Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

GUSTIANUS BHIA

2 karya publik ditemukan.

2022: 2

PENGARUH PENAMBAHAN RAGI DAN AQUADES PADA PROSES PEMBUATAN JERAMI PADI BIOETANOL MENGGUNAKAN METODE SIMULTANNEOUS SACCHARIFICATION AND FERMENTATION

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah mengetahuipengaruh proses suhu fermentasi jerami padi menjadi etanil, dan jumlah etanol yang dihasilkan dari jerami padi. Salah satu cara dengan mengubah jerami padi menjadi bioetanol. Kandungan hemilselulosa dan selulosa pada jerami padi brtpotensi untuk diolah menjadi bioetanil yang difermentasikan. Semakin besar molaritas HCL dan campuran NaOH serta ragi tape membuat kadar etanol yang dihasilkan semakin besar, karena penambahan HCL 2% (70 ml) di peroleh kadar etanol yang tinggi. Setelah difermentasi dimurnikan dengan cara didestilasi pada temperatur 80 C. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang berbanding rurus antara molaritas asam dengan kadar etanol yang dihasilkan. Semakin tinggi konsentrasi asam,maka akan semakin tinggi pula kadar etanolyang didapat. Begitu pula hubungan antara lama waktu fermentasi dengan kadar etano. Kadar etanol tertinggi di hasilkan pada kondisu HCL 0,1 N dengan waktu fermentasi selama 15 hari

PENGARUH PENAMBAHAN RAGI DAN AQUADES PADA PROSES PEMBUATAN JERAMI PADI BIOETANOL MENGGUNAKAN METODE SIMULTANNEOUS SACCHARIFICATION AND FERMENTATION

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah mengetahuipengaruh proses suhu fermentasi jerami padi menjadi etanil, dan jumlah etanol yang dihasilkan dari jerami padi. Salah satu cara dengan mengubah jerami padi menjadi bioetanol. Kandungan hemilselulosa dan selulosa pada jerami padi brtpotensi untuk diolah menjadi bioetanil yang difermentasikan. Semakin besar molaritas HCL dan campuran NaOH serta ragi tape membuat kadar etanol yang dihasilkan semakin besar, karena penambahan HCL 2% (70 ml) di peroleh kadar etanol yang tinggi. Setelah difermentasi dimurnikan dengan cara didestilasi pada temperatur 80 C. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang berbanding rurus antara molaritas asam dengan kadar etanol yang dihasilkan. Semakin tinggi konsentrasi asam,maka akan semakin tinggi pula kadar etanolyang didapat. Begitu pula hubungan antara lama waktu fermentasi dengan kadar etano. Kadar etanol tertinggi di hasilkan pada kondisu HCL 0,1 N dengan waktu fermentasi selama 15 hari