Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

STIFANI NATALIA TANOF

2 karya publik ditemukan.

2021: 2

“ORANG KRISTEN ANONIM” SUATU TINJAUAN TERHADAP PERSPEKTIF KARL RAHNER TENTANG KRISTEN ANONIM DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI AGAMA-AGAMA DAN IMPLIKASINYA BAGI PEMAHAMAN PEMUDA GMIT SYALOM KUPANG DAN PERUMUSAN KESELAMATAN BAGI UMAT BERAGAMA LAIN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kemajemukan yang ada di Indonesia membuktikan bahwa Indonesia berada dalam kemajemukan global. Tetapi dalam kenyataannya, keberagaman ini menjadi ancaman. Salah satu pemicu munculnya masalah ialah keberagaman agama dan ajarannya masing-masing. Hal ini terlihat dari pemahaman pemuda GMIT Syalom Kupang tentang keselamatan di tengah-tengah kemajemukan. Pemuda GMIT Syalom Kupang tidak setuju bahwa keselamatan juga diperoleh umat beragama lain walaupun pemuda GMIT Syalom Kupang setuju bahwa keselamatan tidak terbatas pada suatu agama. Pemuda GMIT Syalom Kupang masih membatasi keselamatan Allah yang universal dalam pemahaman mereka sebagai seorang kristiani. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk membahas konsep berteologi Karl Rahner yakni Kristen Anonim yang sesuai dengan konsep berteologi di dalam GMIT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep teologi Karl Rahner yakni “Kristen Anonim” yang dapat direfleksikan dan manfaatnya bagi pemuda GMIT Syalom Kupang di dalam memahami dan merumuskan konsep keselamatan yang juga diterima oleh umat beragama lain. Metode yang dipakai dalam penulisan karya ilmiah ini terbagi atas dua yaitu metode penelitian baik penelitian pustaka maupun penelitian lapangan yang berlokasi di Jemaat GMIT Syalom Kupang. Populasi dalam penelitian ini ialah pemuda-pemudi tingkat jemaat dengan jumlah sampel yakni 60 orang dari 600 orang. Sedangkan untuk metode penulisan memakai metode deskriptif-deduktif. Artinya metode yang dipakai ini akan membahas terlebih dahulu data-data yang bersifat umum dan dilanjutkan dengan penuturan dan penafsiran data atas fenomena yang ada. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, penulis menemukan bahwa pemuda GMIT Syalom Kupang tidak setuju bahwa keselamatan diperoleh oleh umat beragama lain jika tidak menjadi Kristen walaupun pemuda GMIT Syalom Kupang setuju bahwa keselamatan tidak terbatas pada suatu agama. Pemahaman pemuda GMIT Syalom Kupang ini ternyata dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni usia, orang tua dan keluarga, lingkungan dan sesama pemuda menjadi faktor yang mempengaruhi pemahaman pemuda dalam berpikir. Berdasarkan hasil analisis yang ada, penulis melihat bahwa konsep Teologi Karl Rahner yang sesuai dengan konsep GMIT dalam menjalankan misi-Nya tidak dimaknai dengan baik. Konsep GMIT dalam berteologi ini menunjukkan bahwa GMIT terbuka lebih fleksibel dan lebih terbuka dalam menerima keberadaan umat beragama lain tetapi tetap mempertahankan ciri khas dari setiap agama. Teori Rahner ini tentu menjadi relevan dan bisa dijadikan bahan untuk memperbaiki pemahaman pemuda GMIT Syalom Kupang, yang sedang menjalankan misi Allah dalam persekutuan bersama pemuda agama lain. Teologi “Kristen Anonim” menjadi konsep teologis yang menarik bagi pengembangan wacana dan wawasan pemuda GMIT Syalom Kupang

“ORANG KRISTEN ANONIM” SUATU TINJAUAN TERHADAP PERSPEKTIF KARL RAHNER TENTANG KRISTEN ANONIM DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI AGAMA-AGAMA DAN IMPLIKASINYA BAGI PEMAHAMAN PEMUDA GMIT SYALOM KUPANG DAN PERUMUSAN KESELAMATAN BAGI UMAT BERAGAMA LAIN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemajemukan yang ada di Indonesia membuktikan bahwa Indonesia berada dalam kemajemukan global. Tetapi dalam kenyataannya, keberagaman ini menjadi ancaman. Salah satu pemicu munculnya masalah ialah keberagaman agama dan ajarannya masing-masing. Hal ini terlihat dari pemahaman pemuda GMIT Syalom Kupang tentang keselamatan di tengah-tengah kemajemukan. Pemuda GMIT Syalom Kupang tidak setuju bahwa keselamatan juga diperoleh umat beragama lain walaupun pemuda GMIT Syalom Kupang setuju bahwa keselamatan tidak terbatas pada suatu agama. Pemuda GMIT Syalom Kupang masih membatasi keselamatan Allah yang universal dalam pemahaman mereka sebagai seorang kristiani. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk membahas konsep berteologi Karl Rahner yakni Kristen Anonim yang sesuai dengan konsep berteologi di dalam GMIT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep teologi Karl Rahner yakni “Kristen Anonim” yang dapat direfleksikan dan manfaatnya bagi pemuda GMIT Syalom Kupang di dalam memahami dan merumuskan konsep keselamatan yang juga diterima oleh umat beragama lain. Metode yang dipakai dalam penulisan karya ilmiah ini terbagi atas dua yaitu metode penelitian baik penelitian pustaka maupun penelitian lapangan yang berlokasi di Jemaat GMIT Syalom Kupang. Populasi dalam penelitian ini ialah pemuda-pemudi tingkat jemaat dengan jumlah sampel yakni 60 orang dari 600 orang. Sedangkan untuk metode penulisan memakai metode deskriptif-deduktif. Artinya metode yang dipakai ini akan membahas terlebih dahulu data-data yang bersifat umum dan dilanjutkan dengan penuturan dan penafsiran data atas fenomena yang ada. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, penulis menemukan bahwa pemuda GMIT Syalom Kupang tidak setuju bahwa keselamatan diperoleh oleh umat beragama lain jika tidak menjadi Kristen walaupun pemuda GMIT Syalom Kupang setuju bahwa keselamatan tidak terbatas pada suatu agama. Pemahaman pemuda GMIT Syalom Kupang ini ternyata dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni usia, orang tua dan keluarga, lingkungan dan sesama pemuda menjadi faktor yang mempengaruhi pemahaman pemuda dalam berpikir. Berdasarkan hasil analisis yang ada, penulis melihat bahwa konsep Teologi Karl Rahner yang sesuai dengan konsep GMIT dalam menjalankan misi-Nya tidak dimaknai dengan baik. Konsep GMIT dalam berteologi ini menunjukkan bahwa GMIT terbuka lebih fleksibel dan lebih terbuka dalam menerima keberadaan umat beragama lain tetapi tetap mempertahankan ciri khas dari setiap agama. Teori Rahner ini tentu menjadi relevan dan bisa dijadikan bahan untuk memperbaiki pemahaman pemuda GMIT Syalom Kupang, yang sedang menjalankan misi Allah dalam persekutuan bersama pemuda agama lain. Teologi “Kristen Anonim” menjadi konsep teologis yang menarik bagi pengembangan wacana dan wawasan pemuda GMIT Syalom Kupang