Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 109 dari 195

PEMETAAN RUANG PORI PADA TANAH ALUVIAL DI KELURAHAN NAIBONAT KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG

ANA PAULA RIBERU
2022 · Thesis · Open Access

Indonesia adalah Negara kepulauan dengan daratan yang luas dengan jenis tanah yang berbeda-beda. Dengan begitu, Tanah Merupakan komponen penting yang paling dibutuhkan manusia. Bagaimana tidak hampir semua hal dalam kehidupan melibatkan tanah. Tanah membagi bahan - bahan yang menyusun kerak bumi secara garis besar menjadi dua kategori: tanah(soil) dan batuan(rock), sedangkan batuan merupakan agregat mineral yang satu sama lainnya diikat oleh gaya-gaya kohesif yang permanen dan kuat. Pori-pori tanah adalah bagian yang tidak terisi bahan padat (terisi oleh air dan udara). Pori - pori tanah dapat dibedakan menjadi dua yaitu pori - pori kasar (makro pori) dan pori-pori halus (mikro pori). Pori - pori kasar terisi oleh udara atau air gravitasi (air yang mudah hilang karena gaya gravitasi, sedangkan pori - pori halus (mikro pori) berisi udara dan air kapiler. Tanah dengan pori - pori kasar yang banyak sulit menahan air sehingga tanaman mudah mengalami kekeringan. Dengan kata lain semakin liat suatu tanah maka porositasnya semakin halus dan semakin baik untuk penanaman tanaman. Status kesuburan Alluvial amat tergantung dengan bahan induk dan iklim. Suatu kecenderungan memperlihatkan bahwa di daerah beriklim basa P dan K relatif rendah dan pH lebih rendah dari 6,5. daerah-daerah dengan curah hujan rendah di dapat kandungan P dan K lebih tinggi dan netral Dari kondisi kelas teksturliat, yang biasanya memiliki porositas rendah di bahwa 15% (Hanifiah, 2012), maka diduga bahwa tanah yang ada di Naibonat merupakan hasil endapan (alluvial) yang memiliki banyak bahan organic, sehingga membuat porositas tanah nya tinggi walaupun tanah memiliki kelas teksturliat. Porositas tanah yang tinggi merupakan ukuran struktur tanah yang baik, karena tanah memeliki runang besar bagi pertukaran udara dan air.

ANALISIS KESEHATAN KEUANGAN KOPERASI PADA KOPERASI KREDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG

KUIRINUS A. SERAN
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KESEHATAN KEUANGAN KOPERASI PADA KOPERASI KREDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG Robert A. Serang; Yuningsih N. Christiani; Kuirinus A. Seran Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, Untuk mencapai tujuan tersebut, koperasi sebagai badan usaha memerlukan pengukuran kinerja, serta penilaian terhadap koperasi yang tepat sebagai dasar pengambilan keputusan baik pihak interen maupun eksteren. Keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan atau organisasi merupakan prestasi manajemen. Penilaian kesehatan pada umumnya dapat didasarkan pada standar atau pedoman penilaian tertentu menurut kepentingan masing-masing perusahaan. Tingkat kesehatan yang baik tersebut dilakukan dengan cara menilai aspek-aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, efesiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, serta jati diri koperasi. Permasalahan yang terjadi selama ini Koperasi Kredit Swasti Sari Kupang, pada setiap tahunnya bahkan pada setiap bulannya, selalu dibuatkan penilaian, tetapi bukan penilaian ksehatan tetapi penilaian untuk melihat pertumbuhan dari bulan ke bulan, sesuai pedoman yang diturunkan oleh Induk Koperasi Kredit Indonesia di Jakarta berupa PEARLS. Persoalan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Analisis Kesehatan Keuangan Koperasi pada Koperasi Kredit Swasti Sari Kota Kupang. Tujuan penelitian ini adalah unutuk menganalisis Kesehatan Keuangan Koperasi Pada koperasi Kredit Swasti berdasarkan peraturan menteri koperasi untuk menilai kesehatan koperasi. Manfaat dalam penelitian ini adalah dapat menambah wawasan dan pemahaman akan teori yang berhubungan dengan Analisis Kesehatan Keuangan Koperasi Pada Koperasi Kredit Swasti Sari Kota Kupang. Konsep Penelitian Yaitu: Kesehatan koperasi adalah kondisi kinerja usaha keuangan dan manajemen koperasi yang dinyatakan sehat, cukup sehat, kurang sehat, tidak sehat, dan sangat tidak sehat. Penilaian ini berdasarkan atas hasil perhitungan terhadap 6 komponen Yaitu: aspek Permodalan, aspek Kualitas aktiva produktif, aspek Efesiensi, aspek Likuiditas, aspek Kemandirian dan pertumbuhan, aspek Jati diri koperasi. Adapun objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah koperasi kredit swasti sari kupang. Populasi dalam penelitian ini seluruh data laporan keuangan koperasi kredit swasti sari kupang mulai dari tahun 1988 sampai tahun 2020. Sampel dalam penelitian ini seluruh data laporan keuangan koperasi kredit swasti sari kupang mulai darit ahun 2018 sampai tahun 2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dokumen laporan keuangan koperasi. Alat analisis yang digunakan adalah analisis rasio berdasarkan peraturan koperasi memiliki 6 aspek yaitu aspek permodalan, aspek aktiva produktif, aspek efisiensi, aspek likuiditas, aspek kemandirian dan pertumbuhan dan aspek jati diri koperasi. Teknik Analisis yang dilakukan penulis adalah men dideskripsikan konsep berdasarkan indikator empirik dari masing-masing konsep dalam pada teknik analisis pendahuluan, sedangkan pada analisis lanjutan, penulis mendeskripsikan serta mengkaji tingkat kesehatan koperasi swastisari kupang. Aspek penilaian kesehatan keuangan koperasi mennurut SK Menteri No. 20/Per/M.KUKM/XI/2016 dengan menggunakan 6 aspek penilaian kesehatan keuangan koperasi yaitu aspek permodalan, aspek aktiva produktif, aspek efisiensi, aspek likuiditas, aspek kemandirian dan pertumbuhan dan aspek jati diri koperasi, Hasil penelitian yang telah dilakukan tahun 2018-2020 menunjukan bahwa; Aspek permodalan tahun 2018-2020 menunjukan hasil sebesar 100 tergolong dalam predikat “Sehat”. Aspek kualitas aktiva produktif tahun 2018-2020 menunjukan hasil tahun 2018 adalah 62,5, tahun 2019 adalah 56,25dan tahun 2020 adalah 66,63tergolong dalam predikat Dalam Pengawasan, Aspek Efesiensitahun 2018-2020 menunjukan hasil sebesar 70 tergolong predikat cukup sehat, Aspek Likuiditas tahun 2018-2020 menunjukan hasil sebesar 100 tergolong dalam predikat “Sehat”. Aspek Kemandirian Tahun 2018-2020 menunjukan hasil sebesar 15 tergolong dalam predikat dalam pengawasan khusus, Aspek Jati Diritahun 2018-2020 menunjukan hasil tahun 2018 adalah 15 tahun 2019 adalah 14 dan tahun 2020 adalah 7 dan tergolong dalam predikat Dalam Pengawasan kusus. secara keseluruhan tingkat kesehatan Koperasi Swastisari Kupang Tahun 2018-2020 yakni tahun 2018 adalah 92,1% tahun 2019 meningkat menjadi 95,4% dan tahun 2020 turun menjadi 80,7% sehingga tergolong dalam predikat Sehat Kata Kunci : Kesehatan Koperasi, Rasio Kuangan

