PENGARUH BEBERAPA METODE PENGERINGAN ALAMI DAUN KELOR TERHADAP KADAR AIR DAUN KELOR
PENGARUH BEBERAPA METODE PENGERINGAN ALAMI DAUN KELOR TERHADAP KADAR AIR DAUN KELOR ABSTRAK Apriana Abuk.*) Haba Bunga, F.J.**) Makaborang M.**) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Daun kelor (moringa oleifera) merupakan tanaman yang berkhasiat dengan memanfaatkan seluruh bagian dari tanaman Kelor mulai dari daun,kulit batang,biji hingga akarnya. Tujuan penelitian ini untuk Untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan daun kelor terhadap kualitas tepung daun kelor dan Untuk mendapatkan metode pengeringan daun kelor yang tepat terhadap kualitas tepung daun kelor terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Metode penelitian ini adalah eksperimen yaitu mengukur kadar air,suhu dalam waktu pengeringan, laju penurunan berat bahan harian.Metode pengeringan adalah memilih daun kelor segar, daun tua, utuh dan kondisi baik, dengan pemisahan daun kelor dari tangkai dan di timbang sebanyak 50 gram untuk setiap ulangan di lanjutkan dengan pengeringan dalam 3 hari. Dapat di simpulkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengeringan daun kelor berpengaruh nyata terhadap berat akhir dan kadar air akhir tepung daun kelor. Metode pengeringan daun kelor menggunakan paranet menghasilkan berat akhir terendah 10,6 gr dan kadar air akhir 2,92 % yang berbeda nyata dengan perlakuan metode pengeringan matahari langsung, pengeringan dengan peutup terpal dan pengeringan dalam ruangan. Kata kunci : daun kelor,kadar air, suhu dalam waktu pengeringan. Keterangan *)peneliti *)pembimbing