VITALIS KESINSINA MORON
2022 · Thesis · Open Access
PENGARUH SUBSTITUSITEPUNG UBI KELADI (COLOCASIA ESCULENTA) PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ROTI TAWAR (Moron V.K.*) (Medah I. A.**) (Malelak Zet**) ABSTRAK Roti tawarmerupakanolahanpangan yang berasaldaritepungterigu yang diberi ragi dan bahantambahanlainnyadenganmelaluipengadonan, fermentasi (pengembangan) dan proses pemanggangan. Konsumsitepungteriguuntukolahanpangan di Indonesia semakinmeningkat dan sebagianbesartepungterigudiperolehsecaraimpordari negara lain, sehinggaperlualternatifpenggantitepungterigudenganmenggunakantepungumbilokal. Penelitihaninibertujuanuntukmengetahuipengaruhsubstitusitepungkeladi (colocasia esculenta) pada tepungteriguterhadapkarakteristikorganoleptik roti tawar. Penelitihaninidilaksanakan di laboratoriumprochesingpertanian, universitas kristenarthawacanakupang. Metode yang digunakan pada penelitihaniniadalahmenggunakanrancanganacaklengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangansehinggamenghasilkan12 unitpercobaan,denganpresentase 0%, 5%, 10%, dan 15%. Variabel yang diamatiadalahorganoleptikyaituwarna, aroma, rasa, tekstur. Hasil penelitihanmenunjukanbahwasubstitusitepung ubi keladi pada tepungteriguberpengaruhterhadapkarakteristikorganoleptik roti tawar. Perlakuanterbaikyaitusubstitusitepung ubi keladisebanyak 5%. Denganinimenunjukanbahwa uji analisisorganoleptikyakni: skorwarna 3,688 dengankategori (sangat suka), skor aroma 3,711 dengankategori (sangat suka), skor rasa 3,844 dengankategori (sangat suka), skortekstur 3,777 dengankategori (sangat Suka). Kata Kunci: Tepungterigu, tepung talas, dan roti tawar
APLINCIA DEWI BUKANGTONUNG
2022 · Thesis · Open Access
Tumbuhan liana merupakan tumbuhan yang pertumbuhannya memerlukan tumbuhan lain yang lebih tinggi agar mendapatkan cahaya matahari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan liana yang terdapat di kawasan pegunungan Sei Eng Desa Lendola Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode jelajah (eruise methods), yang dilakukan dengan cara menjelajahi di kawasan pegunungan yang akan diteliti. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, dengan tujuan utama untuk memberi gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Berdasarkan hasil penelitian di pegunungan Sei Eng Desa Lendola ditemukan 8 jenis tumbuhan liana yaitu, Sirih hutan (Piper aduncum), Vanili (Vanilla planifolia), Rotan (Calamus rotang), Sirih hijau (Piper betle), Kayu kuning (Arcangelisia flava), Tuba (Derris eliptica), Ubi jalar (Ipomoea batatas), Anggur hutan (Vitisvinivera). Suhu di pengunungan Seing Eng berkisar antara 26oC-28oC, kelembaban tanah dengan pH 6-7 dan intensitas cahaya 501 Candela (cd). Dengan suhu seperti ini spesies yang mendominasi di pegunungan Sei Eng yaitu Sirih hutan (Piper aduncum), Sirih hijau (Piper betle), Vanili (Vanilli planifolia), dan Rotan (Calamus rotang). Hal ini dikarenakan faktor lingkungan yang mendukung akan pertumbuhan tumbuhan liana, sedangkan spesies yang paling sedikit ditemukan adalah Akar kuning (Arcangelisia flava), Ubi jalar (Ipomoea batatas), Tuba (Derris eliptica), danAnggur hutan (Vitis vinifera). Hal ini disebabkan oleh campur tangan manusia, yaitu pengambilan secara berlebihan pada beberapa spesies untuk dijadikan sebagai bahan makanan dan obat-obatan.
ONGKI RIVANDI NALLE
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH VARIASI GULA TERHADAP KUALITAS CUKA DAGING BUAH KESAMBI (Schleichera oleosa L.) Nalle, O. R*) Rupidara, A. D. N**) Ledo, M. E. S**) Kesambi merupakan pohon local di Nusa Tenggara Timur, kesambi umumnya digunakan sebagai sumber kehidupan dan pendapatan bagi masyarakat, daging buah kesambi memiliki ciri rasa asam agak manis yang berpeluang untuk diproduksi menjadi cuka. Cuka merupakan produk pangan penyedap rasa yang dibuat melalui proses fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi gula terhadap kualitas cuka daging buah kesambi. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Analisis data menggunakan one way Anova. Formulasi perlakuan yang digunakan P1 (100 ml ekstrak kesambi ditambah dengan 10% gula), P2 (100 ml ekstrak kesambi ditambah dengan 15% gula) dan P3 (100 ml ekstrak kesambi ditambah dengan 20% gula), P4 (100 ml ekstrak kesambi ditambah dengan 25% gula). Hasil penelitian terbukti daging buah kesambi dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan cuka. Berdasarkan analisis one way anova dan uji lanjut DMRT kadar alkohol menunjukkan P1 (13,00%), P2 (18,00%), P3 (21,00%), P4 (23,25%), dan kadar asam asetat menunjukan P1 (8,37%), P2 (16,55%), P3 (17,45%), P4 (23,8%). Menurut SNI mutu cuka makan yaitu kadar alkohol berkisar 11%-13%, dan kadar asam asetat berkisar 4%-12,5%. Berdasarkan hasil penelitian perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan P2 (variasi gula (10%), dengan kadar alkohol 13%, dan kadar asam aetat 8,7%. Kata kunci : Cuka, Daging Buah Kesambi, fermentasi, Kadar Alkohol, Kadar Asam Asatat. Keterangan : *) Penulis **) Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF SUGAR VARIATIONS ON THE QUALITY OF VINEGAR THE FLESH OF KESAMBI (Schleichera oleosa L.) Nalle, O. R.*) Rupidara, A. D. N.**) Ledo, M. E. S**) Kesambi is a local tree in East Nusa Tenggara, kesambi is generally used as a source of life and income for the community, the flesh of the kesambi fruit has a slightly sweet sour taste that has the opportunity to be produced into vinegar. Vinegar is a flavoring food product made through a fermentation process. The purpose of this study was to determine the effect of sugar variations on the quality of kesambi fruit vinegar. This research method used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. Data analysis using one way Anova. The treatment formulations used were P1 (100 ml of kesambi extract added with 10% sugar), P2 (100 ml of kesambi extract added with 15% sugar) and P3 (100 ml of kesambi extract added with 20% sugar), P4 (100 ml of kesambi extract added with 25% sugar). The results of the study proved that the pulp of kesambi fruit can be used as a raw material for making vinegar. Based on one way ANOVA analysis and further DMRT test, alcohol content showed P1 (13.00%), P2 (18.00%), P3 (21.00%), P4 (23.25%), and acetic acid levels showed P1 (8.37%), P2 (16.55%), P3 (17.45%), P4 (23.8%). According to SNI, the quality of vinegar has an alcohol content of 11%-13%, and an acetic acid content of 4%-12.5%. Based on the results of the study, the best treatment was P2 (sugar variation (10%), with 13% alcohol content, and 8.7% acetic acid content. Key words : Vinegar, Kesambi Flesh, fermentation, alcohol content, acetic acid content. Description: *) Researcher *) Adviser