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM DAN SILPA TERHADAP BELANJA MODAL PADA KABUPATEN SABU RAIJUA

MORISKA RUBU TENA
2022 · Thesis · Open Access

Pengalokasian sumber daya ke dalam anggaran belanja modal merupakan sebuah proses yang sarat dengan kepentingan-kepentingan politis. Anggaran ini sebenarnya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan publik akan sarana dan prasarana umum yang disediakan oleh pemerintah daerah. Namun, adanya kepentingan politik dari lembaga legislatif yang terlibat dalam penyusunan proses anggaran menyebabkan alokasi belanja modal terdistorsi dan sering tidak efektif dalam memecahkan masalah di masyarakat (Keefer dan Khemani, 2003). Peningkatan alokasi belanja modal dalam bentuk aset tetap seperti infrastruktur, peralatan dan infrastruktur sangat penting untuk meningkatkan produktivitas perekonomian karena semakin tinggi belanja modal semakin tinggi pula produktivitas perekonomian. Pendapatan Asli Daerah, Merupakan sumber pendapatan daerah yang berasal dari kegiatan ekonomi daerah tersebut. Citra keuangan pemerintah daerah akan tercermin dari besarnya PAD yang di peroleh, dan bagaimana alokasi keuangan pemerintah daerah untuk membiayai kegiatan pemda untuk mensejahtrakan masyarakatnya. Untuk meningkatkan penerimaan PAD, pemerintah daerah perlu memerlukan analisis potensi-potensi yang ada di daerah dan mengembangkan potensi tersebut sebagai pemasukan daerah. Pembangunan ekonomi ini ditandai dengan meningkatnya produktivitas dan meningkatnya pendapatan per kapita penduduk sehingga terjadi perbaikan kesejahteraan. Kenyataan yang terjadi dalam pemerintah daerah saat ini adalah dengan adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi ternyata tidak selalu diikuti dengan peningkatan belanja modal hal ini dapat dilihat dari kecilnya jumlah belanja modal yang dianggarkan dibandingkan dengan total anggaran belanja daerah yaitu 22,64 % seperti dapat dilihat pada lampiran Anggaran Belanja Daerah.

Analisis Penyusunan Pelaporan Keuangan Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ). (studi pada pelaku usaha di desa penfui timur)

JEKSON ADU
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI ANALISIS PENYUSUNAN PELAPORAN KEUANGAN PADA PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH UMKM ( Pada Pelaku Usaha Di Desa Penfui Timur ) Jusuf Aboladaka;Yuningsih N. Christiani; Jekson Adu UMKM merupakan suatu kegiatan ekonomi yang kecil, namun dapat memberikan dampak yang besar dalam perekonomian. Untuk itu perlu adanya laporan keuangan yang baik, sesuai Standar IAI yang telah menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Mikro Kecil Menengah. Tingginya potensi UMKM dalam perkembangan perekonomian tidak diimbangi dengan kualitas UMKM. Pencatatan dan pengelolaan keuangan yang merupakan salah satu keberhasilan UMKM. Permasalahan yang paling mendasar pada UMKM adalah pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang belum memadai. Hal tersebut karena UMKM terkendala dalam berbagai faktor antara lain kurangnya pengetahuan tentang pencatatan akuntansi. Pelaporan UMKM pada umumnya mencatat jumlah barang diterima dan dikeluarkan, jumlah barang dibeli dan dijual, jumlah piutang dan hutang, tanpa menggunakan standar akuntansi keuangan yang ada, hal tersebut belum mencerminkan informasi keuangan yang sebenarnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Seberapa besar pemahaman serta penyusunan pelaporan keuangan pelaku MKM dalam penyusunan pelaporan keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai kontribusi atau masukan pada seluruh pelaku UMKM secara umum dan secara khusus pelaku UMKM di Desa Penfui Timur terkait pentingnya penyusunan pelaporan keuangan sehingga dapat menghasilkan suatu informasi yang dapat dipakai dalam pengambilan keputusan dalam menjalankan usaha. Hipotesis yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah:Ho : β= 0 artinya adanya pemahaman penyusunan pelaporan keuangan oleh pelaku UMKM dan Ha : β>0 artinya tidak ada pemahaman penyusunan pelaporan keuangan oleh pelaku UMKM.Populasi dalam penelitian ini adalah pada seluru pelaku UMKM yang ada di Desa Penfui Timur,Sampel dalam penelitian ini 30 pelaku usaha kios sembako di Desa Penfui Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode Survei, dan teknik analisis data yakni analisis data regresi sederhana dengan rumus:Y=a+bX+e. Hasil pengujian variebel penyusunan pelaporan keuangan pada pelaku UMKM diperoleh hasil konstanta regresi (a) sebessar 33.246 dan koefisien (b) sebesar 0,111, nilai Thitung untuk koefisien regresi b = 0,594 sedangkan Ttabel adalah 1,701 yang berarti Thitung< Ttabel ( 0,594< 1,701) maka Ho diterima Ha ditolak, dengan demikian dapat dikatakan bahwa artinya tidak ada/kurangnya pemahaman dalam penyusunan pelaporan keuangan oleh pelaku UMKM. Jika dilihat dari Nilai signifikasi dapat yang diinterpretasikan sebagai nilai pengaruh perubahan variabel terikat maka dapat dikatakan bahwa Penyusunan pelaporan keuangan pelaku UMKM Desa Penfui Timur diketahui berpengaruh positif signifikan terhadap pemahaman pelaku UMKM Desa Penfui Timur, serta memiliki hubungan positif terhadap nilai probabilitas pemahaman pelaku UMKM dilihat dari nilai F-hitung yang diperoleh sebesar 0,353 dengan nilai probabilitas penyusunan pelaporan keuangan 0,557>0,05yang berarti semakin banyak Penyusunan pelaporan keuangan diterapkan maka akan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM Kata Kunci: Penyusunan Pelaporan Keuangan, Pemahaman Pelaku UMKM

