Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MARIO SERAN LABAN

1 karya publik ditemukan.

2021: 1

EFISIENSI SALURAN AIR IRGASI BENDUNG BENANAIN PADA SALURAN SEKUNDER DAERAH IRIGASI DESA WEHALI KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EFISIENSI SALURAN AIR IRIGASI BENDUNG BENANAIN PADA SALURAN SEKUNDER DAERAH IRIGASI DESA WEHALI KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA ABSTRAKSI Laban .M. L*) Nainiti.N.P.P.E**) Lano. M.L.**) Penelitian berjudul Efisiensi Saluran Air Irigasi Bendung Benanain Pada Saluran sekunder Daerah Irigasi Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka telah di laksanakan pada Bulan Desember 2020 – Januari 2021. Masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah berapa besar nilai efisiensi pada saluran sekunder D.I Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui Efisiensi Saluran Air Daerah Irigasi Benanain pada Saluran Sekunder di Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui Efisiensi Saluran Air Irigasi dan Jumlah Air yang tersdia pada Saluran Sekunder dengan metode Analisis Debit Air, Analisis Nilai Efisiensi Saluran. Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan di lapangan terdapat panjang saluran pada ruas BBKi 4 ke BBKi 5 yaitu panjang saluran 3.074 meter saluran bentuk trapesium dan persegi, BBT 1 - 2 dengan panjang saluran 680 meter saluran bentuk persegi, untuk ruas BLK 1 panjang saluran 1.238 meter dengan saluran bentuk saluran persegi,BKL 1 panjang saluran 921 meter dengan bentuk saluran persegi. Perhitungan luas penampangnya dilakukan dengan mengalikan tinggi air dengan lebar permukaan air.Pada saluran primer untuk ruas BBKi 4 ke 5 terdapat efisiensi sebesar 77,17 % dengan kehilangan air sebesar 0,50 m3/detik. Untuk saluran sekunder ruas BBT 1 ke 2 terdapat efisiensi sebesar 68,12 % dengan kehilangan air sebesar 0,22 m3/detik. Untuk saluran sekunder ruas BBKi 5 ke BLK 1 terdapat efisiensi sebesar 75,71 % dengan kehilangan air sebesar 0.17 m3/detik. Untuk saluran sekunder ruas BBKi 5 ke BKL 1 terdapat efisiensi sebesar 58,06 % dengan kehilangan air sebesar 0,26 %. Hasil analisis perhitungan efisiensi diperoleh dari pembagian debit aliran outflow dengan aliran inflow dikali presentase maksimal.