ELVIANA MELISA MAU
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Dialokasikannya anggaran pembangunan desa ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) menuntut pengelolaan keuangan secara transparan dan pertanggungjawaban padahal belum semua desa memiliki aparatur yang mampu melaksanakan administrasi keuangan sesuai aturan penggunaan anggaran negara. Oleh sebab itu pengawasan dan bimbingan serta pembinaan penggunaan anggaran secara akuntabel menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten agar anggaran yang besar jumlahnya setiap tahun tepat sasaran dan dapat dipertanggung jawabkan. Persoalan lain adalah kemampuan aparatur desa dalam menyusun perencanaan pembangunan partisipatif dihadapkan kepada keterbatasan jumlah dan kemampuan aparatur desa yang mampu menerjemahkan tujuan Alokasi Dana Desa dan kebutuhan masyarakat desa dalam bentuk perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Permasalahan yang diangkat dalan penelitian ini adalah Bagaimana implementasi pemanfaatan Dana Desa Duarato tahun 2015 sampai dengan tahun 2019? Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan Dana Desa di Desa Duarato dari tahun 2015 sampai 2019, mengetahui kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan dana desa serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan dana desa di Desa Duarato. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi dan Target APBDes desa Duarato Tahun 2015-2019. Sedangkan yang menjadi sampel adalah dokumen, dan data Laporan Realisasi dan Target APBDes desa Duarato Tahun 2015-2019.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis pendahuluan dan analisis lanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang analisis implementasi penggunaan dana desa di Desa Duarato Kabupaten Belu dapat disimpulkan bahwa pengimplementasian penggunaan dana desa sepenuhnya terlaksana sesuai dengan program dan anggaran yang dianggarkan. Hal ini dapat dibuktikan dari pengalokasian dana desa pada keempat bidang mulai dari tahun 2015 sampai tahun 2019 terlaksana dengan baik sesuai dengan program kerja yang disusun oleh pemerintah Desa Duarato.Adapun tujuan dari penggunaan Dana Desa adalah untuk: 1) Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan desa dalam melaksanakan pelayanan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan sesuai kewenangannya 2) Meningkatkan kemampuan lembaga kemasyarakatan di desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pembangunan secara partisipatif sesuai dengan potensi desa. 3) Meningkatkan pemerataan pendapatan, kesempatan bekerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat desa. Studi implementasi kebijakan merupakan suatu kajian mengenai studi kebijakan yang mengarah pada proses pelaksanaan dari suatu kebijakan. Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi penggunaan anggarandana desa tahun 2015-2019 di Desa Duarato Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu memiliki anggaran sebagai berikut : tahun 2015 alokasi dana desa sebesar Rp. 579.799.501 dan realisasinya sebesar Rp. 449.105.901, tahun 2016 sebesar Rp. 710.075.900 dan realisasinya sebesar Rp. 670.141.031, tahun 2017 sebesar Rp. 709.390.529 dan realisasinya sebesar Rp. 664.525.190 anggaran, tahun 2018 sebesar Rp. 701.642.400 dan realisasinya sebesar Rp. 471.347.318, dan tahun 2019 sebesar 1.603.309.695 dan realisasinya sebesar Rp. 1.445.391.556. Anggaran tersebut di gunakan untuk pembangunan infrastruktur desa, kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa dan perjalanan Dinas Aparatur Desa Duarato. Kata kunci: Implementasi, Dana Desa,
AKULINA IDJU
2022 · Thesis · Open Access
Bisnis loundry merupakan salah satu bisnis jasa yang bergerak di bidang cuci pakaian yang notabene diperuntukan bagi kalangan menengah ke atas, yang mana mereka tidak punya waktu untuk mencuci pakaiannya sendiri sehingga menyerahkan ke jasa laundry. Banyak orang yang karena kesibukannya masing-masing sehingga urusan mencuci pakaian benar-benar tidak ada waktunya sama sekali, maka jasa laundry merupakan cara tepat yang ditempuh ketika orang tidak bisa mencuci pakaian. Kualitas jasa pelayanan dan harga merupakan salah satu variabel yang sangat penting dalam kegiatan bisnis sebagai upaya memberikan kepuasan terhadap konsumen atau pelanggan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepuasan pelanggan kepada jasa yang diberikan. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Apakah kualitas jasa dan harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan di Bunda Loundry Kota Ende. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui analisis stastisik untuk menguji korelasi atau hubungan antara Kualitas Jasa (X1) dan Harga (X2) terhadap kepuasan pelanggan (Y) melalui uji f dan uji t. Hasil penelitian membuktikan bahwa nilai R2 (R Square) sebesar 0,755. Dari hasil ini dilihat nilai R2 > 0, dalam artian mendekati satu yang berarti bahwa variabel dependen Kepuasan Pelanggan (Y) dapat dijelaskan oleh variabel independen kualitas jasa (X1) dan harga (x2) sebesar 75,5%, sedangkan sisanya sebesar 24,5% dijelaskan oleh variabel lainnya di luar penelitian ini. Sehingga kesimpulannya bahwa kualitas jasa dan harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Bunda Loundry Kota Ende sebesar 75,5% sementara 24,5% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil analisis menghasilkan harga koofesien t hitung untuk variabel kualitas jasa dan harga sebesar 13,842 sedangkan harga koofisie t tabel untuk dk = 100 dan alpha 5% adalah 3,94. Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa kemungkinan kesalahan untuk menolak atau menerima hipotesis adalah sebesar 0% sebagaimana yang ditunjukkan oleh hasil perhitungan t signifikan yang sebesar 0,000. Oleh karena t hitung > t tabel maka hipotesis yang menyatakan ada pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel kualitas jasa dan harga terhadap kepuasan pelanggan jasa Bunda Loundry Kota Ende diterima
SUSANA BENGA BAO
2022 · Thesis · Open Access
Skripsi ini ditulis oleh Susana Brenga Bao, nim 17412064, Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Keuangan Daerah , Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Penelitian Ini Berjudul “ Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Daerah, Kabupaten Flores Timur” Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas laporan keuangan daerah Kabupaten Flores Timur Pada Badan Pengelolah Keuangan Dan Aset Daerah dan penelitian ini dengan menggunakan metode kuiseoner dan adapun digunakan analisis penadahuluan dan regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur didapat Thitung dimana 1,693 dengan signifikansi 0,021 oleh dimana 0,021 oleh dimana 0,021 <0,05 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan anatara penggunaan teknologi informasi didapat Thitung 2,705 dengan signifikan 0,000<0,05.