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Perimbangan Terhadap Belanja Modal Di Pemerintah Kota Dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur

PATRIS ASMET KODEY
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL DI PEMERINTAH KOTA DAN KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah memberikan dampak yang luas bagi pelaksanaan otonomi daerah. Dengan diberikannya otonomi daerah tersebut setiap daerah diberikan kewenangan dan kewajiban untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemerintahan secara lebih mandiri. Kemandirian keuangan daerah diharapkan bisa terwujud dengan otonomi daerah karena tentunya pemerintah pusat menyadari bahwa yang paling mengetahui kondisi daerah adalah pemerintah daerah itu sendiri. baik dari segi permasalahan yang ada sampai kesumber-sumber pendapatan yang bisa digali oleh pemerintah daerah tersebut. Komponen pendapatan daerah berdasarkan UU nomor 33 tahun 2004 pasal 10 yang menyatakan bahwa yang menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah bukan hanya pendapatan asli daerah, namun ada transfer dari pemerintah pusat dalam bentuk dana perimbangan. Hasil penelitian sebelumnya yang menguji Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Belanja Modal dilakukakan oleh Susanti dan Pahlevi (2016), ditemukan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal. Namun, hasil yang berbeda ditemukan dalam Penelitian yang dilakukan oleh Nurlis (2016), bahwa Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal. Rincian persoalan dalam penilitian ini adalah apakah pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal di pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggar Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal di Pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur. Periode yang digunakan dalam penelitian ini tiga tahun, yaitu mulai dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu sebanyak 21 kabupaten dan 1 kota. Teknik pengambilan smapel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yaitu sebanyak 22 sampel. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi yang di dapat dari Laporan Realisasi Anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipublikasikan di website resmi Direktorat Djenderal Perimbangan Keuangan pemerintah daerah yaitu www.djpk.kemenkeu.go.id. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi yaitu dengan mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder yang bersumber dari dokumen laporan realisasi anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan secara masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Modal. Hal ini dibuktikan pada hasil uji hipotesis dengan Uji T. Kemampuan prediksi dari variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap variabel Belanja Modal sebesar 73% sebagaimana ditunjukan oleh besarnya nilai R square sebesar 0,730 sedangkan sisanya 27% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Belanja Modal

ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS (Pada JETB Mart Kupang)

ERIK FRANS DEDY SABU
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA JETB MART KUPANG Renya Rosari; Nitaniel Hendrik; Erik Frans D. Sabu Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Suatu sistem akuntansi yang baik sangat dibutuhkan bagi setiap UMKM salah satunya adalah sis tema kuntansi penerimaan dan pengeluaran kas. Kas merupakan salah satu aktiva yang memiliki peranan penting dalam perkembangan UMKM karena memiliki sifat yang cair (liquid). Sistem akuntansi penerimaan kas merupakan bagian penting dalam siklus akuntansi sebuah perusahaan, dimana penerimaan kas merupakan hal utama kegiatan operasional. Sistem penerimaan dan pengeluaran kas yang baik semua transaksi penerimaan dan pengeluaran dalam jumlah besar harus dilakukan dengan cek yaitu melalui bank, sedangkan untuk penerimaan dan pengeluaran tunai yang jumlahnya relatif kecil dilakukan melalui kas kecil. Kesalahan ataupun penyimpangan terhadap kas di tangan (kas kecil) biasanya melibatkan pihak-pihak intern perusahaan terutama di bagian kas. Sebuah perusahaan memerlukan pengelolaan penerimaan kas yang baik agar memberikan kemudahan alur informasi suatu transaksi, maka dari itu diperlukan prosedur yang baik dan sesuai untuk pengendalian internal terhadap kas sehingga informasi tersebut bermanfaat untuk kemajuan dan kepentingan usaha. Yang menjadi persoalan penelitian dalam penelitian ini adalah: Analisis Sistem Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Usaha Mikro Kecil Menengah JETB Mart Kupang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Sistem Akuntansi Penerimaan Kas dan Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas Pada Usaha Mikro Kecil Menengah JETB Mart Kupang, Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui Sistem Akuntansi Penerimaan Kas, Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas Pada Usaha Mikro Kecil Menengah JETB Mart Kupang. Manfaat penelitian ini yakni menambah wawasan dan pemahaman akan teori yang berhubungan dengan Sistem Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Usaha Mikro Kecil Menengah JETB Mart Kupang yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan di UKAW pada umumnya dan Fakultas Ekonomi pada khususnya, serta sebagai kontribusi atau masukan pada seluruh pelaku UMKM secara umum dan secara khusus pelaku UMKM di Kabupaten Kupang terkait pentingnya sistem akuntansi penerimaan dan pengeluaran Kas sehingga dapat menghasilkan suatu informasi yang dapat dipakai dalam pengambilan keputusan dalam menjalankan usaha. Konsep Penelitian yakni Sistem Penerimaan Kas adalah suatu kesatuan untuk mengumpulkan, mencatat transaksi, mengatur penerimaan sejumlah uang dari pihak lain yang berhubungan dengan barang atau jasa yang telah diberikan perusahaan yang meliputi Dokumen penerimaan kas ( Faktur penjualan, Buku Register kas,) dan Catatan Akuntansi yang digunakan dalam penerimaan kas antaralain; Jurnal penerimaan kas, Jurnal Penjualan, dan Jurnal Umum, Sistem akuntansi pengeluaran kas pada umumnya didefinisikan sebagai organisasi formulir, catatan dan laporan yang dibuat untuk melaksanakan kegiatan pengeluaran baik dengan cek maupun dengan uang tunai untuk mempermudah setiap pembiayaan pengelolaan perusahaan. Pengeluaran kas dalam perusahaan dilakukan dengan menggunakan cek. Dokumen yang digunakan adalah Bukti Kas Keluar, Cek, Permintaan Cek (Check Request). Catatan Akuntansi yang Digunakan adalah Jurnal Pengeluaran Kas (Cash Disbursement Journal), Register Cek (Check Register). Populasi dalam penelitian ini adalah semua format dokumen keuangan JETB Mart Kupang, Sampel dalam penelitian ini adalah dokumen akuntansi penerimaan kas dan dokumen akuntansi pengeluaran kas yang meliputi Bukti transaksi penerimaan kas dan pengeluaran kas, faktur penjualan, jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas, jurnal umum, buku besar, pada JETB Mart Kupang Kupang 2020, Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah pengumpulan data dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Analisis Kualitatif. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis yang telah dilakukan mengenai Sistem Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada JETB Mart Kupang, Hasil analisis menunjukan bahwa Jaringan prosedur yang membentuk sistem akuntansi penerimaan kas JETB Mart Kupang adalah prosedur order penjualan, prosedur penerimaan kas, prosedur pencatatan penjualan tunai, prosedur pencatatan penerimaan kas. Sistem akuntansi pengeluaran kas JETB Mart Kupang meliputi beberapa transaksi, diantaranya untuk pembelian barang dagang, biaya administrasi toko, biaya listrik dan gaji karyawan. Dokumen yang digunakan dalam sistem akuntansi pengeluaran kas JETB Mart Kupang antara lain: buku register kas, atau bukti pengeluaran kas, dan nota kwitansi. Catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem pengeluaran kas di JETB Mart Kupang adalah jurnal pengeluaran kas, jurnal umum dan buku besar. Jaringan prosedur yang membentuk sistem JETB Mart Kupang adalah Prosedur pembuatan bukti kas keluar, dan Prosedur pencatatan pengeluaran kas, prosedur pengeluaran kas dengan menggunakan cek. JETB Mart Kupang belum menerapkan Jaringan prosedur yang membentuk sistem penyetoran kas ke bank secara khusus. Prosedur pengeluaran kas dengan menggunakan cek JETB Mart Kupang belum menerapkan prosedur tersebut karena JETB Mart kupang masih satu bagian organisasi yang belum terpisahkan dengan koperasi unit usaha Ebenhaezer Tarus Barat. Kata Kunci : Sistem Akuntansi, Penerimaan Kas, Pengeluaran Kas.