USNI D.I. TUALAKA
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Keanekaragaman Gastropoda Pada Daerah Intertidal Pantai Oebon Kecamatan Tuapakas Kabupaten Kualin Timor Tengah Selatan Tualaka, I, U)* Bullu, I,N )** Rafael, A)** Gastropoda merupakan hewan bercangkang yang berjalan dengan perut, (gastro: perut, podos: kaki). Hewan ini memiliki alat gerak menggunakan perut sebagai kakinya, kelas gastropoda umumnya dikenal dengan keong atau siput. Secara morfologi gastropoda memiliki cangkang yang berbentuk tabung melingkar-lingkar seperti spiral. Struktur umum cangkangkang gastropoda terdiri atas apex (puncak atau ujung cangkang), aperture (lubang tempat keluar masuknya kepala dan kaki), opeculum (penutup cangkang), whori (satu payaran cangkang, cangkang terakir disebut bodywhorl), spire (susunan whorl sebelum bodywhorl), suture (garis yang terbentuk oleh perlekatan antara spire), umbilicus (lubang yang terdapat diujung kolumela (pusat putaran cangkang gastropoda terdiri atas tiga lapisan yaitu lapisan pertama disebut poriostrakum, terbuat dari bahan tanduk yang disebut konkiolin, lapisan kedua disebut prismatik, terbuat dari klasit atau arogonit, dan lapisan ketiga adalah mutiara yang terdiri dari CaCO3 jernih dan mengkilap.Tujuan ini adalah: untuk mengetahuikeanekaragaman dan kelimpahan jenis-jenis gastropoda yang terdapat pada daerah intertidal PantaiOebonDesa TuapakasKecamatan KualinKabupaten Timor Tengah Selatan.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahPurposive sampling. Bedasarkan hasil penelitian pada tiga transek ditemukan 6 jenis yaitu Cipraeanullus, Melanoides tuberculate,Terebralia. sulcate,Gafrium pektinatu, Conus nobilis, Canariuamlabiatum, kelimpahan jenis-jenisgastropoda tertinggiadalahjenis cipraeannalusmemilikinilai kelimpahan tertinggi yaitu 1,27 sedangkan jenis yang memiliki nilai kelimpahan terendah adalah Melenoides. tuberculatadengan nilai kelimpahan 0,63, keanekaragaman jenis-jenis gastropoda yang berada dipantai Oebon termasuk dalam tingkat sedang (H = 1,91), kondisi lingkungan yang berada dipantai Oebon menunjukan bahwa suhu 30 C, salinitas 26-31‰ . Kata kunci : Keanekaragaman jenis Gastropoda Ciprae anullus, Melenoides tuberculate,Terebralia sulcate,Gafriumpektinatum,Conus nobilis, Canariuamlabiatum Keterangan: *) :Peneliti **) :Pembimbing
DALVIS EDYSON HADJOH
2022 · Thesis · Open Access
Judul Skripsi adalah “Kajian Yuridis Tentang Penyebab Terjadinya Sengketa Kepemilikan Tanah Warisan Dalam Keluarga Konay”. Rumusan Masalah penelitian penulis, adalah Apa dasar pertimbangan hakim sehingga menolak gugatan dan gugatan tidak diterima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dasar pertimbanga hakim sehingga menolak gugatan dan gugatan tidak diterima.
Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, dan jenis penelitian adalah penelitian hukum normative.Teknik pengumpulan data studi dokumen.
Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa Dasar Pertimbangan hakim sehingga menolak gugatan penggugat dan gugatan tidak diterima, adalah:
1. Dasar Pertimbangan hakim sehingga menolak gugatan penggugat
a. Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 20/Pdt.G/2015/PN. Kpg.
1). Alat-alat bukti yang diajukan Para Penggugat dan Tergugat sebagaimana diuraikan dalam duduk perkara dan dalam hubungannya satu sama lain, ternyata bahwa Para Penggugat tidak berhasil membuktikan dalil-dalil gugatannya sedangkan Tergugat berhasil membuktikan bahwa sebagian objek sengketa telah dijual oleh Penggugat I dan Penggugat II sehingga Para Penggugat tidak patut lagi menuntut objek sengketa yang masih dikuasai oleh Tergugat tersebut, dengan demikian majelis hakim menyatakan bahwa gugatan Para Penggugat pada petitum ke- 4 tidak beralasan hukum sehingga patut ditolak.
2). Gugatan Para Penggugat merupakan inti dari keseluruhan petitum gugatan Para Penggugat sehingga tidak ada urgensinya lagi dalam hal menuntut pembagian harta warisan berupa tanah.
b. Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 78/Pdt.G/2018/PN.Kpg yang dikuatkan oleh Putusan Nomor 70/PDT/2019/PT.Kpg dan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1505 K/Pdt/2020.
Pertimbangan hakim menolak gugatan penggugat karena berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan, Majelis Hakim menilai bahwa bukti P-24, T.I.VIII-1 dan 2, T.III,VI, XI-1, T.VII-9 berupa Putusan No : 8/1951 tanggal: 25 Mei 1951 yang Disyahkan Pengadilan Tinggi/Banding Gubernur Sunda Kecil Putusan No: 19/1952 tanggal: 28 Agustus 1952, lalu dikuatkan dalam tingkat kasasi melalui Putusan Mahkamah Agung RI Reg No : 63/K/Pdt/1953 tanggal : 31 Agustus 1955, yang menjadi asal muasal putusan yang dieksekusi, pada pokoknya telah dipertimbangkan, diputuskan dan dinyatakan bahwa Penuntut (Victoria Anin) berhak tetap atas milik-milik yang tersebut pada tuduhan sedangkan Bertholomeus/ Bartolomeos Konay tidak berhak atas tanah objek sengketa yang merupakan milik Johannis Konay, yang dalam Putusan No : 19/1952 tanggal: 28-8-1952, dirubah diktum Kwalifikasinya sehingga berbunyi Meluluskan tuntutan dan penuntut berhak atas milik seperti tersebut dalam tuntutannya.