MARKUS LOMI
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS KINERJA PENGELOLAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA KUPANG Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah dari penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, Hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain yang sah (Menurut Nurcholis, 2017). Sedangkan Pendapatan Asli Daerah menurut Undang-Undang No.28 Tahun 2009 yaitu sumber keuangan daerah yang digali dari wilayah daerah yang bersangkutan yang terdiri dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Menurut Halim (2001) Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan semua penerimaan daerah yang berasal dari sumber ekonomi asli daerah yang dikelompokkan menjadi empat jenis pendapatan, yaitu: pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan milik daerah yang dipisahkan, lain-lain PAD yang sah. Penelitian ini dengan Judul : Analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang Dengan masalah yang diambil dari penelitian ini adalah Analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang, yang menjadi persoalan penelitian ini adalah Seberapa besar Pajak daerah Kota Kupang, Seberapa besar Retribusi Daerah Kota Kupang, Seberapa Besar Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Kota Kupang, Seberapa besar Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Kota Kupang, Seberapa Besar Rasio Penerimaan Rill PAD Kota Kupang, Seberapa Besar Rasio Efektivitas Kota Kupang, Seberapa besar Rasio Elastisitas Kota Kupang dan Seberapa Besar Tax Ratio Kota Kupang, konsep yang digunakan dalam penelitian ini ingin mengetahui gambaran umum Pengelolaan Kinerja PAD yang terdiri dari Pertumbuhan Rill PAD, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Elastisitas PAD dan Rasio Pajak Atau Tax Ratio. Maka populasi dan sampel penelitian ini adalah dari tahun 1886 sampai dengan 2019. Dalam hal ini peneliti mengangkat variabel tunggal yaitu Pendapatan Asli Daerah. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2015 sampai pada tahun 2019 yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan penelitian langsung kelapangan atau lokasi. Dengan menggunakan dokumentasi yaitu mengumpulkan data-data dan dokumen serta arsip maupun melakukan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah sebagai mana yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya, maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan yaitu Pertumbuhan pajak daerah pemerintahan daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 telah sangat efektif dalam pemungutan pajak daerah, Pertumbuhan retribusi daerah pemerintahan daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 telah sangat efektif dalam proses pengelolaan retribusi daerah, Pertumbuhan hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 dikategorikan kurang efektif, hal ini diketahui dari hasil analisis rata-rata sebesar 57,1%, Pertumbuhan lain-lain pendapatan daerah yang sah, daerah Kota Kupangdari tahun 2016-2019 telah sangat efektif hal ini di ketahui dari hasil analisis rata-rata mencapai 148,2%, Pertumbuhan rasio penerimaan Rill PAD Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi, dengan nilai rata-rata pertumbuhan dari tahun 2016-2019 sebesar 75,1% sehingga dapat dikategorikan pengelolaan pendapatan penerimaan Rill PAD Kota Kupang baik, Pertumbuhan rasio efektivitas Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi dengan nilai rata-rata pertumbuhan dari tahaun 2016-2019 sebesar 0,62% ini dikategorikan rendah yang menggambarkan kemampuan daerah kurang baik, Pertumbuhan rasio elastisitas Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi dengan hasil koefisien elastisitas rata-rata dari tahun 2016-2019 sebesar 114,7% yang berarti bahwa pertumbuhan PDRB dan PAD mengalami peningkatan dan Pertumbuhan Tax Ratio Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata dari tahun 2016-2019 sebesar 61,15% ini membuktikan keseluruhan nilai yang dihasilkan semakin membaik.
FLOBAMORA DJITROY MAUFA
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAKS “ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA KUPANG TAHUN 2015-2020” Penelitian ini didasari oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang Tahun 2015-2020. Tujuan diadakan penelitian ini untuk mengetahui tingkat efektivitas PAD Kota Kupang Tahun 2015-2020, tingkat kontribusi dari tiap-tiap komponen PAD tahun 2015-2020, serta trend atau estimasi penerimaan PAD Kota Kupang Tahun 2021-2025.Jenis penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan data yang di gunakan yaitu data sekunder yang bersumber dari data laporan Target dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang Tahun 2015-2020. Penelitian ini dilakukan pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKD) Kota Kupang. Hasil penelitian ini menyatakan Efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2015-2020 berada pada kategori sangat Efektif, sedangkan kontribusi dari tia-tiap komponen PAD yang paling berkontribusi adalah pajak daerah dan retribusi daerah, serta trend atau estimasi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang Tahun 2021- 2025 menunjukan bahwa tingkat pendapatan terbesar pada tahun 2023 dengan presentase 97,43% dan Pendapatan terendah ada pada tahun 2025 dengan presentase 54,06%.
AGUSTINA RIVAN
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KERAGAMAN PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA TOKOPEDIA Nama : Agustina Rivan Nim : 17413665 Fakultas : Ekonomi Program Studi/Jalur Minat : Manajemen/Pemasaran Kualitas Pelayanan Menurut Kotler(2019) bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat pelayanan yang diterima dengan tingkat pelayanan yang diharapkan. Menurut Simamora (2013:441) mendifinisikan keragaman produk adalah sebagai seperangkat (keanekaragaman) lini produk dan unsur yang ditawarkan oleh penjual tertentu pada para pembeli. Latar belakang dalam penelitian ini berdasarkan peningkatan akan kebutuhan setiap orang dalam kebutuhan sehari-hari. Saat ini orang sangat mudah mendapatkan akses internet dari berbagai alat seperti smartphone atau komputer. Dalam Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Keragaman Produk terhadap kepuasan konsumen pada Tokopedia Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pada tokopedia,sampel dalam penelitian ini 100 responden konsumen pada Tokopedia yang diperoleh dengan menggunakan teknik aksidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuisioner. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini adalah dianalisis dengan menggunakan Deskrif Kualitatif. Analisis Lanjutan mengunakan meliputi Regresi linear berganda,uji t, uji f, uji koefisien determinasi. Permasaan regresi linear berganda Y = 3,787+0,0158(X1)+0,719(X2) + e, Hipotesis pertama (H1) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel Kualitas Pelayanan (X1) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) adalah 0,009 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2;100-3-1) = ( 0,025;96 ) =1,984. Berarti nilai t hitung > t tabel ( 2,64743>1,984 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kualitas Pelayanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Tokopedia,Hipotesis kedua (H2) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel Keragaman produk (X2) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) adalah 0,0000,05 , dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; 100-3-1) =( 0,025;1,348 )=1,984. Berarti nilai t hitung 1,984 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen (Y) pada Tokopedia. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: 1. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Kualitas Pelayanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Tokopedia. 2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Keragaman Produk (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Tokopedia.
YENI FEBILIKA RADJA KUDJI
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Hubungan orientasi tugas dan orientasi hubungan dalam kepemimpinan denagan kinerja karyawan pada RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang . Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Dr. Damaris Y. Koli, S.E., M.P dan pembimbing 2 (dua) Hermyn B. Hina,S.E.,M.Si Orientasi kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai pola tingkah laku yang dirancang untuk mengintegrasikan tujuan organisasi dengan tujuan individu untuk mencapai suatu tujuan tertentu (Heidjrachman dan Husnan, 2002:224). orientasi tugas merupakan suatu program untuk memperkenalkan pegawai baru pada peran-peran mereka, organisasi, kebijakan-kebijakannya, nilai-nilai, keyakinan-keyakinan dan pada rekan kerja mereka. Menurut Sunyoto (2012;155), Perilaku kepemimpinan yang berorientasi hubungan difokuskan pada kualitas dari hubungan dengan pengikut. Kepemimpinan yang lebih mengarah pada hubungan saling mempercayai, saling menghargai dan penuh kehangatan hubungan antara pemimpin dengan stafnya (Herbert, 2011;33) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan antara orientasi tugas dan orientasi hubungan dengan kinerja karyawan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis korelasi person dengan alat bantu spss. Hasil penelitian menunjukan bahwa orientasi tugas dan orientasi hubungan berhubungn dengan kinerja karyawan dengan nilai sig. 0,000 > 0,05 dan nilai Rhitung (0,601) dan memiliki derajat hubungan sedang atau Ha ditolak dan H0 diterima untuk variabel orientasi tugas (X1) atau Ha ditolak dan H0 diterima. dan nilai sig. 0,000 > 0,05 dan nilai Rhitung (0,401) dan memiliki derajat hubungan lemah untuk variabel orientasi hubungan (X2) atau Ha ditolak dan H0 diterima.