PENDEKATAN ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2019

REGINA DE JESUS BARBOJA
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini berjudul: “Pendekatan Economic Value Added (EVA) Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Eefek Indonesia, Periode 2018-2019”. Persoalan dalam penelitin ini adalah bagaimana pendekatan Economic Value Adde (EVA) dapat mengetahui kinerja keuangaan pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia ?. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pendekatan Economic Vallue added (EVA) untuk mengetahui kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Untuk menjawab persoalan dan tujuan dari penelitian ini, maka Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengukur kinerja keuangan dengan rasio Return On Investmen Capital (ROIC) tahun 2018-2019 modal yang diinvestasikan perusahaan cukup besar sehingga laba yang dicapai juga menunjukkan nilai baik, hal ini dapat dibuktikan dengan nilai persentase yang dicapai, dimana untuk tahun 2018, nilai Return On Investmen Capital (ROIC) yang dicapai sebesar 0,219, sedangkan pada tahun 2019, nilai Return On Investmen Capital (ROIC) yang dicapai meningkat sebesar 0,006 menjadi 0,225. Kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan rasio Weighted Average Cost Of Capital (WACC), menunjukkan bahwa tahun 2018 nilai WACC yang diperoleh sebesar 63,46, sedangkan tahun 2019 meningkat menjadi 26,59. Nilai WACC ini menunjukkan bahwa biaya modal rata-rata cukup rendah dan kemungkinan dapat menurunkan jumlah biaya modal. Penilaian kinerja keuangan dengan menggunakan pendekatan Economic Value Added (EVA), hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja keuangannya baik, dimana tahun 2018, nilai Economic Value Added (EVA), yang dicapai sebesar Rp 62.642.867.352, sedangkan tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi Rp 229.018.884.410.

Pengaruh profitabilitas dan leverage terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan (studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2018-2020)

ESTY YUDID KEFI
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK profitabilitas dan leverage terhadap ketetapan waktu pelaporan keuangan yang di ukur menggunakan rasio pada tahun 2018-2020. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui: 1) Untuk mengetahui apakah profitabilitas berpengaruh terhadap pelaporan keuangan yang di ukur menggunakan rasio pada tahun 2018-2020. 2) Untuk mengetahui pengaruh metode pre-eksperimental design dan dihitung menggunakan SPSS 22.0 for windows. Data yang diperoleh melalui dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat analisis regresi linear sederhana yang hasilnya diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear sederhana, diperoleh hasil bahwa kedua variabel bebas mempunyai nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu pada variabel Profitabilitas adalah 0,001<0,005 dan pada variabel Laverage adalah 0,000<0,005. Dengan demikian, pada taraf α=5%, profitabilitas (ROE) dan Laverage (DER) berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kata kunci: Protitabilitas, Leverage, Ketepatan Waktu, Pelaporan Keuangan

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kefamenanu

ARIFINUS LEO CEUNFIN
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian yang akan dilakukan memliki perbedaan dengan variabel yang sama. penelitian yang akan dilakukan memiliki perbedaan dengan peneliti sebelumnya, yaitu lokasi penelitian yang dalam ini dilakukan pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kabupaten kefamenanu. Pemilihan koperasi simpan pinjam sebagai lokasi penelitian karena koperasi simpan pinjam di kabupaten kefamenanu memiliki perkembangan yang sangat baik dari segi penyerapan tenaga kerja , aset yang dimilki dan juga berhubungan erat dengan penggunaan sistem informasi akuntansi dan teknologi informasi dalam membantu pekerjaannya. Disamping itu juga masyarakat sekitar khususnya nasabah koperasi sangat mengharapkan informasi yang cepat, namun tingkat penggunaan sistem informasi akuntansi yang masih perlu di tingkatkan sebab banyak karyawan yang belum terlalu memahami cara penggunaannya dan pengaplikasiannya sehingga terkadang informasi yang para nasabah butuhkan terkadang terlambat penyampaiannya, sehingga kinerja dari sistem informasi perlu ditingkatkan melalui program pendidikan dan pelatihan pengguna dan hal ini tidak terlepas juga dari dukungan manejemen puncak. Terdapat 121 koperasi simpan pinjam yang beroperasi di kabupaten kefamenanu sampai saat ini dan hampir semuanya menggunakan sistem informasi akuntansi untuk menunjang kinerjanya. Berdasarkan kondisi diatas, penelitian ini menguji program pendidikan dan pelatihan pengguna dan dukungan manejemen puncak terhadap kinerja sistem informasi akuntansi maka koperasi yang berlokasi di kefamenanu menjadi objek penelitian yang menarik bagi penulis. Sehinngga penelitian ini diberi judul “ Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi Pada Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) Di Kefamenanu” Berdasarkan masalah penelitian di atas maka persoalan penelitian ini adalah : a. Apakah latar belakang pendidikan dan program pelatihan pengguna berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)? b. Apakah keterlibatan pemakai sistem berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)? c. Apakah dukungan manejemen puncak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)? Populasi dalam penelitian ini semua karyawan koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) yang berjumlah 25 orang. Oleh karena populasi berupa seluruh karyawan maka sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang berjumlah 25 orang di koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) dan dari 25 orang tersebut semuanya menjadi responden. Pengumpulan data merupakan usaha untuk memperoleh bahan keterangan serta kenyataan yang sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Pengaruh pendidikan dan pelatihan, keterlibatan pengguna sistem, serta dukungan manajemen puncak dapat diketahui dengan menggunakan analisis statistik regresi linier berganda, R2, F-test dan t-test. Analisis tersebut diolah menggunakan program komputer, yaitu Statistical Package for Social Science 25.0 (SPSS). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan untuk menjawab persoalan – persoalan penelitian sesuai dengan judul analisis faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kefamenanu maka dapat disimpulkan sebagai berikut : A. Pendidikan dan program pelatihan Pendidikan dan program pelatihan secara parsial berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Hasil penelitian ini mampu menunjukkan pendidikan dan program pelatihan pada koperasi mitra dhuafa di kefamenanu. B. Keterlibatan pemakai sistem Keterlibatan pemakai sistem secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Dimana semakin meningkat tingkat keterlibatan pemakai sistem maka semakin meningkat kinerja sistem informasi akuntansi. C. Dukungan manejemen puncak dukungan manejemen puncak secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Hasil penelitian ini mampu menunjukkan dukungan manejemen puncak pada koperasi mitra dhuafa di kefamenanu.