2. Dasar Pertimbangan Hakim gugatan penggugat tidak diterima.
Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 157/Pdt.G/2015/PN.Kpg gugatan penggugat tidak diterima, karena:
a. Majelis hakim menilai obyek maupun subyek dalam perkara ini yakni perkara No.157/Pdt.G/2015/PN.KPG Tgl 04 September 2015 pada intinya sama dengan obyek maupun subyek dalam perkara No.20/PDT/G/2015/ PN.KPG Tgl 03 Pebruari 2015 yang telah diputus Tgl 04 Agustus 2015 yang menolak gugatan para penggugat untuk seluruhnya, dimana putusan tersebut juga telah diperkuat oleh Putusan Pengadilan Tinggi Kupang No.160/PDT/2015/ PT-KPG dan terhadap putusan yudex factie Pengadilan Tinggi Kupang tersebut para penggugat dalam perkara ini telah mengajukan permohonan pada tingkat kasasi.
b. Obyek Tanah Pagar Panjang yang merupakan salah satu obyek tuntutan dalam perkara ini masih bergantung dalam perkara lain yakni Perkara Perdata No.35/PDT/G/2012/PN-KPG jo Perkara Perdata No.36/PDT/G/ 2013/PT.K yang saat ini masih dalam pemeriksaan pada tingkat kasasi
c. Majelis hakim menyatakan pembuktian serta fakta yang terungkap di persidangan dalam Perkara Perdata No.20/PDT/G/2015/PN-KPG Tgl 04 Agustus 2015; telah ternyata obyek-obyek tuntutan sebagian besar telah dikuasai oleh pihak lain baik yang mendapat hak dari para penggugat maupun dari tergugat II dan Tergugat III dan tidak diikutsertakan pihak-pihak yang menguasai obyek-obyek tuntutan sebagai turut tergugat dalam perkara ini, maka gugatan para penggugat kurang pihak sehingga dinyatakan tidak dapat diterima
GUSTI YURIB SELAN
2022 · Thesis · Open Access
“Analisis Yuridis Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik Polri tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat bagi anggota Polri, dengan rumusan masalah Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara. Adapun gugatan yang dikabulkan dan gugatan yang ditolak terhadap surat putusan Komisi Kode Etik Polri tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat bagi Anggota Polri.
Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui Putsan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara terhadap surat putusan Komisi Kode Etik Polri tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat bagi Anggota Polri ada yang dikabulkan dan ada juga yang ditolak.
Varibel yang digunakan ada 2 (dua) variabel yaitu Variabel bebas dan Variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor- faktor Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara ada yang dikabulkan dan ada yang menolak gugatan terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik tentang pemberhentian tidak dengan hormat bagi anggota Polri, dan Variabel terikat adalah Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara ada yang mengabulkan dan ada yang menolak gugatan terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik tentang pemberhentian tidak dengan hormat bagi anggota Polri.
Penelitian ini bersifat Deskriptif artinya menggambarkan atau menguraikan secara rinci tentang faktor penyebab Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat bagi Anggota Polri. Sedangkan jenis penelitian adalah normatif dengan mengkaji bahan-bahan pustaka sebagai bahan hukum sekunder meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier.
Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara mengabulkan gugatan penggugat terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik tentang pemberhentian tidak dengan hormat bagi anggota Polri karena dalam pembentukan sidang komisi kode etik di lingkungan sekolah polisi Negara Polda Nusa Tenggara Timur tidak sesui dengan perundang-undangan yang berlaku, dan tidak memenuhi unsur-unsur dalam pembentukan sidang komisi kode etik Polri.
Faktor penyebab Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara yang menolak gugatan penggugat terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik tentang pemberhentian tidak dengan hormat bagi anggota Polri karena pembentukan komisi kode etik Polri telah sesuai dengan perundang-undang yang berlaku dan telah memenuhi unsur-unsur dalam pembentukan Komisi Kode Etik Polri
MARINCE SAFE
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Analisis Kadar Asam Asetat Cuka Buah Sirsak (Annona muricata L.)
Safe M.) * Sabuna , CH. A.) ** Ledo,M.E.S ) **
Cuka adalah suatu kondimen yang dibuat dari berbagai bahan yang bergula melalui fermentasi alkohol dan asam asetat. Cuka dapat dihasilkan dari berbagai aneka buah buahan salah satunya adalah buah sirsak (Anonna muricata L). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi inokulum Acetobacter aceti yang berbeda dan waktu fermentasi terhadap kadar asam asetat, kadar alkohol, pH cuka sirsak sesuai standar SNI – 01- 3711-1995, untuk mengetahui penambahan konsentrasi inokulum Acetobacter aceti dan waktu fermentasi manakah yang berbeda nyata pada pembuatan asam cuka buah sirsak. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen mengunakan RAL terdiri dari 2 faktor yaitu konsentrasi Acetobacter aceti 5%, 10%, 15% dan lama fermentasi 5, 10, 15 hari. Terdiri dari 2 perlakuan dan 3 taraf perlakuan, 2 kali ulangan. Alkohol dianalisis menggunakan alkohol meter, pH menggunakan kertas pH, asam cuka menggunakan titrasi asam basa. Data yang diperoleh dalam penelitian, dianalisis data menggunakan uji ANOVA dan uji lanjut duncan. Hasil penelitian menunjukan penambahan konsentrasi inokulum dan waktu fermentasi dapat menghasilkan cuka terbaik berpengaruh kadar alkohol, asam asetat, dan pH tidak. Semakin besar konsentrasi dan semakin lama waktu fermentasi maka kadar alkohol menurun, kadar asam asetat meningkat dan terjadi penurunan pH. Variasi konsentrasi inokulum Acetobacter aceti sebesar 5% dan waktu fermentasi 5 hari berbeda nyata dengan perlakuan lain terhadap parameter kadar alkohol, dan variasi inokulum Acetobacter aceti 15% dan lama waktu fermentasi 15 hari berbeda nyata dengan perlakuan lain pada kadar asam asetat, sedangkan parameter pH tidak berbeda nyata dengan perlakuan lain. Dengan demikian buah Annona muricata L. dapat menjadi bahan alternatif dalam pembuatan asam cuka.