OKTOVIANUS KORE LIHU
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH INSENTIF MATERIAL DAN NON MATERIAL TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA DEALER NUSANTAR SAKTI KUPANG Sumber Daya Manusia (SDM) mempunyai peranan penting dalam menjalankan perusahaan di dalam era globalisasi saat ini. Walaupun perusahaan tersebut memiliki sumber daya lain yang melimpah, jika semua itu tidak didukung oleh sumber daya manusia yang memadai maka tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan akan sulit dicapai. Melihat peran SDM sangat penting dalam perusahaan, maka perusahaan perlu memberikan perhatian lebih kepada karyawan melalui kebijakan-kebijakan SDM yang dapat meningkatkan semangat kerja karyawan. insentif material merupakan sarana motivasi, dapat berupa perangsang atau pendorong yang diberikan dengan sengaja kepada para pekerja agar dalam diri mereka timbul semangat kerja yang lebih besar untuk berprestasi dalam berorganisasi. Insentif non material merupakan segala persangsang yang tidak dapat dinilai dengan uang seperti pemberian gelar secara resmi, pemberian tanda jasa atau medali, pemberian piagam penghargaan, pemberian pujian lisan ataupun tulisan dan ucapan trimakasih secara formal ataupun informal. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai pengaruh insentif material dan insentif non material terhadap semangat kerja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi bukan hanya orang, tetapi juga obyek. Populasi juga bukan sekedar jumlah yang ada pada obyek atau subyek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh karakteristik atau sifat yang dimiliki oleh obyek atau subyek tersebut. Dalam penelitian ini populasi yang dipilih peneliti adalah karyawan yang ada pada PT. Nusantara sakti Kupang. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi yaitu karyawan bagian marketing pada PT. Nusantara sakti kupang. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi dalam penelitian ini adalah pihak-pihak yang terlibat dalam meningkatkan penjualan sepeda motor data yang diperoleh dari penelitian ini adalah jumlah pegawai yang bekerja pada PT Dealer Nusantara sakti kupang yang menjadi objek penelitian ini adalah karyawan yang bekerja dibagian marketing pada Dealer Nusantara Sakti Kupang sebanyak 38 orang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagi berikut: Diketahui bahwa insentif material berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja pada dealer nusantara sakti kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t. Diketahui bahwa insentif non material berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja pada dealer nusantara sakti kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2 .
GERSON YULIUS OTEMUSU
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH SALES PROMOSION YANG EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN SPAREPART PADA PT. JAMBI MITRA SEJATI KUPANG
Berkembangnya teknologi kini dapat meningkatkan kegunaan dan fungsi spare part yang digunakan kendaraan motor maupun mobil. Setiap kendaran memiliki banyak komponen. Komponen-komponen kendaraan tersebut yang disebut dengan istilah spare part (suku cadang). Spare Part adalah suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan mempunyai fungsi tertentu. PT. Mitra Jambi Sejahtera merupakan salah satu perusahaan spare part di kota Kupang. PT. Mitra Jambi Sejahtera mengembangkan usaha yakni sebagai agen penyedia spare part karena peluang banyaknya kendaraan yang ada saatnya di wilayah Kupang. Selain itu, PT. Mitra Jambi Sejahtera berpendapat bahwa dalam jangka panjang sebuah kendaraan akan mengalami suatu kerusakan atau pergantian komponen-komponen yang ada sehingga perusahaan menyediakan spare part tersebut.
PT Mitra Jambi Sejahtera menyediakan Sales promosion yang mempunyai peran dalam mendistribusikan, mempromosikan produk dan menjual produk yang digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan kendaraan mereka. PT Mitra Jambi Sejahtera mengalami perkembangan dalam menjual produk-produk spare part. Oleh karena itu, sales promotion dalam sebuah produk sangat diperlukan hal ini dikarenakan untuk menarik minat pembeli. Setelah mendapatkan penawaran dan penjelasan sales promotion, biasanya calon pembeli berpikir untuk mencoba produk atau sekedar menerima sampel/brosur yang disodorkan oleh sales promotion. Sampel atau brosur inilah yang kemudian menjadi sebuah awal jembatan adanya komunikasi antara sales promotion dan calon pembeli.
Sales promotion atau promosi penjualan adalah salah satu tipe marketing yang biasanya digunakan untuk memperkenalkan produk baru, menghabiskan produk lama, dan tentu saja menaikkan angka penjualan. Umumnya, sales promotion berlangsung sementara, ditujukan untuk menaikkan minat pembeli terhadap produk dan dilakukan oleh perusahaan saat momen-momen tertentu saja. Volume penjualan adalah pencapaian yang dinyatakan secara kuantitatif dari segi fisik atau volume atau unit suatu produk. Dalam kegiatan pemasaran kenaikan volume penjualan merupakan ukuran efisiensi, meskipun tidak setiap kenaikan volume penjualan diikuti dengan kenaikan laba. Jadi dapat diartikan bahwa volume penjualan adalah jumlah dari kegiatan penjualan suatu produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan dalam suatu ukuran waktu tertentu.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan di PT. jambi mitra sejati Kupang pengambilan sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dari keseluruhan populasi serta teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuisioner. Untuk mendefenisikan indikator empirik dari konsep ini sebagai unsur analisis lanjutan peneliti menggunakan analisis Regresi Linear Berganda dimana penulis ingin mengetahui pengaruh Uji-t Secara Parsial, Pengujian hipotsis dengan Uji F (Simulta), Uji Koefisien Determinasi (R2).
Diketahui bahwa dari 50 responden didominasi oleh pria sebesar 64% dengan jumlah 32 orang dan wanita sebesar 36% dengan jumlah 18 orang responden paling banyak berumur 31-37 tahun atau sebesar 48% dengan jumlah 24 orang, berumur 24-30 tahun atau sebesar 20% dengan jumlah 10 orang, berumur 45-52 tahun atau sebesar 14% dengan jumlah 7 orang, berumur 38-44 tahun atau sebesar 12% dengan jumlah 6 orang serta berumur 17-23 tahun atau sebesar 6% dengan jumahl 3 orang dan responden paling sedikit berumur 52-58 tahun atau sebesar 0. Model persamaan regresi yang dapat dituliskan Y = 3,749 + 1,257 + e hasil pengujian t menunjukan nilai t hitung dari variabel bebas harga sebesar 12,218 dengan tingkat signifikan 0,000 yang lebih besar dari 0,05 sehingga variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Diperoleh nilai F hitung 149,284 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan angka R square sebesar 0,757 atau 7,57%. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 7,57% sedangkan sisanya dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini.