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP ALOKASI BELANJA MODAL DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (STUDI PADA KOTA/KABUPATEN SEDARATAN TIMOR)

AJIA DO SANTOS METAN
2022 · Thesis · Open Access

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP ALOKASI BELANJA MODAL DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (STUDI PADA KOTA/KABUPATEN SEDARATAN TIMOR) NAMA : AJIA DO SANTOS METAN NIM : 16191087 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul: “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Alokasi Belanja Modal dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Variabel Pemoderasi Studi pada Kota/Kabupaten Sedaratan Timor, Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi dengan Alokasi Belanja Modal Pertumbuhan Ekonomi sebagai Variabel Pemoderasi Studi pada Kota/Kabupaten Sedaratan Timor namaun masih ada persoalan penelitian adalah: 1. Bagaimana pengaruh pendapatan asli daerah terhadap alokasi belanja modal? 2. Bagaimana pengaruh pendapatan asli daerah terhadap alokasi belanja modal dengan pertumbuhan ekonomi? Ada tiga konsep pemikiran dalam penelitian ini antara lain sebagai berikut: 1). Pendapatan Asli Daerah adalah penerimaan yang diperoleh daerah dari sumber- sumber dalam wilayahnya sendiri yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam hal ini adalahUndang- Undang No. 33 Tahun 2004. 2). Alokasi Belanja Modal merupakan pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pembelian, pengadaan atau pembangunan aset tetap berwujud yang mempunyai nilai manfaat lebih dari dua belas bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintah.3). Pertumbuhan ekonomi merupakan proses kenaikan output perkapita olahan jangka panjang, penelaan disini adalah pada proses mengandung unsur perubahan indikator pertumbuhan ekonomi dilihat dalam kurun waktu yang cukup lama. Angka yang digunakan untuk perubahan output adalah nilai moneternya (uang) yang tercermin dalam nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pendapatan dan belanja daerah Kota Kupang,Kabupaten Kupang,TTS,TTU, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka dari tahun 2015-2019 Teknik pengumpulan data yang dihimpun menggunakan Metode Dokumentasi, dengan metode ini data yang dibutukan adalah laporan keuangan pendapatan dan belanja daerah sedaratan Timor dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang,TTS,TTU, Kabupaten Belu, Kabupaten Malakadari tahun 2015-2019.Sebagian data diperoleh dari buku dalam angka yang diunduh melalui situs resmi kabupaten/kota sedaratan Timor. Pada Analisis pendahuluan akan didiskripsikan konsep berdasarkan indikator-indikator empirik masing-masing konsep sebagai berikut: a). Pendapatan Asli Daerah, b).Pendapatan Daerah, c). Proporsi Pendapatan Asli Daerah terhadap Pendapatan Daerah, d). Alokasi Belanja Modal e). Belanja Daerah, f). Proporsi Alokasi Belanja Modal terhadap Belanja Daerah, g). Pendapatan Regional Domestik Bruto, h). Pertumbuhan Ekonomi. Pada tahap analisis lanjutan ini mendeskripsikan Teknik Analisis data yang digunakan penelitian ini adalah Deskriptif Statistik, uji Determinasi, Uji F- ANOVA. Deskriptif Statistikyang digunakan untuk mendeskripsikan data yang ada dalam penelitian ini yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (X1), Alokasi Belanja Modal (X2), Pertumbuhan Ekonomi (Y). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Statistik Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan menggunakan Deskriptif Statistik, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Variabel Rasio Pendapatan Asli Daerah berpengaruh Terhadap alokasi belanja modal. 2. Variabel Rasio pendapatan asli daerah terhadap alokasi belanja modal dengan pertumbuhan ekonomi Dalam penelitian ini, penulis memberikan beberapa masukan sebagai alternative yang dapat dipertimbangkan sebagai berikut: 1. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan menggunakan instrumen kuesioner dan melakukan pengamatan langsung ke pemerintah daerah, serta melakukan wawancara terhadap pihak-pihak terkait. 2. Penelitian selanjutnya agar dapat menambah jumlah sampel penelitian dengan penggunaan data sekunder yang lebih besar serta rentang waktu pengamatan yang lebih lama sehingga dapat memberikan gambaran dan kesimpulan yang lebih komprehensif mengenai Pendapatan Asli Daerah terhadap Alokasi Belanja Modal. Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah, Alokasi Belanja Modal, Pertumbuhan Ekonomi

PENGARUH LABA KOMPREHENSIF TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA SEKTOR INDUSTRI BARANG SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN

EGI NOVAN OTNIEL KASEH
2022 · Thesis · Open Access

Dalam penelitian ini ada 2 (dua) konsep penelitian yang digunakan yaitu : pertama, Laba komprehensif adalah perubahan ekuitas dalam sebuah perusahaan selama suatu periode dari transaksi dan kejadian lain serta yang berasal dari sumber non pemilik. Kedua, Return saham adalah keuntungan yang dinikmati investor atas investasi saham yang dilakukannya. Return tersebut memiliki dua komponen yaitu current income dan capital gain (Wahyudi, 2003). Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Dalam penelitian ini, sampel yang dipilih adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2016-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Teknik dokumentasi adalah cara yang digunakan untuk memperoleh data dengan menganalisis informasi yang didokumentasikan dalam bentuk tulisan atau bentuk-bentuk yang lain, karena peneliti menggunakan data sekunder yang di dapat di internet dan literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa laba komprehensif secara simultan berdasarkan hasil uji t dengan nilai signifikan (0,000 0.05) dan diperoleh t 0,452 t tabel 2,024. Sehingga hipotesis yang berbunyi terdapat berpengaruh laba komprehensif terhadap return saham secara positif diterima. Berdasarkan hasil analisis tingkat signifikan nilai F hitung 204 > F tabel 4,10. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara laba komprehensif terhadap return saham. Berdasarkan hasil uji hipotesis di atas, dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti laba komprehensif berpengaruh positif terhadap return saham.

