MERANGKUL DENGAN KASIH
ABSTRAK Anak yatim piatu adalah anak yang tidak lagi memiliki ayah dan ibu atau kedua orang tua telah meninggal dunia. Anak yatim piatu memiliki pergumulan kehidupan yang khas. Pergumulan mereka berkaitan erat dengan empat aspek penting dalam kehidupan manusia yaitu aspek fisik, aspek mental, aspek sosial dan aspek spiritualitas. Perhatian kepada kebutuhan anak yatim piatu tidak hanya datang dari negara tetapi juga harus datang dari pihak gereja sebagai bentuk nyata tindakan kasih yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Di Jemaat GMIT Imanuel Oepura terdapat sejumlah anak yatim piatu yang merupakan anggota jemaat tersebut. Kehadiran mereka dalam jemaat harus mendapat perhatian khusus dari gereja sebagaimana kelompok kategori lainnya. Hal itu harus diwujudkan dalam program pelayanan yang disusun secara berkala dan teratur. Menjadi masalah adalah jika kehadiran anak yatim piatu dalam gereja tidak terdata dengan baik. Tidak adanya data membuat pihak gereja mengalami kesulitan dalam menentukan bentuk pelayanan yang akan diberikan kepada anak - anak yatim piatu tersebut. Penelitian ini berfokus pada bagaimana peran gereja terhadapanak-anak yatim piatu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui realitas anak yatim piatu dalam konteks jemaat setempat dan bagaimana peran pastoral gereja terhadap kehadiran dan pergumulan yang dihadapi mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa peran gereja sangat penting bagi anak-anak yatim piatu. Gereja dapat membuat program pelayanan khusus dan membuat pendataan bagi anak-anak yatim piatu. Demikian pula peran pastoral holistik gereja bagi anak yatim piatu harus dijalankan dengan kesadaran bahwa gereja harus menjadi rumah dan orang tua bagi mereka. Kata Kunci: Pastoral, Gereja, Anak-anak Yatim Piatu