JEMSI SELSIUS LODEN
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA MAUBEL UD. DWIJAYA KOTA KUPANG Meubel adalah istilah yang dipakai untuk perabot rumah tangga yang memiliki fungsi sebagai tempat tidur, tempat duduk, tempat penyimpanan barang, tempat mengerjakan sesuatu dalam bentuk meja atau tempat meletakkan barang di permukaannya. Contohnya furniture sebagai tempat penyimpanan biasanya dilengkapi dengan pintu, laci, dan rak. Contoh lemari pakaian , lemari buku dan lain sebagainya. Dalam persaingan yang sangat tajam seperti ini banyak perusahaan yang berusaha memenangkan persaiangan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dengan cara menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar dapat menguasai pasar. Perusahaan tersebut akan berusaha menguasai pangsa pasar dengan berbagai strategi pemasaran dan akan meningkatkan kualitas produk yang akan di pasarkan dengan tujuan akhir agar mendapatkan laba maksimal dengan tingkat efisien kinerja kerja secara optimal. Shimp (2010) menyatakan pemasaran merupakan sekumpulan aktivitas dimana bisnis dan organisasi menciptakan pertukaran nilai diantara bisnis dan perusahaan itu sendiri. ”Pemasaran adalah hasil prestasi kerja kegiatan usaha yang berkaitan dengan mengalirnya barang dan jasa dari produsen sampai ke konsumen (American Marketing Association dalam Assauri, 2017:3). ” Dari pendapat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa pemasaran umumnya mencakup semua segi kehidupan individu maupun kelompok yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan dengan cara menukarkan produk dan menyalurkan barang produk dan jasa dari produsen ke konsumen. Pemasaran digunakan konsumen untuk memenuhi keutuhan, sedangkan bagi perusahaan membantu suatu organisasi menginformasikan produknya kepada masyarakat agar masyarakat mengerti dalam menggunakan produk dari perusahaan tersebut. Harga adalah nilai uang yang harus dibayarkan oleh konsumen kepada penjual atas barang atau jasa yang dibelinya. Harga merupakan satu-satunya elemen dalam bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan. Menurut Kotler dan Armstrong (2012) Dalam arti yang sempit harga (price) adalah jumlah yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa, lebih luas lagi harga dalah jumlah semua nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa. Faktor yang tidak kalah penting adalah kualitas produk, Menurut Kotler dan Amstrong (2015:224) kualitas produk adalah bagaimana produk tersebut memiliki nilai yang dapat memuaskan konsumen baik secara fisik maupun secara psikologis yang menunjukan pada atribut atau sifat-sifat yang terdapat dalam suatu barang atau hasil. Sedangkan Assauri (2015:90) mengatakan bahwa kualitas produk merupakan faktorfaktor yang terdapat pada suatu barang atau hasil yang menyebabkan barang atau hasil tersebut sesuai dengan tujuan untuk apa barang atau hasil dimaksudkan. Kualitas produk merupakan hal penting yang harus diusahakan oleh setiap perusahaan apabila menginginkan produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar. Dewasa ini dikarenakan kemampuan ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat cenderung meningkat, sehingga sebagian masyarakat semakin kritis dalam mengkonsumsi suatu produk. Konsumen selalu ingin mendapatkan produk berkualitas sesuai dengan harga yang dibayarkan. Walaupun terdapat sebagian masyarakat yang berpendapat bahwa produk yang mahal adalah produk yang berkualitas. Definisi kepuasan konsumen menurut Kotler (2014) ialah perasaan senang atau kecewa yang munculsetelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja (atau hasil) yang diharapkan. Menurut Sangadji dan Sopiah (2013:180) menjelaskan bahwa kepuasan atau ketidakpuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dariperbandingan antara kesannya terhadap kinerja produk yang real atau actual dengan kinerja produk yang diharapkan. Secara umum, kepuasan dapat diartikan sebagai adanya kesamaan antara kinerja produk dan pelayanan yang diterima dengan kinerja produk dan pelayanan yang diharapkan konsumen. Masih menurut Sangadji dan Sopiah (2013:182), kepuasan konsumen dapat menciptakan dasar yang baik bagi pembelian ulang serta terciptanya loyalitas konsumen, membentuk rekomendasi dari mulut ke mulut yang dapat menguntungkan perusahaan. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah pada Maubel Ud. Dwijaya Kota Kupang merupakan salah satu mebel yang berada di kelurahan oesapa yang merupakan usaha perseorangan yang didirikan sejak tahun 2000 sampai dengan sekarang, dimana usaha ini adalah usaha furniture yang menyediakan perabot rumah tangga. Nama Maubel Ud. dwiajaya sendiri diambil dari nama yang di pikirkan oleh pemilik usaha dari awal di rintismya usaha yang dipercaya pemilik dapat meningkatkan rejeki dan lokasi pertama pertama pemilik memulai usaha perseorangan. Berdasarkan hasil analisis yang dapat disimpulkan bahwa berganda yang memperlihtkan harga ( X1 ), kualitas produk ( X2 ) dan kepuasan konsumen ( Y) adalah sebagai berikut Y = 4,809+0,391X1+0,584X2+0,906. Selanjutnya perolehan hasil uji hipotesis yang pertama yaitu harga ( X1) pengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (Y) Konstanta (a) sebesar 4,809, artinya apabila variabel Harga dan kualitas produk tidak ada atau nilainya adalah 0, Kepuasaan Konsumen nilainya sebesar 4,809 atau dapat disimpulkan Kepuasaan Konsumen positif. Koefisien regresi variabel Harga (X1) sebesar 0.391, artinya apabila Harga ditingkatkan 1 satuan, maka Kepuasaan Konsumen mengalami kenaikan sebesar 0.391 atau bersifat positif. Dengan asumsi tidak ada penambahan (konstant) nilai X2. Koefisien regresi variabel kualitas produk (X2) sebesar 0,584 artinya apabila kualitas produk perusahaan ditingkatkan 1 satuan, maka Kepuasaan Konsumen mengalami kenaikan sebesar 0.584 atau bersifat posiitif. Dengan asumsi tidak ada penambahan (konstant) nilai X1. Berdasarkan tabel diperoleh nilai Fhitung sebesar 109.474 dengan nilai Signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel 1,26 dan nilai Signifikansi lebih kecil dari 0,05 atau dengan kata lain nilai signifikansi Fhitung sangat signifikan. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya harga produk dan kualitas produk perusahaan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap Kepuasaan Konsumen pada Maubel Ud. Dwijaya Kota Kupang.
PUTRI MELINDA ABANAT
2022 · Thesis · Open Access
Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari manajemen keorganisasian yang memfokuskan diri pada unsur sumber daya manusia. Di dalam organisasi, manusia merupakan salah satu unsur yang terpenting didalam suatu organisasi. Tanpa peran manusia meskipun berbagai faktor yang dibutuhkan itu telah tersedia, organisasi tidak akan berjalan. Karena manusia merupakan penggerak dan penentu jalannya suatu organisasi. Oleh karena itu hendaknya organisasi memberikan arahan yang positif demi tercapainya tujuan organisasi. Handoko (2011: 135) menjelaskan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu organisasi adalah kinerja karyawannya. Setiap perusahaan selalu mengharapkan karyawannya mempunyai kinerja yang baik, karena dengan memiliki karyawan yang kinerjanya baik akan memberikan sumbangan yang optimal bagi perusahaan. Pentingnya Kinerja karyawan dalam perusahaan merupakan salah satu faktor yang diharapkan dapat mendukung tercapainya sasaran, tujuan, visi dan misi perusahaan. Menurut Edison dkk (2017: 188) Kinerja adalah hasil dari suatu proses yang mengacu dan diukur selama periode waktu tertentu berdasarkan ketentuan atau kesepakatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan menurut Kasmir (2016: 182), kinerja merupakan hasil kerja dan perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam suatu periode terakhir. Pramono (2019) menjelaskan bahwa kinerja dapat diketahui dan diukur jika individu atau sekelompok karyawan telah mempunyai kriteria atau standar keberhasilan dan tolak ukur yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Oleh karena itu, jika tanpa tujuan dan target yang ditetapkan dalam organisasi, maka kinerja karyawan tidak mungkin dapat diketahui bila tidak ada tolak ukur keberhasilannya. Sehingga upaya untuk meningkatkan kualitas seorang karyawan sangat penting untuk di perhatikan oleh manajemen sumber daya manusia. Maka dari itu tugas manajemen sumber daya manusia untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja karyawan .