pengaruh pendapatan asli daerah terhadap pertumbuhan ekonomi dengan belanja modal sebagai pemoderasi pada pemerintah daerah kabupaten Rote Ndao tahun 2011-2020

NOVITA IRMA S. FOES
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI NOVITA IRMA SURIYANTI FOES.17191884 Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dengan Belanja Modal Sebagai Pemoderasi Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2011-2020.Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Pembimbing I Dr. Nitaniel Hendrik, M.Si Dan Pembimbing II Mesry W. N. Manafe, SE.MSc. Menurut Halim(2004) pendapatan asli daerah adalah semua penerimaan daerah yang berasal dari sumber ekonomi asli daerah. Menurut Halim dan Nasir (2006) pendapatan asli daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah dan dipungut berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut PSAP No. 2 Tentang Laporan Realisasi Anggaran, pengertian belanja modal adalah pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pembentukan modal yang sifatnya menambah asset tetap/inventaris yang memberikan manfaat lebih dari satu periode akuntansi, termasuk didalamnya adalah pengeluaran untuk biaya pemeliharaan yang sifatnya mempertahankan atau menambah masa manfaat, serta meningkatkan kapasitas dan kualitas aset. Pertumbuhan Ekonomi merupakan salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi dalam suatu Negara adalah pertumbuhan ekonomi.Pembangunan ekonomi meliputi perubahan dalam tingkat pertumbuhan ekonomi, pengurangan ketimpangan pendapatan dan pemberantasan kemiskinan.Teknik pengumpulan menggunakan teknik dokumentasi dengan data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder.Data sekunder adalah jenis data yang diperoleh melalui perantara secara tidak langsung berupa buku, jurnal, maupun arsip-arsip yang telah dipublikasikan. Penelitian ini menggunakan Laporan Realisasi APBD dan data PDRB Tahun 2011-2020 sebagai sampel. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah Moderated Regression Analysis (MRA). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: (1) Hasil pengujian statistik dalam penelitian ini hipotesis (H1) menunjukan bahwa pendapatan asli daerah berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Dapat dilihat pada tabel 4.11 Variabel PAD memiliki thitung sebesar 1.458 dengan nilai signifikan sebesar 0,1880,05. (2) Hasil peneitian statistik dalam penelitian ini menunjukan belanja modal berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Dapat dilihat pada tabel 4.11 Belanja modal memiliki thitung sebesar 1.045 dengan nilai signifikan sebesar 0,3310,05. (3) Hasil pengujian statistik dalam penelitian ini menunjukan bahwa belanja modal berpengaruh dan tidak memoderasi pendapatan asli daerah terhadap pertumbuhan ekonomi. Dapat dilihat pada tabel 4.13 di atas Belanja tidak Modal memoderasi pendapatan asli daerah terhadap pertumbuhan ekonomi mendapatkan hasil dimana nilai thitung sebesar -1.289 dengan niali signifikan sebesar 0,2450,005.

ANALISIS PEMBERLAKUAN PAJAK UMKM TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM DI KOTA KUPANG

MARIA SIMPLISIA LAUREN
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Analisis pemberlakuan pajak UMKM terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Kupang. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah pemberlakuan pajak UMKM terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak di Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pemberlakuan pajak UMKM terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Penelitian ini diuji menggunakan SPSS Versi 2022, teknik pengumpulan data penulisan skripsi ini menggunakan metodesurvey dan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kota Kupang. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana dan uji statistic ( Uji t). Hasil ini dibuktikan dibuktikan dengan nilai thitung ≥ ttabel (3.403 ≥ 1.701 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak, yang artinya pemberlakuan pajak UMKM berpengaruh positif terhadap kepatuhab wajib pajak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaku umkm menerima pemberlakuan pajak umkm yang diterapkan dengan kepatuhan dari para pelaku UMKM yang melaksanakan pajaknya. Hal ini juga dilihat dari responden UMKM yang dominan menjawab setuju dengan indikator pemahaman wajib pajak terhadap kepetuhan wajib pajak. Kata kunci : Pemahaman wajib pajak, UMKM, Kepatuhan Perpajakan

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT DELAY PADA PEMERINTAH DAERAH (STUDI PADA INSPEKTORAT KABUPATEN ALOR)

INDAH SUSLIA KOLY
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Audit delay diartikan sebagai lamanya rentang waktu penyelesaian pelaksanaan audit laporan keuangan tahunan, yang diukur berdasarkan lamanya hari yang dibutuhkan untuk memperoleh laporan auditor independen atas audit laporan keuangan tahunan perusahaan terhitung sejak tanggal tutup tahun buku yaitu per 31 Desember sampai tanggal tertera pada laporan audit independen. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan bukti empiris pengaruh penggunaan aplikasi sistem keuangan daerah, pengalaman pemerintah menerapkan SAP, dan opini audit terhadap lamanya waktu penyelesaian audit/audit delay.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor pada Inspektorat Kabupaten Alor, penelitian ini di uji menggunakan SPSS Versi 22, Teknik pengambilan sampel ini menggunakan pembagian kuesioner dengan 33 responden. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk opini audit berpengaruh terhadap audit delay dengan nilai signifikan sebesar 0,004 dan variabel lain dalam penelitian ini tidak berpengaruh terhadap audit delay dengan nilai signifikan diatas 0,05. Untuk hasil penelitian secara simultan penggunaan aplikasi sistem keuangan daerah, pengalaman pemerintah menerapkan SAP, berpengaruh negatif terhadap audit delay.Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa opini audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap audit delay. untuk penelitian yang akan datang dapat menambah variabel yang independen atau menambah proksi variabel lain terkait dengan audit delay. Kata kunci: audit delay, penggunaan aplikasi sistem keuangan daerah, pengalaman pemerintah menerapkan SAP, opini audit.

ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 TERHADAPN HASIL PRODUKSI TANAMAN TERUNG DI DESA OELTUA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG

YULIUS IRWANDI PAMPUNG
2022 · Thesis · Open Access

ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 TERHADAP HASIL PRODUKSI TANAMAN TERUNG DI DESA OELTUA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Pampung I.Y. * ) Koehuan J.E. **) Dethan J.J.S. **) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oeltua Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan judul Analisis Kebutuhan air tanaman menggunakan cropwat 8.0 untuk hasil produksi tanaman Terung di desa Oeltua Kecamatan Taebenu kabupaten Kupang. Cropwat 8.0 adalah decision support system yang dikembangkan oleh Devisi Land and Water Develoment FAO berdasarkan metode Penman – Monteith, untuk merencanakan dan mengatur irigasi. Cropawat 8.0 dikembangkan oleh FAO pada tahun 1990. Input data meliputih data meteorologi, tanah, dan tanaman. Cropwat 8.0 adalah program berbasis windows yang digunakan untk menghitung kebutuhan air tanaman dan kebutuhan irigasi berdasarkan tanah, iklim, dan data tanaman. Cropwat 8.0 dapat dipergunakan untuk menghitung evapontranspirasi potensial, evapontranpirasi aktual, kebtuhan air irigasi satu jenis tanaman maupun beberapa jenis tanaman dalam satu hamparan, serta merencanakan pemberian air irgasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi tanaman Terung dari tahap penanaman hingga panen dengan program Cropwat 8.0. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder. Data sekunder diperoleh dari BMKG berupa data iklim selama 5 Tahun dengan periode pengamatan 2015 s.d. 2019 kemudian disesuaikan dengan kebutuhan Cropwat 8.0. Proses pengoperasiannya dengan menginput data ke dalam panel-panel yang tersedia. Setelah semua data di atas telah diinput, maka didapat hasil analisis kebutuhan air tanaman pada panel terakhir CWR (Crop Water Requirement) dan Schedule (jadwal) untuk mengetahui nilai neraca lengas tanah dan hasil produksi relatif tanaman Terung. Berdasarkan data iklimnya diperoleh Evapotranspirasi potensial tertinggi dicapai pada bulan September yaitu 5,41 mm/hari dan terendah pada bulan Januari sebesar 3,37 mm/hari. Semakin tinggi temperatur udara dan lama penyinaran maka nilai evapotranspirasi potensial (ETo) juga semakin tinggi. Rata-rata nilai evapotranspirasi potensial sebesar 4,66 mm/hari. Kemudian kebutuhan air tanaman semakin besar setiap bulannya. Sedangkan Kebutuhan air irigasi tertinggi yaitu pada bulan Januari dekade ke-3 sebesar 42,1 mm/dec dan terendah pada bulan Oktober dekade ke-2 sebesar 18,5 mm/dec. Kata kunci : data klimatologi, irigasi, Cropwat 8.0, terung. Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing

ANALISIS JENIS SUMBU YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN SAWI PADA SISTEM HIDROPONIK

JEFRIDUS EMANUEL NAHAK
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Nahak. E. J *) Nainiti N.P.P.E **)) Lano. L. M. **))) Suatu penelitian ini dengan analisis jenis sumbu yang bebeda terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawi pada sistem hidroponik telah dilaksanakan pada laboratorium mekanisasi pertanian tanggal 06, Agustus sampai dengan 07, September 2021 penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah daun, tinggi tanaman dan berat tanaman sistem hidroponik terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode percobaan RAL. hasil penelitian dianalisis dengan anova dan dilanjut dengan uji Duncan dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah sumbu berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah helai daun. Dengan Pertumbuhan tinggi tanaman sawi maksimal pada perlakuan B (jenis sumbu dari serabut kelapa) dengan nilai rata-rata 35,45 Cm sedangkan jumlah helai daun maksimal pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flannel) dengan nilai rata-rata 8,875 helai. Diduga tinggi tanaman dan jumlah helai daun berpengaruh nyata karena perbedaan daya serap dari jenis sumbu pada 3 perlakuan. Dan berat tanaman ditunjukan pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flanel) dengan nilai rata-rata berat tanaman mencapai 22,25 gr berbeda nyata dengan setiap perlakuan yang diuji.

ANALISIS EFISIENSI KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN PENYALURAN AIR PADA MUSIM TANAM PERTAMA( MT 1) DI DAERAH IRIGASI AIMALAE DESA BAKUSTULAMA, KECAMAT TASIFETO BARAT, KABUPATEN BELU

MAKARIUS NAHAK TAEK
2022 · Thesis · Open Access

MAKARIUS, N. TAEK* NAINITI, N. P. P. E** MAKABORANG M** ABSTRAK Dalam memenuhi kebutuhan air untuk berbagai keperluan usaha tani, maka air (irigasi) harus diberikan dalam jumlah, waktu, dan mutu yang tepat sehingga tidak mempengaruhi menurunkan pertumbuhan dan produksi tanaman.Pemberian air irigasi dari hulu sampai hilir memerlukan sarana dan prasarana irigasi yang memadai, berupa; bendungan, bendung, saluran primer dan sekunder, box bagi, pertumbuhan tanaman dapat terjamin dengan baik, dan tercukupi air pengairannya (Silahooy, 2010). Untuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama, telah tersedia fasilitas Irigasi berupa sumber air dari sungai Aimalae. Permasalah yang di hadapi di Daerah Irigasi adalah terjadi pemborosan dimana pembagian air tidak merata, ada kelompok petani yang mendapat jatah pembagian air cukup ada pula yang tidak cukupUntuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama. maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul“ Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Pada Musim Tanam (MT I) di Daerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama, Kecamat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu ” Dari hasil penelitian dapat di ketahui bahwa hasil Efesiensi saluran primer pada daerah irigasi Aimale di Desa Bakus Tulama sebesar 86,862 % artinya kehilangan air di sepanjang saluran ialah 2,575%. Rata-rata Efesiensi saluran sekunder pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulam sebesar 43,360 %, artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 2,308%. Rata-rata Efisiensi saluran tersier pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulama sebesar 41,755%,artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 21,437%. Efesiensi penyaluran air pada Irigasi Aimalae Di Desa Bakus tulama sebesar 1,573 Kata Kunci : Analisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Padi Pada Mt I Didaerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu *) penelitian **) pembimbing

analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan kain tenun ikat pada toko sinar baru kupang

