Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ABRAHAM HILA KORE

1 karya publik ditemukan.

Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Karasteristik Individu Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Aguamor Timorindo Baumata Kabupaten Kupang.

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KARASTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT AGUAMOR TIMORINDO BAUMATA KABUPATEN KUPANG Oleh Abraham Hila Kore 18410186 Manajemen Sumber daya manusia diakui sebagai suatu isu global dari daya saing diarena globalisasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyaknya masalah yang muncul dalam perkembangan dan persaingan diberbagai perusahaan berasal dari manusia, masalah tersebut dapat dikelola dan diselesaikan oleh manusia itu sendiri. Oleh karena itu muncul konsep penting yang diakui sebagai keunggulan dibidang SDM yaitu melalui the right people in the right place at the right time. Lingkungan kerja adalah kehidupan sosial, psikologi, dan fisik bagi perusahaan yang berpengaruh terhadap pekerja dalam melaksanakan tugasnya kehidupan manusia tidak terlepas dari berbagai keadaan lingkungan sekitarnya, antara manusia dan lingkungan terdapat hubungan yang sangat erat. Dalam hal ini manusia selalu berusaha untuk beradaptasi dengan berbagai keadaan lingkungan sekitarnya.demikian pula halnya ketika melakukan pekerjaan, karyawan sebagai manusia tidak dapat dipisahkan dari berbagai keadaan disekitar tempat mereka bekerja, yaitu lingkungan kerja. Selama melakukan pekerjaan, setiap karyawan akan selalu berinteraksi dengan berbagai kondisi yang terdapat dalam lingkungan kerja. Lingkungan kerja sendiri didefenisikan sebagai segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam memnjalankan tugas – tugas yang diembannya. (Nitiseminto, 2012.) Karasteristik individu adalah minat, sikap dan kebutuhan yang dibawah seseorang didalam situasi kerja. Minat adalah sikap yang membuat seseorang senang akan objek kecenderungan atau ide-ide tertentu. Menurut James (2014 : 87). Pengertian karasteristik individu adalah perbedaan individu dengan individu lainnya seperti dalam hal pemikiran, perilaku dan bakat kreatif yang dimiliki perorangan. Karasteristik yang dibawah dalam linbgkungan kerja akan berpengaruh terhadap kinerjanya. Hal ini didasarkan oleh adanya pemikiran bahwa perbedaan dalam hal kemampuan dan sikap dalam melaksanakan pekerjaan akan berpengaruh terhadap kinerja individu. Karasteristik individu yang heterogen dapat menciptakan setiap individu yang berbeda kontiribusi kinerja pada perusahaan. Karyawan memiliki karasteristik baik dapat menjadikan karyawan tersebut lebih mudah mengerjakan pekerjaaannya, agar kinerja yang dihasilkan menjadi optimal dan sangat berpengaruh baik bagi perusahaan. Kinerja karyawan adalah apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh karyawan. Kinerja karyawan mempengaruhi keberlangsungan perusahaan tersebut dalam mencapi tujuan perusahaan. Karyawan yang baik dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan sedangkan kinerja yang buruk dapat menghasilkan kerugian bagi perusahaan Mathis & Jakson (2012). Materil ataupun non materil. Kinerja buruk juga dapat disebabkan oleh penurunan semangat kerja karyawan, dan hal ini dapat terlihat Ketika karyawan tidak dapat menyelesasikan pekerjaan dengan target dengan waktu yang ditentukan oleh perusahaan. Dalam mencapai peningkatan kualitas karyawan secara berkelanjutan, diperlukan factor – factor pendukung yang sangat berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung. Sala – satu factor pendukung pelaksanaan fungsi manajemen adalah sebuah organisasi, keberadaan dan aktivitas karyawan dalam suatu organisasi tersebut. Pada stuktur organisasi penempatan tugas ditempatkan mulai dari yang paling atas sampai dengan penempatan tugas paling bawah. Setiap penempatan tugas yang berbeda terdapat juga lingkungan kerja yang berbeda pada organisasi atau perusahaan dapat dikatakan stuktur organisasi mendeskripsikan bagaimana organisasi itu mengatur dirinya sendiri dalam mencapai tujuan yang diinginkan juga dapat menciptakan lingkungan kerja. Berdasrkan Penjelasan diatas tersebut maka dalam peneloitian ini peneliti akan membahas lingkungan kerja dan karasteristik individu bepengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT Aguamor Timorindo Baumata Kabupaten Kupang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan divisi/bagian produksi PT Aguamor Timorindo Baumata Kabupaten Kupang berjumlah 42 orang dan sampel pada penelitian ini diprioritaskan karyawan divis/bagian produksi berjumlah 42 orang dan dilakukan penetuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel pada penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan meyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengaruh lingkungan kerja dan karasteristik individu terhadap kinerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan) dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulakan bahwa Secara parsial lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Aguamor Timorindo Baumata Kabupaten Kupang dan karasteristik individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT Aguamor Timorindo Baumata Kabupaten Kupang. Sedangkan secara stimultan lingkungan kerja dan karasteristik individu berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap kinerja karyawan PT Aguamor Timorindo Baumata Kabupaten Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengijian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar 5,419 sedangkan koofisien regresi b1 = 0,427 dan b2 = 0,461. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh lingkungan kerja (X1) dan karasteristik individu (X2) terhadap kinerja karyawan adalah sebagai berikut : Y = 5,419 + 0,427 (X1) + 0,461 (X2) + e. selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel lingkungan kerja (X1) terhadap variabel kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa untuk variabel lingkungan kerja (X1) di temukan t hitung = 3,330 libih besar dari t tabel = 2, 05183 dan tingkat signifikan = 0,003. Oleh karna itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterimah yaitu variabel lingkungan kerja (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh karasteristik individu (X1) terhadap kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa variabel karasteristik individu (X2) ditemukan t hutung = 3,451 lebih besar dari t tabel = 2, 05283 dan tingkat sig. = 0,002. Oleh karna nilai sig 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterimah yaitu variabel karasteristik individu (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 21,807 lebih besar dari F tabel = 3,35 dan tingkat Sig = 0,000 oleh karna itu nilai Sig 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterimah artinya variabel lingkungan kerja (X1) dan variabel karasteristik individu (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0,618 atau 61,8%. Hal ini berarti besar pengaruhnya lingkungan kerja dan karasteristik individu terhadap kinerja karyawan adalah 61, 8%. Sedangkan pengaruh sebesar 38, 2% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian in. Kata Kunci :Lingkungan Kerja, Karasteristik Individu, Kinerja Karyawan.