Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ayu Lestari

2 karya publik ditemukan.

2022: 2

Pengantar Ilmu Administrasi Publik

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sistematika buku “Pengantar Ilmu Administrasi Publik” ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 17 Bab, diantaranya: Bab 1. Konsep Dasar Administrasi yang membahas tentang Konsep Administrasi, Fungsi-Fungsi Administrasi, dan Ruang Lingkup Administrasi, serta Unsur-Unsur Administrasi; Bab 2. Sejarah Perkembangan Administrasi Publik membahas tentang Sejarah Administrasi dalam Perspektif Modern, dan Sejarah Administrasi Publik dalam Perspektif Islam, serta Perkembangan Administrasi Publik di Indonesia; Bab 3. Unsur-Unsur Administrasi membahas tentang Pengertian Unsur Administrasi, Organisasi sebagai Unsur Administrasi, Manajemen sebagai Unsur Administrasi, Tata Hubungan/Komunikasi sebagai Unsur Administrasi, Pegawai sebagai Unsur Administrasi, Keuangan sebagai Unsur Administrasi, Perbekalan sebagai Unsur Administrasi, dan Tata Usaha sebagai Unsur Administrasi, serta Perwakilan atau Hubungan Masyarakat sebagai Unsur Administrasi; Bab 4. Perbandingan Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis membahas tentang Administrasi Publik, dan Administrasi Bisnis, serta Perbandingan; Bab 5. Konsep Dasar Administrasi Publik membahas tentang Konsep Dasar Administrasi Publik, Pengertian Administrasi, Pengertian Publik, Pengertian Administrasi Publik, Ruang Lingkup Administrasi Publik, dan Perbedaan Administrasi Publik dan Administrasi Negara, serta Peranan Administrasi Publik; Bab 6. Teori-Teori Administrasi Publik membahas tentang Teori Administrasi Publik, Teori Birokrasi, dan Teori Administrasi sebagai Teori Politik, serta Teori Kepemimpinan; Bab 7. Sarana-Sarana Administrasi Publik membahas tentang Sarana-Sarana di dalam Administrasi Publik; Bab 8. Paradigma Administrasi Publik yang membahas tentang Fase-Fase Paradigma Administrasi Publik, serta Paradigma Utama dalam Administrasi Publik; Bab 9. Perkembangan dan Pergeseran Paradigma Administrasi Publik yang membahas tentang Old Public Administration, New Public Management, serta New Public Service; Bab 10. Reformasi Administrasi Publik yang membahas tentang Pengertian Reformasi Administrasi Publik, dan Strategi Reformasi Administrasi, serta Tantangan Reformasi Administrasi; Bab 11. Administrasi Publik dan Kebijakan Publik membahas tentang Konsep Administrasi Publik, Perkembangan Administrasi Publik, dan Terminologi Kebijakan, serta Pengertian Kebijakan Publik; Bab 12. Administrasi Kepegawaian yang membahas tentang Administrasi, serta Administrasi Kepegawaian; Bab 13. Birokrasi Administrasi membahas tentang Sejarah Munculnya Konsep Birokrasi, Pengertian Birokrasi, dan Karakteristik Ideal Birokrasi, serta Birokrasi Pemerintahan; Bab 14. Pelayanan Publik dalam Administrasi Publik membahas tentang Pelayanan Publik dalam Administrasi Publik, Konsep, Dimensi dan Ruang Lingkup Kualitas Pelayanan Publik; Bab 15. Good Governance yang membahas tentang Definisi Good Governance, serta Prinsip-Prinsip Good Governance; dan Bab 16. Collaborative Governance yang membahas tentang Pemahaman Collaborative Governance, dan Model Collaborative Governance; serta Bab 17. Sound Governance yang membahas tentang Evolusi Konsep Tata Kelola Pemerintahan, Pengertian Sound Governance, dan Komponen Utama dan Prinsip-Prinsip Sound Governance, serta Sound Governance Arah Baru Tata Kelola Pemerintahan di Era Globalisasi.

DATANGLAH KERAJAAN ALLAH Suatu Tinjauan Dogmatis Terhadap Pemahaman Jemaat GMIT Lahairoi Kuanheun Mengenai Kerajaan Allah Dan Pandemi Covid 19 Sebagai Tanda Datangnya Kerajaan Allah

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kerajaan Allah adalah inti dari pemberitaan Yesus. Kerajaan Allah tidak hanya ada dalam Perjanjian Baru tetapi juga dalam Perjanjian Lama. Kerajaan Allah dipahami sesuai dengan konteks waktu itu, tetapi pada umumnya adalah sebagai sebuah pembaharuan hidup manusia. Pemberitaan tentang Kerajaan Allah oleh Yesus menekankan pada keselamatan eskatologi. Keselamatan yang merujuk pada masa kekinian, bahwa keselamatan sudah mulai terjadi sekarang ini. Kerajaan Allah bukan sesuatu yang abstrak bagi manusia tetapi sudah dan akan dialami oleh manusia. Dalam kehidupan jemaat, Kerajaan Allah kerap dihubungkan dengan hal penghukuman bagi manusia. Pandangan ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang ada di sekitar jemaat. Jemaat GMIT Lahairoi Kuanheun, Klasis Kupang Barat, memahami Kerajaan Allah sebagai sebuah penghakiman dan Pandemi Covid 19 sebagai hukuman dan tanda dari datangnya Kerajaan Allah, sehingga Kerajaan Allah menjadi hal yang menakutkan bagi jemaat. Pemahaman ini mendorong penulis untuk meneliti lebih jauh tentang faktor-faktor penyebabnya. Mengapa jemaat memahami bahwa Kerajaan Allah, yang hanya berpusat pada penghukuman? Apa dampak yang timbul dari pemahaman yang demikian? Tulisan ini dikaji dalam metode penelitian deskriptif-analitif yang diharapkan dapat mendeskripsikan pemahaman jemaat serta menganalisisnya secara ilmiah. Berdasarkan hasil penggambaran dan analisa, penulis menemukan bahwa jemaat memahami Kerajaan Allah secara sempit yaitu sebuah penghukuman, pelayanan dan sikap hidup. Pemahaman jemaat ini dipengaruhi oleh ajaran dari Yohanes Pembaptis yang lebih menekankan pada penghukuman pada akhir zaman. Pemahaman jemaat juga turut dipengaruhi oleh kehadiran Persekutuan Doa yang ada di lingkungan jemaat. Pemahaman ini menjadi penting bagi Gereja dalam memberi pengajaran terhadap jemaat. Memberitakan bahwa Kerajaan Allah tidak semata-mata tentang sebuah penghukuman saja, tetapi juga berkaitan dengan kehidupan sosial manusia. Kerajaan Allah bukanlah sesuatu yang perlu ditakutkan bagi Jemaat Kata Kunci: Kerajaan Allah, Hukuman, Ajaran.