Menurut Robbins (2016) menyatakan bahwa tidak di ragukan lagi bahwa sukses suatu organisasi, atau setiap kelompok dalam suatu organisasi sangat tergantung pada kepribadian karyawan. Karyawan yang berhasil adalah yang mampu untuk mengantisipasi perubahan dan sekuat tenaga memanfaatkan kesempatan, memotivasi pengikut untuk mencapai tingkat kinerja yang tinggi, serta mengkoreksi kinerja yang buruk dan mendorong kearah tujuan organisasi. Selain itu Purnamie (2014: 23), juga menjelasakan bahwa terdapat hubungan yang erat antara kepribadian dan kinerja karyawan yang ditunjukkan dengan adanya the big five personality dengan adanya dimensi kepribadian yang mewakili perbedaan individu menjadikan karyawan untuk lebih baik sehingga karyawan dapat menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu dalam menjalankan peran dan tanggung jawab seorang karyawan pada sebuah organisasi tentunya memiliki ragam sikap ditempat mereka bekerja. Antara karyawan satu dengan yang lainnya tidaklah sama dalam mengapresiasikan sikap kerja mereka. Budaya yang dibawa oleh tiap karyawan mempengaruhi karyawan tersebut dalam bersikap. Sikap berisi evaluasi positif atau negatif yang dimiliki seseorang tentang aspek-aspek lingkungan kerja mereka. Sikap (attitude) adalah istilah yang mencerminkan rasa senang, tidak senang, atau perasaan biasa-biasa saja (netral) dari seseorang terhadap sesuatu. Sesuatu itu bisa benda, kejadian, situasi, orang-orang atau kelompok, kalau yang timbul terhadap sesuatu itu adalah perasaan senang, maka disebut sikap positif. Sedangkan perasaan tidak senang disebut sikap negatif. Kalau tidak timbul perasaan apa-apa berarti sikapnya netral, Sarwono (2009: 201). Objek yang akan peneliti teliti dalam penelitian ini adalah pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang. Dimana tugas pokok Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang adalah membantu Bupati dalam melaksanakan sebagian urusan wajib yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah dan menentukan kebijaksanaan dibidang Pekerjaan Umum serta penilaian atas pelaksanaannya. Dan Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Dinas PU Kabupaten Kupang yaitu sebanyak 60 pegawai. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif variabel Kepribadian terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang. Dan Terdapat pengaruh positif variabel Sikap terhadap Kinerja Karyawan pada Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian hipotesis variabel kepribadian menghasilkan t hitung = 2.978 > 1.672 dan tingkat Sig. = 0.004 < 0,05. Sedangkan pengujian hipotesis kedua variabel Sikap menghasilkan t hitung = 5.165 > 1.672 dan tingkat Sig. = 0.000 < 0,05. Selnjutnya diperoleh persamaan regresi linier berganda .yaitu Y = 7.940 + 0. 243X1+ 0. 646X2+ e. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa Koefisien bernilai positif yang artinya bahwa terjadi hubungan positif Kepribadian dan Sikap terhadap Kinerja Karyawan. Selanjutnya hasil pengujian secara simultan atau Uji F yaitu dilihat bahwa nilai F hitung sebesar 15.740 lebih besar dari F tabel 2.769 dan perolehan nilai Sig yaitu sebesar 0.000 < 0,05. Selanjutnya berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai R Square sebesar 0,356 menunjukkan bahwa sebesar 35.6% variabel Kinerja Karyawan (Y) dapat dijelaskan oleh variabel Kepribadian (X1) dan variabel Sikap (X2). Selain itu selisihnya 64.4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.
IAN PETHER PENY
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA PANTAI PASIR PUTIH DI KECAMATAN KAKULUK MESAK KABUPATEN BELU
Pengembangan wisata adalah suatu usaha untuk mengembangkan atau memajukan suatu objek wisata agar objek wisata tersebut lebih baik dan dapat menarik pengunjung ditinjau dari segi tempat maupun benda-benda yang ada didalamnya untuk dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Objek wisata adalah segala sesuatu yang ada didaerah tujuan wisata yang merupakan daya tarik agar orang-orang ingin datang berkunjung tempat wisata untuk menikmati atraksi yang ada pada objek wisata.
Hasil penelitian mengenai pengembangan obyek wisata berdasarkan analisis SWOT yang terdiri: 1) kekuatan adalah keindahan yang ada pada obyek wisata yang biasa dinikmati oleh wisatawan. 2) kelemahan adalah Saat ini Pantai pasir putih masih butuh banyak pembangunan dalam hal fasilitas yang dapat menunjang rasa nyaman wisatawan saat berkunjung.. 3) Peluang Lokasinya dekat dengan perbatasan timor leste sehingga dapat menarik wisatawan asing untuk berkunjung, 4) ancaman dilokasi obyek wisata ini belum mempunyai aliran listrik sehingga jam berkunjungnya terbatas.
Dalam hasil penelitian tentang pengembangan amenitas atau fasilitas pada obyek wisata pantai pasir putih belum lengkap maka dengan adanya pengembangan obyek wisata dapat memperhatikan fasilitas wisata seperti lopo-lopo alat transpotasi dan listrik pada obyek wisata pantai Pasir Putih.
Dalam pengembangan objek wisata adanya fasilitas pelayanan terhadap wisatawan, agar wisatawan lebih lama tinggal disuatu destinasi wisata. Pelayanan wisata yang baik dapat memberikan kenyaman bagi wisatawan serta keramahan masyarakat terhadap wisatawan dengan saling menghagai dan menghormati. Masyarakat dikawasan wisata dapat berintraksi dengan baik dengan terhadap para pengujung.
Kata kunci : Pengembangan Obyek Wisata
ANGGRENI JUWITA KOLIS
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi, kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja tenaga pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dilatar belakangi Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan. Perusahan dalam mencapai tujuan. Di Era globalisasi setiap organisasi atau perusahan swasta maupun pemerintah, tentu memiliki tujuan baik itu jangka pendek maupun jangka Panjang yang hendak dicapai melalui aktifitas yang dilakukannya. Agar tujuan yang telah di tetapkan tercapai maka di perlukan perencanaan dan pengelolahan sumber daya manusia sebaik-baiknya.. Sumber daya manusia merupakan hal terpenting yang dimiliki suatu organisai adalah di bidang sumber daya manusia( Handoko ,2003:4). Oleh karna itu, agar semua organisasi dapat mencapai kinerja yang maksimal di perlukan perlakuan yang adil dan memuaskan pada sumber daya manusia yang bekerja pada organisasi tersebut. Menurut UU no 12 tahun 2012, tentang pendidikan tinggi ,mengamatkan bahwa tata kelola dalam suatu lembaga perguruan tinggi baik negeri maupun perguruan tinggi swasta, harus menuju pada tata kelola manajemen internal perguruan tinggi yang sehat dalam rangka menuju pada penjaminan mutu internal perguruan tinggi. Tata kelola suatu lembaga perguruan tinggi dengan berbagai masalah yang menyertainya ibarat membicarakan gelombang dan buih air laut yang menghempas ke tepi pantai tanpa henti . ini berarti tidaklah berlebihan karena berbagai masalah yang dapat ditemukan didalamnnya serta banyak pula kendala yang membutuhkan pemikiran dan upaya untuk memecahkan persoalan dalam dunia pendidikan tinggi tersebut. Salah satu aspek yang terdapat dalam tata kelola sistem pendidikan adalah tenaga kependidikan.