Kata Kunci : asam cuka, buah sirsak, fermentasi dan Acetobacter aceti
Keterangan: * = Peneliti
**= Pembimbing
MARIA KRISTINA BETE TES
2022 · Thesis · Open Access
INTISARI Judul skripsi ini: Judul Skripsi Penulis adalah Kajian Yuridis Pembatan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Oleh Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara. ,rumusan masalah dari skripsi ini adalah: Bagaimana “Pertimbangan Majelis Hakim dalam membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan Majelis Hakim dalam membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. jenis penelitian ini adalah:Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variable penelitian adalah variable bebas, yakni Pertimbangan Majelis Hakim dalam membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa alasan atau pertimbangan Majelis Hakim dalam membatalkan surat keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah Keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah bertentangan dengan Peraturan Perundang- undangan, dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah bertentangan dengan Asas-asas Umum Pemerintah Yang Baik. Sehingga dengannya hasil penelitian yang penulis temukan tersebut, adapub beberapa saran penulis dalam menunjang sebuah keputusan yang nantinya diterbitkan oleh Komisi Pemilihan Umum, yakni diharapkan bagi Komisi Pemilihan Umum baik dari KPU Kabupaten TTU dan Kabupaten Lembata, maupun Kabupaten lainnya, sebelum menerbitkan suatu keputusan tata usaha negara harus memperhatikan bahwa keputusan tersebut tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-Undangan Yang Berlaku, serta Komisi Pemilihan Umum baik dari KPU Kabupaten TTU dan Kabupaten Lembata, maupun Kabupaten lainnya, sebelum menerbitkan suatu keputusan tata usaha negara harus memperhatikan bahwa keputusan tersebut tidak bertentangan dengan Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik (Good Government). Kata Kunci: Komisi Pemilihan Umum, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Pengadilan Tata Usaha Negara
JEFRY RICARDO MAAK
2022 · Thesis · Open Access
INTISARI Judul Skripsi penulis adalah: Tindak Pidana Pengangkutan Hasil Hutan Tanpa Izin. Rumusan Masalahnya yang dikaji adalah : Faktor-Faktor Apakah yang Menyebabkan Terjadinya Pengangkutan Hasil Hutan Tanpa Izin, dan apa akibat hukum dari tindak pidana pengankutan hasil hutan tanpa izin terhadap terdakwa barang bukti dan negara Jenis metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif yang bersifat deskriptif yakni dalam hal ini penulis mendeskripsikan atau mengambarkan, menguraikan serta menjelaskan. Data yang digunakan adalah data primer dengan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier.Teknik pengumpulan bahan hukum dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, yaitu merupakan kegiatan untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang menjadi objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka yang menjadi kesimpulan sesuai dengan masalah ini adalah sebagai berikut : 1. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pengangkutan hasil hutan tanpa izin yakni: a. Terdakwa mendapatkan tawaran sebesar Rp.800.000/ kubik, b.Terdakwa mengangkut kayu Untuk membangun rumah, c.Terdakwa Mengangkut kayu untuk jual kepada pembeli, d. Terdakwa di beri upah sebesar Rp. 2.000.000, e.Terdakwa diberikan bayaran sebesar Rp. 1.200.000. 2. Akibat hukum dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan terhadap terdakwa dan Negara: a. Terhadap Terdakwa Yaitu : 1) Terdakwa ditahan 2) Terdakwa dikenakan pidana penjara dan pidana denda 3) Terdakwa wajib membayar biaya perkara. b. Terhadap Barang bukti Yaitu : 1) alat angkut serta barang bukti dirampas untuk Negara. c. Terhadap Negara Yaitu : Negara mengalami kerugian karena tidak dibayar dana rebosiasi dan provinsi sumber daya hutan. Saran dari penelitian ini adalah Meningkatkan pengawasan aparat penegak hukum yakni polri dan polhut melalui tindakan preemtif berupa penyeluhan sosialisasi kepada masyarakat sekitar lokasi hutan tentang dampak perusakan hutan bagi keberlangsungan hidup bersama, patroli rutin yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pelestarian hutan. Kata Kunci: Terjadinya Pengangkutan Hasil Hutan, Akibat Hukumnya.
OKTAVIANI ANGELIKA MATAROHI
2022 · Thesis · Open Access
”. Perumusan masalah adalah 1). Apa yang menjadi motif terdakwa anggota Tentara Nasional Indonesia melakukan tindak pidana kesusilaan?; 2). Bagaimana modus terdakwa anggota Tentara Nasional Indonesia melakukan tindak pidana kesusilaan? Dan 3). Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana kesusilaan terhadap pelaku dan rumah tangga korban?. Tujuan penelitian yaitu 1). untuk mengetahui motif terdakwa anggota Tentara Nasional Indonesia melakukan tindak pidana kesusilaan; 2). Untuk mengetahui modus terdakwa anggota Tentara Nasional Indonesia melakukan tindak pidana kesusilaan, dan 3). Untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana kesusilaan terhadap pelaku dan rumah tangga korban. Sifat penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis penelitian normatif. Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan penulis, maka yang menjadi kesimpulan yaitu 1).Motif pelaku adalah ingin memuaskan hawa nafsu/kebutuhan Biologis; 2).Modus pelaku adalah dengan melakukan hubungan pasangan/pacaran dan berkomunikasi melalui telepon genggam/seluler serta 3).Akibat Hukum nya yaitu : a)Terhadap pelaku dijatuhkan hukuman pidana penjara dan denda, b).Terhadap korban adalah kehilangan keharmonisan dalam rumah tangganya dan c). Terhadap harta bersama terdapat pembagian hak yang sama terhadap suami dan isteri jika terjadi perceraian. Sehubungan dengan kesimpulan maka penulis mengemukakan saran sebagai berikit : Adanya peraturan 281 ke 1 KUHP (Kitab Undang- undang Hukum Pidana) Diharapkan Tentara Nasional Indonesia menaati peraturan yang ada, dilakukan agar menjaga kehidupan masyarakat yang tertib dan patuh kepada hukum serta tatanan kehidupan di negara ini. Untuk Korban dapat mengendalikan diri dari hawa nafsu sexsual ,agar tidak terjadinya tindak percabulan atau perzinahan
