Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Alfiana

4 karya publik ditemukan.

2022: 12021: 2

EFEKFORTIFIKASI TEPUNG KACANG HIJAU LOKAL (Sabu) PADA KANDUNGAN PROTEIN DAN CITA RASA WOLLAPA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EFEKFORTIFIKASITEPUNGKACANGHIJAULOKAL(Sabu)PADA KANDUNGANPROTEINDANCITARASAWOLLAPA KotaA.Alfiana*)MalelakZet**)BanoEtM.I.Regina**) ProgramStudiTeknologiHasilPertanianFakultasTeknologiPertanian UniversitasKristenArthaWacanaKupang ABSTRAK WollapamerupakansalahsatumakanankhaskabupatenSabuRaijua,NTT.Makananiniterbuatdaribahandasarberasyang ditumbukdangulamerahdarilontarkhasSabu.Beraspilihanawalnyaditumbukdandiberigulaair dandicampurmenjadisepertiadonankue.Adonantersebutkemudiandibentukdandibungkusmenggunakandaunkelapamudadandikukushinggamatang.Tepungkacanghijaudapatdimanfaatkansecarakeseluruhankarenakandungangiziyang terdapatdalamtepungkacanghijausangatbaik, salahsatupemanfaatantepungkacanghijauadalahdalampembuatanwollapa.Tujuandaripenelitianiniuntukmengetahuiefekfortifikasitepungkacanghijauterhadapwollapa.PenelitianinimenggunakanRancanganAcakLengkap(RAL)dengan4perlakuandan 3kaliulangansehinggamenghasilkan12unitpercobaandenganfortifikasitepungkacanghijau10%, 15%, 20%,30%.Variabelyang diamatiadalahujikimiadanujiorganoleptik(kadarprotein, warna, rasa,aroma,tekstur).Perlakuanterbaikyaitupenambahantepungkacanghijausebanyak20%denganinimenunjukkanbahwaujiorganoleptikyakniskorwarna 3,667 dengankategori(suka),skorrasa 3,822dengankategori(suka),skoraroma 3,711dengankategori(suka),skortekstur3,756dengankategori(suka)dankadarproteinyaitu31,956. KataKunci:Wollapa,TepungKacangHijau,TepungBeras Peneliti* Pembimbing*

ANALISIS TINGKAT TREND KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN SABU RAIJUA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan penjelasan teresebut maka dalam hasil analisis penelitian ini peneliti dapat memberikan kesimpulan bahwa Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2010-2019 mengalami peningkatan setiap tahunnya, akan tetapi perolehan rata-rata keseluruahan kemandirian keuangan daerah dapat dikatan rendah sekali, Ini berarti Perolehan kemandirian xii Pemerintah daerah kabupaten sabu raijua, dikategorikan memiliki pola hubungan instruktif dengan pemerintah pusat, yang artinya peran pemerintah pusat lebih dominan dari pada kemandirian Pemerintah Daerah atau Daerah tidak mampu melaksanakan otonomi daerah. Selain dari pada itu Berdasarkan analisis Tigkat Trend Kemandirian Keuangan Daerah pada tahun 2010-2019 mengalami fluktuasi setiap tahunnya, Hal ini dilihat dari perolehan trend Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua dari tahun 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, dan 2017 dapat dikatakan semakin baik dikarenakan terjadinya peningkatan dan perolehan tingkat trend kemandirian keuangan daerah masi diatas 100%, Sedangkan perolehan trend kemandirian keuangan daerah pada tahun 2016, 2018 dan 2019 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan terjadinya penurunan tingkat trend kemandirian keuangan daerah dan perolehan hasilnya juga masi di bawa 100%.

ANALISIS TINGKAT TREND KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN SABU RAIJUA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan penjelasan teresebut maka dalam hasil analisis penelitian ini peneliti dapat memberikan kesimpulan bahwa Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2010-2019 mengalami peningkatan setiap tahunnya, akan tetapi perolehan rata-rata keseluruahan kemandirian keuangan daerah dapat dikatan rendah sekali, Ini berarti Perolehan kemandirian xii Pemerintah daerah kabupaten sabu raijua, dikategorikan memiliki pola hubungan instruktif dengan pemerintah pusat, yang artinya peran pemerintah pusat lebih dominan dari pada kemandirian Pemerintah Daerah atau Daerah tidak mampu melaksanakan otonomi daerah. Selain dari pada itu Berdasarkan analisis Tigkat Trend Kemandirian Keuangan Daerah pada tahun 2010-2019 mengalami fluktuasi setiap tahunnya, Hal ini dilihat dari perolehan trend Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua dari tahun 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, dan 2017 dapat dikatakan semakin baik dikarenakan terjadinya peningkatan dan perolehan tingkat trend kemandirian keuangan daerah masi diatas 100%, Sedangkan perolehan trend kemandirian keuangan daerah pada tahun 2016, 2018 dan 2019 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan terjadinya penurunan tingkat trend kemandirian keuangan daerah dan perolehan hasilnya juga masi di bawa 100%.