PEMBELAJARAN SENAM ARTISTIK GERAKAN MERODA PADA MASA NEW NORMAL DI SD INPRES LASIANA KOTA KUPANG
Latar belakang: Senam merupakan aktivitas jasmani yang efektif untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Senam Artistik Gerakan Meroda pada Masa New Normal di SD Inpres Lasian Kota Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif karena sesuai dengan masalah yang telah diungkapkan diatas, penelitian Deskriptif dilakukan dengan menggambarkan gejala fenomena, atau peristiwa tertentu (Maksum, 2008:16). Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, guru penjasorkes dan siswa peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran new nomal senam artistik gerakan meroda kurang efektif karena beberapa faktor yaitu: pembelajaran menggunakan sistem online, dan ketersediaan handphone android, Kurangnya antusias siswa dalam pembelajaran penjas, senam artistik gerakan meroda sulit dilakukan siswa tanpa tuntunan dari guru. Agus Mahendra (2000:9) menyatakan, “Senam adalah suatu latihan tubuh yang dipilih dan dikonstruk dengan sengaja, dilakukan dengan sadar dan terencana, disusun secara sistematis dengan tujuan meningkatkan kesegaran jasmani, mengembangkan ketrampi¬lan, dan menanamkan nilai-nilai mental spiritual. Simpulan: Pembelajaran senam artistik gerakan meroda harus dipraktek secara langsung dan perlu bimbingan dari guru penjasorkes