. Dalam hal ini peneliti mengangkat 4 variabel yaitu komunikasi, kepemimpinan, motivasi kerja dan kinerja. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data primer yang diambil sampel sebanyak 84 responden. Kemudian data diproses menggunakan analisis regresi linear berganda. Sampel yang digunakan adalah para pegawai tenaga kependidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Dari hasil pengolahan data yang dikumpulkan tersebut diuji berdasarkan persamaan regresi linear berganda dengan uji hipotesis pertama yaitu bahwa untuk komunikasi (X1) ditemukan t hitung = 3.076 lebih besar dari t tabel = 1.989 dan tingkat sig = 0,003. Oleh karena nilai sig < 0,05 maka Ho (b1>0) diterima yaitu variable komunikasi (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja tenaga pendidik (Y). kemudian uji hipotesis kedua yaitu bahwa untuk variable kepemimpinan (X2) ditemukan t hitung = 3.669 lebih besar dari t tabel = 1.989 dan tingkat sig = 0,000. Oleh karena nilai sig > 0,05, maka Ho (b2 = 0) ditolak dan H2 (b2>0) diterima yaitu variabel kepemimpinan (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap terhadap kinerja tenaga pendidik (Y). Dan untuk uji hipotesis ketiga yaitu bahwa untuk variabel motivasi kerja (X3) ditemukan t hitung = 2.773 lebih besar dari t tabel = 1989, dan tingkat sig = 0,007. Oleh karena nilai sig > 0,05, maka Ho (b2 = 0) ditolak dan H2 (b2>0) diterima yaitu variabel motivasi kerja (X3) berpengaruh positif secara parsial terhadap terhadap kinerja tenaga pendidik (Y). Dan dilihat bahwa nilai F hitung sebesar 39.600 > F tabel 2,71 dengan sig = 0,000.oleh karena nilai sig<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel komunikasi (X1), kepemimpinan (X2) dan motivasi kerja (X3) secara simultan memiliki pengaruh terhadap kinerja tenaga pendidik (Y). sedangkan nilai koefisien determinasi dalam penelitian ini adalah diketahui bahwa pengaruh komunikasi, kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja tenaga pendidik dengan nilai sebesar 0,598. Penelitian ini menunjukan secara teori terbukti bahwa komunikasi berpengaruh positif terhadap kinerja tenaga pendidikan pada UKAW Kupang. Dengan demikian semakin banyak komunikasi yang terjadi antara tenaga pendidikan maka akan semakin meningkat pula kinerja tenaga pendidikan tersebut. Penelitian ini juga menunjukan bahwa secara teori kepemimpinan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja tenaga pendidikan pada UKAW Kupang. Dengan demikian semakin baik kepemimpinan tenaga pendidikan maka dapat meningkatkan kinerja tenaga pendidikan pada UKAW Kupang. Penelitian ini juga menunjukan bahwa secara teori motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja tenaga pendidikan pada UKAW Kupang. Dengan demikian semakin tinggi motivasi kerja tenaga pendidikan maka dapat meningkatkan kinerja tenaga pendidikan pada UKAW Kupang.
OBAJA TAEK
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berkaitan dengan sampah di Pantai Warna Oesapa dan Pantai Lasiana serta menganalisa strategi pengelolaan sampah di Pantai Warna Oesapa dan Pantai Lasiana.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode 3R Reduce atau Menggurangi, Reuse atau Menggunakan and Recyle atau Mendaur ulang (Risma Dwi Arisona 2018). Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan jumlah faktor internal dan eksternal yaitu: 3 (tiga) faktor kekuatan, 3 (tiga) faktor kelemahan (Internal), 3 (tiga) faktor peluang, 3 (tiga) faktor tantangan/ancaman (Eksternal) dan strategi pengelolaan sampah di Pantai Warna Oesapa adalah strategi S-O yang didapat berdasarkan nilai perhitungan analisis SWOT yaitu pada sumbu X dengan nilai 7,5 dan sumbu Y dengan nilai 5,5, sedangkan di Pantai Lasiana jumlah faktor yaitu: 3 (tiga) faktor kekuatan, 3 (tiga) faktor kelemahan (Internal), 3 (tiga) faktor peluang, 3 (tiga) faktor tantangan (eksternal) dan strategi pengelolaan sampah di Pantai Lasiana yaitu strategi S-O yang di dapat berdasarkan nilai perhitungan analisis SWOT yaitu pada sumbu X dengan nilai 5,5 dan sumbu Y dengan nilai 1,5. ABSTRACT The purpose of this research is to identify internal and external factors related to waste in Oesapa Color Beach and Lasiana Beach and analyse waste management strategy in Oesapa Color Beach and Lasiana Beach. The method used in this study is the 3R Reduce, Reuse, and Recycle (Risma Dwi Arisona 2018). Data collection techniques using observation, interview and documentation. The data analysis used in this study is a SWOT. The result of this study indicate of internal and external factors about 3 (three) strength factors, 3 (three) weakness factor for internal factors, 3 (three) opportunity factors, 3 (three) challenges/threats factors for external factors. A waste management strategy that is feasible to be developed at the Oesapa Color Beachis ti use the S-O strategy which is based on the calculated value of SWOT analysis about on the X axis with a value of 7,5 and the Y axis with a value of 5,5, while the number of internal and external factors on the Lasiana Beach is 3 (three) strength factors, 3 (three) weakness factors, 3 (three) opportunity factors, 3 (three) challenge/threat factors for external factors and waste management strategy that is feasible to be developed on the coast of Lasiana Beach is using the S-O strategy based on the value of the SWOT analysis calculation, on the X axis with a value of 5,5 and the Y axis with a value of 1,5.
MARIA G. LURUK
2022 · Thesis · Open Access
RINGKASAN MARIA GUNDULFA LURUK (15380137). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Budidaya Ikan Bandeng (Chanos-Chanos) di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka”. ALFRED G.O KASE S.Pi. M.Si, Ph.D dan Ir. IZAAK ANGWARMASSE M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kabupaten Malaka merupakan salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Timur yang memiliki wilayah pesisir pantai yang cukup luas. Salah satu usaha yang memanfaatkan wilayah pesisir di kabupaten tersebut adalah usaha budidaya tambak ikan bandeng. Berdasarkan fakta tersebut, maka dilakukan penelitian ilmiah dengan tujuan untuk mengetahui Kelayakan usaha dan pendapatan budidaya tambak ikan bandeng di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, dimulai dari bulan Mei-Juni 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung). Pengambilan sampel responden dilakukan dengan metode acak sampel sederhana (Simple Random Sampling), dimana total sampel responden sebanyak 28 orang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini, terdiri dari data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh ini, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Setelah data penelitian ini diolah dan dianalisis, maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa lokasi penelitian sangat cocok dijadikan sebagai tempat budidaya tambak ikan bandeng. Rata-rata responden mengakui bahwa usaha budidaya tambak ikan bandeng lebih menguntungkan daripada usaha lainnya. Teknik budidaya yang gunakan, yaitu, teknik budididaya tradisional dan teknik semi intensif, dimana pembudidaya yang mnggunakan teknik budidaya tradisional sebanyak 25 orang dan yang menggunakan teknik budidaya semi intensif sebanyak 3 orang. Sedangkan hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata untuk teknik budidaya semi intensif sebesar Rp.10.813.666,67 dan untuk teknik budidaya tradisional sebesar Rp.9.393.960, dimana teknik budidaya semi intensif lebih menguntungkan daripada teknik budidaya tradisional. Hasil perhitungan nilai B/C Ratio, nilai Break Event Point (BEP) dan nilai Return on Investment (ROI) untuk teknik budidaya tradisional, berturut-turut 1,85, 220,12 Kg (Rp 26.975,59/Kg) dan 85,35%. Sedangkan, hasil perhitungan nilai B/C Ratio, nilai Break Event Point (BEP) dan nilai Return on Investment (ROI) untuk teknik budidaya semi intensif, berturut-turut 1,76, 283,73 Kg (Rp 32.737.94/Kg) dan 76,23%. Berdasarkan tingkat pendapatan dan nilai B/C Ratio, BEP dan ROI dari kedua teknik budidaya tambak ikan bandeng tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa usaha budidaya tambak di Desa Motaain menguntungkan dan layak dilakukan. Kata Kunci : Analisis Kelayakan, Analisis Pendapatan, Bandeng, semi intensif dan tradisional, Motaain.
