PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA (STUDI KASUS PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI MANAJEMEN UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG)
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha dan pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dilatar belakangi Pengangguran dan kemiskinan yang masih menjadi permasalahan diIndonesia. Pengangguran dan kemiskinan terjadi karena perbandingan antara jumlah penawaran kesempatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lulusan atau penawaran tenaga kerja baru disegala level pendidikan. Cara untuk menumbuhkan kesadaran berwirausaha diantaranya adalah dengan mengembangkan minat berwirausaha. Dengan minat yang ada pada mahasiswa, maka mahasiswa akan terdorong untuk mempelajari pengetahuan yang berkaitan dengan kewirausahaan lebih serius. Sebagai salah satu lembaga pendidikan terbaik di NTT, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pun mendukung terciptanya wirausaha-wirausaha muda dengan mengajarkan mata kuliah kewirausahan, bahkan langsung mempraktekkannya dilapangan, ini merupakan suatu bukti bahwa UKAW Kupang ikut memperhatikan perkembangan entrepenuer yang ada. Karena pada dasarnya kewirausahaan sangat berperan penting dalam meminimalisir pertumbuhan pengangguran yang ada. Dalam hal ini peneliti mengangkat 3 variabel yaitu pengetahuan kewirausahaan, lingkungan keluarga dan Minat berwirausaha. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data primer yang didapat dari 185 populasi kemudian diambil sampel sebanyak 65 responden. Kemudian data diproses menggunakan analisis regresi linear berganda. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana xv Kupang. Dari hasil pengolahan data berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 6,531 + 0,165 X1 + 0,720 X2. Selain itu, berdasarkan uji t ditemukan uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh pengetahuan kewirausahaan (X1) terhadap minat berwirausaha (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) ditemukan nilai tingkat Sig. = 0,076. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap minat berwirausaha (Y). Dan uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh lingkungan keluarga (X2) terhadap minat berwirausaha (Y).Diketahui bahwa untuk variabel lingkungan keluarga (X2) nilai Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b2 = 0) ditolak dan Ha (b2≠0) diterima yaitu variabel lingkungan keluarga (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap minat berwirausaha (Y). Dan dilihat bahwa nilai f hitung sebesar 72,808 lebih besar dari f tabel 3,14 dengan Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. <0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) dan lingkungan keluarga (X2) secara simultan memiliki pengaruh terhadap minat berwirausaha (Y) pada mahasiswa fakultas ekonomi UKAW Kupang .Pada hasil uji didapati juga nilai R Square sebesar 0,701 atau 70,1% menunjukkan angka koefisien determinasinya (R2). Artinya bahwa sebesar 70,1% variabel minat berwirausaha (Y) dapat dijelaskan oleh variabel pengetahuan berwirausaha (X1) dan lingkungan keluarga (X2). Sedangkan selisihnya 29,9% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan secara statistik terbukti bahwa komunikasi berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa fakultas ekonomi UKAW Kupang. Penelitian ini juga menunjukkan secara statistik terbukti bahwa lingkungan keluarga berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa fakultas ekonomi UKAW Kupang.