pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil memperhatikan peraturan perundang-undangan terkait pembentuk tim verifikasi dan validasi pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil, dan diharapkan Bupati berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum melakukan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil sehingga tidak terjadi sengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara. Kata Kunci: Pembatalan Keputusan, Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara.
FARIDA RAHMAWATI MUNAWAR
2022 · Thesis · Open Access
Penulis melakukan penelitian dengan judul deskripsi tentang motif dan modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah apa motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan dan apa modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan dan untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan. Jenis penulisan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian dalam tulisan ini Penulis menemukan motif para terdakwa adalah para terdakwa menggunakan formalin agar mie tahan lama dan awet sedangkan dengan menambahkan boraks agar mie menjadi kenyal dan faktor ekonomi tetap utama dimana penjualan mie yang mengandung formalin dan boraks dalam jumlah banyak memberikan banyak keuntungan yang besar setelah mie basah di produksi dan dijual kepada pembeli. Modus pelaku yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya didasari oleh faktor-faktor yang menyebabkan perbuatan tersebut terjadi. Ada dua modus yang menjadi penyebab produsen memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan yang berasal dari dalam diri individu tersebut, sedangkan kebalikannya faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar individu tersebut. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan, maka penulis menarik kesimpulan yakni motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan tambahan pangan dalam makanan karena ingin mendapatkan mie yang lebih putih, lentur dan awet serta tahan lama serta ingin keuntungan yang besar dari hasil penjualan dan modus yang dilakukan oleh pelaku yang memproduksi mie dengan campuran formalin dan boraks adalah pelaku mencampur semua bahan yang telah disiapkan yakni terigu, air, garam, soda mie, formalin dan atau boraks kemudian dimasak/direbus dan dikeringkan/ angin-anginkan setelah itu dicetak menjadi mie yang kemudian siap untuk dijual ke pasaran. Sedangkan saran dalam tulisan ini yakni pemerintah harus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pembedaan bahan tambahan pangan yang boleh dan tidak boleh digunakan dalam memproduksi pangan. Untuk mencegah pelaku produsen yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya yang didorong oleh faktor pendidikan, dibutuhkan peran pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan pemberian edukasi tentang klasifikasi bahan tambahan pangan.