JANI ELVIANA BANGNGU
2022 · Thesis · Open Access
RINGKASAN JANNI ELVIANA BANGNGU (15388150). StrukturKomunitasBuluBabi (Echinoidea) di Perairan Pantai Keliha, Desa Nelelamawangi II, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur: ALFRED G. O. KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D. dan DONNY M BESSIE, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Echinodermata disebutsebagaikunciekologi yang berperan dalam menjaga keseimbangan laut karena memiliki peran sebagai pendaur nutrient (Raghunatan dan Venkataraman, 2012). Selain sebagai pendaur nutrient, beberapa jenis echinodermata juga dimanfaatkan sebagai bahan makanan yakni Bulu babi (Echinoidea). Wilayah Kabupaten Flores Timur terdiri dari 3 pulau berpenghuni, salah satunya adalah Pulau Adonara. Salah satu desa pesisir di pulau Adonara yang memiliki potensi perikanan antara lain adalah Desa Nelelamawangi II. Pantai Keliha Merupakan salah satu pantai yang berada di pesisir Desa Nelelamawangi II. Masyarakat yang berada di sekitar pesisir Pantai Keliha tersebut memanfaatkan bulu babi (Echinoidea) sebagai bahan makanan. Melihat kondisi Echinoidea yang terdapat di pantai Keliha, maka perlu dilakukan upaya untuk memberikan informasi dan pemahaman pada masyarakat pesisir untuk menjaga kelestarian wilayah pesisir serta bijak dalam melakukan eksploitasi biota laut termasuk Bulu Babi (Echinoidea) agar kondisi system rantai makanan di wilayah pesisir tetap terjaga dan seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Struktur Komunitas Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Pantai Keliha, Desa Nelelamawangi II, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur dengan menggunakan metode Transek belt. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan yaitu bulan Februari 2020 di Perairan Pantai Keliha, Desa Nelelamawangi II, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 5spesies yang ditemukan antara lain: Echinometra mathei, Heterocentrotus trigonarius, Salmacis belli, Diadema Setosum dan Tripneustes gratilla yang di kelompokkan dalam 3 famili yaitu Echinometridae, Toxopneustidae dan Temnopleuridae. Keanekaragaman spesies Bulu Babi di Perairan Pantai Keliha merupakan kategori keanekaragaman kurang. Keseragaman spesies Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan pantai Keliha dapat dikategorikan keseragaman tidak merata. Spesies Bulu Babi (Echinoidea) yang mendominasi di Perairan Pantai Keliha adalah jenis Tripneustes gratilla dengan
KRISFINUS ANDRI BORA
2022 · Thesis · Open Access
STUDI ADAT PASOLA DALAM HUBUNGAN DENGAN PENANGKAPAN NYALE (Eunicidae) DI KECAMATAN LAMBOYA KABUPATEN SUMBA BARAT ABTRAKSI Oleh KRISFINUS ANDRI BORA NIM. 18380095 FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG 2022 Studi Adat Pasola Dalam Hubungan Dengan Penangkapan Nyale (Eunicidae) Di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. 1. Krisfinus Andri Bora, 2. Donny M. Bessie, 3. Ir. Izaak S. Angwarmasse Program Studi Manajemen Sumber Daya Peraira, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang *Email: [email protected] ABSTRAK Pasola merupakan tradisi perang adat dimana dua kelompok penunggang kuda saling berhadapan, kejar-mengejar seraya melempar lembing kayu kearah lawan. Pasola berasal dari kata sola atau hola yang berarti kayu lembing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tradisi Adat Pasola dalam Hubungan dengan Penangkapan Nyale (Eunicidae) di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. Metode peneltian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan menganalisis data melalui wawancara mendalam, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Upacara atau ritual adat Pasola dalam hubungan dengan penangakapan Nyale/cacing laut di Kecamtan Lamboya dilakukan pada bulan Februari. Pasola dan penangakapan Nyale/cacing laut dipimpin oleh Rato (Imam) yang telah dianggap dapat mengetahui sejarah dan syair - syair adat Pasola dan penangakapan Nyale/cacing laut. Adat Pasola dalam hubungan dengan penangakapan Nyale/cacing laut bagi masyarakat Lamboya merupakan sebagai tanda keberhasilan panen warga/masyarakat Lamboya yang tergambar pada warna Nyale, yang berbentuk utuh dan gerombolan - gerombolan Nyale yang banyak. Bila Nyale tersebut gemuk, sehat, dan berwarna-warni, pertanda tahun tersebut akan mendapatkan kebaikan dan panen yang berhasil. Sebaliknya, bila Nyale kurus dan rapuh, akan didapatkan malapetaka. Peranan ritual Nyale dalam hubungan dengan adat Pasola di Lamboya dimaknai sebagai alat pemersatu masyarakat berupa persaudaraan dan ungkapan kegembiraan sejati menyambut hasil panen. Prosesi upacara atau ritual Nyale dan Pasola adalah (a) Menghitung dan Menentukan Waktu (b) Penangkapan Nyale/Cacing Laut, (c) Pelaksanaan Pasola. Kata Kunci: Tradisi, Nyale, Pasola, Penangkapan, Kecamatan Lamboya. Study Of Pasola Indigenousness In Relation To Nyale (Eunicidae) Catching In Lamboya District, West Sumba Regency. Krisfinus Andri Bora, Donny M. Bassie, and Izaak S. Angwarmasse Aquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University Kupang *Email: [email protected] ABSTRACT Pasola is a traditional war tradition where two groups of horsemen face each other, chasing each other while throwing a wooden javelin at the opponent. Pasola comes from the word sola or hola which means javelin. The purpose of this study was to determine the Pasola Traditional Tradition in Relation to the catching of Nyale (Eunicidae) in Lamboya District, West Sumba Regency. The research method used was qualitative with an approach to analyzing data through in-depth interviews, observation and documentation. The results showed that Pasola traditional ceremonies or rituals in relation to catching Nyale/sea worms in Lamboya District were carried out in February. Pasola and the capture of Nyale/sea worms were led by Rato (Imam) who was considered to be able to know the history and traditional poetry of Pasola and catching Nyale/sea worms. The Pasola tradition in relation to the catching of Nyale/sea worms for the Lamboya community was a sign of the successful harvest of the Lamboya community/community which was reflected in the color of Nyale, which was intact and in large groups of Nyale. If the Nyale was fat, healthy, and colorful, it was a sign that the year will get good and a successful harvest. On the other hand, if Nyale was thin and fragile, it would be disastrous. The role of the Nyale ritual in relation to the Pasola tradition in Lamboya was interpreted as a unifying tool for the community in the form of brotherhood and an expression of true joy in welcoming the harvest. Nyale and Pasola ceremonial processions or rituals were (a) Counting and Determining Time (b) Catching Nyale/Sea Worms, (c) Implementation of Pasola. Keywords: Tradition, Nyale, Pasola, Catching, Lamboya District.