DISMAS RIZKI TRIYANTO WOHO BOLI
2022 · Thesis · Open Access
Masalah pokok yang diteliti penulis ialah: a. Bagaimanakah modus tindak pidana korupsi di Bank Nusa Tenggara Timur? b. Bagaimanakah akibat hukum yang ditimbulkan oleh tindak pidana korupsi di Bank Nusa Tenggara Timur terhadap pelaku dan bank/negara? Tujuan yang ingin dicapai penulis melalui penelitian ini ialah untuk mengetahui: 1) Modus tindak pidana korupsi di Bank Nusa Tenggara Timur. 2) Akibat hukum yang ditimbulkan oleh tindak pidana korupsi di Bank Nusa Tenggara Timur terhadap pelaku dan bank/negara. Sifat penelitian ini ialah deskriptif kualitatif sedangkan jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian hukum normatif. Setelah melewati proses penelitian dan analisis, maka penulis merumuskan poin-poin kesimpulan antara lain: 1. Kasus korupsi di Bank Nusa Tenggara Timur Cabang Surabaya dengan terdakwa Muhammad Ruslan, Didakus Leba dan Bong Bong Suharso dilakukan dengan modus: a. Terdakwa Muhhamad Ruslan memanfaatkan kedekatan saksi Stefanus Sulayman dengan pihak manajemen Bank NTT; b. Terdakwa Muhhamad Ruslan menggunakan data-data terkait legalitas perusahaan yang tidak benar atau dipalsukan; c. Terdakwa Muhhamad Ruslan menggunakan jaminan berupa agunan yang seluruhnya merupakan asset milik Stefanus Sulayman yang pada akhirnya sebagian besar tidak pernah diserahkan kepada Bank NTT Cabang Surabaya; d. Terdakwa Didakus Leba dan Bong Bong Suharso merupakan pimpinan dan wakil pimpinan Bank NTT Cabang Surabaya mengabaikan kelengkapan permohonan kredit yang diajukan oleh para debitur. 2. Akibat hukum dari tindak pidana korupsi kredit modal usaha di Bank Nusa Tenggara Timur Cabang Surabaya adalah: 1) Timbulnya kerugian keuangan negara/daerah dalam hal ini Bank Nusa Tenggara Timur sebesar Rp. 128.902.042.729,00 (seratus dua puluh delapan miliar sembilan ratus dua juta empat puluh dua ribu tujuh ratus dua puluh sembilan rupiah). 2) Reputasi Bank Nusa Tenggara Timur menjadi tercoreng di mata masyarakat Nusa Tenggara Timur 3) Akibat hukum dari tindak pidana korupsi kredit modal usaha konstruksi di Bank Nusa Tenggara Timur Cabang Surabaya terhadap terdakwa Muhhamad Ruslan, Didakus Leba, dan Bong Bong Suharso adalah para terdakwa dijatuhi sanksi hukum berupa pidana penjara dan denda serta membayar uang pengganti kerugian negara
DESMI RINA CHRISTIN MODOK
2022 · Thesis · Open Access
Judul skripsi penulis adalah Deskripsi tentang pembatalan putusan kasasi oleh hakim peninjauan kembali dalam sengketa kepemilikan tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah apakah yang menjadi dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan kasasi dalam sengketa kepemilikan tanah. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan kasasi dalam sengketa kepemilikan tanah.Jenis metode penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan penulis adalah menggunakan analisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yaitu terdapat kekeliruan hakim, kekhilafan hakim dan ada novum. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah agar dalam menjatuhkan putusan hakim harus lebih teliti dalam memeriksa alat bukti sehingga tidak terjadi kekeliruan dan kekhilafan hakim. Kata kunci : Sengketa Tanah Warisan.
DANIAL AGRIPA TEFNAY
2022 · Thesis · Open Access
INTISARI Judul skripsi penulis adalah : Deskripsi tentang modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penipuan investasi.Rumusan masalah di dalam penulisan ini adalah: Bagaimana modus terjadinya tindak pidana penipuan Investasi ? dan Apa akibat hukum terjadinya tindak pidana penipuan investasi ? Tujuan dari penelitian yang penulis lakukan ini adalah : 1 ) Untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penipuan investasi. 2 ) Untuk megetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana penipuan investasi.Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif, dimana mewajibkan menggunakan data sekunder sebagai jenis data utamanya, yang bersumber pada bahan hukum primer, sekunder dan tersier.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus terjadinya tindak pidana penipuan investasi, sedangkan variabel terikatnya adalah tindak pidana penipuan investasi. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 5 (lima) putusan Pengadilan negeri, terkait dengan tindak pidana penipuan investasi didapati A) Modus pelaku melakukan tindak pidana penipuan investasi dengan cara : 1).Menggunakan tipu muslihat; mencarikan nasabah guna menginvestasikan modalnya dengan keuntungan Bunga 1-2 % lebih tinggi melampaui bunga Investasi pada umumnya; 2) Nasabah diberikan langsung menikmti keuntungan besar dan bunga dalam waktu singkat,untuk memancing para korban menginvestasi dalam jumah yang lebih besar; 3). Kedudukan,keadaan dan nama palsu. Untuk meyakinkan korban maka terdakwa membuatkan Surat Perjanjian/ Letter Of Aggrement dalam setiap penyetoran modal. Agar korban tergoda dan percaya tentang adanya jaminan.Dengan tujuan terdakwa uang dapat disetor secara bertahap oleh korban. Membuat kantor/ perusahaan palsu, dan membuat iklan lowongan kerja, dan pekerjanya langsung jadi nasabah. 4) Menggunakan Rekening milik orang lain. dalam tipologi Asia Pasific Group on Money Laundering (APG) disebut sebagai use of nominees, trusts, family members or third parties etc, yang bertujuan juga untuk mengaburkan identitas pelaku yang memiliki atau menguasai hasil tindak pidana. nama orang lain yang nantinya akan digunakan untuk menerima transfer. menempatkan atau menampung uang atau harta kekayaan hasil tindak pidana dan untuk tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan hasil tindak pidana penipuan investasi B ).Akibat hukum tindak pidana penipuan investasi terhadap : (1)Pelaku yaitu;diberikan pidana penjara dan pidana denda,(2 )terhadap korban mengalami kerugian.(3)terhadap barang bukti : dikembalikan kepada korban seperti dalam putusan Nomor 161 / Pid .B/ 2020 PN Png.dikembalikan ke pada korban melalui peguyuban maju bersama Kata Kunci : modus,akibat hukum,tindak pidana,penipuan investasi.
