Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NOFERITA ERLIANTO MODENA

1 karya publik ditemukan.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN IPA TERPADU PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI UPTD SMP NEGERI NAUMANG KABUPATEN ALOR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran IPA Terpadu pada masa pandemi covid-19 di UPTD SMP Negeri Naumang Kabupaten Alor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,wawancara,dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah dengan melibatkan satu orang Guru IPA Terpadu. Objek yang diteliti dalam penelitian ini yaitu efektivitas pembelajaran IPA Terpadu pada masa pandemi covid-19. deskripsikan berdasarkan sumber yaitu sebagai berikut: Efektivitas pembelajaran IPA pada masa pandemi covid-19 dapat diuraikan sesuai temuan hasil bahwa guru dan siswa belum melakukan proses belajar dan mengajar secara normal dikarenakan kekurangan sarana prasarana yang tidak memadahi dan kekurangan fasilitas dalam menunjang kegiatan tersebut hal ini mempengaruhi proses pembelajaran di masa pandemi tidak dapat berjalan secara efektif. Begitupun keaktifan siswa dalam proses pemmbelajaran di masa panndemi,sesuai dengan temuan penulis di lapangan bahwa,dari pihak sekolah mengambil kebijakan untuk membentuk siswa/wi dalam 11 titik dalam hal siswa/wi di bentuk dalam kelompok belajar di rumah seuai jarak tempat tinggal ,untuk memudahkan setiap guru mata pelajaran dalam melakukan kontrolling.Selain belajar di rumah keaktifan siswa dapat di lihat dari proses pengumpulan tugas di sekolah sesuai hasil temuan di lapangan tidak semua siswa aktif dalam mengerjakan tugas sekolah dengan benar,bahkan adan juga siswa yang tidak pernah mengumpulkan tugas sekolah. Menurut informasi yanng di berikan oleh bapak Yohanis mowata selaku guru IPA bahwa Hasil belajar siswa dapat di ambil dari nilai tugas dan keaktifan siswa dalam belajar kelompok.Sesuai dengan hasil penelitian yang di temukan oleh peneliti ternyata tidak semua siswa memiliki ketuntasan nilai,masih ada siswa yang belum mencapai ketuntasan hal tersebut di karenakan minimnya kemapuan guru dalam merancangkandan mengolah dalam kegiatan proses pembelajaran dengan baik di masa pandemi,kurangnya sarana dan prasarana yang belum memadahi sehingga membuat siswa dan guru mengalami kesulitan dalam proses belajar mengajar