YOHANES AMANDIZ TEFU
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Pandemi covid- 19 membawa dampak buruk bagi keberlangsungan kehidupan manusia. Bebagai kelompok dalam lapisan masyarakat mengalami pemasalahan secara personal. Dalah datu pihak yang terdampak ialah GMIT Ora Et Labora. GMIT memaknai tugas panggilannya di dalam lima Panca pelayanan gereja yakni: Koinonia (Pesekutuan), Marturia (Kesaksian), Diakonia (Persembahan), Liturgia (Ibadah) dan Oikonomia (Penatalayanan). Dengan demikian maka gereja perlu mencari strategi pelayanan agar panca pelayanan gereja tetap berjalan. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apakah panca pelayanan gereja Ora Et Labora berjalan pada masa pandemi atau tidak, bagaimana dampak pandemi dalam panca pelayanan gereja, bagaimana strategi pelayanan yang dilakukan oleh gereja Ora Et Labora agar panca pelayanan tetap berjalan dan merefleksikan persoalan ini secara teologis serta menemukan bagaimana seharusnya sikap gereja Ora Et Labora ketika menjalankan strategi pelayanan. Tujuan ini dapat dicapai dengan pendekatan kualitatif. Metode yang dipakai untuk memperoleh data adalah penelitian lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panca pelayanan gereja tetap berjalan pada masa pendemi oleh karena gereja melakukan strategi-strategi pelayanan, sejauh mana kemaksimalan strategi pelayanan gereja, bagaimana bentuk strategi pelayanan yang dilakukan, apakah strategi yang dilakukan telah mencapai tujuan dari panca pelayanan atau tidak. Dalam persoalan ini penulis memakai teori dari pengertian “strategi pelayanan gereja” dan dalam persoalan ini penulis telah mendapati bahwa gereja telah melakukan perannya. Dari hasil penelitian di atas dilakukan refleksi teologis untuk melihat bahwa Allah telah mengaruniakan kecerdikan dan ketulusan, bagaimana kecerdikan dan ketulusan yang dimaksudkan Yesus dalam kitab suci, bagaimana gambaran tantangan atau hambatan dalam teks kitab suci, bagaimana sikap gereja dalam menjalankan strategi pelayanan di masa pandemi covid-19. Pemaknaan tentang kecerdikan dan ketulusan menjadi pesan yang harus dimaknai gereja dalam menjalankan panca pelayanan agar panca pelayanan dapat berjalan dengan baik dalam situasi apapun. Kata Kunci: Strategi pelayanan gereja, Panca pelayanan, Pandemi Covid-19, kecerdikan, ketulusan
TOMI EVRON KURNIA BUNGA
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Pandemi Covid-19 yang muncul di Indonesia membawa dampak buruk bagi segenap lapisan masyarakat Indonesia, sebab banyak korban yang meninggal akibat virus ini. Orang yang meninggal akibat Covid-19 segera dimakamkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Hal ini membuat keluarga yang ditinggalkan mengalami kedukaan yang tragis. Dikatakan tragis karena keluarga duka tidak diberi waktu yang cukup untuk melepaskan kepergian orang terkasih. Pasca kedukaanpun mereka harus menjalani isolasi mandiri, sambil menanggung kedukaan dan sakit seorang diri. Hal ini membawa dampak yang menganggu seluruh aspek kehidupan mereka baik fisik, mental, sosial dan spiritual. Dengan demikian keluarga yang berduka sangat membutuhkan perhatian serta pendampingan pastoral dari gereja untuk menolong mereka pulih dari situasi tersebut. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui tahapan kedukaan yang dialami oleh keluarga yang duka, dampak yang ditimbulkan dari kedukaan, peran pendampingan pastoral oleh pihak gereja dan merefleksikan persoalan ini dengan kacamata teologi pastoral serta menemukan bagaimana pendampingan pastoral bagi keluarga yang berduka. Tujuan ini dapat dicapai dengan pendekatan kualitatif. Metode yang dipakai untuk memperoleh data adalah penelitian lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang berduka mengalami kedukaan yang dimaknai dengan obyek yang hilang, cara kehilangan, jangka waktu kehilangan, lapisan kedukaan dan nilai obyek yang hilang. Dalam kedukaan ini, belum didapati peran gereja yang ideal atau maksimal. Hasil penelitian ini diperoleh berdasarkan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). Dari hasil penelitian di atas dilakukan tinjauan teologis pastoral untuk melihat gambaran Allah dalam menjumpai keadaan manusia, gambaran kedukan dalam teks kitab suci, sikap Allah terhadap situasi dukacita, sikap gereja terhadap kedukaan, pendampingan gereja terhadap keluarga yang berduka akibat pandemi Covid-19. Peran pastoral gereja mesti sesuai dengan sikap Allah yang harus dipancarkan dalam pelayanannya sehingga keluarga yang berduka dapat dibimbing untuk menerima kenyataan dan menata kehidupannya kembali. Kata Kunci: Peran gereja, Keluarga yang berduka, Rasional, Pandemi Covid-19, Pendampingan Pastoral.
AYU YUSVIANDA TAIFA
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Jemaat GMIT Yagar Syahaduta Noateta adalah salah satu jemaat yang berada dalam lingkup pelayanan wilayah Bosen, Klasis Mollo Utara, yang berlokasi di Desa Sebot, kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampai saat ini, Jemaat di tempat tersebut meskipun telah menerima Injil dan menganut agama Kristen, tetapi masih memelihara dan melakukan ritual-ritual agama suku. Salah satunya adalah ritus Kaos Mafena yang penulis kaji dalam karya ilmiah ini. Ritus Kaos Mafena dilakukan kepada orang sakit, yang penyakitnya disebabkan oleh dosa turunan, sumpah leluhur maupun penyakit turunan. Ritus Kaos Mafena dilakukan dengan tujuan untuk melepaskan atau membebaskan diri dari sakit-penyakit, dosa turunan, penyakit turunan maupun sumpah leluhur yang yang menjadi beban dan mengikat kehidupan jemaat. Dalam menyelesaikan karya ini, penulis menggunakan pendekataan teologi kontekstual dari Richard Niebuhr, yaitu Kristus Pembaharu Kebudayaan. Model pendekatakan ini menekankan bahwa kebudayaan yang awal yang diciptakan oleh Allah adalah baik, namun karena ulah manusia, sehingga kebudayaan telah tercemar. Oleh karena itu, salah satu tujuan kehadiran Kristus dalam dunia adalah untuk memperbaharui dan mengubah kebudayaan menjadi baik. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa ritus Kaos Mafena umumnya dilakukan oleh Akasut (pemimpin ritus) kepada orang sakit dengan tujuan untuk memperoleh kesembuhan. Ritus Kaos Mafena Ritus tersebut ditujukan kepada Uis Neno, Uis Pah dan para leluhur. Ritus ini dilakukan di suangai maupun di pertigaan jalan. Ritus tersebut membuat jemaat terjerumus dalam sinkritisme. Namun di sisi lain, ritus Kaos Mafena juga memiliki dampak positif, yaitu melalui pelaksanaan ritus tersebut jemaat sadar akan dosa yang telah mereka maupun leluhur mereka lakukan, sehinggga jemaat melakukan penyelesaian atau pelepasan. Berdasarkan pada model pendekatan yang digunakan, penulis melihat bahwa pelaksanaan ritus Kaos Mafena adalah suatu kebiasaan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan dan ajaran Kekristenan. Kebiasaan tersebut menjadi sebuah bagi gereja dan mempengaruhi pertumbuhan iman jemaat. Kebiasaan tersebut menjadi tantangan bagi gereja saat ini. Peran gereja tidak akan diutamakan oleh jemaat dan Yesus tidak dianggap sebagai satu-satunya Juruselamat dan pembebas yang sebenarnya. Oleh karena itu, peran gereja sangat penting untuk meyakinkan kembali jemaat bahwa satu-satunya Penyelamat dan Pembebas yang sejati adalah Yesus Kristus. Kata kunci: Ritus Kaos Mafena, dosa, penyakit, Uis Neno, Uis Pah, leluhur, kutukan