MARIA NORLINCE LELTAKAEB
2022 · Thesis · Open Access
Menurut Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa pasal 1 menjelaskan bahwa Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa desa merupakan suatu langkah awal kemandirian desa dalam penyelenggaraan Pemerintah maupun dalam pengelolaan dana desa untuk menunjang pembangunan, yang dilihat dari tahap perencanaan anggaran, tahap realisasi anggaran dan tahap capaian anggaran. Menurut Listyangsi (2014) mengemukakan bahwa perencanaan merupakan suatu proses yang kontimu yang meliputi dua aspek yaitu formulasi perenanaan dan pelaksanaan. Perencanaan dapat digunakan untuk mengontrol dan mengevaluasi jalannya kegiatan karena sifat rencana itu adalah sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan. Menurut Anthony dan Govindarajan (2013) mengemukakan bahwa anggaran merupakan alat penting untuk perencanaan dan pengendalian jangka pendek yang efektif dalam organisasi. Anggaran memiliki dua peran penting di dalam sebuah organisasi, yaitu berperan sebagai alat perencanaan dan kedua berperan sebagai alat pengendalian. Menurut Mardiasmo (2009) perencanaan anggaran merupakan pernyataan mengenai estimasi kinerja yang ingin dicapai selama periode waktu tertentu yang dinyatakan dalam ukuran finansial. Realisasi anggaran merupakan suatu rangkaian aktivitas dalam menggunakan sumber daya ekonomi yang dikelolah dan diukur dalam satuan rupiah,disusun menurut klasifikasi tertentu secara sistematis untuk satu periode. Menurut Dedi Nordiawan (2010) mengemukakan bahwa realisasi adalah proses yang harus diwujudkan untuk menjadi kenyataan dan pelaksanaan yang nyata agar realisasi dapat sesuai dengan harapan di inginkan. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa realisasi adalah suatu proses yang harus diwujudkan untuk menjadi kenyataan dan dalam proses tersebut diperlukan adanya tindakan dan pelaksanaan yang nyata agar realisasi tersebut dapat sesuai dengan harapan yang di inginkan. Realisasi anggaran diguakan untuk meberikan informasi. Informasi akuntansi pertanggungjawaban merupakan infromasi yang penting dalam proses perencanaan, pengawasan dan pengendalian. Menurut Abdul Hafis Tanjung (2013) Laporan Realisasi Anggaran Merupakan Iktisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya ekonomi yang dikelola oleh pemerintah pusat atau daerah yang menggambarkan perbandingan antara anggaran dan realisasinya dalam satu periode pelaporan. Capaian anggaran adalah hasil akhir dari Kepala Desa menyampaikan laporan realisasi penyerapan dan capaian outpout dana desa setiap tahap kepada bupati atau walikota.
DONSIUS MANGNGI
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS HUBUNGAN DISIPLIN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS PERTANIAN KABUPATEN SABU RAIJUA Kinerja merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam sebuah organisasi.Kinerja pegawai negeri sipil mempengaruhi seberapa banyak mereka memberikan kontribusi kepada lembaga seperti kedisiplinan dan komitmen organisasi. Mengingat betapa pentingnya masalah disiplin kerja dan komitmen organisasi bagi instansi, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul ini. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan disiplin kerja dengan kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Sabu Raijua, dan untuk mengetahui hubungan komitmen organisasi dengan kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Pertanian Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasi. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Pertanian Kabupaten Sabu Raijua dengan jumlah populasi 129 orang dan sampel 31 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis pendahuluan dan analisis lanjutan korelasi Pearson product momen. Hasil penelitian analisis lanjutan menunjukan bahwa pegawai negeri sipil dominan memiliki konsep disiplin kerja yang sangat tinggi pada indikator tingkat kehadiran setuju 21 orang (67,8%), konsep komitmen organisasi yang sangat tinggi pada indikator tingkat normatif sangat setuju ditujukan kepada 20 orang (64,5%), dan konsep kinerja yang sangat tinggi pada indikator tingkat kualitas kerja setuju 19 orang (61,3%). Hasil pengujian signifikansi korelasi, menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel disiplin kerja dengan variabel kinerja dan kedua variabel memiliki hubungan yang kuat di buktikan dengan nilai rhitung> rtabel (0,512>0,361) dan memiliki hubungan yang kuat dengan arah yang positif. Dan variabel komitmen organisasi dengan variabel kinerja menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan di buktikan dengan nilai rhitung> rtabel (0,649>0,361) dan memiliki hubungan yang kuat dengan arah yang positif. Besarnya pengaruh variabel X1, X2 terhadap variabel Y menggunakan rumus determinan r2, yaitu sebesar 42,6% dan sisanya 57,5% dipengaruhi oleh faktor lain. ,
ASTRY FAFO
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan beban kerja dan stress kerja terhadap kinerja pegawai Dinas kelautan Dan Perikanan Prov NTT. Pada dasarnya perusaan dituntut untuk menciptakan kinerja pegawai yang tinggi untuk mengembangkan perusahaan. Kinerja atau Performance merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi, misi organisasi yang dituangkan melalui perencanaan strategi suatu organisasi. Kinerja merupakan salah satu asset utama suatu organisasi yang menjadi perencana dan perilaku aktif dari setiap aktivitas organisasi mereka mempunyai pikiran, perasaan, keinginan, status, dan latar belakang pendidikan usia dan jenis kelamin yang heterogen yang dibawa dalam suatu organisasi. Dengan adanya pekerjaan yang tidak menjadi beban kerja terhadap kinerja pegawai maka pegawai akan selalu produktif dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi organisasi. Dari data kinerja pegawai Dinas Kelautan dan perikanan Prov NTT hasil pencapaian yang diperoleh 61%, 93%, 59% dapat diketahui nilai kinerja pegawai kurang dari 100% atau capaian kinerja pegawai belum bisa terlaksana dengan apa yang sudah ditargetkan. Dengan begitu beban kerja yang ada pada perusahaan sangat mempengaruhi kinerja pegawai yang dihasilkannya. Stress dapat memberikan pengaruh positif dan negative terhadap pegawai. Pengaruh positif dari stress adalah dapat mendorong pegawai untuk dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik sehingga lebih terpacu lagi untuk bekerja sedangkan pengaruh negativnya dapat membuat pegawai tidak focus, salah satu tipe penghambat dalam kinerja pegawai diperusahaan adalah beban kerja yang mungkin berlebihan pada pegawai dan dapat mengakibatkan timbulnya stress kerja. Persoalan penelitian ini adalah apakah beban kerja mempunyai hubungan dengan kinerja Dinas kelautan Dan Perikanan Prov NTT, Apakah stress kerja mempunyai hubungan dengan kinerja pegawai Dinas kelautan Dan Perikanan Prov NTT. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai PNS Dinas kelautan Dan Perikanan Prov NTT yang berjumlah 48 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 48 responden yaitu pegawai Dinas kelautan Dan Perikanan Prov NTT untuk dijawab secara benar dan lengkap. Untuk analisis pendahuluan peneliti menggunakan analisis deskriptif memasukan hasil pengolahan data dalam angket responden ke dalam data table distribusi frekuensi berkaitan dengan beban kerja, stress kerja dan kinerja. dengan menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson digunakan untuk mencari hubungan dan membuktikan hipotesis hubungan dua variable. Berdasarkan hasil uji korelasi Product Moment Pearson antara beban kerja terhadap kinerja sebesar -0,168 yang berarti hubungan kedua variable sangat lemah. Korelasi bernilai negative menunjukan bahwa hubungan beban kerja dan strse kerja tidak searah, artinya semakin tinggi beban kerja maka semakin rendah kinerja pegawai dan sebaliknya. Nilai uji signifikan (Sig 2-tailed) bernilai 0,254 atau >0,05 (Ho diterima Ha ditolak) sehingga dapat dikatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dan kinerja pegawai Dinas kelautan Dan Perikanan Prov NTT. Uji korelasi Product Moment Pearson antara stress kerja terhadap kinerja pegawai sebesar -0,116 artinya hubungan kedua variable sangat lemah, korelasi bernilai negative menunjukan bahwa hubungan antara stress kerja terhadap kinerja pegawai tidak searah, artinya semakin tinggi pegawai mengalami stress kerja maka semakin rendah kinerja pegawai dn sebaliknya. Nilai uji signifikan (Sig 2-tailed) bernilai 0,432 atau >0,05 sehingga berdasarkan uji kriteria (Ha ditolak dan Ho diterima) atau dengan kata lain stress kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja pegawai Dinas kelautan Dan Perikanan Prov NTT. Dari hasil analisis yang dilakukan, kesimpulan yang didapat adalah: 1) beban kerja pegawai dinas kelautan dan perikanan Prov NTT secara parsial tidak memiliki hubungan yang signifikan dan bernilai negative yang menunjukan hubungan yang tidak searah terhadap kinerja pegawai. 2) stress kerja pegawai Dinas Kelautan Dan Perikanan Prov NTT secara parsial tidak memiliki hubungan dan bernilai negative yang menunjukan hubungan yang tidak searah terhadap kinerja pegawai.
YULINDA SELFINA LOIN
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH MOTIVASI, PERSEPSI DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PAKAIAN BEKAS DI PASAR INPRES NAIKOTEN I Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Analisis Pengaruh Motivasi Persepsi Dan Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Bekas Di Pasar Inpres Naikoten I “ jenis penelitian ini adalah berjenis deskriptif kuantitatif. Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam membeli pakaian bekas yakni motivasi dan persepsi konsumen .pakaian bekas dapat berjalan dengan baik apabila di bantu atau didukung oleh motivasi dan persepsi konsumen yang baik agar dapat mencapai kepuasan kerja yang efesien. Kepemimpinan merupakan tulang punggung organisasi karena tampa kepemimpinan yang baik akan sulit untuk mencapai tujuan organisasi, Motivasi konsumrn adalah kekuatan pendorong dalam diri sendiri seseorang yang memaksa untuk melakukan suatu tindakan . Sedangkan Handoko (2001) mengatakan bawah motivasi adalah suatu keadaan dalam pribadi yang mendorong keinginan individu untuk melakukan keinginan tertentu guna mencapai tujuan untuk mencapai sasaran kepuasan terhadap produk yang di milki.Tujuan penelitian untuk penelitian ini dilakukan dengan tujuan adalah untuk mengetahui pegaruh motivasi persepsi pembelian untuk mengetahui sikap konsumen dan keputusan pembelian.penelitian ini merupakan deskripsif kuantitatif.Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah semua masayarakat kota kupang pada pasar inpres naikoten 1 yang berjumlah 100 0rang. Tenik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudia data dianalisis mengunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan SPSS. Motivasi,persepsi dan sikap konsumen tehdap keputusan pembelian pakain bekas dipasar inpres naikoten 1 dan pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis mengunakan regresi linear berganda dengan hipotesis pertama diketahui bawah variable motivasi dan keputusan pembelian memiliki nilai signifikan sebesar 0,009, varibel kedua dimana persepsi dan keputusan pemblian memilki nilai signifinkasi sebesar 0,024 dan variable ketiga dimana sikap konsumen dan keputusan pembelian memiliki nilai signifinkasi sebesar 0,000. Penelitian ini menunjukan bawah secara statistic terbukti bawah motivasi memiliki hubungan posetif terhadap keputusan pembelian konsumen di pasar inpres naikoten ,persepsi memilki pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian konsumen dipasar inpres naikoten 1 dan statistic terbukti bawah sikap konsumen memilki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen di pasar inpres naikoten 1, persepsi memilki pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian konsumen di pasar inpres Naikoten 1. Kata kunci : motivasi,persepsi,sikap,konsumen,keputusn pembelian
GABRIEL DEROSARI
2022 · Thesis · Open Access
RINGKASAN GABRIEL DEROSARI (15380004), Pengaruh Umpan Yang Berbedaterhadap Hasil Tangkapan Ikan Pelagis Menggunakan Pancing Tonda Di Wilayah Perairan Kelurahan Larantuka Dan Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka. Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan plagis (ikan tongkol, cekalang, tenggiri, madidiang, setuhuk, alu-alu, sunglir) merupakan jenis ikan yang yang berada dilapisan permukaan air. Alat tangkap yang digunakan untuk menangkap ikan plagis dalam penelitian ini menggunakan pancing tonda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh unmpan yang berbeda terhadap hasil tangkapan ikan pelagis Menggunakan Pancing Tonda Di Wilayah Perairan Kelurahan Larantuka Dan Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Oktober 2020 bertempat di wilaya Perairan Kelurahan Larantuka dan Kelurahan Balela. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi partisipasi. Metode partisipasi merupakan metode pengumpulan data melalui pengamatan atau penginderaan oleh peneliti dengan cara turut terlibat secara langsung dengan keseharian responden. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa perlakuan umpan buatan yang paling banyak memperoleh hasil tangkapan yaitu umpan cumi karet dengan perolehan tangkapan ikan pada Kelurahan Larantuka dengan sembilan kali ulangan sebanyak 15 ekor ikan dan rata-ratanya 1,6 rata-rata perolehan hasil tangkapan diperoleh dengan cara total hasil tangkapan dibagi banyaknya ulangan. Pada kelurahan Balela umpan cumi karet memperoleh total hasil tangkapan ikan sebanyak 23 ekor dengan rata-rata 2,5 rata-rata perolehan hasil tangkapan diperoleh dengan cara total hasil tangkapan dibagi banyaknya ulangan. Kata kunci:Pengaruh, Umpan Tonda, Ikan Pelagis, Perairan Larantuka, Perairan Balela.