MENSIANA SEUK
2022 · Thesis · Open Access

Dalam era pembangunan dewasa ini, pemerintah menekankan suatu strategi pembangunan yang berorientasi pada industrialisasi. Sektor industri di andalkan sebagai akselarasi pembangunan ekonomi,karenan industri mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat ke jenjang yang lebih tinggi, sebab sektor industri memperluas kesempatan kerja sehingga menampung banyak tenaga kerja dan menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan terjangkau daya beli masyarakat.Dengan di tunjang oleh peran pemerintah yang membidangi kegiatan industri rakyat seperti Departemen perindustrian dan perdangangandan swasta terkait lainnya maka kegiatan industri terus di tingkatkan. Mengacu pada peranan pemerintah dalam sektor diantaranya adalah indutri tenun ikat. Industri tenun ikat pada umumnya tidak membutuhkan dana yang besar dalam pengelolaannya, sebab bahan baku dapat diperoleh secara alamiah dari lingkungan sendiri dan juga dibelih pada toko atau kios terdekat atau yang harganya dapat dijangkau masyarakat. Dengan demikian maka produk tenun ikat dapat dihasilkan dalam jumlah tertentu untuk ditawarkan kepada konsumen. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dibahas mengenai penjualan produk kain tenun ikat. Menurut Abdullah dan Tantri (2016: 3) Penjualan adalah bagian dari promosi dan promosi adalah salah satu bagian dari keseluruhan sistem pemasaran. Penjualan adalah suatu proses pertukaran barang atau jasa antara penjual dan pembeli. Perlu untuk diketahu juga bahwa adapula faktor yang mempengaruhi penjualan diantaranya harga jual dan kualitas produk atau barang. Oleh sebab itu berdasarkan kajian empiris dan konseptual di atas, maka faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan yang layak untuk dikaji secara lebih mendalam dalam penelitian ini adalah faktor harga dan kualitas produk. Harga merupakan suatu nilai yang dibuat untuk menjadi patokan nilai suatu barang. harga cukup memiliki pengaruh yang besar terhadap penjualan , bagaimana yang telah dijelaskan dalam hukum permintaan “jika harga semakin murah maka maka barang yang diminta akan semakin banyak dan sebaliknya jika harga semakin mahal maka barang yang diminta semakin sedikit”. harga juga merupakan suatu penentu bagi permintaan barang dan untuk menentukan posisi persaingan penjualan dipasar. harga juga salah satu faktor penentu konsumen dalam mentukan suatu konsumen dalam menentukan suatu produk maupun jasa yang akan dibeli tersebut merupakan kebutuhan pokok lainnya, konsumen akan sangat memperhatikan harganya. pengusaha perlu memperhatikan hal ini, karena dalam persaingan usaha, harga yang ditawarkan oleh pesaing usaha, harga yang ditawarkan oleh pesaing biasa lebih rendah. Kualitas produk merupakan fokus utama dalam perusahaan, ualitas merupakan suatukebijakan penting dalam meningkatkan daya saing produk yang harus memberi kepuasan kepada konsumen yang melebihi atau paling tidak sama dengan kualitas produk dari pesaing. prusahaan harus benar-benar memahamiapa yang dibutuhkannkonsumen atas suatu produk yang akan dihasilkan. dengan demikian kualitas produk adalah suatu usaha untuk memenuhiataumelebihi harapan pelanggan, diamana suatu produk tersebut memiliki kualitas yang sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan,dan kualitas merupakan kondisi yang selalu berubahkarena selera atau harapan konsumen pada suatu produk selalu berubah, kualitas produk yang baik merupakan harapan konsumen yang harus dipenuhi oleh perusahaan, karena kualitas produk yang baik merupakan kunci perkembangan produktivitas perusahaan. Pada penelitian ini, objek yang peneliti teliti adalah pada Toko Sinar Baru Kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 96 orang responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara parsial terdapat pengaruh harga terhadap penjualan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t sebesar 0,003<0,05 dan thitung 3.101 > ttabel 1,661. Sedangkan terdapat pengaruh juga variabel kualitas produk terhadap penjualan Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t sebesar 0,000<0,05 dan thitung 6.523 > ttabel 1,661. Selain itu hasil analisis regresi juga menghasilkan persamaan Y = 24.692 + 0,321 X1 + 0,424 X2 + e yang artinya terdapat hubungan positif variabel harga dan kualitas produk terhadap penjualan. Hasil uji koefisien determinasi menghasilkan nilai R Square sebesar 0.513. Artinya bahwa sebesar 51,3% variabel Penjualan (Y) dapat dijelaskan oleh variabel Harga (X1), dan variabel Kualitas Produk (X2) Sedangkan selisihnya 48,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.

Uji Kualitas Anggur Pisang Berbasis Rumah Tangga

STEVI ESTERINA LUBALU
2022 · Thesis · Open Access

Pisang raja merupakan jenis buah pisang yang mempunyai nilai gizinya cukup tinggi. Kandungan vitamin dan mineralnya mampu menyuplai cadangan energy sehingga mudah diserap tubuh. Pisang raja ini juga dapat dikonsumsi karena dapat menyimpan banyak kandungan zat kimia antara lain mineral, vitamin dan asam amino pada pisang raja (Kardarron, 2009).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas produk anggur pisang berbasis rumah tangga sesuai dengan standar baku mutu yang berlaku dipasaran dan untuk mengetahui proses pembuatan anggur pisang dan pengelolah manajemen usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rancangan acak lengkap (RAL). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah uji anova satu jalur (One Way Anova) dengan program SPSS versi 25. Jika ada pengaruh yang signifikan maka dilanjutkan dengan Uji Duncan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kadar alkohol yang tinggi terdapat pada Kontrol (P0) yaitu 14,7%, sedangkan perlakuan P1 dan P2 memiliki kadar alkohol yang sama yaitu 3%, dengan waktu fermentasi 1 bulan. Berdasarkan uji organoleptik, rasa anggur pisang yang disukai adalah perlakuan 1 (skor 4,28) dengan kategori enak, aroma anggur pisang yang disukai adalah pada perlakuan 1 (skor 3,14) dengan kategori cukup enak, dan warna anggur pisang pada perlakuan 1 (skor 4,17) yang menunjukkan warna merah kecoklatan.

ANALISIS FLAVONOID DAN KADAR ALKOHOL PADA WINE PISANG RAJA (Musa paradisiaca)

MARIANA RIHI
2022 · Thesis · Open Access

Pisang raja (Musa paradisiaca) merupakan salah satu tanaman holtikultura yang penting didunia karena potensi produksinya yang cukup besar. Pisang raja men gandung kadar gula yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar fermentasi minuman beralkohol seperti wine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya kandungan flavonoid dan kadar alkohol yang terdapat pada fermentasi wine pisang raja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan 1 perlakuan dan 3 ulangan. Sampel buah pisang raja (Musa paradisiaca) diperoleh dari pasar tradisional Inpres.Buah pisang dicuci, dipotong-potong dan ditimbang, diblender, direbus, didinginkan, disaring, kemudian tambahkan gula 300g dan yeast 11g, dibotolkan dan difermentasi selama 21 hari. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat flavonoid dan kadar alkohol pada wine pisang raja. Data yang diperoleh dianalisis secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif yang disajikan dalam bentuk grafik, tabel dan gambar. Berdasarkan data hasil penelitian, ditemukan bahwa kadar alkohol yang terdapat pada wine pisang raja adalah 5%. Wine pisang raja memiliki warna, aroma, dan rasa yang berkualitas. Sedangkan hasil uji kandungan flavonoid pada ekstrak wine pisang yang ditambahkan etanol dan HCL warnanya menjadi merah sehingga menunjukan adanya kandungan flavonoid.