DARIUS RICKY SAPUTRA APAUT
2022 · Thesis · Open Access
DARIUS RICKY SAPUTRA APAUT (15380138). Struktur Komunitas Echinodermata di Zona Intertidal Perairan Tablolong Kabupaten Kupang. WILSON L. TISERA., S.Pi., M.Si., Ph.D dan ROCKIE R.L SUPIT., S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Salah satu jenis invertebrata yang ditemukan di Pantai Tablolong adalah Echinodermata. Echinodermata sebagai kunci spesies ekologi yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Informasi secara ilmiah mengenai kondisi komunitas Echinodermata di perairan Tablolong masih kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur komunitas Echinodermata pada zona intertidal Perairan Tablolong Kabupaten Kupang meliputi Kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi.
Penelitian ini dilaksanan pada bulan Juli 2021 di zona intertidal perairan Tablolong, Kabupaten Kupang pada 3 (tiga) stasiun yaitu Stasiun I di depan Pabrik Alga Rote Karagenan Nusantara (RKN), Stasiun II di Lokasi Wisata Laut Sawu, dan Stasiun III di Lokasi Wisata Baru (Depan BPIP). Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskripsi eksploratif. Metode sampling pengamatan menggunakan belt transek dengan panjang garis transek 100 m dan pengamatan kiri dan kanan masing-masing 2,5 m. Analisis data meliputi kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komposisi jenis Echinodermata yang diperoleh terdiri dari 8 jenis dari kelas Echinodea, 4 jenis dari kelas Holothuria, 1 jenis dari kelas Ophiuroidea, 2 jenis dari kelas Asteroidea dan 1 jenis dari kelas Crinoidea. Kelimpahan jenis dan relatif tertinggi di stasiun I adalah Protoreaster nodosus dari kelas Asteroidea dan terendah spesies Holothuria scabra dari kelas Holothuroidea. Stasiun II terdapat pada spesies Stichopus sp dari kelas Holothuroidea dan terendah adalah Mespilia globulus dari kelas Echinoidea dan Synapta maculate dari kelas Holothuroidea, sedangkan di stasiun III diperoleh nilai kelimpahan tertinggi terdapat pada spesies Mespilia globus dari kelas Echinoidea dan terendah terdapat pada spesies Archaster typicus dari kelas Astreoidea. Keanekaragaman jenis Echinodermata di zona intertidal pantai Tablolong pada stasiun III dalam kategori keanekaragaman jenis sedang, produktivitas cukup seimbang, dan tekanan ekologis sedang. Sedangkan stasiun I dan II dalam kategori keanekaragaman rendah, produktivitas sangat rendah sebagai indikasi adanya tekanan yang berat dan ekosistem tidak stabil. Kesereragaman jenis Echinodermata di zona intertidal pantai Tablolong dalam kondisi labil. Dominasi jenis Echinodermata di zona intertidal pantai Tablolong tergolong dominansi rendah.
Kata kunci: Struktur komunitas, Echinodermata, zona intertidal, kelimpahan, perairan Tablolong.
AMARUL CHORI AQIL SANTOSO
2022 · Thesis · Open Access
AMARUL CHORI AQIL SANTOSO (15380108). Keanekaragaman Jenis Gastropoda Yang Ditemukan Pada Zona Intertidal Di Perairan Tablolong Kabupaten Kupang. ROCKIE R.L. SUPIT, S.Pi. M.Si dan ALFRED G.O. KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pantai Tablolong memiliki topografi landai tipe substrat pantai berpasir dengan sedikit batuan dan dasar peraira didominasi oleh pasir putih butiran halus dan lamun. Biota laut yang banyak terdapat di perairan Tablolong dimanfaatkan oleh mayarakat sekitar, terutama gastropoda. Gastropoda memiliki peran penting dalam studi ekologi dan sering digunakan sebagai indikator untuk menilai perubahan yang terjadi di lingkungan perairan. Keanekaragaman organisme baik jumlah spesies maupun jumlah individu-individu anggota spesies menentukan karakter komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis gastropoda yang ditemukan pada zona intertidal di Perairan Tablolong Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilaksanan pada bulan Juli 2021 di zona intertidal perairan Tablolong, Kabupaten Kupang pada 3 (tiga) stasiun yaitu Stasiun I di depan Pabrik Alga Rote Karagenan Nusantara (RKN), Stasiun II di Lokasi Wisata Laut Sawu, dan Stasiun III di Lokasi Wisata Baru (Depan BPIP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis Gastropoda yang ditemukan pada 3 satsiun pengamatan di zona intertidal perairan Tablolong diperoleh 20 spesies dari 16 famili. Kelimpahan tertinggi Gastropoda di stasiun I adalah Clypeumorus petrosa dan Tectus fenestratus; stasiun II adalah Tectus fenestratus dan Conus capiteneus, dan stasiun III adalah Conus capitaneus dan Peristenia chlorostoma. Keanekaragaman jenis gastropoda di zona intertidal perairan Tablolong tergolong diversitas rendah sehingga tidak ada jenis yang secara mutlak mendominasi komunitas. Nilai keseragaman jenis Gastropoda mendekati nilai satu, maka keseragaman antar spesies sama atau merata. Dominansi Gastropoda di zona intertidal Perairan Tablolong tergolong rendah. Kata kunci: Keanekaragaman, gastropoda, zona intertidal, perairan Tablolong